URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
LINGKUP PEKERJAAN
Ruang lingkup pekerjaan terdiri dari :
1. Pekerjaan persiapan
- Pekerjaan Pembersihan Ruangan
2. Pekerjaan Interior
- Pekerjaan langit-langit
- Pekerjaan dinding
3. Area Aksesoris
- Aksesoris dinding dan langit-langit
4. Pekerjaan MEP (Pekerjaan Listrik)
- Pekerjaan Elektrikal
PEKERJAAN INTERIOR
1. Pekerjaan Cover Dinding Partisi dan Cover Pintu
a. Lingkup Pekerjaan :
1. Cover Dinding partisi rangka multiplek 12mm, Body panel menggunakan
multiplek 9mm, fin HPL ex. Carta 15670x3400mm
2. Cover Pintu rangka multiplek 12mm, fin HPL ex Carta 2200x900mm
b. Bahan rangka dan panel multiplek
1. Rangka multiplek 12mm
2. Screw multiplek ( 2 s/d 10 ) mm
3. Piser
4. Isolasi kertas
5. Dempul Edging
6. Multiplek 12mm
7. Multiplek 9mm
8. HPL )ex. Carta)
9. Paku Tembak F30 Mepla
10. Lem Aibon
11. Engsel Sendok
c. Proses Produksi
1. Tahap Dasar dan Proses Material Bahan Mentah dipotong/ di belah dengan
menggunakan mesin Running Saw, Bench Saw, Circular Saw, Portable Band
Saw, Sesuai dengan Pekerjaan /item yang akan di produksi, setelah proses
pemotongan dilanjutkan dengan proses pengamplasan dengan menggunakan
mesin untuk meratakan bagian yang akan dilaminasi / dilapisi selanjutnya
bahan dibawa ke bagian Laminasi untuk proses penempelan dengan
Laminating Machine atau Biasa dinamakan proses semi perakitan / Semi
Assembling ,dan dilanjutkan dengan proses pembentukkan model, dilanjutkan
dengan Proses penempelan sisi dengan Edging Machine.
d. Pemasangan dinding multiplek dan pintu cover
1. Pemasangan dinding partisi multiplek 12mm, pertama dengan membuat
rangka, rangka terdiri dari atas rangka bawah dan rangka atas perakitan rangka
dilakukan dilantai dulu setelah jadi baru dipasang atau didirikan sebagai
dinding.
2. Setelah rangka berdiri kemudian partisi ditutup di sisi depan
3. Pemasangan Cover pintu pertama dengan membuat rangka yang di tempel ke
pintu eksisting kemudian rangka ditutup panel multi 9 mm
3. Kemudian dilakukan proses pengeleman, pengaplikasiannya menggunakan
kain katun tip. Proses compound ini ada 3 tahap, pertama olesan untuk
menutup lubang sambungan, kedua olesan untuk pemasangan kain katun tip
dan yang terakhir olesan untuk menutup kain katun tip. Setelah dinding partisi
kering siap untuk di cat.
2. Pekerjaan Plafond Gypsum
1. Lingkup Pekerjaan
a) Menyediakan tenaga kerja, bahan-bahan, peralatan kerja, dan alat bantu
lainnya untuk melaksanakan pekerjaan sehingga tercapai hasil pekerjaan
yang baik dan maksimal
b) Pekerjaan ini meliputi pembuatan
- Rangka plafond hollow
2. Persyaratan Umum
Kontraktor harus membuat dan menyerahkan Gambar Detail Pelaksanaan
kepada Pengawas Lapangan untuk diperiksa dan disetujui. Gambar Detail
Pelaksanaan harus mencakup dimensi, tata letak, cara pemasangan dan detail
lain yang diperlukan.
