CV Linggoung Global Persada | 06*4**1****03**0 | - |
RENCANA KERJA DAN SYARAT-SYARAT (RKS)
A. PENJELASAN UMUM
1. URAIAN UMUM
Lingkup pekerjaan meliputi:
Mendatangkan dan mengolah semua bahan, pengerahan tenaga kerja, mengadakan
alat bantu dan sebagainya yang pada umumnya langsung atau tidak langsung
termasuk dalam usaha penyelesaian dan penyerahan pekerjaan dalam keadaan
sempurna dan lengkap.
Disini juga termasuk pekerjaan atau bagian pekerjaan yang tidak disebut dengan
jelas dalam persyaratan teknis dan gambar-gambar, tetapi masih dalam lingkup
pekerjaan yang dilaksanakan sesuai dengan petunjuk Direksi Rumah Sakit Umum
Daerah Sultan Iskandar Muda Kab. Nagan Raya.
2. LINGKUP PEKERJAAN
2.1. Bangunan yang akan dilaksanakan adalah Pemasangan Keramik Lantai Ruang
Radiol oTgaihun Anggaran 2025.
2.2. Perincian bagian pekerjaan yang dilaksanakan didasarkan pada gambar
rencana, Bill of Quantity (BQ), Syarat-syarat dan Spesifikasi Teknis Pekerjaan
(RKS) yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari rencana kerja dan
syarat-syarat ini.
3. PERATURAN TEKNIS BANGUNAN YANG DIGUNAKAN
Kecuali ditentukan lain dalam RKS ini, berlaku dan mengikat ketentuan-ketentuan
tersebut dibawah ini (termasuk segala perubahan dan tambahannya) juga berlaku
dan mengikat:
Peraturan-peraturan umum mengenai pelaksanaan pembangunan di Indonesia
atau Algemene voor warden voor de uitvoering bijaanneming van openbare werken
(AV) 1941.
3.1. Surat Edaran bersama Bappenas dan Dirjen Anggaran No
181/D.VI/01/1999 dan SE- 07/A/21/0199 tanggal 11 Januari 1999.
3.2. Keputusan Dirjen Cipta Karya Departemen Pekerjaan Umum No.
295/KPTS/CK/1997 tanggal 1 April 1997 tentang Pedoman Tehnis
Pembangunan Bangunan Gedung Negara.
3.3. Pedoman Perencanaan Gedung Sekolah Menengah Umum SNI 03-1730-
1989.
3.4. Peraturan Beton Bertulang Indonesia (PBI 1991) SK SNI T-15.1991.03.
3.5. Tata cara pengadukan dan pengecoran beton SNI 03-3976-1995.
3.6. Peraturan Muatan Indonesia NI.8 dan Indonesian Loading Code 1987 (SKBI-
1.2.53.1987).
3.7. Ubin lantai keramik, mutu dan cara uji SNI 03-0106-1987.
3.8. Ubin semen polos SNI 03-0028-1987.
3.9. Peraturan Konstruksi Kayu di Indonesia (PKKI) NI 5.
3.10. Mutu Kayu Bangunan SNI 03-3527-1994.
Syarat-Syarat Dan Spesifikasi Teknik Pekerjaan 1 | Page
3.11. Mutu Sirap SNI 03-3529-1994.
3.12. Peraturan Umum Instalasi Listrik (PUIL) SNI 04-0225-1987.
3.13. Tata Cara Perencanaan Tangki Septick SNI 03-2398-1991.
3.14. Peraturan Umum Keselamatan Kerja dari Departemen Tenaga Kerja.
3.15. Peraturan Semen Portland Indonesia NI 8 tahun1972.
3.16. Peraturan Bata merah sebagai bahan bangunan NI 10.
3.17. Peraturan Plumbing Indonesia.
3.18. Tata Cara Pengecatan Kayu Untuk Rumah dan Gedung SNI 03-2407-1991.
3.19. Tata Cara Pengecatan Dinding Tembok dengan Cat Emulsi SNI 03-2410-
1991.
3.20. Pedoman Perencanaan Penanggulangan Longsoran SNI 03-1962-1990.
Peraturan dan ketentuan yang dikeluarkan pemerintah Daerah setempat yang
bersangkutan dengan permasalahan bangunan. Apabila penjelasan dalam RKS
tidak sempurna atau belum lengkap sebagai mana ketentuan dan syarat dalam
peraturan diatas, maka Pelaksana wajib mengikuti ketentuan peraturan-peraturan
yang disebutkan diatas.
4. PEKERJAAN PERSIAPAN
4.1. Lingkup pekerjaan
Meliputi pekerjaan:
4.1.1. Pembersihan lokasi Pekerjaan
4.1.2. Pembuatan Gudang, Bangsal Kerja dan Konsultan Pengawas keet.
4.1.3. Pengadaan air untuk pelaksanaan pekerjaan.
4.1.4. Pembuatan papan nama proyek
4.1.5. Pemasangan bouwplank
4.1.6. Pengadaan alat-alat kerja yang dibutuhkan
4.1.7. Pembuatan WC sementara
4.1.8. Keselamatan Pekerja.
4.2. Persyaratan bahan
4.2.1. Untuk Gudang dan Bangsal Kerja , digunakan rangka kayu, dinding papan
dan atap seng.
4.2.2. Untuk Konsultan Pengawas Keet ; digunakan bahan rangka kayu,
dinding papan dicat dengan cat tembok, atap seng gelombang BJLS 020,
dan lantai papan.
4.2.3. Untuk penampungan air kerja disiapkan drum penampung, air harus
memenuhi kualitas yang ditentukan dalam Peraturan Beton Bertulang
Indonesia SK-SNI-T-15-1919-03.
4.2.4. Untuk papan nama proyek digunakan tiang dari kayu meranti dan
triplek dicat putih.
4.2.5. Bahan bouwplank dipakai tiang kayu uk. 5/7 dan papan kelas III
ukuran 2/20 cm.
4.2.6. Untuk alat-alat kerja berupa kotak adukan, kotak takaran, gerobak
dorong dan lain-lain digunakan bahan kayu setempat.
Syarat-Syarat Dan Spesifikasi Teknik Pekerjaan 2 | Page
4.3. Pedoman Pelaksanaan
4.3.1. Pembersihan Lokasi Pekerjaan
Meliputi pembersihan semua tanam tumbuh termasuk
pembongkaran akar-akar pohon yang terkena bangunan dan
halaman sekolah disekeliling bangunan termasuk perataan
tanah/pembuatan terasering jika diperlukan. Hasil bongkaran tersebut
diatas dibuang ke luar lokasi pekerjaan.
