| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0022977276655000 | Rp 642,766,400 | - | |
| 0024136921602000 | - | - | |
| 0024301608655000 | - | - | |
| 0840180533602000 | Rp 642,766,400 | Tidak melampirkan surat dukungan smart trust, serta bukti alat tidak lengkap | |
| 0314802091655000 | Rp 638,747,000 | Jenis peralatan utama yang ditawarkan tidak sesuai dengan yang disyaratkan dalam dokumen pemilihan (Truk) | |
| 0941375263655000 | Rp 723,112,200 | Kapasitas peralatan utama yang ditawarkan melebihi yang disyaratkan dalam dokumen pemilihan (Dump Truk dan Batching plan) | |
CV Abdi Bumi Gayatri | 09*5**4****29**0 | Rp 642,766,400 | Kapasitas peralatan utama yang ditawarkan melebihi yang disyaratkan dalam dokumen pemilihan (Dump Truk) |
Hokkie | 06*9**0****55**0 | Rp 682,939,300 | Kapasitas peralatan utama yang ditawarkan melebihi yang disyaratkan dalam dokumen pemilihan (Dump Truk) |
| 0024135857602000 | Rp 642,764,562 | Kapasitas peralatan utama yang ditawarkan melebihi yang disyaratkan dalam dokumen pemilihan (Dump Truk) | |
| 0944549203655000 | Rp 667,256,918 | Jenis peralatan utama yang ditawarkan tidak sesuai dengan yang disyaratkan dalam dokumen pemilihan (Pick up) | |
| 0024301756655000 | Rp 760,000,000 | Kapasitas peralatan utama yang ditawarkan melebihi yang disyaratkan dalam dokumen pemilihan (Dump Truk) | |
| 0624033098601000 | Rp 642,768,640 | Kapasitas peralatan utama yang ditawarkan melebihi yang disyaratkan dalam dokumen pemilihan (Dump Truk) | |
| 0652323163655000 | Rp 707,126,388 | Kapasitas peralatan utama yang ditawarkan melebihi yang disyaratkan dalam dokumen pemilihan (Batching Plant) | |
CV Mulya Permata Abadi | 02*9**1****55**0 | Rp 730,771,963 | Jenis peralatan utama yang ditawarkan melebihi yang disyaratkan dalam dokumen pemilihan (Truk) |
| 0028067288646000 | Rp 642,766,400 | Berdasarkan hasil klarifikasi teknis, Peserta tidak mengirimkan data yang diminta sampai dengan waktu yang ditentukan | |
| 0747702611622000 | - | - | |
| 0022982938655000 | - | - | |
CV Taba | 04*3**9****55**0 | - | - |
| 0020115010602000 | - | - | |
| 0414252882522000 | - | - | |
| 0031285299622000 | - | - | |
Firda Jaya Pattinama | 00*3**4****17**0 | - | - |
Renoke.CV | 09*7**7****55**0 | - | - |
| 0803466952645000 | - | - | |
| 0714758174602000 | - | - | |
| 0739215721616000 | - | - | |
CV Cahaya Nata Nusantara | 05*5**3****19**0 | - | - |
| 0944969518655000 | - | - | |
| 0022985717655000 | - | - | |
| 0210299236655000 | - | - | |
Payung Jagad | 06*9**4****02**0 | - | - |
| 0019047406655000 | - | - | |
CV Avi Group | 0841427349655000 | - | - |
| 0313536385646000 | - | - | |
| 0966795114655000 | - | - | |
| 0537953978655000 | - | - | |
| 0029694601609000 | - | - | |
CV Rafifa Wiratama | 0028402816609000 | - | - |
CV Putra Jaya Manunggal | 03*1**8****01**0 | - | - |
| 0210030177629000 | - | - | |
CV Karsa Muda Adhinata | 04*9**1****09**0 | - | - |
| 0660956095645000 | - | - | |
| 0809743107629000 | - | - | |
CV Bangun Besar Bersama | 09*3**5****26**0 | - | - |
| 0752408286629000 | - | - | |
| 0801242744648000 | - | - | |
| 0737163410653000 | - | - | |
Dua Putri Pertahana | 09*6**5****17**0 | - | - |
| 0724557798619000 | - | - | |
| 0931815021647000 | - | - | |
| 0020159562626000 | - | - | |
| 0625515119622000 | - | - | |
| 0811844224645000 | - | - | |
| 0022985709655000 | - | - | |
| 0024300238655000 | - | - | |
| 0312722168655000 | - | - | |
| 0841713993655000 | - | - | |
| 0928740042623000 | - | - | |
| 0016825036615000 | - | - | |
| 0015570229655000 | - | - | |
| 0023976186602000 | - | - | |
| 0932933104619000 | - | - | |
| 0019048503655000 | - | - | |
| 0726049448602000 | - | - | |
Vino Perkasa | 09*7**9****55**0 | - | - |
| 0019261767655000 | - | - | |
| 0026426635655000 | - | - |
RANCANGAN KONSEPTUAL
SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN KONSTRUKSI PENGKAJIAN/
PERENCANAAN KONSTRUKSI
Pembangunan Balai Penyuluhan Pertanian
Kecamatan (BPPK) Jatikalen
Lokasi Pekerjaan : Kecamatan Jatikalen Kabupaten Nganjuk
Waktu Pelaksanaan : 120 Hari
DISUSUN OLEH:
CV. PURWA WISESA
i
RANCANGAN KONSEPTUAL
SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN KONSTRUKSI PENGKAJIAN/
PERENCANAAN KONSTRUKSI
Pembangunan Balai Penyuluhan Pertanian
Kecamatan (BPPK) Jatikalen
Pihak Penyedia Jasa Pihak Pengguna Jasa
Dibuat Oleh:
Konsultan Perencana Pejabat Pembuat Komitmen
CV. PURWA WISESA (PPKOM)
MEYDA ARDIANTO,ST JUDI ERNANTO, S.Pi, MM.
