| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0711741942722000 | Rp 19,848,910,000 | - | |
| 0026611517728000 | - | - | |
| 0028285708722000 | - | - | |
| 0025473547722000 | Rp 18,870,344,000 | a. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Cor Beton K-175 tidak memakai Concrete Vibrator untuk pemadatan sesuai dengan spesifikasi Teknis yang telah ditetapkan beserta perubahannya pada pekerjaan Peningkatan Saluran Supply, Pekerjaan Pembuatan Bangunan Box Bagi Sadap dan Pekerjaan Pembuatan Bangunan Gorong-gorong yang merupakan Pekerjaan Utama dimana Tahapan/Urutan tidak ada, sehingga tahapan pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. b. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Pembuatan Saluran Supply yang merupakan Pekerjaan Utama dimana Tahapan/Urutan Pekerjaan Timbunan Tanah (Mekanis) hanya menggunakan alat Excavator, Dump Truck dan Vibro Roller seharusnya menggunakan alat lengkap seperti Excavator, Dump Truck, Bulldozer, Vibro Roller, Water Tank Truck serta alat bantu sesuai dengan dokumen pengadaan sehingga pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. c. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Peningkatan Saluran Supply yang merupakan Pekerjaan Utama dimana Tahapan/Urutan Pekerjaan Karet Deletasi dikerjakan/dipasang bersamaan sepanjang Cor Beton K-175, seharusnya dikerjakan/di dipasang per segmen sesuai dengan penampang saluran dan panjang besi sehingga tahapan pekerjaan tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. | |
| 0025037433722000 | Rp 20,699,543,000 | a. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Cor Beton K-175 tidak memakai Concrete Vibrator untuk pemadatan sesuai dengan spesifikasi Teknis yang telah ditetapkan beserta perubahannya pada pekerjaan Peningkatan Saluran Supply, Pekerjaan Pembuatan Bangunan Box Bagi Sadap dan Pekerjaan Pembuatan Bangunan Gorong-gorong yang merupakan Pekerjaan Utama dimana Tahapan/Urutan tidak ada, sehingga tahapan pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. b. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Pembuatan Saluran Supply yang merupakan Pekerjaan Utama dimana Tahapan/Urutan Pekerjaan Timbunan Tanah (Mekanis) hanya menggunakan alat Excavator, Dump Truck dan Vibro Roller seharusnya menggunakan alat lengkap seperti Excavator, Dump Truck, Bulldozer, Vibro Roller, Water Tank Truck serta alat bantu sesuai dengan dokumen pengadaan sehingga pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. c. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Peningkatan Saluran Supply yang merupakan Pekerjaan Utama dimana Tahapan/Urutan Pekerjaan Karet Deletasi dikerjakan/dipasang bersamaan sepanjang Cor Beton K-175, seharusnya dikerjakan/di dipasang per segmen sesuai dengan penampang saluran dan panjang besi sehingga tahapan pekerjaan tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. | |
PT Bumi Lasinrang | 0025764822722000 | Rp 20,977,933,000 | a. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Peningkatan Saluran Supply yang merupakan Pekerjaan Utama dimana Tahapan/Urutan Pekerjaan Cor Beton K-175 dikerjakan setelah pekerjaan Cor Beton untuk Lantai Kerja seharusnya dikerjakan setelah pekerjaan Jaring Kawat (Wiremesh), Karet Deletasi dan Pekerjaan Bekisting dan Pembongkaran sehingga tahapan pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. b. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Pembuatan Bangunan Gorong-gorong yang merupakan Pekerjaan Utama dimana pekerjaan Timbunan Tanah (Manual) dan Pekerjaan Timbunan Tanah Kembali (Excavator) dikerjakan setelah pekerjaan Galian Tanah (Manual) dan Pekerjaan Galian Tanah (Mekanis) seharusnya dikerjakan diakhir pekerjaan. Pekerjaan Cor K-175 dikerjakan setelah pekerjaan Cor Beton untuk Lantai Kerja seharusnya dikerjakan setelah pekerjaan pembesian dan pekerjaan Bekisting selesai dikerjakan. Pekerjaan Tiang pancang Kayu Ulin 10/10 dikerjakan setelah pekerjaan Bekisting seharusnya dikerjakan setelah pekerjaan Galian Tanah (Manual) dan Galian Tanah Mekanis sehingga tahapan pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. c. