| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0948081625322000 | Rp 1,472,072,104 | - | |
| 0032523094321000 | - | - | |
| 0837342682101000 | Rp 1,433,007,653 | Rencana cash flow proyek yang diajukan oleh peserta tidak memperhatikan ketentuan2 yang telah ditetapkan oleh PPK didalam dokumen pengadaan, khususnya didalam rancangan kontrak. Sehingga peserta dinyatakan tidak dapat memenuhi persyaratan dokumen penawaran teknis yang diminta, dan peserta dinyatakan gugur pada tahapan evaluasi teknis | |
| 0420758815321000 | Rp 1,480,410,908 | Peserta tidak melengkapi salah satu persyaratan kualifikasi sehingga peserta dinyatakan GUGUR pada tahapan evaluasi Dokumen Kualifikasi. | |
| 0761513613322000 | Rp 1,472,981,901 | Peserta tidak melengkapi salah satu persyaratan kualifikasi sehingga peserta dinyatakan GUGUR pada tahapan evaluasi Dokumen Kualifikasi. | |
CV Alroy Sun Jaya | 06*5**3****21**0 | Rp 1,469,310,908 | Peserta tidak melengkapi salah satu persyaratan kualifikasi sehingga peserta dinyatakan GUGUR pada tahapan evaluasi Dokumen Kualifikasi. |
| 0022469753321000 | - | - | |
| 0537167165322000 | - | - | |
Mahapatih Gadjah Mada | 06*9**8****14**0 | - | - |
| 0211395868513000 | - | - | |
| 0400015756953000 | - | - | |
PT Cakrawala Nusantara Konstruksi | 03*8**6****23**0 | - | - |
| 0028957777324000 | - | - | |
| 0032364978326000 | - | - | |
| 0016356149323000 | - | - | |
PT Fakta Media Sejahtera | 04*0**8****23**0 | - | - |
PT Akses Global Utama | 09*0**0****32**0 | - | - |
CV Zaka Inti Prima | 03*5**1****28**0 | - | - |
| 0806806873831000 | - | - | |
| 0650101348322000 | - | - | |
| 0423161850323000 | - | - | |
| 0650633712325000 | - | - | |
PT Cipta Jaya Piranti | 03*2**5****11**0 | - | - |
PT Datu Nahima Teknik | 00*1**1****48**0 | - | - |
SPESIFIKASI TEKNIS DAN
METODE LAPANGAN
PEMBANGUNAN JEMBATAN PANDANG
PADA WISATA CAKAT NYENYEK
SPESIFIKASI UMUM & TEKNIS
I. PERSIAPAN PELAKSANAAN
Pada dasarnya untuk dapat memahami dan menghayati dengan sebaik-baiknya
seluruh seluk beluk pekerjaan ini, Penyedia diwajibkan mempelajari secara seksama
seluruh Gambar Kerja serta Rencana Kerja dan Syarat-syarat Teknis seperti yang
akan diuraikan dalam Buku ini.
Di dalam hal terdapat ketidakjelasan, perbedaan-perbedaan dan atau
kesimpangsiuran informasi di dalam pelaksanaan, Penyedia diwajibkan
mengadakan pertemuan dengan Konsultan Pengawas dan Direksi Pelaksana untuk
mendapat kejelasan pelaksanaan.
A. PENYEDIAAN AIR DAN LISTRIK KERJA
1. Penyediaan Air dan Daya Listrik untuk Bekerja
2. Air untuk bekerja harus disediakan oleh Penyedia dengan membuat sumur
pompa ditapak proyek atau disuply dari luar.
3. Air harus bersih, bebas dari bau, bebas dari lumpur, ininyak dan bahan kimia
lainnya yang merusak. Penyediaan air harus sesuai dengan petunjuk dan
persetujuan dari Konsultan Pengawas/Direksi.
4. Penyedia Harus membuat bak penampung air untuk bekerja yang senantiasa
terisi penuh dengan kapasitas 3,5m3.
5. Listrik untuk bekerja harus disediakan Penyedia dan diperoleh dari
penggunaan Genset dengan kapasitas 10000 watt untuk pembangkit tenaga
listrik.
B. GUDANG MATERIAL
1. Penyedia membuat Gudang bahan yang dapat dikunci untuk menyimpan
barang-barang, yang mana tempatnya akan ditentukan oleh Pengawas
Lapangan/Personalia Proyek.
2. Gudang bahan, los-los kerja dan los lainnya yang dibuat setelah selesai
pelaksanaan pembangunan/ pekerjaan tersebut, harus segera dibongkar/
dibersihkan oleh pihak Penyedia.
C. PENGUKURAN KEMBALI DAN PEMASANGAN BOWPLANK
1. Patok ukur
Penyedia harus membuat patok-patok untuk membentuk garis-garis
sesuai dengan gambar, dan harus memperoleh persetujuan Konsultan
Pengawas sebelum memulai pekerjaan. Bila dianggap perlu Konsultan
Pengawas dapat merevisi garis-garis kemiringan dan meminta Penyedia
untuk membetulkan patok-patok.
Penyedia harus mengajukan pemberitahuan mengenai rencana
pematokan atau penentuan permukaan (level) dari bagian pekerjaan
tertentu, tidak kurang dari 48 (empat puluh delapan) jam, agar susunan
patok itu dapat diperiksa.
Patok ukur dibuat dari Bahan beton bertulang secukupnya,
berpenampang 15xl5 cm, tertancap kuat ke dalam tanah sedalam 50 cm
dengan bagian yang muncul di atas muka tanah cukup untuk
memberikan indikasi peil ± 0.00 sesuai Gambar Kerja, dan di atasnya
ditambahkan pipa besi untuk mencantu. Pengawasan patokan ketinggian
di atas peil ± 0.00.
Jumlah patok ukur yang harus dibuat oleh Penyedia ininimal 2 (dua)
buah, dan lokasi penanamannya sesuai petunjuk dan persetujuan
Konsultan Pengawas; sedemikian rupa sehingga tidak mengganggu atau
terganggu selama pelaksanaan pembangunan berlangsung.
Patok ukur adalah permanen, tidak dapat diubah, harus diberi tanda yang
jelas, dan dijaga keutuhannya sampai pelaksanaan pembangunan selesai
dan ada instruksi dari Konsaltan Pengawas untuk dibongkar.
2. Papan bangunan (Bowplank)
Papan bangunan (bouwplank) dibuat dari kayu kelas III dengan ukuran
tebal 3 cm dan lebar 15 cm lurus dan diserut rata pada sisi sebelah
atasnya.
Papan bangunan dipasang pada patok kayu yang jarak satu sama lain
adalah 1,50 m tertancap di tanah sehingga tidak dapat digerak-gerakkan
atau diubah.