4.3.2. Pembuatan Gudang, Bangsal Kerja dan Konsultan Pengawas keet
Untuk gudang dan bangsal kerja dibuat bangunan sementara yang
dapat melindungi pekerja dari panas dan hujan. Bangunan ini harus
dibongkar setelah pekerjaan selesai dilaksanakan.
Untuk Konsultan Pengawas Keet, dibuat dengan konstruksi semi
permanen dengan ukuran sesuai gambar, luas = 21 M2, dilengkapi
mobiler sederhana 1 meja tulis, 2 buah kursi duduk, 1 stel kursi tamu
dan 1 lembar triplek tempat menempel gambar. Pada waktu USB selesai
dikerjakan dan diserah terimakan, bangunan ini disempurnakan
menjadi rumah penjaga sekolah.
4.3.3. Pengadaan Air Untuk Pelaksanaan Pekerjaan
Pengadaan air untuk pelaksanaan perjaan diambil dari sumber air
terdekat, kemudian ditampung dalam drum-drum yang telah
disediakan. Kebutuhan air ini harus disediakan dalam jumlah yang
cukup selama pelaksanaan pekerjaan. Air harusmemenuhi syarat
yang tercantum dalam Peraturan Beton Bertulang Indonesia SK-
SNI-T-15-1919-03.
4.3.4. Pembuatan Papan Nama Proyek
Membuat papan nama proyek dari papan dengan ukuran 200 x 100 cm.
Didirikan tegak diatas kayu 5/7 cm setinggi 240 cm. Diletakkan pada
tempat yang mudah dilihat umum. Papan nama kegiatan memuat :
➢ Nama Kegiatan
➢ Pemilik Kegiatan
➢ Lokasi Kegiatan
➢ Jumlah biaya (kontrak)
➢ Nama Pelaksana (Kontraktor)
➢ Pekerjaan dimulai tanggal, bulan, tahun
4.3.5. Pemasangan Bouwplank
Tiang Bouwplank harus terpasang kuat, papan diketam halus dan
lurus pada sisi atasnya dan dipasang waterpass (timbang air) dengan
sudut-sudutnya harus siku.
Syarat-Syarat Dan Spesifikasi Teknik Pekerjaan 3 | Page
B. SPESIFIKASI TEKNIS
5. PEKERJAAN DINDING
5.1. PEKERJAAN DINDING GYPSUM BOARD UKURAN 120x240x9mm
5.1.1. Uraian Pekerjaan
Pekerjaan ini meliputi pemasangan papan gypsum sebagai dinding
partisi dalam ruangan, termasuk penyediaan material, rangka, sekrup,
kompon, dan seluruh kelengkapannya hingga siap untuk dicat.
5.1.2. Spesifikasi Teknis
➢ Jenis papan gypsum: Gypsum board ukuran 120 cm x 240 cm x
tebal 9 mm.
➢ Produk setara: Jayaboard / Knauf / Elephant Board / setara.
➢ Permukaan halus dan bebas cacat.
➢ Sambungan antar papan ditutup menggunakan tape joint dan
kompon gypsum.
➢ Dinding harus rata, tegak lurus, dan siap untuk finishing cat.
➢ Pemasangan gypsum dilakukan pada rangka hollow galvanis sesuai
modul.
5.1.3. Metode Pelaksanaan
➢ Memastikan rangka sudah terpasang dan kuat sebelum gypsum
dipasang.
➢ Lembaran gypsum dipasang secara vertikal atau horizontal sesuai
desain.
➢ Gunakan sekrup gypsum dengan jarak maksimal 20 cm.
➢ Lakukan pengamplasan dan perataan permukaan sebelum
pengecatan.
5.1.4. Pengendalian Mutu
➢ Pemeriksaan kelurusan dan kerataan dinding.
➢ Semua sambungan rata dan tidak tampak setelah pengecatan.
5.2. PEKERJAAN RANGKA DINDING PARTISI HOLLOW 40x40x0.20 MODUL
50x50
5.2.1. Uraian Pekerjaan
Pekerjaan ini meliputi pembuatan dan pemasangan rangka partisi
dinding dari besi hollow galvanis yang berfungsi sebagai struktur
penahan gypsum board.
5.2.2. Spesifikasi Teknis
➢ Rangka utama: Hollow galvanis 40x40x0.20 mm.
➢ Modul rangka: 50x50 cm (jarak antar rangka vertikal dan horizontal).
➢ Pemasangan dilakukan dengan dudukan U channel di lantai dan
plafond.
➢ Rangka harus tegak lurus, kaku, dan terikat kuat pada struktur
utama.
Syarat-Syarat Dan Spesifikasi Teknik Pekerjaan 4 | Page
➢ Penyambungan rangka menggunakan sekrup atau las titik sesuai
kondisi lapangan.
5.2.3. Metode Pelaksanaan
➢ Menentukan garis sumbu dinding partisi di lantai dan plafond.
➢ Pemasangan rangka dengan waterpass dan alat ukur yang presisi.
➢ Pemeriksaan kekakuan dan posisi sebelum pemasangan gypsum.
5.2.4. Pengendalian Mutu
➢ Pengujian kekuatan rangka dan kekokohan terhadap goyangan.
➢ Toleransi deviasi vertikal maksimum 3 mm per 2 meter tinggi dinding.
5.3. PEKERJAAN PENGECATAN DINDING GYPSUM
5.3.1. Uraian Pekerjaan
Meliputi pekerjaan pengecatan pada permukaan dinding gypsum yang
telah selesai dipasang dan diratakan, termasuk penyediaan cat,
peralatan, dan tenaga kerja.
5.3.2. Spesifikasi Teknis
➢ Cat dasar (primer): Alkali resisting primer atau sejenis.
➢ Cat akhir: Cat emulsi interior kualitas setara Dulux / Nippon Paint
/ Avitex.
➢ Warna cat sesuai arahan Pengguna Jasa atau gambar kerja.
➢ Pengecatan dilakukan minimal dua lapis cat akhir setelah lapisan
dasar kering.
5.3.3. Metode Pelaksanaan
➢ Pastikan permukaan gypsum bersih, kering, dan bebas debu.
➢ Tutup sambungan dengan kompon dan amplas halus.
➢ Aplikasikan cat menggunakan roller atau spray dengan hasil halus
dan rata.
5.3.4. Pengendalian Mutu
➢ Pemeriksaan keseragaman warna, daya lekat, dan kerapian hasil
akhir.
➢ Tidak boleh ada bekas sapuan, retak rambut, atau noda pada
permukaan.
5.4. PEKERJAAN PINTU TEMPERED GLASS 12 mm (PK1)
5.4.1. Uraian Pekerjaan
Pekerjaan ini meliputi pengadaan dan pemasangan pintu kaca tempered
lengkap dengan aksesoris dan kelengkapannya sesuai gambar kerja.
5.4.2. Spesifikasi Teknis
➢ Jenis kaca: Tempered glass tebal 12 mm, warna clear (bening) atau
sesuai desain.
