PEMERINTAH KABUPATEN MANGGARAI BARAT
DINAS SUMBER DAYA AIR, BINA MARGA DAN BINA KONSTRUKSI
Alamat : Jln. Labuan - Malawatar Km.03 - Labuan Bajo - Flores - NTT
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
PROGRAM :
PENYELENGGARAAN JALAN
KEGIATAN :
PENYELENGGARAAN JALAN KABUPATEN
Paket Pekerjaan :
Lanjutan Pembangunan Jalan Golo Gonggo-Dampul-Tado
Tahun Anggaran
2024
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN 1
Uraian singkat pelaksanaan Lanjutan Pembangunan Jalan Golo Gonggo-Dampul-Tado adalah
sebagai berikut:
I. DIVISI I. UMUM
(1). Mobilisasi dan Demobilisasi.
Pelaksanaan Kegiatan ini meliputi :
Mobilisasi dan Demobilisasi peralatan dan Personil kontraktor, serta material
yang digunakan dalam pelaksanaan pekerjaan di lapangan.
Penyiapan atau pembuatan fasilitas Kontraktor antara lain Base Camp, Kantor
Lapangan, Barak kerja, Bengkel, Gudang, Ruang Laboratorium, dan lain- lain.
Pelaporan dan Adminintrasi serta Gambar Kerja (Shop Drawing) dan Gambar
terlaksana (As Buid Drawing)
Papan Nama Proyek
Dokumentasi Kondisi Awal (0%), Pelaksanaan Pekerjaan (50%) dan kondisi
setelah selesai pelaksanaan pekerjaan (100%)
(2). Manajemen dan Keselamatan Lalu Lintas
Pelaksanaan Kegiatan ini meliputi :
Menyiapkan perlengkapan keselamatan jalan selama periode kontruksi sesuai
ketentuan.
Membuat rencana kerja manajemen lalu lintas sesuai schedule pekerjaan dan
koordinasikan dengan seluruh personil yang terkait.
Mengatur secara tepat jadwal pelaksanaan setiap jenis pekerjaan di
lapangan.
Memasang rambu-rambu di sekitar lokasi pekerjaan, dan menempatkannya
Secara tepat dan benar.
Menempatkan petugas pengatur lalu lintas untuk mengatur dan mengarahkan
arus lalu lintas.
(3). Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Pelaksanaan Kegiatan ini meliputi :
Rapat Persiapan Keselamatan Kerja
Membuat Rencana Manajemen dan keselamtan Kerja (RMKK) berdasarkan
tahapan-tahapan dan metode pelaksanaan, sesuai ketentuan dan panduan
Direktorat Jendral Bina Marga.
Sosialisasi dan Promosi K3
Penyediaan Alat-alat Pelindung diri (APD) beserta berlengkapan keselamatan
kerja selama periode konstruksi sesuai dengan ketentuan di dalam kontrak
Penyediaan personil dan fasilitas serta sarana K3
Menyediakan, memasang dan memelihara perlengkapan K3
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN 2
II. DIVISI 2. DRAINASE
(1). Galian untuk Selokan Drainase dan Saluran Air
Pelaksanaan Kegiatan ini meliputi :
Penggalian dilakukan dengan menggunakan Excavator.
Selanjutnya Excavator menuangkan hasil galian kedalam dump truck.
Dump truck membuang material hasil galian keluar lokasi jalan.
Sekelompok pekerja akan merapikan hasil galian dan sekelompok lagi
merapikan tanah hasilgalian apabila lokasi bukan peruntukan untuk
penampungan tanah
III. DIVISI 3. PEKERJAAN TANAH DAN GEOSINTETIK
(1). Galian Biasa
Pelaksanaan Kegiatan ini meliputi :
Tanah yang dipotong umumnya berada disisi jalan
Penggalian dilakukan dengan menggunakan Excavator
Selanjutnya Excavator menuangkan material hasil galian ke dalam Dump Truck
Dump truck membuang material hasil galian keluar lokasi perkerjaan
(2). Timbunan Pilihan dari sumber galian (Bahu).
