Pembangunan Jalan Pagai Selatan Ruas Jalan Polaga - Km. 37, Km.14 - Makalo Dan Kartini - Malakopa

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 4104489
Date: 26 February 2023
Year: 2023
KLPD: Kab. Kepulauan Mentawai
Work Unit: Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang
Procurement Type: Pekerjaan Konstruksi
Method: Tender - Pascakualifikasi Satu File - Harga Terendah Sistem Gugur
Contract Type: Gabungan Lumsum dan Harga Satuan
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 3,751,656,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 3,751,002,844
Winner (Pemenang): PT Hariyona
NPWP: 012298113201000
RUP Code: 41576627
Work Location: Kecamatan Pagai Selatan - Kepulauan Mentawai (Kab.)
Participants: 42
Applicants
Reason
0012298113201000Rp 3,083,963,000-
0015597883831000Rp 3,303,036,850-
0020451852217000Rp 3,337,242,240-
PT Mahameru Citra Perkasa
0029171865713000Rp 3,424,450,744Tidak Dilakukan evaluasi karena telah telah mendapatkan calon pemenang dan pemenang cadangan
0015807415201000Rp 3,142,760,762Tidak Menghadari Undangan Klarifikasi Administrasi, Kualifikasi, Teknis, dan Harga pada sesuai dengan jadwal yang ditentukan
0033084690201000--
0011292067201000--
0015499957201000--
0023817760202000--
Generasi Dinasti Persada
0862924180201000--
0028382729201000--
0028382489201000--
0026681148201000--
0017597220311000--
0015536113009000--
0025919226201000--
0015212921201000--
0316804467124000--
0715483608215000--
0024216046203000--
0017369224202000--
0028050763203000--
PT Aan Jaya Baru
0764695649201000--
PT Sinar Terang Gemilau
08*2**0****21**0--
0965134836201000--
CV Lima Empat Lima Empat
0412461386201000--
CV Pongairangan
06*2**8****05**0--
0012686754201000--
0028788941201000--
0829016450205000--
0031916919203000--
0720114594203000--
CV Diefa Lestari
00*6**2****29**0--
0014233118201000--
0744879834205000--
Banyu Langit Perkasa
09*3**5****02**0--
0020083242101000--
0825643349201000--
PT Nadya Ratu Permata
09*2**4****05**0--
0435888961201000--
0730500006201000--
0025513227201000--
Attachment
METODE  PELAKSANAAN  PEKERJAAN                         
Program        :  Penyelenggaraan Jalan                                
                                                                       
Kegiatan       :  Penyelenggaraan Jalan Kabupaten/Kota                 
Sub Kegiatan   :  Pembangunan Jalan                                    
Lokasi         :  Kecamatan pagai Selatan                              
                                                                       
Tahun Anggaran :  2023                                                 
Lingkup        :  Pembangunan Jalan Pagai Selatan Ruas Jalan Polaga-Km.37,
Pekerjaan         Km.14-Makalo dan Kartini-Malakopa                    
                                                                       
                                                                       
                                                                       
 Semua  item-item pekerjaan tersebut diatas akan dilaksanakan sesuai   
 1.   DIVSI 1 UMUM                                                     
      1.2        Mobilisasi                                            
      SKh.1.1.22 Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi               
 2.   DIVISI 2 DRAINASE                                                
                                                                       
      2.1.(1)    Galian untuk Selokan Drainase dan Saluran Air         
 3.   DIVISI 3 PEKERJAAN TANAH DAN GEOSINTETIK                         
      3.1.(1)    Galian Biasa                                          
      3.2.(2a)   Timbunan Pilihan dari Sumber Galian                   
 4.   DIVISI 5 PERKERASAN BERBUTIR                                     
                                                                       
      5.3.(3)    Lapis Fondasi bawah Beton Kurus                       
 5.   DIVISI 7 STRUKTUR                                                
      7.9.(1)    Pasangan Batu                                         
 6.   DIVISI 10 PEKERJAAN PEMELIHARAAN KINERJA                         
      10.1.(7)   Perbaikan dan Perataan Permukaan Jalan Tanah          
                                                                       
                                                                       
 spesifikasi teknis dan menurut volume pekerjaan yang tersedia dalam Daftar
 Kuantitas dan Harga.                                                  
                                                                       
 A. URAIAN TAHAPAN  PELAKSANAAN                                        
                                                                       
 Dalam  pelaksanaan pekerjaan ini metode pelaksanaan pekerjaan secara  
 umum   dapat dilaksanakan setelah ada Serah Terima Lapangan maka      
                                                                       
