Pembangunan Coolstorage 30 Ton Kab. Kepulauan Sula

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 13708361
Date: 14 June 2023
Year: 2023
KLPD: Provinsi Maluku Utara
Work Unit: Dinas Kelautan Dan Perikanan Provinsi Maluku Utara
Procurement Type: Pekerjaan Konstruksi
Method: Tender - Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur
Contract Type: Gabungan Lumsum dan Harga Satuan
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 3,900,000,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 3,899,995,459
Winner (Pemenang): CV Abdi Nusantara
NPWP: 016165615942000
RUP Code: 42765839
Work Location: Kec Mangoli - Kepulauan Sula (Kab.)
Participants: 11
Applicants
0016165615942000Rp 3,831,440,031
0930779608421000-
0923415186942000-
CV Bunda Jaya
07*3**1****42**0-
0951715689942000-
0935723502942000-
0016581373101000-
PT Prima Top Kencana
07*6**2****43**0-
PT Tamacool Sukses Perkasa
08*4**6****43**0-
0824422463942000-
0708959135832000-
Attachment
ME TODE PE LAK S A NA AN                          
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
A. Identifikasi Masalah                                                
                                                                       
  Untuk menginventarisasi dan mengidentifikasi potensi dan permasalahan
  yang dilakukan beberapa metode survey, yaitu sebagai berikut:        
                                                                       
                                                                       
   1. Survey Persiapan administrasi meliputi pengurusan masalah administrasi
                                                                       
     seperti pembuatan surat penugasan survey lapangan, keperluan kantor dan
     lapangan. S etelah itu mulai merekrut personil-personil yang telah
                                                                       
     dipersiapkan sebelumnya termasuk peralatan-peralatan dan kendaraan.
                                                                       
                                                                       
   2. Survey Lapangan, dimaksudkan untuk kebenaran mendapatkan data primer
     yang meliputi data fisik di lapangan, menguji kebenaran peta-peta standar
                                                                       
     yang diperoleh, dan pendapatan kembali data sekunder yang ada.    
                                                                       
                                                                       
B. Pengolahan Data                                                     
  Penyusunan ini diawali dengan pengumpulan data melalui survey baik survey
                                                                       
  langsung maupun tidak langsung. Perlu untuk tetap melakukan survey   
                                                                       
  langsung untuk lebih mendapatkan gambaran yang lebih terhadap pekerjaan
  yang akan dilakukan.                                                 
                                                                       
                                                                       
  Sesuai dengan ruang lingkup pekerjaan Penyelesaian Pekerjaan Perencanaan
                                                                       
  Pembangunan Coolstorage 30 Ton, Kabupaten Kepulauan Sula, maka kegiatan
  akan diawali dengan pemahaman wilayah perencanaan. Pemahaman ini dilakukan
                                                                       
  dengan  pendiskripsian zona awal wilayah yang dilakukan. Pekerjaan   
                                                                       
  Pembangunan Coolstorage 30 Ton, Kabupaten Kepulauan S ula secara garis
  besar.                                                               
                                                                       
                                                                       
C. Konsep Struktur Bangunan                                            
                                                                       
1. Struktur Bangunan                                                   
                                                                       
Sistem Pondasi adalah unsur yang paling penting sebagai pendukung utama
                                                                       
berdirinya suatu bangunan.                                             
Sehingga dalam perencanaan pondasi penentuan system/jenis pondasi harus
                                                                       
didasarkan pada pertimbangan-pertimbangan sebagai berikut:             
                                                                       
   • Sistem bangunan atas yang akan didukung                           
   • Kondisi tanah dimana bangunan itu berdiri (dari data penyelidikan ntanah)
                                                                       
   • Beban bangunan atas yangharus didukung oleh pondasi               
                                                                       
   • Kondisi lingkungan dimana lokasi bangunan tersebut akan didirikan 
   • Waktu dan biaya pekerjaan                                         
                                                                       
Dari pertimbangan-pertimbangan diatas, diharapkan diperoleh suatu system
                                                                       
pondasi yang optimum,dalam arti dapat memenuhi persyaratan teknis dan dapat
                                                                       
dilaksanakan dengan biaya seekonomis mungkin.                          
                                                                       
2. Jenis Pondasi yang digunakan                                        
                                                                       
                                                                       
Berdasarkan hasil dari kondisi lingkungan (tanah) dimana bangunan akan 
didirikan serta besarnya beban (jumlah lantai bangunan) yang harus dipikul, jenis
                                                                       
pondasi yang dipakai adalah pondasi setempat/food plat dan pasangan batu kali
                                                                       
(yang dilengkapi dengan cerucuk) pemilihan jenis tiang berdasarkan kondisi lapisan
tanah.                                                                 
                                                                       