Papan bangunan dipasang sejarak 2.00 m dari as pondasi terluar atau
sesuai dengan keadaan setempat.
Tinggi sisi atas papan bangunan harus sama dengan lainnya dan atau
rata waterpass. Kecuali dikehendaki lain oleh Konsultan Pengawas.
Setelah selesai pemasangan papan bangunan, Penyedia harus
melaporkan kepada Konsultan Pengawas untuk mendapatkan
persetujuan, Penyedia harus menjaga dan memelihara keutuhan dan
ketepatan letak papan bangunan ini sampai tidak diperlukan lagi.
II. PENERAPAN SMKK
BIAYA PENERAPAN SMKK
Untuk hal –hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan kerja maka Penyedia
diwajibkan menyediakan obat-obatan P3K untuk pertolongan pertama pada
kecelakan pekerja. Obat –obatan itu diantaranya perban, betadine dan
perlengkapan lainya yang sesuai dengan kebutuhan P3K.
Alat Keselamatan Kerja meliputi penyediaan alat keselamatan sesuai standar SNI
yang berlaku seperti penyediaan Helm, Alas kaki dan Pakaian kerja untuk pekerja
dan pelaksana serta pengawas lapangan.
Penyedia harus menyediakan Tabung Alat Pemadam Kebakaran yang berfungsi
dengan baik didalam lokasi pembangunan. Untuk perlengkapan pencegahan Covid-
19 Penyedia harus menyediakan tempat pencuci tangan, sabun, tisu , Masker
pekerja dan tamu, Hand sanitizer, dan Alat Test Suhu Digital. Menindaklanjuti
Instruksi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor : 02/IN/M/2020
Tentang Protokol Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
III. PEKERJAAN TANAH
A. PEK. GALIAN TANAH PONDASI FOOTPLATE DAN PILECAP
Syarat – bahan
Pekerjaan galian dilakukan pada item pekerjaan galian tanah untuk pondasi,
yaitu pada kondisi tanah asli digali untuk dipasangan pondasi sesuai dengan
gambar rencana. Galian harus sesuai dengan gambar rencana baik mengenai
ukuran lebar dan kedalaman serta kemiringan untuk mendapatkan elevasi
sesuai rencana.
Metode Pekerjaan :
- Setelah proses bouwlplank selesai, maka dilakukan pekerjaan Pembersihan
Dan Perataan Tanah dengan menggunakan alat manual.
- Pembersihan Dan Perataan Tanah ini dengan mengikuti gambar rencana.
- Pembersihan Tanah Dan Perataan Tanah harus terlebih dahulu
melakukan pengukuran posisi, lebar Lahan.
- Pembersihan Dan Perataan Tanah untuk Lahan Yang Akan Dikerjakan.
- Pembersihan Dan Perataan Tanah yang tidak dapat dipakai sebagai
bahan timbunan harus dibuang ke luar areal kerja
- Material dari hasil Pembersihan Dan Perataan Tanah yang akan
digunakan sebagai bahan timbunan harus mendapat persetujuan dari
pengawas.
- Kemudian dilakukan perataan permukaan pondasi sehingga level
permukaan rata dan sama.
Tenaga
Pelaksana Bangunan Gedung
Petugas K3
-
Pekerja
-
Peralatan
-
Cangkul
Blancong
-
-
Garpu
Sekop
-
-
B. PEK. URUGAN PASIR BAWAH PILECAP T=10 cm
Syarat – bahan
Urugan pasir harus dilaksanakan / dipasang dibawah semua pekerjaan minimal
setebal 10 cm.
-
Sebelum pekerjaan diatasnya dilaksanakan lapisan pasir harus dipadatkan
dengan diberi air dan diratakan.
-
Pasir urug yang digunakan harus bersih dari akar-akaran dan kotoran lainnya.
Tenaga
-
Mandor
Pekerja
-
Peralatan
-
Meteran
Waterpas
-
-
C. PEK. URUGAN PASIR BAWAH LANTAI TERAS T=5 cm
Syarat – bahan
Urugan pasir harus dilaksanakan / dipasang dibawah semua pekerjaan minimal
setebal 5 cm.
-
Sebelum pekerjaan diatasnya dilaksanakan lapisan pasir harus dipadatkan
dengan diberi air dan diratakan.
-
Pasir urug yang digunakan harus bersih dari akar-akaran dan kotoran lainnya.
Tenaga
-
Mandor
Pekerja
-
Peralatan
-
Meteran
Waterpas
-
-
D.PEKERJAAN URUGAN KEMBALI GALIAN TANAH
Syarat – Bahan
Pekerjaan timbunan untuk peninggian lantai yang dimaksud adalah menimbun
tempat-tempat yang telah ditentukan yang tanahnya berasal dari luar lokasi
atau bekas galian setempat.
Metode pekerjaan :
- Pekerjaan urugan tanah disini adalah penimbunan untuk galian pondasi.
- Material untuk setiap timbunan harus sesuai dengan kondisi tanah yang
telah disetujui oleh Pengawas setelah sampel tanah tersebut sesuai dengan
spesifikasi yang diatur dan disetujui oleh pengawas.
- Material urugan bisa menggunakan tanah bekas galian jika kondisi
tanahnya layak untuk material urugan atau material luar yang diambil
dari luar lokasi yang sesuai dengan spesifikasi tanah urugan bila material
bekas galian tidak memenuhi syarat sebagai material urugan.
- Material urugan yang digunakan telah disetujui oleh Pengawas.
- Material timbunan yang dihampar kemudian dipadatkan
- Kepadatan timbunan kemudian ditentukan sesuai spesifikasi yang
diinginkan guna memperoleh hasil pemadatan yang baik
- Ukuran dan dimensi ditentukan berdasarkan gambar.
Tenaga
- Pekerja
Bahan
- Tanah Urug
Peralatan
- Cangkul
- Sekop
E. PEK. LANTAI KERJA F'c 7,5 Mpa
Syarat – Bahan
Sebelum lantai kerja dibuat lapisan tanah dibawahnya harus dipadatkan dan
diratakan dengan alat pemadat serta diurug lapisan pasir. Lantai kerja sebelum
mendapat persetujuan dari Pengawas tidak boleh ditutup oleh pekerjaan lainnya
dan Pengawas berhak membongkar pekerjaan diatasnya bilamana lantai kerja
tersebut belum disetujui olehnya. Tebal lantai kerja harus sesuai dengan
gambar;
IV. PEKERJAAN PONDASI
A. PONDASI BOREPILE P1 F'C 21 MPA
Syarat – Bahan
Tiang-tiang Pondasi bor harus dibuat sesuai dengan rencana yang dibuat oleh
Konsultan Perencana seperti terlihat dalam gambar rencana. Kedalaman tanah
keras yang pada proyek ini diperkirakan terdapat pada kedalaman 8 m
(sesuaikan dengan gambar kerja) dibawah muka tanah yang ada pada saat
sekarang seperti terlihat dari Laporan Hasil Penyelidikan Tanah. Tiang Bore
dengan diameter 30 cm, diisi beton tegangan tekan karakteristik F'C 21.