 Pekerjaan Pembangunan Jalan Monganpoula - Sotboyak dapat dilaksanakan.
 Pekerjaan  pendahuluan  adalah  pekerjaan awal,  yang  meliputi       
 kegiatan-kegiatan untuk mendukung permulaan pelaksanaan konstruksi.   
 Pada Pekerjaan ini meliputi :                                         
                                                                       
 a. PCM (Pre Construction Meeting).                                    
                                                                       
 Dalam waktu 7 hari setelah Penandatangan Kontrak, di adakan Rapat Pra 
 Pelaksanaan (Pre Construction Meeting), Rapat yang diusulkan oleh salah satu
 dari para Pihak yang terdapat di dalam Kontrak suatu Pekerjaan. Rapat ini
 bisa diusulkan oleh Pejabat Penandatangan Kontrak (PPK) atau bisa juga
                                                                       
 diusulkan oleh Kontraktor Pelaksana Pekerjaan. Rapat ini dihadiri oleh semua
 pihak yang terkait pekerjaan: PPK beserta Direksi Pekerjaan, Kontraktor, dan
 Konsultan Pengawas.                                                   
                                                                       
 Hal-hal yang dibahas di dalam Rapat PCM adalah antara lain:           
    - Mobilisasi Peralatan dan Material,                               
                                                                       
    - Pengukuran Ulang (Uitzet),                                       
                                                                       
    - Pembuatan Laporan Pekerjaan,                                     
    - Tata Cara Opname,                                                
                                                                       
    - Prosedur Penagihan Prestasi Pekerjaan,                           
                                                                       
    - Serah Terima Pekerjaan, dan lain-lain.                           
 Di bawah ini akan disinggung masing-masing secara singkat dan sederhana.
                                                                       
 Setelah semua disetujui dilakukan rekayasa lapangan guna melihat secara
 langsung langkah- langkah yang akan dikerjakan, serta metode-metode yang
 digunakan.                                                            
                                                                       
 b. Pekerjaan Rekayasa Lapangan dan Pengukuran                         
                                                                       
 Rekayasa Lapangan merupakan bagian penting dari kegiatan proyek untuk 
 menuju penanganan jalan secara optimal dari sisi mutu, biaya dan waktu.
                                                                       
   a. Pekerjaan Rekayasa Lapangan                                      
   Pekerjaan rekayasa lapangan di awal suatu pekerjaan untuk memastikan
                                                                       
   berapa besar perubahan yang terjadi akibat pelaksanaan dari perencanaan
   yang ada. Suatu perencanaan masih mengandung  galat. Pelaksana      
   Pekerjaan, Direksi Lapangan, dan Konsultan Pengawas harus memastikan
   lagi legalitas kepastian pekerjaan. Rekayasa Lapangan dan Pengukuran
   ulang ini menghasilkan Laporan MC-0 yang dilampiri Gambar Rencana   
                                                                       
   Pelaksanaan Kerja, Kurva S, Foto Pekerjaan 0%, dan Lampiran-lampiran
   yang diperlukan. Semua dokumen yang dihasilkan dalam Pengukuran     
   Ulang ini wajib disetujui oleh para pihak. Dan Pekerjaan rekayasa lapangan
   dilaksanakan guna untuk mengetahui tentang ada atau tidak perubahan 
   volume pekerjaan jika ada besarnya perubahan yang ditemukan dibuatkan
                                                                       
   Dokumen  Perubahan. Dokumen perubahan bisa berbentuk Dokumen        
   Tambah  Kurang (Change Contract Order) atau Dokumen Tambahan        
   (Addendum). Hal ini tergantung mazab yang digunakan di suatu satuan 
   kerja. Selain itu, terkadang Dokumen Perubahan ini bisa berbentuk serial
   sepanjang pekerjaan dilaksanakan, sehingga tim yang diusulkan dalam 
                                                                       
   Dokumen  Perubahan ini pun disesuaikan dengan tingkat perubahan yang
   dialami. Semakin berat tingkat perubahan, maka Tim yang diusulkan   
   (dibentuk) semakin lengkap dan lintas sektoral. Jika perubahan hanya kecil,
   maka  Tim yang dibentuk cukup sesuai dengan yang ada di Dokumen     
   Kontrak. Jika perubahan yang ditemukan besar bahkan berpengaruh     
                                                                       
   terhadap pasal-pasal dalam Kontrak, maka harus melibatkan Bidang    
   Hukum, Perencanaan, dan lain-lain. Selain itu, dokumen perubahan yang
   besar, diperlukan Justifikasi Teknis dan Tim Negosiasi Harga. Dokumen
   Perubahan tidak akan dibahas pada kesempatan ini, karena terdapat   
   berbagai pendapat tentang dokumen perubahan (tambah-kurang) sesuai  
   jenis kontrak, tingkat perubahan, dan kepentingan pekerjaan.        
                                                                       
