| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0022036545429000 | Rp 1,010,697,530 | 53.33 | 93.33 | - | |
| 0024460586424000 | Rp 1,045,829,513 | 55.58 | 95.58 | - | |
| 0019777937016000 | Rp 1,152,698,401 | 47.9 | 87.9 | - | |
| 0669612608424000 | - | - | - | Nilai Skor Kualifikasi dibawah ambang Batas. | |
| 0014643134542000 | - | - | - | Nilai Skor Kualifikasi dibawah ambang Batas. | |
| 0016779563428000 | - | - | - | Penyedia tidak hadir saat pembuktian kualifikasi | |
| 0665060042424000 | - | - | - | Penyedia tidak hadir saat pembuktian kualifikasi | |
| 0951978683643000 | - | - | - | Nilai Skor Kualifikasi dibawah ambang Batas. | |
| 0022034789429000 | - | - | - | - | |
| 0211503628013000 | - | - | - | - | |
CV Solusi Inti Pembangunan | 08*2**3****06**0 | - | - | - | - |
| 0020653564429000 | - | - | - | - | |
| 0964317960429000 | - | - | - | - | |
| 0015881097821000 | - | - | - | - |
DOKUMEN PENGADAAN
JASA KONSULTANSI
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
Pekerjaan :
Jasa Konsultansi Perencanaan Pembangunan Gedung
Kantor Pengadilan Negeri Banjar Kelas II
SUMBER DANA APBN
TAHUN ANGGARAN 2023
PENGADILAN NEGERI BANJAR KELAS II
KOTA BANJAR
JASA KONSULTANSI PERENCANAAN
PEMBANGUNAN GEDUNG PENGADILAN NEGERI BANJAR KELAS II
Perencanaan di awal proyek yang matang dan dilakukan secara profesional akan menghasilkan sebuah
pedoman & rencana pelaksanaan proyek konstruksi yang baik, yang nantinya akan turut menentukan
kesuksesan sebuah proyek.
Disinilah dibutuhkannya konsultan perancangan yang profesional sehingga keberhasilan pengerjaan
dalam suatu proyek bisa dicapai.
Konsultan perancangan pada paket pekerjaan Pembangunan Gedung Kantor Pengadilan Negeri
Banjar, bertugas menghasilkan detail perancangan bangunan, misalnya dihasilkannya gambar kontrak
yang jelas tanpa adanya pertentangan perbedaan antar gambar rencana dengan kondisi dilapangan,
spesifikasi bangunan dijelaskan dengan detail agar tidak terjadi hambatan dalam pemilihan material
saat pekerjaan pembangunan berlangsung.
Selain itu, konsultan perancangan memiliki tugas untuk merancang struktur, mekanikal elektrikal,
arsitektur, landscape, rencana anggaran biaya (RAB) serta dokumen-dokumen pelengkap lainnya
terkait dengan proyek yang akan dikerjakan.
Konsultan perancangan mendapatkan proyek melalui proses seleksi yang diadakan Kelompok Kerja /
Panitia lelang pekerjaan konstruksi.
Berikut ini untuk lebih jelasnya mengenai tugas dan wewenang konsultan perancangan
dalam pelaksanaan proyek konstruksi.
Tugas dan Wewenang Konsultan Perancangan
Tugas Konsultan perancangan
Mengadakan penyesuaian keadaan lapangan dengan keinginan pemilik proyek.
Membuat gambar kerja pelaksanaan. Membuat Rencana kerja dan syarat –
syarat pelaksanaan bangunan (RKS) sebagai pedoman pelaksanaan.
Membuat rencana anggaran biaya (RAB).
Memproyeksikan gagasan atau ide-ide kreatif pemilik proyek ke dalam desain bangunan.
Melakukan perubahan desain apabila terjadi penyimpangan pelaksanaan pekerjaan di lapangan
yang tidak memungkinkan untuk dilaksanakan sesuai dengan kontrak yang telah dibuat.
Mempertanggungjawabkan desain dan perhitungan struktur bangunan jika terjadi kegagalan
konstruksi.
Mengurus perizinan mendirikan bangunan (IMB).
Dari uraian di atas, tugas konsultan perancangan lebih untuk memastikan atau mengawal klien pada
tahap awal proyek (tahap perencanaan dan perancangan) untuk mempersiapkan tahap selanjutnya.
Pada saat tiba jadwal pelaksanaan konstruksi (pelaksanaan pembangunan fisik), proses
pelaksanaannya diserahkan kepada konsultan pengawas. Konsultan pengawas ini sendiri adalah
orang/instansi yang menjadi wakil pemilik proyek di lapangan.
Wewenang Konsultan Perencanaan
Mempertahankan desain (konsep perancangan) dalam hal adanya pihak – pihak pelaksana
bangunan yang melaksanakan pekerjaan tidak sesuai dengan rencana.
Menentukan warna, spesifikasi dan jenis material yang akan digunakan dalam pelaksanaan
pekerjaan konstruksi.
Mengumpulkan data dan informasi dari lapangan, membuat interpretasi secara garis besar
terhadap KAK, konsultasi kepada pihak pemerintah setempat terkait regulasi daerah, membuat
program perencanaan serta gagasan terhadap program yang dicanangkan.
Untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan, sebaiknya konsultan perancangan membuat jadwal
pertemuan rutin dengan pihak-pihak terkait seperti kontraktor dan pemilik proyek. Pertemuan tersebut
tentunya untuk membahas hal-hal yang perlu mendapat perhatian khusus misalnya tahap pembuatan
gambar shop drawing atau saat aproval material sebagai pedoman pelaksanaan proyek.