| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0314802091655000 | Rp 280,000,000 | - | |
| 0024301756655000 | Rp 297,900,000 | - | |
| 0019261767655000 | Rp 320,672,000 | - | |
| 0414252882522000 | - | - | |
| 0030027742625000 | Rp 280,000,000 | Peralatan pick up AG 9114 VB yang disampaikan tidak memenuhi syarat kapasitas minimum sesuai yang di persyaratkan dalam Dokumen Pemilihan | |
| 0941375263655000 | Rp 315,000,000 | 1. Tidak Melampirkan dukungan dan pernyataan ketersediaan bahan dari distributor atau produsen untuk material rangka atap berupa Pipa Besi Hitam dan CNP, dukungan dari distributor harus disertai dengan surat penunjukan sebagai distributor. Serta dilengkapi sertifikat SNI 07-7178-2006 ; 2. Tidak Melampirkan dukungan dan pernyataan ketersediaan bahan dari distributor atau produsen untuk material Rolling Door Aluminium, untuk dukungan dari distributor harus disertai dengan surat penunjukan sebagai distributor ; 3. RKK tidak memenuhi syarat | |
| 0841713993655000 | - | - | |
| 0837091842614000 | - | - | |
| 0944549203655000 | Rp 305,218,754 | 1. Peralatan pick up tidak memenuhi syarat yang diperlukan 2 unit hanya ada 1 unit ; 2. Beton molen hanya ada 2 unit yang dipersyaratkan 3 unit ; 3. Tidak Melampirkan dukungan dan pernyataan ketersediaan bahan dari distributor atau produsen untuk material Rolling Door Aluminium, untuk dukungan dari distributor harus disertai dengan surat penunjukan sebagai distributor 4.Rencana Keselamatan Konstruksi (RKK) tidak sesuai sebagaimana pada Dokumen pemilihan | |
| 0019048503655000 | Rp 280,000,000 | 1. Tidak melampirkan surat penunjukan sebagai distributor atau produsen untuk material rangka atap berupa Pipa Besi Hitam dan CNP. Serta dilengkapi sertifikat SNI 07-7178-2006 2..Tidak melampirkan surat penunjukan sebagai distributor atau produsen untuk material Rolling Door Aluminium | |
| 0706508975655000 | - | - | |
CV Efendi Sukses Abadi | 06*7**8****03**0 | - | - |
| 0020159562626000 | - | - | |
| 0652323163655000 | - | - | |
| 0954991204655000 | - | - | |
| 0948437462612000 | - | - | |
CV Semeru Presisi | 03*7**7****25**0 | - | - |
| 0868340001614000 | - | - | |
| 0016825036615000 | - | - | |
| 0015570229655000 | - | - | |
| 0629445644655000 | - | - | |
| 0713831964609000 | - | - | |
| 0022985717655000 | - | - | |
| 0024135857602000 | - | - | |
CV Mangku Jagad | 06*3**7****55**0 | - | - |
| 0728108614603000 | - | - | |
| 0726049448602000 | - | - | |
| 0809743107629000 | - | - | |
| 0801242744648000 | - | - | |
| 0903136521655000 | - | - | |
CV Mulya Permata Abadi | 02*9**1****55**0 | - | - |
| 0026424390655000 | - | - | |
| 0809104409655000 | - | - | |
| 0714758174602000 | - | - | |
| 0019047406655000 | - | - | |
| 0662695709629000 | - | - | |
| 0024300238655000 | - | - | |
| 0966795114655000 | - | - | |
PT Epithu Logica Sembada | 09*5**4****15**0 | - | - |
CV Banar Mega Raya | 05*9**2****55**0 | - | - |
| 0852874148602000 | - | - | |
| 0022980841655000 | - | - | |
Renoke.CV | 09*7**7****55**0 | - | - |
| 0022985709655000 | - | - | |
| 0024301608655000 | - | - | |
CV Melsya Jaya | 00*6**5****55**0 | - | - |
| 0769968538655000 | - | - | |
| 0721677243655000 | - | - | |
| 0312722168655000 | - | - |
PEMBANGUNAN PASAR SUKOMORO
II.1 PEKERJAAN PERSIAPAN
1. Lingkup Pekerjaan
Pekerjaan yang dimaksud meliputi :
a. Pekerjaan pembersihan lapangan
b. Pemasangan Papan Nama
c. Pekerjaan Pembongkaran
2. Persyaratan Pelaksanaan :
a. Pekerjaan pembersihan lapangan
Pekerjaan ini meliputi pembersihan area proyek dari semua kotoran dan
sampah baik sampah organik maupun anorganik yang nantinya akan
mengganggu dan atau menurunkan kualitas pekerjaan diatasnya.
