| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0964935746955000 | Rp 8,000,000,000 | - | |
| 0732263173951000 | Rp 8,385,302,835 | - | |
CV Guinea Waresih | 00*3**9****55**0 | Rp 8,458,000,000 | - |
| 0750638777955000 | Rp 8,799,999,989 | - | |
| 0964403372955000 | Rp 8,999,500,000 | - | |
| 0015878606956000 | - | - | |
PT Batu Biru Nusantara | 09*5**0****53**0 | Rp 9,757,456,240 | Kualifikasi : 1. Peserta berasal dari Pelaku Usaha luar Provinsi Papua Barat yaitu Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten (Non-Papua Barat), sehingga berlaku ketentuan wajib berKSO dan subkontrak dengan Pelaku Usaha Papua (Provinsi Papua Barat). Hal ini berdasarkan ketentuan dalam Dokumen Pemilihan Bab III. Instruksi Kepada Peserta (IKP) poin 3.9. Dalam hal paket pekerjaan konstruksi yang diperuntukkan bagi percepatan pembangunan kesejahteraan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat, maka: a. untuk HPS paling sedikit bernilai diatas Rp2.500.000.000,- (dua miliar lima ratus juta rupiah), pelaksanaan tender diikuti oleh Pelaku Usaha dengan kewajiban melakukan pemberdayaan kepada Pelaku Usaha Papua dalam bentuk Kerja Sama Operasi (KSO) dan/atau subkontrak, kecuali apabila peserta adalah Pelaku Usaha Papua; b. Pelaku Usaha dilarang melakukan KSO dan/atau subkontrak dengan Pelaku Usaha Papua yang tidak aktif; dan c. dalam hal Pelaku Usaha melakukan KSO, maka KSO dipimpin oleh Pelaku Usaha Papua sepanjang ada Pelaku Usaha Papua yang memenuhi kualifikasi. Namun demikian berdasarkan ketentuan dalam Dokumen Pemilihan Bab III. Instruksi Kepada Peserta (IKP) poin 3.7 Untuk Usaha Kecil tidak dapat melakukan Kerja sama Operasional (KSO) dan Dokumen Pemilihan Bab IX. Rancangan Kontrak, II. Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK) poin 59.4, Penyedia Usaha Kecil tidak boleh mensubkontrakkan pekerjaan kepada pihak lain. Sehingga Pelaku Usaha Non Papua (Provinsi Papua Barat) yang mengikuti tender ini tidak memenuhi persyaratan (KSO dan Subkon). Adapun persyaratan untuk Pelaku Usaha Papua berlaku ketentuan sebagai berikut : 1. Domisili Pelaku Usaha Papua wajib berada pada Provinsi lokasi pelaksanaan pekerjaan (Provinsi Papua Barat); 2. Pembuktian Pelaku Usaha Papua : a. jumlah kepemilikan saham Orang Asli Papua (OAP) yaitu lebih besar dari 50% (lima puluh persen); b. Direktur Utama dijabat oleh OAP; c. jumlah pengurus badan usaha yang dijabat oleh OAP lebih besar dari 50% (lima puluh persen) apabila berjumlah gasal dan minimal 50% (lima puluh persen) apabila berjumlah genap. Penilaian Kualifikasi Peserta dilakukan terhadap Kualifikasi Perusahaan Induk. Teknis: 1. Tidak melampirkan bukti kepemilikan peralatan dan/atau surat perjanjian sewa peralatan yang disertai dengan bukti. 2. Tidak melampirkan bukti SKA/SKK dan Riwayat Pekerjaan dari Personel Manajerial. 3. Uraian Pekerjaan dan Identifikasi Bahaya dalam RKK tidak sesuai dengan ketentuan dalam LDP. |
| 0918289091955000 | - | - | |
| 0026099911332000 | - | - | |
| 0026898072951000 | - | - | |
