Renovasi Mess Lanto

Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10547021000
Date: 4 November 2025
Year: 2025
KLPD: Kementerian Pertanian
Work Unit: Politeknik Pembangunan Pertanian Polbangtan Gowa
Procurement Type: Pekerjaan Konstruksi
Method: Pengadaan Langsung
Contract Type: Harga Satuan
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 300,000,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 299,877,000
Winner (Pemenang): CV Nur Auliyaa
NPWP: 023858475807000
RUP Code: 60738207
Work Location: Polbangtan Gowa - Gowa (Kab.)
Participants: 1
Attachment
SPESIFIKASI TEKNIS                             
                         PEKERJAAN KONSTRUKSI                            
                                                                         
                                                                         
                 POLITEKNIK PEMBANGUNAN PERTANIAN (POLBANGTAN ) GOWA     
                                                                         
                           TAHUN ANGGARAN 2025                           
                                                                         
 PAKET PEKERJAAN : RENOVASI MESS LANTO POLBANGTAN GOWA                   
                                                                         
 LOKASI        : MAKASSAR                                                
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
A. SPESIFIKAS BAHAN BANGUNAN   KONSTRUKSI                                
   1. PEKERJAAN BETON                                                    
     a. Agregat                                                          
        Agregat harus terdiri dari gradasi-gradasi yang terhalus sampai kasar dan
        harus sesuai dengan persyaratan di dalam NI – 2 Bab 3.3, Bab 3.4 dan Bab 3.5.
        Agregat harus disimpan sedemikian rupa sehingga bebas dari kontaminasi oleh
                                                                         
        bahan-bahan yang dapat merusak. Agregat halus (pasir) dan agregat kasar
        (koral atau split) harus disimpan dalam tempat-tempat yang terpisah
                                                                         
     b. Semen                                                            
        Semen yang dipakai Semen Portland yang banyak beredar di makassar
        Kontraktor harus mengusahakan agar satu merk semen saja yang dipakai
        untuk seluruh pekerjaan beton. Semen ini harus dibawa ke tempat pekerjaan
                                                                         
        dalam zak yang tertutup oleh pabrik dan terlindung. Penyimpanannya harus
        dilaksanakan dalam tempat yang tidak terkena air (dengan lantai terangkat)
        dan ditumpuk dalam urutan pengiriman. Tinggi penumpukan tidak boleh
        lebih dari 2 m. Semen yang rusak atau tercampur apapun tidak boleh dipakai
                                                                         
     c. Pembesian                                                        
        pesifikasi pembesian ring balok pada umumnya meliputi ukuran tulangan
                                                                         
        utama (besi pokok) minimal diameter 10 mm , dan tulangan sengkang (begel)
        diameter 8 mm jarak pemasangan sengkang 15 cm. Ukuran penampang ring
        balok umumnya adalah 12x20 cm                                    
                                                                         
        Berikut adalah rincian spesifikasi pembesian ring balok:         
        1. Tulangan Utama (Besi Pokok):                                  
          Diameter: Minimal 10 mm atau 12 mm.                            
          Jumlah: Biasanya menggunakan 4 batang tulangan, 2 di bagian atas dan 2 di
          bagian bawah.                                                  
          Jenis: menggunakan besi polos                                  
                                                                         
                                                                         
        2. Tulangan Sengkang (Begel):                                    
          Diameter: 6 mm atau 8 mm.                                      
          Jarak: Pemasangan sengkang berjarak 15 cm.                     
          Bentuk: Sengkang bisa berbentuk lingkaran atau kotak, disesuaikan dengan
          kebutuhan desain.                                              
                                                                         
        3. Ukuran Penampang Ring Balok:                                  
          Rumah Satu Lantai: Umumnya 12x20 cm atau 20x20 cm.             
        4. Fungsi Ring Balok:                                            
                                                                         
          Mengikat dinding dan meratakan beban dari atap ke struktur di bawahnya.
          Menahan gaya horizontal akibat angin atau gempa. Sebagai perletakan
          konstruksi atap.                                               
                                                                         
     d. Air                                                              
        Air yang dipakai untuk pengecoran harus bersih sesuai dengan persyaratan
                                                                         
        dalam NI – 2 Bab 3.6. Sebelum air untuk pengecoran dipergunakan, harus
        terlebih dahulu diperiksa pada Laboratorium Penelitian Masalah Air
                                                                         
   2. PEKERJAAN DINDING PAS, BATA                                        
     Spesifikasi pekerjaan dinding bata meliputi pemilihan material, persiapan,
     pemasangan, dan finishing. Bata harus berkualitas baik, direndam air sebelum
     dipasang, dan dipasang dengan adukan semen dan pasir yang tepat. Pekerjaan
     juga harus memperhatikan kualitas air, ketebalan plesteran, dan keteraturan
                                                                         
     pasangan bata                                                       
                                                                         
        a. Batu Bata:                                                    
                                                                         
          Pilih bata merah yang matang pembakaran, tidak mudah pecah atau hancur
          saat direndam air. Kualitas bata juga harus memenuhi standar kekuatan
          tekan minimum.                                                 
        b. Adukan (Semen dan Pasir):                                     
                                                                         