Tulangan utama digunakan sesuai dengan gambar kerja.
Metode pekerjaan :
Semua patok harus diperiksa secara teratur untuk menjamin agar kegiatan
pemancangan tiang tidak sampai mengakibatkan patok itu bergerak. Pada
-
Gambar Kerja, tiap tiang harus diberi nomor.
Penyedia harus membuat patok referensi, menara ketinggiannya terhadap
Datum dengan mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari Pengawas /
-
Konsultan. Penentuan patok-patok bouwplank dan lain-lain, harus dilakukan
dengan peralatan Theodolith / Waterpass yang sebelumnya harus
diperiksakan/disetujui.
Hasil pengukuran di lapangan harus dapat dikaitkan dengan patok-patok
tetap (Bench Mark) yang telah ada menurut petunjuk Pengawas / Konsultan
-
di lapangan, dan bila diperlukan Penyedia harus memasang patok-patok
pembantu untuk menentukan ketinggian dan koordinat lokal. yang harus
dipelihara keutuhan letak dan ketinggiannya selama pekerjaan berlangsung.
Sebelum pekerjaan dimulai patok-patok pembantu / bouwplank harus
diperiksa / disetujui oleh Pengawas/ Konsultan.
Penyedia harus mengecek titik-titik as pondasi.
Pengecoran beton dapat dilaksanakan setelah Penyedia mendapat izin secara
-
tertulis dari Pengawas.
-
Semen yang digunakan merk Tiga Roda/Batu Raja.
Pengecoran menggunkan Concrete Mixer.
-
Pemadatan Beton Menggunakan Alat Pemadat Beton (Concrete Vibrator).
-
Dimensi Besi Tulangan disesuaikan dengan gambar kerja (SNI)
-
Pekerjaan Bekisting menggunakan material yang kuat terbuat dari kayu papan
-
kelas III.
-
Tenaga
- Pekerja
- Tukang
- Kepala Tukang
- Mandor
Bahan
- Pasir
- Split
- Air
- Semen Pc Tiga Roda/Batu Raja
- Kawat
- Paku
- Besi D10 dan D8, SNI
- Kayu papan Kelas III
Peralatan
- Mesin Borepile
- Concrete mixer
- Concrete vibrator
- Meteran
- Waterpass
- Cangkul
- Talang cor
- Ember
- Sendok semen
- Palu
- Raskam
- Benang
- Selang air, dll
B. PEK. PILECAP (P1)
Syarat – Bahan
Pasangan pondasi pilecap dibuat sesuai gambar rencana. Tulangan utama
menggunakan besi D13-100 (SNI).
-
Semen yang digunakan merk Tiga Roda/Batu Raja.
Pengecoran menggunkan Concrete Mixer.
-
Dimensi Besi Tulangan disesuaikan dengan gambar kerja (SNI)
-
Pekerjaan Bekisting menggunakan material yang kuat terbuat dari kayu papan
-
kelas III.
-
Tenaga
- Pekerja
- Tukang
- Kepala Tukang
- Mandor
Bahan
- Pasir
- Split
- Air
- Semen Pc Tiga Roda/Batu Raja
- Kawat
- Paku
- Besi D13, SNI
- Kayu papan Kelas III
Peralatan
- Concrete mixer
- Meteran
- Waterpass
- Cangkul
- Talang cor
- Ember
- Sendok semen
- Palu
- Raskam
- Benang
- Selang air, dll
C. PEK. PONDASI FOOTPLAT (P2)
Syarat – Bahan
Pasangan pondasi Footplat dibuat sesuai gambar rencana. Tulangan utama
menggunakan besi D10-100 dan D8-100 (SNI).
-
Semen yang digunakan merk Tiga Roda/Batu Raja.
Pengecoran menggunkan Concrete Mixer.
-
Dimensi Besi Tulangan disesuaikan dengan gambar kerja (SNI)
-
Pekerjaan Bekisting menggunakan material yang kuat terbuat dari kayu papan
-
kelas III.
-
Tenaga
- Pekerja
- Tukang
- Kepala Tukang
- Mandor
Bahan
- Pasir
- Split
- Air
- Semen Pc Tiga Roda/Batu Raja
- Kawat
- Paku
- Besi D10 dan D8, SNI
- Kayu papan Kelas III
Peralatan
- Concrete mixer
- Meteran
- Waterpass
- Cangkul
- Talang cor
- Ember
- Sendok semen
- Palu
- Raskam
- Benang
- Selang air, dll
D. PEK. PONDASI FOOTPLAT (P3)
Syarat – Bahan
Pasangan pondasit Footplat dibuat sesuai gambar rencana. Tulangan utama
menggunakan besi D10-100 dan D8-100 (SNI).
-
Semen yang digunakan merk Tiga Roda/Batu Raja.
Pengecoran menggunkan Concrete Mixer.
-
Dimensi Besi Tulangan disesuaikan dengan gambar kerja (SNI)
-
Pekerjaan Bekisting menggunakan material yang kuat terbuat dari kayu papan
-
kelas III.
-
Tenaga
- Pekerja
- Tukang
- Kepala Tukang
- Mandor
Bahan
- Pasir
- Split
- Air
- Semen Pc Tiga Roda/Batu Raja
- Kawat
- Paku
- Besi D10 dan D8, SNI
- Kayu papan Kelas III
Peralatan
- Concrete mixer
- Meteran
- Waterpass
- Cangkul
- Talang cor
- Ember
- Sendok semen
- Palu
- Raskam
- Benang
- Selang air, dll
V. PEKERJAAN STRUKTUR BETON
A. PEK. SLOOF (SL1) 20x55
Syarat – Bahan
Pasangan sloof dibuat sesuai gambar rencana. Tulangan utama
menggunakan besi D13 (SNI).
-
Semen yang digunakan merk Tiga Roda/Batu Raja.
Pengecoran menggunkan Concrete Mixer.
-
Dimensi Besi Tulangan disesuaikan dengan gambar kerja (SNI)
-
Pekerjaan Bekisting menggunakan material yang kuat terbuat dari kayu papan
-
kelas III.