                                                                       
                                                                       
   b. Pekerjaan Pengukuran/Uitzet                                      
                                                                       
   Pengukuran dan pematokan daerah batas pekerjaan dan ketinggiannya   
   untuk perencanaan dan pembuatan gambar kerja (shop drawing) sebagai 
   acuan  lapangan, dengan berpedoman pada dokumen tender dengan       
   menyesuaikan kondisi di lapangan, jika terjadi perubahan-perubahan  
                                                                       
   dilakukan asistensi ke direksi lapangan.                            
                                                                       
                      Pengecekan titik referensi                       
                           (Benc Mark)                                 
                                                                       
                                                                       
                         Pembuatan dan                                 
                       pemasangan patok TBM                            
                       (Temporary Bench Mark)                          
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                        Pengukuran cross dan                           
                        Longitudinal section                           
                          kondisi existing                             
                                                                       
                                                                       
                       Survey dan Penandaan                            
                                                                       
                         Lokasi Pekerjaan                              
                                                                       
 Pekerjaan Pengukuran (setting out) akan dilaksanakan untuk mengetahui :
                                                                       
 1. Batas - batas pekerjaan                                            
                                                                       
 2. Posisi bangunan yang ada.                                          
                                                                       
 3. Menentukan elevasi dan koordinat konstruksi yang akan dikerjakan.  
                                                                       
 Pelaksanaan pekerjaan :                                               
                                                                       
 Tim pengukuran yang bertugas untuk mengecek gambar yang ada dan       
 membuat data awal. Data awal akan dipakai dalam pembuatan Shop Drawing
                                                                       
 untuk pelaksanaan pekerjaan di lapangan.                              
 Pengecekan titik-titik referensi (existing BM) dengan theodolite dan waterpass
                                                                       
 sehingga dapat diketahui koordinat (x,y,z) titik-titik BM yang sesungguhnya
 lalu dibandingkan dengan data-data titik BM dalam gambar untuk mengatahui
 apakah BM tersebut masih baik atau sudah rusak.                       
                                                                       
 Pembuatan / pemasangan BM permanent di tempat yang aman dan mudah     
 terlihat agar tidak terganggu selama masa pekerjaan.                  
                                                                       
 Pelaksanaan pengukuran akan dilakukan team pengukuran yang dikoordinir
 oleh seorang surveyor yang sudah berpengalaman pada bidangnya.        
                                                                       
 Alat yang digunakan adalah Total Station/Theodolite dan Waterpass lengkap
 dengan baak ukur  allumunium panjang 4 m. Hasil pengukuran akan       
 dilaporkan kepada Konsultan Pengawas dan Direksi Pekerjaan untuk      
 mendapatkan  comments atau approval. Untuk selanjutnya data hasil     
 pengukuran/survey lapangan tersebut dapat dipakai sebagai bahan untuk 
                                                                       
 menyiapkan rekayasa engineering, dan perhitungan volume MC-0, serta   
 sebagai acuan dalam pelaksanaan pekerjaan fisik.                      
 3. Pembuatan Shop Drawing                                             
 Untuk menjaga hal – hal yang tidak di inginkan di dalam pelaksanaan   
                                                                       
 pekerjaan, maka kontraktor Akan membuat shop drawing yang di setujui oleh
 Konsultan Pengawas, Konsultan Perencana, dan Owner. Shop drawing harus
 di periksa dan disetujui oleh direksi pekerjaan untuk dilakukan perhitungan
 volume  actual (MC-0) dan  pelaksanaan dilapangan. Shop drawing       
 dibuat/didesain berdasarkan data hasil pengukuran lapangan yang telah 
                                                                       
 dilakukan.                                                            
 4. Fasilitas Kantor Lapangan/Direksikeet dan Barak Kerja/Gudang       
                                                                       
 Sebelum  melangkah kepada pekerjaan Fisik Bangunan akan dibuat        
 Direksikeet atau Kantor Lapangan, yang dilengkapi dengan Furniture    
                                                                       
 Sederhana, Papan Tulis, Rak Buku. Untuk Penempatan Direksikeet akan   
 ditempatkan pada area yang strategis terhadap pekerjaan dan tidak     
 mengganggu kelancaran kendaraan logistik ke dalam dan dari luar Lokasi
 Pekerjaan. Gudang harus dibuat tertutup dan terlindung dari pengaruh cuaca,
 dan memenuhi persyaratan, dan kondisinya harus dijaga agar tetap kering dan
                                                                       
 tidak lembab. Penyimpanan bahan harus diatur sedemikian rupa agar material
 yang lebih dulu datang dapat lebih awal digunakan.                    
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
 5. Listrik dan Air Kerja                                              
                                                                       