Pelaksanaan Kegiatan ini meliputi :
Penyiapan lokasi timbunan dan pemasangan patok untuk membentuk profil dan
elevasi timbunan
Dump Truck mengambil material dari stock pile material timbunan yang sudah di
uji material oleh direksi pekerjaan
Timbunan pilihan digelar dengan menggunakan grader dengan ketebalan gembur
(sesuai dg spesifikasi ) dan dipadatkan dengan menggunakan vibrator roller.
Penyiraman/ peyemprotan air dengan menggunakan water tank secukupnya
sampai pada kadar air berada pada rentang (sesuai dg spek).
Pemadatan dilakukan dengan Vibrator roller disesuaikan dengan kondisi
lapangan mulai dari bagian tepi menuju ke tengah. Setelah pemadatan satu jalur
selesai, alat pemadat dipindahkan ke jalur di sebelahnya. Jumlah lintasan alat
pemnadat disesuaikan dengan hasil Trial Compaction
Check kepadatan dengan sand cone hingga memenuhi 95% max dry density.
(3). Pembersihan dan Pengupasan Lahan.
Pelaksanaan Kegiatan ini meliputi :
Permukaan Tanah yang tidak rata dan tumbuhan di badan jalan dikupas.
Pengupasan dilakukan dengan menggunakan Grader/Excavator
Selanjutnya Excavator menuangkan material hasil kupasan ke dalam Dump
Truck
Dump truck membuang material hasil galian keluar lokasi perkerjaan
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN 3
IV. DIVISI 5. PEKERJAAN PERKERASAN BERBUTIR
(1). Lapis Pondasi Agregat Kelas B
Pelaksanaan Kegiatan ini meliputi :
Melakukan penjabaran rencana kerja dengan mengacu kepada quality plan,
meliputi: Sasaran mutu, volume, durasi & K3 dan Proses kerja , sitem, urutan
tahapan dan metode dan kapasitas serta Skedul pelaksanaan dan sumber daya.
Memeriksa apakah semua persyaratan/kelengkapan yang terkait dengan proses
(termasuk revisi dan perubahannya telah dipenuhi antara lain : - Shop drawing
terkait telah disetujui oleh pemberi tugas sebelum pekerjaan dilaksanakan.
Mengajukan Request for Work/Inspection dan memastikan request disetujui oleh
pemberi tugas.
Pembuatan Job Mix Design dari material hasil crushing dari stone crusher.
Blanding equipment melakukan proses blending dengan perbandingan sesuai
dengan Job Mix Formula
Pengiriman material Agregate B dari base camp ke lap menggunakan dump truck
Wheel Loader memuat Agregate B stok hasil blending equipment ke Dump Truck
Dump truck mengangkut material Agregate B ke lokasi dan di stock di sepanjang
lokasi dengan jarak tertentu, sehingga pada saat penghamparan tidak terjadi
kekurangan material di suatu tempat dan kelebih an material di tempat lain
Material Agregate B digelar dg menggunakan motor grader dengan ketebalan
yang disyaratkan per lapis gembur dan dipadatkan dengan menggunakan
vibratory roller Pada fase ini harus dimonitor tebalnya (terutama utk
penghamparan finishing)
Penyiraman/ peyemprotan air dengan menggunakan water tank secukupnya
sampai pada kadar air berada pada rentang (sesuai dg spesifikasi).
Pemadatan dilakukan dengan vibratory roller dimulai dari bagian tepi menuju ke
tengah. Setelah pemadatan satu jalur selesai, alat pemadat dipindahkan ke jalur di
sebelahnya dengan overlapping 1/8 lebar roda pemadat. Jumlah lintasan alat
pemadat disesuaikan dengan hasil trial compaction.
Check kepadatan dengan sand cone hingga memenuhi spesifikasi
V. DIVISI 6. PERKERASAN ASPAL
(1). Lapis Resap Pengikat - Aspal Cair/Emulsi
Pelaksanaan Kegiatan ini meliputi :
Sebelum penyemprotan dimulai, debu dan bahan kotoran disingkirkan terlebih
dahulu dari permukaan dengan memakai sikat mekanis atau semprotan angin (air
compressor) atau kombinasi kedua-duanya, jika belum bersih harus dibersihkan
lagi dengan sapu baja.