-
Tenaga
- Pekerja
- Tukang
- Kepala Tukang
- Mandor
Bahan
- Pasir
- Split
- Air
- Semen Pc Tiga Roda/Batu Raja
- Kawat
- Paku
- Besi D13 SNI
- Kayu papan Kelas III
Peralatan
- Concrete mixer
- Meteran
- Waterpass
- Cangkul
- Talang cor
- Ember
- Sendok semen
- Palu
- Raskam
- Benang
- Selang air, dll
B. PEK. SLOOF (SL2) 20x20
Syarat – Bahan
Pasangan sloof dibuat sesuai gambar rencana. Tulangan utama
menggunakan besi D13 (SNI).
-
Semen yang digunakan merk Tiga Roda/Batu Raja.
Pengecoran menggunkan Concrete Mixer.
-
Dimensi Besi Tulangan disesuaikan dengan gambar kerja (SNI)
-
Pekerjaan Bekisting menggunakan material yang kuat terbuat dari kayu papan
-
kelas III.
-
Tenaga
- Pekerja
- Tukang
- Kepala Tukang
- Mandor
Bahan
- Pasir
- Split
- Air
- Semen Pc Tiga Roda/Batu Raja
- Kawat
- Paku
- Besi D13 SNI
- Kayu papan Kelas III
Peralatan
- Concrete mixer
- Meteran
- Waterpass
- Cangkul
- Talang cor
- Ember
- Sendok semen
- Palu
- Raskam
- Benang
- Selang air, dll
C. PEK. SLOOF (SL3) 20x35
Syarat – Bahan
Pasangan sloof dibuat sesuai gambar rencana. Tulangan utama
menggunakan besi D13 (SNI).
-
Semen yang digunakan merk Tiga Roda/Batu Raja.
Pengecoran menggunkan Concrete Mixer.
-
Dimensi Besi Tulangan disesuaikan dengan gambar kerja (SNI)
-
Pekerjaan Bekisting menggunakan material yang kuat terbuat dari kayu papan
-
kelas III.
-
Tenaga
- Pekerja
- Tukang
- Kepala Tukang
- Mandor
Bahan
- Pasir
- Split
- Air
- Semen Pc Tiga Roda/Batu Raja
- Kawat
- Paku
- Besi D13 SNI
- Kayu papan Kelas III
Peralatan
- Concrete mixer
- Meteran
- Waterpass
- Cangkul
- Talang cor
- Ember
- Sendok semen
- Palu
- Raskam
- Benang
- Selang air, dll
D.PEK. SLOOF TG
Syarat – Bahan
Pasangan sloof dibuat sesuai gambar rencana. Tulangan utama
menggunakan besi D13 (SNI).
-
Semen yang digunakan merk Tiga Roda/Batu Raja.
Pengecoran menggunkan Concrete Mixer.
-
Dimensi Besi Tulangan disesuaikan dengan gambar kerja (SNI)
-
Pekerjaan Bekisting menggunakan material yang kuat terbuat dari kayu papan
-
kelas III.
-
Tenaga
- Pekerja
- Tukang
- Kepala Tukang
- Mandor
Bahan
- Pasir
- Split
- Air
- Semen Pc Tiga Roda/Batu Raja
- Kawat
- Paku
- Besi D13 SNI
- Kayu papan Kelas III
Peralatan
- Concrete mixer
- Meteran
- Waterpass
- Cangkul
- Talang cor
- Ember
- Sendok semen
- Palu
- Raskam
- Benang
- Selang air, dll
E. PEK. PLAT TANGGA
Syarat – Bahan
Pasangan Plat tangga dibuat sesuai gambar rencana. Tulangan utama
Semen yang digunakan merk Tiga Roda/Batu Raja.
-
Pengecoran menggunkan Concrete Mixer.
-
Dimensi Besi Tulangan disesuaikan dengan gambar kerja (SNI)
-
Pekerjaan Bekisting menggunakan material yang kuat terbuat dari kayu papan
-
kelas III.
-
Tenaga
- Pekerja
- Tukang
- Kepala Tukang
- Mandor
Bahan
- Pasir
- Split
- Air
- Semen Pc Tiga Roda/Batu Raja
- Kawat
- Paku
- Kayu papan Kelas III
Peralatan
- Concrete mixer
- Meteran
- Waterpass
- Cangkul
- Talang cor
- Ember
- Sendok semen
- Palu
- Raskam
- Benang
- Selang air, dll
F. PEK. BETON ISIAN KOLOM (KC1&KC2)
Syarat – Bahan
Semen yang digunakan merk Tiga Roda/Batu Raja.
Pengecoran menggunkan Concrete Mixer.
-
Dimensi Besi Tulangan disesuaikan dengan gambar kerja (SNI)
-
Pekerjaan Bekisting menggunakan material yang kuat terbuat dari kayu papan
-
kelas III.
-
Tenaga
- Pekerja
- Tukang
- Kepala Tukang
- Mandor
Bahan
- Pasir
- Split
- Air
- Semen Pc Tiga Roda/Batu Raja
- Paku
Peralatan
- Concrete mixer
- Meteran
- Waterpass
- Cangkul
- Talang cor
- Ember
- Sendok semen
- Palu
- Raskam
- Benang
- Selang air, dll
G.PEK. BETON LANTAI ENTRANCE T= 5 CM
Syarat – Bahan
Semen yang digunakan merk Tiga Roda/Batu Raja.
Pengecoran menggunkan Concrete Mixer (F'c 7,5 Mpa)
-
Dimensi Besi Tulangan disesuaikan dengan gambar kerja (SNI)
-
Pekerjaan Bekisting menggunakan material yang kuat terbuat dari kayu papan
-
kelas III.
-
Tenaga
- Pekerja
- Tukang
- Kepala Tukang
- Mandor
Bahan
- Pasir
- Split
- Air
- Semen Pc Tiga Roda/Batu Raja
- Kawat
- Paku
- Kayu papan Kelas III
Peralatan
- Concrete mixer
- Meteran
- Waterpass
- Cangkul
- Talang cor
- Ember
- Sendok semen
- Palu
- Raskam
- Benang
- Selang air, dll
VI. PEKERJAAN STUKTUR BESI DAN BAJA
A. PEKERJAAN BASEPLAT T=12 CM ( KC1, KC2 ,P2 DAN P3)
Syarat – Bahan
Menggunakan Bahan Plat Besi Dengan Bentuk Dan Ukuran Sesuai Dengan
Gambar.
-
Tebal Plat Besi 12 mm
Plat Besi Yang Cacat/Rusak Tidak Boleh Dipasang/Digunakan dan dipasang
-
sesuai dengan Gambar Kerja.