          Gunakan campuran 1 Pc : 4 Ps atau 1 Pc : 2 Ps, dengan perbandingan yang
          sesuai dengan kebutuhan dan jenis bata.                        
                                                                         
        c. Air:                                                          
          Gunakan air bersih, tawar, dan bebas dari bahan organik, minyak, asam,
                                                                         
          alkali, dan garam yang dapat merusak dinding.                  
        d. Pasir:                                                        
                                                                         
          Gunakan pasir halus, bersih dari lumpur dan butiran batu.      
                                                                         
                                                                         
   3. PEKERJAAN PENGECATAN                                               
     Spesifikasi pekerjaan pengecatan dinding mencakup persiapan permukaan, jenis
     cat, metode aplikasi, dan persyaratan kualitas hasil akhir. Persiapan meliputi
     pembersihan, perataan, dan pengaplikasian cat dasar. Jenis cat harus sesuai
     dengan jenis dinding (interior/eksterior) dan preferensi. Aplikasi dilakukan
     dengan kuas atau roller, dengan beberapa lapisan untuk hasil optimal. Kualitas
     akhir ditandai dengan permukaan rata, warna seragam, dan daya rekat yang baik.
     Detail Spesifikasi Pengecatan Dinding:                              
     1. Jenis Cat                                                        
        Pilih cat tembok yang sesuai untuk interior atau eksterior, misalnya cat berbasis
        air (emulsi) atau cat minyak.                                    
     2. Merek dan Warna                                                  
        Pilihan cat dengan merk SETARA MOWILEKS dan warna yang sesuai dengan
                                                                         
        preferensi Pihak Kantor.                                         
                                                                         
                                                                         
   4. PEKERJAAN PINTU DAN VENTILASI                                      
     Spesifikasi pekerjaan pintu Aluminium mencakup beberapa aspek penting, mulai
     dari material, ukuran, desain, hingga proses pemasangan. Pintu Aluminium, yang
                                                                         
     terbuat dari Aluminium dan Kaca, menawarkan keunggulan dalam ketahanan
     terhadap korosi dan umur pakai yang lebih Panjang.                  
                                                                         
                                                                         
   5. PEKERJAAN ATAP KANOPI TERAS                                        
     Spesifikasi pekerjaan atap spandek mencakup beberapa hal penting, termasuk
     jenis bahan, ketebalan, dimensi, dan metode pemasangan. Atap spandek
     umumnya terbuat dari baja galvanis atau aluminium dengan campuran seng dan
                                                                         
     silikon, dengan ketebalan berkisar antara 0.35 mm. Pemasangan yang tepat,
     termasuk penggunaan Sekrup/paku yang sesuai dan pemasangan yang rata air,
     sangat penting untuk memastikan kekuatan dan ketahanan atap spandek.
                                                                         
     Berikut adalah spesifikasi pekerjaan atap spandek yang lebih detail:
     A. Spandek Zincalume                                                
                                                                         
        1. Material:                                                     
          Atap Galvalum Spandek 0.30mm x 680mm x 6M AZ70                 
                                                                         
        2. Ukuran :                                                      
            Panjang ( Custom )                                          
            Lebar (W): 680mm                                            
            Tebal (t): 0.3mm                                            
                                                                         
                                                                         
     B. Rangka Kanopi                                                    
        1. Material :                                                    
          Besi Hollow Galvanis 4 x 4 dan 2 x 4                           
                                                                         
   6. PEKERJAAN PLAFOND                                                  
     1. Rangka Plafond                                                   
                                                                         
       a. B a h a n ;                                                    
         Untuk rangka plafond dipakai rangka hollow galvanis dimana terdiri dari :
          Suspension Rod                                                
          Suspension Clip                                               
          Suspension Bracket                                            
          Wall Angle                                                    
          Main Runner                                                   
          Furing Chanel.                                                
     2. Plafond GYPSUM                                                   
       a. Bahan ;                                                        
         Plafon Gypsum adalah material pengganti triplek atau kayu lapis yang
                                                                         
         digunakan sebagai penutup atap. Plafon memberikan batasan antara ruangan
         dengan atap. Produk ini dipilih karena sudah terkenal sangat awet karena
         memiliki daya tahan yang tinggi terhadap api, dan juga serangan rayap
                                                                         
   7. PEKERJAAN LANTAI                                                   
     a. Bahan                                                            
       Lantai Keramik yang digunakan di Lantai Ruangan Dalam :           
       Jenis : Granite ( Permukaan Polos/Motif )                         
                                                                         
       Ukuran : 60 x 60 cm                                               
             : Polos/Motif Warna                                         
        Keramik yang dipasang harus dalam keadaan baik, sama warna dan tidak
         cacat, keramik yang cacat akibat pemasangan harus diganti. Warna akan
         ditentukan kemudian oleh Pihak Pengguna.                        
        Keramik yang dipakai adalah keramik non slip kualitas terbaik.  
                                                                         
                                                                         
     Keramik yang dipasang harus dalam keadaan baik, sama warna dan tidak cacat,
     keramik yang cacat akibat pemasangan harus diganti. Warna akan ditentukan
     kemudian oleh Pihak Pengguna.                                       
                                                                         
