Renovasi Gedung Perpustakaan Lama Kampus I

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10441369000
Date: 2 October 2025
Year: 2025
KLPD: Kementerian Pertanian
Work Unit: Politeknik Pembangunan Pertanian Polbangtan Gowa
Procurement Type: Pekerjaan Konstruksi
Method: Pengadaan Langsung
Contract Type: Harga Satuan
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 197,000,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 197,000,000
Winner (Pemenang): CV Qalif Jaya
NPWP: 031875776805000
RUP Code: 60902398
Work Location: Polbangtan Gowa - Gowa (Kab.)
Participants: 1
Attachment
SPESIFIKASI  TEKNIS                               
                                                                         
                    PEKERJAAN   KONSTRUKSI                               
                                                                         
      POLITEKNIK PEMBANGUNAN  PERTANIAN (POLBANGTAN  ) GOWA              
                       TAHUN ANGGARAN  2025                              
                                                                         
 PAKET PEKERJAAN : RENOVASI GEDUNG PERPUSTAKAAN                          
                                                                         
 LOKASI         : KAMPUS I POLBANGTAN GOWA                               
                                                                         
                                                                         
A. SPESIFIKAS BAHAN BANGUNAN KONSTRUKSI                                  
   1. PEKERJAAN BETON                                                    
     a. Agregat                                                          
        Agregat harus terdiri dari gradasi-gradasi yang terhalus sampai kasar dan harus
        sesuai dengan persyaratan di dalam NI – 2 Bab 3.3, Bab 3.4 dan Bab 3.5. Agregat
        harus disimpan sedemikian rupa sehingga bebas dari kontaminasi oleh bahan-bahan
        yang dapat merusak. Agregat halus (pasir) dan agregat kasar (koral atau split) harus
        disimpan dalam tempat-tempat yang terpisah                       
     b. Semen                                                            
        Semen yang dipakai Semen Portland yang banyak beredar di makassar Kontraktor
        harus mengusahakan agar satu merk semen saja yang dipakai untuk seluruh
        pekerjaan beton. Semen ini harus dibawa ke tempat pekerjaan dalam zak yang
        tertutup oleh pabrik dan terlindung. Penyimpanannya harus dilaksanakan dalam
        tempat yang tidak terkena air (dengan lantai terangkat) dan ditumpuk dalam urutan
        pengiriman. Tinggi penumpukan tidak boleh lebih dari 2 m. Semen yang rusak atau
        tercampur apapun tidak boleh dipakai                             
     c. Pembesian                                                        
        pesifikasi pembesian ring balok pada umumnya meliputi ukuran tulangan utama
        (besi pokok) minimal diameter 10 mm , dan tulangan sengkang (begel) diameter 8
        mm jarak pemasangan sengkang 15 cm. Ukuran penampang ring balok umumnya
        adalah 12x20 cm                                                  
        Berikut adalah rincian spesifikasi pembesian ring balok:         
        1. Tulangan Utama (Besi Pokok):                                  
          Diameter: Minimal 10 mm atau 12 mm.                            
          Jumlah: Biasanya menggunakan 4 batang tulangan, 2 di bagian atas dan 2 di
          bagian bawah.                                                  
          Jenis: menggunakan besi polos                                  
        2. Tulangan Sengkang (Begel):                                    
          Diameter: 6 mm atau 8 mm.                                      
          Jarak: Pemasangan sengkang berjarak 15 cm.                     
          Bentuk: Sengkang bisa berbentuk lingkaran atau kotak, disesuaikan dengan
          kebutuhan desain.                                              
        3. Ukuran Penampang Ring Balok:                                  
          Rumah Satu Lantai: Umumnya 12x20 cm atau 20x20 cm.             
        4. Fungsi Ring Balok:                                            
          Mengikat dinding dan meratakan beban dari atap ke struktur di bawahnya.
          Menahan gaya horizontal akibat angin atau gempa. Sebagai perletakan konstruksi
          atap.                                                          
     d. Air                                                              
        Air yang dipakai untuk pengecoran harus bersih sesuai dengan persyaratan dalam NI
        – 2 Bab 3.6. Sebelum air untuk pengecoran dipergunakan, harus terlebih dahulu
        diperiksa pada Laboratorium Penelitian Masalah Air               
   2. PEKERJAAN DINDING PAS, BATA                                        
     Spesifikasi pekerjaan dinding bata meliputi pemilihan material, persiapan, pemasangan,
     dan finishing. Bata harus berkualitas baik, direndam air sebelum dipasang, dan dipasang
     dengan adukan semen dan pasir yang tepat. Pekerjaan juga harus memperhatikan
     kualitas air, ketebalan plesteran, dan keteraturan pasangan bata    
        a. Batu Bata:                                                    
          Pilih bata merah yang matang pembakaran, tidak mudah pecah atau hancur saat
          direndam air. Kualitas bata juga harus memenuhi standar kekuatan tekan
          minimum.                                                       
        b. Adukan (Semen dan Pasir):                                     
          Gunakan campuran 1 Pc : 4 Ps atau 1 Pc : 2 Ps, dengan perbandingan yang sesuai
          dengan kebutuhan dan jenis bata.                               
        c. Air:                                                          
                                                                         