 Dalam pelaksanaan proyek maka pengadaan air bersih yang sesuai dengan 
 spesifikasi yang diminta menjadi hal penting untuk mendukung kelancaran
 kegiatan. Dalam pelaksanaan karena bekerja dalam lingkungan yang padat
                                                                       
 akan lalulintas maka penerangan disekitar proyek pada malam hari harus
 terjaga dengan baik. Dengan penerangan yang memadai maka diharapkan   
 tidak terjadi kecelakaan lalulintas akibat tidak ada penerangan disekitar lokasi
 proyek. Selain itu juga penerangan berfungsi untuk memberikan kenyamanan
 dan suasana yang terang untuk pekerjaan bilamana diperlukan kerja lembur.
 Untuk pelaksanaannya maka digunakan genset dan lampu yang ditempatkan 
                                                                       
 sesuai keperluan.                                                     
 6. Papan Nama Proyek                                                  
                                                                       
 Papan Nama Proyek di buat untuk memberikan informasi seluas luas nya  
 kepada masyarakat tentang keberadaan pekerjaan. Papan nama terbuat dari
                                                                       
 multyplek dan kayu kaso dengan pondasi adukan semen, pasir dan split. 
 B. PEKERJAAN   KONSTRUKSI                                             
 Pekerjaan ini meliputi pekerjaan umum, drainase, pekerjaan tanah dan  
 geosintetik, perkerasan berbutir, struktur, dan pekerjaan pemeliharaan
 kinerja.                                                              
 1. DIVISI I UMUM                                                      
                                                                       
    1.2. PEKERJAAN MOBILISASI                                          
    A. Pekerjaan Persiapan                                             
                                                                       
      Pekerjaan Persiapan adalah pekerjaan awal yang meliputi kegiatan -
      kegiatan pendahuluan untuk mendukung permulaan proyek meliputi : 
                                                                       
      1. Pembuatan Job Mix Design                                      
                                                                       
         Sebelum  pekerjaan utama   dilaksanakan terlebih dahulu       
         dilaksanakan pengambilan sampel bahan dari quarry yang berada di
         lokasi setempat atau yang didatangkan, diantaranya : batu, pasir
                                                                       
         dan bahan Timbunan pilihan selanjutnya dibawa ke laboratorium 
         job mix formula/job mix designn yang akan dipakai sebagai acuan
         kerja dalam pelaksanaan proyek.                               
                                                                       
      2. Material dan Penyimpanan                                      
                                                                       
         Bahan yang akan digunakan di dalam pekerjaan harus memenuhi   
         spesifikasi dan standar yang berlaku, baik ukuran, tipe maupun
         ketentuan lainnya sesuai petunjuk Direksi Teknis. Semua material
         yang akan digunakan untuk proses pembuatan Concrete diambil   
         dari quarry sungai yang berada di lokasi setempat.            
                                                                       
      3. Mobilisasi Personil                                           
                                                                       
         Selama proses pelaksanaan pekerjaan wajib menghadirkan personil
         sebagi berikut :                                              
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
         No  Posisi Penugasan  Jumlah Pendidikan Pengalaman Kualaifikasi
                                                                       
                                                                       
          1  Manajer Pelaksana/ 1 Org S.1 - Sipil ≥ 4 Tahun SKA Ahli   
             General Superintendent                        Teknik      
                                                            Jalan      
                                                           Madya       
                                                                       
                                                                       
          2  Manager Teknik    1 Org  S.1 - Sipil ≥ 3 Tahun SKT        
                                                          Pelaksana    
                                                          Lapangan     
                                                          Pekerjaan    
                                                          Jalan (028)  
          3  Manager Keuangan  1 Org    S.1 -   ≥ 1 Tahun              
                                      Keuangan                         
          4  Ahli K3           1 Org    S.1     ≥ 1 Tahun   SKA        
                                                          Ahli Muda    
                                                                       
          5  Quality Engineer  1 Org     D3     ≥ 2 Tahun   SKT        
                                                           Teknisi     
                                                          Laboratorium 
                                                            Beton      
          6  Surveyor          1 Org     D3     ≥ 1 Tahun   SKT        
                                                           Juru Ukur   
                                                           Pekerjaan   
                                                            Jalan /    
                                                                       
                                                           Jembatan    
                                                                       
      4. Pelaksanaan Mobilisasi Peralatan                              
                                                                       
         Dalam pelaksanaan proyek ini mobilisasi alat-alat yang digunakan
         adalah:                                                       
                                                                       
                                                                       
                                                                       
                     Uraian Alat              Jumlah Unit              
         CONCRETE MIXER 0.3-0.6 M3              2 Unit                 
                                                                       