                                                                         
   8. PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK                                        
                                                                         
     1. Umum                                                             
       Semua kabel yang dipergunakan untuk instalasi listrik harus memenuhi semua
       persyaratan PUIL/LMK. Semua kabel/kawat harus baru dan harus jelas ditandai
       mengenai ukurannya, jenis kabelnya, nimir dan jenis pintalannya. Semua kawat
       kawat dengan penampang 6-10 mm keatas haruslah terbuat secara dipilin
       (stranded). Instalasi ini tidak boleh memakai kabel dengan penampang lebih
       kecil dari 2,5 mm2 kecuali untuk pemakaian remote control.        
                                                                         
       Kecuali persyaratan lain, konduktor yang dipakai adalah dari type :
        Untuk instalasi penerangan adalah NYM. Semua instalasi penerangan dan
         stop kontak menggunakan system 3 core dimana core yang ketiga merupakan
         jaringan pentanahan. Pentahanan disatukan didalam panel.        
        Untuk kabel distribusi dan penerangan taman dengan menggunakan kabel
         NYFGbB, NYY. Semua kabel harus berada didalam conduit PVC super high
                                                                         
         impact yang disesuaikan dengan ukurannya, cable tray, cable trench, cable
         crack dan harus diklem. Digunakan flexible conduit dengan bahan yang sama
         untuk menghubungkan instalasi ke masing-masing fixture lampu.   
     2. Bahan                                                            
        bahan isolasi untuk splice, connection dan lain-lain seperti karet, PVC, tape
         sintetis, splice case, composition.                             
        Lampu led 11 Watt (Hemat Energy).                               
        Saklar Tunggal Tanam                                            
        Saklar Seri Tanam                                               
        Stop Kontak 10 A – 25 A                                         
        Fitting Lampu Tanam                                             
                                                                         
                                                                         
                                                                         
B. SPESIFIKASI PERALATAN KONSTRUKSI                                      
   Peralatan Konstruksi dan Peralatan Bangunan yang dibutuhkan dalam pekerjaan ini
   adalah :                                                              
                                                                         
   Daftar Peralatan :                                                    
    No                                         Kepemilika                
            Jenis         Kapasitas      Jml               Kondisi       
    .                                           n / Status               
       Gerobak Sorong                                                    
    1.                                  1 Unit Milk / Sewa  Baik         
       Alat                                                              
    2.                                   1 Set Milk / Sewa  Baik         
       Pertukangan                                                       
    3. Tangga Lipat                     1 Unit Milk / Sewa  Baik         
    4. Pick Up                          1 Unit Milk / Sewa  Baik         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
   Fungsi Alat :                                                         
   1. Gerobak Sorong                                                     
       Sebagai Alat Pengangkut Mterial / Atau Memindahkan material Dilapangan /
        Loaksi Proyek                                                    
                                                                         
   2. Pick Up                                                            
       Alat / Kendaraan Untuk Mobilisasi alat dan Material              
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
C. SPESIFIKASI PROSES KEGIATAN                                           
   Organisasi untuk keadaan darurat dan pertolongan pertama pada kecelakaan harus
   dibuat sebelumnya untuk setiap proyek yang meliputi seluruh pegawai/petugas
                                                                         
   pertolongan pertama pada kecelakaan dan peralatan, alat-alat komunikasi dan alat-
   alat lain serta jalur transportasi, dimana :                          
  1. Tenaga kerja harus diperiksa kesehatannya.                          
                                                                         
  2. Tenaga kerja di bawah umur 18 tahun harus mendapat pengawasan kesehatan
     khusus, meliputi pemeriksaan kembali atas kesehatannya secara teratur.
                                                                         
  3. Data yang diperoleh dari pemeriksaan kesehatan harus dicatat dan disimpan untuk
     referensi.                                                          
  4. Pertolongan pertama jika terjadi kecelakaan atau penyakit yang tiba-tiba, harus
     dilakukan oleh Dokter, Juru Rawat atau seorang yang terdidik dalam pertolongan
     pertama pada kecelakaan (PPPK).                                     
                                                                         
  5. Alat-alat PPPK atau kotak obat-obatan yang memadai, harus disediakan di tempat
     kerja dan dijaga agar tidak dikotori oleh debu, kelembaban udara dan lain-lain.
  6. Alat-alat PPPK atau kotak obat-obatan harus berisi paling sedikit dengan obat
                                                                         
     untuk kompres, perban, antiseptik, plester, gunting dan perlengkapan gigitan ular.
  7. Alat-alat PPPK dan kotak obat-obatan harus tidak berisi benda-benda lain selain
     alat-alat PPPK yang diperlukan dalam keadaan darurat.               
                                                                         
  8. Alat-alat PPPK  dan  kotak  obat-obatan harus berisi keterangan-    
     keterangan/instruksi                                                
                                                                         
  9. yang mudah dan jelas sehingga mudah dimengerti.                     
  10. Isi dari kotak obat-obatan dan alat PPPK harus diperiksa secara teratur dan harus
     dijaga supaya tetap berisi (tidak boleh kosong).                    
                                                                         
  11. Kereta untuk mengangkat orang sakit (tandu) harus selalu tersedia. 
                                                                         
  12. Jika tenaga kerja dipekerjakan di bawah tanah atau pada keadaan lain, alat
     penyelamat harus selalu tersedia di dekat tempat mereka bekerja.    
  13. Jika tenaga kerja dipekerjakan di tempat-tempat yang menyebabkan adanya risiko
                                                                         