          Gunakan air bersih, tawar, dan bebas dari bahan organik, minyak, asam, alkali,
          dan garam yang dapat merusak dinding.                          
        d. Pasir:                                                        
          Gunakan pasir halus, bersih dari lumpur dan butiran batu.      
                                                                         
   3. PEKERJAAN PENGECATAN                                               
     Spesifikasi pekerjaan pengecatan dinding mencakup persiapan permukaan, jenis cat,
     metode aplikasi, dan persyaratan kualitas hasil akhir. Persiapan meliputi pembersihan,
     perataan, dan pengaplikasian cat dasar. Jenis cat harus sesuai dengan jenis dinding
     (interior/eksterior) dan preferensi. Aplikasi dilakukan dengan kuas atau roller, dengan
     beberapa lapisan untuk hasil optimal. Kualitas akhir ditandai dengan permukaan rata,
     warna seragam, dan daya rekat yang baik.                            
     Detail Spesifikasi Pengecatan Dinding:                              
     1. Jenis Cat                                                        
        Pilih cat tembok yang sesuai untuk interior atau eksterior, misalnya cat berbasis air
        (emulsi) atau cat minyak.                                        
     2. Merek dan Warna                                                  
        Pilihan cat dengan merk SETARA MOWILEKS dan warna yang sesuai dengan
        preferensi Pihak Kantor.                                         
                                                                         
   4. PEKERJAAN PINTU DAN VENTILASI                                      
     Spesifikasi pekerjaan pintu Aluminium mencakup beberapa aspek penting, mulai dari
     material, ukuran, desain, hingga proses pemasangan. Pintu Aluminium, yang terbuat dari
     Aluminium dan Kaca, menawarkan keunggulan dalam ketahanan terhadap korosi dan
     umur pakai yang lebih Panjang.                                      
                                                                         
   5. PEKERJAAN ATAP KANOPI TERAS                                        
     Spesifikasi pekerjaan atap spandek mencakup beberapa hal penting, termasuk jenis
     bahan, ketebalan, dimensi, dan metode pemasangan. Atap spandek umumnya terbuat
     dari baja galvanis atau aluminium dengan campuran seng dan silikon, dengan ketebalan
     berkisar antara 0.35 mm. Pemasangan yang tepat, termasuk penggunaan Sekrup/paku
     yang sesuai dan pemasangan yang rata air, sangat penting untuk memastikan kekuatan
     dan ketahanan atap spandek.                                         
     Berikut adalah spesifikasi pekerjaan atap spandek yang lebih detail:
     A. Spandek Zincalume                                                
        1. Material:                                                     
          Atap Galvalum Spandek 0.30mm x 680mm x 6M AZ70                 
        2. Ukuran :                                                      
          •  Panjang ( Custom )                                          
          •  Lebar (W): 680mm                                            
          •  Tebal (t): 0.3mm                                            
                                                                         
     B. Rangka Kanopi                                                    
        1. Material :                                                    
          Besi Hollow Galvanis 4 x 4 dan 2 x 4                           
   6. PEKERJAAN PLAFOND                                                  
     1. Rangka Plafond                                                   
       a. B a h a n ;                                                    
         Untuk rangka plafond PVC dipakai rangka hollow galvanis dimana terdiri dari :
         • Suspension Rod                                                
         • Suspension Clip                                               
         • Suspension Bracket                                            
         • Wall Angle                                                    
         • Main Runner                                                   
         • Furing Chanel.                                                
     2. Plafond PVC                                                      
       a. Bahan ;                                                        
         Plafon PVC adalah material pengganti triplek atau kayu lapis yang digunakan
         sebagai penutup atap. Plafon memberikan batasan antara ruangan dengan atap.
         Produk ini dibuat dari material PVC (Polyvinyl Chloride) yang memiliki karakteristik
         lentur namun kuat. Bahan PVC ini dipilih karena sudah terkenal sangat awet karena
         memiliki daya tahan yang tinggi terhadap air, api, dan juga serangan rayap
   7. PEKERJAAN LANTAI                                                   
     a. Bahan                                                            
       Lantai Keramik yang digunakan di Lantai Ruangan Dalam :           
       Jenis : Keramik ( Permukaan Motif )                               
       Ukuran : 60 x 60 cm                                               
             : Motif Warna                                               
       • Keramik yang dipasang harus dalam keadaan baik, sama warna dan tidak cacat,
         keramik yang cacat akibat pemasangan harus diganti. Warna akan ditentukan
         kemudian oleh Pihak Pengguna.                                   
       • Keramik yang dipakai adalah keramik non slip kualitas terbaik.  
     Keramik yang dipasang harus dalam keadaan baik, sama warna dan tidak cacat, keramik
     yang cacat akibat pemasangan harus diganti. Warna akan ditentukan kemudian oleh
     Pihak Pengguna.                                                     
                                                                         