| 0862657111822000 | - | - | |
| 0663925592955000 | Rp 8,000,158,868 | Berdasarkan pada bukti SBU yang disampaikan dan Klarifikasi pada LPJK (siki.pu.go.id) Peserta tidak memiliki SBU dengan sub bidang klarifikasi/layanan yang disyaratkan sebagaimana dalam Dokumen Pemilihan BAB. V Lembar Data Kualifikasi (LDK) Persyaratan Kualifikasi No. 3 yaitu Memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU) dengan Kualifikasi Usaha Kecil, serta disyaratkan sub bidang klasifikasi/layanan Pelaksana Konstruksi Pekerjaan Pengeboran Sumur Air Tanah Dalam (SP 008) atau Pelaksana Konstruksi Perpipaan Air Minum Lokal (SI 008). | |
| 0915581672911000 | - | - | |
| 0901763474955000 | Rp 8,295,080,052 | Pengalaman Personel Pelaksana atas nama Sukardin pada tahun 2018 adalah Pekerjaan Tambang Galian C, sehingga tidak termasuk dalam pekerjaan kontruksi. Berdasarkan hal tersebut, maka pengalaman kerja yang dipenuhi hanya 1 (satu) tahun dan tidak memenuhi ketentuan dalam Bab IV. LDP Huruf F. Persyaratan Teknis Angka 3 yang mensyaratkan pengalaman kerja Pelaksana sebanyak 2 (dua) tahun. | |
CV Citra Muda Lestari | 0082683996801000 | Rp 8,393,751,578 | Kualifikasi : 1. Keterangan Wajib Pajak berdasarkan hasil Konfirmasi Status Wajib Pajak (KSWP) peserta tidak valid. 2. Peserta berasal dari Pelaku Usaha luar Provinsi Papua Barat yaitu Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan (Non-Papua Barat), sehingga berlaku ketentuan wajib berKSO dan subkontrak dengan Pelaku Usaha Papua (Provinsi Papua Barat). Hal ini berdasarkan ketentuan dalam Dokumen Pemilihan Bab III. Instruksi Kepada Peserta (IKP) poin 3.9. Dalam hal paket pekerjaan konstruksi yang diperuntukkan bagi percepatan pembangunan kesejahteraan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat, maka: a. untuk HPS paling sedikit bernilai diatas Rp2.500.000.000,- (dua miliar lima ratus juta rupiah), pelaksanaan tender diikuti oleh Pelaku Usaha dengan kewajiban melakukan pemberdayaan kepada Pelaku Usaha Papua dalam bentuk Kerja Sama Operasi (KSO) dan/atau subkontrak, kecuali apabila peserta adalah Pelaku Usaha Papua; b. Pelaku Usaha dilarang melakukan KSO dan/atau subkontrak dengan Pelaku Usaha Papua yang tidak aktif; dan c. dalam hal Pelaku Usaha melakukan KSO, maka KSO dipimpin oleh Pelaku Usaha Papua sepanjang ada Pelaku Usaha Papua yang memenuhi kualifikasi. Namun demikian berdasarkan ketentuan dalam Dokumen Pemilihan Bab III. Instruksi Kepada Peserta (IKP) poin 3.7 Untuk Usaha Kecil tidak dapat melakukan Kerja sama Operasional (KSO) dan Dokumen Pemilihan Bab IX. Rancangan Kontrak, II. Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK) poin 59.4, Penyedia Usaha Kecil tidak boleh mensubkontrakkan pekerjaan kepada pihak lain. Sehingga Pelaku Usaha Non Papua (Provinsi Papua Barat) yang mengikuti tender ini tidak memenuhi persyaratan (KSO dan Subkon). Adapun persyaratan untuk Pelaku Usaha Papua berlaku ketentuan sebagai berikut : 1. Domisili Pelaku Usaha Papua wajib berada pada Provinsi lokasi pelaksanaan pekerjaan (Provinsi Papua Barat); 2. Pembuktian Pelaku Usaha Papua : a. jumlah kepemilikan saham Orang Asli Papua (OAP) yaitu lebih besar dari 50% (lima puluh persen); b. Direktur Utama dijabat oleh OAP; c. jumlah pengurus badan usaha yang dijabat oleh OAP lebih besar dari 50% (lima puluh persen) apabila berjumlah gasal dan minimal 50% (lima puluh persen) apabila berjumlah genap. Penilaian Kualifikasi Peserta dilakukan terhadap Kualifikasi Perusahaan Induk. |
| 0719177743805000 | Rp 9,250,011,536 | Kualifikasi: 1. Peserta berasal dari Pelaku Usaha luar Provinsi Papua Barat yaitu Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan (Non-Papua Barat), sehingga berlaku ketentuan wajib berKSO dan subkontrak dengan Pelaku Usaha Papua (Provinsi Papua Barat). Hal ini berdasarkan ketentuan dalam Dokumen Pemilihan Bab III. Instruksi Kepada Peserta (IKP) poin 3.9. Dalam hal paket pekerjaan konstruksi yang diperuntukkan bagi percepatan pembangunan kesejahteraan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat, maka: a. untuk HPS paling sedikit bernilai diatas Rp2.500.000.000,- (dua miliar lima ratus juta rupiah), pelaksanaan tender diikuti oleh Pelaku Usaha dengan kewajiban melakukan pemberdayaan kepada Pelaku Usaha Papua dalam bentuk Kerja Sama Operasi (KSO) dan/atau subkontrak, kecuali apabila peserta adalah Pelaku Usaha Papua; b. Pelaku Usaha dilarang melakukan KSO dan/atau subkontrak dengan Pelaku Usaha Papua yang tidak aktif; dan c. dalam hal Pelaku Usaha melakukan KSO, maka KSO dipimpin oleh Pelaku Usaha Papua sepanjang ada Pelaku Usaha Papua yang memenuhi kualifikasi. Namun demikian berdasarkan ketentuan dalam Dokumen Pemilihan Bab III. Instruksi Kepada Peserta (IKP) poin 3.7 Untuk Usaha Kecil tidak dapat melakukan Kerja sama Operasional (KSO) dan Dokumen Pemilihan Bab IX. Rancangan Kontrak, II. Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK) poin 59.4, Penyedia Usaha Kecil tidak boleh mensubkontrakkan pekerjaan kepada pihak lain. Sehingga Pelaku Usaha Non Papua (Provinsi Papua Barat) yang mengikuti tender ini tidak memenuhi persyaratan (KSO dan Subkon). Adapun persyaratan untuk Pelaku Usaha Papua berlaku ketentuan sebagai berikut : 1. Domisili Pelaku Usaha Papua wajib berada pada Provinsi lokasi pelaksanaan pekerjaan (Provinsi Papua Barat); 2. Pembuktian Pelaku Usaha Papua : a. jumlah kepemilikan saham Orang Asli Papua (OAP) yaitu lebih besar dari 50% (lima puluh persen); b. Direktur Utama dijabat oleh OAP; c. jumlah pengurus badan usaha yang dijabat oleh OAP lebih besar dari 50% (lima puluh persen) apabila berjumlah gasal dan minimal 50% (lima puluh persen) apabila berjumlah genap. Penilaian Kualifikasi Peserta dilakukan terhadap Kualifikasi Perusahaan Induk. Teknis: 1. Perjanjian sewa alat untuk peralatan Dump Truck, Pick up, dan Mesin Bor tidak disertai dengan bukti. 2. Bukti Kepemilikan untuk peralatan Welding Mesing, Genset, dan Pompa Air tidak disertakan dalam dokumen. 3. Uraian Pekerjaan dan Identifikasi Bahaya dalam RKK tidak sesuai dengan ketentuan dalam LDP. | |