  14. tenggelam atau keracunan, alat-alat penyelematan harus selalu tersedia di dekat
     tempat mereka bekerja.                                              
                                                                         
  15. Persiapan-persiapan harus dilakukan untuk memungkinkan mengangkut dengan
  16. cepat, jika diperlukan untuk petugas yang sakit atau mengalami kecelakaan ke
                                                                         
     rumah sakit atau tempat berobat lainnya.                            
  17. Petunjuk/informasi harus diumumkan/ditempel di tempat yang baik dan strategis
     yang memberitahukan antara lain :                                   
                                                                         
     a. Tempat yang terdekat dengan kotak obat-obatan, alat-alat PPPK, ruang PPPK,
        ambulans, tandu untuk orang sakit, dan tempat dimana dapat dicari petugas
        K3.                                                              
                                                                         
     b. Tempat telepon terdekat untuk menelepon/memanggil ambulans, nomor
        telepondan nama orang yang bertugas dan lain-lain.               
                                                                         
     c. Nama, alamat, nomor telepon Dokter, rumah sakit dan tempat penolong yang
        dapat segera dihubungi dalam keadaan darurat.                    
                                                                         
                                                                         
   Perlengkapan Keselamatan Kerja                                        
                                                                         
   Berbagai jenis perlengkapan kerja standar untuk melindungi pekerja dalam
   melaksanakan tugasnya antara lain sebagai berikut :                   
  1. Safety hat, yang berguna untuk melindungi kepala dari benturan benda keras
     selama mengoperasikan atau memelihara AMP.                          
  2. Safety shoes, yang akan berguna untuk menghindarkan terpeleset karena licin atau
     melindungi kaki dari kejatuhan benda keras dan sebagainya.          
                                                                         
  3. Kaca mata keselamatan, terutama dibutuhkan untuk melindungi mata pada lokasi
  4. pekerjaan yang banyak serbuk metal atau serbuk material keras lainnya.
                                                                         
  5. Masker, diperlukan pada medan yang berdebu meskipun ruang operator telah
     tertutup rapat, masker ini dianjurkan tetap dipakai.                
  6. Sarung tangan, dibutuhkan pada waktu mengerjakan pekerjaan yang berhubungan
                                                                         
     dengan bahan yang keras, misalnya membuka atau mengencangkan baut dan
     sebagainya.                                                         
                                                                         
                                                                         
  a. IDENTIFIKASI BAHAYA                                                 
                                                                         
      No    Jenis Pekerjaan Utama         Identifikasi bahaya            
       1.  Pekerjaan Beton       Gangguan kesehatan akibat kondisi kerja
                                  secara umum                            
                                                                         
                                 Kecelakaan akibat cara penggunaan      
                                  peralatan kerja                        
                                                                         
                                 Tertimpa material Beton atau material  
                                  pengecoran                             
                                                                         
                                 Tangan terjepit besi tulangan Tertusuk 
                                  ujung kayu bekesting                   
                                                                         
                                                                         
       2.  Pekerjaan Dinding dan  Gangguan kesehatan akibat kondisi kerja
           Plesteran              secara umum                            
                                                                         
                                 Kecelakaan akibat cara penggunaan      
                                  peralatan kerja                        
                                                                         
                                 Tertimpa material Batu bata            
                                 Tangan dan mata iritasi terkena adukan 
                                  semen                                  
                                                                         
                                 Terjatuh dari alat perancah            
                                                                         
       3.  Pekerjaan Atap dan    Gangguan kesehatan akibat kondisi kerja
           Plafond                secara umum                            
                                                                         
                                 Kecelakaan akibat cara penggunaan      
                                  peralatan kerja                        
                                 Terluka Akibat Material Atap           
                                                                         
                                 Terjatuh Saat Mengerjakan Atap / Plafond
                                                                         
                                                                         
  b. Waktu Pelaksanaan pekerjaan                                         
     Jangka waktu pelaksanaan kegiatan adalah 45 ( Empat Puluh Lima ) hari kalender.
                                                                         
                                                                         
D. SPESIFKASI METODE  KONSTRUKSI  / METODE  PELAKSANAAN   / METODE       
   KERJA                                                                 
   Jenis Pekerjaan Utama yang akan dilaksanakan pada pekerjaan ini :     
                                                                         
                                                                         
   No    Jenis Pekerjaan           Metode Pelaksanaan / Kerja            
   1   Pek. Pembesian   Tahapan Pekerjaan Pembesian Ring Balok:          
                                                                         
                           a. Pembuatan Bekisting: Cetakan sementara dari
                             kayu atau triplek yang dibentuk sesuai ukuran
                             ring balok.                                 
                                                                         
                           b. Pemasangan Tulangan: Pemasangan tulangan   
                             utama dan sengkang sesuai dengan spesifikasi
                             yang telah ditentukan.                      
                                                                         
                           c. Pengecoran: Mengisi bekisting dengan campuran
                             beton sesuai takaran dan prosedur yang benar.
                                                                         
                           d. Perawatan Beton: Melakukan perawatan beton 
                             setelah  pengecoran untuk   memastikan      
                             kekuatannya.                                
                           e. Pembongkaran Bekisting: Membongkar bekisting
                                                                         
