PEMERINTAH KABUPATEN LUWU
DINAS PERIKANAN
Jl. Andi Djemma, No. 1, Belopa (Kompleks Perkantoran Pemkab Luwu), Telp / Fax (0471) 3314508, Kode Pos 91994
e-mail: [email protected]
BELOPA
URAIAN RUANG LINGKUP PEKERJAAN
PENGADAAN SARANA DAN PRASARANA
BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR
DI KEL. SULI, DESA PADANG LAMBE DAN DESA
KASIWIANG, KECAMATAN SULI
TAHUN ANGGARAN 2023
A. GAMBARAN UMUM
Kabupaten Luwu secara geografis terletak pada posisi antara 2°34’45” -
3°30’30” LS dan 120°21’15” – 121°43’11” BT, secara umum karasteristik bentang
alam terdiri atas kawasan pesisir/pantai yang berbatasan langsung dengan
perairan sebelah barat teluk bone dan daratan rendah hingga daerah pegunungan
yang berbukit hingga terjal. Keadaan cuaca dipengaruhi oleh musim kemarau dan
musim penghujan dengan suhu rata-rata 29° - 31°c. Luas wilayah daratan
3.004,25 Km2 yang terdiri dari daerah pegunungan, dataran yang luas (lahan
persawahan), daerah pesisir, sehingga memiliki potensi perikanan budidaya ikan
air payau, budidaya ikan air tawar serta perairan umum lainnya yang harus
dimanfaatkan dan dikelolah secara optimal dan berkelanjutan guna meningkatkan
kemakmuran rakyat menuju terwujudnya bangsa Indonesia yang sejahtera. Saat
ini, luas lahan untuk usaha pembudidayaan ikan air payau ± 11.108,05 hektar,
dengan komoditas budidaya yang kembangkan oleh masyarakat umumnya masih
ikan bandeng dan udang, sementara potensi usaha budidaya ikan nila belum
banyak dilakukan.
Saat ini usaha budidaya ikan nila dan Ikan Lele, masih jarang dilakukan
oleh masyarakat pada lahan tambak,kolam tanah ataupun kolam terpal, disisi lain
permintaan untuk kebutuhan konsumsi cukup besar. Mengingat potensi lahan
budidaya air payau (tambak) di Kabupaten Luwu cukup besar termasuk untuk
pengembangan budidaya ikan nila, maka Pemerintah Kabupaten Luwu melalui
Dinas Perikanan berupaya untuk mengoptimalkan potensi lahan dengan
memberikan motivasi kepada masyarakat untuk berbudidaya dengan baik melalui
pendekatan CBIB dengan memberikan paket bantuan sarana budidaya, khususnya
budidaya Ikan Lele dan ikan nila.
B. MAKSUD DAN TUJUAN
1. Maksud
Penyediaan Sarana Produksi budidaya ikan Lele dan Ikan Nila dimaksudkan
untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan sarana pokok maupun
penunjang dalam melaksanakan budidaya ikan Lele dan Ikan Nila di kolam
terpal.
2. Tujuan
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengoptimalkan potensi dan
produktifitas usaha budidaya Ikan Lele dan ikan nila di kolam terpal melalui
penerapan prinsip Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB) untuk meningkatkan
pendapatan masyarakat pembudidaya dan perbaikan lingkungan budidaya.
C. RUANG LINGKUP PEKERJAAN
Kegiatan Pengadaan Sarana dan Prasarana Budidaya Ikan Air Tawar untuk
Pokdakan Mutiara Suli di Kelurahan Suli, Pokdakan Sipakatau di Desa Padang
Lambe, Pokdakan Belawae di Desa Kasiwiang, Kecamatan Suli, merupakan
pekerjaan/kegiatan pengadaan sarana dan prasarana budidaya ikan air tawar di
kolam terpal, yang terdiri dari :
1. Benih Ikan Lele, strain mutiara/sangkurian/sejenisnya
2. Benih Ikan Nila, strain nirwana3/kekar/black prima/sultana
3. Kolam Terpal Bundar
4. Pakan Ikan (I, II, III)
5. Seser benih ikan
6. Seser Ikan Konsumsi
7. Papan informasi
D. JADWAL DAN MEKANISME PELAKSANAAN PENGADAAN BARANG
Jangka Waktu Pelaksanaan Pengadaan Barang Sarana dan Prasarana
Budiaya Ikan Air tawar adalah selama 120 (Seratus Dua Puluh) hari kalender,
dengan mekanisme pengadaan sebagai beriktu :
1. Persiapan Lahan Budidaya (Kolam Terpal Bundar) :
- Penyedia menyerahkan kolam terpal bundar sesuai dengan jumlah, ukuran
diameter kolam serta material pendukung pembuatan/perakitan kolam
terpal yang ada Rencana Anggaran Biaya (RAB)/Kontrak/KAK Kegiatan.
- Penerima paket bantuan merakit kolam terpal sesuai dengan yang diterima
setiap anggota kelompok (2 set), didampingi oleh penyuluh perikanan dan
tenaga teknis Dinas Perikanan Kabupaten Luwu.
- Setelah semua kolam telah dirakit oleh anggota kelmopok penerima
bantuan, kolam dibersihakn dari pengaruh zat kimia yang terdapat pada
terpal kolam dengan cara memasukkan air ke dalam kolam terpal,
kemudian dicuci, selanjutnya kolam diisi kembali dengan air dan diberi
perlakuan untuk membentuk air media budidaya yang siap untuk ditebari
benih ikan. Waktu yang dibutuhkan sekitar 1 – 2 minggu untuk persiapan
kolam terpal.