➢ Ukuran sesuai gambar kerja.
Syarat-Syarat Dan Spesifikasi Teknik Pekerjaan 5 | Page
➢ Aksesoris: engsel patch fitting stainless steel, handle stainless, floor
hinge, dan door closer bila diperlukan.
➢ Pemasangan dilakukan oleh tenaga ahli berpengalaman di bidang
kaca.
5.4.3. Metode Pelaksanaan
➢ Pemeriksaan ukuran dan elevasi pintu sebelum fabrikasi kaca.
5.4.4. Pengendalian Mutu
➢ Pemeriksaan visual terhadap goresan, retak, atau gelembung.
➢ Pastikan pintu berfungsi baik dan buka-tutup lancar.
5.5. PEKERJAAN JENDELA TEMPERED GLASS 12 mm (JK1)
5.5.1. Uraian Pekerjaan
Pekerjaan ini meliputi pengadaan dan pemasangan jendela kaca
tempered 12 mm sesuai desain arsitektur.
5.5.2. Spesifikasi Teknis
➢ Jenis kaca: Tempered glass tebal 12 mm, clear atau sesuai
spesifikasi gambar.
➢ Aksesoris: bracket, sealant silicone, dan pengunci jendela sesuai
kebutuhan.
5.5.3. Metode Pelaksanaan
➢ Pengukuran lokasi dan penyesuaian dimensi sebelum fabrikasi.
➢ Pemasangan dengan sistem clamp, sealant, dan karet pelindung.
➢ Pastikan kedap air dan udara.
5.5.4. Pengendalian Mutu
➢ Pemeriksaan kebersihan kaca, kekuatan rangka, dan kerapatan
sealant.
➢ Jendela harus terpasang tegak lurus dan berfungsi sesuai peruntukan
6. PEKERJAAN LANTAI
6.1. Lingkup Pekerjaan
Pekerjaan ini meliputi pekerjaan pemasangan granite tile dan keramik pada lantai
serta dinding di area rumah sakit, yaitu:
6.1.1. Pemasangan Lantai Granite Tile Ukuran 60 x 60 cm (Polished).
6.1.2. Pemasangan Keramik Lantai Kamar Mandi Ukuran 30 x 30 cm (Unpolished).
6.1.3. Pemasangan Keramik Dinding Kamar Mandi Ukuran 30 x 60 cm (Polished).
6.1.4. Pemasangan Keramik Lantai Teras dan Selasar Ukuran 40 x 40 cm
(Unpolished).
6.2. Standar Acuan
6.2.1. 5.2.1. SNI 03-6882-2002 tentang spesifikasi keramik.
6.2.2. SNI 03-1743-1989 tentang tata cara pemasangan keramik.
6.2.3. Standar teknis bangunan rumah sakit dan sanitasi lingkungan.
Syarat-Syarat Dan Spesifikasi Teknik Pekerjaan 6 | Page
6.3. Tenaga Keja
Pekerjaan dilaksanakan oleh tukang berpengalaman dengan pengawasan
pelaksana yang kompeten
6.4. BAHAN
1. Granite Tile 60 x 60 cm (Polished)
➢ Mutu pabrikan, permukaan rata, tidak retak, warna seragam, dengan
toleransi ukuran maksimal ± 1 mm.
➢ Permukaan polished (glossy), digunakan pada ruang utama dan area
representatif.
2. Keramik Lantai Kamar Mandi 30 x 30 cm (Unpolished)
➢ Jenis keramik anti slip (kasar/unpolished).
➢ Kuat, tahan air, tidak licin, sesuai standar sanitasi.
3. Keramik Dinding Kamar Mandi 30 x 60 cm (Polished)
➢ Permukaan polished (glossy) untuk memudahkan pembersihan.
➢ Warna seragam, dipasang vertikal dengan pola sesuai gambar kerja.
4. Keramik Lantai Teras dan Selasar 40 x 40 cm (Unpolished)
➢ Jenis keramik kasar/unpolished untuk mengurangi risiko licin.
➢ Kuat terhadap beban lalu lintas tinggi.
5. Bahan Perekat
➢ Menggunakan tile adhesive pabrikan yang sesuai standar, atau adukan
semen : pasir = 1 : 3 sesuai persetujuan.
6. Nat/Filler
➢ Menggunakan grout siap pakai, warna sesuai persetujuan direksi.
➢ Harus kedap air, tidak mudah retak, dan tahan lama.
6.5. PERALATAN
➢ Waterpass / selang air.
➢ Tile cutter / gerinda potong keramik.
➢ Notched trowel (untuk perekat).
➢ Palu karet.
➢ Alat tukang standar lainnya.
6.6. PELAKSANAAN PEKERJAAN
1. Persiapan
➢ Permukaan dasar harus bersih, rata, keras, dan kering.
➢ Lantai diberi acuan benangan agar keramik terpasang sejajar dan
simetris.
➢ Untuk dinding kamar mandi, plesteran harus kering dan rata sebelum
dipasang keramik.
2. Pemasangan Granite Tile 60 x 60 cm (Polished)
Syarat-Syarat Dan Spesifikasi Teknik Pekerjaan 7 | Page
➢ Dimulai dari titik tengah ruangan (as bangunan).
➢ Tile adhesive diratakan dengan notched trowel.
➢ Granite tile dipukul perlahan dengan palu karet agar rata dan tidak
kopong.
➢ Jarak nat ± 2–3 mm.
3. Pemasangan Keramik Lantai Kamar Mandi 30 x 30 cm (Unpolished)
➢ Harus memperhatikan kemiringan lantai menuju floor drain (± 1–2%).
➢ Gunakan keramik unpolished (anti slip).
➢ Nat rapat dan kedap air.
4. Pemasangan Keramik Dinding Kamar Mandi 30 x 60 cm (Polished)
➢ Pemasangan dimulai dari bawah ke atas dengan benangan tegak lurus.
➢ Gunakan tile spacer untuk menjaga konsistensi nat.
➢ Sambungan nat vertikal dan horizontal harus lurus dan rapi.
5. Pemasangan Keramik Lantai Teras & Selasar 40 x 40 cm (Unpolished)
➢ Permukaan harus rata, sedikit miring keluar (± 1%) untuk aliran air.
➢ Keramik unpolished dipasang dengan nat rapat, rapi, dan kuat.
➢ Harus tahan terhadap lalu lintas tinggi.
6. Grouting/Nat
➢ Dilakukan setelah pemasangan minimal 24 jam.
➢ Nat diisi penuh, diratakan, dan dibersihkan dari sisa material.
7. Finishing
➢ Bersihkan seluruh permukaan keramik/Granite tile dari sisa
semen/perekat.
➢ Periksa kerataan, kerapian, dan kekuatan ikatan.