                             setelah beton mengeras.                     
   2   Pek. Beton        a. Proposrsi                                    
                           Kecuali disebutkan lain, maka campuran beton  
                                                                         
                           harus sedemikian rupa sehingga mencapai kekuatan
                           beton.                                        
                                                                         
                         b. Pengecoran Beton                             
                           Kotoran-kotoran dan bahan-bahan lain harus    
                           dibuang dari dalam bekisting. Alat-alat pengaduk
                           (beton molen) dan alat pembawa harus bersih.  
                                                                         
                           Penulangan harus dimatikan pada posisinya dan 
                           diperiksa sebelum pengecoran dilakukan. Direksi
                           Pengawas harus menerima pemberitahuan minimal 
                           2 x 24 jam sebelum pengecoran dilakukan, agar 
                           pemeriksaan dan persetujuan dapat diberikan pada
                           waktunya.                                     
                                                                         
                                                                         
   3   Pek. Pas. Dinding a. Pekerjaan Dinding                            
       dan Plesteran         Dinding harus dipasang dan didirikan untuk 
                              masing-masing ukuran ketebalan dan ketinggian
                                                                         
                              yang disyaratkan seperti yang ditunjukkan  
                              dalam gambar dan Kontraktor harus memasang 
                              piket (uitzet) lubang-lubang dan sebagainya
                              dengan alat uitzet yang disetujui. Blok-blok atau
                              bata  dipasang dengan adukan  pengikat     
                              sambungan (spesi) 10 mm didasari dengan baik
                              dan sambungan-sambungan yang terus lurus   
                                                                         
                              dan rata.                                  
                             Dalam  pemasangan  tembok tidak boleh      
                              meneruskan disuatu bagian lebih dari satu meter
                              tingginya                                  
                                                                         
                         b. Pekerjaan Pleteran                           
                             Dinding bangunan yang terbuat dari pasangan
                                                                         
                              ½ bata dilapisi dengan plester semen setebal 1,5
                              cm  dan dihaluskan permukaannya dengan     
                              acian.                                     
                             Sebagai penyelesaian permukaan  beton,     
                                                                         
                              diharuskan diberi dua lapisan adukan, tapi satu
                              lapisan juga bisa diterima asalkan tebal   
                              lapisannya tidak lebih dari 1,5 cm dan diberi
                              lapisan finish yang distujui oleh Konsultan
                              Pengawas.                                  
                                                                         
                             Lapisan harus dibentuk sedemikian rupa, hingga
                              rata. Hasil permukaan plesteran harus benar-
                              benar merupakan bidang yang rata dan halus.
                                                                         
                             Plesteran harus dibiarkan basah selama paling
                              sedikit dua hari setelah dipasang. Mulailah
                              membasahinya, begitu plesteran telah mengeras,
                              untuk  menghindari kerusakan (retakan).    
                              Sewaktu kondisi udara lingkungan kering dan
                              panas, plesteran harus dibasahi agar tidak terjadi
                                                                         
                              penguapan terlalu banyak dan menjadi tidak 
                              rata.                                      
                             Bagian-bagian dinding yang tertutup antara atap
                                                                         
                              dengan plafond yang tidak terlihat, tidak  
                              diplaster                                  
                                                                         
   4   Pekerjaan        a. Persiapan dan pengecatan dasar plesteran      
                                                                         
       Pengecaatan                                                       
                             Plesteran harus diberi waktu secukupnya untuk
                              mongering dan jangan dipulas (dicat) sampai
                              permukaannya betul-betul kering (kadar lembab
                              8 %). Semua pekerjaan plesteran atau semen 
                              yang cacat harus dipotong dan diperbaiki   
                              dengan plesteran dari jenis yang sama.     
                             Retak-retak sedikit harus (retak rambut)   
                              ditambal dengn penambal keras dan tidak    
                              menyusut, retak-retak yang lebar harus dipotong
                              dengan pinggir-pinggirnya dan tambal dengan
                              plesteran sekelilingnya. Sebelum permukaan 
                                                                         
                              plesteran diberi satu lapisan cat dasar yang
                              tahan sekali, debu-debu yang menempel pada 
                              permukaannya harus dibersihkan dengan lap  
                              yang kering dan kasar lalu dilanjutkan dengan
                              menyekannya memakai  lap yang dibasahi     
                              dengan air bersih lalu dikeringjkan.       
                                                                         
                                                                         
                        b. Pengecatan dasar plesteran Cat Tembok         
                                                                         
                             Cat Tembok dapat digunakan yang berkualitas
                              baik, dan tata laksana pengecatannya mengikuti
                              patent pabrik.                             
                                                                         
                             Bagian yang akan dicat tembok adalah :     
                                                                         
                               Seluruh permukaan tembok yang nampak     
                                dan telah (diplester + aci) dengan rata. 
                               Seluruh permukaan beton yang nampak      
                                                                         
                                (Balok, ringbalk, kolom, plat/tangga) dan
                                telah diplester + aci dengan rata.       
                               Seluruh permukaan beton yang nampak      
                                (Cansteen dan dinding beton) dan telah   
                                                                         
                                diplester + aci dengan rata.             
                            Sebelum dinding dicat terlebih dahulu harus diaci
                             semen campuran 1 kapur : 8 pc dan diamplas  
                             kemudian diplamur dengan plamur tembok dan  
                                                                         
