| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0019746619122000 | Rp 668,824,800 | 96.75 | 97.4 | - | |
| 0012197125124000 | Rp 668,824,800 | 92.6 | 95.04 | - | |
| 0210448247122000 | - | - | - | - | |
| 0011281458121000 | - | - | - | Tidak masuk ambang batas kualifikasi | |
| 0027449727121000 | - | - | - | Tidak Hadir Pada Saat Pembuktian | |
| 0015319791121000 | - | - | - | Tidak Hadir Pada Saat Pembuktian | |
| 0211518147124000 | - | - | - | Tidak Hadir Pembuktian | |
| 0019749290124000 | - | - | - | - | |
CV Barra Sinergi | 09*2**1****25**0 | - | - | - | - |
CV Bina Energi Konsultan | 06*9**9****21**0 | - | - | - | - |
| 0014308399124000 | - | - | - | - | |
| 0018518100117000 | - | - | - | - | |
| 0812056133124000 | - | - | - | - | |
CV Sazi Bertuah | 08*4**3****14**0 | - | - | - | - |
| 0018720078113000 | - | - | - | - |
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Gedung Wharen Huis merupakan salah satu bangunan bersejarah yang memiliki nilai
arsitektur tinggi dan telah ditetapkan sebagai Bangunan Cagar Budaya. Bangunan ini
mencerminkan gaya arsitektur kolonial Belanda yang khas dan memiliki signifikansi
historis bagi perkembangan kota. Seiring berjalannya waktu, kondisi fisik bangunan
mengalami penurunan kualitas yang memerlukan upaya Pembangunan Sarana Dan
Prasarana untuk mengembalikan keasliannya sekaligus mengadaptasikan fungsinya sesuai
kebutuhan masa kini dengan tetap mempertahankan nilai-nilai heritage yang ada.
Gedung Wharen Huis merupakan bangunan dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 11
Tahun 2010 tentang Cagar Budaya dan SK Walikota Medan Nomor 433/28.K/X/2021
tanggal 28 Oktober 2021 tentang Bangunan, Situs, Kawasan dan Struktur Sebagai Cagar
Budaya Kota Medan Lampiran Keputusan dengan nomor dokumen 18/CB/B/2021 dengan
Nama Objek Cagar Budaya Eks. Kantor Departemen Tenaga Kerja dengan alamat Jalan
Ahmad Yani VII No. 32-Jalan Hindu. Sejalan dengan laju perubahan zaman dan gaya
arsitektur bangunan yang menyertainya, bangunan-bangunan yang ada sejak permulaan
terbentuknya kota Medan perlahan mulai hilang. Banyak bangunan dengan gaya arsitektur
yang unik dan signifikan hilang dan berganti dengan bangunan-bangunan komersial yang
hanya mengutamakan fungsi.
Gedung Wharen Huis, yang terletak di persimpangan Jalan Ahmad Yani dan Jalan
Hindu, merupakan salah satu bangunan Cagar Budaya yang dibangun pada tahun 1916 dan
diresmikan pada tahun 1919. Selama bertahun-tahun, gedung ini tidak mendapatkan
pemeliharaan yang memadai, sehingga kondisinya semakin memburuk dengan banyak
bagian yang lapuk dan berlumut. Sebagai usaha pelestarian dan perlindungan yang akan
menciptakan sebuah fungsi yang optimal dengan tetap melindungi ataupun memelihara
keaslian Gedung Wharen Huis sebagai Cagar Budaya Kota Medan, maka Pemerintah Kota
Medan melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang
Kota Medan merencanakan melakukan Pembangunan Sarana Dan Prasarana Gedung
Wharen Huis dengan tidak menyalahi teori dan peraturan yang berlaku terkait upaya
konservasi bangunan bersejarah.
Upaya merevitalisasikan Gedung Wharen Huis melalui pendekatan adaptive reuse
(proses estetika yang mengadaptasi bangunan untuk penggunaan baru dengan tetap
mempertahankan fitur historisnya) berupa penggunaan gedung ini dengan fungsi baru.
Tepatnya menjadikan gedung Wharen Huis ini sebagai museum/galeri sejarah Kota Medan.
Pemerintah Kota Medan telah melaksanakan Pembangunan Sarana Dan Prasarana
Gedung Wharen Huis pada tahun anggaran 2023 dan 2024 (Multi Years). Pada tahun 2025
Pemerintah Kota Medan menganggarkan kegiatan untuk memenuhi sarana dan prasarana
Pembangunan Sarana Dan Prasarana Gedung Wharen Huis agar dapat berfungsi secara
optimal sehingga gedung terawat dengan fungsi barunya, dimana pemberian fungsi baru
pada gedung tidak menyalahi teori yang berlaku pada upaya konservasi bangunan
bersejarah.