Direktur Pembina Utama Muda
NIP. 19640816 199202 1 003
ii
RANCANGAN KONSEPTUAL
SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN KONSTRUKSI PENGKAJIAN/
PERENCANAAN KONSTRUKSI
A. DATA UMUM
Pembangunan Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan (BPPK)
Nama Paket Pekerjaan :
Jatikalen
Lokasi Pekerjaan : Kecamatan Jatikalen Kabupaten Nganjuk
Waktu Pelaksanaan : 120 Hari
Nama Konsultan : CV. PURWA WISESA
Lingkup Tanggung Jawab 1.Informasi awal terhadap kelaikan paling sedikit meliputi lokasi,
Konsultan Perencanaan : lingkungan, sosio-ekonomi, dan/atau dampak lingkungan
Konstruksi 2.Rekomendasi Teknis
B. IDENTIFIKASI KESELAMATAN KONSTRUKSI
No. ASPEK DESKRIPSI AWAL REKOMENDASI TEKNIS
Perlakuan atas Pekerjaan disesuaikan
Kecamatan Jatikalen Kabupaten
1 Lokasi dengan kondisi lokasi sehingga diperlukan
Nganjuk
metode sesuai kebutuhan
Lokasi pekerjaan terletak di
Perlakuan Penanganan di sesuaikan dengan
2 Lingkungan Kecamatan Jatikalen, Kabupaten
kondisi lingkungan sekitar .
Nganjuk
Pekerjaan Ini Juga bermanfaat
bagi warga sekitar , contohnya Perlakuan penanganan sebisa mungkin
3 Sosio-Ekonomi sebagai membuka lapangan memikirkan manfaat untuk lingkungan
pekerjaan warga sekitar penduduk sekitar lokasi pekerjaan
terutama dibidang konstruksi
Pelaksana pekerjaan harus memikiran
Karena lokasinya yg berada di dampak lingkungan saat atau sesudah
pinggir jalan maka kemungkinan dilaksanakannya pekerjaan
4 Dampak Lingkungan besar banyak tanah yg tersebut,pelaksana pekerjaan harus
berserakan dijalan akibat adanya memperhatikan kondisi kebersihan
pekerjaan tersebut. lingkungan pekerjaannya ,agar tidak
mengganggu aktifitas warga
iii
DAFTAR ISI HAL
COVER DOKUMEN i
LEMBAR PENGESAHAN ii
DAFTAR ISI iv
1 RANCANGAN KONSEPTUAL SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN
KONSTRUKSI PERANCANGAN KONSTRUKSI
1,1 Data Umum
1.1.1 Pernyataan Pertanggungjawaban Konsultansi Konstruksi
Perancangan
1,2 Metode Pelaksanaan
1,3 Identifikasi Bahaya, Pengendalian Risiko Pekerjaan
1,4 Tabel Penetapan Resiko
1,5 Peraturan Perundang-undangan dan Standar
1,6 Rancangan Panduan Keselamatan Pengoperasian dan
Pemeliharaan Konstruksi Bangunan
1,7 Pernyataan Penetapan Tingkat Risiko Keselamatan Konstruksi
2 DUKUNGAN KESELAMATAN KONSTRUKSI
2,1 Biaya Keselamatan Konstruksi
2,2 Kebutuhan Personil K3 Konstruksi
iv
1 RANCANGAN KONSEPTUAL SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN
KONSTRUKSI PERANCANGAN KONSTRUKSI
1,1 Data Umum
Pembangunan Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan (BPPK)
Nama Paket Pekerjaan :
Jatikalen
Lokasi Pekerjaan : Kecamatan Jatikalen Kabupaten Nganjuk
Waktu Pelaksanaan : 120 Hari
Nama Konsultan : CV. PURWA WISESA
PERNYATAAN PERTANGGUNGJAWABAN
KONSULTANSI KONSTRUKSI PERANCANGAN
CV. PURWA WISESA
CV. PURWA WISESA sebagai Badan Usaha Jasa Konstruksi bertanggung jawab penuh terhadap
hasil desain yang telah dilakukan. Apabila terjadi revisi desain, maka tanggung jawab revisi desain dan
dampaknya ada pada penyusun revisi.
Nganjuk, 2024
Konsultan Perencana
CV. PURWA WISESA
MEYDA ARDIANTO,ST
Direktur
1,2 Metode Pelaksanaan
Tabel 1. Metode Pelaksanaan
1,3 Identifikasi Bahaya, Pengendalian Risiko Pekerjaan
Memuat tabel identifikasi bahaya dan pengendalian risiko terhadap aktivitas pekerjaan
konstruksi sesuai hasil perancangan yang dikonsultasikan dengan Petugas Keselamatan
K3 Konstruksi.
