| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0025653296103000 | Rp 1,677,778,181 | - | |
| 0969244888101000 | Rp 1,476,878,304 | Tidak melampirkan salah satu bukti kepemilikan/penguasaan peralatan dari pemberi sewa (Excavator) sesuai dengan yang dipersyaratkan.(Dok BAB III IKP pasal 28.12. poin b.2.b.1.c) | |
CV Jaman Now | 09*3**5****01**0 | - | - |
| 0608005823101000 | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG
KABUPATEN NAGAN RAYA
NAMA PEKERJAAN
PENINGKATAN JARINGAN IRIGASI D.I. BLANG PUUK
LOKASI
KECAMATAN BEUTONG ATEUH BENGGALANG
SUMBER DANA
INSENTIF FISKAL
TAHUN ANGGARAN 2024
PD
J a
I
E
l
N
a n
M
A
T
S
E
e u
P
R
k u
E
I
B
K
N
e
E
n
T
R
S
A
e
J
u
HA
n a
A
g
K
N
a n
A
U
K
B
o
M
m
U
U
p l
M
P
e k
A
D
P e
TA
r k
N
E
a n
N
P
t o
E
r
N
a
N
n
A
A
S
Tu
G
k
A
a
A
A
M
NN
a k
R
m
R
u
U
e
A
A
2
Y
3
N
6
A
G7
1. NAMA PEKERJAAN Nama pekerjaan ini adalah Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Blang
Puuk yang terdiri dari :
I. Pekerjaan Persiapan
A. Mobilisasi dan Demobilisasi
B. Papan Nama Kegiatan
II. Pekerjaan Penerapan SMKK
A. Penyiapan Dokumen Penerapan SMKK
B. Alat Pelindung Kerja dan Alat Pelindung Diri
C. Fasilitas, Sarana dan Prasarana Kesehatan
III. Pekerjaan Jaringan Irigasi
A. Galian Tanah Mekanis Diangkut dan Dibuang
B. Galian Tanah Manual
C. Pasangan Batu Mortar Tipe N (Setara Campuran 1 PC : 4 PP)
D. Plesteran tebal 1,5 cm dengan mortar tipe S (5,2 MPa)
E. Beton Mutu K-125, menggunakan molen 0,35 m3
IV.Pekerjaan Pengaman Tebing
A. Galian Tanah Manual
B. Pasangan Batu Mortar Tipe N (Setara Campuran 1 PC : 4 PP)
C. Shear Wall
D. Balok
2. LATAR BELAKANG Tanaman padi merupakan tanaman yang banyak membutuhkan air,
khususnya pada saat tumbuh mereka harus selalu tergenangi air,
Agar produktivitas padi dapat efektif dalam satu satuan luas lahan,
maka dibutuhkan suplay air yang cukup melalui jaringan irigasi. Irigasi
merupakan prasarana untuk meningkatkan produktifitas lahan dan
meningkatkan intensitas panen pertahun. Ketersediaan air irigasi yang
cukup terkontrol merupakan input untuk meningkatkan produksi padi,
mengingat begitu pentingnya jaringan irigasi maka kebijaksanaan
pemerintah dalam pembangunan bidang pengairan harus diikuti
dengan perluasan jaringan irigasi. Pembangunan, peningkatan dan
rehabilitasi jaringan irigasi perlu ditingkatkan untuk memelihara tetap
berfungsinya sumber air dan jaringan irigasi bagi pertanian. Dalam
rangka usaha meningkatkan pembangunan di sektor pertainan untuk
mencukupi kebutuhan pangan khususnya beras, salah satu upaya
pemerintah Indonesia adalah menempatkan pembangunan di sektor
irigasi. Untuk mendukung penyediaan air di Kabupaten Nagan Raya,
maka pelestarian lingkungan menjadi salah satu program prioritas,
terutama pada kawasan daerah aliran sungai (DAS). Sebab tidak bisa
dipungkiri bahwa didaerah ini, juga terdapat ribuan hektar lahan kritis
serta banyaknya kerusakan hutan yang dapat mengancam kerusakan
penyediaan air yang memadai untuk kebutuhan air irigasi.