   8. PEKERJAAN HURUF PAPAN NAMA                                         
        Bahan untuk HURUF PAPAN NAMA adalah :                            
        • Akrilik Putih/warna                                            
        • Lampu Ornamen                                                  
                                                                         
   9. PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK                                        
     1. Umum                                                             
       Semua kabel yang dipergunakan untuk instalasi listrik harus memenuhi semua
       persyaratan PUIL/LMK. Semua kabel/kawat harus baru dan harus jelas ditandai
       mengenai ukurannya, jenis kabelnya, nimir dan jenis pintalannya. Semua kawat kawat
       dengan penampang 6-10 mm keatas haruslah terbuat secara dipilin (stranded).
       Instalasi ini tidak boleh memakai kabel dengan penampang lebih kecil dari 2,5 mm2
       kecuali untuk pemakaian remote control.                           
       Kecuali persyaratan lain, konduktor yang dipakai adalah dari type :
       • Untuk instalasi penerangan adalah NYM. Semua instalasi penerangan dan stop
         kontak menggunakan system 3 core dimana core yang ketiga merupakan jaringan
         pentanahan. Pentahanan disatukan didalam panel.                 
       • Untuk kabel distribusi dan penerangan taman dengan menggunakan kabel NYFGbB,
         NYY. Semua kabel harus berada didalam conduit PVC super high impact yang
         disesuaikan dengan ukurannya, cable tray, cable trench, cable crack dan harus
         diklem. Digunakan flexible conduit dengan bahan yang sama untuk 
         menghubungkan instalasi ke masing-masing fixture lampu.         
     2. Bahan                                                            
       • bahan isolasi untuk splice, connection dan lain-lain seperti karet, PVC, tape sintetis,
         splice case, composition.                                       
       • Lampu led 11 Watt (Hemat Energy).                               
       • Saklar Tunggal Tanam                                            
       • Saklar Seri Tanam                                               
       • Stop Kontak 10 A – 25 A                                         
       • Fitting Lampu Tanam                                             
                                                                         
B. SPESIFIKASI PERALATAN KONSTRUKSI                                      
   Peralatan Konstruksi dan Peralatan Bangunan yang dibutuhkan dalam pekerjaan ini adalah :
                                                                         
   Daftar Peralatan :                                                    
                                               Kepemilikan               
    No.     Jenis          Kapasitas     Jml               Kondisi       
                                                 / Status                
       Gerobak Sorong                                                    
    1.                                  2 Unit Milk / Sewa  Baik         
    2. Alat Pertukangan                  1 Set Milk / Sewa  Baik         
    3. Tangga Lipat                     1 Unit Milk / Sewa  Baik         
    4. Pick Up                          1 Unit Milk / Sewa  Baik         
                                                                         
                                                                         
   Fungsi Alat :                                                         
   1. Gerobak Sorong                                                     
     •  Sebagai Alat Pengangkut Mterial / Atau Memindahkan material Dilapangan / Loaksi
        Proyek                                                           
   2. Pick Up                                                            
     •  Alat / Kendaraan Untuk Mobilisasi alat dan Material              
                                                                         
                                                                         
C. SPESIFIKASI PROSES KEGIATAN                                           
   Organisasi untuk keadaan darurat dan pertolongan pertama pada kecelakaan harus dibuat
   sebelumnya untuk setiap proyek yang meliputi seluruh pegawai/petugas pertolongan
   pertama pada kecelakaan dan peralatan, alat-alat komunikasi dan alat-alat lain serta jalur
   transportasi, dimana :                                                
  1. Tenaga kerja harus diperiksa kesehatannya.                          
  2. Tenaga kerja di bawah umur 18 tahun harus mendapat pengawasan kesehatan khusus,
     meliputi pemeriksaan kembali atas kesehatannya secara teratur.      
  3. Data yang diperoleh dari pemeriksaan kesehatan harus dicatat dan disimpan untuk
     referensi.                                                          
  4. Pertolongan pertama jika terjadi kecelakaan atau penyakit yang tiba-tiba, harus dilakukan
     oleh Dokter, Juru Rawat atau seorang yang terdidik dalam pertolongan pertama pada
     kecelakaan (PPPK).                                                  
  5. Alat-alat PPPK atau kotak obat-obatan yang memadai, harus disediakan di tempat kerja
     dan dijaga agar tidak dikotori oleh debu, kelembaban udara dan lain-lain.
  6. Alat-alat PPPK atau kotak obat-obatan harus berisi paling sedikit dengan obat untuk
     kompres, perban, antiseptik, plester, gunting dan perlengkapan gigitan ular.
                                                                         