3. Material yang digunakan                                             
                                                                       
Material yang digunakan dare pekerjaan ini adalah Beton bertulang      
                                                                       
                                                                       
4. Daya dukung Pondasi                                                 
Daya  dukung tiang adalah tekanan terkecil yang dapat menyebabkan      
                                                                       
keruntuhan geser pada tanah pendukung tepat dibawah dan disekeliling pondasi.
                                                                       
Dalam menentukan besarnya daya dukung tiang dapat ditinjau melalui bebarapa
cara dengan mempertimbangkan:                                          
                                                                       
   • Jenis pondasi                                                     
                                                                       
   • Metode pelaksanaan                                                
                                                                       
   • Jenis material                                                    
                                                                       
                                                                       
5. S truktur Atas                                                      
                                                                       
  • Umum                                                               
                                                                       
Bangunan atas terdiri dari struktur beton. Bangunan besar struktur atap disangga
dengan struktur baja dan kayu.                                         
 Analisa ini harus meliputi kondisi pelaksanaan dan kondisi setelah seluruh
                                                                       
struktur terpasang.Gaya-gaya selama masa konstruksi diperhitungkan secara
                                                                       
cermat.                                                                
                                                                       
  • Standard Perancangan                                               
                                                                       
Standar perancangan struktur mengikuti peraturan-peraturan yang berlaku di
Indonesia, serta peraturan –peraturan lain jika peraturan yang berlaku di
                                                                       
Indonesia tidak mencakup hal tersebut:                                 
                                                                       
    Peraturan beton bertulang Indonesia 1EE1(S NI E1)                 
                                                                       
    Tatacara perhitungan struktur beton untuk bangunan gedung         
                                                                       
    Peraturan pembebanan Indonesia untuk Gedung tahun 1E83            
                                                                       
                                                                       
    Peraturan perencanaan tahan gempa Indonesia untuk gedung tahun 1E87
                                                                       
    Peratutan perencanaan bangunan baja Indonesia tahun 1E83          
                                                                       
    Peraturan Umum tentang bahan bangunan Indonesia tahun 1E83        
                                                                       
    S tandart Industri Indonesia                                      
                                                                       
    Peraturan ACI318-83dan PCI untuk beton praktekan                  
                                                                       
    AIS C seta British S tandard untuk fabrikasi dan ereksi sturktur baja
                                                                       
                                                                       
    Buku Pedoman Perencanaan struktur untuk beton bertulang biasa dan struktur
     tembok beton bertulang tahun 201E.                                
                                                                       
   • Beban Mati                                                        
                                                                       
     Beban mati merupakan berat sendiri seluruh bangunan, struktur maupun
                                                                       
     non struktur yang selalu adadan bekerja padabangunan ini Beban mati
                                                                       
     tersebut sangat tergantung dari dimensi serta berat jenis struktur yang
     digunakan.                                                        
                                                                       
   • Beban Hidup                                                       
                                                                       
                                                                       
  Beban hidup adalah berat tambahan diluar beban mati yang bekerja pada
                                                                       
  waktu- waktu tertentu, baik secara terus menerus maupun sementara. Besarnya
  beban hidup ditentukan oleh peruntukan bangunan, dengan harga minimum
  sesuai dengan peraturan pembebanan Indonesia untuk gedung tahun 1E83 
                                                                       
  Berikut disampaikan besarnya beban hidup dari masing-masing peruntukan
                                                                       
  bangunan, serta perbandingannya dengan nilai minimum yang tercantum  
  pada perusahaan. Mengingat beban hidup tidak bekerja secara bersamaan
                                                                       
  maka  untuk analisa portal maupun gempa ada suatu factor reduksi,yang
                                                                       
  bergantung pada jenis peruntukan bangunan dan jumlah tingkat. Sesuai 
  dengan Peraturan Pembebanan Indonesia Untuk Gedung 1E83, untuk analisa
                                                                       
  Portal beban hidup direduksi dengan koefesien 0,75dan untukanalisa gempa,
                                                                       
  beban hidup direduksi dengan koefisien0.3.                           
                                                                       
6. S truktur Atap                                                      
                                                                       
Struktur atap terdiri dari Canal C dan R angka Kayu yang merupakan struktur yang
didukung oleh Klassifikasi Bahan. Atap dengan penopang kolom dengan bentangan
                                                                       
besar                                                                  
                                                                       
Desain atap baja memperhatikan hal-hal sebagai berikut:                
                                                                       