3. Bahan-bahan
a) Hollow metal 4x4cm dan 4x2cm
b) Screw
c) Gypsum board 9mm (Jayaboard)
d) Isolasi gypsum (sambungan)
4. Pelaksanaan Pekerjaan
a) Tahap Persiapan
Proses pembelian material bahan baku dimana volume dari bahan-bahan
tersebut diperoleh melalui kalkulasi oleh Pelaksana Proyek
b) Proses Pemotongan Bahan mentah dipotong/dibelah dengan menggunakan
mesin sesuai dengan acuan Gambar Kerja.
c) Proses Pembuatan rangka
Setelah material hollow disiapkan dan dipotong sesuai kebutuhan atau siap
dipasang, Kontraktor harus melakukan marking menggunakan benang dan
alat bantu lainnya sebagai acuan mencari ketinggian, kerataan, dan presisi,
kemudian dilanjutkan dengan pemasangan hollow 4x4cm sebagai rangka
induk dan dilanjutkan dengan pemasangan hollow 4x2cm sebagai rangka
pembagi dengan pola 40x60cm atau 60x60cm sesuai dengan gambar kerja.
d) Proses Perakitan
Setelah rangka diatas telah dipasang sesuai dengan dimensi yang telah
ditentukan gambar Kerja dan Pengawas Proyek, dilanjutkan dengan
memasanga bahan penutup gypsum. Antara sambungan gypsum diberi
jarak minimal 5mm agar ada celah penyambung dengan cornes.
e) Proses Finishing
- Setelah bahan penutup dipasang, selanjutnya pada setiap sambungan
material gypsum di lapisi isolasi gypsum agar sambungan ditak
retak.
- Selanjutnya tebarkan cornes di sepanjang sambungan gypsum
mauoun di pinggiran dengan dinding tembok, dioles dengan teliti
menggunakan kapi sehingga menghasilkan permukaan yang rata dan
tidak bergelombang.
- Permukaan siap difinising dengan cat plafond.
3. Pekerjaan Instalasi Listrik
a. U m u m
Yang dimaksud disini dengan kegiatan Instalasi Listrik secara
keseluruhan adalah pengadaan, transportasi, pabrikasi, pemasangan,
peralatan-peralatan bahan-bahan utama dan pembantu serta pengujian,
sehingga diperoleh instalasi listrik yang lengkap dan baik sesuai
dengan spesifikasi, gambar dan bill of quantity serta berfungsi dengan
baik.
b. Lingkup Kegiatan
Lingkup kegiatan secara garis besar sebagai berikut :
- Pasangan instalasi titik lampu.
- Pasangan instalasi stop kontak
- Pasangan stop kontak dan saklar-saklar.
- Pasangan titik lampu.
c. Persyaratan Teknis Pemasangan
1. Panel Utama dan Distribusi
- Panel-panel yang harus dipasang sesuai dengan petunjuk dari
pabrik pembuatnya dan harus rata (horisontal).
- Setiap kabel yang masuk/keluar dari panel harus dilengkapi
dengan gland dari karet atau penutup yang rapat tanpa adanya
permukaan yang tajam.
- Semua panel harus ditanahkan.
2. Kabel Instalasi.
- Semua kabel di kedua ujungnya harus diberi tanda berwarna
untuk mengindentifikasikan phasanya sesuai dengan PUIL.
- Setiap kabel daya pada ujungnya harus diberi isolasi berwarna
untuk mengindentifikasikan phasanya sesuai dengan PUIL.
- Kabel daya yang dipasang di shaft harus dipasang pada tangga
kabel, diklem dan disusun yang rapi.
- Setiap tarikan kabel tidak diperkenankan adanya sambungan.
- Untuk kabel harus dilengkapi dengan sepatu kabel untuk
terminasinya pada penyambungan-penyambungan dalam panel.
- Semua kabel yang dipasang diatas langit-langit harus konduit
rapi dan tidak ada kontak dengan bahan lain.
- Penyambungan kabel untuk penerangan dan kontak-kontak
harus di dalam kotak terminal yang terbuat dari bahan yang
sama dengan bahan konduitnya dan dilengkapi dengan skrup
untuk tutupnya dimana tebal kotak terminal tadi minimum 4
cm.
- Setiap pemasangan kabel daya harus diberikan cadangan
kurang lebih 1 m disetiap ujungnya.
