| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0752572453942000 | Rp 7,127,535,601 | - | |
| 0914803697643000 | Rp 7,108,995,910 | 1. Tidak melampirkan Melampirkan Spesifikasi Teknis terdiri dari : - Material yang digunakan - Gambar-gambar 2. Tidak Menyampaikan Jadwal pelaksanaan dalam bentuk kurva S 3. Tidak melampirkan Tenaga dengan Keahlian Yang Dibutuhkan 4. Tidak Menyampaikan formulir tingkat komponen dalam negeri; | |
| 0027158880608000 | - | - | |
| 0028204048647000 | - | - | |
| 0920159142521000 | - | - | |
| 0029392461942000 | - | - | |
PT Prima Top Kencana | 07*6**2****43**0 | - | - |
CV Mandiri Karya | 08*6**2****09**0 | - | - |
| 0733838031406000 | - | - | |
| 0836662130942000 | - | - | |
Dope Supply Indonesia | 09*6**3****02**0 | - | - |
| 0029222445943000 | - | - | |
| 0754902864804000 | - | - | |
UD Aira Fiberglass | 0708949904941000 | - | - |
| 0423232941627000 | - | - | |
| 0313930687404000 | - | - | |
| 0024018434942000 | - | - | |
Anggrek Asri Jaya | 0936298587542000 | - | - |
PT Pabrik Mesin International | 04*6**6****17**0 | - | - |
Samudera Biru Banyuwangi | 08*7**5****27**0 | - | - |
METODE PELAKSANAAN PAKET KAPAL PERIKANAN 20-30GT
DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN PROVINSI MALUKU UTARA TAHUN 2023
METODE PELAKSANAAN PAKET PEKERJAAN PENGADAAN KAPAL
PERIKANAN 20 – 30 GT
DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN PROVINSI MALUKU UTARA
TAHUN 2023
METODE PELAKSANAAN PAKET KAPAL PERIKANAN 20-30GT
DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN PROVINSI MALUKU UTARA TAHUN 2023
TINJAUAN TEKNIS RANCANGAN KAPAL IKAN 25-30GT
1. Ukuran Pokok Kapal
Ukuran Pokok adalah ukuran utama kapal yang yang dipakai untuk penentuan desain
kapal. Selain ukuran pokok juga terdapat beberapa ukuran yang sering dikenal dalam
dunia perkapalan antara lain :
a. LOA (Length Over All)
Adalah panjang keseluruhan kapal secara membujur diukur dari titik paling depan
pada linggi haluan (sterm) sampai titik paling belakang pada buritan kappa(stern)
sejajar lunas kapal.
b. LBP (Length Between Perpendiculars)
Adalah panjang membujur kapal yang diukur dari forward perpendiculars sampai
dengan aft perpendicular diukur sepanjang garis muat pada musim Summer. Aft
perpendicular adalah garis kayalan tegak yang terletak pada rudder stock atau poros
daun kemudi. Forward perpendicular adalah garis kayalan tegak perpotongan
antara linggi haluan kapal dengan garis muat musim Summer.
c. LOWL (Length on the load water line)
Adalah Panjang sepanjang garis air yang diukur dari perpotongan antara linggi
haluan dengan garis air sampai dengan ke titik potong antara garis air dengan linggi
buritan
d. Moulded Breath
Adalah lebar terbesar kapal diukur dari plat kulit kapal bagian dalam sebelah kiri
sampai dengan plat kulit kapal bagian dalam sebelah kanan sejajar lunas kapal
e. Extreme Breath (beam)
Adalah lebar terbesar kapal diukur pada titik paling kiri pada bagian luar kulit kapal
sebelah kiri sampai titik paling kanan pada bgian luar kulit kapal sebelah kanan
sejajar lunas kapal
f. Moulded depth
Adalah jarak tegak yang diukur dari lunas kapal(keel) sampai dengan geladak atas
(Upper deck/main deck) pada bagian tengah tengah kapal.
METODE PELAKSANAAN PAKET KAPAL PERIKANAN 20-30GT
DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN PROVINSI MALUKU UTARA TAHUN 2023
g. Extreme depth
Adalah jarak tegak yang diukur dari titik paling bawah pada lunas kapal (keel) sampai
dengan titik paling atas pada geladak atas (Upper deck/main deck)
h. Draught/Draft
Adalah jarak tegak yang diukur dari titik paling bawah pada lunas kapal (keel) sampai
garis air (water line)
Draft kapal pada bagian depan disebut dengan forward draft, draft kapal pada
bagian belakang disebut dengan aft draft dan draft kapal pada bagian midship
disebut dengan middle/midship draft.
Draft kapal pada saat kapalnya kosong disebut dengan light draft
Draft kapal pada saat kapal memuat maksimal yang diijinkan disebut dengan load
draft
i. Freeboard
Adalah jarak tegak yang diukur dari garis air (water line) sampai dengan garis deck
(deck line)
Sumber : Maritim Word (Literatur Ilmu Bangunan Kapal)
2. Penentuan Ukuran Pokok Kapal Rancangan
Berdasarkan studi literatur yang telah dilakukan dengan menggunakan 2 (dua) kapal
purse seine sebagai pembanding (Bab 3) dapat ditentukan ukuran pokok yang ideal
untuk kapal rancangan ini adalah sebagai berikut :
Panjang Kapal Seluruh (LOA) : 18.00 Meter
Panjang Garis Air (LWL) : 16.12 Meter
Lebar Kapal (BM) : 4.32 Meter
Tinggi Geladak (D) : 1.53 Meter
METODE PELAKSANAAN PAKET KAPAL PERIKANAN 20-30GT
DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN PROVINSI MALUKU UTARA TAHUN 2023
Tinggi Sarat Kapal (d) : 0,65 Meter
Mesin Utama : 185 HP
2.1. Perhitungan GT Kapal
GT Kapal dihitung mengacu pada Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia
Nomor Pm 45 Tahun 2021 Tentang Pengukuran Kapal dengan rumus sebagai berikut :
Tonase Kotor (Gross Tonnage/GT) = 0,25 x V
Volume ruangan dibawah ge1adak (V1) dipero1eh dengan menga1ikan Panjang (p),
Lebar (l) dan Dalam (d) serta Faktor (f), atau da1am bentuk rumus ditu1is sebagai
berikut :
V1 = P x l x d x f
Faktor (f) ditentukan menurut bentuk dan jenis Kapal;
f = 0,85 Kapal dengan bentuk dasar rata secara umum berbentuk persegi
panjang
f = 0,70 bagi Kapal dengan bentuk dasar agak miring dari tengah ke sisi Kapal
secara umum berbentuk U
f = 0,50 bagi Kapal yang tidak termasuk golongan a dan b secara umum
berbentuk V.
