| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0316667989214000 | Rp 1,760,157,031 | Peserta PT. KONFOX tidak menghadiri pembuktian kualifikasi hingga waktu yang telah ditetapkan. | |
| 0030622229214000 | Rp 1,844,890,130 | - | |
| 0017688391214000 | Rp 1,891,872,987 | - | |
| 0719872095215000 | Rp 2,058,948,519 | Peserta CV. SIMANTA KARYA tidak menghadiri pembuktian kualifikasi hingga waktu yang telah ditetapkan. | |
| 0317989473214000 | Rp 2,193,994,427 | - | |
| 0727668543214000 | Rp 2,176,936,666 | Pengalaman Kerja Profesional tidak sesuai,berdasar penawaran pada item personel manajerial atas nama HENDRA GUNAWAN sebagai Pelaksana Daftar Riwayat Hidup atau Referensi Kerja tidak diupload dan Pelaksana Lapangan Untuk Pekerjaan Jaringan Listrik dan Lampu serta Petugas K3 Konstruksi/Keselamatan Konstruksi tidak mengupload Nama dan Daftar Riwayat Hidup atau Referensi Kerja, hal tidak sesuai dengan Pengalaman Kerja Profesional yang disyaratkan dalam Dokumen Pemilihan. | |
| 0029811247214000 | - | - | |
| 0847588670214000 | - | - | |
CV Hafizh Pratama Semesta | 0803537182214001 | - | - |
| 0317370807214000 | - | - | |
| 0862586559214000 | - | - | |
| 0836977868225000 | - | - | |
CV Muda Berjaya | 00*2**4****14**0 | - | - |
| 0924514961214000 | - | - | |
| 0316534981215000 | - | - | |
| 0018530402214000 | - | - | |
| 0210786828701000 | - | - | |
Surya Cipta Natuna | 0940306327214000 | - | - |
| 0029812385214000 | - | - | |
| 0316663483214000 | - | - | |
CV Karya Cipta Bersinar | 09*9**5****14**0 | - | - |
| 0016637274214000 | - | - | |
| 0018434191214000 | - | - |
URAIAN PEKERJAAN
I. SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN KERJA ( SMKK )
1. PENYIAPAN DOKUMEN PENERAPAN SMKK
2. SOSIALISASI, PROMOSI DAN PELATIHAN
3. ALAT PELINDUNG KERJA (APK) DAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD)
4. ASURANSI DAN PERIZINAN TERKAIT KESELAMATAN KONSTRUKSI
5. PERSONIL KESELAMATAN KONSTRUKSI
6. FASILITAS, SARANA DAN PRASARANA KESEHATAN
7. RAMBU-RAMBU YANG DIPERLUKAN
8. LAIN-LAIN TERKAIT PENGENDALIAN RESIKO KESELAMATAN KONSTRUKSI
II. PEKERJAAN PERSIAPAN
III. PEKERJAAN PEKERJAAN REHAB MASJID / PEMASANGAN WATERPROOFING
IV. PEKERJAAN RANGKA & PENUTUP PLAFON
V. PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK DALAM MASJID
VI. PEKERJAAN JARINGAN LISTRIK DAN LAMPU
VII. PEKERJAAN LAIN-LAIN
VIII. PEKERJAAN AKHIR
PERSYARATAN RESIKO KESELAMATAN KONSTRUKSI (RKK)
PENILAIAN RESIKO
SKAL
JENIS/TIPE PENETAPAN
IDENTIFIKASI TING A
NO PEKERJAA DAMPAK PENGENDALIAN
BAHAYA KEKERA KEPAR KAT PRIO
N RISIKO K3
PAN AHAN RESI
RITAS
KO
Memakai APD (
helm, sepatu
- Tertusuk safety, sarung
-Terluka 1 1 1
benda tajam, tangan,masker,
Kecil
1 dan kacamata
Papan Nama
kerja )
Proyek
Pengarahan
pada saat safety
Terpleset 1 1 1
-Terkilir Kecil Talk/Safety
Morning
PENILAIAN RESIKO
SKAL
JENIS/TIP
IDENTIFIK PENETAPAN
E TING A
NO ASI DAMPAK PENGENDALIAN
PEKERJA KEKERA KEPAR KAT PRIOR
BAHAYA RISIKO K3
AN PAN AHAN RESI
ITAS
KO
Mengikuti SOP
- Terkena -Terluka pengoperasian
Alat 2 1 2 Kecil alat.
Pekerjaan
Memakai APD (
Pipa
helm, sepatu
Pembuanga - Tertimpa Kecil safety, sarung
- Terluka
2 n Air Hujan di material. 2 1 2 tangan,masker,
Talang dan kacamata
kerja )
Kubah Grc
Uk. (12 X 12)
- Terjatuh Memakai APD (
Kecil
dari helm, sepatu
- Terluka 2 2 4
Ketinggia safety, Tali
- Terkilir
n Pengaman )
PENILAIAN RESIKO
SKAL
JENIS/TIPE PENETAPAN
IDENTIFIKASI TING A
NO PEKERJAA DAMPAK PENGENDALIAN
BAHAYA KEKERA KEPAR KAT PRIO
N RISIKO K3
PAN AHAN RESI
RITAS
KO
Mengikuti SOP
-Terluka pengoperasian
- Terkena Alat
2 1 2 Kecil alat.
Memakai APD (
Pekerjaan
helm, sepatu
- Terkena
3 Beton Talang safety, sarung
Serpihan -Terluka
Kubah Grc (12 tangan,masker,
Material 2 1 2 Kecil
x 12) Camp. 1 dan kacamata
kerja )
: 2 : 3
Pengarahan
- Terkena Kecil
- Sesak pada saat safety
Serbuk 1 1 1
Nafas Talk/Safety
Semen
Morning
PENILAIAN RESIKO
SKAL
JENIS/TIPE PENETAPAN
IDENTIFIKASI TING A
NO PEKERJAA DAMPAK PENGENDALIAN
BAHAYA KEKERA KEPAR KAT PRIO
N RISIKO K3
PAN AHAN RESI
RITAS
KO
Mengikuti SOP
-Terluka pengoperasian
- Terkena Alat
2 1 2 Kecil alat.
Pekerjaan
Memakai APD (
Pelesteran
helm, sepatu
- Terkena
4 Samping safety, sarung
Serpihan -Terluka
Bawah Kubah tangan,masker,
Material 2 1 2 Kecil
GRC Uk. (6 x dan kacamata
kerja )
6) Camp. 1pc
: 2pp
Pengarahan
- Terkena Kecil
- Sesak pada saat safety
Serbuk 1 1 1
Nafas Talk/Safety
Semen
Morning
PENILAIAN RESIKO
SKAL
JENIS/TIP
IDENTIFIK PENETAPAN
E TING A
NO ASI DAMPAK PENGENDALIAN
PEKERJA KEKERA KEPAR KAT PRIOR
BAHAYA RISIKO K3
AN PAN AHAN RESI
ITAS
KO
Mengikuti SOP
- Terkena -Terluka pengoperasian
Alat 2 1 2 Kecil alat.
Pemasangan
Membrane Mengikuti SOP
Bakar T.3 mm - Terkena -Terluka pengoperasian
5
Sand Api 2 1 2 Kecil alat.
Surfaced +
- Terjatuh Memakai APD (
Primer Kecil
dari helm, sepatu
- Terluka 2 2 4
Ketinggia safety, Tali
- Terkilir
n Pengaman )
PENILAIAN RESIKO
SKAL
JENIS/TIP
IDENTIFIK PENETAPAN
E TING A
NO ASI DAMPAK PENGENDALIAN
PEKERJA KEKERA KEPAR KAT PRIOR
BAHAYA RISIKO K3
AN PAN AHAN RESI
ITAS
KO
Pekerjaan Mengikuti SOP
Waterproofin - Terkena -Terluka pengoperasian
Alat 2 1 2 Kecil alat.
g Coating
Membrane
Mengikuti SOP
Untuk Lokasi - Terkena -Terluka pengoperasian
Kubah GRC, Api 2 1 2 Kecil alat.
6
Dengan
Memakai APD
Mengunakan
Terjatuh
- Terluka
(helm, sepatu
Material
dari
- Patah 1 4 4 Kecil safety, Tali /
Ultraflex
Ketinggia
Tulang
Membrane + Sabuk
n
- Meninggal
Kasa Pengaman)
PENILAIAN RESIKO
SKAL
JENIS/TIP
IDENTIFIK PENETAPAN
E TING A
NO ASI DAMPAK PENGENDALIAN
PEKERJA KEKERA KEPAR KAT PRIOR
BAHAYA RISIKO K3
AN PAN AHAN RESI
ITAS
KO
Mengikuti SOP
- Terkena -Terluka pengoperasian
Alat 2 1 2 Kecil alat.
- Terkena
Mengikuti SOP
Pembongkar
Sisa -Terluka pengoperasian
an Penutup
Potongan 2 1 2 Kecil alat.
Plafon
Material
Eksisting
Memakai APD (
7 (Plafon helm, sepatu
Gypsum) + - Tertimpa Kecil safety, sarung
- Terluka
Pembuanga material. 2 1 2 tangan,masker,
dan kacamata
n Sisa
kerja )
Material
- Terjatuh Memakai APD (
Kecil
dari helm, sepatu
- Terluka 2 2 4
Ketinggia safety, Tali
- Terkilir
n Pengaman )
PENILAIAN RESIKO
SKAL
JENIS/TIP
IDENTIFIK PENETAPAN
E TING A
NO ASI DAMPAK PENGENDALIAN
PEKERJA KEKERA KEPAR KAT PRIOR
BAHAYA RISIKO K3
AN PAN AHAN RESI
ITAS
KO
Mengikuti SOP
- Terkena -Terluka pengoperasian
Alat 2 1 2 Kecil alat.
Memakai APD (
Pekerjaan
helm, sepatu
Perbaikan
- Tertimpa Kecil safety, sarung
Pipa Saluran - Terluka
8 material. 2 1 2 tangan,masker,
Air Hujan
dan kacamata
didalam
kerja )
Plafon
- Terjatuh Memakai APD (
Kecil
dari helm, sepatu
- Terluka 2 2 4
Ketinggia safety, Tali
- Terkilir
n Pengaman )
PENILAIAN RESIKO
SKAL
JENIS/TIP
IDENTIFIK PENETAPAN
E TING A
NO ASI DAMPAK PENGENDALIAN
PEKERJA KEKERA KEPAR KAT PRIOR
BAHAYA RISIKO K3
AN RESI
PAN AHAN
ITAS
KO
Mengikuti SOP
- Terkena -Terluka pengoperasian
Alat 2 1 2 Kecil alat.
Memakai APD (
Rangka
helm, sepatu
Hollow Metal
- Tertimpa Kecil safety, sarung
18 x 36 mm - Terluka
9 material. 2 1 2 tangan,masker,
(Sulam
dan kacamata
Rangka +
kerja )
Gantungan)
- Terjatuh Memakai APD (
Kecil
dari helm, sepatu
- Terluka 2 2 4
Ketinggia safety, Tali
- Terkilir
n Pengaman )
PENILAIAN RESIKO
SKAL
JENIS/TIP
IDENTIFIK PENETAPAN
E TING A
NO ASI DAMPAK PENGENDALIAN
PEKERJA KEKERA KEPAR KAT PRIOR
BAHAYA RISIKO K3
AN PAN AHAN RESI
ITAS
KO
Mengikuti SOP
- Terkena -Terluka pengoperasian
Alat 2 1 2 Kecil alat.
Memakai APD (
helm, sepatu
Pekerjaan
- Tertimpa Kecil safety, sarung
Pemasangan - Terluka
10 material. 2 1 2 tangan,masker,
Plafond PVC
dan kacamata
+ List
kerja )
- Terjatuh Memakai APD (
Kecil
dari helm, sepatu
- Terluka 2 2 4
Ketinggia safety, Tali
- Terkilir
n Pengaman )
PENILAIAN RESIKO
SKAL
JENIS/TIP
IDENTIFIK PENETAPAN
E TING A
NO ASI DAMPAK PENGENDALIAN
PEKERJA KEKERA KEPAR KAT PRIOR
BAHAYA RISIKO K3
AN RESI
PAN AHAN
ITAS
KO
Mengikuti SOP
- Terkena -Terluka pengoperasian
Alat 2 1 2 Kecil alat.
Memakai APD (
helm, sepatu
Perbaikan - Terkena Kecil safety, sarung
- Terluka
11 Instalasi Listrik Arus Listrik 2 1 2 tangan,masker,
dan kacamata
kerja )
Terjatuh Memakai APD (
Kecil
dari helm, sepatu
- Terluka 2 2 4
Ketinggia safety, Tali
- Terkilir
n Pengaman )
PENILAIAN RESIKO
SKAL
JENIS/TIP
IDENTIFIK PENETAPAN
E TING A
NO ASI DAMPAK PENGENDALIAN
PEKERJA KEKERA KEPAR KAT PRIOR
BAHAYA RISIKO K3
AN PAN AHAN RESI
ITAS
KO
Mengikuti SOP
- Terkena -Terluka pengoperasian
Alat 2 1 2 Kecil alat.
Memakai APD (
helm, sepatu
Lampu LED - Terkena Kecil safety, sarung
- Terluka
12 Downlight 18 Arus Listrik 2 1 2 tangan,masker,
Watt Philips dan kacamata
kerja )
Terjatuh Memakai APD (
Kecil
dari helm, sepatu
- Terluka 2 2 4
Ketinggia safety, Tali
- Terkilir
n Pengaman )
PENILAIAN RESIKO
SKAL
JENIS/TIP
IDENTIFIK PENETAPAN
E TING A
NO ASI DAMPAK PENGENDALIAN
PEKERJA KEKERA KEPAR KAT PRIOR
BAHAYA RISIKO K3
AN RESI
PAN AHAN
ITAS
KO
Mengikuti SOP
- Terkena -Terluka pengoperasian
Alat 2 1 2 Kecil alat.
Memakai APD (
helm, sepatu
Lampu LED - Terkena Kecil safety, sarung
- Terluka
13 HL 8337 Arus Listrik 2 1 2 tangan,masker,
Hinolux 100 dan kacamata
Watt Multiled kerja )
Chip
Terjatuh Memakai APD (
Kecil
dari helm, sepatu
- Terluka 2 2 4
Ketinggia safety, Tali
- Terkilir
n Pengaman )
PENILAIAN RESIKO
SKAL
JENIS/TIPE PENETAPAN
IDENTIFIKASI TING A
NO PEKERJAA DAMPAK PENGENDALIAN
BAHAYA KEKERA KEPAR KAT PRIO
N RISIKO K3
PAN AHAN RESI
RITAS
KO
Mengikuti SOP
Kecil
-Terluka 2 1 2 pengoperasian
- Terkena Alat
alat.
Memakai APD (
Pekerjaan
helm, sepatu
Pembongkara
- Terkena
14 safety, sarung
Serpihan -Terluka
n Tiang Lampu tangan,masker,
Material 2 1 2 Kecil
Lama dan kacamata
kerja )
Pengarahan
Kecil
pada saat safety
- Terpleset -Terkilir 1 1 1
Talk/Safety
Morning
PENILAIAN RESIKO
SKAL
JENIS/TI
PENETAPAN
PE IDENTIFIKASI TING A
NO DAMPAK PENGENDALIAN
PEKERJA BAHAYA KEKERA KEPAR KAT PRIO
RISIKO K3
AN PAN AHAN RESI
RITAS
KO
Mengikuti SOP
Kecil
-Terluka 1 1 1 pengoperasian
- Terkena Alat
alat.