b. Pemasangan Papan nama dan Prasasti
Prasasti dengan ukuran sesuai dengan petunjuk dan difinishing.
c. Pekerjaan pembongkaran
Tim Pelaksana harus memperhatikan keadaan sekeliling lokasi pekerjaan
serta keselamatan pengguna lahan tempat bongkaran, harus menginventarisasi
komponen-komponen yang akan digunakan kembali sebelum dibongkar dan
sesudah dibongkar dan memberi catatan tentang cacat atau rusak.
Tim pelaksana harus mengamankan barang yang akan digunakan
kembali dan menyimpannya pada tempat yang aman. Penempatan hasil
bongkaran/ puing-puing tidak boleh mengganggu tahapan pekerjaan
selanjutnya dan lingkungan sekitar
II.2 PEKERJAAN GALIAN DAN URUGAN TANAH
1. Lingkup Pekerjaan :
Tim Pelaksana menyediakan tenaga kerja, bahan-bahan, peralatan, dan alat-
alat bantu yang dibutuhkan dalam melaksanakan pekerjaan ini untuk mendapatkan
hasil yang baik.
Meliputi penggalian tanah untuk pondasi beton dan pekerjaan lain yang
memerlukan penggalian tanah, dan pengurugan kembali galian di sisi pondasi.
2. Persyaratan Pekerjaan :
Penggalian untuk pondasi dilakukan sampai kedalaman mencapai lapisan
tanah cadas/keras atau sekurang-kurangnya sesuai gambar rencana kerja
yang dibuat.
Pengurugan kembali galian yang tebalnya lebih dari 20 cm, setiap 10 cm
dan setiap lapisan harus dipadatkan sehingga tidak terjadi penurunan tanah
yang dapat mengakibatkan kerusakan. Jika ada pengurugan lain selain
pengurugan pada pondasi, seperti pengurugan lantai, ada proses
pemadatan juga.
II.3 PEKERJAAN PONDASI BATU KALI
1. Lingkup Pekerjaan :
Tim Pelaksana menyediakan tenaga kerja, bahan-bahan, peralatan, dan alat-
alat bantu yang dibutuhkan dalam melaksanakan pekerjaan ini untuk
mendapatkan hasil yang baik.
Pondasi batu kali ini meliputi seluruh detail yang disebutkan/ditunjukkan
dalam gambar.
2. Pekerjaan yang Berhubungan :
Pekerjaan tanah
Pekerjaan bekisting
Pekerjaan pondasi beton
3. Bahan yang digunakan :
Semen
Semen yang digunakan haru memiliki kualitas yang baik, terdiri dari satu
jenis merk.
Pasir
Pasir harus terdiri dari butir-butir yang bersih, tajam, dan bebas dari
bahan-bahan organis, lumpur, tanah, dan sebagainya.
Batu kali
Batu kali yang digunakan adalah batu pecah, tidak berpori serta
mempunyai kekrasan sesuai dengan syarat-syarat.
Air
Air yang digunakan harus air tawar yang bersih dan tidak mengandung
minyak, asam, alkali, dan bahan-bahan lain yang dapat menurunkan mutu
pekerjaan.