Panjang (p) diperoleh dengan mengukur jarak mendatar antara titik temu sisi luar
kulit lambung dengan linggi haluan dan linggi buritan pada ketinggian geladak atau
pada ketinggian sebelah atas dari rimbat tetap bagi Kapal selain yang terbuat dari
bahan logam atau fibre glass atau dari sisi daIam kulit lambung Kapal bagi Kapal yang
terbuat dari bahan logam atau fibre glass.
Berdasarkan data kapal tersebut serta gambar rencana umum kapal maka dapat
dihitung Gross Tonnage (GT) Kapal Ikan ini sebesar 29 Gross Tonnage, sedangkan Net
Tonnage adalah 3% dari GT atau 8 Ton. (Tabulasi perhitungan GT Kapal terlampir).
2.2. Spesifikasi Material Fiberglass
Material FIberglass merupakan salah satu jenis bahan fiber komposit yang memiliki
keunggulan yaitu kuat namun tetap ringan. Walaupun tidak sekaku dan seringan
METODE PELAKSANAAN PAKET KAPAL PERIKANAN 20-30GT
DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN PROVINSI MALUKU UTARA TAHUN 2023
bahan carbon fiber, fiberglass relatif lebih murah di pasaran. Fiberglass biasa digunakan
untuk bahan pembuatan pesawat terbang, perahu, bodi atau interior mobil,
perlengkapan kamar mandi, kolam renang, septic tank, tangki air, atap, perpipaan,
dinding isolator, papan selancar, tong sampah dan lain-lain.
Material komposit itu sendiri adalah material yang terdiri dari dua komponen yaitu
penguat (reinforcement) berupa serat dan pengikat (matrix) berupa plastik, sehingga
menghasilkan kombinasi sifat yang kaku, kuat dan ringan (Untuk mempelajari material
komposit secara umum.
Pada komposit fiberglass, komponen penguat tersebut adalah serat kaca. Kaca yang
kita kenal sehari-hari memiliki sifat yang mudah retak dan pecah, hal tersebut
diakibatikan karena kekerasan permukaan kaca yang terlalu tinggi, sehingga
memudahkan proses perambatan retak pada permukaan kaca walaupun dengan
sedikit saja cacat atau beban. Untuk menghindari retak awal atau cacat pada
permukaan kaca tersebut, kaca dibuat benang yang sangat tipis dengan diameter
sekitar 5-25 mikrometer. Diamter yang sangat kecil tersebut membuat serat kaca
yang sangat kuat ini tidak diberikan kesempatan untuk mendapatkan cacat permukaan
yang menjadi awal perambatan retak. Serat-serat kaca yang kecil ini dipintal untuk
kemudian disusun menjadi bentuk jahitan (woven), bulu-bulu yang disatukan
membentuk lembaran (chopped strand mat), potongan-potongan kecil (chopped
strand) ataupun benang panjang yang kontinyu (continuos roving).
Fiberglass sering juga dikenal dengan nama Glass-reinforced plastic (GRP) atau glass-
fiber reinforced plastic (GFRP) karena terdiri dari komponen glass-fiber dan dikuatkan
dengan plastik (resin). (sumber Aeroengineering Artikel teknis tentang Material
fiberglass).
Barikut adalah bahan/materal utama yang digunak untuk pembangunan kapal antara
lain :
a. Chopped Strand Mat (CSM) merupakan serat halus yang digunakan untuk laminasi
kapal dengan ukuran 300 gr/M2 yang dikenal dengan nama CSM 300 yang memiliki
ketebalan serat dalam 1 M3 adalah 0,602 mm dan 450gr/M2 dengan sebutan CSM
450 ketebalan serat dalam 1 M3 0,9mm.
METODE PELAKSANAAN PAKET KAPAL PERIKANAN 20-30GT
DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN PROVINSI MALUKU UTARA TAHUN 2023
b. Woven Roving (WR) adalah serat berbentuk anyaman dengan ukuran 600 gr/M2
dengan ketebalan serat dalam 1 M3 0,73mm dan 800 gr/M2 dengan ketebalan
serat dalam 1 M3 0,90mm
c. Resin Polyester adalah senyawa kimia cair yang digunakan untuk menyatukan
serat CSM dan W-Rovig. Agar cairan ini bisa digunakan maka diperlukan pengeras
yakni katalist, Sesifikasi yang sisarankan dalam pembuatan kapal ini adalah
Yukalas BQT 157.
d. Katalis adalah cairan kimia yang digunakan sebagai pengeras dengan perbadingan
yan telah ditentukan.
e. Mirror Glaze (Miracle glss) bahan ini dipakai sebagai bahan untuk tidak membuat
lengket pada molding cetakan hasil pekerjaan.
f. PVA atau Polivinil asetat digunakan sebagai bahan antistatik, bahan pengikat,
penstabil emulsi, pembentuk film, sebagai bahan perekat dan pengikat pada cat
berbahan dasar air atau emulsi, sebagai pengikat pada kertas, kayu, kaca, logam,
porselen, dan perekat pada resin (Kirk dan Othmer, 1980).