Memakai APD (
helm, sepatu
- Terkena
Galian
safety, sarung
Pecahan -Terluka
15 Tanah tangan,masker,
Material 2 1 2 Kecil
Pondasi dan kacamata
kerja )
Pengarahan
Kecil
pada saat safety
- Terpleset -Terkilir 1 1 1
Talk/Safety
Morning
PENILAIAN RESIKO
SKAL
JENIS/TIPE PENETAPAN
IDENTIFIKASI TING A
NO PEKERJAA DAMPAK PENGENDALIAN
BAHAYA KEKERA KEPAR KAT PRIO
N RISIKO K3
PAN AHAN RESI
RITAS
KO
Mengikuti SOP
Kecil
-Terluka 1 1 1 pengoperasian
- Terkena Alat
alat.
Memakai APD (
helm, sepatu
- Terkena
safety, sarung
Pecahan -Terluka
Pengurugan
16 tangan,masker,
Material 2 1 2 Kecil
Pasir Bawah
dan kacamata
Pondasi kerja )
Pengarahan
Kecil
pada saat safety
- Terpleset -Terkilir 1 1 1
Talk/Safety
Morning
PENILAIAN RESIKO
SKAL
JENIS/TIPE PENETAPAN
IDENTIFIKASI TING A
NO PEKERJAA DAMPAK PENGENDALIAN
BAHAYA KEKERA KEPAR KAT PRIO
N RISIKO K3
PAN AHAN RESI
RITAS
KO
Mengikuti SOP
-Terluka pengoperasian
- Terkena Alat
2 1 2 Kecil alat.
Memakai APD (
helm, sepatu
- Terkena
17 Pekerjaan safety, sarung
Serpihan -Terluka
Lantai Kerja tangan,masker,
Material 2 1 2 Kecil
Camp. 1 : 3 : 5 dan kacamata
kerja )
Pengarahan
- Terkena Kecil
- Sesak pada saat safety
Serbuk 1 1 1
Nafas Talk/Safety
Semen
Morning
PENILAIAN RESIKO
SKAL
JENIS/TIPE PENETAPAN
IDENTIFIKASI TING A
NO PEKERJAA DAMPAK PENGENDALIAN
BAHAYA KEKERA KEPAR KAT PRIO
N RISIKO K3
PAN AHAN RESI
RITAS
KO
Mengikuti SOP
Kecil
-Terluka 1 1 1 pengoperasian
- Terkena Alat
alat.
Memakai APD (
helm, sepatu
- Terkena
Pengurugan safety, sarung
Pecahan -Terluka
18 tangan,masker,
Tanah Material 2 1 2 Kecil
dan kacamata
Kembali bekas
kerja )
galian
Pengarahan
Kecil
pada saat safety
- Terpleset -Terkilir 1 1 1
Talk/Safety
Morning
PENILAIAN RESIKO
SKAL
JENIS/TIP
IDENTIFIK PENETAPAN
E TING A
NO ASI DAMPAK PENGENDALIAN
PEKERJA KEKERA KEPAR KAT PRIOR
BAHAYA RISIKO K3
AN RESI
PAN AHAN
ITAS
KO
- Tertusuk Mengikuti SOP
Benda pengoperasian
- Terluka
2 1 2
Tajam Kecil alat.
Memakai APD (
helm, sepatu
- Tertimpa safety, sarung
Pekerjaan - Terluka
19 material. 2 1 2 tangan,masker,
Bekisting Kecil
dan kacamata
kerja )
- Terjatuh / Pengarahan
Terpeleset pada saat safety
-Terkilir 1 1 1
ke area Talk/Safety
Kecil
pekerjaan Morning
PENILAIAN RESIKO
SKAL
IDENTIFIK PENETAPAN
JENIS/TIPE TING A
NO ASI DAMPAK PENGENDALIAN
PEKERJAAN KEKERA KEPAR KAT PRIOR
BAHAYA RISIKO K3
PAN AHAN RESI
ITAS
KO
- Tertusuk Mengikuti SOP
benda pengoperasian
- Terluka
2 1 2
tajam Kecil alat.
Memakai APD (
helm, sepatu
- Tertimpa Kecil safety, sarung
Pekerjaan - Terluka
20 material. 2 1 2 tangan,masker,
Pembesian
dan kacamata
kerja )
- Terjatuh / Pengarahan
Terpeleset pada saat safety
-Terkilir 1 1 1
ke area Kecil Talk/Safety
pekerjaan Morning
PENILAIAN RESIKO
SKAL
JENIS/TIPE PENETAPAN
IDENTIFIKASI TING A
NO PEKERJAA DAMPAK PENGENDALIAN
BAHAYA KEKERA KEPAR KAT PRIO
N RISIKO K3
PAN AHAN RESI
RITAS
KO
Mengikuti SOP
-Terluka pengoperasian
- Terkena Alat
2 1 2 Kecil alat.
Memakai APD (
helm, sepatu
- Terkena
21 Pekerjaan safety, sarung
Serpihan -Terluka
Beton Camp. tangan,masker,
Material 2 1 2 Kecil
1 : 2 : 3 dan kacamata
kerja )
Pengarahan
- Terkena Kecil
- Sesak pada saat safety
Serbuk 1 1 1
Nafas Talk/Safety
Semen
Morning
PENILAIAN RESIKO
SKAL
JENIS/TIP
IDENTIFIK PENETAPAN
E TING A
NO ASI DAMPAK PENGENDALIAN
PEKERJA KEKERA KEPAR KAT PRIOR
BAHAYA RISIKO K3
AN PAN AHAN RESI
ITAS
KO
Mengikuti SOP
- Terkena -Terluka pengoperasian
Alat 2 1 2 Kecil alat.
Memakai APD (
Tiang Lampu
helm, sepatu
Sorot Tertimpa Kecil safety, sarung
Terluka
22 Galvanized material. 2 1 2 tangan,masker,
H-17000 dan kacamata
kerja )
Octagonal
Terjatuh Memakai APD (
Kecil
dari helm, sepatu
- Terluka 2 2 4
Ketinggia safety, Tali
- Terkilir
n Pengaman )
PENILAIAN RESIKO
SKAL
JENIS/TIP
IDENTIFIK PENETAPAN
E TING A
NO ASI DAMPAK PENGENDALIAN
PEKERJA KEKERA KEPAR KAT PRIOR
BAHAYA RISIKO K3
AN PAN AHAN RESI
ITAS
KO
Mengikuti SOP
- Terkena -Terluka pengoperasian
Alat 2 1 2 Kecil alat.
Memakai APD (
helm, sepatu
Lampu LED
- Terkena Kecil safety, sarung
Flood Lihgt - Terluka
23 Arus Listrik 2 1 2 tangan,masker,
400 Watt
dan kacamata
Philips Driver
kerja )
- Terjatuh Memakai APD (
Kecil
dari helm, sepatu
- Terluka 2 2 4
Ketinggia safety, Tali
- Terkilir
n Pengaman )
PENILAIAN RESIKO
SKAL
JENIS/TIP
IDENTIFIK PENETAPAN
E TING A
NO ASI DAMPAK PENGENDALIAN
PEKERJA KEKERA KEPAR KAT PRIOR
BAHAYA RISIKO K3
AN PAN AHAN RESI
ITAS
KO
Mengikuti SOP
- Terkena -Terluka pengoperasian
Alat 2 1 2 Kecil alat.
Memakai APD (
helm, sepatu
- Tertimpa Kecil safety, sarung
Setting - Terluka
24 material. 2 1 2 tangan,masker,
Erection
dan kacamata
kerja )
- Terjatuh Memakai APD (
Kecil
dari helm, sepatu
- Terluka 2 2 4
Ketinggia safety, Tali
- Terkilir
n Pengaman )
PENILAIAN RESIKO
SKAL
JENIS/TIP
IDENTIFIK PENETAPAN
E TING A
NO ASI DAMPAK PENGENDALIAN
PEKERJA KEKERA KEPAR KAT PRIOR
BAHAYA RISIKO K3
AN PAN AHAN RESI
ITAS
KO
Mengikuti SOP
- Terkena
-Terluka pengoperasian
Alat 2 1 2 Kecil alat.
Memakai APD (
helm, sepatu
Pemasangan - Terkena Kecil safety, sarung
- Terluka
25 Jaringan Arus Listrik 2 1 2 tangan,masker,
Listrik Kabel dan kacamata
Tanam kerja )
Terjatuh Memakai APD (
Kecil
dari helm, sepatu
- Terluka 2 2 4
Ketinggia safety, Tali
- Terkilir
n Pengaman )
PENILAIAN RESIKO
SKAL
JENIS/TIP
IDENTIFIK PENETAPAN
E TING A
NO ASI DAMPAK PENGENDALIAN
PEKERJA KEKERA KEPAR KAT PRIOR
BAHAYA RISIKO K3
AN PAN AHAN RESI
ITAS
KO
Mengikuti SOP
- Terkena -Terluka pengoperasian
Alat 2 1 2 Kecil alat.
Memakai APD (
helm, sepatu
- Terkena Kecil safety, sarung
- Terluka
26 Kabel NYY 2 x Arus Listrik 2 1 2 tangan,masker,
6 mm2 dan kacamata
kerja )
- Terjatuh Memakai APD (
Kecil
dari helm, sepatu
- Terluka 2 2 4
Ketinggia safety, Tali
- Terkilir
n Pengaman )
PENILAIAN RESIKO
SKAL
JENIS/TIP
IDENTIFIK PENETAPAN
E TING A
NO ASI DAMPAK PENGENDALIAN
PEKERJA KEKERA KEPAR KAT PRIOR
BAHAYA RISIKO K3
AN PAN AHAN RESI
ITAS
KO
Mengikuti SOP
- Terkena
-Terluka pengoperasian
Alat 2 1 2 Kecil alat.
Memakai APD (
helm, sepatu
- Terkena Kecil safety, sarung
- Terluka
27 Kabel NYY 4 x Arus Listrik 2 1 2 tangan,masker,
2,5 mm2 dan kacamata
kerja )
- Terjatuh Memakai APD (
Kecil
dari helm, sepatu
- Terluka 2 2 4
Ketinggia safety, Tali
- Terkilir
n Pengaman )
PENILAIAN RESIKO
SKAL
JENIS/TIP
IDENTIFIK PENETAPAN
E TING A
NO ASI DAMPAK PENGENDALIAN
PEKERJA KEKERA KEPAR KAT PRIOR
BAHAYA RISIKO K3
AN PAN AHAN RESI
ITAS
KO
Mengikuti SOP
- Terkena -Terluka pengoperasian
Alat 2 1 2 Kecil alat.
Memakai APD (
Pemasangan
helm, sepatu
28
Box Panel - Terkena Kecil safety, sarung
- Terluka
Outdoor Arus Listrik 2 1 2 tangan,masker,
dan kacamata
kerja )
PENILAIAN RESIKO
SKAL
JENIS/TIPE PENETAPAN
IDENTIFIKASI TING A
NO PEKERJAA DAMPAK PENGENDALIAN
BAHAYA KEKERA KEPAR KAT PRIO
N RISIKO K3
PAN AHAN RESI
RITAS
KO
Mengikuti SOP
-Terluka pengoperasian
- Terkena Alat
2 1 2 Kecil alat.
Memakai APD (
helm, sepatu
Pekerjaan - Terkena
29 safety, sarung
Pembongkara Serpihan -Terluka
tangan,masker,
n Beton / Batu Material 2 1 2 Kecil
dan kacamata
Sikat Eksisting
kerja )
Pengarahan
- Terkena Kecil
- Sesak pada saat safety
Serbuk 1 1 1
Nafas Talk/Safety
Semen
Morning
PENILAIAN RESIKO
SKAL
JENIS/TIPE PENETAPAN
IDENTIFIKASI TING A
NO PEKERJAA DAMPAK PENGENDALIAN
BAHAYA KEKERA KEPAR KAT PRIO
N RISIKO K3
PAN AHAN RESI
RITAS
KO
Mengikuti SOP
-Terluka pengoperasian
- Terkena Alat
2 1 2 Kecil alat.
Memakai APD (
helm, sepatu
- Terkena
30 Pekerjaan safety, sarung
Serpihan -Terluka
Beton Camp. tangan,masker,
Material 2 1 2 Kecil
1 : 2 : 3 dan kacamata
kerja )
Pengarahan
- Terkena Kecil
- Sesak pada saat safety
Serbuk 1 1 1
Nafas Talk/Safety
Semen
Morning
PENILAIAN RESIKO
SKAL
JENIS/TIPE PENETAPAN
IDENTIFIKASI TING A
NO PEKERJAA DAMPAK PENGENDALIAN
BAHAYA KEKERA KEPAR KAT PRIO
N RISIKO K3
PAN AHAN RESI
RITAS
KO
Mengikuti SOP
-Terluka pengoperasian
- Terkena Alat
2 1 2 Kecil alat.
Memakai APD (
helm, sepatu
- Terkena
31 safety, sarung
Pemasangan Serpihan -Terluka
tangan,masker,
Batu Sikat Material 2 1 2 Kecil
dan kacamata
kerja )
Pengarahan
- Terkena Kecil
- Sesak pada saat safety
Serbuk 1 1 1
Nafas Talk/Safety
Semen
Morning
PENILAIAN RESIKO
SKAL
JENIS/TIPE PENETAPAN
IDENTIFIKASI TING A
NO PEKERJAA DAMPAK PENGENDALIAN
BAHAYA KEKERA KEPAR KAT PRIO
N RISIKO K3
PAN AHAN RESI
RITAS
KO
Mengikuti SOP
-Terluka pengoperasian
- Terkena Alat
2 1 2 Kecil alat.
Memakai APD (
Pekerjaan
helm, sepatu
- Terkena
32 Pembongkara safety, sarung
Serpihan -Terluka
n Batu tangan,masker,
Material 2 1 2 Kecil
Alam/Andesit dan kacamata
kerja )
Eksisting
Pengarahan
- Terkena Kecil
- Sesak pada saat safety
Serbuk 1 1 1
Nafas Talk/Safety
Semen
Morning
PENILAIAN RESIKO
SKAL
JENIS/TIPE PENETAPAN
IDENTIFIKASI TING A
NO PEKERJAA DAMPAK PENGENDALIAN
BAHAYA KEKERA KEPAR KAT PRIO
N RISIKO K3
PAN AHAN RESI
RITAS
KO
Mengikuti SOP
-Terluka pengoperasian
- Terkena Alat
2 1 2 Kecil alat.
Memakai APD (
Pemasangan
helm, sepatu
- Terkena
33 Batu safety, sarung
Serpihan -Terluka
Alam/Andesit tangan,masker,
Material 2 1 2 Kecil
Ukuran 30cm x dan kacamata
30cm
kerja )
Pengarahan
- Terkena Kecil
- Sesak pada saat safety
Serbuk 1 1 1
Nafas Talk/Safety
Semen
Morning
PENILAIAN RESIKO
SKAL
JENIS/TIPE PENETAPAN
IDENTIFIKASI TING A
NO PEKERJAA DAMPAK PENGENDALIAN
BAHAYA KEKERA KEPAR KAT PRIO
N RISIKO K3
PAN AHAN RESI
RITAS
KO
Mengikuti SOP
-Terluka pengoperasian
- Terkena Alat
2 1 2 Kecil alat.