4. Persyaratan Pelaksanaan :
a. Permukaan dasar galian harus ditimbun dengan pasir urug setebal 10cm,
diratakan dan dipadatkan.
b. Pondasi batu kali menggunakan adukan dengan campuran 1 PC : 5 PS.
c. Adukan harus mengisi rongga diantara batu kali sedemikian rupa sehingga
tidak ada bagian dari pondasi yang berongga.
d. Tim Pelaksana harus memperhatikan adanya stek tulangan kolom, stek
tulangan sloof, dan sparing pipa plumbing yang menembus pondasi.
e. Selama minimum 3 hari proses pengerasan pasangan, pondasi harus
dilindungi dari benturan keras dan tidak dibebani.
II.4 PEKERJAAN BETON BERTULANG
1. Lingkup Pekerjaan :
Tim Pelaksana menyediakan tenaga kerja, bahan-bahan, peralatan, dan alat-
alat bantu yang dibutuhkan dalam melaksanakan pekerjaan ini untuk
mendapatkan hasil yang baik.
Pekerjaan ini meliputi pekerjaan yang berhubungan dengan beton bertulang,
seperti, sloof, kolom, dan balok.
2. Bahan yang digunakan :
Semen
Semen yang digunakan haru memiliki kualitas yang baik, terdiri dari satu
jenis merk.
Pasir beton
Pasir beton harus dipakai pasir khusus untuk beton, berbutir tajam, bersih
dari segala kotoran tidak boleh tercampur dengan bahan - bahan lainnya.
Kerikil
Kerikil untuk semua pekerjaan beton/beton bertulang dapat memakai
kerikil ukuran 1 s/d 3 cm. Padat, bersih, dan tidak keropos, bersih dari
debu dan sebelum dipakai harus dicuci terlebih dahulu.
Besi
Besi yang digunakan harus baru, bersih dari segala kotoran termasuk karat
- karat, yang ada harus dibersihkan terlebih dahulu denagn memakai sikat
besi.
Air
Air yang digunakan harus air tawar yang bersih dan tidak mengandung
minyak, asam, alkali, dan bahan-bahan lain yang dapat menurunkan mutu
pekerjaan. Campuran beton harus dengan kadar air secukupnya pada
campuran sederhana, supaya beton tidak terlalu cair (PBI 1971).
3. Persyaratan Pelaksanaan :
a. Mutu beton yang dikehendaki untuk pekerjaan beton adalah K175, ukuran
beton dan penulangannya sesuai dengan gambar kerja rencana danrencana
anggaran biaya.
b. Tim Pelaksana sebelum melaksanakan pekerjaan beton diwajibkan
memeriksa gambar/ perhitungan konstruksi beton bertulang. Tim
Pelaksana harus membuat perhitungan/ gambar beton, dengan
mendapatkan persetujuan Tim Pengawas.
c. Tim Pelaksana tidak diperbolehkan melaksanakan pekerjaan beton
sebelum bekisting dan pasangan besi beton diperiksa dan disetujui Tim
Pengawas secara tertulis.
d. Pemasangan papan bekesting dipakai papan meranti tebal 2 cm disusun
secara rapat.
e. Semua pekerjaan beton bertulang harus mengikuti PBI 1971.
f. Ukuran dan penulangan beton disesuaikan dengan gambar yang ada,
g. Tulangan untuk beton harus memakai besi / tulangan yang baru, bersih
dari segala kotoran termasuk karat - karat, yang ada harus dibersihkan
terlebih dahulu denagn memakai sikat besi.
h. Pada tulangan utama menggunakan diameter 10mm. Tulangan beugel
diameter 6mm dengan jarak pemasangan 15cm.
i. Untuk penyelesaian sudut - sudut, sponing (benangan) supaya digunakan
plesteran 1 PC : 2 PS dilaksanakan dengan lurus dan tajam.
II.5 PASANGAN BATU BATA MERAH (TEMBOK)
1. Lingkup Pekerjaan :
Tim Pelaksana menyediakan tenaga kerja, bahan-bahan, peralatan, dan
alat-alat bantu yang dibutuhkan dalam melaksanakan pekerjaan ini untuk
mendapatkan hasil yang baik.
Pekerjaan ini meliputi pekerjaan pada dinding, pekerjaan yang
memerlukan lainnya.
2. Bahan yang digunakan :
Batu Bata Merah
Batu bata merah harus satu pabrik, satu ukuran, satu warna, satu kualitas.