Penyemprotan dilakukan dengan cara sedemikian rupa agar tidak menganggu lalu
lintas dan memungkinkan lalu lintas satu arah tanpa merusak hasil pekerjaan.
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN 4
Pembersihan dilanjutkan/melewati 20 cm dari tepi bidang yang akan disemprot.
Jika ada tonjolan benda asing atau lainnya harus segera disingkirkan dari
permukaan dengan memakai penggaruk baja atau cara lainnya yang disetujui
pengawas.
Panjang permukaan yang akan disemprot oleh setiap lintasan penyemprot harus
diukur dan ditandai.
Permukaan yang akan disemprot harus benar-benar kering.
Ketentuan jumlah penyemprotan prime coat dan komposisi material yang
dipergunakan harus mengikuti Spesifikasi.
(2). Lapis Penetrasi Macadam
Pelaksanaan Kegiatan ini meliputi :
Melakukan penjabaran rencana kerja dengan mengacu kepada quality plan,
meliputi: Sasaran mutu, volume, durasi & K3 dan Proses kerja , sitem, urutan
tahapan dan metode dan kapasitas serta Skedul pelaksanaan dan sumber daya.
Memeriksa apakah semua persyaratan/kelengkapan yang terkait dengan proses
(termasuk revisi dan perubahannya telah dipenuhi antara lain : - Shop drawing
terkait telah disetujui oleh pemberi tugas sebelum pekerjaan dilaksanakan.
Mengajukan Request for Work/Inspection dan memastikan request disetujui oleh
pemberi tugas.
Penghamparan material agregate/ batu pecah 3/5 pada permukaan badan jalan
yang sudah siap sesuai persetujuan request oleh pengawas pekerjaan.
Pemadatan dilakukan dengan vibratory roller dimulai dari bagian tepi menuju ke
tengah. Setelah pemadatan satu jalur selesai, alat pemadat dipindahkan ke jalur di
sebelahnya dengan overlapping 1/8 lebar roda pemadat. Jumlah lintasan alat
pemadat disesuaikan dengan hasil trial compaction.
Penyemprotan aspal pada lapisan agregate/ batu pecah 3/5 yang permukaanya
sudah rata dan padat dilakukan dengan cara sedemikian rupa agar tidak
menganggu lalu lintas.
Penghamparan material agregate/ batu pecah 2/3 pada permukaan badan jalan
yang sudah siap sesuai persetujuan pengawas pekerjaan.
Pemadatan dilakukan dengan vibratory roller dimulai dari bagian tepi menuju ke
tengah. Setelah pemadatan satu jalur selesai, alat pemadat dipindahkan ke jalur di
sebelahnya dengan overlapping 1/8 lebar roda pemadat. Jumlah lintasan alat
pemadat disesuaikan dengan hasil trial compaction.
Penghamparan material batu pecah 1/2 (Split) untuk mengisi celah – celah/ pori-
pori agregate/ batu pecah 2/3.
Pemadatan dilakukan dengan vibratory roller dimulai dari bagian tepi menuju ke
tengah. Setelah pemadatan satu jalur selesai, alat pemadat dipindahkan ke jalur di
sebelahnya dengan overlapping 1/8 lebar roda pemadat. Jumlah lintasan alat
pemadat disesuaikan dengan hasil trial compaction.
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN 5
Penyemprotan aspal pada lapisan agregate/ batu pecah 2/3 dan ½ yang
permukaanya sudah rata dan padat dilakukan dengan cara sedemikian rupa agar
tidak menganggu lalu lintas.
Penghamparan material abu batu sebagai lapisan penutup
VI. DIVISI 7. STRUKTUR
(1). Beton strukur, fc’20 MPa
Pelaksanaan Kegiatan ini meliputi :
Melakukan penjabaran rencana kerja dengan mengacu kepada quality plan,
meliputi: Sasaran mutu, volume, durasi & K3 dan Proses kerja , sitem, urutan
tahapan dan metode dan kapasitas serta Skedul pelaksanaan dan sumber daya.