  • Menggunakan mutu yang terjangkau oleh fabri cator dalam negeri     
                                                                       
  • Tidak ada initial momen pada saat beban mati bekerja penuh.Momen pada
                                                                       
    tumpuan hanya pada kondisi beban hidup (air hujan,service)         
  • Letak  sambungan,bentuk sambungan sudah memperhatikan metoda       
                                                                       
    konstruksi                                                         
                                                                       
  • Metoda konstruksi akan dituangkan dalam suatu manual yang disepakati dan
    menjadi acuan semua pihak.                                         
                                                                       
                                                                       
7. Analisa Balok Utama                                                 
Kuat lentur balok-balok portal dianalisis dengan kekuatan batas dan harus kuat
                                                                       
menahan lentur akibat kombinas idengan pembebanan gempa                
                                                                       
                                                                       
D. Konsep Mekanikal / Elektrikal                                       
                                                                       
Pada intinaya pemilihan system dan perhitungan kapasitas utilitas M&E didasari
pada aspek:                                                            
                                                                       
   • Kenyamanan pengguna                                               
                                                                       
                                                                       
   • Tepat teknologi                                                   
   • Sesuai standart internasional / Koni                              
                                                                       
   • Biaya/ investasidan operasional rendah                            
                                                                       
                                                                       
   • Mudah dalam pemeliharaan                                          
                                                                       
Pengendalian system badan  M&E  pada kawasan ini dikendalikan oleh     
Pengelola kawasan yang meliputi system:                                
                                                                       
   • Cahaya (penerangan) dan sumber                                    
                                                                       
   • Tata surya (pembangkit listrik tenaga surya)                      
                                                                       
                                                                       
   • Tata udara                                                        
                                                                       
   • Sumber tenaga cadangan (genset)                                   
                                                                       
   • Sistem air bersih/kotordan drainase lingkungan                    
                                                                       
   • Sistem scoring                                                    
                                                                       
                                                                       
E. Rencana Kerja                                                       
Rencana Kerja disusun berdasarkan Metodologi Pekerjaan yang telah diuraikan
                                                                       
sebelumnya yaitu :                                                     
                                                                       
   1. Pekerjaan Persiapan/Menyusun Konsep Perencanaan Pekerajaan persiapan
     meliputi :                                                        
                                                                       
      a. Pengumpulan data dan informasi lapangan;                      
                                                                       
      b. Membuat interpretasi KAK secara garis besar;                  
                                                                       
      c. Konsep, sketsa dan gagasan perencanaan.                       
                                                                       
                                                                       
   2. Pekerjaan Penyusunan Pra R encana Pelaksanaan Pekerjaan ini meliputi :
      a. Membuat pra rencana desain;                                   
                                                                       
      b. Membuat perkiraan biaya;                                      
                                                                       
      c. Laporan perencanaan.                                          
                                                                       
                                                                       
   3. Pekerjaan Penyusunan Pengembangan Rencana Pelaksanaan Pekerjaan ini
     meliputi :                                                        
                                                                       
      a. R encana Arsitektur beserta uraian konsep visualisasi;        
                                                                       
      b. R encana S truktur beserta uraian konsep dan perhitungannya;  
      c. S pesifikasi Teknis;                                          
                                                                       
      d. Perkiraan Biaya.                                              
                                                                       
                                                                       
   4. Pekerjaan Penyusunan R encana Detail Pelaksanaan Pekerjaan ini meliputi :
      a. Membuat gambar detail;                                        
                                                                       
      b. S pesifikasi Teknis;                                          
                                                                       
      c. R encana Anggaran Biaya (E E );                               
                                                                       
                                                                       
      d. Analisa Harga S atuan;                                        
                                                                       
      e. Menyusun Laporan Akhir Perencanaan.                           
                                                                       
F. Jadwal Pelaksanaan                                                  
                                                                       
 Jadwal pelaksanaan adalah merupakan estimasi waktu yang diperlukan dalam menyelesaikan
 suatu kegiatan / pekerjaan dengan memperhitungkan kapasitas kerja dan waktu kontrak
                                                                       
 yang telah dibatasi. Dengan menyusun jadual pelaksanaan dapat memberikan kontrol
 terhadap waktu penyelesaian pekerjaan. Untuk melaksanakan Pekerjaan tersebut diatas
                                                                       
 diperlukan estimasi waktu minimal 1 bulan. Adapun jadwal pelaksanaan kegiatan tersebut
 meliputi:                                                             
                                                                       
   1. Jadwal Pelaksanaan                                               
    NO           K E GIATAN         WAK TU      K E TE R A NGA N       
                                                                       