➢ Ganti bila ada keramik pecah, retak, atau kopong.
6.7. SYARAT MUTU
1. Permukaan keramik/granite tile harus rata, tidak ada perbedaan elevasi
lebih dari 1 mm.
2. Tidak boleh ada keramik kopong saat diketuk.
3. Warna dan motif harus seragam sesuai contoh yang disetujui.
4. Kemiringan kamar mandi sesuai standar drainase (1–2%).
5. Hasil akhir rapi, kuat, higienis, dan sesuai standar rumah sakit.
6.8. PEMELIHARAAN
1. Kontraktor wajib memelihara pekerjaan selama masa pemeliharaan sesuai
kontrak.
2. Keramik/granite tile yang rusak akibat kesalahan pemasangan harus
diganti tanpa biaya tambahan.
Syarat-Syarat Dan Spesifikasi Teknik Pekerjaan 8 | Page
7. PEKERJAAN PLAFOND DAN LAMPU
7.1. PEKERJAAN PEMASANGAN PLAFON PVC + RANGKA FURING + LIST PROFIL
7.1.1. Uraian Pekerjaan
Pekerjaan ini meliputi penyediaan bahan, pembuatan rangka furing,
pemasangan plafon PVC, dan pemasangan list profil hingga selesai dan
siap cat atau finishing.
7.1.2. Spesifikasi Teknis
• Bahan Plafon: PVC board kualitas interior, ukuran lebar ±20 cm, tebal
8–10 mm, warna dan motif sesuai desain arsitektur.
• Rangka Plafon:
Rangka utama: Hollow galvanis 40x40x0.30 mm.
Rangka penggantung: Hollow galvanis 27x27x0.25 mm.
Penggantung menggunakan kawat atau gantungan furing dari baja
ringan.
• List Profil: PVC moulding atau gypsum list, ukuran dan motif
disesuaikan dengan desain plafon.
• Sambungan antar panel harus rapat, lurus, dan tidak bergelombang.
• Ketinggian plafon sesuai gambar kerja.
7.1.3. Metode Pelaksanaan
• Menentukan level plafon dan membuat marking di dinding.
• Memasang rangka hollow galvanis sesuai modul ±60x60 cm.
• Memasang panel plafon PVC secara berurutan, mengunci tiap lembar
dengan sistem klik atau sekrup.
• Menutup keliling dengan list profil.
• Melakukan pembersihan dan pengecekan kelurusan hasil akhir.
7.1.4. Mengendalian Mutu
• Pemeriksaan elevasi dan kerataan plafon menggunakan waterpass atau
laser level.
• Pastikan sambungan antar panel rapi dan tidak tampak celah.
• Hasil akhir harus bersih, bebas noda dan tidak bergelombang.
7.2. PEKERJAAN PEMASANGAN LAMPU LED PANEL 60x60 60 WATT
(DOWNLIGHT)
7.2.1. Uraian Pekerjaan
Meliputi pengadaan dan pemasangan lampu LED panel ukuran 60x60 cm
daya 60 watt, termasuk aksesoris, pengkabelan pendek, dan
penyambungan ke instalasi utama.
7.2.2. Spesifikasi Teknis
• Jenis lampu: LED Panel Downlight 60x60 cm 60 Watt, merk Philips
/ Osram / Hannochs / setara.
• Warna cahaya: putih netral (4000–6000K).
• Tegangan: 220 V AC.
• Pemasangan model tanam (recessed) pada plafon PVC.
• Driver terpasang rapi di atas plafon dengan sambungan kabel
Syarat-Syarat Dan Spesifikasi Teknik Pekerjaan 9 | Page
menggunakan connector standar.
7.2.3. Metode Pelaksanaan
• Membuat lubang pemasangan pada plafon sesuai ukuran panel.
• Memasang bracket penahan panel dan driver LED.
• Menyambung ke kabel suplai melalui terminal block dan isolasi aman.
• Menyalakan untuk uji fungsi dan memastikan pencahayaan merata.
7.2.4. Pengendalian Mutu
• Pemeriksaan kekuatan pemasangan lampu dan hasil cahaya.
• Pastikan semua sambungan listrik aman dan tidak longgar.
7.3. PEKERJAAN PEMASANGAN LAMPU LED PANEL 60x60 45 WATT
(DOWNLIGHT)
7.3.1. Uraian Pekerjaan
Pekerjaan ini meliputi pemasangan lampu LED panel ukuran 60x60 cm,
daya 45 watt, termasuk penyiapan posisi dan penyambungan ke jaringan
listrik.
7.3.2. Spesifikasi Teknis
• Jenis lampu: LED Panel 45 Watt, ukuran 60x60 cm, tipe tanam
(recessed).
• Warna cahaya: putih netral (4000K–6000K).
• Pemasangan rapi di dalam plafon PVC dengan driver eksternal.
7.3.3. Metode Pelaksanaan
• Potong plafon sesuai ukuran lampu panel.
• Pasang panel dengan penjepit/bracket sesuai petunjuk pabrikan.
• Hubungkan kabel ke jaringan listrik dengan isolasi aman.
• Lakukan pengujian fungsi.
7.3.4. Pengendalian Mutu
• Cek cahaya rata tanpa flicker.
• Pastikan panel terpasang kuat dan tidak longgar.
7.4. PEKERJAAN PEMASANGAN LAMPU LED 18 WATT (DOWNLIGHT)
7.4.1. Uraian Pekerjaan
Meliputi pemasangan lampu LED tipe downlight daya 18 Watt lengkap
dengan fitting, driver, dan pengkabelan pendek menuju jaringan listrik.
7.4.2. Spesifikasi Teknis
• Jenis lampu: LED Downlight 18 Watt, model tanam.
• Warna cahaya: warm white / cool white sesuai desain.
• Diameter lubang tanam sesuai tipe lampu.
7.4.3. Metode Pelaksanaan
• Tandai titik tengah pemasangan pada plafon.
• Bor lubang sesuai ukuran lampu downlight.
Syarat-Syarat Dan Spesifikasi Teknik Pekerjaan 10 | Page
• Pasang lampu dengan spring clip pengunci.
• Sambungkan ke kabel listrik dengan terminal block.
• Lakukan uji fungsi.
7.4.4. Pengendalian Mutu
• Pemeriksaan nyala lampu dan kekuatan pemasangan.
• Pastikan lampu rata dengan permukaan plafon.
7.5. PEKERJAAN PEMASANGAN LAMPU LED 25 WATT (DOWNLIGHT)
7.5.1. Uraian Pekerjaan
Pekerjaan ini meliputi pengadaan dan pemasangan lampu LED downlight
25 Watt termasuk aksesoris pemasangan dan penyambungan instalasi
listrik.