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Pembuatan Bangunan Box Sadap yang merupakan Pekerjaan Utama dimana pekerjaan Timbunan Tanah (Manual) dikerjakan setelah pekerjaan Galian Tanah (Manual) seharusnya dikerjakan diakhir pekerjaan. Pekerjaan Cor K-175 dikerjakan setelah pekerjaan Cor Beton untuk Lantai Kerja seharusnya dikerjakan setelah pekerjaan pembesian dan pekerjaan Bekisting selesai dikerjakan. Pekerjaan Tiang pancang Kayu Ulin 10/10 dikerjakan setelah pekerjaan Bekisting seharusnya dikerjakan setelah pekerjaan Galian Tanah (Manual) sehingga tahapan pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. d. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Uraian/Cara Kerja dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Pembuatan Saluran Supply yang merupakan Pekerjaan Utama dimana pekerjaan timbuan tanah di gali dan dihampar menggunakan alat Excavator dan pemadatan dilakukan menggunakan Vibrotary Roller. Seharusnya sesuai Dokumen pengadaan material timbunan tanah digali dengan Exacavator kemudian diangkut dengan Dump Truck dibawa kelokasi timbunan, dihampar dan diratakan dengan alat Bulldozer, dipadatkan dengan Vibro Roller, selama pemadatan disiram Air dengan Mobil Water Tank Truck. sehingga pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. |
| 0011375334731000 | Rp 18,540,112,000 | a. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Pembuatan Saluran Supply, Pekerjaan Peningkatan Saluran Supply, Pekerjaan Normalisasi Saluran Supply, Pekerjaan Pembuatan Bangunan Box Bagi Sadap, Pekerjaan Pembuatan Bangunan Gorong-gorong, Pekerjaan Peningkatan Jalan Inspeksi dan Pekerjaan Pembuatan Saluran Pembuang yang merupakan Pekerjaan Utama dimana Tahapan/Urutan tidak ada, sehingga tahapan pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. b. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Pembuatan Saluran Supply yang merupakan Pekerjaan Utama dimana Tahapan/Urutan Pekerjaan Pembuatan Saluran Supply tidak diuraikan dikerjakan pada proses pengangkutan, penghamparan dan pemadatan hanya menggunakan alat pemadat (Rollers), seharusnya menggunakan alat lengkap seperti Excavator, Dump Truck, Bulldozer, Vibro Roller, Water Tank Truck serta alat bantu sesuai dengan dokumen pengadaan sehingga pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. | |
| 0025037912722000 | Rp 22,924,751,000 | a. Jaminan Penawaran Asli Tidak Ada. | |
| 0747396992722000 | Rp 21,277,788,000 | a. Jaminan Penawaran Asli Tidak Ada. | |
| 0020840070424000 | Rp 18,937,922,000 | a. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Peningkatan Saluran Supply yang merupakan Pekerjaan Utama dimana Tahapan/Urutan Pekerjaan Karet Deletasi dikerjakan/dipasang Setelah Cor Beton K-175, seharusnya dikerjakan/di dipasang setelah pekerjaan Jaring Kawat (Wiremesh) dan dipasang per segmen sesuai dengan penampang saluran dan panjang besi sebelum Pekerjaan Cor Beton K-175 sehingga tahapan pekerjaan tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. | |
| 0025473968722000 | Rp 21,320,258,000 | a. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Pembuatan Bangunan Bagi Sadap yang merupakan Pekerjaan Utama dimana pekerjaan Timbunan Tanah (Manual) dikerjakan setelah pekerjaan Galian Tanah (Manual) seharusnya dikerjakan diakhir pekerjaan. Pekerjaan Cor Beton K-175 dikerjakan setelah pekerjaan Cor Beton untuk lantai kerja seharusnya dikerjakan setelah pekerjaan pembesian dan pekerjaan bekisting selesai. Pekerjaan Tiang pancang Kayu Ulin dikerjakan setelah pekerjaan bekisting dan pembongkaran seharusnya dikerjakan setelah pekerjaan Galian Tanah (Manual). sehingga tahapan pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. b. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Pembuatan Bangunan Gorong-gorong yang merupakan Pekerjaan Utama dimana pekerjaan Timbunan Tanah (Manual) dan Pekerjaan Timbunan Tanah Kembali (Excavator) dikerjakan setelah pekerjaan Galian Tanah (Manual) dan Pekerjaan Galian Tanah (Mekanis) seharusnya dikerjakan diakhir pekerjaan. Pekerjaan Cor K-175 dikerjakan setelah pekerjaan Cor Beton untuk Lantai Kerja seharusnya dikerjakan setelah pekerjaan pembesian dan pekerjaan Bekisting selesai dikerjakan. Pekerjaan Tiang pancang Kayu Ulin 10/10 dikerjakan setelah pekerjaan Bekisting seharusnya dikerjakan setelah pekerjaan Galian Tanah (Manual) dan Galian Tanah Mekanis sehingga tahapan pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. c. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Pembuatan Saluran Supply yang merupakan Pekerjaan Utama dimana pekerjaan Timbunan Tanah (Mekanis) mengambil tanah dari sumber galian biasa dengan menggunakan Dump Truck Seharusnya sesuai Dokumen pengadaan material timbunan tanah digali dengan Exacavator kemudian diangkut dengan Dump Truck dibawa kelokasi timbunan, dihampar dan diratakan dengan alat Bulldozer, dipadatkan dengan Vibro Roller, selama pemadatan disiram Air dengan Mobil Water Tank Truck. sehingga pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. d. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Peningkatan Saluran Supply yang merupakan Pekerjaan Utama dimana Tahapan/Urutan Pekerjaan Cor Beton K-175 dikerjakan setelah pekerjaan Cor Beton untuk Lantai Kerja seharusnya dikerjakan setelah pekerjaan Jaring Kawat (Wiremesh), Karet Deletasi dan Pekerjaan Bekisting dan Pembongkaran sehingga tahapan pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. | |
| 0016506834432000 | Rp 20,574,022,000 | a. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Peningkatan Saluran Supply yang merupakan pekerjaan utama dimana tahapan/urutan pekerjaan Karet Deletasi dipasang/kerjakan (diakhir pekerjaan) setelah pekerjaan Bongkar Bekisting atau pekerjaan Cor Beton K-175 selesai seharusnya dikerjakan setelah pekerjaan Jaring Kawat (Wiremesh) sehingga tahapan pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. b. Pada Metode Pelaksanaan Tidak ada tahapan/urutan pekerjaan dan uraian/cara kerja dari awal sampai akhir secara garis besar untuk pekerjaan Pembuatan Saluran Supplay yang merupakan pekerjaan Utama sehingga pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan dinyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. | |
Almira Buana Abadi, PT | 0014617153911000 | Rp 19,757,710,000 | a. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Pembuatan Saluran Supply, Pekerjaan Peningkatan Saluran Supply, Pekerjaan Normalisasi Saluran Supply, Pekerjaan Pembuatan Bangunan Box Bagi Sadap, Pekerjaan Pembuatan Gorong-gorong, Pekerjaan Peningkatan Jalan Inspeksi dan Pekerjaan Saluran Pembuang yang merupakan Pekerjaan Utama, tidak ada Tahapan/ Urutan Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar sehingga tahapan pekerjaan tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. |
Arjuna Jaya Mukti, PT | 0012413340403000 | Rp 20,796,060,000 | a. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi uraian/cara kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Pembuatan Saluran Supply yang merupakan Pekerjaan Utama dimana Uraian/cara kerja Pekerjaan Timbunan Tanah (Mekanis) hanya menggunakan alat Excavator, Bulldozer, Dump Truck dan Vibro Roller seharusnya menggunakan alat lengkap seperti Excavator, Dump Truck, Bulldozer, Vibro Roller, Water Tank Truck serta alat bantu didalam dokumen beserta perubahannya sehingga uraian/cara kerja pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. b. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi uraian/cara kerja Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Peningkatan Saluran Supply yang merupakan Pekerjaan Utama dimana Uraian/cara kerja Pekerjaan Cor Beton K-175 menggunakan alat Vibrator Roller untuk menggetarkan cor beton seharusnya menggunakan alat Concrete Vibrator sehingga uraian/cara kerja pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. |