Pada umumnya padi di daerah ini ditanami dua kali setahun, dengan
mengandalkan air irigasi dan air hujan. Pengelolaan lingkungan hidup
yang baik akan mendatangkan manfaat yang baik pula bagi
masyarakat sekitar utamanya pada pemanfaatan air untuk irigasi
sederhana, semi teknis atau irigasi teknis nantinya. Pengelolaan
sumberdaya air secara terpadu adalah suatu proses yang
mengedepankan pembangunan dan pengelolaan sumber daya terkait
lainnya secara terkoordinasi dalam rangka memaksimalkan resultan
ekonomi dan kesejahteraan sosial secara adil tanpa mengorbankan
keberlanjutan ekosistem yang vital. Prinsip-prinsip pengelolaan air
secara terpadu ini dikembangkan sebagai respon pola pengelolaan
sumber daya air yang diterapkan selama ini yang cenderung terpisah-
pisah sehingga menimbulkan berbagai persoalan seperti banjir,
pengambilan air tanah yang berlebihan, pencemaran dan sebagainya.
Pemerintah Kabupaten Nagan Raya melakukan pembangunan sarana
dan prasarana seperti Jaringan Irigasi sehingga diharapkan dapat
memudahkan petani dan masyarakat untuk mendapatkan akses
layanan air irigasi baik bagi pertanian maupun lainnya. Untuk
pelaksanaan penanganan pekerjaan pembangunan, peningkatan dan
pemeliharaan menjadi bagian dari sektor jasa konstruksi yang
penyelenggaraannya diperlukan ketertiban dan kepastian hukum untuk
pihak Pengguna Jasa dan Penyedia Jasa.
3. LOKASI PEKERJAAN Lokasi Pekerjaan berada di Kecamatan Beutong Ateuh Benggalang
Kabupaten Nagan Raya.
4. TARGET / OUTPUT Sasaran kegiatan Peningkatan Jaringan Irigasi D.I. Blang Puuk
dimaksudkan untuk melaksanakan Rehabilitasi Jaringan Irigasi dalam
rangka menjamin sistem pendistribusian air irigasi ke areal
persawahan yang dapat menunjang program pemerintah dalam
penguatan kawasan sentra produksi pangan (pertanian, perikanan,
dan hewani).| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 21 May 2019 | Penyelesaian Jembatan Cibeureum (Penghubung Serang-Tangerang) | Pemerintah Daerah Provinsi Banten | Rp 5,400,000,000 |
| 27 May 2022 | Rehabilitasi Jembatan Gantung Bojong Apus | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 4,219,411,000 |
| 24 June 2019 | Pembangunan Jalan Kawasan Pulau Mantehage | Pemerintah Daerah Kabupaten Minahasa Utara | Rp 3,840,000,000 |
| 6 August 2025 | Pembangunan Jembatan Lango - Lawet (Lanjutan) | Kab. Aceh Barat | Rp 2,688,000,000 |
| 3 June 2021 | Pembangunan Jalan Lango - Antong (Lanjutan) | Kab. Aceh Barat | Rp 2,465,000,000 |
| 14 December 2021 | Pemeliharaan Jalan Layung - Gunong Meuh | Kab. Aceh Barat | Rp 2,325,000,000 |
| 3 June 2020 | Lanjutan Pembangunan Dapur Umum Dan Kantin Muq (Otsus) | Kab. Nagan Raya | Rp 2,153,290,000 |
| 15 July 2017 | Pembangunan Dermaga Dan Workshop Boat/Kapal | Kab. Simeulue | Rp 2,037,000,000 |
| 28 March 2013 | Peningkatan Jalan Leuhan - Putro Ijo | LPSE Provinsi Aceh | Rp 2,000,000,000 |
| 30 March 2013 | Pembangunan Jembatan Alue U Kec. Sp. Ulim | LPSE Provinsi Aceh | Rp 2,000,000,000 |