| 0929914802951000 | Rp 9,582,556,720 | Berdasarkan pada Evaluasi Ulang yang dilaksanakan oleh Pokja Pemilihan pada Tender sebelumnya bahwa persyaratan SKP CV. Kobeoser Jaya tidak memenuhi. Selain dari pada itu, CV. Kobeoser Jaya juga tidak menyampaikan Pekerjaan yang sedang Dikerjakan pada Isian Kualifikasi yang mana Isian Kualifikasi hanya diisi 1 (satu) paket, sedangkan Pekerjaan yang sedang Dikerjaan adalah 5 (lima) paket. Sehingga CV. Kobeoser Jaya tidak memberikan data yang sesuai. Berdasarkan pada Bab III. IKP Poin 31.14, maka CV. Kobeoser Jaya dinyatakan gugur. | |
| 0809498900822000 | Rp 7,999,999,999 | Peserta berasal dari Pelaku Usaha luar Provinsi Papua Barat yaitu Kab. Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo (Non-Papua Barat), sehingga berlaku ketentuan wajib berKSO dan subkontrak dengan Pelaku Usaha Papua (Provinsi Papua Barat). Hal ini berdasarkan ketentuan dalam Dokumen Pemilihan Bab III. Instruksi Kepada Peserta (IKP) poin 3.9. Dalam hal paket pekerjaan konstruksi yang diperuntukkan bagi percepatan pembangunan kesejahteraan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat, maka: a. untuk HPS paling sedikit bernilai diatas Rp2.500.000.000,- (dua miliar lima ratus juta rupiah), pelaksanaan tender diikuti oleh Pelaku Usaha dengan kewajiban melakukan pemberdayaan kepada Pelaku Usaha Papua dalam bentuk Kerja Sama Operasi (KSO) dan/atau subkontrak, kecuali apabila peserta adalah Pelaku Usaha Papua; b. Pelaku Usaha dilarang melakukan KSO dan/atau subkontrak dengan Pelaku Usaha Papua yang tidak aktif; dan c. dalam hal Pelaku Usaha melakukan KSO, maka KSO dipimpin oleh Pelaku Usaha Papua sepanjang ada Pelaku Usaha Papua yang memenuhi kualifikasi. Namun demikian berdasarkan ketentuan dalam Dokumen Pemilihan Bab III. Instruksi Kepada Peserta (IKP) poin 3.7 Untuk Usaha Kecil tidak dapat melakukan Kerja sama Operasional (KSO) dan Dokumen Pemilihan Bab IX. Rancangan Kontrak, II. Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK) poin 59.4, Penyedia Usaha Kecil tidak boleh mensubkontrakkan pekerjaan kepada pihak lain. Sehingga Pelaku Usaha Non Papua (Provinsi Papua Barat) yang mengikuti tender ini tidak memenuhi persyaratan (KSO dan Subkon). Adapun persyaratan untuk Pelaku Usaha Papua berlaku ketentuan sebagai berikut : 1. Domisili Pelaku Usaha Papua wajib berada pada Provinsi lokasi pelaksanaan pekerjaan (Provinsi Papua Barat); 2. Pembuktian Pelaku Usaha Papua : a. jumlah kepemilikan saham Orang Asli Papua (OAP) yaitu lebih besar dari 50% (lima puluh persen); b. Direktur Utama dijabat oleh OAP; c. jumlah pengurus badan usaha yang dijabat oleh OAP lebih besar dari 50% (lima puluh persen) apabila berjumlah gasal dan minimal 50% (lima puluh persen) apabila berjumlah genap. Penilaian Kualifikasi Peserta dilakukan terhadap Kualifikasi Perusahaan Induk. | |
| 0022301717612000 | Rp 9,561,981,787 | - | |
| 0951445592955000 | Rp 8,036,032,951 | - | |