Woven Roving (WR) Chopped Strand Mat (CSM)
Wax Mirro) Katalis
METODE PELAKSANAAN PAKET KAPAL PERIKANAN 20-30GT
DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN PROVINSI MALUKU UTARA TAHUN 2023
Resin Polivinil asetat (PVA) POLYURETHANE FOAM (AB)
g. Polyurethane Foam (AB) merupakan bahan kimai cair yang dipakai untuk mengisi
rongga ruang maut kapal dengan tujuan untuk menjaga suhu ruang muat dalam
kondisi stabil
Material produk fiberglass yang direkomendasikan untuk kapal ini wajib mendapat
sertifikasi dari Biro Klasifikasi Indonesia
2.3. Penentuan Komposisi Lapisan Konstruksi Kapal
Komponen konstruksi kapal Ikan dihitung mengacu pada Aturan Biro Klasifikasi
Indonesia untuk kapal ikan fiberglass serta Kajian Penerapan Aturan Klasifikasi pada
Laminasi Struktur Konstruksi Lambung Kapal Ikan Fiberglass (Ismail Marzuki, Achmad
Zubaydi, Buana Ma’ruf). Perhitungan jumlah lapisan dapat dilihat pada tabel terlampir.
2.4. Penentuan Ukuran Komponen Konstruksi Kapal
Luas komponen Konstruksi kapal Ikan ini menggunakan acuan gambar rencana
konrtuksi dan rencana umum Kapal serta Midship kapal. Acuan luas juga menggunakan
acuan gading terbesar tengah kapal (Midship) dapat dilihat pada gambar terlampir
serta tabulai perhitungan luas terlampir. Perhitungan komponen ini didasarkan pada
Biro Klasifikasi Indonesia khusus untuk Kapal Ikan berbahan Fiberglass.
a. Lunas Kapal (Keel
Lunas kapal sesuai dengan Gambar rencana umum dan konstruksi kapal purse seine ini
berada pada Frame 3.5-31. Tinggi lunas depan 35cm bagian buritan 120 cm.
METODE PELAKSANAAN PAKET KAPAL PERIKANAN 20-30GT
DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN PROVINSI MALUKU UTARA TAHUN 2023
Lunas kapal 29 GT ini dirancang memiliki ketebalan lunas sesuai perhitungan yang
mengacu pada Biro Klasifiksi Indonesia dengan ketebalan minimal 18 mm dengan
kompisisi lapisan G+10CSM450+8WR800
Perhitungan jumlah laoisan fiberglass dapat dilihat pada tabel perhitungan (terlampir).
b. Gading (Frame)
Kapal ini dirancang dengan jumlah gading utama sebanyak 32 gading dengan jarak
antara gading 50 cm. Selain gading utama, juga terdapat gading antara yang terletak
pada posisi sekat dengan ukuran yang sama dengan gading utama. Ukuran gading
adalah 90x90x90 mm (profil U) dfengan ketebalan lapisan 8mm.
c. Bottom Side Longitudinal
Bottom side longitudinal merupakan penguat memanjang kapal yang memiliki fungsi
kekuatan memanjang kapal. Bentuk profilnya adalah U denga ukuran 90x90x90mm
dengan panjang sesuai panjang kapal dan ketebalan lapisan 8mm.
d. Side Longitudinal
Side longitudinal memiliki ukuran profile yang sama dengan bottom side longitudinal
e. Long Deck
Long deck kapal memiliki profil U dengan ukuran 70x50mm dengan ketebalan lapisan
4mm.
f. Transverse Beam
Transverse Beam memiliki fungsi penguat melintang kapal dengan profile dan ukuran
yang sama dengan Long deck.
g. Penguat (stiffener)
Pengutan geladak serta dinding sekat menggunakan profil U dengan ukuran 5x5x5cm
dengan jarak tidak boleh melebihi 50cm dengan ketebalan laminasi 4mm.
h. Bottom
Ketebalan plat bottom sesuai perhitungan adalah 8 mm dengan komposisi lapisan
G+5CSM450+3WR800
METODE PELAKSANAAN PAKET KAPAL PERIKANAN 20-30GT
DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN PROVINSI MALUKU UTARA TAHUN 2023
i. Sisi Kapal
Ketebalan plat bottom sesuai perhitungan adalah 7mm namun dalam rancangan ini
menggunakan ukuran yang sama dengan bottom.
j. Deck Kapal
Lantai Deck utama kapal memiliki ketebalan 6 mm dengan komposisi lapisan
4CSM450+2WR800.
k. Sekat
Ketebalan sekat mengikuti ketebalan Deck kapal dengan penguat profile U
50x50x50mm (ketebalan 4mm).
l. Bangunan atas
Komponen konstruksi bangunan atas memiliki ketebalan 4mm dengan komposisi
3CSM450+1WR800.
2.5. Ukuran Tangki Air Tawar
Tangki air tawar didesain untuk memenuhi kebutuhan air selama dalam melakukan
pengkapan. Target aktivitas penangkapan ikan mencapai 3 hari dengan asumsi
pemakaian air minum setiap orang 70 liter/hari (survei yang dilakukan Direktorat
Pengembangan Air Minum, Ditjen Cipta karya, Departemen PU tahun 2006).
Jika jumlah ABK mengambil sampel kapal Purse Seine Ratu Rosari minimal 10 orang
(Sumber Analisis Efisiensi Dan Efektifitas Operasi Kapal Purse Seine Di Pelabuhan
Perikanan Nusantara Ternate Provinsi Maluku Utara, Munawir Muhammad* Staf
Pengajar FAPERTA UMMU Ternate), maka kebutuhan air selama 5 hari berada di
Fishing Groung adalah 70 liter x 10 orang x 3 hari = 2.100 liter.
Dengan denikian maka desain tangki air tawar mampu menampung air paling sedikit
2 ton. Dengan demikian maka tangki air tawar memiliki panjang 1,2 meter x lebar
0,85 meter dan tinggi 1 meter kapasitas 1 ton. Tangiki iini berjumlah 2 unit berada pada
sisi lambung kiri dan kaka kapal.
METODE PELAKSANAAN PAKET KAPAL PERIKANAN 20-30GT
DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN PROVINSI MALUKU UTARA TAHUN 2023
2.6. Mesin Kapal
a. Mesin Utama
Mesin kapal purse siene ini mengunakan mesin induk dengan spesifikasi sebagai
berikut :
• SPESIFIKASI : (WP6C185HP,136 Kw, Bore stroke 105x130 mm, Diplacemen
6.75L, Cylinder Number 6, Compresion ratio 18.1, Emission standar IMO Tier II)
• PUTARAN : 2100 RPM
b. Mesin Bantu Kapal
Kapal rancangan ini dilengkapi dengan mesin bantu berupa Generator untuk menyuplai
kebutuhan listri di Kapal. Jenis Kapal rancangan ini menggunakan generator marine
kapasitas
SPESIFIKASI : Diesel Engine Single Cylinder Water, Cooling 24PK For Generator 10 KVA.