  7. Alat-alat PPPK dan kotak obat-obatan harus tidak berisi benda-benda lain selain alat-alat
     PPPK yang diperlukan dalam keadaan darurat.                         
  8. Alat-alat PPPK dan kotak obat-obatan harus berisi keterangan-keterangan/instruksi
  9. yang mudah dan jelas sehingga mudah dimengerti.                     
  10. Isi dari kotak obat-obatan dan alat PPPK harus diperiksa secara teratur dan harus dijaga
     supaya tetap berisi (tidak boleh kosong).                           
                                                                         
  11. Kereta untuk mengangkat orang sakit (tandu) harus selalu tersedia. 
  12. Jika tenaga kerja dipekerjakan di bawah tanah atau pada keadaan lain, alat penyelamat
     harus selalu tersedia di dekat tempat mereka bekerja.               
  13. Jika tenaga kerja dipekerjakan di tempat-tempat yang menyebabkan adanya risiko
  14. tenggelam atau keracunan, alat-alat penyelematan harus selalu tersedia di dekat tempat
     mereka bekerja.                                                     
  15. Persiapan-persiapan harus dilakukan untuk memungkinkan mengangkut dengan
                                                                         
  16. cepat, jika diperlukan untuk petugas yang sakit atau mengalami kecelakaan ke rumah
     sakit atau tempat berobat lainnya.                                  
  17. Petunjuk/informasi harus diumumkan/ditempel di tempat yang baik dan strategis yang
     memberitahukan antara lain :                                        
     a. Tempat yang terdekat dengan kotak obat-obatan, alat-alat PPPK, ruang PPPK,
        ambulans, tandu untuk orang sakit, dan tempat dimana dapat dicari petugas K3.
     b. Tempat telepon terdekat untuk menelepon/memanggil ambulans, nomor telepondan
        nama orang yang bertugas dan lain-lain.                          
     c. Nama, alamat, nomor telepon Dokter, rumah sakit dan tempat penolong yang dapat
        segera dihubungi dalam keadaan darurat.                          
                                                                         
                                                                         
   Perlengkapan Keselamatan Kerja                                        
   Berbagai jenis perlengkapan kerja standar untuk melindungi pekerja dalam melaksanakan
   tugasnya antara lain sebagai berikut :                                
  1. Safety hat, yang berguna untuk melindungi kepala dari benturan benda keras selama
     mengoperasikan atau memelihara AMP.                                 
  2. Safety shoes, yang akan berguna untuk menghindarkan terpeleset karena licin atau
     melindungi kaki dari kejatuhan benda keras dan sebagainya.          
                                                                         
  3. Kaca mata keselamatan, terutama dibutuhkan untuk melindungi mata pada lokasi
  4. pekerjaan yang banyak serbuk metal atau serbuk material keras lainnya.
  5. Masker, diperlukan pada medan yang berdebu meskipun ruang operator telah tertutup
     rapat, masker ini dianjurkan tetap dipakai.                         
  6. Sarung tangan, dibutuhkan pada waktu mengerjakan pekerjaan yang berhubungan
     dengan bahan yang keras, misalnya membuka atau mengencangkan baut dan sebagainya.
                                                                         
                                                                         
  a. IDENTIFIKASI BAHAYA                                                 
       No    Jenis Pekerjaan Utama         Identifikasi bahaya           
                                                                         
       1   Pekerjaan Pondasi                                             
                                • Gangguan kesehatan akibat kondisi kerja
                                  secara umum                            
                                • Kecelakaan akibat cara penggunaan peralatan
                                  kerja                                  
                                • Tertimpa material Batu gunung          
                                                                         
       2   Pekerjaan Beton                                               
                                • Gangguan kesehatan akibat kondisi kerja
                                  secara umum                            
                                • Kecelakaan akibat cara penggunaan peralatan
                                  kerja                                  
                                                                         
                                • Tertimpa material Beton atau material  
                                  pengecoran                             
                                • Tangan terjepit besi tulangan Tertusuk ujung
                                  kayu bekesting                         
                                                                         
                                                                         
       3   Pekerjaan Dinding dan                                         
                                • Gangguan kesehatan akibat kondisi kerja
           Plesteran                                                     
                                  secara umum                            
                                • Kecelakaan akibat cara penggunaan peralatan
                                  kerja                                  
                                • Tertimpa material Batu bata            
                                • Tangan dan mata iritasi terkena adukan semen
                                • Terjatuh dari alat perancah            
       4.  Pekerjaan Atap dan Plafond                                    
                                • Gangguan kesehatan akibat kondisi kerja
                                  secara umum                            
                                • Kecelakaan akibat cara penggunaan peralatan
                                  kerja                                  
                                • Terluka Akibat Material Atap           
                                                                         
                                • Terjatuh Saat Mengerjakan Atap / Plafond
                                                                         
                                                                         
                                                                         
  b. Waktu Pelaksanaan pekerjaan                                         
     Jangka waktu pelaksanaan kegiatan adalah 45 ( Empat Puluh Lima ) hari kalender.
                                                                         