Semen
Semen yang digunakan harus memiliki kualitas yang baik, terdiri dari satu
jenis merk.
Pasir
Pasir harus terdiri dari butir-butir yang bersih, tajam, dan bebas dari
bahan-bahan organis, lumpur, tanah, dan sebagainya.
Air
Air yang digunakan harus air tawar yang bersih dan tidak mengandung
minyak, asam, alkali, dan bahan-bahan lain yang dapat menurunkan mutu
pekerjaan.
3. Persyaratan Pelaksanaan :
a. Tembok harus dipasang tegak lurus siku - siku dan rata tidak boleh
terdapat retak - retak.
b. Bata harus berukuran sama menurut aturan normalisasi.
c. Tidak diperbolehkan dipasang bata yang pernah dipakai (bekas) atau bata
yang pecah - pecah.
d. Pemasangan tembok bata hanya diperbolehkan maksimum tinggi 1 m
2
untuk setiap hari. Pemasangan tembok dipasang luas maksimum 12 m ,
bila lebih harus dipasang beton kolom praktis.
II.6 PEKERJAAN PLESTERAN DAN ACIAN
1. Lingkup Pekerjaan :
Tim Pelaksana menyediakan tenaga kerja, bahan-bahan, peralatan, dan
alat-alat bantu yang dibutuhkan dalam melaksanakan pekerjaan ini untuk
mendapatkan hasil yang baik.
Pekerjaan ini meliputi pekerjaan pada pasangan bata ringan, kolom,
balok, dan yang memerlukan plesteran.
2. Bahan yang digunakan :
Semen
Semen yang digunakan harus memiliki kualitas yang baik, terdiri dari satu
jenis merk.
Pasir Pasang
Untuk semua pekerjaan pemasangan dan pekerjaan plesteran harus
memakai pasir pasang (bukan pasir urug) berbutir kasar/ keras, tajam
bersih dan tidak mengandung debu.
Air
Air yang digunakan harus air tawar yang bersih dan tidak mengandung
minyak, asam, alkali, dan bahan-bahan lain yang dapat menurunkan mutu
pekerjaan.
3. Persyaratan Pelaksanaan :
a. Sebelum Pelaksanaan plesteran bidang dinding yang akan diplester harus
disiram dengan air secukupnya. Plesteran dinding dilaksanakan dengan
campuran 1 Pc : 5 Psr pada seluruh bagian dinding luar dan dalam tanpa
kecuali gewel dalam.
b. Ketebalan plesteran maksimum 1,5 cm dengan bidang tegak lurus tidak
boleh bergelombang atau lubang. Bila terdapat retak - retak pihak Tim
Pelaksanaharus membongkar dan memplester dengan plesteran baru.
II.7 PEKERJAAN KUSEN, PINTU, DAN JENDELA
1. Lingkup Pekerjaan :
Tim Pelaksana menyediakan tenaga kerja, bahan-bahan, peralatan, dan
alat-alat bantu yang dibutuhkan dalam melaksanakan pekerjaan ini untuk
mendapatkan hasil yang baik.
Pekerjaan ini meliputi seluruh kusen dan daun pintu, kusen dan daun
jendela, serta kusen bouvenlist.
2. Bahan yang digunakan :
Pintu Rolling Door
Pintu yang digunakan harus memiliki kualitas yang baik. Menggunakan
bahan Alumunium.
Pemasangan Pintu & Jendela
Pintu & Jendela yang digunakan Pintu & Jendela lama. Sebagian
menggunakan Pintu dan Kusen jendela Kayu jati local Ukuran 6 cm x 12
cm Pembuatan Daun Pintu menggunakan Daun pintu panel, kayu kelas I
atau II.
Pemasangan Engsel
Set Engsel yang digunakan menggunakan Engsel pintu Ex Solid.
Pemasangan Grendel
Menggunakan Grendel pintu yang berkualitas baik.
Pemasangan Kunci tanam
Menggunakan Kunci tanam pintu yang berkualitas baik.