| 0851253971955000 | Rp 8,000,000,251 | Personel Manajerial Ahli K3 Konstruksi yang dilampirkan atas nama Drs. M. YUSUF S untuk SKK tidak memenuhi persyaratan yang mana persyaratan dalam dokumen pemilihan adalah Ahli Muda K3 Konstruksi sedangkan yang disampaikan dalam Dokumen Penawaran peserta adalah Sertifikat Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K-3) Bidang Konstruksi Bangunan. | |
| 0750202186801000 | Rp 8,000,070,092 | Kualifikasi : 1. Peserta berasal dari Pelaku Usaha luar Provinsi Papua Barat yaitu Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan (Non-Papua Barat), sehingga berlaku ketentuan wajib berKSO dan subkontrak dengan Pelaku Usaha Papua (Provinsi Papua Barat). Hal ini berdasarkan ketentuan dalam Dokumen Pemilihan Bab III. Instruksi Kepada Peserta (IKP) poin 3.9. Dalam hal paket pekerjaan konstruksi yang diperuntukkan bagi percepatan pembangunan kesejahteraan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat, maka: a. untuk HPS paling sedikit bernilai diatas Rp2.500.000.000,- (dua miliar lima ratus juta rupiah), pelaksanaan tender diikuti oleh Pelaku Usaha dengan kewajiban melakukan pemberdayaan kepada Pelaku Usaha Papua dalam bentuk Kerja Sama Operasi (KSO) dan/atau subkontrak, kecuali apabila peserta adalah Pelaku Usaha Papua; b. Pelaku Usaha dilarang melakukan KSO dan/atau subkontrak dengan Pelaku Usaha Papua yang tidak aktif; dan c. dalam hal Pelaku Usaha melakukan KSO, maka KSO dipimpin oleh Pelaku Usaha Papua sepanjang ada Pelaku Usaha Papua yang memenuhi kualifikasi. Namun demikian berdasarkan ketentuan dalam Dokumen Pemilihan Bab III. Instruksi Kepada Peserta (IKP) poin 3.7 Untuk Usaha Kecil tidak dapat melakukan Kerja sama Operasional (KSO) dan Dokumen Pemilihan Bab IX. Rancangan Kontrak, II. Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK) poin 59.4, Penyedia Usaha Kecil tidak boleh mensubkontrakkan pekerjaan kepada pihak lain. Sehingga Pelaku Usaha Non Papua (Provinsi Papua Barat) yang mengikuti tender ini tidak memenuhi persyaratan (KSO dan Subkon). Adapun persyaratan untuk Pelaku Usaha Papua berlaku ketentuan sebagai berikut : 1. Domisili Pelaku Usaha Papua wajib berada pada Provinsi lokasi pelaksanaan pekerjaan (Provinsi Papua Barat); 2. Pembuktian Pelaku Usaha Papua : a. jumlah kepemilikan saham Orang Asli Papua (OAP) yaitu lebih besar dari 50% (lima puluh persen); b. Direktur Utama dijabat oleh OAP; c. jumlah pengurus badan usaha yang dijabat oleh OAP lebih besar dari 50% (lima puluh persen) apabila berjumlah gasal dan minimal 50% (lima puluh persen) apabila berjumlah genap. Penilaian Kualifikasi Peserta dilakukan terhadap Kualifikasi Perusahaan Induk. Sedangkan perusahaan yang beralamat di Manokwari adalah perusahaan cabang. Teknis : 1. Peralatan Utama Welding Mesin (Mesin Las) dan Alat Bor hanya menyampaikan 2 Unit sedangkan yang disyaratkan dalam LDP adalah 3 Unit. | |