Tabel 2. Identifikasi Bahaya dan Pengendalian Resiko
DAMPAK/ KRITERIA
NO URAIAN PEKERJAAN METODE PEKERJAAN BAHAYA UTAMA PENETAPAN PENGENDALIAN RESIKO
RESIKO RESIKO
Proses Pembersihan Areal 1.Barikade /batas area kerja
Yang Akan dilakukan 2.Menggunakan Sarung Tangan
Pek. Pembersihan dan • Terpeleset
1 Pekerjaan Dari Benda Yang Cidera Ringan 3.Mengunakan Sepatu safety
Perataan Lahan • Terpapar Debu
Masih Ada Di lokasi 4.Pakai helm
Pekerjaan. 5.Pakai masker
Proses Pemasangan Papan 1.Barikade /batas area kerja
nama yang Mencamtumkan • Tergores Material 2.Menggunakan Sarung Tangan
Pekerjaan Pasang Papan
2 Informasi Proyek terkain Papan Nama Cidera Ringan 3.Mengunakan Sepatu safety
Nama Proyek
kontrak dan masa • Terpapar Debu 4.Pakai helm
pelaksanaan 5.Pakai masker
1.Barikade /batas area kerja
Proses Membongkar • Terpeleset 2.Menggunakan Sarung Tangan
Pekerjaan Pembongkaran
3 Bangunan Existing sesuai • Terpapar Debu Cidera Sedang 3.Mengunakan Sepatu safety
Bangunan Existing
dengan rencana pelaksanaan • Tertimbun Bongkaran 4.Pakai helm
5.Pakai masker
Proses Pengukuran Areal 1.Barikade /batas area kerja
• Terpeleset
Pekerjaan dengan 2.Menggunakan Sarung Tangan
Pekerjaan Pengukuran dan • Tergores Material dari
4 Menggunakan Uitzet + Cidera Ringan 3.Mengunakan Sepatu safety
Bowplank Bowplank
Bowplank Sesuai Batas yang 4.Pakai helm
• Terpapar Debu
Ditentukan 5.Pakai masker
• Terpeleset
• Terpapar Debu
1.Barikade /batas area kerja
• Tertimpa Material
Pekerjaan Pembuangan Bekas Proses Memindahkan 2.Menggunakan Sarung Tangan
Bongkaran
5 Pembersihan Keluar Lokasi Material Bekar Bongkaran Cidera Sedang 3.Mengunakan Sepatu safety
• Menimbulkan Debu
Proyek Keluar Area Proyek 4.Pakai helm
dan Material
5.Pakai masker
Bongkaran Keluar Area
Pekerjaan
Menentukan batas-batas
• Tertimbun Tanah
penggalian & kedalaman 1.Pasang rambu peringatan
Galian
rencana, dilanjutkan dengan 2.Pasang rambu informasi
• Tersengat Aliran
proses penggalian dan pada 3.Pakai helm
6 Galian Tanah Listrik Bawah Tanah Cidera Sedang
akhir pekerjaan dilakukan 4.Pakai sepatu safety
• Kekurangan Oksigen
proses merapikan areal galian 5.Pakai sarung tangan
• Menghirup Gas
dengan menggunakan alat 6.Pakai masker
Beracun
bantu
• Tertimbun Tanah
Pekerjaan timbunan atau 1.Pasang rambu peringatan
Urugan
urugan tanah kembali 2.Pasang rambu informasi
• Tersengat Aliran
dipadatkan dilaksanakan 3.Pakai helm
7 Urugan Tanah Kembali Listrik Bawah Tanah Cidera Ringan
dengan metode kerja sesuai 4.Pakai sepatu safety
• Kekurangan Oksigen
dengan spesifikasi teknis yang 5.Pakai sarung tangan
• Menghirup Gas
telah ditentukan 6.Pakai masker
Beracun
Proses pekerjaan
pengurugan yang 1.Pasang rambu peringatan
• Tertimbun
ditempatkan di permukaan 2.Pasang rambu informasi
Urugan Pasir
Urugan Pasir Bawah lubang pondasi yang digali, 3.Pakai helm
8 • Tergores Besi Pondasi Cidera Ringan
Pondasi berfungsi menstabilkan 4.Pakai sepatu safety
• Terpapar Debu
permukaan tanah asli dan 5.Pakai sarung tangan
• Terpeleset
menyebarkan beban secara 6.Pakai masker
merata
Urugan Tanah Padat • Terluka terkena 1.Pasang rambu peringatan
Peninggian lantai dilakukan material batu dan alat 2.Pasang rambu informasi
setelah melakukan kerja 3.Pakai helm
9 Urugan Urugan Tanah Padat Cidera Ringan
pemasangan pondasi ,untuk • Terpapar Debu 4.Pakai sepatu safety
peninggian lantai setebal yang • Tertimbun Material 5.Pakai sarung tangan
telah ditentukan Urugan 6.Pakai masker
1.Pasang rambu peringatan
Proses pekerjaan pengurugan 2.Pasang rambu informasi
• Terluka terkena alat
permukaan tanah asli 3.Pakai helm
10 Urugan Pasir Bawah Lantai kerja Cidera Ringan
menggunakan pasir sebelum 4.Pakai sepatu safety
• Terpapar Debu
pemasangan keramik lantai 5.Pakai sarung tangan
6.Pakai masker
Pasang patok dan leveling
lantai kerja yang dibutuhkan
sebagai pola untuk
menentukan ketebalan,
• Debu semen dan
setelah itu adukan lantai kerja 1.Pasang rambu peringatan
pasir yang dapat
diratakan dengan 2.Pasang rambu informasi
menyebabkan
menggunakan cangkul 3.Pakai helm
11 Rabat Lantai Kerja gangguan pernapasan Cidera Ringan
maupun sendok 4.Pakai sepatu safety
• Terpeleset
adukan/raskam hingga 5.Pakai sarung tangan
• Tergores Material
ketinggian yang telah 6.Pakai masker
Benangan
ditentukan dengan cara
melaksanakan tarikan benang
dari patok level satu dengan
yang lainnya
1.Pasang rambu peringatan
• Debu semen dan
2.Pasang rambu informasi
Proses pekerjaan rabat bawah pasir yang dapat
3.Pakai helm
12 Rabat Bawah Lantai lantai sesuai dengan menyebabkan Cidera Ringan
4.Pakai sepatu safety
ketentuan gangguan pernapasan
5.Pakai sarung tangan
• Terpeleset
6.Pakai masker
• Pekerja tertimpa besi
tulangan pada saat
Pekerjaan Pemasangan Beton
pemindahan maupun
Pile Caps merupakan suatu
saat proses
cara mengikat pondasi
penulangan
sebelum didirikan kolom 1.Pasang rambu peringatan
• Pekerja terjepit besi
dibagian atasnya. 2.Pasang rambu informasi
tulangan saat proses
Pemasangan Pile Cap Cidera dan 3.Pakai helm
13 Beton Pile Caps pembengkokan dan Sedang
bertujuan agar lokasi kolom Trauma Fisik 4.Pakai sepatu safety
pabrikasi besi
benar-benar berada dititik 5.Pakai sarung tangan
• Terperosok diantara
pusat pondasi sehingga tidak 6.Pakai masker
lubang tulangan pile
menyebabkan eksentrisitas
cap
yang dapat menyebabkan
• Tangan terluka akibat
tambahan pada pondasi
terkena kawat
pengikat besi tulangan
Dalam proses pengecoran
pada cara pelaksanaan
pekerjaan strauss pile ini
adalah apabila lubang bor di • Terkena besi tulangan
1.Pasang rambu peringatan
penuhi dengan air maka • Terpapar material cor
2.Pasang rambu informasi
dalam pelaksanaannya harus • Debu semen dan
Cidera dan 3.Pakai helm
14 Beton strauss menggunakan pipa paralon pasir yang dapat Sedang
Trauma Fisik 4.Pakai sepatu safety
yang fungsinya untuk menyebabkan
5.Pakai sarung tangan
menghantar cor hingga ke gangguan pernapasan
6.Pakai masker
dasar lubang cor. Namun • Terpeleset
apabila lubang cor kering bisa
langsung memasukkan
adukan ke lubang.
