| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0316622125831000 | Rp 1,419,307,300 | 1. Tidak dapat menunjukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) Asli peralatan utama (dump truck) 2. Tidak dapat menunjukkan kontrak dan BAST pekerjaan yang diisi di isian elektronik | |
| 0015597826831000 | Rp 1,467,006,466 | - | |
| 0031709454822000 | - | - | |
| 0820779742833000 | - | - | |
| 0631650470801000 | - | - | |
CV Movarajaya | 03*5**3****33**0 | - | - |
| 0602251597822000 | - | - | |
CV Adil Perkasa | 03*0**9****22**0 | - | - |
Dwi Karya Konstruksi | 06*8**7****03**0 | - | - |
CV Rupakarya | 06*7**6****31**0 | - | - |
| 0755284544807000 | - | - |
RENCANA KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
LINE KLIRING DINAS KOPERASI DAN UMKM
KABUPATEN MOROWALI
Uraian
No. Identifikasi Bahaya
Pekerjaan
Pekerja menghadapi risiko terpeleset atau terjatuh
karena permukaan tanah yang tidak rata dan sering kali
licin, terutama setelah hujan atau di area dengan
vegetasi tebal. Terdapat juga risiko terkena benda tajam
seperti potongan kayu, akar, atau puing-puing lain yang
mungkin tersembunyi di bawah tanah atau rerumputan.
Pembersihan Selain itu, pekerja mungkin terpapar gigitan atau
1
Lahan sengatan dari hewan berbisa seperti ular atau serangga
berbahaya yang mungkin tinggal di lahan yang belum
dibersihkan. Langkah pencegahan meliputi penggunaan
sepatu bot pelindung, sarung tangan, dan alat
pelindung diri (APD) lengkap serta memastikan area
dibersihkan secara bertahap untuk mengidentifikasi dan
memindahkan hewan liar secara aman.
Proses pematokan dan pengukuran lahan melibatkan
pekerjaan di area yang mungkin berbukit atau memiliki
kemiringan tajam, sehingga risiko terpeleset atau
terjatuh dari ketinggian cukup tinggi. Pekerja juga
berpotensi terpapar sinar matahari secara langsung
Pematokan dan
dalam waktu yang lama, yang dapat mengakibatkan
2 Pengukuran
dehidrasi atau serangan panas (heatstroke). Risiko ini
Lahan
terutama meningkat pada siang hari ketika suhu sangat
tinggi. Untuk mencegah risiko, disarankan penggunaan
topi pelindung, pakaian dengan perlindungan UV, dan
penyediaan tempat istirahat yang teduh serta akses air
minum yang cukup di sekitar lokasi.
Pengupasan tanah bagian atas atau topsoil
Pengupasan menghadirkan risiko terpeleset atau jatuh akibat
3 Tanah Bagian permukaan yang menjadi tidak stabil setelah
Atas pengupasan. Terlebih jika pekerja menggunakan alat
berat, risiko cedera akibat kontak langsung dengan alat
Uraian
No. Identifikasi Bahaya
Pekerjaan
tajam seperti sekop, cangkul, atau mesin pengupas juga
meningkat. Partikel tanah atau debu yang beterbangan
saat pengupasan dapat mengiritasi mata dan saluran
pernapasan pekerja jika tidak menggunakan masker
dan pelindung mata. Pencegahan meliputi penggunaan
masker, kacamata pelindung, serta menjaga jarak aman
antara pekerja di lokasi pengupasan.
Risiko longsor atau runtuhnya tanah sangat tinggi saat
melakukan penggalian, terutama pada area yang curam
atau dalam. Selain itu, ada risiko terperosok ke dalam
lubang galian atau tanah yang tergerus. Kontak
langsung dengan alat berat dapat menyebabkan cedera
Penggalian dan serius jika pekerja tidak menjaga jarak aman. Debu
4 Pemotongan tanah dari proses penggalian juga dapat mengganggu
Tanah pernapasan dan menimbulkan risiko kesehatan jangka
panjang, terutama bila pekerja tidak dilengkapi dengan
APD yang sesuai. Tindakan pengamanan termasuk
pembatasan area galian, penggunaan masker
pernapasan, dan memastikan ada tanda peringatan di
sekitar lokasi penggalian.