CV Sumber Jaya Utama | 08*4**6****01**0 | Rp 8,617,189,741 | Kualifikasi : 1. Keterangan Wajib Pajak berdasarkan hasil Konfirmasi Status Wajib Pajak (KSWP) peserta tidak valid. 2. Peserta berasal dari Pelaku Usaha luar Provinsi Papua Barat yaitu Kota Banda Aceh, Provinsi Aceh (Non-Papua Barat), sehingga berlaku ketentuan wajib berKSO dan subkontrak dengan Pelaku Usaha Papua (Provinsi Papua Barat). Hal ini berdasarkan ketentuan dalam Dokumen Pemilihan Bab III. Instruksi Kepada Peserta (IKP) poin 3.9. Dalam hal paket pekerjaan konstruksi yang diperuntukkan bagi percepatan pembangunan kesejahteraan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat, maka: a. untuk HPS paling sedikit bernilai diatas Rp2.500.000.000,- (dua miliar lima ratus juta rupiah), pelaksanaan tender diikuti oleh Pelaku Usaha dengan kewajiban melakukan pemberdayaan kepada Pelaku Usaha Papua dalam bentuk Kerja Sama Operasi (KSO) dan/atau subkontrak, kecuali apabila peserta adalah Pelaku Usaha Papua; b. Pelaku Usaha dilarang melakukan KSO dan/atau subkontrak dengan Pelaku Usaha Papua yang tidak aktif; dan c. dalam hal Pelaku Usaha melakukan KSO, maka KSO dipimpin oleh Pelaku Usaha Papua sepanjang ada Pelaku Usaha Papua yang memenuhi kualifikasi. Namun demikian berdasarkan ketentuan dalam Dokumen Pemilihan Bab III. Instruksi Kepada Peserta (IKP) poin 3.7 Untuk Usaha Kecil tidak dapat melakukan Kerja sama Operasional (KSO) dan Dokumen Pemilihan Bab IX. Rancangan Kontrak, II. Syarat-Syarat Umum Kontrak (SSUK) poin 59.4, Penyedia Usaha Kecil tidak boleh mensubkontrakkan pekerjaan kepada pihak lain. Sehingga Pelaku Usaha Non Papua (Provinsi Papua Barat) yang mengikuti tender ini tidak memenuhi persyaratan (KSO dan Subkon). Adapun persyaratan untuk Pelaku Usaha Papua berlaku ketentuan sebagai berikut : 1. Domisili Pelaku Usaha Papua wajib berada pada Provinsi lokasi pelaksanaan pekerjaan (Provinsi Papua Barat); 2. Pembuktian Pelaku Usaha Papua : a. jumlah kepemilikan saham Orang Asli Papua (OAP) yaitu lebih besar dari 50% (lima puluh persen); b. Direktur Utama dijabat oleh OAP; c. jumlah pengurus badan usaha yang dijabat oleh OAP lebih besar dari 50% (lima puluh persen) apabila berjumlah gasal dan minimal 50% (lima puluh persen) apabila berjumlah genap. Penilaian Kualifikasi Peserta dilakukan terhadap Kualifikasi Perusahaan Induk. |
| 0030567440105000 | - | - | |
| 0022575997529000 | - | - | |
CV Olivia Lerin | 09*3**1****51**0 | - | - |
| 0934580457955000 | - | - | |
CV Mandawe | 00*8**1****15**0 | - | - |
| 0808201115814000 | - | - | |
| 0021387428955000 | - | - | |
| 0755188596644000 | - | - | |
| 0015499957201000 | - | - | |
CV Sihar Putra | 00*3**8****08**0 | - | - |
| 0030046874955000 | - | - | |
PT Makmur Jaya | 02*0**9****18**0 | - | - |
PT Ryantama | 00*4**4****05**0 | - | - |
| 0808867865801000 | - | - | |
| 0026861815956000 | - | - | |
| 0819516477955000 | - | - | |
| 0848400339955000 | - | - | |
PT Satria Nusantara Abadi | 09*0**7****05**0 | - | - |
| 0311593594412000 | - | - | |
| 0010611549093000 | - | - | |
CV Wintama | 09*6**6****08**0 | - | - |
| 0427470695624000 | - | - | |