         DUMP TRUCK 3 - 4 M3                    4 Unit                 
                                                                       
         EXCAVATOR 80-140 HP                    3 Unit                 
                                                                       
         GENERATOR SET                          1 Unit                 
                                                                       
         MOTOR GRADER  >100 HP                  1 Unit                 
         VIBRATORY ROLLER 5-8 T.                1 Unit                 
                                                                       
         CONCRETE VIBRATOR                      1 Unit                 
                                                                       
         WATER PUMP 70-100 mm                   1 Unit                 
                                                                       
         WATER TANKER 3000-4500 L.              1 Unit                 
         MOBIL PICK UP                          1 Unit                 
                                                                       
                                                                       
                                                                       
 SKh.1.1.22. Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK)            
                                                                       
 Dalam melaksanakan pekerjaan pembangunan atau peningkatan jalan setiap
 tahapan pekerjaan yang akan dilaksanakan mulai dari awal sampai dengan
 akhir kegiatan di lapangan diusahakan agar pekerja dan pengguna jalan aman.
 Ada beberapa hal yang perlu di siapkan untuk keselamatan dan kesehatan
                                                                       
 kerja ddiantaranya :                                                  
    1. Penyiapan dokumen penerapan SMKK                                
      Rencana keselamatan kerja di tuangkan dalam dokumen rencana      
                                                                       
      keselamatan kerja, selanjutnya pembuatan prosedur dan instruksi kerja
      serta ppenyiapan formulir K3.                                    
                                                                       
    2. Sosialisasi, Promosi dan Pelatihan                              
                                                                       
      Induksi Keselamatan Konstruksi (Safety Induction), Pengarahan    
      Keselamatan Konstruksi (Safety Briefing), Simulasi Keselamatan   
      Konstruksi, Spanduk (Banner) dan Papan Informasi Keselamatan     
      Konstruksi.                                                      
                                                                       
    3. Alat Pelindung Kerja dan Alat Pelindung Diri                    
                                                                       
    - Topi pelindung (Safety Helmet)                                   
                                                                       
    - Sarung tangan (Safety Gloves)                                    
    - Sepatu keselamatan (Safety Shoes, rubber safety shoes and toe cap)
                                                                       
    - Rompi keselamatan (Safety Vest)                                  
                                                                       
    4. Asuransi dan Perizinan terkait Keselamatan Konstruksi           
                                                                       
    - Asuransi (Construction All Risk/CAR)                             
                                                                       
                                                                       
    5. Fasilitas, Sarana dan Prasarana dan Alat KesehatanPeralatan P3K 
                                                                       
    6. Rambu dan Perlengkapan lalu lintas yang diperlukan atau manajemen
      lalu lintas                                                      
                                                                       
      Rambu  yang di buat diantaranya, rambu petunjuk, rambu larangan, 
      rambu peringatan dan rambu kewajiban.                            
                                                                       
                                                                       
                                                                       
 2. DIVISI 2. DRAINASE                                                 
                                                                       
 Pekerjaan drainase dilakukan secara bertahap sesuai dengan ketentuan, 
 pekerjaan drainase dilakukan setelah dilakukan pembersihan dan        
 pengupasan lahan dan penyesuaian grade jalan (galian /Timbunan) dengan
 gambar kerja selesai dilaksanakan.                                    
                                                                       
 2.1.(1). Galian untuk Saluran Drainase dan Saluran Air                
                                                                       
 Pekerjaan ini meliputi panggalian, penanganan, pembuangan atau        
 penumpukan tanah atau bahan lainnya.                                  
                                                                       
 Cara Pelaksanaan :                                                    
                                                                       
 a. Sebelum penggalian dimulai harus memperhatikan bangunan utilitas   
   dibawah tanah                                                       
 b. Semua lahan dalam batas pelaksanaan diadakan pembersihan, dan      
   material hasil pembersihan dibuang keluar lokasi pekerjaan dengan   
   persetujuan direksi.                                                
                                                                       
 c. Setelah diadakan pengukuran, dibuat shop drawing maka pekerjaan    
   penggalian siap dimulai dengan persetujuan Direksi.                 
                                                                       
 d. Material hasil galian dibuang ke lokasi pekerjaan yang telah disediakan oleh
   kontraktor.                                                         
                                                                       
                                                                       
 3. DIVISI 3 PEKERJAAN TANAH DAN GEOSINTETIK                           
                                                                       
 Pekerjaan tanah dan geosintetik dimulai dengan pelaksanaan pembersihan
 dan pengupasan lahan dan dilanjutkan dengan pekerjaan-pekerjaan tanah 
 sesuai dengan ketentuan yang ada .                                    
                                                                       
 1.2.2. (a) Timbunan Pilihan dari Sumber Galian                        
                                                                       
 Timbunan yang diklasifikasikan sebagai timbunan pilihan harus terdiri dari
 bahan tanah atau batu yang memenuhi semua ketentuan di atas level     
 timbunan biasa dan sabagai tambahan harus memiliki sifat-sifat tertentu yang
 tergantung dari maksud penggunaannya, seperti diperintahkan atau disetujui
                                                                       
 oleh Direksi pekerjaan. Dalam segala hal, seluruh timbunan pilihan harus
 diuji dan memiliki CBR paling sedikit 10 % setelah 4 hari perendaman dan bila
 dipadatkan sampai 100% kepadatan kering maksimum.                     
                                                                       
