| 0024018434942000 | Rp 475,436,512 | |
| 0017874314942000 | - | |
CV Berlima | 06*0**5****42**0 | - |
Berkah Sejahtera Mandiri | 0029711330101000 | - |
| 0530662162955000 | - | |
| 0837444744942000 | - | |
| 0836662130942000 | - | |
| 0531285179943000 | - | |
| 0410493928942000 | - | |
| 0420690596942000 | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
PembangunanTalud Penahan Ombak Desa Fida Kecamatan Gane Timur
Badan Penganggulan Bencana Daerah
PEMERINTAH PROVINSI MALUKU UTARA
Jl. Raya 40 Balbar-Sofifi
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
Pekerjaan
Pembangunan Talud Penahan Ombak Desa Fida Kec. Gane Timur Kab. Halmahera
Selatan
Lokasi
Desa Fida Kec. Gane Timur Kab. Halmahera Selatan
Tahun 2023
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
PembangunanTalud Penahan Ombak Desa Fida Kecamatan Gane Timur
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
PEMBANGUNAN TALUD PENAHAN OMBAK DESA FIDA KEC. GANE TIMUR KAB. HALMAHERA SELATAN
PASAL 1
PEKERJAAN PERSIAPAN
Pekerjaan persiapan merupakan bagian dari pokok pekerjaan yang tercantum dalam BOQ/Kontrak Kerja Pelaksanaan dan
mempunyai bobot prestasi pekerjaan.
Pekerjaan persiapan ini dilaksanakan setelah aktifitas PCM pada masa awal Pra-Konstruksi, yang meliputi kegiatan-
kegiatan sebagai berikut :
1.1 Pembersihan Awal dengan Alat Berat
Pembersiahan Lokasi dengan alat berat dapat memudahkan pekerjaannya sehingga hasil yang diharapkan dapat
tercapai dengan lebih mudah dengan waktu yang relatif lebih singkat. Penggunaan alat berat ini yang akan di gunakan
oleh kontraktor pada pekerjaan seacara administrasi dilakukan penyewaan atau sebgai hak milik. Alat berat ini dapat
mengangkut sisa tumpukan pembuangan sampah pada aera lokasi, untuk mengurug tanah/timbunan pasir sehingga
dapat menetukan level permukaan dan digunakan pada galiantanah pondasi maupun galian saluran
Gambar Ilustrasi pembersihan lokasi
1.2 Mobilisasi dan Demobilisasi Alat Berat
Mobilisasi juga meliputi demobilisasi dari tempat kerja oleh kontraktor pada akhir kontrak, kontraktor akan
menyerahkan program mobilisasi kepada konsultan pengawas untuk diperiksa dan kemudian diajukan ke pemimpin
proyek untuk disetujui dan akan dinyatakan (persetujuannya) sebelum tanggal permulaan berlakunya Kontrak.
Gambar Ilustrasi pembersihan lokasi
1.3 Papan Nama Proyek
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
PembangunanTalud Penahan Ombak Desa Fida Kecamatan Gane Timur
Papan Nama Proyek dibuat dan dipasang di area proyek yang mudah terlihat dengan ukuran yang cukup dan terbuat
dari material yang tahan terhadap gangguan cuaca dan gangguan lain minimal selama masa pelaksanaan proyek.
Konstruksi Papan Nama Proyek dibuat dengan material Kayu 5 x 5. Tiang Papan Nama Proyek ditanam sedalam 50
Cm. Papan Nama Proyek dibuat dengan Cetakan baliho ukuran 80 x 100 Cm.
Papan Nama Proyek berisi informasi pokok tentang proyek yang akan dilaksanakan yaitu meliputi : Nama Kegiatan,
Nama Dinas Pemilik Pekerjaan, Nama Kontraktor Pelaksana, Nilai Proyek, No. dan tanggal kontrak/SPMK, Jangka
Waktu Pelaksanaan Proyek serta Jangka Waktu Pemeliharaan.
Gambar Ilustrasi Papan Nama Proyek
1.4 Pengukuran & Pemasangan Bowplank.
Semua pengukuran harus dilakukan dengan teliti/cermat menurut gambar kerja dan petunjuk Direksi
Lapangan/Pengawas Teknik dan diadakan pengecekan setiap akan maupun setelah diadakan kegiatan.