-
Ukuran Plate Dan Ketebalan Serta Titik Lobang Batu Harus Benar
Presisi Dengan Menggunakan Mal/Penggaris Supaya Potongan Lebih Akurat.
-
Setelah Dipotong Dan Titik baut sudah di tandai selanjutnya siapkan mesin
pons bor kecil dan bor utama untuk membuat lobang baut pada plat.
-
Tenaga
- Pekerja
- Tukang Las
- Kepala Tukang
- Mandor
Bahan
- Baseplat t= 12 cm
Peralatan
- Mesin Las
- dll
B. PEKERJAAN ANGKUR BOLT 7-M16 DAN BOLT 5-M16
Syarat – Bahan
Menggunakan Bahan angkur Besi Dengan Bentuk Dan Ukuran Sesuai
Dengan Gambar.
-
Besi Yang Cacat/Rusak Tidak Boleh Dipasang/Digunakan dan dipasang sesuai
dengan Gambar Kerja.
-
Angkur Dipasang Pada Kolom Sesuai Pada Gambar Kerja
Lalu Base Plate Dipasangkan Pada Anchor Untuk Dudukan Baja Lalu Di
-
kuatkan menggunakan baut.
-
Angkur dipasang Pada Saat Pengecoran/ Pekerjaan Kolom.
Tenaga
-
- Pekerja
- Tukang Las
- Kepala Tukang
- Mandor
Bahan
- Angkur BOLT 7-M16 DAN BOLT 5-M16
- Baut
Peralatan
- Mesin Las
- Dll
C. PEKERJAAN BAUT M19
Syarat – Bahan
Menggunakan Bahan Baut M19 Dengan Bentuk Dan Ukuran Sesuai Dengan
Gambar.
-
Besi Yang Cacat/Rusak Tidak Boleh Dipasang/Digunakan dan dipasang sesuai
dengan Gambar Kerja.
-
Baut M19 dipasang sesuai dengan Gambar Kerja
Setelah Perakitan IWF Selesai Fabrikasi Penyambungkan Menggunakan Baut.
-
Baut Digunakan Untuk Menyambung Pada Sambugan Antar baja IWF.
-
Baut Dikencangkan Menggunakan Kunci pas.
-
Jarak Antar Baut Dapat Dilihat Pada Gambar Kerja
-
Tenaga
-
- Pekerja
- Tukang Las
- Kepala Tukang
- Mandor
Bahan
- Baut 19
Peralatan
- Mesin Las
- Dll
D. PEKERJAAN PEMASANGAN KOLOM PIPA KC1 dan KC2
Syarat – Bahan
Menggunakan Bahan Pipa Besi diameter 10” dan 7” Dengan Bentuk Dan
Ukuran Sesuai Dengan Gambar.
-
Pipa Besi Yang Cacat/Rusak Tidak Boleh Dipasang/Digunakan dan dipasang
sesuai dengan Gambar Kerja.
-
Kolom dipasang sesuai dengan Gambar Kerja dan coating pipa untuk
finishing.
-
Tenaga
- Pekerja
- Tukang Las
- Kepala Tukang
- Mandor
Bahan
- Pipa Besi diameter 10” dan 7”
Peralatan
- Mobile Crane
- Dll
E. PEKERJAAN PEMASANGAN KOLOM IWF DAN BALOK IWF
Syarat – Bahan
Menggunakan Bahan Baja IWF 250.125.6.9 untuk kolom dan 400.200.8.13,
250.125.6.9 dan 150.75.5.7 untuk balok Dengan Bentuk Dan Ukuran Sesuai
-
Dengan Gambar.
IWF Yang Cacat/Rusak Tidak Boleh Dipasang/Digunakan dan dipasang sesuai
dengan Gambar Kerja.
-
IWF dipasang sesuai dengan Gambar Kerja dan coating IWF untuk finishing
Seluruh baja yang dipergunakan harus memenuhi SNI atau standar
-
lainya yang sederajat atau lebih tinggi ( lengkap ). Sebelum
-
mulai dengan mendatangkan bahan-bahan, Penyedia diwajibkan
untuk memberikan keterangan detail-detail seperlunya mengenai bahan-
bahan baja yang akan dipakai kepada pengawas untuk mendapat
persetujuan.
Tenaga
- Pekerja
- Tukang Las
- Kepala Tukang
- Mandor
Bahan
- IWF, SNI
Peralatan
- Mobile Crane
- Mesin Las
- Dll
F. PEKERJAAN BESI HOLLOW 40x60 LANTAI
Syarat – Bahan
Menggunakan Bahan rangka hollow ukuran 40x60 Galvanis .
Jarak Antar Besi hollow Galvanis dapat dilihat pada Gambar Kerja.
-
Bahan besi hollow yang digunakan harus memenuhi SNI.
-
Tenaga
-
- Pekerja
- Tukang Las
- Kepala Tukang
- Mandor
Bahan
- Besi Hollow 40x60 Galvanis SNI
Peralatan
- Mesin Las
- Dll
VII. PEKERJAAN ATAP
A. PEK. PAS BESI HOLLOW 40x60 RANGKA ATAP
Syarat – Bahan
Menggunakan Bahan rangka hollow ukuran 40x60 .
Jarak Antar Besi hollow dapat dilihat pada Gambar Kerja.
-
Bahan besi hollow yang digunakan harus memenuhi SNI.
-
Tenaga
-
- Pekerja
- Tukang Las
- Kepala Tukang
- Mandor
Bahan
- Besi Hollow 40x60, SNI
Peralatan
- Mesin Las
- Dll
B. PEK. PAS BAJA CNP 100.50.20. RANGKA ATAP
Syarat – Bahan
Menggunakan Bahan Baja CNP 100.50.20.
Jarak Antar baja dapat dilihat pada Gambar Kerja.
-
Seluruh bahan baja yang digunakan harus memenuhi SNI.
-
Tenaga
-
- Pekerja
- Tukang Las
- Kepala Tukang
- Mandor
Bahan
- Baja CNP 100.50.20, SNI
Peralatan
- Mesin Las
- Dll
C. PEK. PAS. RANGKA BAJA RINGAN UNTUK ATAP
Syarat – Bahan
Menggunakan Bahan baja ringan chanal 0,75, Merk SUNPLUS
Jarak Antar baja ringan dapat dilihat pada Gambar Kerja.
-
Tenaga
-
- Pekerja
- Tukang
- Kepala Tukang
- Mandor
Bahan
- Baja Ringan Chanal 0,75
- Reng Baja Ringan
- Plat Perletakan
- Plat Sudut
- Scrup
Peralatan
- Waterpas
- Meteran
- Benang
- Mesin Bor dll.
D. PEK. PAS. PENUTUP ATAP BITUMEN BEAVER
Syarat – Bahan
Penutup atap digunakan Penutup Single Asphalt Bitumen Merk Onduline.