METODE PELAKSANAAN PAKET KAPAL PERIKANAN 20-30GT
DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN PROVINSI MALUKU UTARA TAHUN 2023
2.7. Ukuran Tangki Bahan Bakar
Tangki bahan bakar minyak (BBM) disesuaikan dengan lamanya operasi kapal tanpa
melakukan pengisian kembali bahan bakar. Berdasarkan sumber data dari suplayer
mesin bahwa mesin 240 HP putaran 70% rpm dalam 1 jam konsumsi bahan bakar 16
liter. Jika kapal dalam kondisi cuaca melakukan pelayaran 3 hari (144 jam) maka
konsumsi bahan bakar sebanyak 2.304 liter. Maka desain tangki bahan bakar tidak
boleh kurang dari 2.304 liter. Ukuran tangki kapal ini adalah Panjang 1,35 meter x Tinggi
1,2 Meter x Lebar 1 Meter (kapasitas 1,400 Liter) dimana berat jenis solar 0,85kg/lite.
Tangki kapasitas 1400 liter sebanyak 2 unit berada pada sisi kiri dan kanan lambung
kapal (Lihat gambar rencana kontruksi terlampir).
2.8. Penentun Ukuran Jaring
Berdasarkan hasil survey dan wawanca nelayan panjang jaring biasanya 3x panjang
kapal (LOA) maka panjang jaring untuk kapal ini ± 450 meter dan kedalaman 80
meter.
2.9. Koreksi Karasristik Ukuran Kapal Ikan Rancangan
Ukuran pokok kapal yang telah ditentukan perlu dikoreksi dengan nilai acuan yang
dibuat oleh Ayodhyoa (1972), Iskandar dan Pujiati (1995) yang dapat di lihat pada tabel
2 dalam kajian desain kapal purse seine tradisional di kabupaten pinrang (study kasus km.
cahaya arafah, oleh Muh. Arkam Azis, Budhi Hascaryo Iskandar2, Yopi Novit )
Rasio Nilai ACUAN Kapal
dimensi (Ayodhyoa (Iskandar Desain DAMPAK REKOMEDASI
Utama 1972) dan pujiati DKP
1995) 2023
L/B 4.30-4.50 2.60-9.30 4,17 < Acuan Pengaruh Desain waterline
pada kecepatan lebih stream line
tahanan
L/D 10.00- 4.55-17.45 11,76 > Acuan buruk pada Terkoreksi
11.00 kekuatan memanjang kekuatan
kapal memanjang sangat
baik
B/D 2.100-2.15 0,56-5.00 2,82 > Acuan Stabilitas Terkoreksi stabilitas
kapal yang baik sangat baik
METODE PELAKSANAAN PAKET KAPAL PERIKANAN 20-30GT
DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN PROVINSI MALUKU UTARA TAHUN 2023
2.10. Layout Kapal
Pembagian ruangan kapal sangat penting dilakukan untuk memaksimalkan fungsi
ruangan di kapal. Kapal ini dirancang memiliki 5 (lima) sekat sesuai Gambar Rencana
Umum Kapal. Berikut adalah sekat yang telah dibagi sesui gambar rencana umum kapal
sebagai berikut :
a. Sekat buritan kapal, sekat ini berada pada gading (frame) 0-3,5. Ruang pada
sekat ini ditempatkan tangki air tawar, hidrolik kemudi dan pompa air tawar.
b. Ruang mesin berada pada sekat 3,5 sampai 11,5 dengan panjang ruangan
4 meter.
c. Ruang muat ikan (fish hold) I dan II berada pada sekat ke-2 yakni gading 11,5-
17.5 dengan panjang ruangan 3 meter.
d. Ruang muat ikan (fish hold) III dan IV berada pada sekat ke-3 dari buritan yakni
gading (Frame) 17.5-23,5 dengan panjang ruangan 3 meter.
e. Ruang jaring yang juga dapat dimanfaatkan untuk ruang muat ikan muat ikan
(fish hold) berada pada sekat ke-4 dari buritan yakni gading (Frame) 23,5-28
dengan panjang ruangan 2.25 meter.
f. Sekat ceruk haluan berada pada sekat ke-5 dari buritan yakni gading (Frame)
28-33. Sekat ini dirancang menjadi sekat kedap air dengan tujuan untuk
menjaga daya apung kapal ketika terjadi kecelakaan tubrukan kapal.
g. Ruangan jangkar berada diatas ruang kedap haluan yakni berada pada Frame
33-36.
h. Bangunan atas terletak pada Frame (FR) 3,5-1,5 dengan panjang 5.50 Meter dan
lebar 3.12 Meter. Ruang ini didesain untuk ruang Komando, Kamar Tidur ABK,
Dapur dan Toilet. Tangga turun ke ruang mesin berada pada ruang ini.
2.11. Rancangan Ruang Muat
Ruang muat kapal ini didesain untuk mampu menjaga suhu ruang yang baik (stabil)
guna mempertahankan mutu ikan. Oleh sebab itu desan ruang ini menggunakan
Polyurethane. Bahan cair ini yang suntikkan kedalam ruang konstruksi sekat dengan
ketebalan 50mm agar ruang tersebut terisolasi dengan baik guna mempertehankan
suhu ruangan dari ganguan cuaca luar.