Menyiapkan Papan Bekisting,
Besi Beton, Sepatu Kolom,
melakukan perakitan besi, • Terjatuh dari
pemasangan sabuk sloof pada ketinggian (material
bekisting, kemudian kayu bekisting 1.Pasang rambu peringatan
pemasangan pipa support keropos) 2.Pasang rambu informasi
untuk menjaga horizontal dari • Iritasi kulit terkena Cidera dan 3.Pakai helm
15 Beton Sloof Sedang
sloof terhadap kolom. Setelah percikan semen T r a u ma Fisik 4.Pakai sepatu safety
kompenen bekisting dan besi • Mata pekerja terkena 5.Pakai sarung tangan
serta celah bekisting percikan beton Pekerja 6.Pakai masker
dirapatkan maka dilakukan • terpapar getaran
pengecoran beton sesuai vibrator
dengan jenis beton yang
disetujui
Setelah pemasangan • Terjatuh dari
1.Pakai helm
kompenen bekisting dan besi ketinggian
2.Pakai Sepatu safety
serta celah bekisting • Tertimpa bekisting
Cidera dan 3.Pakai sarung tangan
16 Beton Kolom dirapatkan maka dilakukanlah • Tertimpa tulangan Sedang
Trauma Fisik 4.Pasang jaring pengaman
pengecoran beton sesuai kolom
5.Pakai rambu peringatan
dengan jenis beton yang • Tertimpa Material
6.Pakai kaca mata
disetujui Kolom
Setelah pemasangan • Terjatuh dari
1.Pakai helm
kompenen bekisting dan besi ketinggian
2.Pakai Sepatu safety
serta celah bekisting • Tertimpa bekisting
Cidera dan 3.Pakai sarung tangan
17 Beton Balok dirapatkan maka dilakukanlah • Tertimpa tulangan Sedang
Trauma Fisik 4.Pasang jaring pengaman
pengecoran beton sesuai kolom
5.Pakai rambu peringatan
dengan jenis beton yang • Tertimpa Material
6.Pakai kaca mata
disetujui Kolom
Setelah pemasangan • Terjatuh dari
1.Pakai helm
kompenen bekisting dan besi ketinggian
2.Pakai Sepatu safety
serta celah bekisting • Tertimpa bekisting
Cidera dan 3.Pakai sarung tangan
18 Beton Plat Dak dirapatkan maka dilakukanlah • Tertimpa tulangan Sedang
Trauma Fisik 4.Pasang jaring pengaman
pengecoran beton sesuai kolom
5.Pakai rambu peringatan
dengan jenis beton yang • Tertimpa Material
6.Pakai kaca mata
disetujui Kolom
• Terpeleset dan
Sebelum melakukan perakitan terjatuh
baja ringan, diperlukan • Tersengat listrik 1.Pakai helm
persiapan menyesuaikan • Tergores material baja 2.Pakai Sepatu safety
dengan gambar kerja. ringan Cidera dan 3.Pakai sarung tangan
19 Rangka Atap baja ringan Sedang
ukuran harus benar presisi • Tertimpa Material Trauma Fisik 4.Pasang jaring pengaman
dengan menggunakan baja ringan Saat 5.Pakai rambu peringatan
mal/penggaris supaya Erection 6.Pakai kaca mata
potongan lebih akurat. • Terjepit Material baja
ringan Saat Erection
Setelah seluruh kuda-kuda
baja ringan terpasang dengan
benar (setting) dilanjutkan 1.Pakai helm
• Terpeleset dan
dengan pemasangan penutup 2.Pakai Sepatu safety
terjatuh
atap yaitu menggunakan Atap Cidera dan 3.Pakai sarung tangan
20 Pas. Penutup Atap Metal Roof • Tersengat listrik Sedang
Metal Roof. Sebelum penutup Trauma Fisik 4.Pasang jaring pengaman
• Tergores material
atap dipasang, semua 5.Pakai rambu peringatan
rangka atap
kemiringan atap dan 6.Pakai kaca mata
kelurusan akhiran reng serta
kuda-kuda diperiksa ulang.
kalsiplank dipasang
memanjang sesuai dengan 1.Pakai helm
kebutuhan atap dan sesuai • Terpeleset dan 2.Pakai Sepatu safety
dengan gambar kerja. hal terjatuh 3.Pakai sarung tangan
21 Pas. Kalsiplank Cidera Sedang
yang perlu diperhatikan yaitu • Tergores material 4.Pasang jaring pengaman
jarak antara sekrup yang rangka kalsiplank 5.Pakai rambu peringatan
dipasang pada kalsiplank 6.Pakai kaca mata
sebaiknya tidak terlalu jauh.