| 0748297561824000 | - | - | |
| 0031610819803000 | - | - | |
| 0017761123009000 | - | - | |
| 0033083486952000 | - | - | |
| 0801234527802000 | - | - | |
| 0832442743903000 | - | - | |
| 0707584256954000 | - | - | |
CV Herda Ripta Loka | 0027481076002000 | - | - |
| 0031691819814000 | - | - | |
| 0664170115825000 | - | - | |
| 0812025849804000 | - | - | |
| 0842790222952000 | - | - | |
| 0811443993952000 | - | - | |
CV Filia | 00*8**0****51**0 | - | - |
CV Dian Utama Karya | 0014970396504000 | - | - |
| 0964083885912000 | - | - | |
| 0314549932955000 | - | - | |
| 0714099025955000 | - | - | |
| 0316912138955000 | - | - | |
| 0664994720603000 | - | - | |
Beacon Engineering | 07*7**8****42**0 | - | - |
| 0020483947217000 | - | - | |
| 0750943672951000 | - | - | |
| 0015482011429000 | - | - | |
| 0809755614805000 | - | - | |
| 0815152467072000 | - | - | |
| 0955369558727000 | - | - | |
| 0918190265956000 | - | - | |
| 0016184483951000 | - | - | |
| 0026897637951000 | - | - | |
| 0031708688822000 | - | - | |
| 0012411039424000 | - | - | |
PT Mangisi Makmur Sentosa | 0013944564011000 | - | - |
| 0032883415027000 | - | - | |
| 0929122752955000 | - | - | |
| 0027754712518000 | - | - | |
| 0841174691307000 | - | - | |
CV Karya Mandiri | 00*6**6****16**1 | - | - |
CV Nikfan Penajam Lestari | 00*1**2****21**0 | - | - |
CV Tito Mandiri | 00*2**3****04**0 | - | - |
| 0032419400922000 | - | - | |
CV Dua Putra Papua | 0032226912951000 | - | - |
CV Tiga Utama Mandiri | 0017223330951000 | - | - |
| 0734319122951000 | - | - | |
Arcon Persada | 00*1**8****12**0 | - | - |
CV Ahyufat | 08*1**1****51**0 | - | - |
| 0011153152951000 | - | - | |
| 0025700469952000 | - | - | |
| 0966476780314000 | - | - | |
| 0909307043807000 | - | - | |
CV Dua Cahaya Angin | 09*9**9****25**0 | - | - |
| 0012685285203000 | - | - | |
| 0809738834101000 | - | - | |
CV Wijoyo Kusumo | 0703964577524000 | - | - |
| 0024528937956000 | - | - | |
PT Rekamas Radinasa Bhakti | 0016337198311000 | - | - |
| 0031950157801000 | - | - | |
| 0802392910801000 | - | - | |
| 0767388135201000 | - | - | |
| 0942343708824000 | - | - | |
| 0210795704521000 | - | - | |
| 0021716790103000 | - | - | |
| 0706947108732000 | - | - | |
PT Olivia Agroindo Sejahtera | 10*0**0****45**4 | - | - |
| 0948790530951000 | - | - | |
| 0016412785823000 | - | - | |
CV Kiel Jaya Bersama | 09*6**4****23**0 | - | - |
| 0028590644951000 | - | - | |
Anugrah Kencana, CV | 0702398041805000 | - | - |
| 0838687499101000 | - | - | |
| 0021391222955000 | - | - | |
| 0029751948807000 | - | - | |
| 0026897017951000 | - | - | |
| 0759286560731000 | - | - | |
| 0027991652508000 | - | - | |
| 0839328259955000 | - | - | |
| 0765361175923000 | - | - | |
| 0026897579951000 | - | - | |
| 0210356671954000 | - | - | |
| 0032567307915000 | - | - | |
CV Papua Cerdas Mandiri | 09*5**5****52**0 | - | - |
| 0666566864955000 | - | - | |
CV Katebu Mandiri | 09*0**0****55**0 | - | - |
CV Gaya Baru Utama | 09*5**3****55**0 | - | - |
| 0032729386952000 | - | - | |