7.5.2. Spesifikasi Teknis
• Jenis lampu: LED Downlight 25 Watt, model tanam (recessed).
• Warna cahaya: putih dingin (6000K) atau sesuai desain.
• Material body: aluminium atau ABS tahan panas.
7.5.3. Metode Pelaksanaan
• Membuat lubang tanam sesuai ukuran lampu.
• Pasang lampu menggunakan penjepit/spring clip.
• Sambungkan kabel suplai dan isolasi dengan rapi.
• Uji nyala lampu dan distribusi cahaya.
7.5.4. Pengendalian Mutu
• Pastikan seluruh lampu terpasang kuat, sejajar, dan berfungsi
sempurna.
• Tidak boleh ada lampu yang redup, berkedip, atau longgar.
8. PEKERJAAN SEPTIC TANK
8.1. PEKERJAAN UMUM
8.1.1. Uraian Pekerjaan
Pekerjaan ini meliputi seluruh kegiatan konstruksi pembuatan septic
tank beserta saluran dan filter resapan, termasuk pekerjaan tanah,
struktur beton bertulang, pasangan dinding, finishing, dan instalasi pipa,
hingga siap berfungsi sesuai gambar kerja dan spesifikasi teknis.
8.1.2. Persyaratan Umum
• Semua pekerjaan dilaksanakan sesuai gambar rencana dan petunjuk
pengawas lapangan.
• Penggunaan bahan harus memenuhi standar mutu (SNI atau setara).
• Semua ukuran di lapangan harus disesuaikan dengan kondisi
eksisting tanpa mengubah fungsi dan bentuk konstruksi utama.
8.2. PEKERJAAN GALIAN TANAH
8.2.1. Uraian Pekerjaan
Pekerjaan ini meliputi penggalian tanah untuk konstruksi septic tank,
Syarat-Syarat Dan Spesifikasi Teknik Pekerjaan 11 | Page
saluran masuk/keluar, dan resapan.
8.2.2. Spesifikasi Teknis
• Tanah digali sesuai dimensi gambar kerja (panjang, lebar, dan
kedalaman).
• Dinding galian dijaga agar tidak longsor.
• Tanah hasil galian yang tidak digunakan harus dibuang ke lokasi yang
disetujui oleh pengawas.
• Dasar galian harus rata dan dipadatkan.
8.2.3. Pengendalian Mutu
• Kedalaman dan dimensi galian diperiksa oleh pengawas sebelum
pekerjaan beton dimulai.
8.3. PEKERJAAN KOLOM 15x15 cm
8.3.1. Uraian Pekerjaan
Pekerjaan ini meliputi pembuatan kolom struktur septic tank berukuran
15x15 cm dari beton bertulang.
8.3.2. Spesifikasi Teknis
• Ukuran kolom: 15x15 cm.
• Mutu beton: fc’ = 17 MPa (setara K-200)
• Tulangan utama: Besi polos Ø10 mm.
• Tulangan sengkang: Besi polos Ø6 mm jarak 150 mm.
• Bekisting: Kayu multiplek 12 mm atau papan 2/3 yang rata dan kedap
air.
8.3.3. Pelaksanaan
• Pemasangan tulangan sesuai gambar kerja dan diikat kuat.
• Beton dicor dalam satu waktu, dipadatkan menggunakan vibrator.
• Bekisting dilepas setelah beton berumur minimal 24 jam.
8.3.4. Pengendalian Mutu
• Pemeriksaan posisi kolom dan tegak lurus sebelum pengecoran.
• Pengujian slump beton ±10 cm.
8.4. PEKERJAAN SLOOF 15x20 cm
8.4.1. Uraian Pekerjaan
Sloof berfungsi sebagai pengikat bawah pasangan dinding septic tank.
8.4.2. Spesifikasi Teknis
• Ukuran sloof: 15x20 cm.
• Mutu beton: fc’ = 17 MPa (K-200).
• Tulangan utama: Besi polos Ø10 mm, 4 batang.
• Tulangan sengkang: Besi polos Ø6 mm jarak 150 mm.
• Bekisting: Kayu multiplek/papan 2/3, permukaan halus dan rata.
Syarat-Syarat Dan Spesifikasi Teknik Pekerjaan 12 | Page
8.4.3. Pelaksanaan
• Sloof dicor di atas lantai kerja beton 1:3:5 setebal 5 cm.
• Beton dipadatkan dan dirawat minimal 3 hari.
8.4.4. Pengendalian Mutu
• Pemeriksaan dimensi, elevasi, dan posisi sloof sesuai gambar kerja.
8.5. PEKERJAAN BALOK 15x20 cm
8.5.1. Uraian Pekerjaan
Pekerjaan ini untuk balok pengikat bagian atas dinding septic tank.
8.5.2. Spesifikasi Teknis
• Ukuran balok: 15x20 cm.
• Mutu beton: fc’ = 17 MPa (K-200).
• Tulangan utama: Besi polos Ø10 mm, 4 batang.
• Sengkang: Besi polos Ø6 mm jarak 150 mm.
• Bekisting: Multiplek/papan 2/3.
8.5.3. Pelaksanaan & Pengendalian
• Pemasangan tulangan sesuai detail gambar.
• Beton dicor, dipadatkan, dan dirawat 3–7 hari.
• Pemeriksaan kerataan dan dimensi setelah pembongkaran bekisting.
8.6. PEKERJAAN PLAT BETON PENUTUP
8.6.1. Uraian Pekerjaan
Pekerjaan ini meliputi pembuatan plat beton penutup septic tank dan
filter.
8.6.2. Spesifikasi Teknis
• Tebal plat: ±10 cm (disesuaikan gambar).
• Mutu beton: fc’ = 17 MPa (K-200).
• Tulangan utama: Besi polos Ø8 mm, jarak 150 mm dua arah.
• Bekisting: Kayu/multiplek dengan perkuatan bawah yang cukup.
8.6.3. Pelaksanaan
• Plat dicor di tempat atau pracetak sesuai kebutuhan.
• Beton dipadatkan dan dirawat.
8.6.4. Pengendalian Mutu
• Permukaan plat rata, tanpa retak, dan sesuai elevasi.
8.7. PEKERJAAN PASANGAN BATA DINDING SEPTIC TANK (½ BATU, 1:2)
8.7.1. Uraian Pekerjaan
Meliputi pemasangan dinding bata merah setengah batu pada sisi septic
tank dan ruang resapan.
Syarat-Syarat Dan Spesifikasi Teknik Pekerjaan 13 | Page
8.7.2. Spesifikasi Teknis
• Bata merah berukuran standar, keras dan tidak mudah hancur.
• Campuran spesi: 1 semen : 2 pasir.
• Tebal dinding: 10 cm.
• Pasangan bata dipasang rapat, rapi, dan disiram air sebelum diplester.