Sebelum dilakukan perkerjaan
• Gangguan Pernafasan 1.Pakai helm
pemasangan bata merah
• Kejatuhan Material 2.Pakai Sepatu safety
dilakukan perendaman bata
Bata • Terjepit 3.Pakai sarung tangan
22 Pas. Bata Merah terlebih dahulu dan membuat Cidera Sedang
Material Bata 4.Pasang jaring pengaman
marking jalu-jalur dinding dua
• Iritasi kulit terkena 5.Pakai rambu peringatan
sisi. Setelah itu baru dilakukan
percikan semen 6.Pakai kaca mata
pemasangan bata.
Sebelum melakukan
1.Pasang rambu peringatan
pekerjaan plesteran,
• Terpeleset 2.Pasang rambu informasi
pasangan bata merah disiram
• Gangguan Pernafasan 3.Pakai helm
23 Plesteran Dinding atau dibasahi dengan air. Cidera Ringan
• Iritasi kulit terkena 4.Pakai sepatu safety
Selanjutnya adukan plesteran
percikan semen 5.Pakai sarung tangan
dapat dilakukan secara
6.Pakai masker
merata.
Acian dapat dilaksanakan
1.Pasang rambu peringatan
setelah permukaan plesteran
• Terpeleset 2.Pasang rambu informasi
sudah kering (cukup umur).
• Gangguan Pernafasan 3.Pakai helm
24 Acian Dinding Permukaan plesteran sebelum Cidera Ringan
• Iritasi kulit terkena 4.Pakai sepatu safety
di aci telebih dahulu disiram
percikan semen 5.Pakai sarung tangan
air untuk memperoleh hasil
6.Pakai masker
acian yang halus
1.Pasang rambu peringatan
2.Pasang rambu informasi
• Terpeleset
Pengerjaan Benangan Dinding 3.Pakai helm
25 Benangan Dinding • Tergores Material Cidera Ringan
Sesuai Batas yang Ditentukan 4.Pakai sepatu safety
Benangan
5.Pakai sarung tangan
6.Pakai masker
• Terkena Alat 1.Pasang rambu peringatan
Pemasangan Granite 2.Pasang rambu informasi
Pemasangan Granite Lantai • Tergores Material 3.Pakai helm
26 Pasang Granite Lantai Cidera Sedang
Sesuai Batas yang Dtentukan Granite 4.Pakai sepatu safety
• Gangguan telinga 5.Pakai sarung tangan
karena bising 6.Pakai masker
• Mata terkena
serpihan plafond
Setelah rangka hollow • Pekerja tergores
1.Pakai helm
terpasang dengan benar, rata material
2.Pakai Sepatu safety
dan kuat serta instalasi ME • Pekerja tersengat
Pemasangan Plafond 3.Pakai sarung tangan
27 sudah terpasang maka arus listrik Cidera Sedang
Kalsiboard 4.Pasang jaring pengaman
lembaran kalsiboard dapat • Pekerja terjatuh dari
5.Pakai rambu peringatan
dipasang, kemudian cek ketinggian
6.Pakai kaca mata
leveling plafond • Kebisingan saat
pemasangan paku
ramset
• Mata terkena
serpihan plafond
Setelah rangka hollow • Pekerja tergores
1.Pakai helm
terpasang dengan benar, rata material
2.Pakai Sepatu safety
dan kuat serta instalasi ME • Pekerja tersengat
Pemasangan Plafond 3.Pakai sarung tangan
28 sudah terpasang maka arus listrik Cidera Sedang
Gypsumboard 4.Pasang jaring pengaman
lembaran Gypsumboard • Pekerja terjatuh dari
5.Pakai rambu peringatan
dapat dipasang, kemudian cek ketinggian
6.Pakai kaca mata
leveling plafond • Kebisingan saat
pemasangan paku
ramset
• Debu
Cek kerapihan dan kerataan 1.Pakai helm
• Terluka terkena paku
bidang plafond kemudian 2.Pakai Sepatu safety
• Mata terkena
Pasang Rangka Plafond tutup sambungan antara 3.Pakai sarung tangan
29 serpihan material Cidera Sedang
Hollow panel gypsum dengan paper 4.Pasang jaring pengaman
• Terluka terkena mesin
tape dan compound lalu 5.Pakai rambu peringatan
peotong
diampelas 6.Pakai kaca mata
• Terjatuh
1.Pakai helm
2.Pakai Sepatu safety
• Terpeleset, Terjatuh
Pemasangan List Gypsum 3.Pakai sarung tangan
30 Pemasangan List Gypsum dan Terbentur Cidera Sedang
Sesuai Batas yang Ditentukan 4.Pasang jaring pengaman
• Terkena material List
5.Pakai rambu peringatan
6.Pakai kaca mata
• Gangguan Pernafasan
1.Pasang rambu peringatan
akibat menghirup zat
2.Pasang rambu informasi
Pekerjaan Pengecatan Dinding kimia dari cat
3.Pakai helm
31 Finishing Cat Dinding Interior Interior Sesuai Batasan yang • Terpeleset, Terjatuh Cidera Ringan
4.Pakai sepatu safety
ditentukan dan Terbentur