Memeriksa apakah semua persyaratan/kelengkapan yang terkait dengan proses
(termasuk revisi dan perubahannya telah dipenuhi antara lain : - Shop drawing
terkait telah disetujui oleh pemberi tugas sebelum pekerjaan dilaksanakan.
Mengajukan Request for Work/Inspection dan memastikan request disetujui oleh
pemberi tugas.
Pemasangan Bekisting dengan kayu profil usuk dan tripleks tebal min. 10 mm dan
pemasangan bekisting harus kuat shg mampu menahan beban yang akan diterima
pada saat pengecoran
Mobilisasi peralatan (concrete mixer) dan material.
Sebelum pengecoran dilakukan harus dilakukan pembersihan di lokasi yang akan
di cor dari kotoran dan bekasbekas potongan kawat bendrat.
Curing beton dilakukan dengan 9 menutup permukaan beton dengan
menggunakan geotextile yang selalu dibasahi, disiram dengan air dari water tank
Lakukan pemeriksaan mutu Kuat tekan beton, Kerataan permukaan, Kepadatan
Beton.
(2). Baja Tulangan Polos-BjTP 280
Pelaksanaan Kegiatan ini meliputi :
Melakukan penjabaran rencana kerja dengan mengacu kepada quality plan,
meliputi: Sasaran mutu, volume, durasi & K3 dan Proses kerja , sitem, urutan
tahapan dan metode dan kapasitas serta Skedul pelaksanaan dan sumber daya.
Memeriksa apakah semua persyaratan/kelengkapan yang terkait dengan proses
(termasuk revisi dan perubahannya telah dipenuhi antara lain : - Shop drawing
terkait telah disetujui oleh pemberi tugas sebelum pekerjaan dilaksanakan.
Mengajukan Request for Work/Inspection dan memastikan request disetujui oleh
pemberi tugas.
Baja tulangan dibersihkan dari lumpur, oli, cat, percikan adukan dan bahan-bahan
lain yang dapat mengurangi lekatan Baja tulangan dengan beton
Baja tulangan diukur, dipotong dan dibengkok sesuai dg daftar potong bengkok
besi yang telah disetujui oleh direksi
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN 6
Tulangan dirangkai sesuai dengan shop drawing dengan memperhatikan
kebutuhan untuk selimut beton. Pengikatan batang-batang besi beton harus kuat
shg tulangan tidak bergeser pada waktu pengecoran.
Antara tulangan dan bekisting harus dipisahkan dengan beton decking setebal
kebutuhan untuk selimut beton
(3). Pasangan Batu
Pelaksanaan Kegiatan ini meliputi :
Melakukan penjabaran rencana kerja dengan mengacu kepada quality plan,
meliputi: Sasaran mutu, volume, durasi & K3 dan Proses kerja , sitem, urutan
tahapan dan metode dan kapasitas serta Skedul pelaksanaan dan sumber daya.
Memeriksa apakah semua persyaratan/kelengkapan yang terkait dengan proses
(termasuk revisi dan perubahannya telah dipenuhi antara lain : - Shop drawing
terkait telah disetujui oleh pemberi tugas sebelum pekerjaan dilaksanakan.
Mengajukan Request for Work/Inspection dan memastikan request disetujui oleh
pemberi tugas.
Pemasangan patok untuk menentukan dimensi galian dari konstruksi yang akan
dibuat
Penggalian & Penyiapan lokasi sesuai dengan elevasi yang telah ditentukan dg
pemasangan Bow plank dan dibantu dengan tarikan tali menggunakan benang
sesuai dengan dimensi konstruksi yang akan dibua
Penyiapan batu untuk pasangan yang memenuhi spsifikasi yang disyaratkan
Penyiapan mortar sebagai bahan pengikat pasangan batu dilakukan dengan
menggunakan concrete mixer
Pemasangan pasangan batu dengan cara batu disusun sesuai dengan gambar
kerja dan diantara batu satu dengan yang lain diisi dengan mortar sebagai
pengikat
Urugan kembali tanah dibelakang konstruksi (khusus untuk konstruksi retaining
wall)
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN 7