Warna dan motif ditentukan kemudian atas persetujuan PPK
-
dan Tim Teknis.
-
Atap berbahan dasar Bitumen (aspal) yang telah diproses secara
kimiawi (oksidasi) dan dilapisi dengan serat fiber, serta pada bagian
-
atasnya ditaburi granule (batuan alam) serta mengandung
dengan lem adhesive di permukaan atas dan bawahnya,
dimana pada bagian bawahnya memiliki plastik pelindung untuk melindungi
lem adhesive ini.
Cara pemasangan dilakukan sesuai petunjuk distributor, untuk tahapan
dan cara pemasangan atap bitumen.
-
Atap yang digunakan bergaransi.
Lapisan Pertama dipasang Multipleks / Plywood. Tebal
-
Multipleks minimal 9mm, di screw di atas reng. Multipleks dipasang
-
dari bawah ke atas. Untuk pemasangan awal Multiplek harus maju 10
cm dari lisplank. Untuk bagian bawah Multipleks / Plywood
(pertemuan antara multipleks dengan lisplank) dipasang Flashing
berbentuk U, fungsinya melindungi Multipleks dari air hujan.
Setelah Multipleks terpasang, kemudian dipasang pelapis underlayer.
Tenaga
-
- Pekerja
- Tukang
- Kepala Tukang
- Mandor
Bahan
- Bitumen Underlayer
- Plywood 9mm,
- Paku 1/2" - 1"
- Screw
- Underlayer
Peralatan
- Waterpas
- Meteran
- Benang
- Mesin Bor dll.
E. PEK. PAS. RANGKA PLAFOND ENTRANCE
Syarat – Bahan
Menggunakan Bahan rangka hollow galvalum ukuran 40x40 dan 20x40 .
Jarak Antar Besi hollow dapat dilihat pada Gambar Kerja, modul 60x60.
-
Bahan besi hollow yang digunakan harus memenuhi SNI.
-
-
Tenaga
- Pekerja
- Tukang Las
- Kepala Tukang
- Mandor
Bahan
- Besi Hollow galvalum 40x60 dan 20x40, SNI
Peralatan
- Waterpass
- Bor
- Dll
F. PEK. PAS. PLAFOND PVC MOTIF KAYU ENTRANCE
Syarat – Bahan
Menggunakan Bahan rangka hollow galvalum ukuran 40x40 dan 20x40 .
Jarak Antar Besi hollow dapat dilihat pada Gambar Kerja, modul 60x60.
-
Bahan besi hollow yang digunakan harus memenuhi SNI.
-
Tenaga
-
- Pekerja
- Tukang Las
- Kepala Tukang
- Mandor
Bahan
- Besi Hollow galvalum 40x40 dan 20x40, SNI
Peralatan
- Waterpass
- Bor
- Dll
G. PEK. PAS. PLAFOND PVC MOTIF KAYU ENTRANCE
Syarat – Bahan
Menggunakan Bahan PVC Polos merk Sun Plafond .
-
Pemasangan sesuai gambar kerja
Tenaga
-
- Pekerja
- Tukang Las
- Kepala Tukang
- Mandor
Bahan
- PVC Sun Plafond tebal 8 mm
- Paku Skrup
Peralatan
- Waterpass
- Bor
- Dll
H. PEK. PAS. FLASING U UNTUK UJUNG ATAP
Syarat – Bahan
Menggunakan Bahan Flashing U
Pemasangan sesuai gambar kerja
-
Tenaga
-
- Pekerja
- Tukang Las
- Kepala Tukang
- Mandor
Bahan
- Flushing U
- Paku Skrup
Peralatan
- Waterpass
- Bor
- Dll
VIII. PEKERJAAN ARSITEKTUR
1. PEKERJAAN LANTAI KACA TEMPERED LAMINATED
Syarat-Bahan
Bahan dari kaca lembaran jenis Clear glass Tempered Laminated 12 mm +0,76 mm +
12 mm ex. Asahimasi
-
Bahan kaca tersebut dari produk dalam negeri yang bermutu baik Produk Lokal dan
disetujui Pemberi tugas dan Konsultan Pengawas.
-
Tebal bahan kaca terdiri dari ukuran: 12 mm +0,76 mm + 12 mm Tempered
Laminated dan yang ditentukan di dalam gambar
-
Atau ukuran dan lokasi pemasangan sesuai dengan kebutuhan dan sesuai yang
ditunjukkan dalam gambar detail.
-
Tenaga
- Pekerja
- Tukang Kaca
- Kepala Tukang
- Mandor
Bahan
Bahan dari kaca lembaran jenis Clear glass Tempered Laminated 12 mm +0,76 mm +
12 mm ex. Asahimasi
-
Silicone Sealant 300 ml
Sponse
-
Peralatan
-
- Waterpass
- Alat Cutting
2. PEK. PAS. LANTAI PLAT BESI TEBAL 5 MM
Syarat-Bahan
Bahan lantai plat besi tebal 5 mm
Ukuran dan lokasi pemasangan sesuai dengan kebutuhan dan sesuai yang
-
ditunjukkan dalam gambar detail.
-
Tenaga
- Pekerja
- Tukang Besi
- Kepala Tukang
- Mandor
Bahan
Bahan lantai plat besi tebal 5 mm
Peralatan
-
- Waterpass
- Alat las
-
3. PEK. PAS. LANTAI PARKET KAYU MERBAU UKURAN 2X9X100 CM FIN.
COATING
Syarat-Bahan
Bahan Parket Kayu Merbau 2x9x100 cm finishing Coating
Ukuran dan lokasi pemasangan sesuai dengan kebutuhan dan sesuai yang
-
ditunjukkan dalam gambar detail.
-
Tenaga
- Pekerja
- Tukang
- Kepala Tukang
- Mandor
Bahan
Bahan Parket Kayu Merbau 2x9100 cm
Peralatan
-
- Waterpass
- screw
4. PEKERJAAN LANTAI HOMOGENUS TILE
Syarat – Bahan
Menggunakan Bahan rangka Homogenus Tile 60 x 60 Unpolished.
Pinggulan pasangan keramik harus dilakukan dengan alat gurinda, sehingga
-
diperoleh hasil pengerjaan yang teratur, siku dan memperoleh bentuk tepian yang
-
sempurna
Tenaga
- Pekerja
- Tukang Batu
- Kepala Tukang
- Mandor
Bahan
- Homogenus Tile 60 x 60 Unpolished(Warna ditentukan owner)
- Semen Tiga Roda/ Batu Raja
Peralatan
- Waterpass
- Dll
5. PEKERJAAN EXPANDED METAL MESH
Lingkup Pekerjaan
Pekerjaan railling meliputi pekerjaan pemasangan railing pada Railing Jembatan
-
dan Pintu masuk. Sesuai dengan gambar kerja.