D. SPESIFKASI METODE KONSTRUKSI / METODE PELAKSANAAN / METODE KERJA      
   Jenis Pekerjaan Utama yang akan dilaksanakan pada pekerjaan ini :     
                                                                         
   No    Jenis Pekerjaan            Metode Pelaksanaan / Kerja           
                                                                         
   1   Pek. Pembesian   Tahapan Pekerjaan Pembesian Ring Balok:          
                           a. Pembuatan Bekisting: Cetakan sementara dari kayu
                             atau triplek yang dibentuk sesuai ukuran ring balok.
                           b. Pemasangan Tulangan: Pemasangan tulangan utama
                             dan sengkang sesuai dengan spesifikasi yang telah
                             ditentukan.                                 
                           c. Pengecoran: Mengisi bekisting dengan campuran
                             beton sesuai takaran dan prosedur yang benar.
                           d. Perawatan Beton: Melakukan perawatan beton setelah
                             pengecoran untuk memastikan kekuatannya.    
                           e. Pembongkaran Bekisting: Membongkar bekisting
                             setelah beton mengeras.                     
   2   Pek. Beton        a. Proposrsi                                    
                           Kecuali disebutkan lain, maka campuran beton harus
                           sedemikian rupa sehingga mencapai kekuatan beton.
                         b. Pengecoran Beton                             
                           Kotoran-kotoran dan bahan-bahan lain harus dibuang
                           dari dalam bekisting. Alat-alat pengaduk (beton molen)
                           dan alat pembawa harus bersih. Penulangan harus
                           dimatikan pada posisinya dan diperiksa sebelum
                           pengecoran dilakukan. Direksi Pengawas harus  
                           menerima pemberitahuan minimal 2 x 24 jam sebelum
                           pengecoran dilakukan, agar pemeriksaan dan    
                           persetujuan dapat diberikan pada waktunya.    
   3   Pek. Pas. Dinding dan a. Pekerjaan Dinding                        
       Plesteran                                                         
                            Ø Dinding harus dipasang dan didirikan untuk 
                              masing-masing ukuran ketebalan dan ketinggian
                              yang disyaratkan seperti yang ditunjukkan dalam
                              gambar dan Kontraktor harus memasang piket 
                              (uitzet) lubang-lubang dan sebagainya dengan alat
                              uitzet yang disetujui. Blok-blok atau bata dipasang
                              dengan adukan pengikat sambungan (spesi) 10 mm
                              didasari dengan baik dan sambungan-sambungan
                              yang terus lurus dan rata.                 
                            Ø Dalam pemasangan tembok tidak boleh meneruskan
                              disuatu bagian lebih dari satu meter tingginya
                         b. Pekerjaan Pleteran                           
                            Ø Dinding bangunan yang terbuat dari pasangan ½
                              bata dilapisi dengan plester semen setebal 1,5 cm
                              dan dihaluskan permukaannya dengan acian.  
                            Ø Sebagai penyelesaian permukaan beton, diharuskan
                              diberi dua lapisan adukan, tapi satu lapisan juga bisa
                              diterima asalkan tebal lapisannya tidak lebih dari 1,5
                              cm dan diberi lapisan finish yang distujui oleh
                              Konsultan Pengawas.                        
                            Ø Lapisan harus dibentuk sedemikian rupa, hingga
                              rata. Hasil permukaan plesteran harus benar-benar
                              merupakan bidang yang rata dan halus.      
                            Ø Plesteran harus dibiarkan basah selama paling
                              sedikit dua hari setelah dipasang. Mulailah
                              membasahinya, begitu plesteran telah mengeras,
                              untuk menghindari kerusakan (retakan). Sewaktu
                              kondisi udara lingkungan kering dan panas, 
                              plesteran harus dibasahi agar tidak terjadi
                              penguapan terlalu banyak dan menjadi tidak rata.
                            Ø Bagian-bagian dinding yang tertutup antara atap
                              dengan plafond yang tidak terlihat, tidak diplaster
   4   Pekerjaan Pengecaatan a. Persiapan dan pengecatan dasar plesteran 
                            Ø Plesteran harus diberi waktu secukupnya untuk
                              mongering dan jangan dipulas (dicat) sampai
                              permukaannya betul-betul kering (kadar lembab 8
                              %). Semua pekerjaan plesteran atau semen yang
                              cacat harus dipotong dan diperbaiki dengan 
                              plesteran dari jenis yang sama.            
                            Ø Retak-retak sedikit harus (retak rambut) ditambal
                              dengn penambal keras dan tidak menyusut, retak-
                              retak yang lebar harus dipotong dengan pinggir-
                              pinggirnya dan tambal  dengan plesteran    
                              sekelilingnya. Sebelum permukaan plesteran diberi
                              satu lapisan cat dasar yang tahan sekali, debu-debu
                              yang  menempel pada permukaannya harus     
                              dibersihkan dengan lap yang kering dan kasar lalu
                              dilanjutkan dengan menyekannya memakai lap yang
                              dibasahi dengan air bersih lalu dikeringjkan.
                        b. Pengecatan dasar plesteran Cat Tembok         
                                                                         
