| Administrative Score (SA) | ||||
|---|---|---|---|---|
| 0030515597801000 | Rp 514,061,535 | 82.62 | 86.1 | |
| 0027562156722000 | Rp 568,538,670 | 97.4 | 96 | |
| 0421112038741000 | - | - | - | |
| 0020396339722000 | - | - | - | |
| 0020544417722000 | - | - | - | |
PT Geoinfotech Indonesia | 07*6**1****03**0 | - | - | - |
| 0659507800626000 | - | - | - | |
| 0922207139626000 | - | - | - |
Uraian Singkat Pekerjaan Lingkup kegiatan Penyusunan Sistem Informasi SPAM Perdesaan dan Perkotaan Kabupaten Kutai Kartanegara yang dilakukan oleh tenaga ahli/Penyedia jasa yang dikontrak adalah : a. Tahapan Pendahuluan. Menyusun rencana metodologi pelaksanaan kegiatan berikut dengan strategi pelaksanaan dan penjadwalan tahapan kegiatan kerja konsultan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Pengumpulan data terkait Pengembangan SPAM di Kabupaten Kutai Kartanegara. Melakukan koordinasi dengan Stake Holder terkait seperti Perumda Tirta Mahakam, Bappeda, Dinas Kesehatan, DPMD, Kecamatan, Desa/Kelurahan pada daerah study. Menyusun format survey lapangan. b. Tahapan Survei dan Inventarisasi Data Lapangan. Melaksanakan koordinasi dengan aparat setempat (Kecamatan/Desa/Kelurahan) yang menjadi objek study. Melakukan survey dan inventarisasi sistem eksisting mulai dari unit air baku, unit pengolahan, unit distribusi dan sambungan rumah (Data SR Terpasang) untuk kemudian dibuatkan peta dan koordinat berdasarkan hasil survey lapangan. Mengumpulkan data-data komponen SPAM perdesaan terbangunan. c. Tahapan Evaluasi dan Analisa Data. Melakukan evaluasi terhadap kinerja seluruh komponen SPAM Perdesaan Eksisting (Non PDAM). Melakukan Analisa hidrolis jaringan pipa distribusi jika diperlukan. Melakukan Analisa terhadap data SPAM eksisting dan rencana pengembangannya jika diperlukan. d. Tahapan Penyusunan Database. Menyusun semua gambar dan peta serta data sambungan rumah (SR) kedalam database yang bisa di update setiap saat (web sistem offline) dengan menggunakan aplikasi yang relevan. e. Asistensi/Diskusi. Tenaga ahli/penyedia jasa diharapkan melakukan asistensi dan diskusi bersama pengguna jasa dan pihak terkait berdasarkan tahapan pekerjaan yang dipandang teknis, sesuai waktu yang ditentukan bersama. Melaksanakan koordinasi antar Instansi / Stakeholder terkait. Koordinasi instansi atau stakeholder terkait sangat diperlukan dalam hal ini, Sehingga diharapkan hasil pekerjaan ini bisa maksimal dan sebagai acuan pemerintah daerah dalam melaksanakan program pembangunan di bidang air bersih/air minum. Koordinasi ini akan menjadi tanggung jawab pihak tenaga ahli atau penyedia jasa. f. Rapat Presentasi Progres. Penyedia jasa (tenaga ahli) akan melakukan diskusi/presentasi/pembahasan/pemaparan progres kepada pengguna jasa terhadap hasil pelaksanaan pekerjaan ini sebanyak 3 (Tiga) kali.