| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0010600039093000 | - | - | |
| 0010016103093000 | - | - | |
| 0010016152093000 | - | - | |
| 0033022187805000 | - | - | |
| 0821476645411000 | - | 1. Dalam menguraikan metode pelaksanaan pekerjaan, peserta tidak menjelaskan secara spesifik pekerjaan utama yang disyaratkan dalam LDP. Sehingga Peserta dinyatakan tidak memenuhi ambang batas unsur metode pelaksanaan pekerjaan dan dinilai tidak menggambarkan penguasaan dalam menyelesaikan pekerjaan utama sesuai yang disyaratkan dalam LDP. 2. Peserta tidak memenuhi ambang batas unsur personel manajerial karena mengacu cara penilaian dalam lampiran II, Personel Manajer Teknik 3 - Mekanikal Elektrikal kurang dari minimal persyaratan. 3. Peserta tidak memenuhi ambang batas RKK karena tidak menyajikan tabel IBPRP sesuai dengan uraian pekerjaan dan identifikasi bahaya yang ditentukan dalam LDP. | |
| 0013626437054000 | - | Mengacu ketentuan Bab III IKP 27.6 huruf e Dokumen Tender, peserta dinyatakan gugur karena terdapat kesalahan volume yang disampaikan dalam uraian metode pelaksanaan pekerjaan untuk pekerjaan utama WILAYAH PENGEMBANGAN 1 (WP-1A) 3. PEMASANGAN PIPA HDPE (PE-100, S-5, SDR 11, PN 16) − Pipa HDPE OD 160 mm PN. 16 Galian Tanah. | |
| 0010016145093000 | - | 1. Mengacu ketentuan Bab III IKP 27.6 huruf e Dokumen Tender, peserta dinyatakan gugur karena terdapat kesalahan volume yang disampaikan dalam uraian metode pelaksanaan pekerjaan untuk pekerjaan utama WILAYAH PENGEMBANGAN 1 (WP-1A) 3. PEMASANGAN PIPA HDPE (PE-100, S-5, SDR 11, PN 16)− Pipa HDPE OD 160 mm PN. 16 Galian Tanah. 2. Peserta tidak memenuhi ambang batas unsur peralatan utama karena peralatan dump truck yang ditawarkan kurang dari minimal persyaratan | |
| 0014228175804000 | - | Peserta tidak memenuhi ambang batas unsur personel manajerial karena mengacu cara penilaian dalam lampiran II, Personel Manajer Pelaksanaan/Proyek kurang dari minimal persyaratan. | |
| 0015711591027000 | - | - | |
Indrajaya Sejahtera | 00*5**9****33**0 | - | - |
| 0738315357003000 | - | - | |
Kelman Infra Perkasa | 08*9**4****02**0 | - | - |
| 0011321197441000 | - | - | |
| 0902934215741000 | - | - | |
| 0667028559722000 | - | - | |
| 0708725395805000 | - | - | |
Harta Tahta Wanita | 04*0**0****48**0 | - | - |
Tridaya Bakti Nusa | 03*8**8****17**0 | - | - |
| 0739164788816000 | - | - | |
CV Natasha Cahaya Pratama | 0724126750212000 | - | - |
CV Gema Sangkakala | 07*2**3****54**0 | - | - |
| 0749879094524000 | - | - | |
| 0939973889723000 | - | - | |
PT Geo Indogreen Karya | 07*0**9****52**0 | - | - |
Perkasa Halomoan Pane | 03*5**9****22**0 | - | - |
| 0015029200801000 | - | - | |
| 0023806086048000 | - | - | |
| 0910209980411000 | - | - | |
| 0014104376812000 | - | - | |
PT Sinar Mas Andhika | 00*3**4****73**0 | - | - |
| 0011342144812000 | - | - | |
| 0031503170042000 | - | - | |
| 0015962103034000 | - | - | |
| 0012173084627000 | - | - | |
PT Irama Jaya Bersama | 06*3**8****42**0 | - | - |
| 0011492048007000 | - | - | |
Gema Pribumi Raya | 00*9**7****01**0 | - | - |
| 0015946940073000 | - | - | |
| 0010016111093000 | - | - | |
| 0011447190914000 | - | - | |
| 0012039426711000 | - | - | |
Hasea Benedict | 06*9**5****47**0 | - | - |
| 0013413034016000 | - | - | |
| 0026107631216000 | - | - | |
| 0030017255618000 | - | - | |
| 0025175084647000 | - | - | |
Berky Karya Indonesia | 08*0**3****47**0 | - | - |
PT Anugerah Tirta Indonesia | 07*1**3****31**0 | - | - |
PT Halvia Mandiri Group | 09*5**0****01**0 | - | - |
| 0011116365812000 | - | - | |
| 0027232750432000 | - | - | |
| 0839928223701000 | - | - | |
| 0010016137093000 | - | - | |
PT Anugerah Karya Nusindo | 10*1**1****58**8 | - | - |
| 0028559268813000 | - | - | |
PT Aditama Indonesia Persada | 08*0**8****04**0 | - | - |
| 0015588288609000 | - | - | |
| 0012671442201000 | - | - | |
Nuansa Ciptajaya Persada.PT | 0023647704432000 | - | - |
| 0012169256422000 | - | - | |
| 0019356120101000 | - | - | |
| 0942270737807000 | - | - | |
PT Saka Bangun Cipta | 10*0**0****26**3 | - | - |