8.7.3. Pengendalian Mutu
• Pemeriksaan kelurusan dan ketegakan dinding.
8.8. PEKERJAAN PLASTERAN 1 : 2
8.8.1. Uraian Pekerjaan
Plasteran dilakukan pada permukaan pasangan bata bagian dalam septic
tank agar kedap air.
8.8.2. Spesifikasi Teknis
• Campuran spesi: 1 semen : 2 pasir halus.
• Tebal plasteran ±1,5 cm.
• Permukaan harus halus dan rata.
• Setelah kering, diberi pelapis waterproof bila diperlukan.
8.8.3. Pengendalian Mutu
• Pemeriksaan kerataan dan ketebalan plasteran.
8.9. PEKERJAAN INSTALASI PIPA PVC 4 INCH
8.9.1. Uraian Pekerjaan
Pekerjaan ini meliputi pemasangan pipa PVC untuk saluran masuk (inlet),
keluar (outlet), dan pipa ventilasi septic tank.
8.9.2. Spesifikasi Teknis
• Pipa PVC diameter 4 inci (Ø110 mm) merk Wavin / Rucika / setara.
• Sambungan menggunakan lem PVC solvent cement.
• Pipa dipasang dengan kemiringan minimal 2%.
• Pipa ventilasi tegak lurus dengan tutup saringan di atasnya.
8.9.3. Pengendalian Mutu
• Uji aliran air sebelum penutupan pekerjaan.
• Pastikan tidak ada kebocoran pada sambungan.
8.10. PEKERJAAN FILTER RESAPAN (PASIR, KERIKIL, IJUK)
8.10.1. Uraian Pekerjaan
Pekerjaan ini meliputi pembuatan sumur resapan sebagai media
filtrasi akhir dari limbah cair hasil olahan septic tank.
8.10.2. Spesifikasi Teknis
• Kedalaman dan diameter sesuai gambar kerja (misal 80x80x100 cm).
• Lapisan filter diisi berturut-turut dari bawah ke atas:
Kerikil kasar (10–20 cm)
Syarat-Syarat Dan Spesifikasi Teknik Pekerjaan 14 | Page
Pasir kasar (20–30 cm)
Ijuk (10–15 cm)
• Dinding filter menggunakan bata berlubang atau buis beton berlubang.
• Permukaan atas ditutup rapat dengan plat beton atau tutup pracetak.
8.10.3. Pengendalian Mutu
• Pemeriksaan urutan lapisan filter dan kelengkapan pipa resapan.
8.11. PENGUJIAN DAN PENYERAHAN PEKERJAAN
• Setelah pekerjaan selesai, dilakukan pemeriksaan fungsi saluran dan
filter.
• Tidak boleh ada kebocoran, retak, atau penyumbatan.
• Pekerjaan dianggap selesai setelah disetujui oleh Pengawas dan Berita
Acara Pemeriksaan (BAP) diterbitkan
9. PEKERJAAN SELASAR / KANOPI
9.1. PEKERJAAN UMUM
9.1.1. Uraian Pekerjaan
Pekerjaan ini meliputi pembuatan dan pemasangan konstruksi selasar
(kanopi) yang terdiri dari rangka baja ringan/hollow galvanis dan penutup
atap spandek zincalume warna, termasuk semua pekerjaan pengelasan,
pengecatan, dan perlengkapannya hingga siap digunakan.
9.1.2. Persyaratan Umum
• Semua pekerjaan harus mengikuti gambar rencana, spesifikasi teknis,
dan petunjuk pengawas lapangan.
• Seluruh bahan harus baru, bermutu baik, dan memenuhi standar SNI
atau setara.
• Pekerjaan harus menghasilkan struktur yang kokoh, rapi, dan aman dari
kebocoran.
• Seluruh sambungan dan las diperiksa kualitasnya sebelum pengecatan
dan pemasangan atap.
9.2. PEKERJAAN RANGKA HOLLOW 40x40x0,20 mm (KANOPI)
9.2.1. Uraian Pekerjaan
Pekerjaan ini meliputi penyediaan bahan, pemotongan, pengelasan,
perakitan, dan pemasangan rangka utama kanopi dari besi hollow
galvanis ukuran 40x40x0,20 mm sesuai desain gambar.
9.2.2. Spesifikasi Teknis
• Bahan rangka: Besi hollow galvanis 40x40x0,20 mm mutu baik,
bebas karat dan cacat.
• Sambungan antar batang dilakukan dengan pengelasan listrik (full
welding) atau mur-baut sesuai kondisi lapangan.
• Sambungan las harus rapi, kuat, dan dibersihkan dari kerak las.
• Rangka dicat primer antikarat + cat finishing warna sesuai desain.
• Jarak bentang dan kemiringan rangka disesuaikan dengan gambar
kerja.
• Sistem rangka harus mampu menahan beban mati, beban hidup
Syarat-Syarat Dan Spesifikasi Teknik Pekerjaan 15 | Page
(angin & hujan), serta beban sendiri atap spandek.
9.2.3. Metode Pelaksanaan
• Pemotongan dan perakitan hollow dilakukan di lokasi kerja atau
workshop.
• Rangka dirakit di tempat dengan pengelasan dan pemeriksaan
kelurusan.
• Setelah perakitan selesai, permukaan dibersihkan dan dicat antikarat.
• Rangka dipasang dan disambung ke struktur bangunan utama
dengan dynabolt atau plat dudukan.
9.2.4. Pengendalian Mutu
• Pemeriksaan kualitas bahan (ketebalan & lapisan galvanis).
• Pemeriksaan kelurusan, kekuatan sambungan, dan kemiringan
rangka.
• Pengujian visual hasil pengelasan dan pengecatan.
10. PEKERJAAN PENUTUP ATAP SPANDEK ZINCALUME WARNA 0,30 mm (ATAP
KANOPI)
10.1. Uraian Pekerjaan
Pekerjaan ini meliputi pengadaan dan pemasangan lembaran atap spandek
zincalume warna tebal 0,30 mm lengkap dengan reng, sekrup, dan aksesoris
pengikatnya.
10.2. Spesifikasi Teknis
• Bahan atap: Spandek zincalume warna (colorbond), tebal 0,30 mm,
panjang sesuai kebutuhan tanpa sambungan horizontal.
• Warna sesuai desain arsitektur.
• Sistem pemasangan tumpang tindih minimal 1 gelombang.
• Pengikat menggunakan sekrup roofing baja galvanis dengan ring karet
(rubber seal) agar tidak bocor.
• Rangka dudukan atap menggunakan reng hollow galvanis 40x20x0,20
mm atau sesuai gambar.
• Kemiringan atap minimal 5–10° untuk menjamin aliran air lancar.
• Tepi dan sambungan dilengkapi flashing dan talang bila diperlukan.
