| Reason | ||||
|---|---|---|---|---|
| 0944466267216000 | Rp 420,343,125 | 88.1 | - | |
| 0025850330216000 | Rp 491,383,680 | 88.86 | - | |
| 0865408132211000 | Rp 491,451,390 | 87.64 | - | |
| 0015079197218000 | Rp 491,712,240 | 89.13 | - | |
| 0020754628216000 | - | - | Tidak Melakukan Pembuktian Data Kualifikasi Penyedia | |
| 0030475891211000 | - | - | - | |
| 0018944967211000 | - | - | Tidak Menghadiri Pembuktian Data Kualifikasi Penyedia sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan,, | |
| 0019871615216000 | - | - | Tidak Menghadiri Pembuktian Data Kualifikasi Penyedia sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan,, | |
| 0026110007216000 | - | - | Tidak Menghadiri Pembuktian Data Kualifikasi Penyedia sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan,, | |
| 0029427218701000 | - | - | Tidak Memenuhi Ambang Batas setelah dilakukan evaluasi data kualifikasi oleh Pokja Pemilihan | |
| 0026193425212000 | - | - | Tidak Menghadiri Pembuktian Data Kualifikasi Penyedia sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan,, | |
| 0021800370216000 | - | - | Tidak dapat menunjukkan Asli data kualifikasi yang disampaikan pada SPSE | |
| 0030479596211000 | - | - | - | |
| 0026937300211000 | - | - | - | |
| 0019870500216000 | - | - | - | |
| 0016341372219000 | - | - | - | |
Total Design Engineering | 09*5**2****22**0 | - | - | - |
CV Solusi Inti Pembangunan | 08*2**3****06**0 | - | - | - |
CV Tiora Berlian Konsultan | 00*5**2****13**1 | - | - | - |
Kemilau Bintang Konsultan | 10*0**0****01**6 | - | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAN
1. Nama Paket BELANJA JASA KONSULTAN PENGAWA
Pekerjaan: PEMBANGUNAN LABKESMAS KABUPATEN
KUANTAN SINGINGI
2. Nilai Total HPS : Rp. 492.100.000,00 (Empat ratus Sembilan puluh dua
juta seratus ribu rupiah)
3. Sumber Dana : DANA ALOKASI KHUSUS ( DAK ) TAHUN
ANGGARAN 2025
4. Lingkup Pekerjaan: JASA KONSULTAN PENGAWAS PEMBANGUNAN
LABKESMAS KABUPATEN KUANTAN SINGINGI
Terlaksananya pekerjaan proyek pembangunan (konstruksi) dapat berjalan
dengan baik diperlukan konsultan perencana yang baik pula dalam
menghasilkan setiap detail perencanaan bangunan, misalnya gambar kontrak
yang jelas tanpa adanya pertentangan perbedaan antar gambar rencana
dengan kondisi dilapangan. Selain itu dalam hal spesifikasi bangunan juga
dijelaskan dengan detail agar tidak terjadi hambatan dalam pemilihan material
saat pekerjaan konstruksi berlangsung.
1. Rincian lingkup pekerjaan yang dimaksud :
a. Membantu KPA/PPK dalam proses perencanaan pembangunan fisik.
b. Lingkup pekerjaan Kontraktor Pelaksana dalam kegiatan ini adalah:
1) Membuat interpretasi secara garis besar terhadap Kerangka Acuan
Kerja (KAK).
2) Menyusun struktur organisasi pekerjaan, yang terdiri dari pembagian
tugas, pendelegasian wewenang dan tanggung jawab serta
pengkoordinasian pelaksanaan pekerjaan.
3) Menyusun pendekatan dan metodologi pelaksanaan pekerjaan.
4) Menyusun jadwal pelaksanaan pekerjaan secara rinci dan jelas.
5) Mengumpulkan data dan informasi lapangan terhadap pembangunan
bangunan fasilitas kesehatan lainnya.
6) Menyusun studi literatur, studi aturan perundang-undangan
tentang pembangunan bangunan fasilitas kesehatan lainnya.
7) Melakukan inventarisasi pekerjaan pembangunan bangunan fasilitas
kesehatan lainnya pada lokasi pekerjaan berdasarkan gambar-gambar
eksisting.
8) Melakukan pengukuran volume pekerjaan pembangunan bangunan
fasilitas kesehatan lainnya pada lokasi pekerjaan berdasarkan gambar-
gambar eksisting.
2. Wewenang Konsultan Perencana
a. Mempertahankan desain dalam hal adanya pihak – pihak pelaksana
bangunan yang melaksanakan pekerjaan tidak sesuai dengan rencana.
b. Menentukan warna dan jenis material yang akan digunakan dalam
pelaksanaan pekerjaan konstruksi.
Supaya tugas dari konsultan perencana bisa berjalan dengan lancar sebaiknya
konsultan perencana membuat jadwal pertemuan rutin dengan kontraktor untuk
membahas hal-hal yang mungkin perlu mendapat pemecahan dari perencana
misalnya pembuatan gambar shop drawing atau saat aproval material sebagai
pedoman pelaksanaan proyek. Karena ada beberapa hal yang umumnya menjadi
permasalahan ketika di lapangan, misalkan dari produk perencana yaitu material
yang telah ditentukan pada RKS sulit ditemukan pada saat pelaksanaan pekerjaan
proyek berlangsung atau harganya terlalu mahal melebihi RAB sehingga kontraktor
mengusulkan persetujuan perubahan material untuk digunakan sebagai pengganti.
Masalah lainya perbedaan gambar rencana dengan kondisi exsiting lapangan
sehingga kontraktor membuat gambar perubahan yang memerlukan persetujuan
konsultan perencana dalam pelaksanaan proyek. Intinya agar pelaksanaan
pekerjaan bisa berjalan dengan baik, maka diperlukan kerjasama dan hubungan
yang baik dan terus menerus hingga proyek selesai antara kontraktor dan konsultan
perencana.