| 0029588381926000 | - | - | |
| 0019482140308000 | - | - | |
| 0023770845609000 | - | - | |
| 0011227204641000 | - | - | |
| 0959460213542000 | - | - | |
| 0925265597648000 | - | - |
PEMBANGUNAN JARINGAN PEPRPIPAAN AIR MINUM
SATUAN KERJA
OTORITA IBU KOTA NUSANTARA
TAHUN ANGGARAN 2025-2027
URAIAN SINGKAT
PEMBANGUNAN JARINGAN PERPIPAAN AIR MINUM
TAHUN ANGGARAN 2025-2027
Kementerian Negara / Lembaga :Otorita Ibu Kota Nusantara
Unit Eselon I / II :Deputi Bidang Sarana dan Prasarana /
Direktorat Sarana Prasarana Dasar
Satuan Kerja :Satuan Kerja Otorita Ibu Kota Nusantara
PPK :PPK XVI-2025
Masa Pelaksanaan :810 (Delapan ratus sepuluh) hari kalender
A. Gambaran Umum
Penyediaan air minum merupakan salah satu kebutuhan dasar dan hak sosial
ekonomi masyarakat yang harus dipenuhi, baik oleh pemerintah daerah maupun
pemerintah pusat. Ketersediaan air minum merupakan salah satu penentu peningkatan
kesejahteraan masyarakat, yang mana diharapkan dengan ketersediaan air minum
dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, dan dapat mendorong peningkatan
produktivitas masyarakat, sehingga dapat terjadi peningkatan pertumbuhan ekonomi
masyarakat. Oleh karena itu, penyediaan prasarana dan sarana air minum menjadi salah
satu kunci dalam pengembangan ekonomi wilayah. Perkembangan penduduk dan
bertambahnya kebutuhan ketersediaan air baku, memberikan suatu pemikiran untuk
menyelesaikan permasalahan tersebut secara sistemik. Di sisi lain, kondisi geografis,
topologis dan geologis dan juga aspek sumber daya manusia yang berbeda disetiap
wilayah indonesia, menyebabkan ketersediaan air baku dan kondisi pelayanan air
minum yang berbeda dapat memberikan implikasi penyelenggaraan Sistem Penyediaan
Air Minum (SPAM) yang berbeda untuk masing – masing wilayah. Untuk itu dibutuhkan
suatu konsep dasar yang kuat guna menjamin ketersediaan air minum bagi masyarakat
sesuai dengan tipologi dan kondisi daerah tersebut.
Untuk memastikan kelancaran dan keberhasilan dalam mencapai tujuan yang
telah ditetapkan, maka dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara dilakukan strategi
pembangunan secara bertahap dan terencana dalam jangka panjang. Tahapan
pembangunan Ibu Kota Nusantara ini dibagi menjadi 5 Tahapan yaitu, Tahap 1 (2022-
2024), Tahap 2 (2025-2029), Tahap 3 (2030-2034), Tahap 4 (2035-2039), dan Tahap 5
(2040-2045). Tahap awal pematangan lahan (land development) dan infrastruktur utama
seperti (1) kawasan dan bangunan gedung perkantoran di antaranya istana
kepresidenan, dan istana wakil presiden, blok kantor kementerian koordinator,
Kemensetneg, dan PUPR, kawasan masjid negara; (2) Kawasan dan Bangunan Gedung
Hunian meliputi rumah susun dan rumah tapak; (3) Sarana dan prasarana air bersih dan
sanitasi; (4) Infrastruktur jalan di antaranya jalan kerja atau logistik, jalan bebas
hambatan, dan jalan di dalam kawasan; (5) Infrastruktur air baku dan pengendalian
banjir antara lain bendungan, prasarana intake, drainase utama, kolam retensi dan
embung.
B. Jadwal Pelaksanaan
Total waktu pelaksanaan pekerjaan konstruksi diserahkan selambat-lambatnya
810 (Delapan Ratus Sepuluh) hari kalender setelah diterbitkannya SPMK. Masa
Pemeliharaan selama 360 (tiga ratus enam puluh) hari kalender setelah pekerjaan
konstruksi Tahap 1 selesai dan diserahterimakan.
C. Biaya yang diperlukan
a. Kegiatan ini dibiayai dari sumber pendanaan Tahun Anggaran 2025-2027 yang
dialokasikan melalui Dokumen Pelaksanaan Anggaran Otorita Ibu Kota Negara
(OIKN)
b. Total perkiraan biaya yang diperlukan :
● Pagu anggaran sebesar Rp. 565.622.676.000,00,- (Lima Ratus Enam Puluh
Lima Miliar Enam Ratus Dua Puluh Dua Juta Enam Ratus Tujuh Puluh Enam
Ribu Rupiah).
● Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar Rp. 565.622.000.000,00,- ( Lima Ratus
Enam Puluh Lima Miliar Enam Ratus Dua Puluh Dua Juta Rupiah).
D. Penutup
Demikian uraian singkat kegiatan ini dibuat untuk menjadi acuan bagi semua
pihak termasuk pihak pelaksana pekerjaan dalam melaksanakan kegiatan ini di
lingkungan Satuan Kerja Otorita Ibu Kota Nusantara.
Disusun di,
Nusantara, 21 Agustus 2025