| 0604189407833000 | Rp 964,000,000 | |
CV Ragam Sawarna Perkasa | 00*0**7****14**0 | - |
| 0625222617816000 | - | |
CV Gaung Dinusa | 09*7**9****33**0 | - |
| 0654257518807000 | - | |
| 0610792137833000 | - | |
CV Murlin Gemilang | 01*9**8****33**0 | - |
| 0610096950833000 | - | |
| 0021196175833000 | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
Pembangunan Tanggul (Break Water) Pengaman Pantai
Desa Bahodopi Kecamatan Bahodopi
Kegiatan : Peng. SDA & Bangunan Peng. Pantai Pada Wil. Sungai (WS)
Dalam 1 (Satu) Daerah Kab./Kota
Pekerjaan : Pembangunan Pengaman Pantai Desa Bahodopi Kecamatan
Bahodopi
Lokasi : Desa Bahodopi Kecamatan Bahodopi
Tahun Anggaran : 2024
1. LATAR BELAKANG
Perubahan garis pantai merupakan fenomena dinamika alami yang terjadi pada
pantai di seluruh dunia. Secara sederhana proses perubahan garis pantai disebabkan oleh
angin dan air yang bergerak dari suatu tempat, mengikis pasir dan sedimen kemudian
memindahkan dan mengendapkannya ke tempat yang lain secara kontinu. Kondisi seperti
ini sangat dipengaruhi oleh proses-proses yang terjadi pada daerah sekitar pantai
(nearshore process), karena pada lokasi ini pantai selalu beradaptasi dengan berbagai
kondisi yang terjadi. Proses ini berlangsung dengan sangat kompleks dan dipengaruhi oleh
tiga faktor utama yaitu kombinasi gelombang dan arus, transport sedimen dan konfigurasi
pantai yang saling mempengaruhi satu sama lain.
Permasalahan pada pantai tersebut terjadi sebagai akibat adanya respon pantai
terhadap lingkungan yang senantiasa terus mencari keseimbangan akan pengaruh alam
dan adanya campur tangan manusia dalam mengelola kawasan pantai sehingga
menyebabkan erosi (abrasi) dan akresi (sedimentasi). Erosi pada sekitar pantai dapat
terjadi apabila angkutan sedimen yang keluar ataupun yang pindah meninggalkan suatu
daerah lebih besar dibandingkan dengan angkutan sediment yang masuk, apabila terjadi
sebaliknya maka yang terjadi adalah sedimentasi. Apabila erosi yang terjadi di pantai yang
terdapat pemukiman penduduk, sarana prasarana maka sudah saatnya permasalahan
abrasi pantai mendapat perhatian yang serius serius Untuk melindungi pantai dan
mengamankan masyarakat yang tinggal disepanjang pantai, ekosistem pantai, fasilitas
umum, fasilitas sosial dan kawasan yang mempunyai nilai ekonomi tinggi dari abrasi
tersebut, perlu dilakukan pengamanan pantai. Pengamanan pantai dapat dilakukan
dengan cara hard structure (bangunan pantai) maupun soft structure (pengisian pasir
ataupun dengan penanaman tanaman bakau).
Namun ketidakstabilan garis Pantai Desa Bahodopi menjadi ancaman bagi potensi
pantai tersebut terjadi perubahan berupa abrasi dan akresi pada garis pantai maupun
muara sungai ada. Bagian yang mengalami abrasi dan ada bagian yang mengalami akresi.
Hal tersebut menunjukkan bahwa garis Pantai Desa Bahodopi tidak stabil sehingga
dibutuhkan penanganan untuk menjaga kestabilan dari garis pantai tersebut.
Oleh karena itu pihak Pemerintah Kabupaten Morowali melalui Dinas Pekerjaan
Umum dan Penataan Ruang mengupayakan pengamanan Pantai Desa Bahodopi dan
muaranya dari bahaya erosi dan akresi dengan membangun bangunan pengaman pantai.
2. MAKSUD, TUJUAN DAN SASARAN MAKSUD
Maksud dari adanya kegiatan ini adalah menyediakan bangunan pelindung berupa
Pemasangan Batu Gajah pada daerah yang telah direncanakan.
3. TUJUAN
Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mencegah terjadinya Abrasi pantai dan Erosi
disekitar area Pantai Desa Bahodopi.
4. SASARAN
Sasaran yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah tersedianya bangunan
pelindung pantai.
5. LINGKUP PEKERJAAN
Lingkup pekerjaan kegiatan Pembangunan Pengaman Pantai Desa Bahomotefe
Kecamatan Bungku Timur adalah sebagai berikut :
1. Pekerjaan persiapan meliputi :
1.1 Papan Nama Pekerjaan;
1.2 Direksi
1.3 Mobilisasi dan Demobilisasi
1.4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja.;
1.5 Administrasi & Dokumentasi ;
2. Pekerjaan Pasangan
2.1 Pengadaan Batu Armour Dia 70/100 cm;
2.2 Penyusunan Batu Armour Dia 70/100 cm;
6. WAKTU PELAKSANAAN
waktu pelaksanaan kegiatan ini diperkirakan 70 (Tujuh Puluh) Hari Kalender,
Dan Masa Pemeliharaan 180 (Seratus Delapan Puluh) Hari Kalender.
7. SUMBER DANA
Sumber dana kegiatan ini berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah
(APBD) Tahun Anggaran 2024 Nilai HPS sebesar Rp. 1.000.000.000,- (Satu Milyar
Rupiah).| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 7 July 2025 | Pembangunan Break Water Desa Bente Kecamatan Bungku Tengah Kab. Morowali | Kab. Morowali | Rp 2,769,263,070 |
| 16 October 2024 | Pembangunan Break Water Pengaman Pantai Desa Moahino Kec. Bungku Barat | Kab. Morowali | Rp 1,000,000,000 |
| 21 February 2023 | Pembangunan Tanggul Pantai Desa Ngapaea Kec. Menui Kepulauan | Kab. Morowali | Rp 789,150,600 |
| 7 February 2023 | Rekonstruksi Tanggul Pemecah Gelombang ( Break Water ) Desa Wosu Kecamatan Bungku Barat | Kab. Morowali | Rp 565,037,600 |
| 21 February 2023 | Pembangunan Break Water Pengaman Pantai Desa Bahomoleo | Kab. Morowali | Rp 250,000,000 |
| 3 June 2024 | Pembangunan Break Water Pengaman Pantai Desa Parilangke Kec. Bumi Raya** | Kab. Morowali | Rp 250,000,000 |