| 0700628795728000 | Rp 33,877,407,539 | |
| 0023948540822000 | - | |
| 0716040795721000 | - | |
| 0030272785701000 | - | |
PT Nusantara Baja Prima | 07*0**5****11**0 | - |
CV Dafa Rizky Anur | 0032073298728000 | - |
CV Bintang Makmur Berkat Bersama | 09*2**3****21**0 | - |
| 0010716181058000 | - | |
PT Indo Trans Konstruksi | 08*8**7****07**0 | - |
| 0832836050701000 | - | |
| 0027232750432000 | - | |
| 0652135138741000 | - |
PEMERINTAH KABUPATEN KUTAI BARAT
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
BIDANG BINA MARGA
Jl. Sendawar III Komplek Perkantoran Kabupaten Kutai Barat
SENDAWAR
Uraiaan Pekerjaan
KABUPATEN KUTAI BARAT
KEGIATAN :
Pembangunan Jembatan dan Box Culvert Jalan Lakan Bilem - Intu
Lingau (DAU Bidang Pekerjaan Umum)
SUMBER DANA :
APBD KABUPATEN KUTAI BARAT
TAHUN ANGGARAN 2023
1. Uraiaan Pekerjaan
Divisi 1 – Umum;
1. Mobilisasi dan Demobilisasi
Keperluan – Keperluan untuk pelaksanaan pekerjaan berupa peralatan, tenaga kerja dan lain-lain yang
mendukung pekerjaan sudah dimobilisasi pada minggu awal jadwal pelaksanaan pekerjaan, Khususnya alat dan
bahan kebutuhan yang diperlukan untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan awal, sehingga tidak mengganngu
rencana pekerjaan selanjutnya. Kebutuhan alat digunakan sesuai dengan sepesifikasi pekerjaan, bila terdapat
perubahan pelaksanaan pekerjaan yang mengakibatkan perubahan alat harus mendapat persetujuan direksi.
2. Serobong Kerja
Serobong kerja dibuat setelah mobilisasi peralatan dan personil,
3. Plank Nama Proyek
Plank Nama Proyek berisi data-data informasi dan warna sesuai dengan standar dari Pengawas, dan dipasang
sejak awal pelaksanaan proyek.
4. Pengukuran
Sebelum melaksanakan pekerjaan, terlebih dulu dilakukan kembali pengukuran dan pemberian tanda/patok-
patok STA baik untuk menentukan panjang maupun detail melintang. Pengukuran dilaksanakan dengan alat
ukur Teodolite dan Water pass atau Total station untuk penggambaran profil memanjang dan melintang, dan
digunakan untuk menyesuaikan dengan gambar desain.
5. Pengamanan Lalu-Lintas
Selama pelaksanaan pekerjaan konstruksi, pengamanan akan arus lalu lintas
6. Administrasi dan Dokumentasi
Pelaporan dan dokumentasi pelaksanaan pekerjaan, akan secara kontinyu tiap bulan
Divisi 3 – Pekerjaan Tanah dan Geosintetik
1. Timbunan Pilihan Dari Sumber Galian
- Whell Loader memuat ke dalam Dump Truck
- Dump Truck mengangkut ke lapangan dengan jarak sumber galian ke lapangan
- Material dihampar dengan menggunakan Motor Grader
- Hamparan material disiram air dengan Watertank Truck (sebelum pelaksanaan pemadatan) dan
dipadatkan
- Selama pemadatan sekelompok pekerja akan merapikan tepi hamparan dan level permukaan
dengan menggunakan alat bantu
A.Penyiapan Badan Jalan
- Tandem Roller memadatkan permukaan yang telah disiapkan oleh Motor Grader
- Motor Grader memotong permukaan sampai elevasi dan penampang sesuai dengan Gambar
- Sekelompok pekerja akan membantu membersihkan top subgrade
B. Penyiapan Badan Jalan di daerah permukaan eksisting
- Motor Grader merapikan dan meratakan permukaan eksisting yang sudah rusak
- Tandem / Vibro Roller memadatkan permukaan yang telah disiapkan oleh Motor Grader
- Sekelompok pekerja akan membantu membersihkan top grade
Divisi 5 – Perkerasan Berbutir dan Perkerasan Beton Semen
1. Beton Fc’ 20 Mpa (K. 250)
◦ Menggunakan alat manual ( Concrete mixer )
◦ Lokasi sesuai panjang penanganan
◦ Semua material, Pasir, agregat kasar, plastik dan semen disiapkan dilokasi pengecoran
Semua material pasir, batu pecah, semen air dicampur dan diaduk dengan menggunakan molen mixer.