 Pekerjaan Timbunan pelihan dilaksanakan dengan prosedur sebagai berikut:
                                                                       
   a. Pengangkutan Material                                            
     Pengangkutan  material timbunan pilihan ke lokasi pekerjaan       
                                                                       
     menggunakan  dump   truck dan  loadingnya dilakukan dengan        
     menggunakan wheel loader. Pengecekan dan pencatatan volume material
     dilakukan pada saat penghamparan agar tidak terjadi kelebihan material
     disatu tempat dan kekurangan material ditempat lain.              
                                                                       
   b. Penghamparan Material                                            
                                                                       
     Penghamparan material dilakukan dengan menggunakan motor grader.  
     Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penghamparan material,
     diantaranya :                                                     
                                                                       
     1. Kondisi cuaca yang memungkinkan                                
                                                                       
     2. Panjang hamparan pada saat setiap section yang dipadatkan sesuai
       dengan kondisi lapangan. Lebar penghamparan disesuaikan dengan  
       kondisi lapangan dan tebal penghamparan sesuai dengan spesifikasi,
       semua tahapan pekerjaan hamparan dan tebal hamparan berdasarkan 
                                                                       
       petunjuk dan persetujuan dari Direksi Pekerjaan.                
     3. Material yang tidak dipakai dipisahkan dan ditempatkan pada lokasi
       yang ditetapkan.                                                
                                                                       
   c. Pemadatan Material                                               
     Pemadatan dilakukan dengan menggunakan vibro roller, dimulai dari 
                                                                       
     bagian tepi ke bagian tengah. Pemadatan dilakukan berulang jika   
     dimungkinkan untuk mendapat hasil yang maksimal dapat digunakan   
     alat water tank untuk membasahi material timbunan biasa dari sumber
     galian dan diselingi dengan pemadatan dengan menggunakan vibro roller.
     Timbunan Pilihan dipadatkan mulai dari tepi luar dengan bergerak  
                                                                       
     menuju ke arah sumbu jalan sedemikian rupa. Bila mana memungkinkan,
     lalu lintas alat-alat konstruksi harus terus menerus divariasi agar dapat
     menyebarkan pengaruh usaha pemadatan dari lalu lintas tersebut.   
                                                                       
     Dasar perhitungan analisis adalah:                                
                                                                       
    1. Asumsi, Pekerjaan dilakukan secra mekanis dan lokasi pekerjaan  
       sepanjang jalan yang dikerjakan                                 
    2. Urutan kerja/metode kerja :                                     
       - Material timbunan biasa dimuat ke  dump   truck dengan        
         menggunakan whell loader                                      
                                                                       
       - Pengangkutan material timbunan pilihan dilakukan drump truck  
         dari quarry, dengan jarak quarry ke lapangan pekerjaan 6 KM   
       - Material timbunan biasa dihampar dengan menggunakan motor     
         grader                                                        
       - Hamparan Material dsisiram air dengan menggunakan water tank  
                                                                       
         truck (sebelum pelaksanaan pemadatan) dan dipadatkan dengan   
         menggunakan vibro roller                                      
       - Selama pemadatan sekelompok pekerjaan akan merapikan tepi     
         hamparan dan level permukaan dengan menggunakan alat bantu.   
                                                                       
                                                                       
 4. DIVISI 5. PERKERASAN BERBUTIR                                      
                                                                       
 5.3.(3). Lapis Pondasi Bawah Beton Kurus                              
                                                                       
 Tujuan penghamparan Lapis pondasi beton kurus ini adalah sebagai lapis
 pondasi dan juga perkerasan pada bahu jalan.                          
                                                                       
     1. Peralatan :                                                    
                                                                       
        - CONCRETE  MIXER 0.3-0.6 M3                                   
        - WATER TANKER  3000-4500 L.                                   
        - Algilator Truck                                              
        - Batching Plant                                               
     2. Bahan :                                                        
        - Semen                                                        
                                                                       
        - Pasir                                                        
        - Agregat Kasar                                                
        - Begisting/mal                                                
                                                                       
     3. Pelaksanaan pekerjaan                                          
                                                                       
        a. Persiapkan daerah bahu yang akan dicor, seperti pemasangan  
          bekisting/mal sesuai ukuran yang tertera pada gambar kerja.  
          Bagian bawahnya dipasang pelapis anti serap.                 
                                                                       
        b. Agregat, semen dan air dicampur sehingga menghasilkan mutu  
          beton minimal K-100 dan memenuhi persyaratan dalam Spesifikasi
          Teknik.                                                      
        c. Pemakaian ukuran agregat dipilih sesuai dengan kebutuhan Lantai
          kerja beton K-100 dan mendapat persetujuan dari Direksi      
                                                                       