                            Ø Cat Tembok dapat digunakan yang berkualitas baik,
                              dan tata laksana pengecatannya mengikuti patent
                              pabrik.                                    
                            Ø Bagian yang akan dicat tembok adalah :     
                              § Seluruh permukaan tembok yang nampak dan 
                                telah (diplester + aci) dengan rata.     
                                                                         
                              § Seluruh permukaan beton yang nampak (Balok,
                                ringbalk, kolom, plat/tangga) dan telah diplester
                                + aci dengan rata.                       
                              § Seluruh permukaan beton yang nampak      
                                (Cansteen dan dinding beton) dan telah diplester
                                + aci dengan rata.                       
                           Ø Sebelum dinding dicat terlebih dahulu harus diaci
                             semen campuran 1 kapur : 8 pc dan diamplas  
                             kemudian diplamur dengan plamur tembok dan  
                             diamplas hingga halus, barulah dilakukan pengecatan
                             secara merata.                              
                           Ø Pengecatan 2 atau 3 kali sampai merata, warna yang
                             digunakan harus disetujui oleh Direksi atau 
                             Bouwheer.                                   
                        c. Keahlian                                      
                          Pekerjaan mengecat hanya boleh dilaksanakan oleh orang-
                          orang yang sudah ahli dan berpengalaman dalam bidang
                          ini, seorang mandor yang betul-betul cakap harus selalu
                          mengawasi di tempat tersebut selama pekerjaan itu
                          dilaksanakan                                   
                                                                         