METODE PELAKSANAAN PAKET KAPAL PERIKANAN 20-30GT
DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN PROVINSI MALUKU UTARA TAHUN 2023
Dipilihnya bahan ini sebagai pelapis dinding ruangan muat ikan karena :
a. Muda dibentuk dan mengaplikasikannya
b. Bahanya mempunyai kekuatan ketahanan yang sempurna
c. Memiliki tingkat kekerasan sesuai kebutuhan.
d. Cocok digunakan pada industri berat
e. Sifatnya fleksibel pada suhu berarapun
f. Ketahanan terhadap bahan kimia ringan
Untuk mengetahui kebutuhan bahan Polyurethane yang digunakan untuk rancangan
ruang muat kapal ini maka digunakan pendekatan formula berikut Tipler (1998), dalam
(Marine Fisheries Vol. 4, No. 1, Mei 2013 Hal: 35-40) :
ρ = m/V ............... (kg/M3)
dimana :
ρ = densitas material (kg/m3
); m = massa benda (kg); dan
v = Volume ruangan palka kapal yang tersiri bahan cair
Berdasarkan formula tersebut maka dihitung kebutuhan material polyurethane (Tabel
perhitungan terlampur).
2.12. Metode Pembuatan Kapal Fiberglass
Pembangunan kapal dengan menggunakan bahan FRP (Fibreglass Reinforced
Polyester) secara umum menggunakan 2 (dua) system pencetakan yang yaitu laminasi
tangan (Hand Lay-up) dan menggunakan system vakum (Vacum Infusion).
Pembuatan kapal dengan bahan fiberglass memiliki cara yang berbeda dengan kapal
material lainnya. Kapal fiberglass terlebih dahulu dibuat molding (cetakan) yang sesuai
dengan gambar desain. Pekerjaan molding lambung kapal mengacu pada rencana garis
kapal dimana gading-gading dari gambar rencana garis akan diproyeksikan dalam
bentuk skala 1:1 diatas moudloft dan selanjutnya dipasangkan pada lunas kapal yang
telah dibuat. Setelah gading kapal terpasang sesuai gambar maka gading ditempelkan
dengan kulit kapal dari material tripleks mengukti bentuk gading kapal. Berikut adalah
tahapan pembuatan kapal fiberglass.
Tahapan pembuatan kapal sebagai berikut :
METODE PELAKSANAAN PAKET KAPAL PERIKANAN 20-30GT
DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN PROVINSI MALUKU UTARA TAHUN 2023
a. Design
b. Pembuatan Cetakan (molding) , Dalam pembuatan kapal fiberglass,
pembuatan cetakan merupakan awal dari proses. Gambar yang telah selesai
dibuat sesuai point 2 (dua) tersebut diatas akan menjadi acuan dalam
pembuatan molding kapal.
c. Pencetakan hasil / laminasi ( hull, deck, superstruktur, floor, dll). Setelah
molding dibuat, maka tahap berikutnya adalah pencetakan komponen kapal,
antara lain lambung (hull), deck, superstruktur, floor dan lainnya. Perlu dingat
bahwa pencetakan komponen ini dilakukan secara terpisah sesuai molding.
d. Laminasi, kegiatan ini bertujuan menambah tebal lapisan sesuai standar
pembuatan kapal
e. Penggabungan komponen (assembly). Tahap ini semua komponen yang telah
dicetak terpisah digabungkan menjadi satu kesatuan yang utuh sesuai gambar
kapal.
f. Instalasi, Interior & Aksesoris pekerjaan setelah assembly adalah pekerjaan
interior dan accessories serta instlasi sistem.
g. Finishing, pekerjaan penutup yakni mengerjakan sisa pekerjaan dan
memastikan semua kondisi kapal layak pakai.
h. Peluncuran, setelah kapal benar-benar sudah layak maka akan dilakukan
peluncuran ke air laut.
i. Ujicoba berlayar kapal (Sea Trial) merupakan kegiatan untuk memastikan olah
gerak kapal, kecepatan dan serta semua system yang ada dalam kapal
berfungsi secara baik.
j. Serah Terima Kapal, setelah kapal dianggap layak melalui ujicoba berlayar,
maka selanjutnya kapal akan diserahterimakan kepada pemilik (owner).
METODE PELAKSANAAN PAKET PENGADAAN KAPAL PERIKANAN 20-30GT
DINAS KELAUTAN DAN PERIKANAN PROVINSI MALUKU UTARA TAHUN 2023
PEMBUATAN GAMBAR KAPAL
Berdasarka ukuran pokok kapal serta spesifikasi teknis kapal yang ada maka proses
pembuatan gambar rancangan kapal dibuat. Berikut adalah gambar rancangan yang
merupakan bagian dari produk akhir pekerjaan perencanaan kapal sebagai berikut :
1. Gambar Rencana Garis (terlampir)
2. Gambar Rencana Umum (terlampir)
3. Gambar Kontruksi (terlampir)
4. Gambar Kontruksi Geladak (terlampir)
5. Gambar Midship Section (terlampir)