Memakai APD (
Pemasangan
helm, sepatu
- Terkena
34 Batu safety, sarung
Serpihan -Terluka
Alam/Andesit tangan,masker,
Material 2 1 2 Kecil
Ukuran 40cm x dan kacamata
kerja )
40cm
Pengarahan
- Terkena Kecil
- Sesak pada saat safety
Serbuk 1 1 1
Nafas Talk/Safety
Semen
Morning
PENILAIAN RESIKO
SKAL
JENIS/TIPE PENETAPAN
IDENTIFIKASI TING A
NO PEKERJAA DAMPAK PENGENDALIAN
BAHAYA KEKERA KEPAR KAT PRIO
N RISIKO K3
PAN AHAN RESI
RITAS
KO
Mengikuti SOP
-Terluka pengoperasian
- Terkena Alat
2 1 2 Kecil alat.
Memakai APD (
Pemasangan
helm, sepatu
- Terkena
35 Keramik safety, sarung
Serpihan -Terluka
Homogeneou tangan,masker,
Material 2 1 2 Kecil
s Tile ukuran dan kacamata
60cm x60cm
kerja )
Pengarahan
- Terkena Kecil
- Sesak pada saat safety
Serbuk 1 1 1
Nafas Talk/Safety
Semen
Morning
PEKERJAAN PERSIAPAN
1. Pekerjaan Pembuatan Papan Nama Proyek
Papan nama proyek dipasang di lokasi yang mudah dilihat oleh masyarakat
umum. Tiang papan nama proyek ditanam kedalam tanah dengan perkuatan
pondasi umpak dari beton. Tiang dibuat dengan kayu yang kuat sehingga tidak
mudah roboh terkena cuaca luar.
Contoh papan proyek
Pengukuran dan Pembayaran
1) Pengukuran
Pengukuran untuk pembayaran pekerjaan harus dilakukan berdasarkan
volume dalam 1 Unit terpasang sesuai garis batas seperti yang ditunjukkan
dalam gambar atau seperti yang ditentukan oleh Direksi.
2) Pembayaran
Pembayaran harus dilakukan untuk jumlah 1 Unit terpasang sesuai hasil
pengukuran dengan cara sebagaimana diuraikan di atas untuk masing-
masing harga satuan kontrak per meter kubik seperti yang tercantum di
Daftar Kuantitas dan Harga, dan harus disetujui oleh Direksi termasuk semua
kompensasi untuk penyediaan semua tenaga kerja, bahan- bahan,
perlengkapan, alat-alat dan sebagainya untuk menyelesaikan pekerjaan,
sesuai dengan perintah dari Direksi dan syarat-syarat dalam spesifikasi.
2. Sewa Gudang dan Direksi Keet
Pekerjaan dilaksanakan dengan cara / metode kerja yang menjamin para
pekerja dan tidak membahayakan.
Pengukuran dan Pembayaran
1) Pengukuran
Pengukuran untuk pembayaran pekerjaan harus dilakukan berdasarkan volume
yang sebenar-benarnya dalam satuan seperti yang terdapat didalam
dokomen Kontrak.
2) Pembayaran
Pembayaran harus dilakukan untuk jumlah yang telah terpasang sesuai hasil
pengukuran dengan cara sebagaimana diuraikan di masing-masing harga
satuan kontrak seperti yang tercantum di Daftar Kuantitas dan Harga, dan harus
disetujui oleh Direksi termasuk semua kompensasi untuk penyediaan semua
tenaga kerja, bahan- bahan, perlengkapan, alat-alat dan sebagainya untuk
menyelesaikan pekerjaan, sesuai dengan perintah dari Direksi dan syarat-syarat
dalam spesifikasi.
PEKERJAAN REHAB MASJID / PEMASANGAN WATERPROOFING
1. PERBAIKAN PIPA SALURAN AIR HUJAN
Pekerjaan Pasangan pipa suling-suling adalah pekerjaan yang beriringan
dengan pekerjaan pasangan batu. Pemasangan pipa suling-suling PVC Dia. 4"
sesuai persetujuan direksi pengawas guna mengalirkan air dari genangan
sekitarnya dan air buangan dari talang ke saluran.
Urutan pelaksanaan :
1. Pipa pembuangan air hujan harus dibuat sesuai gambar dibuat dari pipa PVC
dengan diameter. 4".
2. Dipasang sesuai gambar kerja atau sesuai persetujuan direksi atau pengawas.
3. Setiap sambungan harus kuat dan di kasih klem pipa sesuai jarak yg telah
disepakati dan menghindari kemasukan material, sehingga menghambat
pelepasan air.
Pengukuran dan pembayaran
1) Pengukuran
Pengukuran Pengukuran untuk pembayaran pipa akan didasarkan pada
panjang (m1) terpasang yang diperoleh dari gambar dan/atau perintah Direksi.
2) Pembayaran
Pembayaran untuk Pasangan pipa didasarkan pada harga satuan per meter
(m1), pembayaran sudah termasuk semua kompensasi untuk penyediaan
tenaga kerja, material, perlengkapan peralatan, prasarana, alat kerja dan
sebagainya untuk menghasilkan pekerjaan yang lengkap, memenuhi syarat dan
dengan teknik pelaksanaan terbaik dan sebenuhnya sesuai dengan semua
ketentuan dalam spesifikasi.
2. PEKERJAAN BETON TALANG KUBAH GRC (12 X 12) CAMP. 1 : 2 : 3
Langkah kerja :
Tahap 1 ( Pengecoran )
• Siapkan cheklist untuk pengecoran.
• Tentukan elevasi dan batas-batas pengecoran dengan
menggunakan waterpass / selang ukur.
• Tuangkan adukan beton dari dari alat angkut menuju begesting
• Padatkan dengan cara manual.
• Ratakan permukaan beton dengan alat garuk cor dan jidar.
Tahap 2 ( Perawatan beton )
Beton yang sudah di cor harus dijaga agar tidak kehilangan kelembaban
untuk paling sedikit 14 ( empat belas ) hari. Untuk keperluan tersebut
ditetapkan cara sebagai berikut :
• Beton yang telah di cor dihindarkan dari benturan benda keras
selama 3 x24 Jam setelah pengecoran.
• Beton harus dilindungi dari kemungkinan cacat yang diakibatkan dari
pekerjaan lain.
• Dipergunakan karung-karung goni yang senantiasa basah sebagai
penutup beton.
Pengukuran dan Pembayaran
1) Pengukuran
Pengukuran untuk pembayaran pekerjaan harus dilakukan berdasarkan
volume dalam meter kubik (m3) sesuai garis batas seperti yang ditunjukkan
dalam gambar atau seperti yang ditentukan oleh Direksi.
2) Pembayaran
Pembayaran harus dilakukan untuk jumlah meter kubik (m3) sesuai hasil
pengukuran dengan cara sebagaimana diuraikan di atas untuk masing-
masing harga satuan kontrak per meter kubik seperti yang tercantum di
Daftar Kuantitas dan Harga, dan harus disetujui oleh Direksi termasuk semua
kompensasi untuk penyediaan semua tenaga kerja, bahan- bahan,
perlengkapan, alat-alat dan sebagainya untuk menyelesaikan pekerjaan,
sesuai dengan perintah dari Direksi dan syarat-syarat dalam spesifikasi.
3. PEKERJAAN PLESTERAN SAMPING BAWAH KUBAH GRC UK. (6 X 6) CAMP.
1PC : 2PP
Pekerjaan Plesteran adalah pekerjaan plesteran pada bagian atas dari
dinding, ujung-ujung saluran pasangan batu yang sesuai dengan
gambar pelaksanaan. Plsteran ini berfungsi agar air tidak merembes atau
meresap ke pasangan batu.
Sebelum pelaksanaan dimulai maka permukaan yang akan diplester
harus dibersihkan terlebih dahulu baik dari kotoran lumpur maupun
kotoran non organik lainnya karena bila dikotori oleh kotoran tersebut
akan mengurangi daya rekat dari pasangan plesteran tersebut.
Urutan pelaksanaan :
1. Pasir yang digunakan harus yang baik dan telah disetujui Direksi.
2. Spesi/adukan pekerjaan plesteran harus dari campuran semen dan pasir
dengan perbandingan volume 1 PC : 2 Pasir Pasang dengan
menggunakan concrete mixer
3. Pekerjaan plesteran dikerjakan secara dua lapis sampai ketebalan 15
mm. Apabila tidak diperintahkan lain pasangan harus diplester pada
bagian atas dari dinding, ujung-ujung saluran pasangan, dan untuk 10
cm dibawah trepi atas dinding atau sesuai dengan yang tertera dalam
gambar
4. Pekerjaan plesteran 1 : 2 tebal 15 mm dilaksanakan setelah permukaan
dinding rata
5. Pekerjaan Plesteran 1 : 2 harus rata, lurus, halus dan rapi sehingga bagian
dinding permukaan tertutupi.
Pengukuran dan pembayaran
1. Pengukuran
Pengukuran untuk pembayaran plesteran akan didasarkan pada luas
bidang (m2) yang diperoleh dari gambar dan/ atau perintah Direksi.
2. Pembayaran
Pembayaran untuk plesteran didasarkan pada harga satuan per meter
persegi (m2), pembayaran sudah termasuk semua kompensasi untuk
penyediaan tenaga kerja, material, perlengkapan peralatan, prasarana,
alat kerja dan sebagainya untuk menghasilkan pekerjaan yang lengkap,
memenuhi syarat dan dengan teknik pelaksanaan terbaik dan sebenuhnya
sesuai dengan semua ketentuan dalam spesifikasi.
4. PEMASANGAN MEMBRANE BAKAR T.3 MM SAND SURFACED + PRIMER
Langkah kerja :
1. Anda harus membersihkan terlebih dulu lokasi struktur beton yang akan
dilapisi dengan bahan waterproofing membrane. Pastikan seluruh
permukaan dari lokasi tersebut benar-benar bersih dan terbebas dari
kotoran. Hal ini sangat penting dilakukan supaya waterproofing
membrane bisa dipasang dengan kuat.
2. Aplikasikan cat dasar pada permukaan struktur beton tersebut
menggunakan primer coating. Lakukan penerapan primer coating ini
secara merata ke seluruh permukaan lantai beserta naik ke dinding
setinggi 10-20 cm dari lantai rencana. Pastikan primer coating tersebut
melapis struktur beton dengan rapi dan menutupi semua permukaan.
Biarkan supaya mengering.
3. Pasanglah waterproofing membrane secara merata ke seluruh
permukaan beton. Pemasangan waterproofing ini harus dilakukan
dengan rapi ya supaya hasilnya pun dapat menempel dengan kuat.
Untuk sambungan overlap-nya sendiri bisa menggunakan panjang sekitar
10 cm. Lakukan pekerjaan ini dengan cermat.
4. Periksa kembali hasil pekerjaan yang telah Anda lakukan. Pastikan
waterproofing membrane ini sudah terpasang dengan kuat pada
permukaan struktur beton. Anda perlu memberi perhatian lebih pada
bagian sudut-sudut dan sambungannya. Cek dengan seksama untuk
memastikan jika waterproofing tadi sudah terpasang dengan benar.
5. Lakukan pengetesan terhadap hasil pekerjaan Anda. Caranya dengan
merendam struktur beton yang telah dipasangi waterproofing membrane
tadi dengan air selama sehari semalam. Pantau terus hasilnya. Jika
volume air tetap, berarti tak ada kebocoran yang terjadi. Sedangkan
apabila volume air berkurang, Anda harus mencari titik kebocoran dan
menambalnya.
Pengukuran dan Pembayaran
1) Pengukuran
Pengukuran untuk pembayaran pekerjaan harus dilakukan berdasarkan
volume dalam meter persegi (m2) sesuai garis batas seperti yang
ditunjukkan dalam gambar atau seperti yang ditentukan oleh Direksi.
2) Pembayaran
Pembayaran harus dilakukan untuk jumlah persegi (m2) sesuai hasil
pengukuran dengan cara sebagaimana diuraikan di atas untuk
masing-masing harga satuan kontrak seperti yang tercantum di Daftar
Kuantitas dan Harga, dan harus disetujui oleh Direksi termasuk semua
kompensasi untuk penyediaan semua tenaga kerja, bahan- bahan,
perlengkapan, alat-alat dan sebagainya untuk menyelesaikan
pekerjaan, sesuai dengan perintah dari Direksi dan syarat-syarat dalam
spesifikasi.
5. PEKERJAAN WATERPROOFING COATING MEMBRANE UNTUK LOKASI KUBAH
GRC, DENGAN MENGGUNAKAN MATERIAL ULTRAFLEX MEMBRANE + KASA
Langkah kerja :
1. Pelaksanaan pekerjaan waterproofing coating dilakukan sebelum
permukaan struktur bangunan diberikan finishing.
2. Sebelumnya, buatlah pinggulan pada bagian pertemuan antara lantai
dan dinding. Jangan lupa untuk menerapkan plester dan acian di
bagian dinding yang naik sekitar 20 cm.
3. Tutuplah bagian permukaan struktur yang berlubang. Kemudian buatlah
langsam di bagian yang tidak sama tinggi. Disarankan lokasi lantai di-
trowel supaya permukaannya rata.
4. Periksa kembali permukaan lantai dan dinding secara menyeluruh.
Pastikan seluruh permukaan tersebut bersih dari debu, lumpur, tanah,
minyak, oli, dan kotoran-kotoran lainnya.
5. Cek ulang seluruh instalasi pipa pada struktur bangunan tersebut. Anda
harus memastikan jika pipa-pipa tersebut sudah terpasang dengan dan
rapi, serta terlindungi dengan grouting.
6. Dengan menggunakan pahat beton atau kape scrabe, kikislah
permukaan lantai serta dinding yang sudah keropos. Kerjakan secara
hati-hati.
7. Anda mesti membersihkan permukaan lantai dan dinding dengan
mencucinya memakai sikat kawat dan air bersih supaya bebas dari
partikel-partikel debu dan kotoran.
8. Pengaplikasian waterproofing membrant sebaiknya dimulai dari sudut
pertemuan antara permukaan lantai dan dinding menggunakan kuas
atau roll.
9. Berikan lapisan kain kasa pada permukaan waterproofing. Setelah itu,
lapisi kembali memakai waterproofing coating di sepanjang pertemuan
sudut antara lantai dan dinding.
10. Anda bisa memperkuat lapisannya dengan memanfaatkan serat
fiberglass. Pasanglah serat ini di sepanjang sudut pertemuan lantai
dengan dinding.
11. Penerapan waterproofing coating untuk area permukaan dinding paling
tidak adalah 20 cm atau dapat disesuaikan menurut gambar kerja dari
permukaan lantai.
12. Dibutuhkan waktu setidaknya sehari semalam untuk membuat lapisan
waterproofing coating ini mengering dengan sempurna.
13. Sebelum benar-benar digunakan, lakukan ujicoba terlebih dahulu
dengan merendam bidang tadi memakai air selama 24 jam penuh dan
perhatikan hasilnya.
Pengukuran dan Pembayaran
1) Pengukuran
Pengukuran untuk pembayaran pekerjaan harus dilakukan berdasarkan
volume dalam meter persegi (m2) sesuai garis batas seperti yang
ditunjukkan dalam gambar atau seperti yang ditentukan oleh Direksi.
2) Pembayaran
Pembayaran harus dilakukan untuk jumlah persegi (m2) sesuai hasil
pengukuran dengan cara sebagaimana diuraikan di atas untuk
masing-masing harga satuan kontrak seperti yang tercantum di Daftar
Kuantitas dan Harga, dan harus disetujui oleh Direksi termasuk semua
kompensasi untuk penyediaan semua tenaga kerja, bahan- bahan,
perlengkapan, alat-alat dan sebagainya untuk menyelesaikan
pekerjaan, sesuai dengan perintah dari Direksi dan syarat-syarat dalam
spesifikasi.