5.Pakai sarung tangan
• Iritasi terkena zat
6.Pakai masker
kimia dari cat
• Gangguan Pernafasan
1.Pasang rambu peringatan
akibat menghirup zat
2.Pasang rambu informasi
Pekerjaan Pengecatan Dinding kimia dari cat
3.Pakai helm
32 Finishing Cat Dinding Eksterior Eksterior Sesuai Batasan yang • Terpeleset, Terjatuh Cidera Ringan
4.Pakai sepatu safety
ditentukan dan Terbentur
5.Pakai sarung tangan
• Iritasi terkena zat
6.Pakai masker
kimia dari cat
• Gangguan Pernafasan
1.Pasang rambu peringatan
akibat menghirup zat
2.Pasang rambu informasi
kimia dari cat
Pekerjaan Pengecatan Plafond 3.Pakai helm
33 Finishing Cat Plafond • Terpeleset, Terjatuh Cidera Ringan
Sesuai yang ditentukan 4.Pakai sepatu safety
dan Terbentur
5.Pakai sarung tangan
• Iritasi terkena zat
6.Pakai masker
kimia dari cat
1,4 Tabel Penetapan Resiko
Memuat tabel Penetapan Resiko Pada Setiap aktivitas pekerjaan
Uraian Kegiatan : Tahapan kegiatan pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan pekerjaan rutin dan non-rutin
Menetapkan karakteristik kondisi bahaya / tindakan bahaya terhadap aktivitas
Identifikasi Bahaya :
pelaksanaan konstruksi sesuai dengan peraturan terkait
Paparan /konsekuensi yang timbul akibat kondisi bahaya dan tindakan bahaya terhadap
Dampak / Risiko :
aktivitas pelaksanaan konstruksi
Kegiatan yang dapat mengendalikan baik mengurangi maupun menghilangkan dampak
Pengendalian Risiko :
bahaya yang timbul
Rencana Tindakan : Kegiatan tindak lanjut dalam rangka memenuhi pengendalian risiko yang akan dilakukan
Tabel 3. Penetapan Resiko Pekerjaan
ORANG HARTA BENDA LINGKUNGAN KESELAMATAN UMUM
NO PEKERJAAN BERESIKO IDENTIFIKASI BAHAYA
K A TR=KxA K A TR=KxA K A TR=KxA K A TR=KxA
Pek. Pembersihan dan • Terpeleset
1 1 2 2 1 3 3 1 3 3 2 3 6
Perataan Lahan • Terpapar Debu
• Tergores Material Papan
Pekerjaan Pasang Papan
2 Nama 1 2 2 1 3 3 1 3 3 2 2 4
Nama Proyek
• Terpapar Debu
• Terpeleset
Pekerjaan Pembongkaran
3 • Terpapar Debu 1 4 4 2 4 8 2 4 8 2 4 8
Bangunan Existing
• Tertimbun Bongkaran
• Terpeleset
Pekerjaan Pengukuran dan • Tergores Material dari
4 1 3 3 1 4 4 1 4 4 2 3 6
Bowplank Bowplank
• Terpapar Debu
• Terpeleset
• Terpapar Debu
Pekerjaan Pembuangan Bekas
• Tertimpa Material Bongkaran
5 Pembersihan Keluar Lokasi 1 3 3 1 3 3 1 3 3 2 3 6
• Menimbulkan Debu dan
Proyek
Material Bongkaran Keluar
Area Pekerjaan
• Tertimbun Tanah Galian
• Tersengat Aliran Listrik
6 Galian Tanah Bawah Tanah 2 3 6 1 4 4 1 4 4 2 4 8
• Kekurangan Oksigen
• Menghirup Gas Beracun
• Tertimbun Tanah Urugan
• Tersengat Aliran Listrik
7 Urugan Tanah Kembali Bawah Tanah 2 3 6 2 3 6 2 2 4 1 4 4
• Kekurangan Oksigen
• Menghirup Gas Beracun
• Tertimbun
Urugan Pasir
Urugan Pasir Bawah
8 • Tergores Besi Pondasi 1 3 3 1 3 3 2 2 4 1 3 3
Pondasi
• Terpapar Debu
• Terpeleset
• Terluka terkena material batu
dan alat kerja
9 Urugan Urugan Tanah Padat 2 3 6 2 2 4 2 2 4 1 3 3
• Terpapar Debu
• Tertimbun Material Urugan
• Terluka terkena alat kerja
10 Urugan Pasir Bawah Lantai 1 3 3 1 3 3 2 2 4 1 3 3
• Terpapar Debu
• Debu semen dan pasir yang
dapat menyebabkan
11 Rabat Lantai Kerja gangguan pernapasan 2 3 6 2 2 4 2 2 4 2 2 4
• Terpeleset
• Tergores Material Benangan
• Debu semen dan pasir yang
dapat menyebabkan
12 Rabat Bawah Lantai 2 3 6 2 2 4 2 2 4 2 2 4
gangguan pernapasan
• Terpeleset
• Pekerja tertimpa besi
tulangan pada saat
pemindahan maupun saat
proses penulangan
• Pekerja terjepit besi tulangan
13 Beton Pile Caps saat proses pembengkokan 2 3 6 2 4 8 2 4 8 2 3 6
dan pabrikasi besi
• Terperosok diantara lubang
tulangan pile cap
• Tangan terluka akibat terkena
kawat pengikat besi tulangan
• Terkena besi tulangan
• Terpapar material cor
• Debu semen dan pasir yang
14 Beton strauss 2 3 6 2 4 8 2 4 8 2 3 6
dapat menyebabkan
gangguan pernapasan
• Terpeleset
• Terjatuh dari ketinggian
(material kayu bekisting
keropos)