1. Tiang bouwplank terbuat dari kayu kelas I/II yang dipancang tegak dan kokoh agar tidak terjadi perubahan ukuran
2. Papan bangunan dari kayu klas II, ukuran tebal 2 cm.Papan bangunan boleh dibongkar sesudah selesai pekerjaan
3. Pengukuran dan pemasangan papan bouwplank harus bersama-sama dengan konsultan pengawas/direksi dan
tim teknis liannya.
4. Peralatan yang digunakan harus lengkap dan standard dalam pengambilan pengukuran panjang/lebar maupun
level. Dilaksanakan oleh tukang yang berpengalaman bersama dengan direksi/tim teknis dan konsultan pengawas.
Konsultan pengawas/direksi dapat membatalkan pengukuran dan pemasangan bouwplank jika dianggap tukang /
kepala tukang tidak berkompeten dalam pemasangan dan pengukuran bouwplank, dan kontraktor harus
menyediakan tenaga yang berkompeten dan melaksanakan pengukuran dan pemasangan ulang.
5. Ukuran Penduga. Ukuran penduga adalah indek ukuran yang merupakan patokan pengambilan ukuran untuk
ketinggian maupun kedalaman. Patok ukuran Penduga berupa balok sepanjang 200 cm berpenampang 5 x 10
cm yang semua sisinya diketam rata, sebanyak 2 tiang yang dihubungkan dengan papan kelas I ukuran minimal
3 x 20 cm yang diketam halus dan digambar garis dan ditulis angka positioning.
6. Ukuran pokok penduga ini menyatakan peil (± 0.00) adalah tinggi lantai dasar bangunan yang direncanakan
dan as bangunan. Pemasangan dan pengukuran ditentukan oleh direksi, tim teknis dan konsultan pengawas
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
PembangunanTalud Penahan Ombak Desa Fida Kecamatan Gane Timur
4
nahutubek
nakiauseyneM
001
menyesuaikan kondisi lapangan dari permukaan tanah yang telah matang/disesuaikan dengan gambar kerja.
Selanjutnya semua ketinggian dan kedalaman dalam gambar diambil dari tinggi peil ± 0.00 ini
7. Sebelum memulai pekerjaan pemasangan bouwplank, pemborong harus yakin bahwa semua permukaan tanah
baik kenyataan maupun garis transisi dengan gambar kerja adalah betul
8. Jika merasa tidak puas dengan ketelitian permukaan tanah, pemborong harus melaporkan secara tertulis kepada
tim teknis dan pengawas lapangan yang selanjutnya akan dipertimbangkan dan diselesaikan bersama.
150
100
Papan 3 x 20 cm
Kelas I
± 0.00
As Bangunan
Kayu 5 x 10 cm
Kelas I
Gambar Ilustrasi Pengukuran & Pemasangan Bowplank
1.5 Pembuatan Gudang Bahan.
CGudang bahan Metraial dipersiapkan di dalam lokasi pekerjaan yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan material
Cserta peralatan kerja selama proyek dilaksanakan. Gudang Kerja ini harus terlindung dari gangguan hujan, panas
serta mempunyai perlengkapan pengaman. Warehouse dan Gudang Kerja dibuat sedemikian rupa dan terbagi-bagi
menjadi beberapa ruangan yang berfungsi sebagai tempat penjaga dan beberapa ruang yang memisahkan antara
material dengan peralatan.
Gudang Kerja dibuat dengan ukuran minimal 3 x 5 M, memiliki 1 akses pintu, mempunyai aksesibilitas yang baik
terhadap angkutan pengangkut material serta dilengkapi dengan dokumen-dokumen logistik yang diperlukan.
Gambar Ilustrasi Papan Nama Proyek
1.6 Administrasi & dokumentasi.
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
PembangunanTalud Penahan Ombak Desa Fida Kecamatan Gane Timur
1. Penyedia jasa diharuskan membuat Laporan Harian yang kemudian akan diperiksa dan ditandantangani oleh
Konsultan Pengawas dan direksi yang sekurang-kurangnya memuat :
a. Jumlah tenaga kerja menurut jenis dan jabatannya
b. Jumlah dan jenis bahan yang diterima
c. Pekerjaan yang dilaksanakan dengan keterangan terperinci
d. Pengunjung/tamu
e. Cuaca dan lama kejadian
f. Kejadian istimewa
2. Penyedia jasa diharuskan membuat Laporan Mingguan yang merupakan ringkasan dari laporan harian dan
kemajuan pekerjaan pada akhir setiap minggu. Dilengkapi dengan kurfa S dan photo menggunakan aplikasi
android time stamp camera dokumentasi pekerjaan beserta semua administrasi pekerjaan.