3. Persyaratan Pelaksanaan :
a. Pekerjaan Pintu dan Jendela dibuat dalam beberapa type yang mana
semua ini terlihat dalam gambar detail, Tim Pelaksana harus melaporkan
kepada Tim Pengawas bila terdapat gambar detail yang tidak jelas .
b. Ukuran kayu kusen adalah ukuran standart perdagangan /pasaran dan
pekerjaan penghalusan/serut maksimal 0,5 cm, untuk kusen memaki kayu
jati lokal dengan ukuran 6/12.
c. Rangka daun pintu dan jendela di buat dari kayu seperti kualitas baik .
Ukuran -ukuran untuk ambang daun pintu 4 x10 cm, untuk ambang bawah
4 x 20 cm, untuk ambang daun jendela 3 x 8 cm, sedang penutup daun
pintu di pakai papan panel jati lokal dengan kualitas baik.
d. Pekerjaaan semua kusen dapat dipasang setelah mendapat persertujuan
dalam keaadaan sebelum dimensi dan semua kusen tidak boleh dipaku
kecuali pada saat pemasangan untuk keperluan alat - alat Bantu .
e. Pemasangan kusen harus dipasang di tengah - tengah tebal tembok hingga
mendapatkan benangan luar dan dalam.
f. Untuk mendapatkan ikatan yang kuat dengan tembok, beton-beton, kusen
harus dipasang angker-angker dari besi Ø 10 mm sebanyak yang
diperlukan, sedangkan untuk beton neut pada pintu - pintu dipakai
campuran perekat 1pc : 2 ps dicor secara padat dan halus.
II.8 PEKERJAAN RANGKA ATAP
1. Lingkup Pekerjaan :
Tim Pelaksana menyediakan tenaga kerja, bahan-bahan, peralatan, dan
alat-alat bantu yang dibutuhkan dalam melaksanakan pekerjaan ini untuk
mendapatkan hasil yang baik.
2. Bahan yang digunakan :
Kuda-kuda
Menggunakan WF 150x75x5x7mm (lama)
Gording
Menggunakan CNP 100x50x20x2,3mm sebagian lama berkuliatas baik.
Plat L Dudukan Gording
Menggunakan profil siku 40.40.5mm berkualitas baik.
3. Persyaratan Pelaksanaan :
a. Rangka kuda -kuda mengacu pada gambar detail yang tertera, dan
pemasangan mengacu pada gambar.
b. Pemasangan gording dengan ketentuan jarak yang sesuai.
II.9 PEKERJAAN PENUTUP ATAP
1. Lingkup Pekerjaan :
Tim Pelaksana menyediakan tenaga kerja, bahan-bahan, peralatan, dan
alat-alat bantu yang dibutuhkan dalam melaksanakan pekerjaan ini untuk
mendapatkan hasil yang baik.
2. Bahan yang digunakan :
Atap Serat Gelombang
Penutup atap yang digunakan adalah atap Serat Semen Gelombang dengan
ukuran 105cm x 300cm x 5mm, berkualitas baik. Sebagian menggunakan
penutup atap lama disesuaikan dengan RAB yang ada.
Lisplank Ukuran
Pemasangan Lisplank yang digunakan adalah Kalsiplank Kelas II Ukuran
300 x 30 x 8, berkualitas baik, disesuaikan dengan RAB yang ada.
Talang Datar/ Jurai
Talang yang digunakan adalah Talang Datar / Jurai Seng BJLS 28 Lebar
90 cm, disesuaikan dengan RAB yang ada.
3. Persyaratan Pelaksanaan :
a. Pemasangan harus dikerjakan dengan serapi mungkin agara tidak terjadi
kebocoran pada bangunan yang dapat merusak rangka atap.
II.10 PEKERJAAN PENUTUP LANTAI KERAMIK
1. Lingkup Pekerjaan :
Tim Pelaksana menyediakan tenaga kerja, bahan-bahan, peralatan, dan
alat-alat bantu yang dibutuhkan dalam melaksanakan pekerjaan ini untuk
mendapatkan hasil yang baik.