6. PEMBONGKARAN PENUTUP PLAFON EKSISTING (PLAFON GYPSUM) +
PEMBUANGAN SISA MATERIAL
Langkah kerja :
a) Sebelum kontaktor malaksanakan pekerjaan pembongkaran,
kontraktor harus memperhatikan keselamatan orang yang
berada dilokasi proyek, dan isntalasi listrik, dan lain-lain harus
diputus terlebih dahulu.
b) Bangunan yang akan dibongkar harus sesuai dengan gambar
kerja.
c) Ketidakcocokan yang mungkin terjadi antara gambar dan
keadaan lapangan yang sebenarnya harus segera dilaporkan
kepada Pengawas Lapangan untuk dimintakan keputusannya.
d) Instalasi-instalasi yang sudah ada dan masih berfungsi harus
diberi tanda yang jelas dan dilindungi dari kerusakan kerusakan
yang mungkin terjadi akibat pekerjaan proyek ini, dan untuk itu
harus dicantumkan dalam gambar pengukuran seperti
disebutkan dalam pengukuran sesuai dengan ayat 1. Pelaksana
bertanggung jawab atas segala kerusakan akibat pekerjaan
yang sudah dilaksanakannya.
e) Gambar pengukuran tapak proyek harus mendapat
persetujuan/pengesahan Pengawas Lapangan, Sistim koordinat,
sesuai ketentuan gambar.
f) Pelaksana harus menjamin keamanan proyek, baik untuk
barang-barang milik Pelaksana sendiri maupun milik Pemberi
Tugas.
Pengukuran dan Pembayaran
1) Pengukuran
Pengukuran untuk pembayaran pekerjaan harus dilakukan berdasarkan
volume dalam meter persegi (m2) sesuai garis batas seperti yang ditunjukkan
dalam gambar atau seperti yang ditentukan oleh Direksi.
2) Pembayaran
Pembayaran harus dilakukan untuk jumlah meter persegi (m2) sesuai hasil
pengukuran dengan cara sebagaimana diuraikan di atas untuk masing-
masing harga satuan kontrak per meter persegi seperti yang tercantum di
Daftar Kuantitas dan Harga, dan harus disetujui oleh Direksi termasuk semua
kompensasi untuk penyediaan semua tenaga kerja, bahan- bahan,
perlengkapan, alat-alat dan sebagainya untuk menyelesaikan pekerjaan,
sesuai dengan perintah dari Direksi dan syarat-syarat dalam spesifikasi.
7. PEKERJAAN PERBAIKAN PIPA SALURAN AIR HUJAN DIDALAM PLAFON
Langkah kerja :
o Sebelum memulai pekerjaan, terlebih dahulu memperhatikan bagian
pipa yang rusak dan tersumbat.
o Memperbaiki pipa yang rusak dan tersumbat dengan cara
membuang sampah-sampah didalam pipa yang mengakibatkan
sumbatan tersebut.
o Lakukan pengetesan terhadap hasil pekerjaan Anda. Jika masih
terjadi penyumbatan, Anda harus mengulang perbaikan tersebut
agar tidak ada sumbatan lagi.
Pengukuran dan Pembayaran
1) Pengukuran
Pengukuran untuk pembayaran pekerjaan harus dilakukan berdasarkan
volume dalam satuan titik pipa sesuai garis batas seperti yang ditunjukkan
dalam gambar atau seperti yang ditentukan oleh Direksi.
2) Pembayaran
Pembayaran harus dilakukan berdasarkan volume dalam satuan titik
pipa sesuai hasil pengukuran dengan cara sebagaimana diuraikan di
atas untuk masing-masing harga satuan kontrak seperti yang tercantum
di Daftar Kuantitas dan Harga, dan harus disetujui oleh Direksi termasuk
semua kompensasi untuk penyediaan semua tenaga kerja, bahan-
bahan, perlengkapan, alat-alat dan sebagainya untuk
menyelesaikan pekerjaan, sesuai dengan perintah dari Direksi dan syarat-
syarat dalam spesifikasi.
8. PEKERJAAN RANGKA & PENUTUP PLAFON
a. Lingkup Pekerjaan
Pekerjaan ini meliputi pengadaan tenaga kerja, peralatan dan bahan serta
pemasangan, bahan penutup plafond dalam keadaan baik sesuai petunjuk
Konsultan Pengawas/MK dan atau Pemberi Tugas.
b. Persyaratan Bahan
- Bahan Penutup plafond sebagai berikut :
• Plafond : Mengunakan bahan Pvc + List
• Warna : putih atau dengan motif tidak dominan
• rangka : Mengunakan hollow Metal Furing 18 x 36 mm
- Bahan yang digunakan harus sesuai spesifikasinya, bentuk, tebal, ukuran,
berat, dan detail-detail lainnya dengan yang tercantum dalam Gambar
Kerja.
- Semua bahan yang akan dipakai dalam pekerjaan ini terlebih dahulu harus
disetujui secara tertulis oleh Konsultan Pengawas/Direksi.
c. Syarat‐syarat Pelaksanaan
- Pada pertemuan dengan tembok bata dipasang list propil seperti gambar
rencana.
- Hasil bidang-bidang yang tidak rata, melendut, retak-retak atau
menunjukkan cacat lainnya harus segera diperbaiki dan hal tersebut
sepenuhnya menjadi tanggung jawab dan resiko Kontraktor.
- Rencana pasangan langit-langit dapat dilihat pada gambar rencana.
Kontraktor berkewajiban untuk membuat gambar detail kerja (Shop Drawing)
dari rangka penggantung untuk disetujui Konsultan Pengawas/ Direksi.
- Rangka langit-langit menggunakan besi hollow sesuai ukuran spesifikasi
bahan. Rangka hollow di pasang dengan modular 60x60 cm untuk plafond
datar sedangkan apabila ada drop ceilling mengikuti pola gambar atau
sesuai ketentuan pabrik PVC.
Seluruh kelengkapan atau barang dan pekerjaan lain yang diperlukan demi
kesempurnaan pemasangan (walaupun tidak secara khusus diperlihatkan
dalam gambar ataupun dipersyaratkan di RKS ini) harus diadakan /
disediakan /dikerjakan.
Pengukuran dan Pembayaran
1) Pengukuran
Pengukuran untuk pembayaran pekerjaan plafond harus dilakukan
berdasarkan volume yang sebenar-benarnya dalam meter persegi (m2)
sesuai batas dinding seperti yang ditunjukkan dalam gambar atau seperti
yang ditentukan oleh Direksi.
Perngukuran plafond dilakukan dengan menghitung luas bagian yang
dipasang. Tidak ada potongan yang dibulatkan atau pinggir yang dipingul
atau ruangan yang ditempati oleh logam, saluran listrik atau ruangan
kosong atau barang penting lainnya yang luas penampangnya kurang dari
0.05 m2.
2) Pembayaran
Pembayaran harus dilakukan untuk jumlah meter persegi (m2) plafond yang
sudah dipasang yang sesuai hasil pengukuran dengan cara sebagaimana
diuraikan di atas untuk masing-masing harga satuan kontrak per meter
persegi seperti yang tercantum di Daftar Kuantitas dan Harga, dan harus
disetujui oleh Direksi termasuk semua kompensasi untuk penyediaan semua
tenaga kerja, bahan- bahan, perlengkapan, alat-alat dan sebagainya
untuk menyelesaikan pekerjaan, sesuai dengan perintah dari Direksi dan
syarat-syarat dalam spesifikasi.
9. PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK DALAM MASJID
1. Lingkup kerja
• Menyiapkan seluruh tenaga kerja, material, peralatan dan
pengangkutan juga instalasi dan test yang harus dilakukan untuk
kelengkapan dan pengoperasian system kelistrikan secara lengkap
sesuai persyaratan dari gambar atau Spesifikasi.
• Harus disediakan pembungkus kabel (conduit) dalam dinding bata,
pasangan batu, batako, dll guna penginstalasian yang semestinya
sesuai dengan persyaratan di gambar dan spesifikasi.
• Sediakan juga penginstalasian kabel listrik lainnya yang
dibutuhkan untuk perkakas mesin, alat elektronik secara lengkap
sesuai dengan yang ada di gambar atau sesuai spesifikasi.
• Apabila pekerjaan kelistrikan berhubungan dengan pekerjaan
penyedia lain atau dengan pihak owner berkoordinasi guna
mendapatkan informasi yang diperlukan, gambar kelistrikan pihak
lain, dimensi dan lain sebagainya yang diperlukan untuk pekerjaan
ini.
2. Bahan-bahan
Sebelum instalasi, mengajukan contoh bahan (MAR = Material Approval
Request) ke pengawas untuk persetujuan pemakaian. Seluruh bahan-bahan
dan peralatan yang baru dan sesuai dengan standard yang berlaku seperti :
PUIL 2000 (SNI 04-0225-2000) atau standard yang berlaku secara umum di
Indonesia.
3. Pelaksanaan kerja
Tata laksana kerja dan tampilan yang baik dari penginstalasian agar sama
pentingnya dengan efisiensi secara elektrikal dan mekanis, seluruh instalasi
secara umum mempunyai kualitas yang setara dan tampak rapi. Mengecek
secara keseluruhan dari gambar jumlah kuantitas kelistrikan. Material yang
kurang atau rusak selama penginstalasian harus diperbaiki atau diganti oleh
kontraktor dengan biaya sendiri. Seluruh pekerjaan pemotongan,
pengeboran, penyambungan yang diperlukan untuk instalasi dilakukan
sedemikian rupa dan disetujui oleh P e n g a w a s . Setiap kerusakan atas
finishing dinding, pelat baja, kayu, pasangan batu, pasangan bata. Yang
diakibatkan dari pelaksanaan instalasi diganti atau diperbaiki denngan biaya
sendiri dari Pihak Kami. Selama pelaksanaan Pihak Kami memperbaharui data
rinci penginstalasian untuk informasi kepada Pengawas apabila diminta dan
sebagai penyiapan gambar terlaksana.
4. Pelengkap Penerangan
Pihak Kami menyiapkan dan menginstalasi pelengkap penerangan secara
lengkap untuk setiap saklar lampu dan stop kontak dengan jenis, kualitas dan
ukuran yang sesuai yang ditunjukkan dalam gambar atau BOQ.
5. Lampu-Lampu
Jenis dan bentuk lampu penerangan ini berikut pelengkapnya yang dipasang
dibeberapa lokasi sesuai dengan yang ada dalam gambar. Pelengkap
penerangan (rumah lampu), condenser, ballast, tabung dan starter sesuai
dengan persyaratan spesifikasi teknis. Ketinggian pemasangan lampu
seragam.
10. LAMPU LED DOWNLIGHT 18 WATT PHILIPS 7"
Langkah kerja :
o Matikan sumber listrik.
o Pasang lampu baru pada tiang eksisting.
o Sambungkan kabel eksisting ke lampu LED.
Pengukuran dan Pembayaran
1) Pengukuran
Pengukuran untuk pembayaran pekerjaan harus dilakukan berdasarkan volume
yang sebenar-benarnya dalam satuan (Buah) sesuai garis batas seperti yang
ditunjukkan dalam gambar atau seperti yang ditentukan oleh Direksi.
2) Pembayaran
Pembayaran harus dilakukan untuk satuan (Buah) yang telah terpasang sesuai
hasil pengukuran dengan cara sebagaimana diuraikan di atas untuk masing-
masing harga satuan kontrak seperti yang tercantum di Daftar Kuantitas dan
Harga, dan harus disetujui oleh Direksi termasuk semua kompensasi untuk
penyediaan semua tenaga kerja, bahan- bahan, perlengkapan, alat-alat dan
sebagainya untuk menyelesaikan pekerjaan, sesuai dengan perintah dari
Direksi dan syarat-syarat dalam spesifikasi.
11. LAMPU LED HL 8337 HINOLUX 100 WATT MULTILED CHIP
Langkah kerja :
o Matikan sumber listrik.
o Pasang lampu baru pada tiang eksisting.
o Sambungkan kabel eksisting ke lampu LED.
Pengukuran dan Pembayaran
1) Pengukuran
Pengukuran untuk pembayaran pekerjaan harus dilakukan berdasarkan volume
yang sebenar-benarnya dalam satuan (Buah) sesuai garis batas seperti yang
ditunjukkan dalam gambar atau seperti yang ditentukan oleh Direksi.
2) Pembayaran
Pembayaran harus dilakukan untuk satuan (Buah) yang telah terpasang sesuai
hasil pengukuran dengan cara sebagaimana diuraikan di atas untuk masing-
masing harga satuan kontrak seperti yang tercantum di Daftar Kuantitas dan
Harga, dan harus disetujui oleh Direksi termasuk semua kompensasi untuk
penyediaan semua tenaga kerja, bahan- bahan, perlengkapan, alat-alat dan
sebagainya untuk menyelesaikan pekerjaan, sesuai dengan perintah dari
Direksi dan syarat-syarat dalam spesifikasi.
PEKERJAAN JARINGAN LISTRIK DAN LAMPU
1. PEKERJAAN PEMBONGKARAN TIANG LAMPU LAMA
Langkah kerja :
a) Sebelum kontaktor malaksanakan pekerjaan pembongkaran,
kontraktor harus memperhatikan keselamatan orang yang
berada dilokasi proyek, dan instalasi listrik, dan lain-lain harus
diputus terlebih dahulu.
b) Tiang yang akan dibongkar harus sesuai dengan gambar kerja.
c) Ketidakcocokan yang mungkin terjadi antara gambar dan
keadaan lapangan yang sebenarnya harus segera dilaporkan
kepada Pengawas Lapangan untuk dimintakan keputusannya.
d) Instalasi-instalasi yang sudah ada dan masih berfungsi harus
diberi tanda yang jelas dan dilindungi dari kerusakan kerusakan
yang mungkin terjadi akibat pekerjaan proyek ini, dan untuk itu
harus dicantumkan dalam gambar pengukuran seperti
disebutkan dalam pengukuran sesuai dengan ayat 1. Pelaksana
bertanggung jawab atas segala kerusakan akibat pekerjaan
yang sudah dilaksanakannya.
e) Gambar pengukuran tapak proyek harus mendapat
persetujuan/pengesahan Pengawas Lapangan, Sistim koordinat,
sesuai ketentuan gambar.
f) Pelaksana harus menjamin keamanan proyek, baik untuk
barang-barang milik Pelaksana sendiri maupun milik Pemberi
Tugas.
Pengukuran dan Pembayaran
1) Pengukuran
Pengukuran untuk pembayaran pekerjaan harus dilakukan berdasarkan
volume yang sebenar-benarnya dalam satuan (Buah) sesuai garis batas
seperti yang ditunjukkan dalam gambar atau seperti yang ditentukan
oleh Direksi.
2) Pembayaran
Pembayaran harus dilakukan untuk satuan (Buah) yang telah terpasang
sesuai hasil pengukuran dengan cara sebagaimana diuraikan di
atas untuk masing-masing harga satuan kontrak seperti yang tercantum
di Daftar Kuantitas dan Harga, dan harus disetujui oleh Direksi termasuk
semua kompensasi untuk penyediaan semua tenaga kerja, bahan-
bahan, perlengkapan, alat-alat dan sebagainya untuk
menyelesaikan pekerjaan, sesuai dengan perintah dari Direksi dan
syarat-syarat dalam spesifikasi.
2. PEKERJAAN GALIAN TANAH PONDASI
Langkah kerja :
Galian tanah dikerjakan dengan menggunakan tenaga manusia, dengan
alat bantu berupa cangkul, keranjang, dll. Hasil dari tanah galian dapat
digunakan sebagai bahan untuk timbuan (jika memenuhi syarat) dan
selebihnya dibuang keluar lokasi Penggalian dilakukan setelah pekerjaan
acuan (bouwplank) untuk pedoman pelaksanaan pekerjaan dan Pekerjaan
pondasi Telah Berjalan. Untuk teknik penggalian, kami akan memilih pekerja
yang sudah berpengalaman dalam bidang tersebut. Penggalian dilakukan
setelah pekerjaan acuan (bouwplank) untuk pedoman pelaksanaan
pekerjaan, yaitu arah dan rencana dimensi galian.
