Judul:
"Kajian Pemanfaatan Rooftop Pasar Caruban Baru sebagai Food Court
dan Area Rekreasi dalam Rangka Peningkatan Kuniungan Pasaf
Isu
:
1. Kondisi Pasar Caruban Baru relatifsepi pengunjung, kalah dibandingkan pasar sayur
2. Untuk kembali meningkatkan kunjungan, perlu ada strategi baru, salah satunya adalah
memanfaatkan lantai
3 Pasar Caruban yang berbentuk rooftop yang masih belum difungsikan
4. salah satu ide adalah pengembangan Food Court dan Area Jogging Track memanfaatkan
rooftop tersebut 5. Dampak apa saja yang ditimbulkan baik dari segi Sosial, Lingkungan dan
Ekonomi
1. Dampak sosial
.
Peningkatan Aktivitas Sosial: Dengan adanya food court dan jogging track Pasar
Caruban Baru bisa menjadi pusat interaksi baru masyarakat, bukan sekadar tempat
belanja, Masyarakat bisa berkumpul, bersantai, dan berolahraga.
.
Perubahan Pola Kuniungan: Segmen pengunjung tidak hanya pedagang dan pembeli
tradisional, tapi juga anak muda, keluarga, dan komunitas olahraga.
.
Peluang Bagi Komunitas Lokal: Rooftop dapat menjadi ruang bagi UMKM kuliner,
event lokal, dan kegiatan seni budaya sehingga memperkuat identitas pasar sebagai
pusat aktivitas sosial.
.
Potensi Keseniangan Sosial: biaya sewa food court terlalu tinggi, bisa terjadi
Jika
eksklusivitas tenant tertentu yang mampu masuk) sehingga UMKM kecil
fhanya
kurang terakomodasi.
o
Keamanan dan Kenyamanan: Harus ada manajemen keamanan, kebersihan, dan
pengaturan lalu lintas pengunjung agar tidak menimbulkan kerumunan berlebih atau
konflik antar pedagang lama dan tenant baru.
2. Dampak Ekonomi
.
Meningkatkan Daya Tarik Pasar: Food court dan jogging track bisa menarik
pengunjung baru sehingga secara tidak langsung meningkatkan omzet pedagang
tradisional di lantai bawah.
o
Sumber Pendapatan Baru: Sewa kios food court, penyewaan ruang acara,
sponsorship, dan parkir tambahan bisa jadi sumber pendapatan asli daerah (PAD).
.
Pemberdayaan UMKM: UMKM lokal mendapat tempat strategis untuk promosi
produk makanan/minuman khas Madiun.
.
Efek Multiplikasi Ekonomi: Adanya keramaian bisa menghidupkan sektor informal
(ojek online, parkir, pedagang kaki lima Sekitar pasarJ.
.
Risiko Ekonomi: tidak dikelola dengan baik, biaya operasional (maintenance
Jika
rooftop, kebersihan, listrik, keamananJ bisa lebih besar daripada pendapatan.
3, Dampak Lingkungan
.
Pemanfaatan Ruang yang Lebih Optimal: Rooftop yang selama ini kosong bisa
dimanfaatkan, mengurangi kesan bangunan mangkrak.
.
Peningkatan Urban Heat & Energi: Aktivitas food court dan keramaian bisa
menambah penggunaan listrik, air, dan menimbulkan panas tambahan di sekitar.
.
Produksi Limbah: Food court akan menghasilkan sampah organik dan plastik lebih
banyak, sehingga perlu sistem pengelolaan sampah yang baik.
.
Polusi Udara & Kebisingan: Aktivitas memasak, asap kuliner, dan suara musik/event
bisa mengganggu kenyamanan lingkungan sekitar.
<.-
Green Concept: Jika dilengkapi dengan konsep eco-friendly (tanaman rooftop,
pengelolaan limbah terpadu, energi surya), maka justru bisa memberi dampak positif
pada lingkungan perkotaan.
E Batasan Kegiatan
1, Batasan Lokasi
.
Kajian hanya difokuskan pada Pasar Caruban Baru, khususnya pemanfaatan
rooftop lantai
3.
.
Tidak dilakukan benchmarking ke Iuar daerah, studi banding cukup berbasis literatur
dan data sekunder,
2. Batasan Analisis
.
Analisis terbatas pada tiga aspek utama:
1.
Sosial (perubahan pola interaksi, dampak bagi komunitas, potensi konflik
pedagang).
2.
Ekonomi fpotensi peningkatan omzet pedagang PAD, pemberdayaan UMKM,
risiko biaya operasional].
3.
Lingkungan kebisingan, polusi, potensi green rooftop).
fsampah,
.
Tidak dilakukan analisis teknis detail seperti: struktur bangunan, Detail Engineering
Design IDED), RAB konstruksi, atau desain arsitektur rinci.
.
Analisis keuangan hanya pada indikasi potensi pendapatan dan biaya operasional
dasar, bukan perhitungan kelayakan finansial penuh (NPV, IRR, dsbl.
3. Batasan Data
.
Data primer terbatas pada survei/wawancara singkat dengan pedagang dan
pengunjung Pasar Caruban Baru.
.
Data sekunder berasal dari BPS Kabupaten Madiun, Dinas Perdagangan, dan
Iiteratur terkait.
.
Tidak dilakukan survei besar ke seluruh pasar di Kabupaten Madiun.
4. Batasan Output
.