3. Setiap minggu di adakan pertemuan koordinasi pelaksanaan pekerjaan yang harus dihadiri oleh, site manager
kontraktor, konsultan pengawas, direksi pekerjaan atau tim teknis, serta PPK. Pembahasan yang dilakukan adalah
mengenai laporan mingguan kontraktor dan rencana kerja minggu ke depannya. Rapat koordinasi mingguan ini
dilaksanakan di lapangan atau lokasi pekerjaan atau direksi keet.
4. Setiap akhir bulan di adakan pertemuan atau rapat bulanan untuk mengevaluasi pekerjaan secara menyeluruh
tiap bulannya. Dalam rapat ini diadakan evaluasi hasil pekerjaan, deviasi pekerjaan dan rencana untuk
menerbitkan sertifikat bulanan (MC) yang dapat digunakan sebagai dasar pencairan hasil pekerjaan atau bahkan
evaluasi jika terjadi keterlambatan.
5. Diakhir pekerjaan kontraktor harus menyediakan laporan dalam bentuk terjilid rapi sebanyak minimal 3 eksemplar
berupa laporan :
a. Semua kumpulan laporan mingguan
b. Back up data yang berisi hasil opname pengukuran dan perhitungan – perhitungan volume pekerjaan di
bandingkan dengan kewajiban volume dalam kontrak.
c. Gambar – gambar photo dokumentasi pekerjaan dan photo hasil akhir pekerjaan.
d. Semua dokumen di atas harus sudah di berikan dan disetujui sebelum di adakan serah terima pertama
pekerjaan (Provisional Hand Over / PHO).
1.7 Biaya SMKK
Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi yang selanjutnya disingkat SMKK adalah bagian dari sistem manajemen
pelaksanaan pekerjaan konstruksi untuk menjamin terwujudnya Keselamatan Konstruksi tertuang Peraturan
Pemerintah Nomor 14 Tahun 2021 yang tertuang dalam Pasal 84I ayat (1) menyatakan bahwa setiap pengguna Jasa
dan Penyedia Jasa dalam penyelenggaraan Jasa Konstruksi harus menerapkan SMKK syarat penerapan keselamatan
kerja di tempat kerja di antaranya sebagai berikut :
1. Mencegah & mengurangi kecelakaan kerja.
2. Mencegah & mengurangi bahaya peledakan.
3. Memberi P3K Kecelakaan Kerja.
4. Memberi APD (Alat Pelindung Diri) pada tenaga kerja.
6. Mencegah dan mengendalikan Penyakit Akibat Kerja (PAK) dan keracunan.
7. Suhu dan kelembaban udara yang baik.
8. Memelihara kebersihan, kesehatan & ketertiban.
9. Keserasian tenaga kerja, peralatan, lingkungan, cara& proses kerja.
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
PembangunanTalud Penahan Ombak Desa Fida Kecamatan Gane Timur
10. Mengamankan & memperlancar pengangkutan manusia, binatang, tanaman & barang.
11. Mengamankan & memelihara segala jenis bangunan.
12. Memberikan Jaminan Asuransi pada pekerja proyek yang memyebebkan cedera pada pihak ke tiga
13. Mengamankan & memperlancar bongkar muat, perlakuan & penyimpanan barang
14. Menyesuaikan & menyempurnakan keselamatan pekerjaan yang resikonya bertambah tinggi.
Selain isi Kotak P3K terdapat pula Alat-Alat Keselamatan Kerja Konstruksi antara lain:
- Safety Helmet.
- Sepatu
- Sarung Tangan.