- Pemasangan instalasi listrik harus dapat berfungsi sesuai
dengan standar yang ada. Apabila ada hal-hal yang kurang
dalam instalasi yang menyebabkan instalasi tidak dapat
berfungsi sesuai standar, maka kontraktor wajib untuk
memperbaikinya sampai dapat berfungsi sesuai standar,
walaupun ha-hal yang menyebabkan instalasi tidak dapat
berfungsi dengan baik tidak tercantum dalam RKS ini atau
dalam daftar kwantitas ini tetapi kontraktor wajib
menambahkan/memperbaiki sepanjang merupakan bagian dari
pekerjaan instalasi dan sepenuhnya merupakan tanggung jawab
dari kontraktor tanpa meminta biaya tambahan.
3. Ketentuan Lampu.
- Pemasangan lampu penerangan harus disesuaikan dengan
gambar rencana plafon dari arsitek dan disetujui oleh direksi.
- Semua jenis lampu penerangan menggunakan lampu produk
Philips atau setara sesuai spek yang dijelaskan pada daftar
kwantitas dan gambar rencana
4. Stop Kontak dan Saklar.
- Stop kontak dan saklar yang akan dipakai adalah type
pemasangan masuk dan dipasang pada ketinggian 35 cm dari
level lantai untuk stop kontak dan 150 cm untuk saklar atau
sesuai dengan gambar kerja atau petunjuk Direksi pekerjaan.
Stop Kontak dan saklar-saklar dari bahan - bahan ebonit
putih/hitam bentuk persegi merk setara Arsitek Invinity
(disesuaikan dengan yang tercantum dalam daftar kwantitas).
Demikian juga dengan kabel-kabel yang digunakan harus
mendapat ijin (LMK) dan semua kabel-kabel harus diberi
pelindung pipa PVC 5/8” dan disetujui Direksi pekerjaan.
- Semua instalasi listrik memakai tegangan 220 volt dengan arde
komplit dan menggunakan sekring atau pengaman lainnya
seperti ditunjukkan pada gambar.
5. Pentanahan.
- Semua bagian dari sistem listrik harus ditanahkan.
- Elektrode pentahanan harus ditanam sedalam 6 m minimum
untuk mencapai permukaan air tanah.
- Tahanan pentahanan maximum adalah 2 ohm.
- Jarak minimum dari elektrode pentanahan adalah 6 m dan
disesuaikan dengan sifat tanahnya
6. Pengujian.
- U m u m
Sebelum semua peralatan utama dari sistem dipasang, harus
diadakan pengujian secara individual. Peralatan tersebut baru
dapat dipasang setelah dilengkapi dengan sertifikat pengujian
yang baik dari pabrik yang bersangkutan dan LMK/PLN serta
instansi lain yang berwenang untuk itu.
Setelah peralatan tersebut dipasang, harus diadakan pengujian
secara menyeluruh dari sistem, untuk menjamin bahwa sistem
berfungsi dengan baik.
Semua biaya untuk mendapatkan sertifikat lulus pengujian dan
peralatan dan biaya untuk pengujian yang perlu disediakan oleh
Kontraktor/pelaksana pekerjaan dan menjadi tanggung jawab
Kontraktor/pelaksana pekerjaan sendiri.
- Peralatan dan Bahan.
Peralatan dan Bahan Instalasi Listrik yang harus diuji.
- Panel Tegangan Tinggi dan Rendah.
Panel-panel tersebut harus dilengkapi dengan sertifikat lulus
pengujian dari pembuat panel yang menjamin bahwa setiap
peralatan dalam panel tersebut berfungsi baik dan bekerja
sempurna dalam keadaan operasional maupun gangguan berupa
undervoltage, overcurrent,overthermis, short circuit dan lain-
lain serta megger antara fasa, fasa netral, fasa nol.
- Kabel Tegangan Menengah dan Rendah.
Untuk kabel tegangan menengah, sertifikat lulus pengujian
harus dari PLN yang terutama menjamin bahan isolasi kabel
baik serta tidak melanggar ketentuan-ketentuan PLN tentang
isolasi kebel tegangan.