- Menyiapkan lahan yang akan digali dengan memberi patok dan
bowplank pada area tanah asli yang akan digali.
- Menentukan lebar & kedalaman galian tanah yang akan digali yang
mengacu pada bowplank
- Membuat garis bantu dengan tali yang diikatkan pada bowplank
untuk kerapian dan kelurusan galian tanah agar dimensi pondasi
terpenuhi
- Bagian tanah yang digali dilakukan dengan menggunakan tenaga
manusia (Man Power)
Pengukuran dan Pembayaran
1) Pengukuran
Pengukuran untuk pembayaran pekerjaan harus dilakukan berdasarkan
volume dalam meter kubik (m3) sesuai garis batas seperti yang ditunjukkan
dalam gambar atau seperti yang ditentukan oleh Direksi.
2) Pembayaran
Pembayaran harus dilakukan untuk jumlah meter kubik (m3) sesuai hasil
pengukuran dengan cara sebagaimana diuraikan di atas untuk masing-
masing harga satuan kontrak per meter kubik seperti yang tercantum di
Daftar Kuantitas dan Harga, dan harus disetujui oleh Direksi termasuk semua
kompensasi untuk penyediaan semua tenaga kerja, bahan- bahan,
perlengkapan, alat-alat dan sebagainya untuk menyelesaikan pekerjaan,
sesuai dengan perintah dari Direksi dan syarat-syarat dalam spesifikasi.
3. PEKERJAAN URUGAN PASIR DIBAWAH PONDASI
Langkah kerja :
o Pekerjaan urugan pasir dilakukan dengan cara manual dan
menggunakan alat bantu.
o Pasir urug yang dihamparkan dengan ketebalan yang sesuai dengan
spesifikasi teknis.
Pengukuran dan Pembayaran
1) Pengukuran
Pengukuran untuk pembayaran pekerjaan harus dilakukan berdasarkan
volume dalam meter kubik (m3) sesuai garis batas seperti yang ditunjukkan
dalam gambar atau seperti yang ditentukan oleh Direksi.
2) Pembayaran
Pembayaran harus dilakukan untuk jumlah meter kubik (m3) sesuai hasil
pengukuran dengan cara sebagaimana diuraikan di atas untuk masing-
masing harga satuan kontrak per meter kubik seperti yang tercantum di
Daftar Kuantitas dan Harga, dan harus disetujui oleh Direksi termasuk semua
kompensasi untuk penyediaan semua tenaga kerja, bahan- bahan,
perlengkapan, alat-alat dan sebagainya untuk menyelesaikan pekerjaan,
sesuai dengan perintah dari Direksi dan syarat-syarat dalam spesifikasi.
4. PEKERJAAN BETON CAMP. 1PC : 3PP : 5KR
Langkah kerja :
Tahap 1 ( Pengecoran )
• Siapkan cheklist untuk pengecoran.
• Tentukan elevasi dan batas-batas pengecoran dengan
menggunakan waterpass / selang ukur.
• Tuangkan adukan beton dari dari alat angkut menuju begesting
• Padatkan dengan cara manual.
• Ratakan permukaan beton dengan alat garuk cor dan jidar.
Pengukuran dan Pembayaran
1) Pengukuran
Pengukuran untuk pembayaran pekerjaan harus dilakukan berdasarkan
volume yang sebenar-benarnya dalam meter kubik (m3) sesuai garis batas
seperti yang ditunjukkan dalam gambar atau seperti yang ditentukan oleh
Direksi.
2) Pembayaran
Pembayaran harus dilakukan untuk jumlah meter kubik (m3) yang telah
terpasang sesuai hasil pengukuran dengan cara sebagaimana diuraikan
di atas untuk masing-masing harga satuan kontrak seperti yang tercantum di
Daftar Kuantitas dan Harga, dan harus disetujui oleh Direksi termasuk semua
kompensasi untuk penyediaan semua tenaga kerja, bahan- bahan,
perlengkapan, alat-alat dan sebagainya untuk menyelesaikan pekerjaan,
sesuai dengan perintah dari Direksi dan syarat-syarat dalam spesifikasi.
5. URUGAN KEMBALI TANAH BEKAS GALIAN
Langkah kerja :
o Pekerjaan urugan tanah dilakukan setelah pondasi selesai dan telah
mengeras. Tanah hasil galian dikembalikan lagi, dan digunakan untuk
menimbun pondasi. Tanah tersebut dipadatkan lapis demi lapis baik
dengan cara manual.
Pengukuran dan Pembayaran
1) Pengukuran
Pengukuran untuk pembayaran pekerjaan harus dilakukan berdasarkan volume
dalam meter kubik (m3) sesuai garis batas seperti yang ditunjukkan dalam
gambar atau seperti yang ditentukan oleh Direksi.
2) Pembayaran
Pembayaran harus dilakukan untuk jumlah meter kubik (m3) sesuai hasil
pengukuran dengan cara sebagaimana diuraikan di atas untuk masing-
masing harga satuan kontrak per meter kubik seperti yang tercantum di Daftar
Kuantitas dan Harga, dan harus disetujui oleh Direksi termasuk semua kompensasi
untuk penyediaan semua tenaga kerja, bahan- bahan, perlengkapan, alat-alat
dan sebagainya untuk menyelesaikan pekerjaan, sesuai dengan perintah dari
Direksi dan syarat-syarat dalam spesifikasi.
6. PONDASI TAPAK 120 X 120 X 50 CM
❖ Pekerjaan Bekisting
Langkah kerja :
o Setelah Besi dipasang (dirangkai), Papan/Tripleks Bekisting dipasang
Tegak di kedua Sisi Luarnya (Beri Jarak 2,5 s/d 3 cm) untuk Selimut
Beton. Lalu Papan/Tripleks Bekisting tersebut diperkuat dengan Skor
Kayu agar tidak rusak dan pecah pada saat pengecoran
o Pemasangan Bekisting bisa juga dilakukan sebelum Besi Tulangan
dipasang. Lalu diperkuat dengan Skor Kayu pada jarak tertentu agar
Bekisting tersebut kuat dan (tidak rusak saat pengecoran).
Pengukuran dan Pembayaran
1) Pengukuran
Pengukuran untuk pembayaran pekerjaan harus dilakukan berdasarkan volume
yang sebenar-benarnya dalam meter persegi (m2) sesuai garis batas seperti
yang ditunjukkan dalam gambar atau seperti yang ditentukan oleh Direksi.
2) Pembayaran
Pembayaran harus dilakukan untuk jumlah meter persegi (m2) yang telah
terpasang sesuai hasil pengukuran dengan cara sebagaimana diuraikan di
atas untuk masing-masing harga satuan kontrak seperti yang tercantum di
Daftar Kuantitas dan Harga, dan harus disetujui oleh Direksi termasuk semua
kompensasi untuk penyediaan semua tenaga kerja, bahan- bahan,
perlengkapan, alat-alat dan sebagainya untuk menyelesaikan pekerjaan,
sesuai dengan perintah dari Direksi dan syarat-syarat dalam spesifikasi.
❖ Pekerjaan Pembesian
Langkah kerja :
Langkah-langkah pemasangan pembesian adalah :
• Periksa Bar Bending Schedule (BBS) dan gambar kerja pemasangan
besi.
• Potong besi sesuai dengan ukuran yang diperlukan sesuai dengan
gambar rencana dan shop drawing dengan persetujuan dari direksi
teknis.
• Diameter besi, jumlah besi dan jarak pembesian pada area yang mau
di-cor diperiksa dan diidentifikasikan
• Rakit/satukan besi dengan menggunakan kawat ikat
• Setelah perakitan besi selesai dilaksanakan besi di letakkan pada
cetakan / bekesting yang telah dibuat sebelumnya
• Sebelum besi tulangan dihamparkan / diletakkan di dalam bekisting,
diberikan beton tahu kira-kira berukuran 2x4x4 cm dengan mutu
beton yang sama
• Beton tahu ini berfungsi agar kedudukan tulangan pas berada di
tengah dan memberikan ruang untuk selimut beton yang cukup
• Periksa selimut beton/beton decking, ukur jarak bersih besi terhadap
bekisting dengan meteran
• Periksa pengikatan besi (bendrat) tidak bergeser jika diketok,
direkomendasikan agar pemotongan bendrat dilakukan difabrikasi .
• Besi harus bebas dari karat, beton kering, oli/gemuk dan material lain
yang dapat mengurangi lekatan (bonding) antara besi dengan beton
• Periksa sambungan besi, sambungan harus zigzag dengan ketentuan
sebagai berikut :
- besi atas sambungannya di daerah lapangan (midspan)
- besi bawah sambungannya di daerah tumpuan
• Periksa jarak/ruang antar beton yang cukup untuk dilewati oleh
agregat beton dan vibrator
• Periksa pembengkokan besi (bending slope) diukur dengan meteran
perbandingan tinggi dan lebar maksimum 1 : 6
• Pada balok, posisi sleeve/conduit harus diletakkan pada midspan
(lapangan) dengan syarat diameter maksimum 1/5 h (tinggi balok)
dan diberi tulangan silang 2 sisi dengan panjang 50 d (diameter
tulangan balok )
Pengukuran dan Pembayaran
1) Pengukuran
Pengukuran untuk pembayaran besi beton harus dilakukan berdasarkan berat
besi yang sebenar-benarnya terpasang dalam metrik kilogram (kg) yang
dihitung dari panjang dan jumlah batang seperti tampak dalam gambar atau
atas petunjuk Direksi diubah ke berat untuk ukuran batang yang terdaftar
dengan mengalikan satuan berat per linier meter. Besi overlap yang
ditunjukkan dalam gambar atau diminta oleh Direksi harus dibayar sesuai
dengan harga satuan dalam kontrak. Bila ada tambahan besi dalam overlap
melebiha yang diperlukan untuk kemudahan kerja Kontraktor, maka tidak ada
pembayaran tambahan.
2) Pembayaran
Pembayaran harus dilakukan untuk jumlah metrik kilogram (kg) yang
dihasilkan dari pengukuran seperti syarat-syarat diatas untuk masing-masing
harga satuan kontrak per metrik kg yang dinyatakan dalam Daftar Kuantitas dan
Harga, dan telah mendapat penge-sahan dari Direksi, termasuk
kompensasi penuh untuk penyediaan semua tenaga kerja, bahan-bahan,
peralatan, alat-alat dan sebagainya untuk menyelesaikan pekerjaan, sesuai
dengan perintah dari Direksi dan syarat-syarat dalam spesifikasi.
❖ Pekerjaan Beton Camp. 1pc : 2pp : 3kr
Langkah kerja :
Tahap 1 ( Pengecoran )
• Siapkan cheklist untuk pengecoran.
• Tentukan elevasi dan batas-batas pengecoran dengan
menggunakan waterpass / selang ukur.
• Tuangkan adukan beton dari dari alat angkut menuju begesting
• Padatkan dengan cara manual.
• Ratakan permukaan beton dengan alat garuk cor dan jidar.
Tahap 2 ( Perawatan beton )
Beton yang sudah di cor harus dijaga agar tidak kehilangan kelembaban
untuk paling sedikit 14 ( empat belas ) hari. Untuk keperluan tersebut
ditetapkan cara sebagai berikut :
• Beton yang telah di cor dihindarkan dari benturan benda keras
selama 3 x24 Jam setelah pengecoran.
• Beton harus dilindungi dari kemungkinan cacat yang diakibatkan dari
pekerjaan lain.
• Dipergunakan karung-karung goni yang senantiasa basah sebagai
penutup beton.
Pengukuran dan Pembayaran
1) Pengukuran
Pengukuran untuk pembayaran pekerjaan harus dilakukan berdasarkan volume
yang sebenar-benarnya dalam meter kubik (m3) sesuai garis batas seperti yang
ditunjukkan dalam gambar atau seperti yang ditentukan oleh Direksi.
2) Pembayaran
Pembayaran harus dilakukan untuk jumlah meter kubik (m3) yang telah terpasang
sesuai hasil pengukuran dengan cara sebagaimana diuraikan di atas untuk
masing-masing harga satuan kontrak seperti yang tercantum di Daftar Kuantitas dan
Harga, dan harus disetujui oleh Direksi termasuk semua kompensasi untuk
penyediaan semua tenaga kerja, bahan- bahan, perlengkapan, alat-alat dan
sebagainya untuk menyelesaikan pekerjaan, sesuai dengan perintah dari Direksi
dan syarat-syarat dalam spesifikasi.
7. KOLOM STUMP 70 X 70 CM
❖ Pekerjaan Bekisting
Langkah kerja :
o Setelah Besi dipasang (dirangkai), Papan/Tripleks Bekisting dipasang
Tegak di kedua Sisi Luarnya (Beri Jarak 2,5 s/d 3 cm) untuk Selimut
Beton. Lalu Papan/Tripleks Bekisting tersebut diperkuat dengan Skor
Kayu agar tidak rusak dan pecah pada saat pengecoran
o Pemasangan Bekisting bisa juga dilakukan sebelum Besi Tulangan
dipasang. Lalu diperkuat dengan Skor Kayu pada jarak tertentu agar
Bekisting tersebut kuat dan (tidak rusak saat pengecoran).
Pengukuran dan Pembayaran
1) Pengukuran
Pengukuran untuk pembayaran pekerjaan harus dilakukan berdasarkan volume
yang sebenar-benarnya dalam meter persegi (m2) sesuai garis batas seperti
yang ditunjukkan dalam gambar atau seperti yang ditentukan oleh Direksi.
2) Pembayaran
Pembayaran harus dilakukan untuk jumlah meter persegi (m2) yang telah
terpasang sesuai hasil pengukuran dengan cara sebagaimana diuraikan di
atas untuk masing-masing harga satuan kontrak seperti yang tercantum di
Daftar Kuantitas dan Harga, dan harus disetujui oleh Direksi termasuk semua
kompensasi untuk penyediaan semua tenaga kerja, bahan- bahan,
perlengkapan, alat-alat dan sebagainya untuk menyelesaikan pekerjaan,
sesuai dengan perintah dari Direksi dan syarat-syarat dalam spesifikasi.
❖ Pekerjaan Pembesian
Langkah kerja :
Langkah-langkah pemasangan pembesian adalah :
• Periksa Bar Bending Schedule (BBS) dan gambar kerja pemasangan
besi.
• Potong besi sesuai dengan ukuran yang diperlukan sesuai dengan
gambar rencana dan shop drawing dengan persetujuan dari direksi
teknis.
• Diameter besi, jumlah besi dan jarak pembesian pada area yang mau
di-cor diperiksa dan diidentifikasikan
• Rakit/satukan besi dengan menggunakan kawat ikat
• Setelah perakitan besi selesai dilaksanakan besi di letakkan pada
cetakan / bekesting yang telah dibuat sebelumnya
• Sebelum besi tulangan dihamparkan / diletakkan di dalam bekisting,
diberikan beton tahu kira-kira berukuran 2x4x4 cm dengan mutu
beton yang sama
• Beton tahu ini berfungsi agar kedudukan tulangan pas berada di
tengah dan memberikan ruang untuk selimut beton yang cukup
• Periksa selimut beton/beton decking, ukur jarak bersih besi terhadap
bekisting dengan meteran
• Periksa pengikatan besi (bendrat) tidak bergeser jika diketok,
direkomendasikan agar pemotongan bendrat dilakukan difabrikasi .