- Rompi
- Masker
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
PembangunanTalud Penahan Ombak Desa Fida Kecamatan Gane Timur
PASAL 2
PEKERJAAN STRUKTUR TALUD DAN SALURAN
2.1 Galian Tanah Pondasi
Untuk pekerjaan galian tanah pondasi talud pada aera lumpur digunakan dengan alat berat jenis excavator di laksanakan
pada pekerjaan galian untuk Normalisasi badan sungai dengan metode kerja sebagai berikut :
Galian tanah Lumpur/pasir adalah pekerjaan galian dengan material hasil galian berupa tanah lumpur berpasir pada
umumnya, yang dengan mudah dapat dilaksanakan dengan mengunakan alat berat berupa Excavator.Seluruh galian
dikerjakan sesuai dengan garis-garis dan bidang bidang yang ditunjukkan dalam gambar atau sesuai dengan yang
ditunjukkan dalam gambar kerja atau sesuai dengan yang diarahkan / ditunjukkan oleh Direksi. Galian tanah lumpur pasir
dimaksudkan untuk daerah yang bahan hasil galiannya terdiri dari tanah lumpur, pasir dan kerikil.Bila ada galian yang perlu
disempurnakan seharusnya diinformasikan ke Direksi untuk ditinjau.
Tidak ada galian yang langsung / ditutupi dengan tanah / beton tanpa diperiksa terlebih dahulu oleh Direksi, Kemiringan
yang rusak atau berubah, karena kesalahan pelaksanaan harus diperbaiki. Apabila pada saat pelaksanaan penggalian
terdapat batu-batu besar dengan diameter lebih besar dari 1.00 m yang tidak dapat disingkirkan dengan alat excavator,
pelaksana pekerjaan harus selalu ada di lapangan untuk mengarahkan operator excavator dalam bekerja.
Gambar Ilustrasi Galian Tanah Pondasi
2.2 Pas. Batu Kosong
• Pasangan batu kosong dibuat dari batu kali/gunung dengan mengggunkan pasir urug diselah-selahnya supaya bisa
mengikat pasangan batu kosong tersebut.
• Tebal pasangan akan disesuaikan dengan gambar kerja
• Pekerjaan pasangan batu kosong dimulai setelah seluruh galian diperiksa dan disetujui oleh pengawas lapangan /Direksi
Gambar Ilustrasi Pas. Batu Kosong
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
PembangunanTalud Penahan Ombak Desa Fida Kecamatan Gane Timur
2.3 Pas. Pondasi Talud 1 : 3
• Pondasi dibuat dari pas. batu kali dengan adukan 1 : 3
• Batu yang dipergukan adalah batu dengan kualitas yang bermutu tinggi, kuat dan bersih
• Jika pemasangan pondasi terpaksa dihentikan maka penghentiannya akan dibuat bergerigi, agara penyambungannya
akan menjadi ikatan yang kokoh.
• Bentuk dan ukuran pondasi sesuai dengan yang tercantum pada gambar rencana atau petunjuk Direksi.
Gambar Ilustrasi Pas. Pondasi Talud 1 : 3
2.4 Plesteran Dinding 1 : 3
• Pasir yang dipakai harus kasar. tajam, bersih dan bebas dari tanah liat, lumpur atau campuran-campuran lain
• Portland cement yang dipakai harus baru, tidak ada bagian-bagian yang membantu dan dalam zak yang tertutup seperti
yang disyaratkan. Hanya sebuah merk dari satu jenis semen yang boleh dipakai dalam pekerjaan
• Air harus bersih dan bebas dari bahan-bahan yang merusak seperti, minyak, asam, dan unsur organik kecuali
ditunjukkan lain, Pemborong harus menyediakan air kerja atas biaya sendiri
• Perbandingan adukan dan pengetesannya dapat dilaksanakan dalam waktu 1 minggu dan tidak ada penambahan
waktu lagi untuk itu.Plester/adukan dengan campuran 1 pc : 3 ps digunakan pada daerah-daerah seluruh dinding
Pondasi seperti ditunjukkan dalam gambar
• Pergunakan peralatan yaug memadai. Bersihkan semua permukaani yang akan diplester dari bahan-bahan yang
akan merusak plesteran dan disiram air hingga jenuh. Pekerjaan plesteran harus rata sesuai perintah Direksi atau
Pengawas, dengan tebal plesteran, kecuali bila dinyatakan lain adalah 20 mm.
Gambar Ilustrasi Plesteran Dinding 1 : 3
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
PembangunanTalud Penahan Ombak Desa Fida Kecamatan Gane Timur
2.5 Timbunan Tanah Penahan Talud
Untuk mendapatkan hasil Pekerjaan Timbunan dari sumber galian yang baik yang memenuhi syarat standar mutu sebagai
berikut :
• Permukaan bidang timbunan dipadatkan terlebih dahulu dengan nilai kepadatan yang sudah ditentukan (sesuai
spesifikasi).