   5.  Pekerjaan Atap                                                    
                           • Sebelum memulai pekerjaan pemasangan penutup
                             atap, Pemborong harus memeriksa terlebih dahulu
                             apakah seluruh rangka telah selesai dipasang dan
                             sudah sesuai menurut ketentuan dalam persyaratan
                             teknis ini.                                 
                           • Pelaksana pekerjaan ini baru dapat dimulai setelah
                             diijinkan Pengawas.                         
                           • Lingkup Pekerjaan Meliputi penyiapan bagian-bagian
                             yang akan dipasang, menyediakan material alat-alat
                             bantu dan pemasangan penutup atap           
                           • Dalam pelaksanaan pekerjaan ini, kontraktor harus
                             menempatkan tenaga ahli/supervisi dari pabrik
                             pembuat. Biaya untuk hal ini ditanggung kontraktor.
                           • Pemasangan dimulai dari sudut tepi bawah;   
                             diselesaikan dahulu satu baris ke arah atas, kemudian
                             satu baris ke samping, selanjutnya ke arah atas dan
                             seterusnya hingga atap tertutup semua.      
                           • Arah tumpang-tindih (overlap) ke samping yaitu
                             lembaran atas menutup lembaran bawahnya sama
                             dengan arah angin.                          
                           • Selanjutnya sesuai dengan spesifikasi teknis dari
                             pabrik pembuat.                             
                           • Puncak atap harus ditutup nok atap model ”U”
                             dengan bahan yang sama dan sesuai dengan    
                             rekomendasi pabrik pembuatannya.            
                           • Pada sambungan atap di daerah jurai dipasang
                             flashing yang terbuat dari bahan yang sama. 
   6.  Pekerjaan Plafond                                                 
                           • Penetapan pengukuran yang tepat untuk pemasangan
                             dengan memperhatikan rencana peletakan, rangka
                             batang-batang pengantung harus terpasang dengan
                             menjamin kekakuan kebidangan (level), kelurusan
                             dan kerataan (flush) seluruh bidang langit-langit
                             setelah terpasang.                          
                           • Setelah beberapa waktu sistem langit-langit sudah
                             pada bidang yang lurus dan rata. Dimana diperlukan
                             lubang masuk keruangan langit-langit kepada bagian
                             instalasi tertentu. Bagian langit-langit yang dapat
                             dibuka harus dipasang.                      
                           • Perlu dilakukan koordinasi kerja dalam pemasangan
                             langit-langit terhadap pekerjaan lain yang berkaitan,
                             seperti pekerjaan listrik dan lain-lain sesuai dengan
                             gambar kerja.                               
                             Kesalahan pemasangan yang berakibat tidak lurus
                             atau tidak rata seluruh atau sebagian bidang plafond,
                             adanya bagian plafond yang cacat, sehingga menurut
                             Konsultan Pengawas atau Direksi harus diperbaiki
                             atau harus diganti, maka seluruh biaya akibat
                             kesalahan tersebut sepenuhnya menjadi tanggung
                             jawab Kontraktor.                           
   7.  Pekerjaan  Pelapis                                                
                           • Pemasangan keramik untuk pola, tipe dan ukurannya
       Lantai                                                            
                             harus sesuai dengan gambar kerja dan petunjuk
                             Konsultan Pengawas..                        
                           • Setelah dasar lantai siap, maka keramik yang akan
                             dipasang diseleksi sesuai dengan warna-warna yang
                             sama. Apabila diperlukan pemotongan dilaksanakan
                             dengan rapi dengan memakai mesin pemotong dan
                             pinggirannya diasah dengan batu pengasah.   
                           • Sebelum pemasangan, keramik harus direndam air
                             hingga tercapai kondisi jenuh air untuk menghindari
                             pengeringan adukan mortar/spesi yang terlalu cepat.
                           • Keramik dipasang dengan menggunakan adukan  
                             mortar 1 Pc : 4 Ps dalam perbandingan volume.
                             Pemasangan dengan jalur-jalur (joints) yang lurus dan
                             apabila terjadi ketidakteraturan jalur diisi dengan
                             pasta semen. Sesudah cukup kering keramik dicuci
                             dengan lap basah sampai bersih, dan apabila ada
                             bagian-bagian yang lepas harus cepat diperbaiki.
                           • Selama pemasangan dan sebelum kering yang cukup,
                             lantai harus dihindari dari injakan dan gangguan lain.
                             Kotoran-kotoran dan lainnya yang menempel pada
                             permukaan lantai harus segera dibersihkan sebelum
                             menjadi kering.                             
                             Pemasangan keramik lantai yang tidak lurus atau tidak
                             rata atau cacat atau tidak sesuai gambar kerja dapat
                             dilakukan perintah pembongkaran oleh Konsultan
                             Pengawas, dan biaya  yang timbul akibat     
                             pembongkaran tersebut sepenuhnya menjadi    
                             tanggung Kontraktor.                        
   8.  Pekerjan Pintu dan    Metode pelaksanaan pekerjaan kusen pintu    
       jendela Aluminium     Aluminium meliputi persiapan, pemasangan, dan
                             penyetelan. Persiapan meliputi pengadaan alat dan
                             bahan, serta pengukuran lokasi. Pemasangan meliputi
                             pemasangan angkur, pendirian kusen, penyetelan
                             tegak, dan pemasangan skur. Terakhir, penyetelan
                             meliputi pengecekan posisi, ketinggian, dan ketegakan
                             kusen.                                      
                             Persiapan:                                  
                             Pengadaan alat dan bahan:                   
                             Siapkan alat-alat seperti meteran, waterpass, unting-
                             unting, skur, paku, palu, serta bahan seperti kusen
                             pintu Aluminium, angkur, dan bahan pengikat 
                             lainnya.                                    
                             Pengukuran lokasi:                          
                             Ukur lokasi pemasangan kusen pintu sesuai dengan
                             desain dan ukuran kusen yang telah ditentukan.
                             Penentuan posisi kusen:                     
                             Tentukan posisi kusen pada dinding dengan   
                             menggunakan benang yang direntangkan sejajar
                             dengan as bouwplank.                        
                             Pemasangan:                                 
                             Pemasangan angkur:                          
                             Pasang angkur pada kusen pintu sesuai dengan
                             kebutuhan dan rencana pemasangan.           
                             Pendirian kusen:                            
                             Dirikan kusen pintu pada posisi yang telah ditentukan
                             dan pastikan posisinya tegak lurus.         
                             Penyetelan tegak:                           
                             Gunakan unting-unting untuk memastikan kusen
                             pintu benar-benar tegak lurus.              
                             Pemasangan skur:                            
                             Pasang skur untuk menahan kusen pintu agar  
                             posisinya tetap stabil dan kokoh.           
                             Penyetelan kedudukan:                       
                             Pastikan kedudukan kusen pintu sudah sesuai dengan
                             ketinggian dan posisi yang diinginkan.      
                             Penyetelan:                                 
                             Pengecekan posisi: Cek kembali posisi kusen pintu
                             apakah sudah sesuai dengan rencana.         
                             Pengecekan ketinggian:                      
                             Pastikan ketinggian kusen pintu sudah sesuai dengan
                             standar yang berlaku.                       
                             Pengecekan ketegakan:                       
                             Pastikan kusen pintu benar-benar tegak lurus.
                             Pembersihan lokasi:                         
                             Bersihkan area sekitar pemasangan kusen pintu dari
                             sisa-sisa material dan kotoran              
                                                                         