          Pekerjaan.                                                   
        d. Beton mutu K-100 sebagai lantai kerja akan dicampur, diangkut,
          dituang, disebar dan dipadatkan sesuai dengan sesuai dengan  
          persyaratan dalam Spesifikasi Teknik.                        
        e. Setelah pengecoran lantai kerja beton mutu K-100 untuk bahu 
          jalan maka akan diuji kerataannya dengan panjang mal tidak   
                                                                       
          kurang dari 1,8 m                                            
        f. Lantai kerja beton mutu K-100 sebagai bahu jalan segera dirawat,
          setelah finishing tidak kurang dari 7 hari, perawatan tersebut yaitu
          dengan cara menutup permukaannya dengan plastik sampai       
          lapisan berikutnya dihampar atau seluruh permukaan disemprot 
                                                                       
          merata dengan white pigmented curing compound atau seluruh   
          permukaan disemprot merata kontinyu dan kondisi kelembaban   
          dijaga agar tetap selama masa perawatan.                     
                                                                       
                                                                       
                                                                       
 5. DIVISI 7. STRUKTUR                                                 
      7.9 Pasangan Batu                                                
                                                                       
        a. Pekerjaan ini harus mencakup pembuatan struktur yang        
          ditunjukkan dalam Gambar atau seperti yang diperintahkan     
                                                                       
          Direksi pekerjaan, yang dibuat dari pasangan batu. Pekerjaan 
          harus meliputi pemasokan semua bahan, penyiapan seluruh      
          formasi atau pondasi dan seluruh pekerjaan yang diperlukan   
          untuk menyelesaikan struktur sesuai dengan spesifikasi ini dan
          memenuhi garis, ketinggian, potongan dan dimensi seperti yang
                                                                       
          ditunjukkan dalam gambar atau sebagimana yang diperintahkan  
          secara tertulis oleh Direksi Pekerjaan.                      
        b. Umumnya, pasangan batu harus digunakan hanya untuk struktur 
          seperti dinding penahan, gorong-gorong pelat, dan tembok kepala
          gorong-gorong besar dari pasangan batu yang digunakan untuk  
          menahan beban luar yang cukup besar. Bilamana fungsi utama   
          suatu pekerjaan sebagai penahan gerusan, bukan sebagai penahan
                                                                       
          beban, seperti lapisan selokan, lubang penangkap, lantai     
          gorong-gorong (spillway apron) atau pekerjaan pelindung lainnya
          pada lereng atau di sekitar ujung gorong-gorong, maka kelas  
          pekerjaan di bawah Pasangan Batu (Stone Masonry) dapat       
          digunakan seperti Pasangan Batu dengan Mortar (Mortared      
                                                                       
          Stonework) atau pasangan batu kosong yang diisi (grouted rip rap).
        Dasar Perhitungan untuk Analisa Harga Satuan                   
                                                                       
        Asumsi:                                                        
          1. Menggunakan alat berat (secara mekanik)                   
          2. Bahan dasar (batu, pasir dan semen)diterima seluruhnya    
            dilokasi pekerjaan                                         
          3. Prosedur Pelaksanaan:                                     
                                                                       
            Semen, pasir dan air dicampur dan diaduk menjadi spesi beton
            dengan menggunakan batu yang dibersihkan dari tanah liat dan
            debu agar daya rekat semen terpenuhi. Penyelesaian dan     
            perpihan setelah pemasangan                                
                                                                       
                                                                       
                                                                       
 7. DIIVISI 10. PEKERJAAN PEMELIHARAAN KINERJA                         
                                                                       
    10.1.(7) Perbaikan dan Perataan Permukaan Jalan Tanah              
      Peralatan dan Tenaga Kerja yang digunakan :                      
                                                                       
          Alat :                     Tenaga Kerja :                    
        1. Excavator 80-140 HP Dump                                    
                                   1. Pekerja Tukang                   
          truk                                                         
        2. Motor Grader            2. Mand or                          
        3. Alat bantu lainya       3. Operator                         
    Metode pelaksanaan                                                 
                                                                       
    a. Menentukan batas perbaikan dan perataan permukaan jalan tanah   
       rencana.                                                        
    b. Setelah batas ditentukan, dilanjutkan dengan perbaikan jalan tanah
       menggunakan Excavator 80-140 HP, tenaga orang dan alat bantu.   
       Kemudian   dilakukan perataan  permukaan   tanah  dengan        
                                                                       