Tenaga
Pekerja
Tukang Besi
-
Kepala Tukang
-
Mandor
-
-
Bahan
Besi Stainless Dia. 10 cm
Besi Stainless Dia. 1,5 cm
-
Klem hollow dan baut
-
Expanded metal mesh, include list besi strip
-
Peralatan
-
Mesin las
-
6. PEKERJAAN ORNAMEN TANGGA LANGIT BAHAN KAYU CUTTING
Lingkup Pekerjaan
Pekerjaan tangga langit menggunakan bahan cutting kayu.
-
Pekerjaan sesuai gambar dan detail
Tenaga
Pekerja
Tukang
-
Kepala Tukang
-
Mandor
-
Bahan
-
Cutting kayu lembaran lebar 50 cm
Rangka menggunakan besi hollow
-
Pengelasan
-
Peralatan
-
Mesin Cutting
Dll
-
-
7. PEKERJAAN PENGECATAN
Lingkup Pekerjaan
Yang termasuk pekerjaan ini adalah pengecatan seluruh bagian-bagian besi
pagar beserta pintunya, pintu-pintu besi, railing besi tangga dan comer guard
-
pekerjaan besi lain ditentukan dalam gambar.
Pekerjaan cat dilakukan setelah bidang yang akan dicat, selesai diamplas
halus dan bebas debu, oli, dan lain-lain.
-
Untuk lapisan dasar anti karat dipakai sebagai cat dasar meni 1 kali
Setelah kering sesudah 24 jam, dan diamplas kembali maka disemprot 1
-
lapis. Setelah 48 jam mengering baru diberi lapisan akhir.
-
Pengecatan dilakukan dengan menggunakan semprot dengan compressor 2
lapis.
-
Setelah pengecatan selesai, bidang cat harus bersih, utuh, mengkilap, tidak
ada gelembung-gelembung dan dijaga terhadap pengotoran-pengotoran.
-
Tenaga
Pekerja
Tukang
-
Kepala Tukang
-
Mandor
-
Bahan
-
Meni Besi (Zinkcromate)
-
Amplas
Peralatan
-
Kuas
-
8. PEKERJAAN AKSESORIS LENGKUNG PIPA STAINLESS
Lingkup Pekerjaan
Pekerjaan aksesoris entrance lengkung menggunakan pipa stainless
Pekerjaan Sesuai Gambar.
-
Aksesoris lengkung pipa terdapat 2 unit, dengan masing-masing unit terdapat
-
6 lengkungan
-
Lengkung pipa menggunakan pipa stainless 3 inch di bending
Antara lengkung pipa terdapat pengaku pipa stainless 2 inch sesuai dengan
-
gambar kerja
-
Sambungan antar pipa menggunakan las dan difinishing kembali seperti
permukaan stainless lainnya
-
Pipa stainless menumpu pada belok iwf dengan sambungan dynabolt dan las
-
Bahan
Pipa stainless steel
Pengelasan
-
Peralatan
-
Mesin Las
-
IX.PEKERJAAN ELEKTRIKAL
A. PEKERJAAN PAS. TITIK LAMPU
- Galian dan Bobokan, Pemborong harus menutup dan merapikan
kembali setiap galian dan bobokan yang dilakukan pada konstruksi
bangunan, yang disebabkan pekerjaan-pekerjaan instalasi elektrikal.
Untuk menghindari sejauh mungkin pekerjaan pembobokan maka harus
telah dipersiapkan dan dipasang dalam tahap pekerjaan konstruksi.
- kabel yang digunakan untuk instalasi listrik harus memenuhi
persyaratan PUIL / LMK. Semua kabel / kawat harus baru dan jelas
ditandai dengan ukurannya, jenis kabelnya, nomor dan jenis
pintalannya. Kecuali persyaratan lain, konduktor yang dipakai ialah
kabel SM dengan luas penampang yang sesuai dengan Gambar
Rencana.
- Penyambungan Kabel Instalasi Penerangan. Semua penyambungan
kabel harus dilakukan dalam kotak-kotak penyambungan yang khusus
untuk itu (misalnya Juction Box). Pemborong harus memberikan brosur-
brosur mengenai cara-cara penyambungan yang dinyatakan oleh Pabrik
kepada Direksi
- Penyambungan kabel yang berisolasi PVC harus diisolasi dengan PV /
Protolen yang khusus untuk listrik.
- Kabel-kabel yang disambung sesuai dengan warna-warna atau nama-
namanya masing-masing dan harus diadakan pengetesan tahanan
isolasi sebelum dan sesudah penyambungan dilakukan. Hasil
pengetesan harus tertulis dan disaksikan oleh Direksi.
- Setiap saluran kabel dalam bangunan dipergunakan pipa conduit
minimum 5/8” diameternya. Setiap pencabangan ataupun pengambilan
keluar harus menggunakan junction box yang sesuai dan sambungan
yang lebih dari satu harus menggunakan terminal strip didalam junction
box. Juction box yang terlihat dipakai juction box BERKER ex. Jerman,
Eropa tutup blank plate stainless steel, type star point.
- Pada umunya kabel instalasi penerangan dan instalasi stop kontak
harus kabel inti tembaga dengan insulasi PVC, satu inci atau kabel NYY
dan untuk instalasi bawah tanah menggunakan kabel tuwisteed all
berpenampang 4 x 25 mm (SM) dan kabel tuwisteed all berpenampang
2 x 16 mm (SR).
- Penyedia harus menyiapkan tenaga ahli bidang kelistrikan yang
terampil.