• Besi harus bebas dari karat, beton kering, oli/gemuk dan material lain
yang dapat mengurangi lekatan (bonding) antara besi dengan beton
• Periksa sambungan besi, sambungan harus zigzag dengan ketentuan
sebagai berikut :
- besi atas sambungannya di daerah lapangan (midspan)
- besi bawah sambungannya di daerah tumpuan
• Periksa jarak/ruang antar beton yang cukup untuk dilewati oleh
agregat beton dan vibrator
• Periksa pembengkokan besi (bending slope) diukur dengan meteran
perbandingan tinggi dan lebar maksimum 1 : 6
• Pada balok, posisi sleeve/conduit harus diletakkan pada midspan
(lapangan) dengan syarat diameter maksimum 1/5 h (tinggi balok)
dan diberi tulangan silang 2 sisi dengan panjang 50 d (diameter
tulangan balok )
Pengukuran dan Pembayaran
1) Pengukuran
Pengukuran untuk pembayaran besi beton harus dilakukan berdasarkan berat
besi yang sebenar-benarnya terpasang dalam metrik kilogram (kg) yang
dihitung dari panjang dan jumlah batang seperti tampak dalam gambar atau
atas petunjuk Direksi diubah ke berat untuk ukuran batang yang terdaftar
dengan mengalikan satuan berat per linier meter. Besi overlap yang
ditunjukkan dalam gambar atau diminta oleh Direksi harus dibayar sesuai
dengan harga satuan dalam kontrak. Bila ada tambahan besi dalam overlap
melebiha yang diperlukan untuk kemudahan kerja Kontraktor, maka tidak ada
pembayaran tambahan.
2) Pembayaran
Pembayaran harus dilakukan untuk jumlah metrik kilogram (kg) yang
dihasilkan dari pengukuran seperti syarat-syarat diatas untuk masing-masing
harga satuan kontrak per metrik kg yang dinyatakan dalam Daftar Kuantitas dan
Harga, dan telah mendapat penge-sahan dari Direksi, termasuk
kompensasi penuh untuk penyediaan semua tenaga kerja, bahan-bahan,
peralatan, alat-alat dan sebagainya untuk menyelesaikan pekerjaan, sesuai
dengan perintah dari Direksi dan syarat-syarat dalam spesifikasi.
❖ Pekerjaan Beton Camp. 1pc : 2pp : 3kr
Langkah kerja :
Tahap 1 ( Pengecoran )
• Siapkan cheklist untuk pengecoran.
• Tentukan elevasi dan batas-batas pengecoran dengan
menggunakan waterpass / selang ukur.
• Tuangkan adukan beton dari dari alat angkut menuju begesting
• Padatkan dengan cara manual.
• Ratakan permukaan beton dengan alat garuk cor dan jidar.
Tahap 2 ( Perawatan beton )
Beton yang sudah di cor harus dijaga agar tidak kehilangan kelembaban
untuk paling sedikit 14 (empat belas) hari. Untuk keperluan tersebut
ditetapkan cara sebagai berikut:
• Beton yang telah di cor dihindarkan dari benturan benda keras
selama 3 x24 Jam setelah pengecoran.
• Beton harus dilindungi dari kemungkinan cacat yang diakibatkan dari
pekerjaan lain.
• Dipergunakan karung-karung goni yang senantiasa basah sebagai
penutup beton.
Pengukuran dan Pembayaran
1) Pengukuran
Pengukuran untuk pembayaran pekerjaan harus dilakukan berdasarkan volume
yang sebenar-benarnya dalam meter kubik (m3) sesuai garis batas seperti yang
ditunjukkan dalam gambar atau seperti yang ditentukan oleh Direksi.
2) Pembayaran
Pembayaran harus dilakukan untuk jumlah meter kubik (m3) yang telah terpasang
sesuai hasil pengukuran dengan cara sebagaimana diuraikan di atas untuk
masing-masing harga satuan kontrak seperti yang tercantum di Daftar Kuantitas dan
Harga, dan harus disetujui oleh Direksi termasuk semua kompensasi untuk
penyediaan semua tenaga kerja, bahan- bahan, perlengkapan, alat-alat dan
sebagainya untuk menyelesaikan pekerjaan, sesuai dengan perintah dari Direksi
dan syarat-syarat dalam spesifikasi.
8. TIANG LAMPU SOROT GALVANIZED H-17000 OCTAGONAL
Langkah kerja :
a. Survei lokasi letak pemasangan lampu penerangan
Survei ini dilakukan untuk memastikan kesesuaian lokasi dengan gambar DED
(Detail Engineering Design). Jika diperlukan, akan dilakukan pengukuran jarak
untuk menetapkan letak pemasangan tiang. Disamping itu untuk memeriksa
perangkat /material apa saja yang harus dipasang dilokasi tersebut serta
bagaimana situasi sekitar lokasi. Pengamatan situasi ini perlu antara lain
untuk antisipasi mempermudah pengiriman material.
b. Mempersiapkan gambar kerja secara rinci.
Atas hasil survei, apabila ada ketidak sesuaian antara DED yang diterima
dengan kondisi di lapangan, maka akan dilakukan koreksi atas DED yang
diterima. Setelah itu dipersiapkan gambar instalasi. Gambar kerja akan
menjadi acuan kerja pelaksana pekerjaan.
c. Persiapan Pembelian Perangkat / material.
Apabila dari hasil survei diperoleh bahwa Daftar Kuantitas dan Harga
(BOQ) yang diterima pada saat lelang tidak ada perubahan, maka
kontraktor segera menyusun kebutuhan material dan perangkat yang
harus segera dipesan. Jika ada koreksi atas BOQ, maka segera dilakukan
pembahasan dengan pengawas proyek untuk disepakati melakukan koreksi
seperlunya.
Pengukuran dan Pembayaran
1) Pengukuran
Pengukuran untuk pembayaran pekerjaan harus dilakukan berdasarkan volume
yang sebenar-benarnya dalam unit sesuai garis batas seperti yang ditunjukkan
dalam gambar atau seperti yang ditentukan oleh Direksi.
2) Pembayaran
Pembayaran harus dilakukan untuk jumlah unit yang telah terpasang sesuai
hasil pengukuran dengan cara sebagaimana diuraikan di atas untuk
masing-masing harga satuan kontrak seperti yang tercantum di Daftar Kuantitas
dan Harga, dan harus disetujui oleh Direksi termasuk semua kompensasi untuk
penyediaan semua tenaga kerja, bahan- bahan, perlengkapan, alat-alat dan
sebagainya untuk menyelesaikan pekerjaan, sesuai dengan perintah dari
Direksi dan syarat-syarat dalam spesifikasi.
9. LAMPU LED FLOOD LIHGT 400 WATT PHILIPS DRIVER
Langkah kerja :
o Matikan sumber listrik.
o Pasang lampu pada bracket yang terdapat pada tiang.
o Pasang kabel input dari panel ke dalam box tiang dengan kabel NYY 4 x 2,5 mm
pada masing-masing lampu
o Sambungkan ke lampu LED.
o Tutup kembali penutup tiang.
o Pasang MCB didalam box tiang
o Pasang sambungan kabel output dari MCB dalam tiang ke MCB Panel. Pastikan
bahwa kabel sudah terpasang dengan benar.
Pengukuran dan Pembayaran
1) Pengukuran
Pengukuran untuk pembayaran pekerjaan harus dilakukan berdasarkan volume
yang sebenar-benarnya dalam satuan (Buah) sesuai garis batas seperti yang
ditunjukkan dalam gambar atau seperti yang ditentukan oleh Direksi.
2) Pembayaran
Pembayaran harus dilakukan untuk satuan (Buah) yang telah terpasang sesuai
hasil pengukuran dengan cara sebagaimana diuraikan di atas untuk masing-
masing harga satuan kontrak seperti yang tercantum di Daftar Kuantitas dan
Harga, dan harus disetujui oleh Direksi termasuk semua kompensasi untuk
penyediaan semua tenaga kerja, bahan- bahan, perlengkapan, alat-alat dan
sebagainya untuk menyelesaikan pekerjaan, sesuai dengan perintah dari
Direksi dan syarat-syarat dalam spesifikasi.
10. SETTING ERECTION
Metode Instalasi Tiang Lampu
1. Menggunakan Crane
Penyambungan antar segmen tiang lampu high mast/tiang tinggi dalam posisi
horisontal, lalu tiang diangkat dengan crane sampai berdiri/erection.
Pengukuran dan Pembayaran
1) Pengukuran
Pengukuran untuk pembayaran pekerjaan harus dilakukan berdasarkan volume
yang sebenar-benarnya dalam jumlah titik terpasang sesuai garis batas seperti yang
ditunjukkan dalam gambar atau seperti yang ditentukan oleh Direksi.
2) Pembayaran
Pembayaran harus dilakukan untuk jumlah titik yang telah terpasang sesuai hasil
pengukuran dengan cara sebagaimana diuraikan di atas untuk masing-masing
harga satuan kontrak seperti yang tercantum di Daftar Kuantitas dan Harga, dan
harus disetujui oleh Direksi termasuk semua kompensasi untuk penyediaan semua
tenaga kerja, bahan- bahan, perlengkapan, alat-alat dan sebagainya untuk
menyelesaikan pekerjaan, sesuai dengan perintah dari Direksi dan syarat-syarat
dalam spesifikasi.
11. PEMASANGAN JARINGAN LISTRIK KABEL TANAM
Langkah kerja :
Galian Tanah
Galian tanah dikerjakan dengan menggunakan tenaga manusia, dengan
alat bantu berupa cangkul, keranjang, dll. Hasil dari tanah galian dapat
digunakan sebagai bahan untuk timbuan (jika memenuhi syarat) dan
selebihnya dibuang keluar lokasi. Untuk teknik penggalian, akan memilih
pekerja yang sudah berpengalaman dalam bidang tersebut.
- Menyiapkan lahan yang akan digali dengan memberi patok pada
area tanah asli yang akan digali.
- Menentukan lebar & kedalaman galian tanah yang akan digali yang
mengacu pada gambar DED.
- Bagian tanah yang digali dilakukan dengan menggunakan tenaga
manusia (Man Power)
Pasangan Batako
Pemasangan Batako bertujuan sebagai pengaman kabel, pekerjaan
pasangan batako dipasang setelah kabel dan urugan pasir selesai.
Urugan Pasir
o Pasir urug bertujuan sebagai bahan pengisi celah antara lubang galian
dengan kabel tanam agar tidak berhubungan langsung dengan
permukaan batako, pekerjaan pasir urug dipasang setelah kabel selesai.
o Pekerjaan urugan pasir dilakukan dengan cara manual dan
menggunakan alat bantu.
o Pasir urug yang dihamparkan dengan ketebalan yang sesuai dengan
spesifikasi teknis.
Urugan Kembali Tanah Sisa Galian
o Pekerjaan urugan tanah dilakukan setelah instalasi kabel, urugan pasir
dan pemasangan batako selesai.
o Tanah hasil galian dikembalikan lagi, dan digunakan untuk menimbun
lubang bekas galian. Tanah tersebut dipadatkan lapis demi lapis baik
dengan cara manual.
Kabel NYY 2 x 6 mm2
o Pekerjaan pemasangan kabel tanah dilakukan dengan cara manual.
o Kabel dibentangkan didalam lubang galian sesuai dengan gambar
rencana
o Pada sambungan kabel, diberi pipa dan DOP agar terhindar dari
kelembaban akibat air tanah dan untuk mempermudah pada saat
pemeliharaan.
Crossing Kabel
o Pekerjaan crossing kabel dilakukan dengan cara manual.
o Pekerjaan ini dikerjakan pada bagian jaringan kabel yang melintas di
bawah jalan beton eksisting.
Pengukuran dan Pembayaran
1) Pengukuran
Pengukuran untuk pembayaran pekerjaan harus dilakukan berdasarkan
volume yang sebenar-benarnya dalam satuan seperti yang terdapat
didalam dokomen Kontrak.
2) Pembayaran
Pembayaran harus dilakukan untuk jumlah yang telah terpasang sesuai
hasil pengukuran dengan cara sebagaimana diuraikan di masing-
masing harga satuan kontrak seperti yang tercantum di Daftar Kuantitas
dan Harga, dan harus disetujui oleh Direksi termasuk semua kompensasi
untuk penyediaan semua tenaga kerja, bahan- bahan, perlengkapan,
alat-alat dan sebagainya untuk menyelesaikan pekerjaan, sesuai
dengan perintah dari Direksi dan syarat-syarat dalam spesifikasi.
12. KABEL NYY 4 X 2,5 MM2
Langkah kerja :
o Pekerjaan pemasangan kabel dilakukan dengan cara manual.
o Pada sambungan kabel, diberi solatip 3M agar terhindar dari kelembaban
akibat air tanah dan untuk mempermudah pada saat pemeliharaan.
Pengukuran dan Pembayaran
1) Pengukuran
Pengukuran untuk pembayaran pekerjaan harus dilakukan berdasarkan volume
yang sebenar-benarnya dalam satuan seperti yang terdapat didalam
dokomen Kontrak.
2) Pembayaran
Pembayaran harus dilakukan untuk jumlah yang telah terpasang sesuai hasil
pengukuran dengan cara sebagaimana diuraikan di masing-masing harga
satuan kontrak seperti yang tercantum di Daftar Kuantitas dan Harga, dan harus
disetujui oleh Direksi termasuk semua kompensasi untuk penyediaan semua
tenaga kerja, bahan- bahan, perlengkapan, alat-alat dan sebagainya untuk
menyelesaikan pekerjaan, sesuai dengan perintah dari Direksi dan syarat-syarat
dalam spesifikasi.
13. PEMASANGAN BOX PANEL OUTDOOR
Langkah kerja :
Tahap 1 ( Pengecoran Tapak Dudukan)
• Siapkan bekisting sesuai dengan ukuran panel
• Bagian bawah tapak yang akan dimasukkan kabel tanah di buat
lubang dengan pipa PVC dengan diameter 1-1,5 Inch
• Siapkan cheklist untuk pengecoran.
• Tentukan elevasi dan batas-batas pengecoran dengan
menggunakan waterpass / selang ukur.
• Tuangkan adukan beton dari dari alat angkut menuju begesting
• Padatkan dengan cara manual.
• Ratakan permukaan beton dengan alat garuk cor dan jidar.
• Setelah beton di cor, Pasang dynabolt untuk dudukan panel
Tahap 2 ( Pemasangan Panel)
- Sebelum panel dipasang pada dudukan beton, terlebih dahulu
komponen elektrikal didalam panel dirakit sesuai dengan komponen
yang dituangkan didalam BQ.
- Penyambungan sparingan akan dilakukan serapih.
- Semua kabel yang masuk kedalam panel harus diberi tanda sesuai
kegunaannya dan lubang dilindungi karet agar debu tidak dapat
masuk.
- Pada pintu bagian dalam dari pada setiap panel dibuatkan diagram
instalasinya termasuk daya cadangan yang sudah direncanakan,
serta pada komponen mcb di buat notasi/tanda.
Pengukuran dan Pembayaran
1) Pengukuran
Pengukuran untuk pembayaran pekerjaan harus dilakukan
berdasarkan volume yang sebenar-benarnya dalam satuan seperti
yang terdapat didalam dokomen Kontrak.
2) Pembayaran
Pembayaran harus dilakukan untuk jumlah yang telah terpasang
sesuai hasil pengukuran dengan cara sebagaimana diuraikan di
masing-masing harga satuan kontrak seperti yang tercantum di
Daftar Kuantitas dan Harga, dan harus disetujui oleh Direksi termasuk
semua kompensasi untuk penyediaan semua tenaga kerja, bahan-
bahan, perlengkapan, alat-alat dan sebagainya untuk
menyelesaikan pekerjaan, sesuai dengan perintah dari Direksi dan
syarat-syarat dalam spesifikasi.