10.3. Metode Pelaksanaan
• Pengukuran dan marking posisi rangka sebelum pemasangan atap.
• Pemasangan dimulai dari sisi bawah ke atas dengan arah yang konsisten
(arah aliran air hujan).
• Setiap lembar diikat kuat dengan sekrup pada puncak gelombang.
• Setelah pemasangan, seluruh permukaan dibersihkan dari kotoran atau
serpihan logam.
10.4. Pengendalian Mutu
• Pemeriksaan ketebalan dan kondisi lembaran spandek (tidak penyok atau
berkarat).
Syarat-Syarat Dan Spesifikasi Teknik Pekerjaan 16 | Page
• Pemeriksaan kerapatan sekrup dan kerapian sambungan.
• Uji coba aliran air untuk memastikan tidak ada kebocoran.
10.5. PENGUJIAN, PEMERIKSAAN, DAN PENYERAHAN
• Setelah pekerjaan selesai, dilakukan pemeriksaan menyeluruh oleh
pengawas lapangan.
• Pekerjaan harus memenuhi syarat: rangka kokoh, atap tidak bocor, dan
tampilan estetis baik.
• Semua catatan perubahan dan bahan yang digunakan dilampirkan dalam
laporan pekerjaan.
• Hasil pekerjaan dianggap selesai apabila telah disetujui dengan Berita
Acara Pemeriksaan (BAP).
10.6. KESELAMATAN DAN K3
• Selama pelaksanaan, pekerja wajib menggunakan APD (Helm, Sarung
Tangan, Sepatu Safety).
• Pengelasan dilakukan di area aman dengan alat pemadam di sekitar lokasi
kerja.
• Pekerjaan di ketinggian wajib menggunakan sabuk pengaman dan
scaffolding standar
11. PEKERJAAN LAINNYA
11.1. Pekerjaan Pasangan Bata ½ Batu 1:4 (Bendungan Air / Plat Dak.
11.1.1. Lingkup Pekerjaan
Meliputi pekerjaan pasangan dinding bata merah setebal ½ batu untuk
bendungan air (dak atau talang), termasuk penyediaan bahan,
pengadukan mortar, pemasangan, dan perapihan.
11.1.2. Bahan
• Bata merah berkualitas baik, ukuran seragam, tidak retak, dan
dibakar sempurna.
• Mortar campuran semen dan pasir dengan perbandingan 1 : 4,
menggunakan pasir halus bersih bebas lumpur.
• Air bersih, bebas minyak dan bahan kimia.
11.1.3. Pelaksanaan
• Permukaan dasar pasangan harus dibersihkan dan dibasahi terlebih
dahulu.
• Pemasangan bata dilakukan dengan sistem berselang-seling (ikat
bata).
• Setiap bata harus terpasang rapat dan rata, sambungan mortar
maksimum 1,5 cm.
• Permukaan akhir diratakan untuk menerima plesteran.
Syarat-Syarat Dan Spesifikasi Teknik Pekerjaan 17 | Page
11.1.4. Pemeriksaan dan Pengendalian Mutu
• Kerapatan pasangan diuji dengan ketukan (tidak boleh terdengar
kosong).
• Diperiksa kesikuan, kelurusan, dan ketegakan dengan waterpass
dan benang.
11.2. Pekerjaan Plesteran Bata 1 : 4
11.2.1. Lingkup Pekerjaan
Meliputi pekerjaan plesteran pada dinding pasangan bata, baik sisi
luar maupun dalam bendungan air atau dak beton.
11.2.2. Bahan
• Semen Portland (OPC).
• Pasir halus bersih, bebas kotoran.
• Air bersih.
11.2.3. Pelaksanaan
• Permukaan dinding dibersihkan dari debu dan dibasahi sebelum
diplester.
• Campuran mortar 1 bagian semen : 4 bagian pasir.
• Tebal plesteran ±15 mm, dikerjakan dalam dua lapis (lapisan dasar
dan lapisan halus).
• Permukaan akhir diratakan dan dihaluskan dengan roskam kayu
atau baja sesuai kebutuhan.
11.2.4. Pemeriksaan
• Ketebalan plesteran diperiksa dengan mal.
• Permukaan rata, tidak bergelombang, dan tidak retak.
11.3. Waterproofing Cementitious Coating Dua Komponen (Plat Dak)
11.3.1. Lingkup Pekerjaan
Pekerjaan pelapisan waterproofing pada permukaan plat dak beton
untuk mencegah rembesan air.
11.3.2. Bahan
• Sistem cementitious waterproofing dua komponen, terdiri dari:
1. Bubuk berbasis semen khusus.
2. Cairan polimer (latex) sesuai rekomendasi pabrikan.
• Produk harus setara dengan SikaTop® Seal 107, Fosroc
Brushbond, atau yang sejenis.
11.3.3. Pelaksanaan
• Permukaan beton harus bersih, kering, bebas debu, minyak, dan
partikel lepas.
• Retakan dan pori-pori diperbaiki terlebih dahulu.
• Campurkan kedua komponen sesuai petunjuk pabrikan dan aduk
merata.
Syarat-Syarat Dan Spesifikasi Teknik Pekerjaan 18 | Page
• Aplikasikan dengan kuas atau roller dalam dua lapis silang (cross
coat).
• Waktu antar lapisan ±4–6 jam atau sesuai rekomendasi produk.
• Setelah kering, lindungi dari hujan minimal 24 jam.
11.3.4. Pemeriksaan dan Uji Mutu
• Tidak ada bagian terlewat atau lapisan mengelupas.
• Lakukan uji rendam air minimal 24 jam (water ponding test) untuk
memastikan kedap air.
11.4. Pekerjaan Pipa Buangan Ø 2,5 Inci dengan Elbow Terpasang.
11.4.1. Lingkup Pekerjaan
Meliputi pemasangan pipa buangan air dari plat dak menuju saluran
pembuangan, lengkap dengan elbow dan sambungan sesuai desain.
11.4.2. Bahan
• Pipa PVC kualitas standar AW Ø 2,5 inci (63 mm) atau setara.
• Elbow dan fitting sesuai jenis pipa.
• Lem PVC (solvent cement) sesuai rekomendasi pabrikan.
11.4.3. Pelaksanaan
• Potong pipa sesuai panjang kebutuhan dan haluskan ujung
potongan.
• Bersihkan permukaan sambungan sebelum dilem.
• Pasang pipa dengan kemiringan minimal 2% menuju arah buangan.
• Semua sambungan direkatkan sempurna agar tidak bocor.
• Lakukan uji alir (flow test) setelah instalasi selesai.
11.4.4. Pemeriksaan
• Periksa kekencangan sambungan dan tidak ada kebocoran.
• Pastikan kemiringan dan arah aliran sesuai rencana kerja.