- Kode warna insulasi kabel harus mengikuti ketentuan PUIL sebagai
berikut:
1. Fasa -1 : Merah
2. Fasa -2 : Kuning
3. Fasa -3 : Hitam
4. Netral : Biru
5. Tanah (Ground) : Hijau-Kuning
Metode pekerjaan :
Pemasangan Instalasi kabel listrik
URUTAN PELAKSANAAN INSTALASI INDOOR
- Masukkan kawat pancingan ke dalam pipa conduit sesuai groupnya
- Tarik kabel dengan bantuan kawat pancingan tersebut
- Tandai kabel sesuai group dengan lakban & spidol
- Sambungan kabel banya boleh pada tee dos dan dengan las dop
- Merger kabel yang telah terpasang
URUTAN PELAKSANAAN INSTALASI OUTDOOR
- Marking jalur inscalasi
- Tandai lokasi tiang lampu
- Gali jalur yang relah demarking
- Gelar kabel NYM 3x2,5 mm2 sesuai ukuran pada shop drawing sesuai
groupnya
- Timbun dengan pasir
- Urug galian dengan tanah kembali
METODE PEMASANGAN KABEL
1. Urutan Pelaksanaan
KABEL PADA TRAY
- Pastikan lebar tray cukup untuk jumlah kabel yang akan dipasang
- Potong kabel dengan panjang dilebihkan 1 meter dari kebutuhan
- Tarik kabel satu per satu dengan urutan dari pinggir
- Gunakan kabel ties sebagai pengikat kabel dengan jarak 1 meter
- Kabel siap disambung dengan panel
KABEL PADA LADDER
- Pastikan lebar ladder cukup untuk jumlah kabel yang akan
dipasang
- Potong kabel dengan panjang dilebihkan 1 meter dari kebutuhan
- Tarik kabel satu per satu dengan urutan dari pinggir
- Gunakan tali jika kabel akan dipasang vertikal
- Gunakan kabel ties sebagai pengikat kabel dengan jarak 1 meter
- Kabel siap disambung dengan panel
Tenaga
- Instalatur Listrik
- Pekerja
Bahan
- Kabel NYM 3x2,5 mm2 Merk Praba
- Las Dop
- Pipa Coudit
Peralatan
- Tang ampere
- Kabel ties
- Tang, Obeng
B. PEK. PAS. LAMPU SOROT COOL WHITE 50 WATT
Syarat – Bahan
- Penyedia harus menyiapkan tenaga ahli bidang kelistrikan yang terampil
dalam pemasangan Lampu Sorot
- Lampu Sorot yang dipasang sesuai dengan gambar kerja
- Menggunakan Lampu Sorot Cool White 50 Watt Merk Philips
- Lampu Yang Rusak / Putus Tidak Boleh Di Pasang.
Metode pekerjaan :
- Urutan Pelaksanaan
- Marking posisi lampu Sesuai Dengan Gambar Kerja
- Buat dudukan fitting lampu
- Pasang lampu pada dudukan Fitting Lampu
- Sambung ke instalasi/Kabel
Tenaga
- Instalatur Listrik
- Pekerja
Bahan
- Fitting Lampu
- Lampu Lampu Sorot Cool White 50 Watt Merk Philips
- Isolasi
- Kabel
Peralatan
- Tang
- Obeng dll
-
C. PEK. PAS. LAMPU LED OUTBOW 17 WATT
Syarat – Bahan
- Penyedia harus menyiapkan tenaga ahli bidang kelistrikan yang terampil
dalam pemasangan Lampu LED
- Lampu Sorot yang dipasang sesuai dengan gambar kerja
- Menggunakan Lampu LED Outbow 17 Watt Merk Philips
- Lampu Yang Rusak / Putus Tidak Boleh Di Pasang.
Metode pekerjaan :
- Urutan Pelaksanaan
- Marking posisi lampu Sesuai Dengan Gambar Kerja
- Buat dudukan fitting lampu
- Pasang lampu pada dudukan Fitting Lampu
- Sambung ke instalasi/Kabel
Tenaga
- Instalatur Listrik
- Pekerja
Bahan
- Fitting Lampu
- Lampu Lampu LED Outbow 17 Watt Merk Philps
- Isolasi
- Kabel
Peralatan
- Tang
- Obeng dll
D. PEK. PAS. LED STRIP WARM WHITE 6 WATT
Syarat – Bahan
- Penyedia harus menyiapkan tenaga ahli bidang kelistrikan yang terampil
dalam pemasangan Lampu LED
- Lampu Sorot yang dipasang sesuai dengan gambar kerja
- Menggunakan Lampu LED Strip Warm White 6 Watt Merk Philips
- Lampu Yang Rusak / Putus Tidak Boleh Di Pasang.
Metode pekerjaan :
- Urutan Pelaksanaan
- Marking posisi lampu Sesuai Dengan Gambar Kerja
- Buat dudukan fitting lampu
- Pasang lampu pada dudukan Fitting Lampu
- Sambung ke instalasi/Kabel
Tenaga
- Instalatur Listrik
- Pekerja
Bahan
- Fitting Lampu
- Lampu Lampu LED Strip Warm White 6 Watt Merk Philips
- Isolasi
- Kabel
Peralatan
- Tang
- Obeng dll
E. PEK. PAS. SAKLAR GANDA
Syarat – Bahan
- Jika tidak ditentukan lain, saklar-saklar tersebut bingkainya harus
dipasang rata pada tembok setinggi 150 cm diatas lantai dapat
disesuiakan dengan kebutuhan rungan. Saklar-saklar harus dipasang
dalam kotak-kotak dan ring setelannya yang standard, dilengkapi
dengan tutup persegi. Sambungan-sambungan hanya diperbolehkan
antara yang berdekatan.
- Saklar dinding dari type untuk pemasangan rata dinding, type rocker
dengan rating 250 V – 10 A, Double gang .
Metode pekerjaan :
- Urutan Pelaksanaan
- Marking jalur konduit pada dinding
- Bobok dinding bata, jangan lupa gunakan cutter
- Pasang konduit dan inbow dos
- Tunggu sampai dinding plester akhir
- Sambungkan saklar, stop kontak dengan instalasinya
- Pasang saklar Double , gunakan waterpass agar rata
Tenaga
- Instalatur Listrik
- Pekerja
Bahan
- Saklar Double Merk Panasonic
- Grid switch
- Isolasi
- Kabel
Peralatan
- Tang
- Waterpass
- Obeng dll
F. PEK. PAS. STOP KONTAK
Syarat – Bahan
- Stop kontak haruslah dengan type yang memakai earthing contact
dengan rating 10 A 250 V, semua pasangan stop kontak dengan
tegangan kerja 220 V harus diberi saluran ketanah (Grounding). Stop
kontak harus dipasang rata dari atas dengan permukaan dinding
dengan ketinggian 40 cm dari atas lantai yang sudah jadi atau sesuai
dengan petunjuk Direksi.
- Posisi Stop Kontak Lihat pada gambar kerja .
Metode pekerjaan :
- Urutan Pelaksanaan
- Marking jalur konduit pada dinding
- Bobok dinding bata, jangan lupa gunakan cutter
- Pasang konduit dan inbow dos
- Tunggu sampai dinding plester akhir
- Sambungkan saklar, stop kontak dengan instalasinya
- Pasang Stop Kontak, gunakan waterpass agar rata
Tenaga
- Instalatur Listrik
- Pekerja
Bahan
- Stop Kontak Merk Panasonic
- Grid switch
- Isolasi
- Kabel
Peralatan
- Tang
- Waterpass
- Obeng dll