Setiap pelaksanaan konstruksi Pembangunan Sarana Dan Prasarana bangunan gedung
negara yang dilakukan oleh Penyedia Jasa Kontruksi harus mendapatkan Jasa Konsultansi
Supervisi secara teknis di lapangan, agar rencana teknis yang telah disiapkan dan digunakan
sebagai dasar pelaksanaan konstruksi dapat berlangsung operasional secara efektif. Jasa
Konsultansi Supervisi adalah layanan yang diberikan oleh Konsultan untuk mengawasi dan
memastikan bahwa pelaksanaan kegiatan konstruksi berjalan sesuai dengan rencana,
spesifikasi, dan standar yang telah ditetapkan. Dalam konteks Pembangunan Sarana Dan
Prasarana Gedung Wharen Huis, peran Jasa Konsultansi Supervisi menjadi sangat penting
untuk menjaga integritas dan nilai sejarah bangunan tersebut. Jasa Konsultansi Supervisi
bertanggung jawab untuk mengawasi kualitas, kuantitas, dan waktu pelaksanaan pekerjaan
agar sesuai dengan surat perjanjian kontrak kegiatan yang dilakukan oleh penyedia jasa
konstruksi. Konsultansi Supervisi juga berperan dalam memberikan rekomendasi dan solusi
terhadap masalah yang muncul selama proses Pembangunan Sarana Dan Prasarana .
Pelaksanaan pengawasan di lapangan harus dilakukan oleh penyedia Jasa Konsultansi
Supervisi yang kompeten dan dilakukan secara penuh tanggung jawab dengan
menempatkan tenaga ahli dilapangan sesuai kebutuhan dan kompleksitas pekerjaan. Kinerja
supervisi lapangan sangat ditentukan oleh kualitas dan intensitas supervisi yang secara
menyeluruh dapat melakukan kegiatannya berdasarkan Kerangka Acuan Kerja (KAK) yang
telah disepakati.
Jasa Konsultansi Supervisi ini dilaksanakan dengan menggunakan metode Anggaran
Tahun Tunggal yang anggarannya dialokasikan pada tahun 2025.
1.2 MAKSUD DAN TUJUAN
1.2.1 Maksud
Kerangka Acuan Kerja ini dimaksud sebagai petunjuk bagi Jasa Konsultansi
Supervisi yang membuat masukan, asas, kriteria dan proses yang harus dipenuhi atau
diperhatikan yang selanjutnya akan diinterpretasikan ke dalam pelaksana tugas
Supervisi. Melakukan pengawasan teknis terhadap pelaksanaan pekerjaan
Pembangunan Sarana Dan Prasarana Gedung Wharen Huis agar sesuai dengan
dokumen perencanaan, spesifikasi teknis, dan kaidah pelestarian cagar budaya.
Dengan melaksanakan Supervisi teknis komprehensif dalam proses Pembangunan
Sarana Dan Prasarana Gedung Wharen Huis untuk menjaga keaslian, integritas
arsitektural, dan nilai sejarah bangunan untuk menghasilkan keluaran yang optimal
sesuai Kerangka Acuan Kerja (KAK) ini. Berikut beberapa aspek yang termasuk di
dalam kegiatan Jasa Konsultansi supervisi ini, yaitu:
a. Pengawasan Kualitas Pembangunan
Supervisi bertujuan untuk memastikan bahwa semua aspek konstruksi memenuhi
standar kualitas yang telah ditetapkan. Ini mencakup pemeriksaan material, teknik
konstruksi, dan kesesuaian dengan desain yang telah disetujui.
b. Pemantauan Progres
Kegiatan supervisi juga dimaksudkan untuk memantau kemajuan pembangunan
secara berkala. Dengan demikian, setiap tahap dari kegiatan dapat dievaluasi
untuk memastikan bahwa kegiatan berjalan sesuai dengan jadwal yang telah
ditetapkan.
c. Identifikasi Masalah Dini
Melalui supervisi yang rutin, tim dapat mengidentifikasi potensi masalah atau
hambatan yang mungkin muncul dalam proses pembangunan. Ini memungkinkan
tindakan korektif diambil sebelum masalah tersebut berkembang menjadi lebih
serius.
1.2.2 Tujuan
Tujuan diselenggarakannya kegiatan Jasa Konsultansi Supervisi ini untuk dapat
melaksanakan pengendalian/pengawasan secara langsung pada pelaksanaan
Pembangunan Sarana Dan Prasarana Gedung Wharen Huis, sehingga pengendalian
terhadap pencapaian mutu (kuantitas dan kualitas), waktu biaya dan tertib