◦
◦ Tuang adukan/campuran ke dalam Concrete mixer.
◦ Sebelum pengecoran dilakukan, terlebih dahulu dipasangi bekisting dan plastic cor dengan baik
Campuran beton dituang kedalam cetakan begisting yang telah disiapkan setelah pembesian selesai
◦
dilaksanakan.
◦ Beton harus dipadatkan dengan penggetar mekanis (Concrete Vibrator) dari dalam atau dari luar yang telah
disetujui. Bilamana diperlukan, dan bilamana disetujui oleh Pengawas Pekerjaan, penggetaran harus disertai
penusukan secara manual dengan alat yang cocok untuk menjamin pemadatan yang tepat dan memadai.
Penggetar tidak boleh digunakan untuk memindahkan campuran beton dari satu titik ke titik lain di dalam
acuan
◦ Pengecoran beton dilaksanakan secara terus menerus hingga batas sambungan pelaksanaan (construction
joint) yang telah disetujui oleh Direksi pekerjaan.
◦ Setelah pengecoran selesai, segera dilakukan perawatan dalam masa proses pengerasan beton.
◦ Selama proses pengerasan beton, beberapa orang pekerja akan memelihara proses pengerasan dengan cara
menyiramkan air ke permukaan beton atau menutupi dengan bahan yang menyerap air (karung goni) untuk
menjaga suhu beton.
◦ Setelah Pengeringan beton, segera dipotong dengan concrete cutter pada sambungan memanjang dan
melintang sebagaimana tertuang dalam gambar dan segera diisi aspal sebagai bahan penutup sambungan.
2. Baja Tulangan
◦ Pekerjaan dilakukan secara manual
◦ Lokasi pekerjaan dilaksanakan ditempat yang telah disiapkan
Besi tulangan dipotong dengan bar cutter dan dibengkokkan sesuai dengan gambar rencana desain.
◦
Besi tulangan dirangkai dan disusun kemudian diikat dengan menggunakan kawat beton (bendrat).
◦
Perapihan rangkaian tulangan akan dilaksanakan sebelum pengecoran dilaksanakan dan begisting telah
◦
terpasang.
3. Pekerjaan Bekisting
◦ Pekerjaan dilakukan secara manual
◦ Lokasi pekerjaan dilaksanakan ditempat yang telah disiapkan
◦ Kayu perancah serta plywood dipotong sesuai dengan ukuran yang telah ditentukan serta harus sesuai dengan
gambar rencana.
◦ Semua bahan kemudian di rangkai sesuai dengan gambar rencana
◦ Yang perlu diperhatikan adalah dalam merangkai bekisting harus dibuat sebaik mungkin, agar pada saat di
lakukan pengecoran bekisting tidak terbongkar.
◦ Bekisting yang sudah di rangkai kemudian di pasang pada posisi dinding saluran yang akan di cor, dan di
perkuat dengan suai-suai penahan agar tidak rusak pada saat pengecoran dilakukan.
◦ Perapihan bekisting setelah pemasangan.
4. Pekerjaan Pipa PVC 3/4"
◦ Diameter Pipa PVC yang digunakan sesuai dengan keterangan gambar rencana
◦ Pipa dipotong dengan panjang sesuai dengan ukuran yang tertera pada gambar rencana.
