URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
PEKERJAAN KONSTRUKSI JALAN
DINAS PERUMAHAN RAKYAT KAWASAN PERMUKIMAN DAN CIPTA KARYA
KABUPATEN LAMONGAN
I. LATAR BELAKANG
Jalan sebagai sarana transportasi mempunyai peranan yang sangat penting bagi
kelancaran pergerakan lalu lintas. Dimana fungsi jalan adalah menghubungkan suatu
wilayah permukiman ke wilayah permukiman lainnya yang dilalui oleh masyarakat. Dari
segi perekonomian, jalan yang baik dapat mengurangi biaya transportasi. Dan dari segi
efisiensi waktu, dengan adanya jalan yang baik dapat mempersingkat waktu tempuh
pada perjalanan darat.
Jalan juga dapat meningkatkan daerah tertinggal untuk dapat lebih berhubungan
dengan daerah lain dengan mudah. Mengingat pentingnya peranan jalan bagi
kehidupan manusia, maka harus ditinjau kelayakan konstruksi jalan tersebut, dalam
hubungannya dengan klasifikasi jalan sesuai dengan tingkat pelayanan dan
kemampuannya dalam menerima beban. Dalam kaitannya dengan keselamatan, maka
perlu diperhatikan juga tingkat keamanan dan kenyamanan dalam pemakaian jalan
tersebut.
Ruas jalan yang kurang baik/ rusak membutuhkan pembangunan/ peningkatan
untuk kelancaran transportasi masyarakat sekitar dan untuk menunjang pertumbuhan
ekonomi wilayah sekitarnya.
Drainase adalah pembuangan massa air baik secara alami maupun buatan dari
permukaan atau bawah permukaan dari suatu tempat. Di bidang teknik sipil, drainase
dibatasi sebagai serangkaian bangunan air yang berfungsi untuk mengurangi atau
membuang kelebihan air dari suatu kawasan agar tidak tergenang. Dari pengertian
tersebut, peran drainase sangatlah penting, terutama ketika kawasan tersebut berada
di daerah dengan curah hujan tinggi.
Untuk wilayah permukiman sendiri pengertian drainase menjadi lebih spesifik
lagi, yaitu sebuah sistem yang mengatur jalur keluar masuknya air, baik air bersih
maupun kotor agar berada pada jalur yang telah ditentukan. Drainase merupakan salah
satu unsur dari prasarana umum yang dibutuhkan masyarakat kota agar dapat memiliki
kehidupan yang aman, nyaman, bersih, dan sehat. Kehadirannya sangat penting bagi
sebuah kawasan, terutama kawasan lingkungan permukiman.
Sistem drainase yang buruk dan tidak berfungsi dengan baik akan mendatangkan
bencana bagi masyarakat di sekitarnya. Betapa banyak fungsi drainase, inilah beberapa
diantaranya:
• Membebaskan suatu area dari genangan air, banjir, maupun erosi, terutama pada
daerah yang memiliki kepadatan penduduk tinggi.
• Mengurangi risiko terjadinya penyakit akibat buruknya sanitasi di daerah tersebut,
seperti demam berdarah, malaria, disentri, dan penyakit lain yang disebabkan kurang
sehatnya lingkungan pemukiman tersebut.
• Membuat sistem tata guna lahan dengan kualitas yang baik dan optimal, serta
mengurangi kerusakan struktur tanah akibat pembangunan jalan atau karena
bangunan lain.
• Melindungi alam dan lingkungan, seperti tanah, kualitas udara, dan kualitas air.
• Memperpanjang umur ekonomis sarana-sarana fisik, seperti jalan, kawasan
pemukiman.
• Konservasi sumber daya air.
Berdasarkan jenisnya drainase dibagi menjadi dua diantaranya :
• Drainase alami. Sesuai dengan sebutannya, drainase alami terbentuk oleh alam
tanpa campur tangan manusia, bahkan umumnya tanpa penunjang apapun.
Drainase ini terbentuk karena adanya gerusan air yang bergerak karena gravitasi,
yang lambat laun dan dalam waktu yang lama membentuk jalan air yang
permanen, seperti sungai.
• Drainase buatan. Drainase yang dirancang dan dibangun untuk tujuan tertentu.
Biasanya disesuaikan dengan pengelolaan air. Perlu pembangunan dan biaya
khusus karena membutuhkan bahan-bahan, seperti beton, pipa, atau batu. Contoh
drainase buatan adalah selokan, gorong-gorong, kanal.
II. MAKSUD DAN TUJUAN
➢ Kerangka Acuan Kerja (KAK) ini merupakan petunjuk bagi Penyedia Barang/Jasa
yang memuat masukan, azas, kriteria, keluaran dan proses yang harus dipenuhi
dan diperhatikan serta di interprestasikan kedalam pelaksanaan pekerjaan
(pembangunan, peningkatan dan pemeliharaan) di Kabupaten Lamongan.
➢ Dalam pelaksanaan pekerjaan ini diharapkan Penyedia Barang/Jasa dapat
melaksanakan tanggung jawabnya dengan baik untuk menghasilkan pekerjaan
yang memadai sesuai spesifikasi dan standar teknis yang tercantum dalam
Rencana Kerja dan Syarat (RKS) dan Kerangka Acuan Kerja (KAK) ini.
➢ Tujuannya adalah melaksanakan PEMBANGUNAN/ PENINGKATAN JALAN
LINGKUNGAN yang memenuhi syarat-syarat teknis yang ditetapkan dalam
Spesifikasi Teknis dan dapat di pertanggunga jawabkan dari segi teknis, struktur
(konstruksi) dan fungsional sehingga tercapai sasaran yang di inginkan, tepat
waktu, biaya dan tepat mutu sesuai Kontrak sehingga mampu meningkatkan
kenyamanan pengguna Jalan Dan Jalan pada masyarakat disekitar lokasi
pekerjaan.
III. SASARAN
Sasaran utama dari pekerjaan ini adalah terlaksananya Pekerjaan PENINGKATAN
JALAN LINGKUNGAN PERMUKIMAN di Kabupaten Lamongan agar dalam
pelaksanaannya dapat memenuhi persyaratan mutu dan kualitas pembangunan/
peningkatan jalan.
IV. SUMBER DANA
Sumber Dana dari keseluruhan Pelaksanan dibebankan pada APBD Tahun Anggaran
2025
Menyetujui
PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN
Drs. M. FAHRUDIN ALI FIKRI, M.Si
NIP. 19710424 199101 1 001