| 0836858969711000 | - | |
| 0029780624711000 | - | |
| 0720488717711000 | - | |
| 0810605816711000 | - | |
PT Rindang Bumi Nusantara | 0754699338711000 | - |
| 0752488437711000 | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
KONTRAKTOR PEMBANGUNAN GEDUNG KANTOR
PENGADILAN AGAMA SENDAWAR
Adapun Lingkup Tugas yang harus dilaksanakan oleh Penyedia Pekerjaan
Konstruksi adalah berpedoman pada ketentuan yang berlaku, khususnya Pedoman
Teknis Pembangunan Bangunan Gedung Negara, Peraturan Menteri Pekerjaan Umum
dan Perumahan Rakyat Nomor: 22/PRT/M/2018 Tanggal 15 Oktober 2018 tentang
Pembangunan Bangunan Gedung Negara.
Secara umum kegiatan pelaksanaan pekerjaan konstruksi Pembangunan
Gedung Kantor Pengadilan Agama Sendawar adalah sebagai berikut:
1) Pekerjaan Persiapan;
2) Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK);
3) Pekerjaan Struktur;
4) Pekerjaan Arsitektur;
5) Pekerjaan Sarana Lingkungan;
6) Pekerjaan Standar MEP;
7) Pekerjaan Non Standar.
Kemudian selain itu perihal Pelaksana atau Kontraktor tertuang dalam
UU No. 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi. Adapun penyedia jasa adalah
pemberi layanan Jasa Konstruksi
Penyedia jasa mesti mampu menyelenggarakan kegiatannya untuk
mewujudkan suatu hasil perencanaan bentuk bangunan atau bentuk fisik
lainnya. Pelaksana adalah suatu badan hukum atau penawar yang mempunyai
klasifikasi dan keahlian dalam pelaksanaan yang telah ditunjuk oleh pemilik
atau pemimpin proyek.
Adapun uraian singkat pekerjaan pelaksana proyek/kontraktor adalah
sebagai berikut:
1. Melakukan Survei
Tugas pelaksana proyek yang pertama adalah melakukan survei pasar
mengenai potensi daya beli terhadap proyek pembangunan yang hendak
dikerjakan. Hal ini mempertegas pentingnya pelaksana proyek dalam
kelancaran pengerjaan karena mesti mengetahui survei pasar supaya bisa
menentukan segmentasi yang dibidik.
2. Mempersiapkan Dokumen
Pentingnya mempersiapkan kelengkapan dokumen mesti diurus
pelaksana proyek guna memastikan legalisasi perjanjian kerja sama
dengan sejumlah pihak.
Umumnya, bantuan dan koordinasi dengan notaris atau PPAT yang telah
ditunjuk sangat dibutuhkan agar dokumen yang diperlukan benar-benar
tersedia.
3. Melakukan Sosialisasi Proyek
Dikarenakan berhubungan dengan lingkungan sekitar, maka sosialisasi
proyek harus dilakukan.
Pasalnya, hal ini berkaitan dengan persetujuan warga yang mungkin
saja merasa terganggu dengan adanya proyek yang dibuat.
Apabila dirasa ada kebutuhan untuk memberikan kompensasi kepada
warga, direktur operasional perlu turun tangan sehingga tidak ada
masalah di kemudian hari.
4. Fasilitas untuk Pelaksanaan Pekerjaan
Mempersiapkan fasilitas dan pengadaan material yang dibutuhkan
selama pekerjaan juga menjadi tugas dari pelaksana proyek.
Ada baiknya persiapan ini juga meliputi spesifikasi material yang
dibutuhkan.
5. Membuat Desain Spesifikasi Teknis dan Rencana Kerja
Salah satu tugas pelaksana lapangan adalah membuat gambar atau desain
kerja. Sebagai pelaksana proyek, kamu dapat berkonsultasi dengan
seorang insinyur terkait spesifikasi teknis dan metode kerja.
6. Menyusun Jadwal Pekerjaan
Seorang pelaksana lapangan mesti membuat jadwal pekerjaan dengan
baik supaya pelaksanaan pekerjaan tidak mengalami hambatan.
7. Menjaga Keselamatan Kerja
Tak hanya itu, pelaksana proyek juga mesti menyiapkan program
keselamatan, kebersihan dan keselamatan kerja di dalam suatu
lingkungan proyek.
8. Melakukan Pemeliharaan
Selama masa kontrak, pemeliharaan konstruksi perlu dilakukan oleh
seorang pelaksana proyek sebagai salah satu tanggung jawab, Adapun
masa pemeliharan tersebut selama 180 (seratus delapan puluh) hari
setelah dilakukannya serah terima pekerjaan pertama.