| 0016165615942000 | Rp 1,390,726,905 | |
| 0031381288943000 | - | |
| 0955001375943000 | - | |
| 0935723502942000 | - |
METODE PELAKSANAAN
A. Umum
Metode yang kami lakukan dalam proses Konsultan Perencana adalah melalui
analisa dan kesimpulan, dimana urutan langkah kajian analisa adalah sebagai
berikut
• Kondisi Existing Dan Orientasi Lokasi Tapak
Seperti informasi yang kami dapatkan dari Kerangka Acuan Kerja (KAK) bahwa
lokasi rencana Konsultan Perencana adalah berada di Kecamatan Malifut Desa
Tahane Kabupaten Halmahera Utara.
• Konsep Dasar Perencanaan
Sebagaimana halnya dengan perencanaan arsitektur, jaringan mekanikal dan
elektrikal (selanjutnya disebut jaringan utilitas), harus memenuhi kriteria sebagai
berikut:
- Aman dan mudah dalam pemeliharaan.
- Bersesuaian dengan lingkungan sekitar.
- Standar ukuran dan skala.
- Penggunaan energi secara efektif dan efisien.
- Biaya investasi dan pemeliharaan rendah.
- Tanggap terhadap perubahan dimasa mendatang.
- Stabil dan dapat diandalkan
Sedangkan untuk konsep perencanaannya sendiri yaitu meliputi:
- Rencana tapak yang telah pasti (sebagai alternative terpilih).
- Denah, gambar situasidan potongan site/ lahan.
- Denah, tampak dan potongan bangunan.
- Out-line system utilitas bangunan.
- Pra estimasi proyek untuk komponen – komponen.
- Konsep penggunaan bahan struktur/ konstruksi bangunan dan bahan
untuk instalasi mekanikal dan elektrikal bangunan
• Penampilan/ Ekspresi Massa Bangunan
Penampilan bangunan diarahkan memiliki nuansa kesatuan serta terintegrasi
dengan bangunan eksisting yang tetap dipertahankan, serta mengadaptasi
khasanah arsitektur setempat yang memiliki kosep arsitektur tropis sehingga
memiliki nilai bentuk dan seni modern. Elemen pemersatu atau bangunan eksisting
dengan bangunan baru dicapai melalui penataan:
▪ Bahan
▪ Tekstur
▪ Warna
▪ Alignment
▪ Bentuk dan raut / facade
Pemilihan bahan bangunan didasarkan atas :
▪ Kuat dan aman
▪ Pemeliharaan mudah dan murah
• Mekanikal dan Elektrikal
Pada intinya pemilihan system dan perhitungan kapasitas utilitas M & E didasari pada
aspek:
- Kenyamanan pengguna.
- Tepat teknologi.
- Sesuai standart internasional
- Biaya / investasi dan operasional rendah.
- Mudah dalam pemeliharaan
Pengendalian system badan M & E pada kawasan ini dikendalikan oleh Pengelola
kawasan Sentra Perikanan yang meliputi system :
- Cahaya (penerangan)
- Tata surya.
- Tata udara.
- Sumber tenaga cadangan (genset).
- Hydrant (fire alarm).
- Sistem komunikasi (telepon).
- Penangkal petir.
- Sistem air bersih /kotor dan drainase lingkungan
- Sistem scoring
B. Konsep Umum Site Development
Berdasarkan hasil analisa yang telah dikemukakan sebelumnya, terutama analisa
tentang sejumlah alternative pola pengembangan site, maka dapatlah dibentuk
suatu konsep umum pola pengembangan site yang akan diterapkan pada
perencanaan ini yakni POLA SISTIM MONOLITH yakni ruang ruangnya terpusat
terpusat dan menyatu dalam satu bangunan sehingga kontrolnya lebih mudah.
C. Konsep Umum Struktur Tata Ruang Bangunan
Secara umum bangunan Pabrik Es ini merupakan yang bentuk dan
fungsinya sebagai bangunan untuk mempertahankan kualitas ikan saat
berada di Laut sampai dengan menuju area pendaratan
I. Lingkup Pekerjaan Bangunan Pelindung Mesin
• Pekerjaan Persiapan
• Pekerjaan Galian Tanah dan Urugan
• Pekerjaan Pondasi
• Pekerjaan Struktur Baja dan Penutup Atap
• Pekerjaan Lantai Beton
• Pekerjaan Elektrikal
• Pekerjaan Sanitasi dan Air Bersih
II. Pekerjaan Penutup Atap :
Dalam pelaksanaan pekerjaan proyek ini, penutup atap bangunan single
cold storage menggunakan atap zincalume tebal 0,35mm. Setelah itu
dipasang juga nok atap dengan bahan yang sama dengan bahan penutup
atap sesuai dengan spesifikasi teknis dan gambar rencana. Sebelum
pelaksanaan pekerjaan, kontraktor diwajibkan memeriksa/check kembali
konstruksi atap dari mulai pasangan kuda- kuda, posisi gording, tarikan
angin, serta trekstang. Selain itu kontraktor harus mengajukan
permohonan pelaksanaan pekerjaan
III. Instalasi Mesin Pembuat Es
Pertama tentukan area mana yang akan menjadi awal dimulainya pekerjaan
pemasangan Mesin , hal ini harus didiskusikan dengan bagian sipil mengenai
kesiapannya. Jika tidak ada permintaan, lebih baik dilakukan pemasangan pada area
yang sudah ditentukan karena bagian ini membutuhkan pengecoran lantai setelah
dipasang.
Contoh Mesin Pembuat Es Balok kapasitas 1 Ton| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 14 June 2023 | Pembangunan Coolstorage 30 Ton Kab. Kepulauan Sula | Provinsi Maluku Utara | Rp 3,900,000,000 |
| 3 July 2025 | Pembangunan Jalan Lapen Desa Awanggo | Kab. Halmahera Selatan | Rp 2,703,590,000 |
| 31 July 2019 | Pemugaran Benteng Nassau Tahap IV | Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan | Rp 2,000,000,000 |
| 23 July 2015 | Pembangunan Kantor Uptd Samsat Kab. Halmahera Selatan | Pemerintah Daerah Provinsi Maluku Utara | Rp 1,948,600,000 |
| 24 July 2018 | Pemugaran Benteng Nassau Tahap III | Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan | Rp 1,716,750,000 |
| 6 June 2023 | Pembangunan Bangunan Perkuatan Tebing Ake Boca, Soa Ternate | Provinsi Maluku Utara | Rp 1,694,488,000 |
| 8 June 2015 | Paket. 02 Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Talaga (Dak) | Pemerintah Daerah Provinsi Maluku Utara | Rp 1,650,000,000 |
| 10 May 2017 | - Pengadaan Kendaraan Pkp-Pk Type Riv | Kementerian Perhubungan | Rp 1,600,000,000 |
| 3 July 2023 | Pembangunan Coldstorage Kab Halmahera Selatan | Provinsi Maluku Utara | Rp 1,600,000,000 |
| 16 July 2025 | Pembangunan/Peningkatang Aula Kantor Camat Weda Selatan | Kab. Halmahera Tengah | Rp 1,500,000,000 |