Produk akhir berupa dokumen kajian naratif(130-50 halamanJ berisi: kondisi
eksisting, potensi, dampak, dan rekomendasi strategi.
.
Visualisasi hanya berupa sketsa konseptual/ilustrasi sederhana, bukan desain
teknis 3D profesional.
.
Analisis disajikan dalam bentuk tabel/matriks dampak dengan pendekatan kualitatif
dan semi-kuantitatif.
5. Batasan Tenaga Ahli
.
Tim kaiian cukup melibatkan:
o
Ahlikebiiakan/perencanaanpublik
o
Analis ekonomi/UMKM
o
Fasilitator masyarakat/UMKM
.
Tidak melibatkan arsitek insinyur struktur, atau konsultan teknis bangunan, karena
biaya tidak mencukupi.
Matriks Batasan Kaiian
ludul:
Kajian Pemanfaatan Rooftop Pasar Caruban Baru sebagai Food Court dan Area Rekreasi dalam
Ro ka Peni katan Ku u n Posar
(r/ (t
Aspek Cakupan Dilakukan) Tidak Cakupan Tidak Dilakukan)
y' I
Lokasi Fokus hanya pada Pasar Caruban Baru, Benchmarking ke kota lain atau
Kaiian khususnya rooftop lantai 3. kaiian pasar lain secara mendalam
f
Analisis teknis rinci (struktur
y'
Analisis Sosial, Ekonomi, dan Lingkungan
ls gunan, DED, RAB detail, desain
dengan pendekatan kualitatif & semi-kuanL
rsitektur 3D
y' t
ldentifikasi potensi dampak & peluang Studi kelayakan finansial lengkap
pemanfaatan. (NPV, IRR, B/C ratio).
y' I
Survei terbatas pada pedagang & pengunjung Survei besar ke seluruh pasar di
Data
Pasar Caruban Baru. Kabupaten Madiun.
y' I
Data sekunder dari BPS, Dinas Perdagangan, Pengumpulan data primer skala besar
literatur resmi. tau observasi lintas w h
I
Produk berupa DED (Detail
y'
Output Dokumen kajian naratif (J30-50 halaman). Engineering Design) atau RAB
konstruksi rinci.
y'
Visualisasi sederhana: sketsa f
Desain teknis 3D profesional.
konseptual/ilustrasi 2D.
y' f
Tabel analisis dan matriks dampak ftriple laporan simulasi keuangan kompleks
bottom line: sosial-ekonomi-lin n u model investasi rinci.
I
Konsultan arsitektur, insinyur
y'
Tenaga Ahli perencanaan/kebiiakan publik, analis
r, dan tenaga ahli teknis
Ahti ekonomi, fasilitator UMKM.
angunan spesialis.
Analisis yang Digunakan & Data Pendukungnya
Data Pendukung yang
Analisis Tuiuan
fenis
Digunakan
- Survei singkat pedagang &
pengunjung Pasar Caruban Baru
(20-30 responden sampling).
- Data iumlah pedagang & kios dari
Menilai perubahan pola interaksi,
Dinas Perdagangan Kab. Madiun.
penerimaan masyarakat, peluang
Analisis Sosial - Data kependudukan sekitar pasar
komunitas, dan potensi konflik pedagang
dari BPS (Kabupaten Madiun
lama dengan tenant baru.
dalam Angka, Kecamatan dalam
Angka).
- Literatur tentang peran pasar
rakyat sebagai ruang sosial.
- Data retribusi pasar, iumlah kios,
omzet rata-rata pedagang dari
Dinas Perdaga[gan.
- Data UMKM kuliner dari Dinas
Mengkaii potensi peningkatan omzet
Koperasi & UMKM.
Analisis Ekonomi pedagang, potensi PAD, pemberdayaan
Data PAD sektor perdagangan
UMKM, serta efek ekonomi ikutan.
ari BPS & laporan keuangan
daerah.
- Studi literatur tentang multiplier
sektor kuliner asar
- Data timbulan sampah rumah
ngga & pasar dari DLH
paten Madiun
(kg/ orang/hari)
.
Mengidentifikasi potensi dampak Data penggunaan energi listrik
lingkungan rooftop kebisingan, dan air pasar dari UPTD Pengelola
fsampah,
Lingkungan
polusi, urban heat) serta peluang asar.
penerapan konsep green rooftop. Literatur dampak food court
rhadap lingkungan perkotaan
(sumber akademik, KLHKJ.
- Best practice konsep green
roofto & eco-market.
- Data hasil analisis sosial,
Mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, konomi, dan lingkungan.
Analisis SWOT peluang dan ancaman pengembangan - Dokumen kebiiakan (RPf MD,
rooftop Pasar Caruban Baru. Renstra Dinas Perdagangan, Perda
Pasar RakyatJ.
- Ringkasan hasil analisis sosial,
Analisis Triple
Menyaiikan keseimbangan antara konomi, dan lingkungan.
Bottom Line (Sosial-
manfaat dan risiko dari pengembangan - Literatur best practice
Ekonomi-
rooftop. pengembangan pasar berbasis
Lingkungan)
komunitas.
- Data dari hasil analisis SWOT &
Mahiks Strategi / Merumuskan opsi strategi pengelolaan TBL.
Alternatif rooftop (model tenant skema sewa, even - Studi literatur tentang
Pengelolaan omunitas, promosiJ pengelolaan food court & ruang
publik di perkotaan.