| 0029895596921000 | Rp 5,565,035,054 | |
| 0759283393924000 | - | |
| 0029897527921000 | - | |
| 0819775024921000 | - | |
| 0753562644921000 | - | |
PT Yong Kudi Group | 00*9**0****21**0 | - |
PEMERINTAH KABUPATEN LEMBATA
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
Jl. Trans Lembata No. - Lewoleba – Lembata, Nusa Tenggara Timur 86615
Telp. (0383) 41178;Fax. (0383) 41445;
Email : [email protected]
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
1. Nama Paket Pekerjaan : Penanganan Long Segment Peningkatan Jalan Sp. Lima Wangatoa
- Puor - Sp. Watubuah (DAK Penugasan Non Tematik)
2. Nilai Total HPS : Rp. 5.608.800.000,- (Lima Milyar Enam Ratus Delapan Juta Delapan
Ratus Ribu Rupiah)
3. Sumber Dana : DAK Penugasan Non Tematik Dinas Pekerjaan Umum dan
Penataan Ruang Tahun Anggaran 2024
LINGKUP PEKERJAAN:
1. PEKERJAAN PERSIAPAN
a. Pembuatan Papan Proyek :
Sebelum memulai pekerjaan, penyedia jasa terlebih dahulu membuat
papan nama proyek yang berukuran ,20 x 1,60 meter dan dipasang pada tempat yang mudah
terlihat, dengan mencantumkan antara lain :
- Nama Departemen/Instansi Pemberi Tugas
- Nama Proyek dan Nama Pekerjaan
- Sumber Dana dan tahun Anggaran
- Harga Borongan dan waktu Pelaksanaan
- Nama Konsultan Perencana dan Pengawas
- Nama perusahaan Kontraktor (Pemborong.)
b. Pembersihan Awal
Setelah membuat papan nama proyek, penyedia jasa melakukan
pembersihan awal lokasi pekerjaan termasuk bongkaran pasangan lama yang menurut direksi
teknis harus dibongkar. Penyedia Jasa memotong, membongkar, mencabut, menyingkirkan
dan membuang pohon-pohon semak belukar, akar, sampah, bahan-bahan organik dan
benda-benda/barang-barang asing lainnya yang dapat mengganggu atau merusak pekerjaan,
termasuk lahan-lahan yang digunakan untuk bangunan/struktur, jalan dan lahan-lahan yang
akan digali atau diurug.
c. Pengukuran dan Pemasangan Bouwplank
Sebelum memulai pekerjaan, Penyedia Jasa harus melakukan
pekerjaan pengukuran untuk memastikan lokasi yang tepat untuk penempatan komponen-
komponen pekerjaan tertentu seperti ditunjukan dalam gambar.
Pengukuran meliputi pengukuran/penentuan koordinat dan elefasi. Koordinat dan elefasi
titik yang diperlukan, ditentukan berdasarkan titik rujukan (Bench Mark) seperti ditunjukan
dalam gambar atau ditetapkan oleh Direksi.
Aktualisasi dan Artikulasi titik-titik tersebut diatas berupa titik-titik yang dipasang pada
bouwplank (papan rujukan bangunan/struktur) yang apabila dihubungkan (dengan benang)
satu dengan yang lain akan merupakan garis-garis sumbu bangunan yang melalui titik-titik
yang diperlukan.
Bouwplank harus dibuat dan dipasang oleh Penyedia Jasa sedemikian rupa sehingga
mempunyai elefasi (rujukan) tertentu yang letaknya jauh dari kegiatan pelaksanaan yang
dapat mengganggu, merusak dan merubah elevasinya. Konstruksi maupun dimensi bench
mark akan ditentukan kemudian oleh Direksi.
2. PENYIAPAN BADAN JALAN
Pekerjaan ini mencakup penggarukan, penyiapan dan pemadatan permukaan tanah dasar
atau permukaan jalan kerikil lama untuk penghamparan Lapis Pondasi Agregat, Lapis Pondasi
Agregat pada galian pelebaran badan jalan. Pelaksanaan pekerjaan penyiapan badan jalan ini
prosedurnya sebagai berikut :
✓ Asumsi
➢ Menggunakan Alat Berat (Cara Mekanik)
➢ Kapasitas kerja sesuai kapasitas alat yang disyaratkan
➢ Kemiringan sesuai petunjuk Direksi Teknis
✓ Urutan Kerja/ Metode Kerja :
➢ Tanah yang sudah digali dan ditimbun dipadatkan lalu dibentuk penampang jalan sesuai
dengan elevasi jalan yang direncanakan
➢ Tanah eksisting sepanjang jalan lokasi pekerjaan diratakan menggunakan alat motor
grader dan dipadatkan menggunakan vibratory roller dibentuk penampang jalan sesuai
dengan elevasi jalan yang direncanakan
➢ Pekerjaan ini dilakukan berulang dengan beberapa lintasan dan overlay blade diikuti
pengecekan elevasi kemiringan dan kerataan badan jalan
➢ Pekerjaan ini dilakukan menggunakan motor grader dan vibro roller. Dilakukan
pemadatan dengan vibro terlebih dahulu kemudian motor grader membentuk
penampang jalan. Setelah itu dipadatkan kembali dengan vibro roller. Begitu
seterusnya hingga terbentuk kemiringan penampang yang direncanakan atau yang
disyaratkan berdsarkan spesifikasi teknis.