Pada kedua Ujung pipa dibungkus dengan Lakban
◦
Divisi 7 – STRUKTUR
1. Beton struktur fc’ 30 Mpa
- Semen, pasir, batu kerikil dan air dicampur dan diaduk
- menjadi beton dengan menggunakan Batching Plant
- Beton di-cor ke dalam bekisting yang telah disiapkan
- Penyelesaian dan perapihan setelah pemasangan
2. Beton struktur fc’ 25 Mpa
- Semen, pasir, batu kerikil dan air dicampur dan diaduk
- menjadi beton dengan menggunakan Batching Plant
- Beton di-cor ke dalam bekisting yang telah disiapkan
- Penyelesaian dan perapihan setelah pemasangan
3. Beton struktur fc’ 20 Mpa
- Semen, pasir, batu kerikil dan air dicampur dan diaduk
- menjadi beton dengan menggunakan Batching Plant
- Beton di-cor ke dalam bekisting yang telah disiapkan
- Penyelesaian dan perapihan setelah pemasangan
4. Beton struktur fc’ = 10 Mpa
- Semen, pasir, batu kerikil dan air dicampur dan diaduk
- menjadi beton dengan menggunakan Batching Plant
- Beton di-cor ke dalam bekisting yang telah disiapkan
- Penyelesaian dan perapihan setelah pemasangan
5. Baja Tulangan Polos BjTP 280
- Besi tulangan dipotong dan dibengkokkan sesuai dengan yang diperlukan
- Batang tulangan dipasang / disusun sesuai dengan Gambar Pelaksanaan dan persilangannya diikat kawat
6. Baja Tulangan Sirip BjTS 420 A
- Besi tulangan dipotong dan dibengkokkan sesuai dengan yang diperlukan
Batang tulangan dipasang / disusun sesuai dengan Gambar Pelaksanaan dan persilangannya diikat kawat
-
7. Penyediaan Tiang Pancang Baja Diameter 400 mm dengan tebal 12 mm
-
Material tiang pancang baja diterima di base camp
-
Di lokasi pekerjaan dibuatkan sepatu pancang dan penyambungan pipa
-
Penyambungan pipa dengan las listrik
8. Pemancangan Tiang Pancang Baja Diameter 400 mm
-
Material Tiang pancang yang telah siap ada dekat lokasi pemancangan
- Penyambungan dilakukan pada saat pemancangan
9. Sambungan siar muai Tipe Baja Bersudut
- Material dan peralatan disiapkan
- Expansion Joint modular dipasang sesuai petunjuk pabrik
- Penyelesaian dan perapihan setelah pemasangan
10. Sandaran (Railing)
- Material dan peralatan disiapkan
- Railing dipasang dengan seksama
- Penyelesaian dan perapihan setelah pemasangan
11. Pipa Drainase Baja diameter 75 mm
- Material dan peralatan tersedia di Lokasi Pekerjaan
- Pipa cucuran baja dipasang dengan seksama
- Penyelesaian dan perapihan setelah pemasangan
12. Penyedian dan Pemancangan Cerucuk Ulin 10/10
- Melakukan persiapan bahan cerucuk
- Dilakukan pemancangan secara manual
DIVISI IX. PEKERJAAN HARIAN & PEKERJAAN LAIN-LAIN
1. Marka Jalan Termoplastik
- Permukaan jalan dibersihkan dari debu/kotoran
- Cat dikeluarkan dari alat penghampar dalam kondisi panas
- Glass Beat ditabur secara mekanis diatas cat yang baru terhampar.
2. Rambu Jalan Tunggal dengan Permukaan Pemantul Engineering Grade
-
Kesatuan pondasi, pelat & tiang rambu disiapkan dan
dipasang di tempat yang telah ditentukan
3. Kerb Pracetak
-
Tempat lokasi kerb pracetak disiapkan dg elevasi sesuai gambar
-
Semen, pasir dan air dicampur dan diaduk menjadi mortar dengan menggunakan alat bantu, digunakan sbg
dudukan kerb
-
Celah sambungan antar kerb harus diisi dengan mortar dg rapi dan elevasi atas kerb harus rata