| 0025477274722000 | Rp 19,565,699,000 | a. Jaminan Penawaran Asli Tidak Ada. | |
| 0029517604722000 | Rp 17,361,790,590 | a. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Tahapan/Urutan Pekerjaan dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Pembuatan Bangunan Box Sadap yang merupakan Pekerjaan Utama dimana Tahapan/Urutan Pekerjaan Timbunan Tanah (Manual) dikerjakan setelah pekerjaan pancang ulin 10/10 seharusnya dikerjakan diakhir pekerjaan atau setelah pekerjaan pembongkaran bekisting, sehingga tahapan pekerjaan tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. b. Metode pelaksanaan pekerjaan tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi Uraian/Cara Kerja dari awal sampai akhir secara garis besar untuk Pekerjaan Pembuatan Saluran Supply yang merupakan Pekerjaan Utama dimana pekerjaan timbuan tanah dihampar menggunakan alat Excavator dan pemadatan dilakukan secara bertahap selapis demi selapis menggunakan Exacavator. Seharusnya sesuai Dokumen pengadaan material timbunan tanah digali dengan Exacavator kemudian diangkut dengan Dump Truck dibawa kelokasi timbunan, dihampar dan diratakan dengan alat Bulldozer, dipadatkan dengan Vibro Roller, selama pemadatan disiram Air dengan Mobil Water Tank Truck. sehingga pekerjaan tidak dapat dipertanggungjawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. | |
| 0025948241722000 | Rp 19,786,414,000 | a. Metode Pelaksanaan pekerjaan peningkatan jalan inspeksi tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi tahapan/urutan pekerjaan peningkatan jalan inspeksi yang ditawarkan dalam dokumen penawaran adalah pekerjaan peningkatan jalan akses hal ini tidak sesuai dengan dokumen pengadaan dimana tahapan/urutan pekerjaan yang dipersyaratakan adalah pekerjaan peningkatan jalan inspeksi. sehingga tahapan pekerjaan tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. b. Metode Pelaksanaan pekerjaan timbunan sirtu pada jalan inspeksi tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi uraian/cara kerja timbunan sirtu tidak terdapat adanya jenis peralatan yang digunakan seharusnya perlatan yang digunakan untuk pekerjaan timbunan sirtu adalah Alat Excavator dan Vibro Roller sehingga uraian/cara kerja timbunan sirtu tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. c. Metode Pelaksanaan pekerjaan pembersihan lokasi kerja pada jalan inspeksi tidak memenuhi persyaratan substantif yang meliputi uraian/cara kerja pekerjaan pembersihan lokasi kerjayang ditawarkan dalam dokumen penawaran adalah untuk saluran seharusnya uraian/cara kerja item pkerjaan pembersihan lokasi kerja dalam dokumen pengadaan adalah untuk jalan inspeksi sehingga uraian/cara kerja pembersihan lokasi kerja tidak dapat dipertanggung jawabkan secara teknis dan diyakini tidak menggambarkan penguasaan dalam penyelesaian pekerjaan. d. Metode pelaksanaan pekerjaan pada dokumen penawaran Penyedia Jasa untuk pekerjaan Peningkatan Jalan Inspeksi pada pekerjaan Timbunan Sirtu (Mekanis) menggunakan Alat Wheel Loader dan Dump Truck pada Borrow Pit, Pemadatan Memakai Alat Dump Truck, Motor Grader, Vibro Roller dan Water Tank. Sedangkan dalam Isian Kualifikasi dokumen penawaran, tidak terdapat Mobilisasi Alat Berat, jenis alat Wheel Loader dan Motor Grader. e. Pada Dokumen penawaran penyedia jasa ada Bagian Pekerjaan yang di Subkontrakan, seharusnya berdasarkan dokumen pengadaan tidak ada pekerjaan yang di Subkontrakan. | |
PT Liajaya Mandiri | 06*4**3****05**0 | - | - |
CV Muara Bengkal Putra | 0022133284724000 | - | - |
| 0021959564722000 | - | - | |
| 0028282093722000 | - | - | |
| 0014243315732000 | - | - | |
PT Fitra Rezky Mandiri | 0666791066722000 | - | - |
PT Piranti Reksa Asri Madani | 00*9**0****01**0 | - | - |
| 0032105058722000 | - | - | |
| 0011260270812000 | - | - | |
| 0031766512724000 | - | - | |