✓ Peralatan Yang Digunakan :
➢ Motor Grader
➢ Tandem / Vibro Roller
➢ Alat Bantu
3. PEKERJAAN PERKERASAN BERBUTIR DAN PERKERASAN BETON SEMEN
a) Lapisan Pondasi Agregat Kelas A
Berikut langkah kerja pondasi agregat kelas A.
➢ Proses pemecahan batu menjadi fraksi yang diinginkan menggunakan Stone Crusher.
2) Blending material mulai dari fraksi 1, 2, 3 dan 4 sesuai komposisi JMF. Blending
bias menggunakan alat blending plant. Jika tidak tersedia, blending bisa
menggunakan excavator maupun wheel loader
➢ Proses pengangkutan dari stockpile menuju lokasi penghamparan menggunakan
dump truck.
➢ Penghamparan agregat menggunakan Motor Grader. Tebal hamparan agregat
maksimum 20 cm.
➢ Proses pemadatan menggunakan alat berat vibrator roller. Pada saat pemadatan perlu
menjaga kadar air. Oleh karena itu perlu dilakukan penyiraman menggunakan truck
water tank.
➢ Pengujian ketebalan LPA atau tes spit
➢ Pengujian kepadatan agregat menggunakan metode sand cone. Tingkat kepadatan
sampai 100%.
➢ Pengujian CBR lapangan dan CBR lab. Nilai CBR minimal 90%.
4. PEKERJAAN PERKERASAN ASPAL
a) Lapis Resap Pengikat - Aspal Cair/Emulsi
Kegunaan Lapis resap pengikat berguna untuk :
➢ Memberikan daya ikat antara lapis pondasi agregat dengan campuran aspal
➢ Mencegah lepasnya butiran lapis pindasi agregat jika dilewati kendaraan sebelum
dilapis dengan campuran aspal
➢ Menjaga lapis pondasi agregat dari pengaruh cuaca, khususnya hujan sehingga air
tidak masuk kedalam lapisan pondasi agregat yang bias menyebabkan kerusakan
struktur.
Pemasangan lapis resap pengikat dan lapis perekat digunakan alat Asphalt Distributor.
Asphalt Distributor adalah truk atau kendaraan lain yang dilengkapi dengan aspal, pompa,
dan batang penyemprot. Umumnya truk dilengkapi dengan pemanas untuk menjaga
temperature aspal dan juga penyemprot tangan. Penyemprot tangan digunakan di daerah –
daerah yang sulit dicapai dengan batang penyemprot.
Sebelum dilakukan pemasangan harus dipastikan bahwa daerah yang akan disemprot bebas
dari kotoran dan debu-debu. Lalu asphalt distributor harus dikalibrasikan terlebih dahulu.
Ketinggian batang penyemprot harus diatur sedemikian rupa sesuai dengan jarak nosel agar
diperoleh penyemprotan yang tumpang tindih sebanyak 2-3 kali. Penyemprotan dilakukan
secara merata sepanjang jalan. Agar tidak menggangu pekerjaan, pastikan pelaksana
mengalihkan arus lalu lintas jika dirasa perlu.
b). Laston Lapis Aus (AC-WC)
Pekerjaan ini mencakup pengadaan lapisan padat yang awet berupa lapis perata, lapis
pondasi atau lapisan aus campuran beraspal panas yang terdiri dari agregat dan bahan aspal
yang dicampur secara panas di pusat instalasi pencampuran serta menghampar dan
memadatkan campuran tersebut diatas pondasi atau permukaan jalan yang telah disiapkan
sesuai dengan spesifikasi dan memenuhi garis, ketinggian dan potongan memanjang yang
ditunjukkan dalam gambar rencana.
Untuk mendapatkan hasil yang memuaskan, maka campuran harus dirancang sampai
memenuhi semua ketentuan antara lain :
➢ Ukuran agregat kasar
➢ HRS Base mempunyai proporsi fraksi agregat kasar lebih besar
➢ Gradasi yang benar-benar senjang
➢ Abrasi maksimum 40 %
➢ Sisa rongga udara pada kepadatan membal harus memenuhi ketentuan yang dalam
spesifikasi
➢ Kelekatan agregat terhadap aspal minimal 95 %
➢ Ketentuan lain sesuai spesifikasi
2. PEKERJAAN RABAT BETON
2.1 Pekerjaan Cor Beton K250
- Sebelum proses pengecoran dilaksanakan, maka perlu dilakukan
pemeriksaan bekisting meliputi: Posisi bekisting harus dicek lagi apakah sudah sesuai
dengan yang direncanakan. Bekisting harus lurus, tegak, tidak bocor, dan kuat. Selain
mengenai hal tersebut, sebelum dilaksanakan pengecoran, bekisting harus dibersihkan.
- Pengecoran diratakan dengan penggaruk dan cangkul serta
dipadatkan secara merata.
- Pengecoran dihentikan pada batas zona pengecoran, kemudian
diratakan dengan kayu perata diatas relat agar tinggi peil merata.
- Untuk perawatan beton lantai, tebarkan karung goni basah dan
disiram air selama 7 hari berturut-turut.
3. PEKERJAAN AKHIR
Pekerjaan Pembersihan Akhir
Pada akhir pekerjaan, seluruh bagian pekerjaan harus bersih dari semua sisaA bahan
bangunan, perlengkapan, peralatan dan mesin-mesin harus diangkut keluar lokasi pekerjaan,
serta gundukan – gundukan tanah bekas galian harus diratakan.
Lewoleba, Desember 2023
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)
Ttd
Felesianus B.A. Tedemaking, SST
Nip. 19780609 200501 1 014