2. Penebaran Benih
- Pengadaan benih dan pakan ikan dapat dilakukan setelah lahan
budidaya/kolam terpal telah siap untuk ditebari benih. Benih yang diadakan
adalah benih yang sehat, sesuai spesifikasi (ukuran dan jumlah) dan
melalui proses pengangkutan yang baik, sehingga benih tidak dalam kondisi
stress atau bahkan kematian. Olehnya itu dibutuhkan kordinasi antara
penyedia, penerima bantuan dan PPK/PPTK.
E. SPESIFIKASI BARANG DAN URAIAN PEKERJAAN
Spesifikasi barang sarana dan prasarana budidaya ikan air tawar adalah sebagai
berikut:
1. Benih Ikan Lele adalah strain benih ikan lele adalah lele mutiara/sangkuriang
ataupun sejenisnya.
➢ Ukuran benih ikan lele minimal 5 – 6 cm, yang berasal dari usaha
perbenihan, dilengkapi dengan Surat Keterangan Asal, Surat Dukungan
Ketersediaan Barang/Benih dari Pelaku Usaha Perbenihan Ikan.
2. Benih Ikan Nila Nirwana3/kekar/black prima/Sultana
➢ Ukuran minimal 4 – 5 cm, yang berasal dari Usaha Perbenihan yang
bersrtifikat CPIB), dilengkapi dengan Surat Keterangan Asal, Surat
Dukungan Ketersediaan Barang/Benih dari Balai atau Usaha Perbenihan
Ikan.
3. Kolam Terpal, untuk 1 set, terdiri dari :
➢ Kolam terpal berbentuk bundar dengan diameter 2 meter (D.2), tinggi 75
cm;
➢ Menggunakan besi wiremesh ulir ukuran 5 mm;
➢ Terpal Orchid;
➢ Penghubung/pertemuan kedua ujung besi wiremesh menggunakan besi siku
yang dilas dan dilubang untuk pemasangan baut pengunci;
➢ Pada bagian ujung atas lingkaran besi wiremesh dipasangi selang 5/6 yang
berfungsi sebagai pelindung bagi terpal bagian atas pada ujung besi;
➢ Talang Karet, sebagai pelindung terpal pada bagian samping besi;
➢ Pipa pembuangan berupa, knee, pipa bagian bawah menggunakan pipa AW,
2 inch; saringan pembuangan, pemasangan pembuangan menggunakan
ring pipa, bukan klem atau ring besi.
4. Pakan Ikan I
➢ Merupakan pakan ikan dengan komposisi bahan Tepung ikan, Meat Bone
Meal (MBM), bungkil kacang kedelai, dedak, gandum, vitamin dan mineral,
dengan kandungan nutrisi sebagai berikut :
a. Ukuran Pakan : maksimal 0,4 mm;
b. Protein, minimal : 40 %
c. Lemak, minimal : 8%
d. Serat Kasar, maksimal : 5%
e. Kadar Abu, maksimal : 13%
f. Kandungan Air, maksimal 12%
g. Kemasan 10 kg/zak
5. Pakan Ikan II
➢ Merupakan pakan ikan dengan komposisi bahan Tepung ikan, Meat Bone
Meal (MBM), bungkil kacang kedelai, dedak, gandum, vitamin dan mineral,
dengan kandungan nutrisi sebagai berikut :
a. Ukuran Pakan : maksimal 2 mm;
b. Protein, minimal : 26 - 28 %
c. Lemak, minimal : 3%
d. Serat Kasar, maksimal : 7%
e. Kadar Abu, maksimal : 14%
f. Kandungan Air, maksimal 11,0%
g. Kemasan 30 kg/zak
6. Pakan Ikan III
➢ Merupakan pakan ikan dengan komposisi bahan Tepung ikan, Meat Bone
Meal (MBM), bungkil kacang kedelai, dedak, gandum, vitamin dan mineral,
dengan kandungan nutrisi sebagai berikut :
h. Ukuran Pakan : maksimal 3 mm;
i. Protein, minimal : 26 - 28 %
j. Lemak, minimal : 3%
k. Serat Kasar, maksimal : 7%
l. Kadar Abu, maksimal : 14%
m. Kandungan Air, maksimal 11,0%
n. Kemasan 30 kg/zak
7. Seser Benih Ikan
➢ Rangka besi;
➢ Bahan kain khusus yang tidak menampung air
➢ Lebar, 40 cm
8. Seser Ikan Konsumsi
➢ Rangka double besi ;
➢ Bahan jarring / trawl
➢ Lebar 40 cm Seser
9. Papan Informasi,
- Tinggi Tiang : 2,7 m, terbuat dari pipa besi galvanis berdiameter 5 cm, tebal
min: 1,2 mm;
- Tempat Tulisan (panjang 1,5 m; lebar : 1,2 m), terbuat dari plang plat
besi/seng galvanis ketebalan minimal 0,4 mm.
- Tulisan sesuai komoditas, kelompok, alamat penerima bantuan.
Belopa, ……………………………. 2023
Diketahui, Disusun Oleh :
Kepala Dinas Selaku Pengguna Anggaran Pejabat Pembuat Komitmen
TTD TTD
Ir. BAHARUDDIN HASNAWIR, S.Pi.
NIP. 19650903 199203 1 001 NIP. 19721010 200406 1 028