11.5. Syarat Umum Pelaksanaan
• Semua pekerjaan harus mengikuti gambar kerja, spesifikasi teknis, dan
petunjuk pengawas lapangan.
• Kontraktor wajib menjaga kebersihan area kerja dan melindungi pekerjaan
selesai dari kerusakan akibat cuaca.
• Semua bahan harus mendapat persetujuan direksi/pengawas sebelum
digunakan
12. PEKERJAAN LAIN-LAIN
12.1. Lingkup pekerjaan lain-lain adalah Administrasi/dokumentasi, Biaya
kemananan/jaga malam, obatan-obatan/P3K, papan nama kegiatan,
papan nama sekolah dan Konsultan Pengawas keet lengkap.
Penjelasan masing-masing lingkup pekerjaan ini telah dijabarkan pada
masing-masing pasal diatas, kecuali:
Administrasi/dokumentasi dimaksudkan kegitan Pelaksana untuk mebuat
Syarat-Syarat Dan Spesifikasi Teknik Pekerjaan 19 | Page
segala administrasi proyek, yaitu membuat buku harian, mingguan,
bulanan dan, built drawing, foto-foto proyek dan lain-lain yang dibutuhkan
untuk kelancaran pekerjaan. As-built drawing adalah gambar- gambar yang
sesuai dengan pelaksanaan dilapangan dan harus diselesaikan 4 minggu
setelah serah terima pekerjaan untuk pertama kali dalam format kertas A.3.
Obat-obatan/P3K minimum disediakan dilapangan untuk keperluan 20
orang pekerja.
12.2. Pelaksana diwajibkan membuat foto kemajuan pekerjaan dari 0 % sampai
100 % yang dapat dilihat dari semua arah bangunan. Pengulangan foto
harus dilakukan pada sisi yang sama secara berurutan sehingga akan jelas
terlihat sisi tersebut dari permulan pekerjaan sampai akhir pekerjaan.
12.3. Pembayaran pekerjaan lain-lain ini didasarkan pada unit taksiran
penawaran Pelaksana. Harga taksiran ini sudah mencakup semua
kebutuhan Pelaksana sehingga bagian pekerjaan ini berjalan dengan baik
dan sempurna.
12.4. Apabila ada pekerjaan yang tidak tersebutkan dalam uraian ini, yang
ternyata pekerjaan tersebut harus ada agar mendapatkan hasil akhir yang
sempurna, maka pekerjaan tesebut harus diaksanakan oleh Pelaksana atas
perintah tertulis dari Pemberi Pekerjaan.
12.5. Rencana kerja dan syarat-syarat ini menjadi pedoman dan harus ditaati
oleh Pelaksana dan Pengawas Pekerjaan dalam melaksanakan pekerjaan
ini.
13. PERALATAN UTAMA
13. 1 Peralatan Utama (Wajib Ada)
Dari uraian di atas, maka alat yang mutlak dibutuhkan agar pekerjaan utama
bisa berjalan antara lain:
No Nama Alat Jumlah Spesifikasi Umum Fungsi Utama
Utama Ideal
1 Mesin Bor / 2 unit • Daya: 600–800 W / 18V Mengebor beton,
Impact Drill (cordless) kayu, besi, dan
• Chuck: 10–13 mm pemasangan
• Kecepatan: 0–2.800 rpm sekrup / dynabolt
• Mode bor + impact
2 Mesin Potong 1 unit • Daya: ±1.050 W Pemotongan kayu,
(Circular Saw) • Diameter pisau: 185–190 mm papan, multipleks,
(7") kusen, dan lis
• Kecepatan: ±5.000 rpm plafon
3 Mesin Potong 1 unit • Daya: 800–1.200 W Pemotongan
Keramik (Tile • Kapasitas potong: 600 mm keramik, granit,
Cutter / Wet • Pendingin air marmer
Saw)
4 Scaffolding dan 6 set • Tinggi kerja: 2–4 meter Akses pekerjaan di
Tangga dan 2 • Pipa Ø 48 mm, tebal 3 mm ketinggian (plafon,
Aluminium unit • Dilengkapi cross brace & cat, instalasi)
Tinggi platform
• Alternatif: tangga lipat
aluminium tinggi 4–5 m
5 Kompresor + 1 set • Kapasitas tangki: ±50 liter Pengecatan
Spray Gun • Tekanan kerja: 8 bar tembok, kayu,
• Daya: ±1 HP plafon
• Spray gun nozzle: 1.5–1.8 mm
6 Peralatan Utama dan Alat bantu lainnya sesuai kebutuhan pelaksanaan
Syarat-Syarat Dan Spesifikasi Teknik Pekerjaan 20 | Page
13.2 Peralatan Bantu (Wajib Minimal Ada)
Sedangkan alat bantu untuk mendukung pekerjaan harian tukang dan
memastikan hasil presisi, antara lain:
No Nama Alat Bantu Jumlah Spesifikasi Umum Fungsi Utama
Ideal
1 Meteran Gulung 2 unit Panjang 30 meter, Pengukuran jarak,
bahan baja fleksibel, marking posisi
case ABS
2 Waterpass 2 unit Panjang 60 cm, Memastikan permukaan
Aluminium akurasi 0.5 mm/m rata dan lurus
3 Obeng Set 2 set Panjang 6"–8", Instalasi listrik ringan
Insulasi (Plus & gagang isolasi PVC
Minus)
4 Tang Kombinasi 2 set Ukuran 8"–10", baja Potong kabel, paku, kawat
/ Tang Potong karbon tempered
5 Siku Logam / 2 unit Panjang 30–50 cm, Menandai sudut siku
Penggaris Baja presisi tinggi lurus
6 Palu + Pahat Set 2 set Palu 16 oz, pahat 1"– Memasang paku,
1.5" membentuk detail
kayu/plester
7 Kape & Spatula 3 pcs Lebar 5–10 cm, Pengaplikasian dempul /
Finishing bahan stainless plamir
8 Tangga Lipat 1 unit Tinggi 2–3 m, Akses area plafon rendah
Aluminium kapasitas beban 150 / dinding
(Rendah) kg
9 Ember & Kuas / 4–6 Ember plastik 20 L, Pengecatan manual &
Roller Cat unit roller cat lebar 9" pencampuran bahan
10 Cutter & Pisau 2 pcs Pisau retractable, Pemotongan bahan ringan
Serbaguna mata baja SK5 (HPL, kabel, plastik)
Demikian Rencana kerja dan syarat-syarat Pemasangan Keramik Lantai Ruang
Radiologi Tahun Anggaran 2025, menjadi pedoman dan harus ditaati oleh Pelaksana
dan Pengawas Pekerjaan dalam melaksanakan pekerjaan ini.
Syarat-Syarat Dan Spesifikasi Teknik Pekerjaan 21 | Page