                                                                         
   9.  Pekerjaan Instalasi                                               
                           • Pemasangan instalasi listrik dan tata letak titik
       Listrik                                                           
                             lampu/stop kontak serta jenis armatur lampu yang
                             dipakai harus dikerjakan sesuai dengan gambar
                             instalasi listrik. Sedangkan sistem pemasangan pipa-
                             pipa listrik pada dinding maupun beton harus ditanam
                             (sistem inbouw) dan penarikan kabel (jaringan kabel)
                             diatas plafon diikat dengan isolator dengan jarak 1,00
                             atau 1,20 m, atau jaringan kabel diatas plafon tersebut
                             dimasukkan dalam pipa PVC.                  
                             Pemasangan instalasi listrik berikut penggunaan
                             bahan/komponen-komponennya harus disesuaikan
                             dengan sistem tegangan lokal 110V //220V.   
   10. Pekerjaan Pengecatan a. Persiapan dan pengecatan dasar plesteran  
                             • Plesteran harus diberi waktu secukupnya untuk
                               mongering dan jangan dipulas (dicat) sampai
                               permukaannya betul-betul kering (kadar lembab 8
                               %). Semua pekerjaan plesteran atau semen yang
                               cacat harus dipotong dan diperbaiki dengan
                               plesteran dari jenis yang sama.           
                             • Retak-retak sedikit harus (retak rambut) ditambal
                               dengn penambal keras dan tidak menyusut, retak-
                               retak yang lebar harus dipotong dengan pinggir-
                               pinggirnya dan tambal dengan plesteran    
                               sekelilingnya. Sebelum permukaan plesteran diberi
                               satu lapisan cat dasar yang tahan sekali, debu-debu
                               yang menempel pada permukaannya harus     
                               dibersihkan dengan lap yang kering dan kasar lalu
                               dilanjutkan dengan menyekannya memakai lap
                               yang dibasahi dengan air bersih lalu dikeringjkan.
                           b. Pengecatan dasar plesteran Cat Tembok/Plafond.
                             • Cat Tembok dapat digunakan yang berkualitas baik,
                               dan tata laksana pengecatannya mengikuti patent
                               pabrik.                                   
                             • Bagian yang akan dicat tembok adalah :    
                               ü  Seluruh permukaan tembok yang nampak dan
                                  telah (diplester + aci) dengan rata.   
                               ü  Plafond keseluruhan.                   
                               ü  Seluruh permukaan beton yang nampak (Balok,
                                  ringbalk, kolom, plat/tangga) dan telah
                                  diplester + aci dengan rata.           
                               ü  Seluruh permukaan beton yang nampak    
                                  (Cansteen dan dinding beton) dan telah 
                                  diplester + aci dengan rata.           
                               ü  Seluruh permukaan paving block yang    
                                  berwarna merah baik baru maupun pekerjaan
                                  lama dilakukan pengecatan ulang yang   
                                  sebelumnya telah disikat dan di semprot
                                  dengan mesin compressor. Pengecatannya 
                                  dapat dilakukan dengan manual sesuai   
                                  petunjuk direksi.                      
                             • Sebelum dinding dicat terlebih dahulu harus diaci
                               semen campuran 1 kapur : 8 pc dan diamplas
                               kemudian diplamur dengan plamur tembok dan
                               diamplas hingga halus, barulah dilakukan  
                               pengecatan secara merata.                 
                             • Pengecatan 2 atau 3 kali sampai merata, warna
                               yang digunakan harus disetujui oleh Direksi atau
                               Bouwheer.                                 
                           c. Lapisan Cat Penyelesaian (finishing)       
                             Lapisan cat penyelesaian harus dipulaskan menurut
                             ketentuan-ketentuan berikut:                
                             a. Pekerjaan Kayu (dicat)                   
                               Diberi 2 lapis cat dasar synthetic resins yang
                               mengkilapn kalau sudah kering             
                             b. Pekerjaan kayu di-teak oil/pelitur transparan
                               Diberi 4 lapis teak oil yang disetujui, tiap 24 jam
                               sekali dilakukan dengan kuas dan diampelas
                               dengan amplas, terakhir dengan kain halus.
                             c. Keahlian                                 
                                        Pekerjaan mengecat hanya boleh   
                             dilaksanakan oleh orang-orang yang sudah ahli dan
                             berpengalaman dalam bidang ini, seorang mandor
                             yang betul-betul cakap harus selalu mengawasi di
                             tempat tersebut selama pekerjaan itu dilaksanakan
 E. SPESIFIKAS JABATAN KONSTRUKSI                                        
                             MANAGER                                     
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
           ADMI NISTRASI     PELAKSANA       LOGISTIK                    
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
  Daftar Personil Pelaksana Lapangan                                     
                                                                         
       Jabatan dalam   Pendidikan                                        
  No                                Pengalaman   Sertifikat Keahlian     
         pekerjaan   terakhir/minimal                                    
                                               SKT.Pelaksana Bangunan    
     Pelaksana                        Min. 1                             
  1.                 SMA/SEDERAJAT               Gedung /Pekerjaan       
     Lapangan                         Tahun                              
                                                 Gedung (TA. 022)
Tenders also won by CV Qalif Jaya
Authority
8 September 2022Pengadaan Fasilitas Pelatihan Bdsp Ppiu SulselKementerian PertanianRp 320,000,000