Pekerja berisiko tertimbun tanah yang ditimbunkan,
terutama jika timbunan tanah tidak diperkuat dengan
baik atau terjadi pergerakan tanah secara mendadak.
Selain itu, cedera akibat tabrakan atau kontak langsung
dengan alat berat seperti dump truck atau buldoser
Pengurugan dan menjadi ancaman signifikan. Kondisi tanah yang tidak
5
Penimbunan stabil dapat memicu risiko longsor atau penurunan
tanah secara tiba-tiba. Pencegahan meliputi
penyusunan lapisan tanah yang tepat, pemasangan
tanda pembatas di area kerja, dan memastikan hanya
pekerja yang berkepentingan yang berada di area
tersebut.
Pemadatan tanah menggunakan alat berat seperti roller
Pemadatan atau compactor dapat menyebabkan risiko pekerja
6
Tanah tertabrak atau tergilas jika mereka tidak berada dalam
jarak aman. Selain itu, getaran yang dihasilkan oleh alat
Uraian
No. Identifikasi Bahaya
Pekerjaan
berat dapat mengganggu keseimbangan pekerja di
sekitarnya atau mengakibatkan kelelahan pada operator
alat. Getaran jangka panjang dapat menyebabkan
cedera otot atau kelelahan berlebihan, terutama pada
operator. Pengamanan mencakup penggunaan
pelindung pendengaran untuk operator dan pekerja di
sekitar alat, serta pelatihan khusus untuk operator
dalam menjalankan alat berat di lingkungan yang aman.
Saat membuat saluran drainase sementara, pekerja
berisiko terperosok ke dalam saluran yang belum selesai
atau tergelincir di area yang basah atau licin karena
genangan air. Terutama jika drainase dibuat di tanah
Pengaturan
gembur atau berpasir, ada risiko longsor yang dapat
7 Drainase
menyebabkan cedera. Tindakan pencegahan mencakup
Sementara
pemasangan tanda peringatan, pemakaian alas kaki
anti-slip, dan pengecekan drainase secara berkala
untuk memastikan saluran tidak tersumbat dan tetap
stabil.
Dalam proses pengujian kepadatan tanah, pekerja
berisiko cedera akibat penggunaan peralatan pengujian
yang berat atau bergerak, seperti alat uji Proctor atau
sand cone. Paparan debu dari tanah yang diuji juga
dapat menyebabkan iritasi pada saluran pernapasan
Pengujian
atau mata jika tidak ada pelindung yang memadai.
8 Kepadatan
Risiko kejatuhan alat atau komponen uji yang berat
Tanah
juga menjadi perhatian. Pencegahan meliputi
penggunaan masker pernapasan dan kacamata
pelindung serta pemahaman pekerja tentang prosedur
penggunaan alat dengan aman dan pengaturan
peralatan secara stabil.
Pembuatan jalan akses sementara melibatkan pekerjaan
di permukaan yang mungkin masih tidak stabil atau
Pembuatan
berpasir, sehingga risiko terpeleset atau terjatuh tinggi.
9 Jalan Akses
Alat berat yang digunakan di sekitar area juga
Sementara
meningkatkan risiko tertabrak jika pekerja tidak berada
di tempat yang aman. Selain itu, pekerja dapat
Uraian
No. Identifikasi Bahaya
Pekerjaan
terperosok ke area yang masih dalam proses perbaikan
atau belum dipadatkan secara sempurna. Tindakan
pengamanan mencakup penggunaan alat pelindung diri,
pemasangan rambu peringatan, dan penandaan area
berbahaya atau akses jalan yang belum stabil untuk
mencegah kecelakaan.