PEKERJAAN LAIN-LAIN
1. PENUTUP PINTU DARURAT (1.25 X 1.05) PLAT T.2 mm LAPIS RESIN FIBER
Langkah kerja :
o Siapkan Pintu Mainhole sesuai dengan ukuran yang terdapat pada
gambar kerja
o Ukurlah posisi kerangka atau dudukan manhole dengan teliti agar
pemasangan manhole tidak keliru
o Lubangi pelat posisi sesuai ukuran manhole.
o Setelah manhole terpasang dengan sempurna, lakukan pengelasan
o Lakukan pengujian kekedapan.
Pengukuran dan Pembayaran
1) Pengukuran
Pengukuran untuk pembayaran pekerjaan harus dilakukan
berdasarkan volume yang sebenar-benarnya dalam satuan seperti
yang terdapat didalam dokomen Kontrak.
2) Pembayaran
Pembayaran harus dilakukan untuk jumlah yang telah terpasang
sesuai hasil pengukuran dengan cara sebagaimana diuraikan di
masing-masing harga satuan kontrak seperti yang tercantum di
Daftar Kuantitas dan Harga, dan harus disetujui oleh Direksi termasuk
semua kompensasi untuk penyediaan semua tenaga kerja, bahan-
bahan, perlengkapan, alat-alat dan sebagainya untuk
menyelesaikan pekerjaan, sesuai dengan perintah dari Direksi dan
syarat-syarat dalam spesifikasi.
2. PERBAIKAN GERBANG MIKHRAB DENGAN MATERIAL MULTIPLEKS LAPIS HPL
Langkah kerja :
Untuk memasang HPL alat yang dibutuhkan juga tidak banyak, Anda hanya
butuh lem HPL. Berikut ini cara pasang HPL pada furniture secara umum:
a. Bersihkan permukaan papan furniture yang akan dipasang HPL.
Gunakan amplas hingga papan halus merata. bersihkan papan dari
debu amplas.
b. Potong HPL sesuai ukuran furniture. Ada berbagai cara memotong HPL.
Anda menggunakan cutter khusus HPL (HPL Cutter). Namun jika ingin
hasil rapi, gunakan mesin potong.
c. Semprot atau oleskan permukaan papan dengan lem kuning secara
merata. Semprot juga permukaan HPL yang akan Anda pasang.
d. Ambil HPL, rekatkan pada papan dengan hati-hati. Perhatikan, jangan
sampai ada gelembung yang terjebak antara keduanya.
e. Rapikan tepian HPL yang tidak rata dengan papan. Anda bisa
menggunakan alat potong atau amplas kasar.
f. Selanjutnya adalah proses edging, yaitu memberi finishing pada
pinggiran papan dengan HPL. Anda bisa melakukannya secara manual.
Namun untuk kepraktisan dan kerapian, proses ini umumnya
menggunakan mesin edging.
g. Rapikan hasil edging dengan cutter, jika masih ada yang kurang rapi.
Cacat minor bisa pula disamakan dengan spidol khusus HPL yang
sewarna dengan warna HPL Anda.
h. Bersihkan papan yang telah berlapis HPL. Papan siap digunakan.
Pengukuran dan Pembayaran
1) Pengukuran
Pengukuran untuk pembayaran pekerjaan harus dilakukan berdasarkan
volume yang sebenar-benarnya dalam satuan seperti yang terdapat
didalam dokomen Kontrak.
2) Pembayaran
Pembayaran harus dilakukan untuk jumlah yang telah terpasang sesuai
hasil pengukuran dengan cara sebagaimana diuraikan di masing-
masing harga satuan kontrak seperti yang tercantum di Daftar Kuantitas
dan Harga, dan harus disetujui oleh Direksi termasuk semua kompensasi
untuk penyediaan semua tenaga kerja, bahan- bahan, perlengkapan,
alat-alat dan sebagainya untuk menyelesaikan pekerjaan, sesuai
dengan perintah dari Direksi dan syarat-syarat dalam spesifikasi.
3. PEKERJAAN PEMBONGKARAN BETON / BATU SIKAT EKSISTING
Langkah kerja :
Tahap 1 (Persiapan Awal)
Mulailah dengan mencari tahu ukuran struktur beton yang akan dibongkar
ya. Anda bisa memperkirakan seberapa luas lahan yang dapat Anda
gunakan untuk menampung sisa-sisa pembongkaran. Bersihkanlah area di
sekitar struktur beton tadi agar bebas dari benda-benda yang dapat
mengalami kerusakan serius jika tertimpa beton. Misalnya bila Anda hendak
membongkar pagar taman, usahakan tempat yang bakal ditimpa robohan
beton harus bebas dari tanaman dan ornamen. Pastikan pula tidak ada
orang lain yang berlalu-lalang di area kerja. Walaupun kelihatannya sepele,
Anda harus melaksanakannya dengan serius.
Tahap 2 (Pengecekan Struktur)
Beton precast biasanya memiliki struktur yang lebih getas dibandingkan
beton solid. Hal ini dikarenakan adanya rongga udara yang terdapat di
dalam struktur beton precast. Akibatnya adalah dibutuhkan usaha yang lebih
keras untuk membongkar beton solid. Anda dapat membagi panjang beton
menjadi beberapa bagian. Tujuannya supaya beban robohannya tidak
terlalu besar sehingga risiko kerusakan pun sanggup diperkecil. Bagian tepi
struktur beton yang berhubungan langsung dengan struktur di sampingnya
harus dibongkar paling akhir. Agar tidak merusak struktur di sampingnya,
berikan jarak aman minimal 50 cm.
Tahap 3 (Pembongkaran Beton)
Proses pembongkaran beton biasanya dikerjakan menggunakan palu beton
(bogem) dan pahat. Kadang-kadang Anda juga perlu memakai gergaji
untuk memotong tulangan besi yang masih menancap kuat di beton.
Usahakan bidang kerja pembongkaran jangan terlalu luas. Cukup sekitar 1 x
1 m per suatu waktu. Jadi bila Anda telah berhasil membongkar bidang
beton seluas 1 m2, Anda dapat berpindah ke bidang di sebelahnya dengan
luas area yang sama. Selain akan memudahkan proses pekerjaan, risiko
bahaya yang ditimbulkannya pun dapat diperkecil. Pembongkaran cukup
dikerjakan dengan memukulkan palu beton pada struktur yang akan
dihancurkan tadi, dimulai dari bagian atas ke bawah. Bagian struktur yang
susah dihancurkan bisa dibantu menggunakan pahat.
Tahap 4 (Pembongkaran Tepi)
Tahap ini mempunyai risiko kerusakan yang sangat tinggi karena struktur
beton yang bakalan dibongkar tersambung langsung dengan struktur di
sebelahnya. Jika Anda salah dalam melakukan pembongkaran, bukan tak
mungkin struktur di sampingnya tadi akan turut roboh. Oleh sebab itu, Anda
harus melakukan pekerjaan ini dengan ekstra hati-hati. Sebelum dilakukan
pembongkaran, sebaiknya struktur beton tadi disiram menggunakan air
terlebih dahulu supaya kondisinya menjadi lebih lunak. Setelah itu, Anda
dapat menghantam beton tersebut memakai palu, dimulai dari sisi yang
paling luar sedikit demi sedikit.
Tahap 5 (Pembuangan Sisa)
Adapun sisa-sisa material bekas pembongkaran beton harus disingkirkan
sesegera mungkin supaya tidak mengganggu lingkungan. Alangkah baiknya
jika sisa-sisa material tersebut disiram sampai basah terlebih dahulu, barulah
kemudian dibersihkan. Kenapa? Tujuannya agar saat disapu, debu-debu
dan kotorannya tidak beterbangan akibat tertiup angin sehingga bisa
mengganggu lingkungan sekitarnya. Singkirkan sisa pembongkaran beton ini
di tempat yang aman serta jauh dari jangkauan anak-anak supaya tidak
dipakai untuk bermain. Anda harus membersihkannya dengan baik.
Pengukuran dan Pembayaran
1) Pengukuran
Pengukuran untuk pembayaran pekerjaan harus dilakukan berdasarkan
volume yang sebenar-benarnya dalam satuan seperti yang terdapat
didalam dokomen Kontrak.
2) Pembayaran
Pembayaran harus dilakukan untuk jumlah yang telah terpasang sesuai hasil
pengukuran dengan cara sebagaimana diuraikan di masing-masing
harga satuan kontrak seperti yang tercantum di Daftar Kuantitas dan Harga,
dan harus disetujui oleh Direksi termasuk semua kompensasi untuk
penyediaan semua tenaga kerja, bahan- bahan, perlengkapan, alat-alat
dan sebagainya untuk menyelesaikan pekerjaan, sesuai dengan perintah
dari Direksi dan syarat-syarat dalam spesifikasi.
4. PEKERJAAN BETON Camp. 1pc : 2pp : 3kr
Langkah kerja :
Tahap 1 ( Pengecoran )
• Siapkan cheklist untuk pengecoran.
• Tentukan elevasi dan batas-batas pengecoran dengan
menggunakan waterpass / selang ukur.
• Tuangkan adukan beton dari dari alat angkut menuju begesting
• Padatkan dengan cara manual.
• Ratakan permukaan beton dengan alat garuk cor dan jidar.
Tahap 2 ( Perawatan beton )
Beton yang sudah di cor harus dijaga agar tidak kehilangan kelembaban
untuk paling sedikit 14 ( empat belas ) hari. Untuk keperluan tersebut
ditetapkan cara sebagai berikut :
• Beton yang telah di cor dihindarkan dari benturan benda keras
selama 3 x24 Jam setelah pengecoran.
• Beton harus dilindungi dari kemungkinan cacat yang diakibatkan dari
pekerjaan lain.
• Dipergunakan karung-karung goni yang senantiasa basah sebagai
penutup beton.
Pengukuran dan Pembayaran
1) Pengukuran
Pengukuran untuk pembayaran pekerjaan harus dilakukan berdasarkan
volume yang sebenar-benarnya dalam meter kubik (m3) sesuai garis
batas seperti yang ditunjukkan dalam gambar atau seperti yang
ditentukan oleh Direksi.
2) Pembayaran
Pembayaran harus dilakukan untuk jumlah meter kubik (m3) yang telah
terpasang sesuai hasil pengukuran dengan cara sebagaimana
diuraikan di atas untuk masing-masing harga satuan kontrak seperti
yang tercantum di Daftar Kuantitas dan Harga, dan harus disetujui oleh
Direksi termasuk semua kompensasi untuk penyediaan semua tenaga
kerja, bahan- bahan, perlengkapan, alat-alat dan sebagainya untuk
menyelesaikan pekerjaan, sesuai dengan perintah dari Direksi dan
syarat-syarat dalam spesifikasi.
5. PEMASANGAN BATU SIKAT
Langkah kerja :
Langkah 1. Penyiapan Gambar Pola
Batu sikat dipasang dengan menyusunnya menurut barisan tertentu
sehingga membentuk suatu pola yang indah. Oleh sebab itu, Anda perlu
mempersiapkan ide terlebih dahulu mengenai bentuk dan desain pola yang
ingin dibuat. Rencanakan pola tersebut sebaik mungkin karena kalau salah
dan tidak sesuai ekspektasi akan sulit untuk memperbaikinya. Jika misalnya
Anda belum percaya diri dengan ide sendiri, maka tirulah hasil karya orang
lain. Anda bisa mencari referensi gambar pemasangan batu koral di internet
yang terlihat menarik.
Langkah 2. Pengadaan Batu Koral
Batu koral tersedia secara gratis di alam. Namun bila Anda mencarinya
sendiri dibutuhkan waktu dan tenaga yang tidak sedikit. Biar lebih praktis,
Anda bisa membeli batu koral tersebut di toko bangunan atau toko
tanaman terdekat. Belilah batu koral sesuai kebutuhan Anda. Batu koral
mempunyai bermacam-macam warna yang membuatnya terlihat indah.
Warna tersebut ternyata terbentuk secara alami lho sehingga dijamin pasti
tidak akan luntur. Hati-hati saat membeli batu koral ini karena sekarang
banyak beredar batu koral palsu yang diwarnai menggunakan pewarna
sintetis.
Langkah 3. Pembuatan Rangka Pola
Kerangka ini berguna sebagai pembatas susunan batu koral sehingga
terbentuk pola yang rapi sesuai keinginan. Anda bisa memanfaatkan kayu
reng atau besi hollow sebagai rangkanya. Pasanglah kerangka tersebut
sesuai pola yang ingin dibuat. Jika Anda ingin memasang batu koral
membentuk pola kotak-kotak, maka buatlah rangka yang berbentuk kotak-
kotak. Sedangkan untuk kerangka yang ukurannya lebih kecil, Anda bisa
menggunakan styrofoam sebagai pembatasnya.
Langkah 4. Penaburan Adukan Semen
Kita menggunakan adukan semen sebagai bahan perekat batu koral.
Komposisi campuran antara semen, pasir, dan air yang digunakan sama
seperti adukan untuk lantai beton. Pastikan Anda memakai pasir yang halus
dan bebas kerikil. Adukan semen yang sudah jadi kemudian bisa ditaburkan
pada bidang yang akan dipasangi batu koral. Selanjutnya ratakan adukan
tersebut menggunakan roskam sampai permukaannya benar-benar rata.
Perlu diperhatikan, sebaiknya Anda jangan langsung menutupi seluruh
bidang ini melainkan harus dilakukan secara bertahap-tahap sesuai letak
yang ingin dipasang batu koral pertama kali.
Langkah 5. Pemasangan Batu Koral
Pemasangan batu koral tidak boleh dikerjakan langsung semuanya, tetapi
harus bertahap agar hasilnya rapi. Anda bisa memulainya dari bidang yang
terletak di tengah hingga menuju ke area pinggir. Pilih batu koral dengan
warna yang sesuai, lalu pasanglah pada adukan semen hingga menutupi
seluruhnya. Usahakan susunan batu koral ini jangan sampai bertumpuk
karena akan menjadi boros. Setelah dirasa batu koral sudah menutupi
bidang tersebut dengan apik, kini waktunya untuk meratakan permukaan
dengan menekannya memakai roskam secara hati-hati. Ulangi langkah ini
untuk memasang batu koral di tempatnya masing-masing sesuai pola yang
telah direncanakan.
Langkah 6. Penyikatan dan Pembersihan
Ketika Anda memasang batu koral pasti adukan semen akan mengotori
permukaan batu tersebut. Jadi Anda wajib menyikat dan membersihkan
batu koral supaya pesonanya kembali muncul. Tunggu kira-kira selama 1 jam
terlebih dahulu sampai kondisi lapisan adukan semen setengah kering.
Setelah itu, lakukan penyikatan menggunakan sikat kawat untuk
mengelupas lapisan semen yang menutupi batu koral. Lalu dilanjutkan
dengan penyikatan memakai sikat plastik/sikat ijuk sebanyak beberapa kali
sampai warna batu koral benar-benar terlihat. Proses selanjutnya yakni
membersihkan permukaan batu koral memakai busa/kain lap dan cairan
pembersih lantai.