• Iritasi kulit terkena percikan
15 Beton Sloof 2 3 6 2 4 8 2 4 8 2 2 4
semen • Mata
pekerja terkena percikan
beton Pekerja
• terpapar getaran vibrator
• Terjatuh dari ketinggian
• Tertimpa bekisting
16 Beton Kolom 2 4 8 2 4 8 2 4 8 2 2 4
• Tertimpa tulangan kolom
• Tertimpa Material Kolom
• Terjatuh dari ketinggian
• Tertimpa bekisting
17 Beton Balok 2 4 8 2 4 8 2 4 8 2 2 4
• Tertimpa tulangan kolom
• Tertimpa Material Kolom
• Terjatuh dari ketinggian
• Tertimpa bekisting
18 Beton Plat Dak 2 4 8 2 4 8 2 4 8 2 2 4
• Tertimpa tulangan kolom
• Tertimpa Material Kolom
• Terpeleset dan terjatuh
• Tersengat listrik
• Tergores material baja ringan
19 Rangka Atap baja ringan • Tertimpa Material baja ringan 2 4 8 2 4 8 2 4 8 2 2 4
Saat Erection
• Terjepit Material baja ringan
Saat Erection
• Terpeleset dan terjatuh
20 Pas. Penutup Atap Metal Roof • Tersengat listrik 2 4 8 2 4 8 2 4 8 2 2 4
• Tergores material rangka atap
• Terpeleset dan terjatuh
21 Pas. Kalsiplank • Tergores material rangka 2 4 8 2 4 8 2 4 8 2 2 4
kalsiplank
• Gangguan Pernafasan
• Kejatuhan Material Bata
22 Pas. Bata Merah • Terjepit Material Bata 2 4 8 2 2 4 2 2 4 2 2 4
• Iritasi kulit terkena percikan
semen
• Terpeleset
• Gangguan Pernafasan
23 Plesteran Dinding 1 3 3 1 3 3 1 3 3 2 2 4
• Iritasi kulit terkena percikan
semen
• Terpeleset
• Gangguan Pernafasan
24 Acian Dinding 1 3 3 1 3 3 1 3 3 2 2 4
• Iritasi kulit terkena percikan
semen
• Terpeleset
25 Benangan Dinding 1 3 3 1 3 3 1 3 3 2 2 4
• Tergores Material Benangan
• Terkena Alat Pemasangan
Granite
26 Pasang Granite Lantai • Tergores Material Granite 2 3 6 2 3 6 2 3 6 2 3 6
• Gangguan telinga karena
bising
• Mata terkena serpihan
plafond
• Pekerja tergores material
Pemasangan Plafond • Pekerja tersengat arus listrik
27 2 3 6 2 4 8 2 3 6 2 3 6
Kalsiboard • Pekerja terjatuh dari
ketinggian
• Kebisingan saat pemasangan
paku ramset
• Mata terkena serpihan
plafond
• Pekerja tergores material
Pemasangan Plafond • Pekerja tersengat arus listrik
28 2 3 6 2 4 8 2 3 6 2 3 6
Gypsumboard • Pekerja terjatuh dari
ketinggian
• Kebisingan saat pemasangan
paku ramset
• Debu
• Terluka terkena paku
• Mata terkena serpihan
29 Pasang Rangka Plafond Hollow material 2 3 6 2 4 8 2 3 6 2 3 6
• Terluka terkena mesin
peotong
• Terjatuh
• Terpeleset, Terjatuh dan
30 Pemasangan List Gypsum Terbentur 2 3 6 2 4 8 2 3 6 2 3 6
• Terkena material List
• Gangguan Pernafasan akibat
menghirup zat kimia dari cat
• Terpeleset, Terjatuh dan
31 Finishing Cat Dinding Interior 1 3 3 1 3 3 1 3 3 1 3 3
Terbentur
• Iritasi terkena zat kimia dari
cat
• Gangguan Pernafasan akibat
menghirup zat kimia dari cat
• Terpeleset, Terjatuh dan
32 Finishing Cat Dinding Eksterior 1 3 3 1 3 3 1 3 3 1 3 3
Terbentur
• Iritasi terkena zat kimia dari
cat
• Gangguan Pernafasan akibat
menghirup zat kimia dari cat
• Terpeleset, Terjatuh dan
33 Finishing Cat Plafond 1 3 3 1 3 3 1 3 3 1 3 3
Terbentur
• Iritasi terkena zat kimia dari
cat
Catatan :
K : Kekerapan
A : Akibat (keparahan)
Tingkat Resiko:
Nilai 1-3 = Risiko kecil
Nilai 4-6 = Risikosedang
Nilai 7-9 = Risiko tinggi
1,5 Peraturan Perundang-undangan dan Standar
Sumber daya, struktur organisasi dan pertanggungjawaban pimpinan puncak harus
mengambil tanggung jawab utama untuk K3 dan sistem manajemen K3. Menjamin setiap
karyawannya yang terlibat dalam pekerjaan yang memiliki risiko pekerjaan K3 yang memiliki
kompetensi atas dasar pendidikan, pelatihan atau pengalaman yang sesuai.
Dalam kaitannya dengan bahaya K3 dan SMK3, Penyedia Jasa harus membuat, menerapkan
dan memelihara prosedur untuk komunikasi intern, pemasok, sub kontraktor, dan menerima
serta mendokumentasikan juga menanggapikritikdansaran dari pihak luar terkait.
Dokumentasi meliputi kebijakan dan sasaran K3, uraian lingkup SMK3, unsur utama dari
SMK3 dan kaitannya, acuan dan rekaman yang diperlukan.