• Bahan Timbunan (hasil galian) memenuhi syarat (misalnya bebas dari material organis kotoran, akar, rumput top soil).
• Bahan Timbunan yang dipergunakan telah disetujui Pengawas/ DireksiTeknis.
Gambar Ilustrasi Plesteran Dinding 1 : 3
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
PembangunanTalud Penahan Ombak Desa Fida Kecamatan Gane Timur
PASAL 3
PEKERJAAN PLAT DEKER
3.1 Plat Beton K 250
• Ketebalan Plat Beton digunakan adalah tebal 12 cm.
• Beton harus dibuat dari campuran semen, agregat, dan air dalam suatu perbandingan tepat dipakai kekuatan tekan
plat beton .Untuk Plat dipergunakan beton dengan kekuatan tekan karakteristik K-250.Water Cement Ratio maximum
0,52 dalam berat.
• Adukan beton tidak boleh dituang bila waktu sejak dicampurnya air pada semen dan agregat telah melampaui 1 jam
dan waktu ini dapat berkurang lagi jika Direksi/Konsultan Pengawas menganggap perlu berdasarkan kondisi tertentu
• Beton harus dicor sedemikian rupa sehingga menghindarkan terjadinya. pemisahan material (segregation) dan
perubahan letak tulangan.
• Semua pengecoran bagian dasar konstruksi beton yang menyentuh tanah harus diberi lantai dasar setebal 5 cm agar
menjamin duduknya tulangan dengan baik dan penyerapan air semen oleh tanah.
• Kontraktor harus bertanggung jawab untuk menyediakan peralatan untuk mengangkut dan menuang beton dengan
kekentalan secukupnya agar didapat beton yang padat tanpa menggetarkan secara berlebihan.
• Sebelum beton dituang, konstruksi cetakan harus diteliti untuk memastikan bahwa cetakan benar dalam letak, kokoh,
rapat, tidak terjadi penurunan dan pengembangan pada saat beton dituang serta bersih dari segala benda yang tidak
diinginkan dan kotoran kotoran. Permukaan cetakan harus diberi minyak yang biasa diperdagangkan (form oil) untuk
mencegah lekatnya beton pada cetakan.
• Bekisting/acuan harus direncanakan sedemikian rupa, sehingga, tidak ada perubahan bentuk dan cukup kuat
menampung beban-beban sementara maupun tetap. Semua acuan harus diberi penguat datar silang sehingga
kemungkinan bergeraknya acuan selama pelaksanaan pekerjaan dapat dihindarkan, juga harus cukup rapat untuk
mencegah kebocoran bagian cairan dari adukan beton (mortar leakage).
• Semua begesting harus dibersihkan sebelum dipergunakan kembali. Pekerjaan harus sedemikian rupa sehingga tidak
akan terjadi kemungkinan adanya beton yang keropos dan lain-lain kerusakan beton.
Gambar Ilustrasi Galian Tanah Pondasi
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
PembangunanTalud Penahan Ombak Desa Fida Kecamatan Gane Timur
3.2 Pembesian
• Tulang plat harus dibungkus lapisan beton setebal minimal 4 cm
• Besi beton yang digunakan untuk proyek ini mutu dan diameter (spesifikasi) diubah sesuaikan dengan gambar kerja
dan RKS.
• Potong dan bentuk besi beton dengan ukuran sesuai gambar kerja.
• Jarak Pembesian Dasar disusun bentuk anyaman dengan jarak 20 cm. dengan diameter 12.dan susunan besi ke dua
dibuat dengan jarak 10 cm dengan diameter 10
• Untuk memanjang dan melintang di buat tekuk besi agar dapat mengikat struktur keliling
• Besi beton yang telah difabrikasi diberi tanda sesuai dengan penempatannya, supaya tidak
membingungkan/membuang waktu untuk ketika akan dipasang
• Untuk pemasangan pembesian plat dapat meminta petunjuk dari Direksi atau Konsultan Pengawas.
Gambar Ilustrasi Galian Tanah Pondasi
3.3 Pekerjaan Bekesting
Pada umumnya struktur pelat lantai dan balok menjadi satu kesatuan yang monolit, sehingga Bekisting/Cetakan Balok dan
pelat lantai juga harus menjadi satu kesatuan.