                             diamplas hingga halus, barulah dilakukan    
                             pengecatan secara merata.                   
                            Pengecatan 2 atau 3 kali sampai merata, warna
                                                                         
                             yang digunakan harus disetujui oleh Direksi atau
                             Bouwheer.                                   
                        c. Keahlian                                      
                                                                         
                          Pekerjaan mengecat hanya boleh dilaksanakan oleh
                          orang-orang yang sudah ahli dan berpengalaman  
                          dalam bidang ini, seorang mandor yang betul-betul
                          cakap harus selalu mengawasi di tempat tersebut
                          selama pekerjaan itu dilaksanakan              
                                                                         
                                                                         
   5.  Pekerjaan Atap       Sebelum memulai pekerjaan pemasangan penutup
                             atap, Pemborong harus memeriksa terlebih dahulu
                             apakah seluruh rangka telah selesai dipasang dan
                             sudah  sesuai menurut  ketentuan dalam      
                             persyaratan teknis ini.                     
                            Pelaksana pekerjaan ini baru dapat dimulai setelah
                                                                         
                             diijinkan Pengawas.                         
                            Lingkup Pekerjaan Meliputi penyiapan bagian-
                             bagian yang akan dipasang, menyediakan material
                             alat-alat bantu dan pemasangan penutup atap 
                            Dalam pelaksanaan pekerjaan ini, kontraktor 
                             harus menempatkan tenaga ahli/supervisi dari
                                                                         
                             pabrik pembuat. Biaya untuk hal ini ditanggung
                             kontraktor.                                 
                            Pemasangan dimulai dari sudut tepi bawah;   
                             diselesaikan dahulu satu baris ke arah atas,
                             kemudian satu baris ke samping, selanjutnya ke
                             arah atas dan seterusnya hingga atap tertutup
                             semua.                                      
                                                                         
                            Arah tumpang-tindih (overlap) ke samping yaitu
                             lembaran atas menutup lembaran bawahnya sama
                             dengan arah angin.                          
                            Selanjutnya sesuai dengan spesifikasi teknis dari
                             pabrik pembuat.                             
                            Puncak atap harus ditutup nok atap model ”U”
                                                                         
                             dengan bahan yang sama dan sesuai dengan    
                             rekomendasi pabrik pembuatannya.            
                            Pada sambungan atap di daerah jurai dipasang
                             flashing yang terbuat dari bahan yang sama. 
   6.  Pekerjaan Plafond    Penetapan pengukuran yang  tepat untuk      
                             pemasangan dengan memperhatikan rencana     
                                                                         
                             peletakan, rangka batang-batang pengantung  
                             harus terpasang dengan menjamin kekakuan    
                             kebidangan (level), kelurusan dan kerataan (flush)
                             seluruh bidang langit-langit setelah terpasang.
                            Setelah beberapa waktu sistem langit-langit sudah
                             pada bidang yang lurus dan rata. Dimana     
                                                                         
                             diperlukan lubang masuk keruangan langit-langit
                             kepada bagian instalasi tertentu. Bagian langit-
                             langit yang dapat dibuka harus dipasang.    
                            Perlu dilakukan koordinasi kerja dalam      
                             pemasangan langit-langit terhadap pekerjaan lain
                             yang berkaitan, seperti pekerjaan listrik dan lain-
                             lain sesuai dengan gambar kerja.            
                                                                         
                             Kesalahan pemasangan yang berakibat tidak lurus
                             atau tidak rata seluruh atau sebagian bidang
                             plafond, adanya bagian plafond yang cacat,  
                             sehingga menurut Konsultan Pengawas atau    
                             Direksi harus diperbaiki atau harus diganti, maka
                             seluruh biaya akibat  kesalahan tersebut    
                             sepenuhnya menjadi tanggung jawab Kontraktor.
   7.  Pekerjaan Pelapis    Pemasangan keramik untuk pola, tipe dan     
                                                                         
       Lantai                ukurannya harus sesuai dengan gambar kerja dan
                             petunjuk Konsultan Pengawas..               
                            Setelah dasar lantai siap, maka keramik yang akan
                             dipasang diseleksi sesuai dengan warna-warna
                             yang sama. Apabila diperlukan pemotongan    
                             dilaksanakan dengan rapi dengan memakai mesin
                                                                         
                             pemotong dan pinggirannya diasah dengan batu
                             pengasah.                                   
                            Sebelum pemasangan, keramik harus direndam  
                             air hingga tercapai kondisi jenuh air untuk 
                             menghindari pengeringan adukan mortar/spesi 
                             yang terlalu cepat.                         
                            Keramik dipasang dengan menggunakan adukan  
                                                                         
                             mortar 1 Pc : 4 Ps dalam perbandingan volume.
                             Pemasangan dengan jalur-jalur (joints) yang lurus
                             dan apabila terjadi ketidakteraturan jalur diisi
                             dengan pasta semen. Sesudah cukup kering    
                             keramik dicuci dengan lap basah sampai bersih,
                             dan apabila ada bagian-bagian yang lepas harus
                                                                         