2. Bahan yang digunakan :
Keramik Lantai
Menggunakan Keramik dengan ukuran 40 x 40 cm.
Semen
Semen yang digunakan harus memiliki kualitas yang baik, terdiri dari satu
jenis merk.
Pasir Pasang
Untuk semua pekerjaan pemasangan dan pekerjaan plesteran harus
memakai pasir pasang (bukan pasir urug) berbutir kasar/ keras, tajam
bersih dan tidak mengandung debu.
Semen warna/grouting
3. Persyaratan Pelaksanaan :
a. Pemasangan keramik menggunakan adukan PC yang cukup padat agar
tidak terjadi rongga udara, dengan terlebih dahulu merendam keramik
dalam air.
b. Bidang lantai keramik harus benar-benar rata, dan harus dihindari dari
injakan selama 3 x 24 jam setelah pemasangan.
c. Lebar nat keramik maksimal 5 mm membentuk garis lurus. Nat diisi oleh
bahan pengisi/grouting semen warna. Pengisian nat minimal setelah 3x24
jam setelah pemasangan keramik
d. Pada pertemuan dinding dan lantai keramik dibuat plint.
II.11 PENGECATAN TEMBOK
1. Lingkup Pekerjaan :
Tim Pelaksana menyediakan tenaga kerja, bahan-bahan, peralatan, dan
alat-alat bantu yang dibutuhkan dalam melaksanakan pekerjaan ini untuk
mendapatkan hasil yang baik.
Pekerjaan ini meliputi semua dinding tembok yang tampak dari luar dan
dalam.
2. Bahan yang digunakan :
Cat Catylac
Semen
Semen yang digunakan harus memiliki kualitas yang baik, terdiri dari satu
jenis merk.
3. Persyaratan Pelaksanaan :
a. Sebelum dicat harus diplameur hingga rata dengan plameur yang sesuai
dengan catnya.
b. Tim Pelaksana harus mengajukan contoh yang akan dipergunakan. Tim
Pelaksana tidak diijinkan memakai cat di luar ketentuan.
II.12 PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK
1. Lingkup Pekerjaan :
Tim Pelaksana menyediakan tenaga kerja, bahan-bahan, peralatan, dan
alat-alat bantu yang dibutuhkan dalam melaksanakan pekerjaan ini untuk
mendapatkan hasil yang baik.
2. Bahan yang digunakan :
Lampu LED 9 Watt
Saklar tunggal
Saklar ganda
Stop kontak
Kabel NYA 1 x 25 mm2
3. Persyaratan Pelaksanaan :
a. Untuk keperluan ini Tim Pelaksanadapat menugaskan pihak ke tiga
(instalatur) yang mempunyai sertifiaksi PLN setempat dengan mendapat
persetujuan terlebih dahulu dari Tim Pengawas.
b. Sebelum melaksanakan pekerjaan instalasi tersebut pihak ketiga (intalatur)
harus membuat gambar/diagram instalasi (Kir Listrik ) dengan sekala 1 :
100 dengan mendapat persetujuan dari Tim Pengawas.
c. Pelaksanaan pekerjaan menurut pejelasan-penjelasan dan peraturan -
peraturan yang berlaku. Menurut segala petunjuk-petunjuk Tim Pengawas
dan menurut peraturan - peraturan Listrik yang berlaku di Indonesia Pada
waktu ini (PUIL)1987.
d. Pemakaian barang - barang harus barang baru yang tidak ada cacat,
berkualitas baik dan memenuhi syarat keamanan kerja .
e. Sebelum bahan bahan tersebut di pasang, supaya diperlihatkan terlebih
dahulu kepada Tim Pengawas untuk diperiksa kulitasnya dan dapat
persetujuannya.
f. Pada tiap - tiap kawat digunakan las dop. Pada tempat tempat persilangan
dan penyeberangan di atas tembok, maka itu dimasukkan ke dalam pipa -
pipa sebagai pengaman.
g. Semua kawat yang dimasukkan ke dalam pipa, tidak boleh ada
sambungan. Tarikan kawat diatas harus cukup tegang dan kencang tapi
isolasi tidak boleh rusak karenanya.