6. Gambar Penampang Melintang (terlampir)
7. Gambar Dudukan Mesin (terlampir)
8. Gambar Layout Ruang Mesin (terlampir)
9. Gambar Shafting Arragement (terlampir)
10. Gambar Instalasi Pompa Bilga (terlampir)
11. Gambar Instlasi Pendingin (terlampir)
12. Gambar Instlasi Air Tawar (terlampir)
13. Gambar Diagram Listrik Kapal (terlampir)
14. Gambar Instlasi Bahan Bakar (terlampir)
15. Gambar Konstruksi Kemudi (terlampir)
CCVV.. EExxtteerrnnaall BBrrootthheerr EEnnggiinneeeerriinngg
DATA KAPAL
LOA : 18,00 M
LWL : 17,75 M
LBP : 14,00 M VOLUME BANGUNAN ATAS
B : 4,32 M L 5,5 M s = Jarak gading
D : 1,53 M B 3,12 M h = 0,46 (ton/M2)
d : 0,50 M H 2 M d = Sarat Kapal
GT : 83 Ton GT 34,32 Ton L = LWL
GT TOTAL : 29,40 Ton
(Kep. Dirjen Perhub Laut No PM 45 Tahun 2021)
MATERIAL INPUT CSM 450 1 2 3 4 5 6 7 8
WR 800 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
t 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18
FORMULA t (mm) (mm) G M M WR M WR M WR M WR M WR M WR M WR M WR M
t Lunas (mm) : 9 + 0,4 L 16 17 0,5 0,9 0,9 0,97 0,9 0,97 0,9 0,97 0,9 0,97 0,9 0,97 0,9 0,97 0,9 0,97 0,9 0,97 0,9
t Sisi (mm : 15S√(d+0,026L) 7 8 0,5 0,9 0,9 0,97 0,9 0,97 0,9 0,97 0,9
t Alas (mm) : 15,8s√(d+0,026L) 8 8 0,5 0,9 0,9 0,97 0,9 0,97 0,9 0,97 0,9
t Geladak (mm) : 18,2s√h 6 6 0,9 0,9 0,97 0,9 0,97 0,9
t Sekat (mm) : 12s√h 4 4 0,9 0,9 0,97 0,9
Rumah gladak ( : 12s√h 4 4 0,9 0,9 0,97 0,9
BKI Role Chopped Strad Mat (CSM) CSM 45 450
Woven Roving (WR) WR 800
Metarial Berat Gram/M2 Ketebalan Standar KET
CSM 300 300 grm/M2 0,602 mm
Kajian Penerapan Aturan Klasifikasi pada Laminasi
CSM 450 450 grm/M2 0,9 mm
Struktur Konstruksi Lambung Kapal Ikan
WR 600 600 grm/M2 0,73 mm
Fiberglass 3 GT (Ismail Marzuki, Achmad Zubaydi,
WR 800 800 grm/M2 0,97 mm Buana Ma’ruf)
GC (gelcoat) 775 grm/M2 0,5 mm Lloyd Register of Shipping 1978
Katalis 2 % berat Resin
Resin 2 x berat MAT
65% Berat WR
Pembuatan Gelcoat
Pigmen (8-10)% dari resin
Herosil (0,6-1) % dari Resin
Cobalt (1,0-1,5%) dari resin
Tabel 02. Perhitungan Luas Komponen Lambung Kapal
FR 17,5 SIDE SHELL BOTTOM TRANSOM FLOOR
Panjang Lebar Lebar Panjang Lebar Panjang Lebar Panjang Lebar Panjang
m m m m m m m m m m
Bottom 1,69 0,09 - - 1,69 - - - 1,69
Bottom 0,27 0,09 - - 0,27 18,00 - - 0,27 18,00
Side Shell 1,07 0,09 1,07 18,00 - - 4,12 - - -
Side Shell 0,13 - 0,13 - - - - - - -
Side Shell 0,14 - 0,14 - - - - - - -
Side Shell 0,07 - - - - - - - - -
Side Shell 0,09 - - - - - - - - -
Total 3,46 0,27 1,34 18,00 1,96 18,00 4,12 - 1,96 18,00
Luas/2 B 6,91 0,54 24,13 M2 35,21 M2 - M2 35,21 M2
Luasx2 134,40 M2 48,26 M2 70,43 M2 0,00 M2 70,43 M2
Catatan : Luas Transom (Ploting Area Autocad pada Frame 3.5) Catatan : Lunas x jumlah lunas (36)
Tabel 03. Perhitungan Luas Frame
KEEL BOTTOM SIDE (U) SIDE LONGITUDINAL (U)
Lebar Panjang Lebar Panjang Lebar Panjang
m m m m m m
0,989 14 0,09 0,090
0,989 0,09 0,090
0,310 0,09 18 0,090 18
Total 2,288 14 0,27 18 0,27 18
Totalx2 - - 2,16 144 1,08 72
Luas 32,03 M2 311,04 M2 77,76 M2
Catatan : Bottom Side x jumlah (8)
Catatan : Side Long x jumlah (4)
Tabel 04. Perhitungan Luas Komponen Konstruksi Deck
D EC BEAM (U) LONG DEC FLOOR DECK HOUSE STIFNER MELINTANG TIFNER MEMANJAN
Lebar Panjang Lebar Panjang Lebar Panjang Lebar Panjang Lebar Panjang Lebar Panjang
m m m m m m m m m m m m
0,07 4 0,07 18 - 5,50 2,58 0,05 0,05
0,06 0,06 - - 5,50 0,05 17,24 0,05 2,58
0,07 0,07 - 3,12 0,05 0,05
3,12
Total 0,2 4 0,2 18 - - 17,24 2,58 0,15 17,24 0,15 2,58
Luas 0,8 M2 3,6 M2 72,96 0 44,479 M2 2,586 M2 0,387 M2
Jumlah 28,80 M2 32,40 M2 72,96 M2 44,479 M2 12,93 M2 13,16 M2
Catatan : a. Deck Beam x jumlah (36) b. Long Dec x jumlah (9) c. Floor Ploting Autocad
d. Stiffener melintang (34) memanjang (5)
Tabel 05. Perhitungan Luas Komponen Konstruksi Sekat (Fr-17.5)
Tabel Luas Sekat 11,5-23,5-17,5-3,5 dan28
DINDING SEKAT STIFNER MEMANJANG STIFNER MELINTANG Tinggi
Luas Luas Lebar
Lebar Panjang Lebar Panjang Lebar Panjang Frame Ruang
m m m m m m CM2 M2 M M
0,05 1,42 0,05 4,14 FR 11,5 45675 4,57 1,42 4,14
