| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0026431015805000 | Rp 475,747,110 | 72.86 | 92.86 | - | |
| 0752638288805000 | Rp 480,980,760 | 72.55 | 92.33 | - | |
CV Infinity Consultant | 04*6**3****07**0 | Rp 491,263,800 | 75.14 | 94.51 | - |
| 0032432684803000 | - | - | - | Tidak menghadiri undangan pembuktian kualifikasi | |
Ideawarna Konsultan Nusantara | 06*5**8****01**0 | - | - | - | Tidak menghadiri undangan pembuktian kualifikasi |
| 0030266894805000 | - | - | - | Tidak memenuhi nilai ambang batas | |
| 0813311297801000 | - | - | - | Tidak menghadiri undangan pembuktian kualifikasi | |
| 0316900596955000 | - | - | - | - | |
| 0748343886803000 | - | - | - | - | |
| 0031950884801000 | - | - | - | Tidak menghadiri undangan pembuktian kualifikasi | |
| 0927819268801000 | - | - | - | Tidak menghadiri undangan pembuktian kualifikasi | |
| 0015624208805000 | - | - | - | Tidak menghadiri undangan pembuktian kualifikasi | |
| 0030515597801000 | - | - | - | Tidak menghadiri undangan pembuktian kualifikasi | |
CV Mitra Mika Konsultan | 08*6**6****01**0 | - | - | - | Tidak memenuhi nilai ambang batas |
| 0733685341804000 | - | - | - | Tidak menghadiri undangan pembuktian kualifikasi | |
PT Pasele Karya Pratama | 01*9**3****01**0 | - | - | - | - |
Rezi Althaani Consultant | 05*2**3****05**0 | - | - | - | - |
| 0011256120805000 | - | - | - | - | |
| 0028103687803000 | - | - | - | - | |
Tuflih Engineering Consultant Hub | 10*0**0****92**8 | - | - | - | - |
| 0025123779803000 | - | - | - | - | |
| 0028629640807000 | - | - | - | - | |
| 0748569969801000 | - | - | - | - | |
PT Global Madanindo Konsultan | 0028216703805000 | - | - | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN Nama Pekerjaan : Pengawasan pembangunan pasar Tomoni Tahap II OPD : Dinas Dagkop-UKMP Kabupaten Luwu Timur Tahun Anggaran : 2025 Uraian Singkat : Terlaksananya pekerjaan proyek pembangunan (konstruksi) dapat berjalan dengan baik diperlukan konsultan perencana yang baik pula dalam menghasilkan setiap detail perencanaan bangunan, misalnya gambar kontrak yang jelas tanpa adanya pertentangan perbedaan antar gambar rencana dengan kondisi di lapangan. Selain itu dalam hal spesifikasi bangunan juga dijelaskan dengan detail agar tidak terjadi hambatan dalam pemilihan material saat pekerjaan konstruksi berlangsung. Konsultan Perencana adalah pihak yang ditunjuk oleh pemberi tugas untuk melaksanakan pekerjaan perencanaan, perencana dapat berupa perorangan atau badan usaha baik swasta maupun pemerintah. Konsultan perencana bertugas merencanakan struktur, mekanikan elektrikal, arsitektur, landscape, rencana anggaran biaya (RAB) serta dokumen-dokumen pelengkap lainnya. Konsultan perencana mendapatkan proyek melalui proses lelang yang diadakan panitia tender pekerjaan konstruksi. Berikut ini untuk lebih jelasnya mengenai tugas dan wewenang konsultan perencana dalam pelaksanaan proyek konstruksi. Tugas Konsultan Perencana : a. Mengadakan penyesuaian keadaan lapangan dengan keinginan pemilik proyek (Dinas Dagkop-UKMP Kabupaten Luwu Timur). b. Membuat gambar kerja pelaksanaan. Membuat Rencana kerja dan syarat–sayarat pelaksanaan bangunan (RKS)/spesifikasi teknis sebagai pedoman pelaksanaan. c. Membuat rencana anggaran biaya (RAB). d. Memproyeksikan keinginan–keinginan atau ide–ide pemilik proyek ke dalam desain bangunan. Melakukan perubahan desain bila terjadi penyimpangan pelaksanaan pekerjaan di lapangan yang tidak memungkinkan untuk dilaksanakan. e. Mempertanggungjawabkan desain dan perhitungan struktur jika terjadi kegagalan konstruksi.Konsultan pengawas ini sendiri adalah orang/instansi yang menjadi wakil pemilik proyek di lapangan. Wewenang Konsultan Perencana : a. Mempertahankan desain dalam hal adanya pihak–pihak pelaksana bangunan yang melaksanakan pekerjaan tidak sesuai dengan rencana. b. Menentukan warna dan jenis material yang akan digunakan dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi dengan persetujuan pemilik proyek. Supaya tugas dari konsultan perencana bisa berjalan dengan lancar sebaiknya konsultan perencana membuat jadwal pertemuan rutin dengan kontraktor untuk membahas hal-hal yang mungkin perlu mendapat pemecahan dari perencana misalnya pembuatan gambar shop drawing atau saat approval material sebagai pedoman pelaksanaan proyek. Karena ada beberapa hal yang umumnya menjadi permasalahan ketika di lapangan, misalkan dari produk perencana yaitu material yang telah ditentukan pada RKS sulit ditemukan pada saat pelaksanaan pekerjaan proyek berlangsung atau harganya terlalu mahal melebihi RAB sehingga kontraktor mengusulkan persetujuan perubahan material untuk digunakan sebagai pengganti. Masalah lainya perbedaan gambar rencana dengan kondisi existing lapangan sehingga kontraktor membuat gambar perubahan yang memerlukan persetujuan konsultan perencana dalam pelaksanaan proyek. Intinya agar pelaksanaan pekerjaan bisa berjalan dengan baik, maka diperlukan kerjasama dan hubungan yang baik dan terus-menerus hingga proyek selesai antara kontraktor dan konsultan perencana. Final desain digambar di atas kertas A3 yang mencakup sampul, isi dan lampiran berupa RKS/Spesifikasi Teknis.