Pengelolaan dokumen harus memenuhi yang diperlukan oleh SMK3, Penyedia Jasa harus
membuat, menerapkan dan memelihara prosedur, untuk menyetujui, mengkaji ulang,
meyimpan dan memastikan versi terbaru dari dokumen yang dipakai.
Penyedia Jasa harus menentukan jenis kegiatan yang bahayanya telah diidentifikasi,
dan pada pelaksanaannya dianggap perlu untuk melakukan pengendalian operasional untuk
mengelola risiko K-3. Membuat, mengidentifikasi, menerapkan dan memelihara prosedur
pada situasi darurat
Tabel 3. Penetapan Resiko Pekerjaan
NO PENGENDALIAN RESIKO KLAUSUL/PASAL
1 Jasa Kontruksi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017
2 Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018
Pedoman Sistem Manajemen Keselamatan
3 Peraturan Menteri PUPR Nomor 21/PRT/M/2019
Konstruksi
4 Standar dan Pedoman Pengadaan Jasa Konstruksi Peraturan Menteri PUPR Nomor 07/PRT/M/2019
Petunjuk Teknis Biaya Penyelenggaraan Sistem
5 Surat Edaran Menteri PUPR Nomor 11/SE/M/2019
Manajemen Keselamatan Konstruksi
1,6 Rancangan Panduan Keselamatan Pengoperasian dan
Pemeliharaan Konstruksi Bangunan
Konsultansi Konstruksi Perancangan menjelaskan secara naratif metode operasi dan
pemeliharaan bangunan gedung atau sipil, sesuai paket pekerjaan yang sedang dirancang.
1,7 Pernyataan Penetapan Tingkat Risiko Keselamatan Konstruksi
A. DATA UMUM
Pembangunan Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan (BPPK)
Nama Paket Pekerjaan :
Jatikalen
Lokasi Pekerjaan : Kecamatan Jatikalen Kabupaten Nganjuk
Tingkat Risiko Orang : 2,606
Harga Penilaian Perancangan Tingkat Risiko Harta Benda : 2,742
:
(Estimate Engineer) TingkatRisikoLingkungan : 2,621
Tingkat Risiko Keselamatan Umum : 2,333
Nama Konsultan : CV. PURWA WISESA
Maka dengan ini menetapkan bahwa tingkat Risiko Keselamatan Konstruksi untuk paket
pekerjaan sebagaimana dimaksud di atas adalah:
RISIKO KESELAMATAN KONSTRUKSI (BESAR//SEDANG//KECIL)*
Pekerjaan yang mengalami tingkat resiko paling besar/tinggi adalah pekerjaan
pemasangan Rangka Atap Baja Ringan dan Penutup Atap bangunan.
*Coret yang tidak perlu
Jabatan : DIREKTUR
Nama : MEYDA ARDIANTO,ST
Tanda Tangan :
Keterangan :
Risiko yang dimaksud adalah Risiko Keselamatan Konstruksi untuk menentukan kebutuhan
Petugas Keselamatan K3 Konstruksi, tidak untuk menentukan kompleksitas atau
segmentasi pasar Jasa Konstruksi.
2 DUKUNGAN KESELAMATAN KONSTRUKSI
2,1 Biaya Keselamatan Konstruksi
Perhitungan Biaya penerapan SMKK.
Tabel 4. Biaya Pelaksanaan SMK3
PEKERJAAN PENDAHULUAN
NO PEKERJAAN VOLUME SATUAN HARGA SATUAN TOTAL
Mobilisasi K3 (Keselamatan dan Kesehatan
1 1,00 Ls Rp 2 .500.000,00 Rp 2 .500.000,00
Kerja)
2,2 Kebutuhan Personil K3 Konstruksi
a. Jumlah Tenaga Kerja Konstruksi
Memuat daftar tenaga kerja konstruksi yang melaksanakan pekerjaan konstruksi.
Tabel 5. Jumlah Tenaga Kerja Konstruksi
NO JABATAN JUMLAH PERSONEL
1 Petugas Keselamatan K3 Konstruksi 1,00
2 Ahli Sipil 0,00
3 Ahli Mekanikal 0,00
4 Ahli Elektrikal 0,00
5 Ahli Arsitek 0,00
6 Mandor 1,00
7 Tenaga Kerja Terampil (Tukang) 3,00
8 Asisten Tukang 6,00
*yang dimaksud biaya personel di dalamnya telah termasuk biaya penerapan SMKK.| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 11 June 2019 | Rekonstruksi Jalan Baron -Gareman (022) (Did 2019) | Pemerintah Daerah Kabupaten Nganjuk | Rp 1,386,400,000 |
| 9 June 2023 | Pemeliharaan Bendung Dan Bangunan Pengairan Lainnya (Dam Gondosuli) | Kab. Nganjuk | Rp 1,100,000,000 |
| 25 August 2015 | Pembangunan Pasar Wage III (Dak 2013) | Pemkab Nganjuk | Rp 891,987,300 |
| 17 June 2017 | Peningkatan Saluran Sekunder Kedungkudi (Dak) | Pemerintah Daerah Kabupaten Nganjuk | Rp 425,400,000 |
| 4 August 2023 | Penataan Gapura Kertosono | Kab. Nganjuk | Rp 400,000,000 |
| 4 August 2023 | Penataan Gapura Wilangan | Kab. Nganjuk | Rp 400,000,000 |
| 28 May 2018 | Rehabilitasi Dam Rowo | Kab. Nganjuk | Rp 339,900,000 |
| 28 August 2025 | Pembangunan Sistem Drainase Lingkungan Desa Sekaran, Kec. Loceret | Kab. Nganjuk | Rp 282,000,000 |
| 4 August 2017 | Pavingisasi Lingkungan Kelurahan Kapas (Pik) | Pemerintah Daerah Kabupaten Nganjuk | Rp 235,000,000 |