                             cepat diperbaiki.                           
                            Selama pemasangan dan sebelum kering yang   
                             cukup, lantai harus dihindari dari injakan dan
                             gangguan lain. Kotoran-kotoran dan lainnya yang
                             menempel pada permukaan lantai harus segera 
                             dibersihkan sebelum menjadi kering.         
                             Pemasangan keramik lantai yang tidak lurus atau
                                                                         
                             tidak rata atau cacat atau tidak sesuai gambar
                             kerja dapat dilakukan perintah pembongkaran 
                             oleh Konsultan Pengawas, dan biaya yang timbul
                             akibat pembongkaran tersebut sepenuhnya     
                             menjadi tanggung Kontraktor.                
   8.  Pekerjan Pintu dan    Metode pelaksanaan pekerjaan kusen pintu    
                                                                         
       jendela Aluminium     Aluminium meliputi persiapan, pemasangan, dan
                             penyetelan. Persiapan meliputi pengadaan alat
                             dan bahan, serta pengukuran lokasi. Pemasangan
                             meliputi pemasangan angkur, pendirian kusen,
                             penyetelan tegak, dan pemasangan skur. Terakhir,
                             penyetelan meliputi  pengecekan  posisi,    
                             ketinggian, dan ketegakan kusen.            
                                                                         
                                                                         
                             Persiapan:                                  
                             Pengadaan alat dan bahan:                   
                             Siapkan alat-alat seperti meteran, waterpass,
                             unting-unting, skur, paku, palu, serta bahan
                             seperti kusen pintu Aluminium, angkur, dan  
                             bahan pengikat lainnya.                     
                                                                         
                                                                         
                             Pengukuran lokasi:                          
                             Ukur lokasi pemasangan kusen pintu sesuai   
                             dengan desain dan ukuran kusen yang telah   
                             ditentukan.                                 
                             Penentuan posisi kusen:                     
                             Tentukan posisi kusen pada dinding dengan   
                                                                         
                             menggunakan benang yang direntangkan sejajar
                             dengan as bouwplank.                        
                                                                         
                             Pemasangan:                                 
                             Pemasangan angkur:                          
                             Pasang angkur pada kusen pintu sesuai dengan
                             kebutuhan dan rencana pemasangan.           
                                                                         
                                                                         
                             Pendirian kusen:                            
                             Dirikan kusen pintu pada posisi yang telah  
                             ditentukan dan pastikan posisinya tegak lurus.
                                                                         
                             Penyetelan tegak:                           
                             Gunakan unting-unting untuk memastikan kusen
                                                                         
                             pintu benar-benar tegak lurus.              
                                                                         
                             Pemasangan skur:                            
                             Pasang skur untuk menahan kusen pintu agar  
                             posisinya tetap stabil dan kokoh.           
                                                                         
                                                                         
                             Penyetelan kedudukan:                       
                             Pastikan kedudukan kusen pintu sudah sesuai 
                             dengan ketinggian dan posisi yang diinginkan.
                                                                         
                             Penyetelan:                                 
                             Pengecekan posisi: Cek kembali posisi kusen pintu
                             apakah sudah sesuai dengan rencana.         
                                                                         
                                                                         
                             Pengecekan ketinggian:                      
                             Pastikan ketinggian kusen pintu sudah sesuai
                             dengan standar yang berlaku.                
                                                                         
                             Pengecekan ketegakan:                       
                             Pastikan kusen pintu benar-benar tegak lurus.
                             Pembersihan lokasi:                         
                             Bersihkan area sekitar pemasangan kusen pintu
                             dari sisa-sisa material dan kotoran         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
   9.  Pekerjaan Instalasi  Pemasangan instalasi listrik dan tata letak titik
       Listrik               lampu/stop kontak serta jenis armatur lampu 
                             yang dipakai harus dikerjakan sesuai dengan 
                             gambar  instalasi listrik. Sedangkan sistem 
                                                                         
                             pemasangan pipa-pipa listrik pada dinding   
                             maupun beton harus ditanam (sistem inbouw) dan
                             penarikan kabel (jaringan kabel) diatas plafon
                             diikat dengan isolator dengan jarak 1,00 atau 1,20
                             m, atau jaringan kabel diatas plafon tersebut
                             dimasukkan dalam pipa PVC.                  
                             Pemasangan instalasi listrik berikut penggunaan
                                                                         
                             bahan/komponen-komponennya       harus      
                             disesuaikan dengan sistem tegangan lokal 110V
                             //220V.                                     
   10. Pekerjaan Pengecatan a. Persiapan dan pengecatan dasar plesteran  
                              Plesteran harus diberi waktu secukupnya untuk
                               mongering dan jangan dipulas (dicat) sampai
                               permukaannya betul-betul kering (kadar    
                                                                         
                               lembab 8 %). Semua pekerjaan plesteran atau
                               semen  yang cacat harus dipotong dan      
                               diperbaiki dengan plesteran dari jenis yang
                               sama.                                     
                              Retak-retak sedikit harus (retak rambut)  
                               ditambal dengn penambal keras dan tidak   
                                                                         
                               menyusut, retak-retak yang lebar harus    
                               dipotong dengan pinggir-pinggirnya dan    
                               tambal dengan plesteran sekelilingnya. Sebelum
                               permukaan plesteran diberi satu lapisan cat
                               dasar yang tahan sekali, debu-debu yang   
                               menempel   pada  permukaannya  harus      
                               dibersihkan dengan lap yang kering dan kasar
                                                                         
