Uraian Pekerjaan PEMELIHARAAN JALAN PERJUANGAN PULO GADUNG BLOK H RT 55 RW
10 KEL KARYA BARU KEC
1. Pendahuluan
Infrastruktur jalan memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan mobilitas
masyarakat, terutama di kawasan perkotaan dengan intensitas lalu lintas yang tinggi. Penggunaan
perkerasan beton semen (rigid pavement) dinilai lebih tahan lama dan mampu menahan beban lalu
lintas berat dibandingkan dengan perkerasan lentur (flexible pavement).
Dalam konteks Kota Palembang, peningkatan jalan lingkungan merupakan salah satu prioritas
pembangunan untuk mendukung kelancaran transportasi lokal, memperbaiki aksesibilitas, dan
menurunkan biaya operasional kendaraan. PEMELIHARAAN JALAN PERJUANGAN PULO
GADUNG BLOK H RT 55 RW 10 KEL KARYA BARU KEC menghubungkan dengan Jalan Lintas
Sumatera
Lingkup pekerjaan dalam proyek ini meliputi mobilisasi, pengelolaan keselamatan dan kesehatan kerja
(K3), pemasangan papan nama proyek, perkerasan beton semen mutu K-300, serta pelaksanaan laburan
aspal pasir.
2. Metode Pelaksanan
2.1 Lingkup Pekerjaan
Pekerjaan konstruksi ini mencakup:
1. Mobilisasi peralatan dan material.
2. Penerapan sistem keselamatan dan kesehatan kerja (K3).
3. Pemasangan papan nama proyek.
4. Perkerasan beton semen dengan volume 151,32 m³ menggunakan mutu K-300.
5. Pelaksanaan laburan aspal pasir dengan luas 1261 m².
6. Kegiatan pendukung berupa laporan, uji petik mutu, dan dokumentasi pekerjaan.
2.2 Material Konstruksi
Material utama yang digunakan meliputi: semen Portland tipe I (SNI 2049), agregat kasar (batu pecah,
abrasi ≤ 40%), agregat halus (pasir bersih dengan FM 2,3–3,1), air layak minum, beton ready mix K-
300 dengan fc’ = 24,9 MPa pada 28 hari, bekisting kayu keras tebal ≥2,5 cm, aspal penetrasi 60/70,
serta pasir buras kering.
2.3 Peralatan
Peralatan utama yang digunakan meliputi: truck mixer, vibrator beton, stamper, plate compactor, asphalt
sprayer, water tank, serta peralatan manual finishing.
2.4 Proses Konstruksi
Proses konstruksi dilakukan melalui tahapan berikut:
a. Mobilisasi peralatan dan material.
b. Perbaikan pondasi agregat dengan pemadatan ≥95% Modified Proctor Density.
c. Pemasangan bekisting kayu keras dengan kerapatan dan kekokohan yang sesuai.
d. Pengecoran beton ready mix K-300 menggunakan truck mixer dan vibrator mekanis.
e. Finishing permukaan dengan metode brooming.
f. Curing selama minimal 7 hari dengan penyiraman air, karung basah, atau curing compound.
g. Pelaksanaan laburan aspal pasir dengan penyemprotan aspal panas dan penaburan pasir kering
secara merata.
3. Hasil (Output)
Hasil pelaksanaan pekerjaan menunjukkan bahwa perbaikan lapis pondasi agregat kelas B mampu
meningkatkan stabilitas tanah dasar dan memberikan daya dukung yang baik bagi perkerasan beton. Uji
kepadatan lapangan menunjukkan hasil ≥95% MDD sesuai spesifikasi.
Perkerasan beton semen K-300 dengan panjang 308 m, lebar 4,5 m dan 4 m, dan tebal 12 cm (volume
151,32 m³) menunjukkan kualitas baik. Hasil uji slump 7–12 cm dan kuat tekan silinder umur 28 hari
≥24,9 MPa membuktikan mutu beton sesuai standar.
Laburan aspal pasir seluas 1261 m² berhasil meningkatkan ketahanan aus permukaan serta memberikan
lapisan pelindung terhadap penetrasi air. Hasil pengamatan menunjukkan permukaan jalan lebih rata
dan nyaman dilalui kendaraan.
Aspek K3 berjalan sesuai rencana, pekerja menggunakan APD lengkap, dan pemasangan rambu lalu
lintas sementara mencegah kecelakaan kerja maupun gangguan pada lalu lintas sekitar proyek.
Secara keseluruhan, pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 Revisi 2
dan standar nasional, menghasilkan struktur jalan yang kuat, stabil, serta berdaya tahan tinggi.
4. Jadwal Waktu Pelaksanaan
Pelaksanaan pekerjaan ini direncanakan selama 40 hari kalender. Jadwal kegiatan utama ditunjukkan
pada tabel berikut:
Palembang, 02 November 2025
Ditetapkan oleh
Pejabat Pembuat Komitmen
Ir. Muhamad Taufik Costarico, ST., MT