0,05 0,05 FR 23,5 40393 4,04 1,49 4,10
0,05 0,05 FR 17,5 46266 4,63 1,42 4,14
FR 3,5 33385 3,34 1,01 4,14
Total 0,15 1,42 0,15 4,14 FR 28 35369 3,54 1,72 4,02
Luas 4,63 M2 0,213 M2 0,621 M2
Total 9,25 M2 1,28 M2 1,86 M2 Pengukuran Area (Autocad)
Floor Ploting Autocad
Total Kulit Sekat x 2 (sisi luar & dalam)
Tabel 06. Perhitungan Luas Komponen Konstruksi Sekat (Fr-11.5)
DINDING SEKAT STIFNER MEMANJANG STIFNER MELINTANG Tabel Luas Sekat 11,5-23,5-17,5-3,5 dan28
Lebar Panjang Lebar Panjang Lebar Panjang Tinggi
Luas Luas Lebar
m m m m m m Frame Ruang
0,05 1,42 0,05 4,14 CM2 M2 M M
0,05 0,05 FR 11,5 45675 4,57 1,42 4,14
0,05 0,05 FR 23,5 40393 4,04 1,49 4,10
FR 17,5 46266 4,63 1,42 4,14
Total 0,15 1,42 0,15 4,14 FR 3,5 33385 3,34 1,01 4,14
Luas 4,57 M2 0,213 M2 0,621 M2 FR 28 35369 3,54 1,72 4,02
Total 9,14 M2 1,28 M2 1,86 M2
Pengukuran Area (Autocad)
Floor Ploting Autocad
Tabel 07. Perhitungan Luas Komponen Konstruksi Sekat (Fr-23.5)
Tabel Luas Sekat 11,5-23,5-17,5-3,5 dan28
DINDING SEKAT STIFNER MEMANJANG STIFNER MELINTANG Tinggi
Luas Luas Lebar
Lebar Panjang Lebar Panjang Lebar Panjang Frame Ruang
m m m m m m CM2 M2 M M
0,05 1,49 0,05 4,10 FR 11,5 45675 4,57 1,42 4,14
0,05 0,05 FR 23,5 40393 4,04 1,49 4,10
0,05 0,05 FR 17,5 46266 4,63 1,42 4,14
FR 3,5 33385 3,34 1,01 4,14
Total 0,15 1,49 0,15 4,1 FR 28 35369 3,54 1,72 4,02
Luas 4,04 M2 0,2235 M2 0,615 M2
Total 8,08 M2 1,34 M2 1,85 M2 Pengukuran Area (Autocad)
Floor Ploting Autocad
Total Kulit Sekat x 2 (sisi luar & dalam)
Tabel 08. Perhitungan Luas Komponen Konstruksi Sekat (Fr-28)
DINDING SEKAT STIFNER MEMANJANG STIFNER MELINTANG Tabel Luas Sekat 11,5-23,5-17,5-3,5 dan28
Lebar Panjang Lebar Panjang Lebar Panjang Tinggi
Luas Luas Lebar
m m m m m m Frame Ruang
0,05 1,72 0,05 4,02 CM2 M2 M M
0,05 0,05 FR 11,5 45675 4,57 1,42 4,14
0,05 0,05 FR 23,5 40393 4,04 1,49 4,10
FR 17,5 46266 4,63 1,42 4,14
Total 0,15 1,72 0,15 4,02 FR 3,5 33385 3,34 1,01 4,14
Luas 3,54 M2 0,258 M2 0,603 M2 FR 28 35369 3,54 1,72 4,02
Total 7,07 M2 1,55 M2 1,81 M2
Pengukuran Area (Autocad)
Floor Ploting Autocad
Total Kulit Sekat x 2 (sisi luar & dalam)
Tabel 09. Perhitungan Luas Komponen Konstruksi Sekat (Fr-3.5)
DINDING SEKAT STIFNER MEMANJANG STIFNER MELINTANG Tabel Luas Sekat 11,5-23,5-17,5-3,5 dan28
Lebar Panjang Lebar Panjang Lebar Panjang Tinggi
Luas Luas Lebar
m m m m m m Frame Ruang
0,05 1,01 0,05 4,14 CM2 M2 M M
0,05 0,05 FR 11,5 45675 4,57 1,42 4,14
0,05 0,05 FR 23,5 40393 4,04 1,49 4,10
FR 17,5 46266 4,63 1,42 4,14
Total 0,15 1,01 0,15 4,14 FR 3,5 33385 3,34 1,01 4,14
Luas 3,34 M2 0,15 M2 0,621 M2 FR 28 35369 3,54 1,72 4,02
Total 6,68 M2 0,91 M2 1,86 M2
Pengukuran Area (Autocad)
Floor Ploting Autocad
Total Kulit Sekat x 2 (sisi luar & dalam)
LUAS (m2)
NO FR Jumlah
Sekat Penguat Memanjang Penguat Melintang
FR 11,5 9,14 1,28 1,86
12,28
FR 23,5 8,08 1,34 1,85
11,26
FR 17,5 9,25 1,28 1,86
12,39
FR 3,5 6,68 0,91 1,86
9,45
FR 28 7,07 1,55 1,81
10,43
Total 40,22 6,35 9,24
55,81
TABEL LUAS KONSTRUKSI FISH HOLD
LUAS (m2)
NO FR Jumlah
Sekat Penguat Memanjang Penguat Melintang
FR 11,5 9,14 1,28 1,86 12,28
FR 23,5 8,08 1,34 1,85 11,26
FR 17,5 9,25 1,28 1,86 12,39
FR 28 7,07 1,55 1,81 10,43
Total 33,54 5,45 7,38 46,37
Tabel 10. Perhitungan Luas Komponen Konstruksi Rumah Geladak
ATAP STIFNER MELINTANG STIFNER MEMANJANG
Lebar Panjang Lebar Panjang Lebar Panjang
m m m m m m
4,14 13,4 0,05 0,05
0,05 4,14 0,05 13,4
0,05 0,05
Total 4,14 13,4 0,15 4,14 0,15 13,4
Luas 55,476 M2 0,621 M2 2,01 M2
Jumlah 55,476 M2 14,90 M2 16,08 M2
Tabel 11. Perhitungan Kebutuhan Polyurethane sisi lambung kiri, kanan dan tengah Kapal
Panjang Tebal Volume
Tinggi Fr 17.5 dari BL (M) density Berat (m)
M M M3
(A) (B) (C) (AxBxC) kg/M3 Kg
Bottom 1,689
Bottom 0,267
Side Shell 1,071
Total 3,03 8,30 0,05 31
Luas 3,03 8,30 0,05 1,26 31 38,94
Total Berat 3 sisi (Kanan, Kiri, tengah) 116,83
Sisi Kapal mengacu pada gading terbesar 17.5 polyurethane foam A dan B 475 kg ( A 225 kg B 250 kg )
0,90816 2,49 0,015
Formula Volume Polyurethane
(Marine Fisheries ISSN 2087-4235 Vol.