                               lalu dilanjutkan dengan  menyekannya      
                               memakai lap yang dibasahi dengan air bersih
                               lalu dikeringjkan.                        
                                                                         
                           b. Pengecatan dasar plesteran Cat Tembok/Plafond.
                              Cat Tembok dapat digunakan yang berkualitas
                                                                         
                               baik, dan tata laksana pengecatannya mengikuti
                               patent pabrik.                            
                              Bagian yang akan dicat tembok adalah :    
                                 Seluruh permukaan tembok yang nampak   
                                  dan telah (diplester + aci) dengan rata.
                                 Plafond keseluruhan.                   
                                 Seluruh permukaan beton yang nampak    
                                                                         
                                  (Balok, ringbalk, kolom, plat/tangga) dan
                                  telah diplester + aci dengan rata.     
                                 Seluruh permukaan beton yang nampak    
                                  (Cansteen dan dinding beton) dan telah 
                                  diplester + aci dengan rata.           
                                 Seluruh permukaan paving block yang    
                                  berwarna merah  baik baru maupun       
                                                                         
                                  pekerjaan lama dilakukan pengecatan ulang
                                  yang sebelumnya telah disikat dan di   
                                  semprot dengan  mesin  compressor.     
                                  Pengecatannya dapat dilakukan dengan   
                                  manual sesuai petunjuk direksi.        
                              Sebelum dinding dicat terlebih dahulu harus
                                                                         
                               diaci semen campuran 1 kapur : 8 pc dan   
                               diamplas kemudian diplamur dengan plamur  
                               tembok dan diamplas hingga halus, barulah 
                               dilakukan pengecatan secara merata.       
                              Pengecatan 2 atau 3 kali sampai merata, warna
                               yang digunakan harus disetujui oleh Direksi
                               atau Bouwheer.                            
                                                                         
                           c. Lapisan Cat Penyelesaian (finishing)       
                             Lapisan cat penyelesaian harus dipulaskan   
                             menurut ketentuan-ketentuan berikut:        
                             a. Pekerjaan Kayu (dicat)                   
                               Diberi 2 lapis cat dasar synthetic resins yang
                               mengkilapn kalau sudah kering             
                             b. Pekerjaan kayu di-teak oil/pelitur transparan
                                                                         
                               Diberi 4 lapis teak oil yang disetujui, tiap 24 jam
                               sekali dilakukan dengan kuas dan diampelas
                               dengan amplas, terakhir dengan kain halus.
                             c. Keahlian                                 
                                        Pekerjaan mengecat hanya boleh   
                             dilaksanakan oleh orang-orang yang sudah ahli
                                                                         
                             dan berpengalaman dalam bidang ini, seorang 
                             mandor yang betul-betul cakap harus selalu  
                             mengawasi di tempat tersebut selama pekerjaan
                             itu dilaksanakan                            
                                                                         
                                                                         
 E. SPESIFIKAS JABATAN KONSTRUKSI                                        
                             MANAGER                                     
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
           ADMI NISTRASI     PELAKSANA       LOGISTIK                    
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
  Daftar Personil Pelaksana Lapangan                                     
                                                                         
       Jabatan dalam   Pendidikan                                        
  No                                Pengalaman  Sertifikat Keahlian      
        pekerjaan   terakhir/minimal                                     
                                                  SKT.Pelaksana          
     Pelaksana                        Min. 1    Bangunan Gedung          
  1.                SMA/SEDERAJAT                                        
     Lapangan                         Tahun     /Pekerjaan Gedung        
                                                    (TA. 022)
Tenders also won by CV Nur Auliyaa
Authority
6 August 2025Pembangunan Gedung Mall Pelayanan Publik Ptsp Kab. Tana TorajaKab. Tana TorajaRp 1,500,000,000
21 October 2025Pemeliharaan Kawasan Rujab Dan Parkiran KantorKab. GowaRp 855,000,000
14 November 2025Pekerjaan Kantor Bupati Kamar Ajudan Dan Asisten Rumah Tangga Di Rujab Bupati Dan SekdaKab. GowaRp 855,000,000
4 November 2015Rehab. Jarimgan Irigasi Tersier Desa Maccini BajiPemerintah Daerah Kabupaten GowaRp 359,690,000
1 July 2022Pengadaan Fasilitas Kebersihan(pembuangan Sampah Sementara Dan Sanitasi) Dak Dispar 2022Kab. Tana TorajaRp 350,000,000
1 August 2023Rehabilitasi Ruang Kelas Upt Sdn 16 BittuangPemerintah Daerah Kabupaten Tana TorajaRp 340,000,000
31 May 2024Pembangunan Rumah Dinas Puskesmas LekkeKab. Tana TorajaRp 315,000,000
14 August 2025Rehabilitasi Ruang Kelas Upt. Smp Negeri 5 BangkalaKab. JenepontoRp 310,202,112
9 August 2024Pembangunan Ruang Guru Upt Sdn 5 MengkendekKab. Tana TorajaRp 300,000,000
29 July 2024Pembangunan Ruang Kelas Baru (Rkb) Sdn 3 Rantetayo;Kab. Tana TorajaRp 280,000,000