Langkah 7. Penerapan Coating/Pernis
Coating berfungsi untuk mempertajam warna batu coral dan menimbulkan
efek mengkilap. Karena terbuat dari bahan kimia yang keras, penerapan
coating berupa pernis juga secara tidak langsung berguna untuk mencegah
tumbuhnya jamur, kuman, dan bakteri di batu koral serta melindunginya dari
sengatan cahaya matahari dan air hujan. Anda perlu menunggu minimal
selama 2 x 24 jam sejak pemasangan batu koral sebelum dapat melakukan
coating. Jika Anda sudah yakin bahwa kondisi batu koral tersebut benar-
benar kering, barulah Anda bisa menerapkan pernis. Kami sarankan
gunakan kain yang lembut untuk memoleskan cairan coating pada
permukaan batu coral sehingga hasilnya lebih merata.
Pengukuran dan Pembayaran
1) Pengukuran
Pengukuran untuk pembayaran pekerjaan harus dilakukan
berdasarkan volume yang sebenar-benarnya dalam satuan seperti
yang terdapat didalam dokomen Kontrak.
2) Pembayaran
Pembayaran harus dilakukan untuk jumlah yang telah terpasang
sesuai hasil pengukuran dengan cara sebagaimana diuraikan di
masing-masing harga satuan kontrak seperti yang tercantum di
Daftar Kuantitas dan Harga, dan harus disetujui oleh Direksi termasuk
semua kompensasi untuk penyediaan semua tenaga kerja, bahan-
bahan, perlengkapan, alat-alat dan sebagainya untuk
menyelesaikan pekerjaan, sesuai dengan perintah dari Direksi dan
syarat-syarat dalam spesifikasi.
6. PEKERJAAN PEMBONGKARAN BATU ALAM/ANDESIT EKSISTING
Langkah kerja :
a. Langkah pertama
Dalam proses membongkar bagian keramik lantai yang akan dibongkar
adalah melepaskan nut keramik pada sisi bagian keramik yang akan
dibongkar. Pemisahan nut dari keramik merupakan hal yang utama
dilakukan untuk mendapatkan ruang untuk mendapatkan lapisan ikatan
semen dibawah keramik sehingga jika nut sudah dibuka maka pemisahan
keramik dari ikatan semen akan lebih mudah dilakukan dan tidak akan
mencederai keramik sisi lainnya.
Ada beberapa teknik yang dapat dilakukan untuk membuka nut keramik
disisi keramik lama :
1. Membuka nut melalui pemahatan nat dengan menggunakan pahat
kecil.
2. Membuka nut dengan menggunakan grenda mesin, jenis grenda harus
menggunakan grenda jenis pemotong keramik.
Saat melakukan proses pembongkaran keramik ini sering mengandung
resiko, sehingga harus dilakukan dengan hati hati dan penuh kesabaran
karena dengan mengerjakan yang ceroboh bisa mencederai keramik
disisi lainnnya sehinga kita harus membongkarnya juga. Saat ini sudah
ditemukan beberapa bahan kimia (bahan aditif) yang bisa membantu
untuk memudahkan pembongkaran keramik. Salah satu bahan aditif
yang biasa digunakan adalah penghancur semen (cement remover).
Bahan aditif ini biasanya ditunagakan di permukaan garisan nut keramik,
kemudian di tunggu beberapa saat. Setelah itu kemudian nut akan lebih
mudah diphat atau digrenda sehingga untuk pembongkaran keramik
akan semakin mudah.
b. Langkah kedua
Setelah nut keramik sudah terbuka dari sisi keramik adalah melakukan
pembukaan keramik supaya terpisah dari lapisan semen dibawah keramik.
Alat yang diperlukan adalah pisau scrab/pisau dempul yang berbentuk
lebar dan kaku. Sebelumnya anda Caranya adalah pisau didorong pada
sudut bawah keramik diarahkan ke bagian tengah lembaran keramik.
Kemudian Tekan pisau scrab dengan palu secara perlahan. Jika beruntung,
keramik akan terangkat sekaligus. Jika tidak kemungkinan akan terangkat
sebahagian atau pecah, sehingga anda perlu mengangkat kembali lapisan
keramik yang masih tertinggal.
c. Langkah ketiga
Pembersihan lapisan adukan semen lama, hal ini dilakukan untuk membuat
perekat yang baru antara lantai dengan keramik yang akan dipsangkan.
Semua lapisan adukan yang lama harus dibuka, anda bisa menggunakan
pahat beton untuk menghancurkannya. Kemudian lakukan pembersihan
untuk mengangkat semua lapisan hingga benar benar bersih, Jika perlu
gunakan vacum supaya debu terangkat semuanya. Atau anda bisa
menggunakan lap basah kemudian dikeringkan. Barang-barang bekas
bongkaran dikumpulan pada satu tempat dan harus dikembalikan Owner/
tidak boleh dibawa ke luar proyek, karena barang-barang hasil bongkaran
tersebut harus di kembalikan ke Owner/User
Pengukuran dan Pembayaran
1) Pengukuran
Pengukuran untuk pembayaran pekerjaan harus dilakukan
berdasarkan volume yang sebenar-benarnya dalam satuan seperti
yang terdapat didalam dokomen Kontrak.
2) Pembayaran
Pembayaran harus dilakukan untuk jumlah yang telah terpasang
sesuai hasil pengukuran dengan cara sebagaimana diuraikan di
masing-masing harga satuan kontrak seperti yang tercantum di
Daftar Kuantitas dan Harga, dan harus disetujui oleh Direksi termasuk
semua kompensasi untuk penyediaan semua tenaga kerja, bahan-
bahan, perlengkapan, alat-alat dan sebagainya untuk
menyelesaikan pekerjaan, sesuai dengan perintah dari Direksi dan
syarat-syarat dalam spesifikasi.
7. PEMASANGAN BATU ALAM/ANDESIT UKURAN 30cm x 30cm
1. Lingkup Pekerjaan
- Termasuk dalam pekerjaan lantai Batu Alam/Andesit ini adalah
penyediaan tenaga kerja, bahan, peralatan termasuk alat-alat bantu
dan alat-alat angkut yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan
keramik lantai, sehingga dapat dicapai hasil yang bermutu baik.
2. Bahan
- Bahan yang dipakai untuk lantai adalah homogenius tile sesuai dengan
spesifikasi teknis dan petunjuk atau yang disetujui dari konsultan
pengawas dan direksi.
- Untuk lantai Batu Alam/Andesit (30 x 30) Cm
- Harus mempunyai kwalitas baik, produksi dalam negeri dan memenuhi
standard SII.
- Warna akan disesuaikan berdasarkan petunjuk dari Direksi.
- Sebelum bahan – bahan di datangkan di lokasi, Kontraktor wajib
memberikan contoh secukupnya dan mendapatkan persetujuan dari
Konsultan Pengawas.
3. Pelaksanaan
- Pekerjaan lantai keramik dipasang dengan adukan 1 Pc : 4 Ps, tebal
adukan minimal 5 cm.
- Celah (nut) antara lain lebarnya lebih kurang 2 mm, setelah
pemasangan telah cukup kering disiram pasta semen (warna
disesuaikan), kemudian dibersihkan.
- Batu Alam/Andesit yang cacat atau pecah tidak boleh dipasang.
- Pada prinsipnya pemotongan harus dihindari, bila terpaksa harus
dipotong, maka potongan tersebut tidak boleh dari ½ ukurannya.
Pemotongan harus dilaksanakan dengan hati – hati dan rapi.
- Sebelum pekerjaan lantai dikerjakan, Kontraktor harus mengadakan
persiapan yang baik, terutama ketika pemadatan tanah dan pelapisan
beton tumbuk. Semua saluran pipa dan saluran dibawah lantai harus
diatur dan ditempatkan dengan baik agar pada saat pekerjaan lantai
dilaksanakan tidak mengganggu kepada saluran pipa yang ada.
Pengukuran dan Pembayaran
1) Pengukuran
Pengukuran untuk pembayaran pekerjaan lantai harus dilakukan
berdasarkan volume yang sebenar-benarnya dalam meter persegi (m2)
sesuai batas lantai seperti yang ditunjukkan dalam gambar atau seperti
yang ditentukan oleh Direksi.
Perngukuran lantai dilakukan dengan menghitung luas bagian yang
dipasang. Tidak ada potongan yang dibulatkan atau pinggir yang dipingul
atau ruangan yang ditempati oleh logam, saluran listrik atau ruangan
kosong atau barang penting lainnya yang luas penampangnya kurang dari
0.05 m2.
2) Pembayaran
Pembayaran harus dilakukan untuk jumlah meter persegi (m2) lantai yang
sudah dipasang yang sesuai hasil pengukuran dengan cara
sebagaimana diuraikan di atas untuk masing-masing harga satuan
kontrak per meter persegi seperti yang tercantum di Daftar Kuantitas dan
Harga, dan harus disetujui oleh Direksi termasuk semua kompensasi untuk
penyediaan semua tenaga kerja, bahan- bahan, perlengkapan, alat-alat
dan sebagainya untuk menyelesaikan pekerjaan, sesuai dengan
perintah dari Direksi dan syarat-syarat dalam spesifikasi.
8. PEMASANGAN BATU ALAM/ANDESIT UKURAN 40cm x 40cm
1. Lingkup Pekerjaan
- Termasuk dalam pekerjaan lantai Batu Alam/Andesit ini adalah
penyediaan tenaga kerja, bahan, peralatan termasuk alat-alat bantu
dan alat-alat angkut yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan
keramik lantai, sehingga dapat dicapai hasil yang bermutu baik.
2. Bahan
- Bahan yang dipakai untuk lantai adalah homogenius tile sesuai dengan
spesifikasi teknis dan petunjuk atau yang disetujui dari konsultan
pengawas dan direksi.
- Untuk lantai Batu Alam/Andesit (40 x 40) Cm
- Harus mempunyai kwalitas baik, produksi dalam negeri dan memenuhi
standard SII.
- Warna akan disesuaikan berdasarkan petunjuk dari Direksi.
- Sebelum bahan – bahan di datangkan di lokasi, Kontraktor wajib
memberikan contoh secukupnya dan mendapatkan persetujuan dari
Konsultan Pengawas.
3. Pelaksanaan
- Pekerjaan lantai keramik dipasang dengan adukan 1 Pc : 4 Ps, tebal
adukan minimal 5 cm.
- Celah (nut) antara lain lebarnya lebih kurang 2 mm, setelah
pemasangan telah cukup kering disiram pasta semen (warna
disesuaikan), kemudian dibersihkan.
- Batu Alam/Andesit yang cacat atau pecah tidak boleh dipasang.
- Pada prinsipnya pemotongan harus dihindari, bila terpaksa harus
dipotong, maka potongan tersebut tidak boleh dari ½ ukurannya.
Pemotongan harus dilaksanakan dengan hati – hati dan rapi.
- Sebelum pekerjaan lantai dikerjakan, Kontraktor harus mengadakan
persiapan yang baik, terutama ketika pemadatan tanah dan pelapisan
beton tumbuk. Semua saluran pipa dan saluran dibawah lantai harus
diatur dan ditempatkan dengan baik agar pada saat pekerjaan lantai
dilaksanakan tidak mengganggu kepada saluran pipa yang ada.
Pengukuran dan Pembayaran
1) Pengukuran
Pengukuran untuk pembayaran pekerjaan lantai harus dilakukan
berdasarkan volume yang sebenar-benarnya dalam meter persegi (m2)
sesuai batas lantai seperti yang ditunjukkan dalam gambar atau seperti
yang ditentukan oleh Direksi.
Perngukuran lantai dilakukan dengan menghitung luas bagian yang
dipasang. Tidak ada potongan yang dibulatkan atau pinggir yang dipingul
atau ruangan yang ditempati oleh logam, saluran listrik atau ruangan
kosong atau barang penting lainnya yang luas penampangnya kurang dari
0.05 m2.
2) Pembayaran
Pembayaran harus dilakukan untuk jumlah meter persegi (m2) lantai yang
sudah dipasang yang sesuai hasil pengukuran dengan cara
sebagaimana diuraikan di atas untuk masing-masing harga satuan
kontrak per meter persegi seperti yang tercantum di Daftar Kuantitas dan
Harga, dan harus disetujui oleh Direksi termasuk semua kompensasi untuk
penyediaan semua tenaga kerja, bahan- bahan, perlengkapan, alat-alat
dan sebagainya untuk menyelesaikan pekerjaan, sesuai dengan
perintah dari Direksi dan syarat-syarat dalam spesifikasi.
9. PEKERJAAN LANTAI HOMOGENIUS TILE (60 x 60) Cm
1. Lingkup Pekerjaan
- Termasuk dalam pekerjaan lantai keramik ini adalah penyediaan
tenaga kerja, bahan, peralatan termasuk alat-alat bantu dan alat-alat
angkut yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan keramik lantai,
sehingga dapat dicapai hasil yang bermutu baik.
2. Bahan
- Bahan yang dipakai untuk lantai adalah homogenius tile sesuai dengan
spesifikasi teknis dan petunjuk atau yang disetujui dari konsultan
pengawas dan direksi.
• Untuk lantai teras : 60 x 60 cm (homogenous tile unpolish)
- Harus mempunyai kwalitas baik, produksi dalam negeri dan memenuhi
standard SII.
- Warna akan disesuaikan berdasarkan petunjuk dari Direksi.
- Sebelum bahan – bahan di datangkan di lokasi, Kontraktor wajib
memberikan contoh secukupnya dan mendapatkan persetujuan dari
Konsultan Pengawas.
3. Pelaksanaan
- Pekerjaan lantai keramik dipasang dengan adukan 1 Pc : 4 Ps, tebal
adukan minimal 5 cm.
- Celah (nut) antara lain lebarnya lebih kurang 2 mm, setelah
pemasangan telah cukup kering disiram pasta semen (warna
disesuaikan), kemudian dibersihkan.
- Keramik yang cacat atau pecah tidak boleh dipasang.
- Pada prinsipnya pemotongan harus dihindari, bila terpaksa harus
dipotong, maka potongan tersebut tidak boleh dari ½ ukurannya.
Pemotongan harus dilaksanakan dengan hati – hati dan rapi.
- Sebelum pekerjaan lantai dikerjakan, Kontraktor harus mengadakan
persiapan yang baik, terutama ketika pemadatan tanah dan pelapisan
beton tumbuk. Semua saluran pipa dan saluran dibawah lantai harus
diatur dan ditempatkan dengan baik agar pada saat pekerjaan lantai
dilaksanakan tidak mengganggu kepada saluran pipa yang ada.
Pengukuran dan Pembayaran
1) Pengukuran
Pengukuran untuk pembayaran pekerjaan lantai harus dilakukan
berdasarkan volume yang sebenar-benarnya dalam meter persegi (m2)
sesuai batas lantai seperti yang ditunjukkan dalam gambar atau seperti
yang ditentukan oleh Direksi.
Perngukuran lantai dilakukan dengan menghitung luas bagian yang
dipasang. Tidak ada potongan yang dibulatkan atau pinggir yang dipingul
atau ruangan yang ditempati oleh logam, saluran listrik atau ruangan
kosong atau barang penting lainnya yang luas penampangnya kurang dari
0.05 m2.
2) Pembayaran
Pembayaran harus dilakukan untuk jumlah meter persegi (m2) lantai yang
sudah dipasang yang sesuai hasil pengukuran dengan cara
sebagaimana diuraikan di atas untuk masing-masing harga satuan
kontrak per meter persegi seperti yang tercantum di Daftar Kuantitas dan
Harga, dan harus disetujui oleh Direksi termasuk semua kompensasi untuk
penyediaan semua tenaga kerja, bahan- bahan, perlengkapan, alat-alat
dan sebagainya untuk menyelesaikan pekerjaan, sesuai dengan
perintah dari Direksi dan syarat-syarat dalam spesifikasi.| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 11 July 2024 | Rehabilitasi Ruang Kelas Smp Negeri 1 Midai | Kab. Natuna | Rp 780,930,000 |