• Bekisting dan perancah dibuat dari kayu dengan sambungan kedap terhadap adukan dan cukup kokoh untuk
mempertahankan posisi yang diperlukan selama pengecoran, pemadatan dan perawatan.
• Bekisting dan perancah harus dibangun sedemikian rupa sehingga dapat dibongkar tanpa merusak beton.
• Permukaan cetakan beton yang berhubungan dengan beton harus bebas dari
• sampah, paku, alur-alur, belahan, atau cacat-cacat lainnya. Mengisi celah-celah sambungan cetakan beton harus
berhati-hati dan dilaksanakan sedemikian rupa agar sanggup mengembang dibawah pengaruh kelembaban beton
tanpa menimbulkan perobahan bentuk cetakan, celah-celah harus diisi secukupnya untuk mencegah hilangnya air
semen.
Gambar Ilustrasi Galian Tanah Pondasi
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
PembangunanTalud Penahan Ombak Desa Fida Kecamatan Gane Timur
3.4 Rabat Beton Saluran 1 : 2 : 3
Rabat beton merupakan komposisi bahan campuran yang terdiri dari perbandingan campuran agregat semen, pasir, kerikil
dan air sehingga menghasilkan mutu yang disebut dengan “mutu beton”.
1. Untuk membuat campuran rabat beton umumnya diperlukan bahan semen 1, bahan pasir 2, kerikil 3, dan air sebanyak
0,5 porsi sehingga total 6,5 porsi.
2. Bahan dasar beton yang telah dikalibrasi sebelumnya dicampurkan pada mixer.
3. Jika sudah tercampur, basahi dan padatkan dulu permukaan level di bawahnya baru pindahkan dan pasang di lokasi
pembetonan yang telah ditetapkan.
4. Seluruh proses pelaksanaanya sebaiknya dilkordinasi atau diminta petunjuk oleh konsultan pengawas atau Direksi
agar rabat beton dapat terpasang dengan sempurna dan tidak mudah rusak.
Gambar Ilustrasi Galian Tanah Pondasi
P E NU TU P
1. Hal-hal yang belum diatur dalam Rencana Kerja dan Syarat-syrat (RKS) ini, ini akan diatur dan Surat Perjanjian
Peborongan Pekerjaan(Kontrak).
2. Semua batasan (devinisi) dan ketentuan-ketentuan dalam RKS ini berlaku pula untuk kontrak.
3. RKS ini merupakan dokumen lelang yang tidak terpisahkan dengan Surat Perjanjian Pekerjaan (Kontrak).| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 16 March 2020 | Pembangunan Asrama Sko | Provinsi Maluku Utara | Rp 4,230,712,000 |
| 3 March 2025 | Pembangunan Gedung Pusat Layanan Haji Umrah Terpadu (Plhut) Kab. Halmahera Selatan | Kementerian Agama | Rp 3,983,819,000 |
| 24 June 2025 | Pembangunan Gedung Ruang Kelas Ma Tipe 1 Pada Man 1 Halmahera Tengah (Kontrak Bersyarat) | Kementerian Agama | Rp 3,738,176,000 |
| 20 March 2022 | Pembangunan Kennel K9 Polda Maluku Utara | Provinsi Maluku Utara | Rp 2,885,120,000 |
| 26 September 2024 | Pembangunan Rumah Dinas Guru Kec. Weda Timur (14 Unit) | Kab. Halmahera Tengah | Rp 2,870,000,000 |
| 12 May 2022 | Pembangunan Jembatan Wai Panglib | Kab. Kepulauan Sula | Rp 2,300,000,000 |
| 27 July 2016 | Belanja Pembangunan Kantor Camat Weda Timur | Kab. Halmahera Tengah | Rp 2,200,000,000 |
| 7 June 2022 | Pembangunan Show Room Pengembangan Usaha Unkhair | Kab. Halmahera Tengah | Rp 2,000,000,000 |
| 26 December 2020 | Pembangunan Psu Perumahan Asn | Provinsi Maluku Utara | Rp 1,859,800,000 |
| 8 June 2022 | Pembangunan Food Court Area Pasar Weda | Kab. Halmahera Tengah | Rp 1,850,000,000 |