4, No. 1, Mei 2013 Hal: 35-40) :
p = m/V. ... (kg/m3)
dimana :
p = densitas material (32kg/M3)
m = Masa benda (kg)
V = Volume ruang (M3)
maka m = p x V ......... (kg)
Tabel 12.Kebutuhan Polyurethane Dinding Sekat pada FR 17,5-11,5-23,5-28)
LUAS Ketebalan Volume (V) Density (p) Berat (m)
SEKAT M2 M M3 kg/m3 Kg
(A) (B) C (A)x(B) D (D) X (C)
FR 11,5 9,14 0,05 0,46 33 15,07
FR 23,5 8,08 0,05 0,40 33 13,33
FR 17,5 9,25 0,05 0,46 33 15,27
FR 3,5
FR 28 7,07 0,05 0,35 33 11,67
Total 33,54 55,34
Tabel 13. Kebutuhan Polyurethane Tulangan/penguat Sekat pada FR 17,5-11,5-23,5-28)
LUAS Ketebalan Density (p) Density (p) Berat (m)
SEKAT M2 M kg/m3 kg/m3 Kg
(A) (B) D D (D) X (C)
FR 11,5 3,14 0,05 0,16 33 5,18
FR 23,5 3,19 0,05 0,16 33 5,26
FR 17,5 3,14 0,05 0,16 33 5,18
FR 3,5
FR 28 3,36 0,05 0,17 33 5,54
Total 12,8 21,2
TOTAL KEBUTUHAN POLYURETHANE
KEBUTUHAN Berat (kg)
A. Kebutuhan Bangian Sisi lambung 116,83
B. Kebutuhan Dinding Sekat 55,34
C. Kebutuhan Tulangan/Penguat 21,2
TOTAL 193
Tabel 14. Tabel Perhitungan Luas Konstruksi Tangki bahan Bakar
DINDING SEKAT STIFNER MEMANJANG STIFNER MELINTANG
Lebar Tinggi Lebar Panjang Lebar Panjang
m m m m m m
1,35 0,05 1,35 0,05 1,45
1,35 0,05 1,3 0,05 1,45
1,30 0,05 1,35 0,05 1,30
1,30 1,3 1,30
Total 5,3 1,448 0,15 5,30 0,15 4,196
Luas 7,67 M2 0,795 M2 0,6294 M2
Total 7,67 M2 4,77 M2 3,15 M2
Catatan : Total x jumlah Stifener/penguat
Tabel 15. Tabel Perhitungan Luas Konstruksi Tangki Air Tawar
DINDING SEKAT STIFNER MEMANJANG STIFNER MELINTANG
Lebar Tinggi Lebar Panjang Lebar Panjang
m m m m m m
1,00 0,05 1,00 0,05 1,00
1,00 0,05 1 0,05 1
0,85 0,05 0,85 0,05 0,85
0,85 0,85 0,85
Total 3,7 1,0 0,15 3,70 0,15 3,70
Luas 3,70 M2 0,555 M2 0,555 M2
Total 3,70 M2 1,67 M2 1,67 M2
Catatan : Total x jumlah Stifener/penguat
TOTAL LUAS
Tangki bahan Bakar (FOT) 15,59
Tangki Air Tawar (FWT) 7,03
Total (M2) 22,62
Tabel 16. Analisis Kebutuhan Material Fiber Kapal Ikan 25-30 GT
SPESIFIKASI
NO KOMPONEN KONSTRUKSI Luas G CSM WR RESIN KATALIS
M kg kg kg kg kg
A HULL & KONSTRUKSI 221,1 116,8 654,8 810,2 1.836,1 36,7
1 Bottom 70,4 55 190 225 527 11
2 Side Shall 48,3 37 130 154 361 7
3 Floor 70,4 - 190 225 527 11
4 Transom - - 0 0 - -
5 Keel 32,0 25 144 205 422 8
B FRAME 523,2 - 1.412,7 1.674,3 3.913,6 78,3
6 Frame 134,4 - 363 430 1.005 20
7 Bottom Side Longitudinal 311,0 - 840 995 2.327 47
8 Side Longitudinal 77,8 - 210 249 582 12
C DECK 291,2 34,5 655,2 698,8 1.764,6 35,3
1 Deck Beam 28,8 - 65 69 175 3
2 Long Deck Beam 32,4 - 73 78 196 4
3 Floor 73,0 - 164 175 442 9
4 Deck House
a. Rumah Geladak 44,5 34 100 107 270 5
b. Penguat melintang 12,9 - 29 31 78 2
c. Penguat memanjang 13,2 - 30 32 80 2
d. Atap Rumah Geladak 55,5 - 125 133 336 7
d.1. Penguat memanjang 16,1 - 36 39 97 2
d.2. Penguat melintang 14,90 - 34 36 90 2
D TANGKI 22,6 - 40,7 36,2 105,0 2,1
a. Air Tawar (FWT) 7,0 - 13 11 33 1
b. Bahan Bakar (FOT) 15,6 - 28 25 72 1
E FISH HOLD 46,4 - 83,5 74,2 215,1 4,3
Sekat (Fr-11,5-Fr28) 46,4 - 83 74 215 4
F Sekat (Fr-3.5) 9,45 17 15 44 1
TOTAL 151 2.864 3.309 7.878 158
GELCOAT CSM 450 WR-800 RESIN KATALIST
151 64 41 35 158
Kg Rol Rol Drum kg| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 27 January 2021 | Pengadaan Bantuan Kapal Perikanan 5 Gt Dan 10 Gt | Kementerian Kelautan Dan Perikanan | Rp 6,000,000,000 |
| 24 March 2016 | Pengadaan Armada Pole And Line Fiberglass 30 Gt (Lanjutan) | Provinsi Maluku Utara | Rp 5,574,677,000 |
| 20 April 2016 | Pembangunan Armada Pole And Line Fiberglass 30 Gt | Provinsi Maluku Utara | Rp 5,250,000,000 |
| 18 March 2020 | Pengadaan Kapal Perikanan Uk. 10 - 30 Gt | Provinsi Maluku Utara | Rp 5,250,000,000 |
| 6 June 2018 | Pengadaan Alat Praktek Siswa Bidang Kemaritiman Kompetensi Keahlian Teknika Kapal Penangkap Ikan | Provinsi Maluku Utara | Rp 4,000,000,000 |
| 10 August 2017 | Pengadaan Armada Tuna Hand Line Fiberglass | Provinsi Maluku Utara | Rp 3,000,000,000 |