CV Cendana Graha | 00*2**8****24**0 | - | - |
| 0316654318721000 | - | - | |
PT Mangisi Makmur Sentosa | 0013944564011000 | - | - |
| 0730054012727000 | - | - | |
| 0027602382307000 | - | - | |
| 0011022365218000 | - | - | |
| 0017475450015000 | - | - | |
PT Moses Edgar Partogi Utama | 07*0**5****35**0 | - | - |
| 0030343826722000 | - | - | |
PT Larasati Indah | 00*1**9****22**0 | - | - |
PT Jalin Energi Persada | 07*9**4****24**0 | - | - |
CV Dua Dua Juni | 00*9**3****03**0 | - | - |
| 0715367637727000 | - | - | |
| 0714590239722000 | - | - | |
| 0724559984653000 | - | - | |
| 0011460086722000 | - | - | |
CV Dafa Rizky Anur | 0032073298728000 | - | - |
| 0030122204728000 | - | - | |
PT Menara Rajawali Berau | 0720154178727000 | - | - |
CV Prestasi Mandiri | 00*8**8****06**0 | - | - |
| 0706754165801000 | - | - | |
PT Ambalat Jaya Bersama | 08*0**4****22**0 | - | - |
PT Furama | 02*1**0****07**0 | - | - |
PT Tantui Enam Konstruksi | 08*3**7****01**0 | - | - |
PT Dhelfita Borneo Utama | 00*0**1****22**0 | - | - |
| 0021327739722000 | - | - | |
| 0016228280201000 | - | - | |
CV Borneo Surya Perdana | 0032189425722000 | - | - |
| 0028183234724000 | - | - | |
| 0032832875722000 | - | - | |
| 0766444269733000 | - | - | |
| 0028210292805000 | - | - | |
| 0029516770722000 | - | - | |
CV Rara | 03*2**2****17**0 | - | - |
| 0021953930728000 | - | - | |
| 0749312914328000 | - | - | |
| 0019370295812000 | - | - | |
| 0024675985722000 | - | - | |
| 0021359955723000 | - | - | |
| 0024928772077000 | - | - | |
| 0016094666018000 | - | - | |
| 0014346118722000 | - | - | |
CV " Lan"tabur" | 00*9**5****24**0 | - | - |
| 0705871176722000 | - | - | |
| 0019063775805000 | - | - | |
| 0030803654077000 | - | - | |
| 0029515731722000 | - | - | |
| 0767859481941000 | - | - | |
| 0030794101009000 | - | - | |
CV Atabihi Barokah | 00*2**1****22**0 | - | - |
PT Beringin Abadi | 00*4**9****22**0 | - | - |
| 0743266355728000 | - | - | |
| 0012339008653000 | - | - | |
| 0013386594007000 | - | - | |
| 0026182014721000 | - | - | |
| 0025476854725000 | - | - | |
Dahlia Mitra Sejati, CV | 0746253509444000 | - | - |
| 0018264580952000 | - | - | |
| 0027564194722000 | - | - | |
Tatakarsa Kreasindo | 03*6**2****45**0 | - | - |
| 0025947011722000 | - | - | |
| 0667028559722000 | - | - | |
CV Panji Jaya Sri | 03*5**3****53**0 | - | - |
| 0027963859013000 | - | - | |
| 0017694415722000 | - | - | |
| 0026072579609000 | - | - | |
CV Kharisma Putra Mandiri | 00*2**6****22**0 | - | - |
CV Ichawa | 0020544474724000 | - | - |
| 0837976026722000 | - | - | |
| 0032682023008000 | - | - | |
PT Megatama Berlian Jaya | 0750744849727000 | - | - |
Prima Jaya Solusindo | 08*4**7****22**0 | - | - |
CV Surya Sari Eltwo Mandiri | 03*4**2****05**0 | - | - |
| 0709962864821000 | - | - | |
| 0032944118125000 | - | - | |
CV Poda | 03*5**6****02**0 | - | - |
| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 16 November 2020 | Rehabilitasi Dan Peningkatan Jaringan Irigasi Sprinkler Kab Belu (Paket II) | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 25,000,000,000 |
| 27 November 2020 | Rehabilitasi Bendung Dan Jaringan Irigasi D.I. Nebe Di Kab. Sikka (Premium Bendungan Napun Gete) | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 19,000,000,000 |
| 23 March 2021 | Pekerjaan Pembangunan Dermaga Ppi Manggar Baru | Provinsi Kalimantan Timur | Rp 7,202,751,200 |
| 3 November 2020 | Pembangunan Embung Serba Guna Sei Fatimah Tahap II Kab. Nunukan | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 4,350,000,000 |
| 22 February 2021 | Pembangunan Embung Serba Guna Sei Fatimah Tahap II Kab. Nunukan | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 4,350,000,000 |
| 22 April 2021 | Lanjutan Land Clearing Genangan Waduk Marangkayu | Provinsi Kalimantan Timur | Rp 3,799,358,500 |
| 22 April 2021 | Pengendalian Banjir Semani (Sentosa-Remaja-A.Yani) | Provinsi Kalimantan Timur | Rp 3,221,204,544 |