     1   Pekerjaan Persiapan       3 Hari    Pengumpulan Data          
     2   Pekerjaan S urvey Lapangan 2 Hari   S urvey Lokasi            
                                                                       
     3   Pekerjaan Analisa         7 Hari    S etelah S urvey          
     4   Pekerjaan Pembuatan Laporan 28 hari Pada Waktu Analisa        
                                                                       
     5   Pembuatan Gambar          28 Hari   S etelah S urvey          
     6   Dokumentasi               2 Hari    Pada Waktu S urvey        
                                                                       
                                                                       
   2. Rencana Kegiatan                                                 
                                 MINGGU             K E T              
    NO      K E GIATAN                                                 
                           1     2     3    4                          
                                                                       
    1   Pekerjaan Persiapan                                            
    2   Pekerjaan  S urvey                                             
        Lapangan                                                       
                                                                       
    3   Pekerjaan Analisa                                              
    4   Pekerjaan Pembuatan                                            
                                                                       
        Laporan                                                        
    5   Pembuatan Gambar                                               
                                                                       
    6   Dokumentasi                                                    
G. Dasar Perencanaan Dan Perancangan                                   
                                                                       
Dasar dari perencanaan Pembangunan Coolstorage 30 Ton Kabupaten Kepulauan
                                                                       
Sula ini adalah menciptakan S arana Perikanan yang berguna untuk meningkatkan
                                                                       
produktifitas nelayan. Prasarana Pemabangunan Coolstorage 30 Ton ini memiliki
bermacam-macam fasilitas,pendukung seperti :                           
                                                                       
    • Rumah Pelindung Knock Down                                       
                                                                       
    • Pekerjaan Sistem Pendingin                                       
                                                                       
    • Peralatan Pendukung                                              
                                                                       
                                                                       
    • Penyambungan daya PLN 100 Kva                                    
                                                                       
 1. Konsep Perencanaan Dan Perancangan                                 
                                                                       
 Tujuannya perancangan sekolah ini adalah menjadikan sekolah rumah ke dua bagi
                                                                       
 mereka, serta membuat mereka lebih nyaman dengan kondisisuasana belajar yang
                                                                       
 berbeda Konsep dasar perancangan sekolah untuk masyarakat adalah      
 berdasarkan kegiatan mereka yang lebih fleksibel dan pengalaman ruang dalam
                                                                       
 belajar lebih nyaman dan menyenangkan sehingga tidak menimbulkan rasa 
                                                                       
 kebosanan pada pesertadidik, tamu ataupun wisatawan. Penggunaan bahan 
 yang ramah lingkungan serta murah merupakan bagian dari konsep untuk  
                                                                       
 menciptakan bangunan arsitektur utntuk rakyat. S elain itu mengacu pada tema E
                                                                       
 kspos Arsitektur untuk R akyat, harulah beradaptasi sesuai dengan situasi dan
 kondisi masyarakatnya baik itu dalam perekonomian, dan social budaya, 
Hasil Rancangan                                                        
                                                                       
     Master Plan
Tenders also won by CV Abdi Nusantara
Authority
3 July 2025Pembangunan Jalan Lapen Desa AwanggoKab. Halmahera SelatanRp 2,703,590,000
31 July 2019Pemugaran Benteng Nassau Tahap IVKementerian Pendidikan dan KebudayaanRp 2,000,000,000
23 July 2015Pembangunan Kantor Uptd Samsat Kab. Halmahera SelatanPemerintah Daerah Provinsi Maluku UtaraRp 1,948,600,000
24 July 2018Pemugaran Benteng Nassau Tahap IIIKementerian Pendidikan dan KebudayaanRp 1,716,750,000
6 June 2023Pembangunan Bangunan Perkuatan Tebing Ake Boca, Soa TernateProvinsi Maluku UtaraRp 1,694,488,000
8 June 2015Paket. 02 Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Talaga (Dak)Pemerintah Daerah Provinsi Maluku UtaraRp 1,650,000,000
10 May 2017- Pengadaan Kendaraan Pkp-Pk Type RivKementerian PerhubunganRp 1,600,000,000
3 July 2023Pembangunan Coldstorage Kab Halmahera SelatanProvinsi Maluku UtaraRp 1,600,000,000
16 July 2025Pembangunan/Peningkatang Aula Kantor Camat Weda SelatanKab. Halmahera TengahRp 1,500,000,000
3 July 2023Pembangunan Pabrik Es 1 Ton Kab. Kepulauan SulaProvinsi Maluku UtaraRp 1,400,000,000