       menggunakan Motor Grader dan pada akhlr pekerJaan dilaksanakan  
       pembersihan lahan dengan menggunakan tenaga mekanis dan         
       tenaga manusia.                                                 
    c. Kedalaman  dan penampang  dikerjakan sesuai dengan gambar       
       pelaksanaan.                                                    
    d. Tanah sisa hasil pekerjaan untuk sementara dibuang disekitar lokasi
       galian yang akan dipakai untuk timbunan dan apabila tidak bisa  
       dipakai kembali sesuai persetujuan Direksi/Pengawai, maka tanah 
       akan dibuang pada lokasi yang telah ditentukan menggunakan dump 
       truk.                                                           
                                                                       
    e. Pemadatan dilaksanakan pada lokasi/lahan yang telah dilaksanakan
       perbaikan dan perataan permukaan jalan tanah sehingga tanah     
       menjadi padat.                                                  
                                                                       
                                                                       
    PEKERJAAN  LAIN-LAIN                                               
                                                                       
    Administrasi / Dokumentasi                                         
    Untuk melengkapi Administrasi/Dokumentasi dan laporan-laporan akan 
    dikerjakan :                                                       
                                                                       
    1. Laporan berkala secara menyeluruh                               
    2. Catatan kemajuan pekerjaan, yang ditadatangani oleh Direksi Pekerjaan
      /Pemilik                                                         
                                                                       
    3. Dokumentasi Foto, meliputi:                                     
       - Pekerjaan sebelum dilaksanakan                                
       - Pekerjaan sedang dilaksanakan                                 
       - Pekerjaan setelah dilaksanakan                                
    4. Disusun rapi dan diketahui Direksi Pekerjaan. Foto-foto diambil pada
                                                                       
      setiap STA.                                                      
    5. Membuat as built drawing atau gambar yang sesuai pekerjaan lapangan
    6. Membuat Laporan harian, mingguan dan bulanan                    
    7. Membuat Back up data sesuai dengan hasil pekerjaan dilapangan.  
                                                                       
                                                                       
    Demobilsasi                                                        
    Semua  alat kerja yang digunakan pada akhir/finishing pelaksanaan  
    pekerjaan segera dilakukan demobilisasi kembali kepada pemberi     
    dukungan alat.                                                     
                                                                       
                                                                       
    Pembersihan Akhir                                                  
    Setelah semua pelaksanaan pekerjaan selesai maka kontraktor akan   
                                                                       
    melakukan pembersihan akhir dimana base camp, kantor direksi dan   
    lain-lain akan dibongkar dan diangkut ke luar lokasi menurut petunjuk
    direksi. Pembersihan ini dikerjakan pada semua lini yang terjadi akibat
    efek dari pelaksanaan pekerjaan. Pihak Pelaksana bersama-sama      
    konsultan pengawas/Direksi, PPTK/PPK dan KPA melakukan serah terima
                                                                       
    pekerjaan. Dalam jangka waktu masa pemeliharaan selama waktu yang  
    telah ditentukan segala sesuatu yang terjadi dari hasil pekerjaan tersebut
    menjadi tanggung jawab pelaksana dan harus dilakukan perawatan.
Tenders also won by PT Hariyona
Authority
25 September 2018Pembangunan Jalan Mapinang - Saumanganya (Multi Years)Kab. Kepulauan MentawaiRp 48,027,000,000
18 November 2020Preservasi Jalan Lubuk Alung - Pariaman - Padang SawahKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 16,023,446,000
21 January 2020Pembangunan Jalan Akses Pelabuhan Teluk Tapang - Bunga TanjungKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 15,798,160,000
19 November 2021Preservasi Jalan Dan Jembatan Bts. Kota Bukittinggi - Bts. SumutKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 15,005,312,000
9 January 2019Preservasi Jalan Padang Sawah - Bts.SumutKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 13,850,748,000
8 June 2017Peningkatan Jalan Paket IKab. Pasaman BaratRp 10,200,000,000
18 January 2024Penanganan Long Segment (Peningkatan/Rekonstruksi) Jalan Saumanganyak - Matobek (Dak Tematik Penguatan Kawasan Sentra Produksi Pangan (Pertanian, Perikanan Dan Hewan) Ta. 2024Kab. Kepulauan MentawaiRp 10,050,810,000
8 June 2023Peningkatan Jalan Paket I (Dak Reguler)Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman BaratRp 9,873,960,000
30 May 2018Peningkatan Jalan Kampung Duo - Karambie Ampek (002-013) Sirtu - Ac Wc Ampek (Dak Penugasan)Kab. Pasaman BaratRp 8,349,000,000
10 October 2022Pemeliharaan Berkala Jalan Provinsi Di Ruas Padang Sawah - Kumpulan (P.068)Provinsi Sumatera BaratRp 6,600,000,000