CV Rezzki Nusantara | 09*9**8****51**0 | - | - |
| 0031874688805000 | - | - | |
| 0025658022951000 | - | - | |
| 0031544539941000 | - | - | |
| 0016184863951000 | - | - | |
PT Hen Jaya | 00*3**4****22**0 | - | - |
CV Busimor Engineering | 0210247656122000 | - | - |
CV Almendo Papua | 09*7**3****55**0 | - | - |
| 0940343098816000 | - | - | |
| 0768440182122000 | - | - | |
CV Karya Raya Utama | 09*6**6****53**0 | - | - |
CV Erick Ared | 09*7**3****95**0 | - | - |
CV Yosafat | 08*5**8****52**0 | - | - |
CV Putri Dani | 00*9**5****52**0 | - | - |
CV Sela Dolbhing | 07*4**9****52**0 | - | - |
| 0751314535821000 | - | - | |
CV Rangkiang | 00*2**8****04**0 | - | - |
CV Framu Biru | 0954439741951000 | - | - |
CV Delta Batu | 00*0**9****52**0 | - | - |
| 0316900596955000 | - | - | |
CV Sueba Raimuni | 0016183360955000 | - | - |
CV Dua Putra | 07*2**5****02**0 | - | - |
| 0015116767951000 | - | - | |
PT Darma Kuthagara Kusumayuda | 09*9**5****48**0 | - | - |
| 0946002599955000 | - | - | |
| 0835377276903000 | - | - | |
CV Multi Jaya | 00*6**0****22**0 | - | - |
| 0031712292034000 | - | - | |
CV Susmare Mandiri | 09*4**3****51**0 | - | - |
Jayashree Papua | 04*7**4****56**0 | - | - |
PT Royal Inti Mahiro | 07*6**9****09**0 | - | - |
| 0902946037811000 | - | - | |
CV Dayma Totalindo | 07*0**6****05**0 | - | - |
CV Andhi | 0011095452602000 | - | - |
Pandawa Teknocal Multi Energi | 07*7**2****36**0 | - | - |
| 0024215386203000 | - | - | |
| 0859140964952000 | - | - | |
| 0025653296103000 | - | - | |
| 0925670036952000 | - | - | |
CV Asa Anugrah | 08*5**0****54**1 | - | - |
| 0810904011956000 | - | - | |
| 0024619165412000 | - | - | |
| 0026464545952000 | - | - | |
| 0024632655801000 | - | - | |
CV Cahaya Berlian | 00*0**3****22**0 | - | - |
| 0014235527201000 | - | - | |
PT Terminal Jaya Propertyndo | 08*7**9****01**0 | - | - |
| 0757044763955000 | - | - | |
| 0021385992955000 | - | - | |
| 0024754517735000 | - | - | |
| 0714085172807000 | - | - | |
| 0801441890801000 | - | - | |
| 0014542955609000 | - | - | |
PT Patra Geoteksindo Jaya | 09*6**1****35**0 | - | - |
PT Bintang Pusuk Buhit | 07*6**3****05**0 | - | - |
CV Golden Persada Papua | 0731620571951000 | - | - |
| 0914870654951000 | - | - | |
| 0312585342404000 | - | - |
| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 14 March 2023 | Pembangunan Sumur Bor Kawasan Pesantren Roudlotul Khuffadz Aimas Di Kabupaten Sorong; Papua Barat; 1 Titik; 1.5 Liter/Detik; F; K; Syc | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 2,000,000,000 |
| 3 July 2025 | Broncaptering, Instalasi Jaringan Pipanisasi Kampung Sobei Indah | Kab. Teluk Wondama | Rp 1,932,902,940 |
| 5 July 2023 | Pembangunan Dermaga Kaprus Tahap IV | Pemerintah Daerah Kabupaten Teluk Wondamah | Rp 1,862,840,000 |
| 13 May 2024 | Pemasangan Rangka Girder Jembatan Papararo Tahap III | Kab. Teluk Wondama | Rp 1,659,540,000 |
| 20 July 2023 | Pembangunan Sistem Pengolahan Air Minum Di Kampung Klatim | Kab. Sorong | Rp 1,083,565,000 |
| 5 June 2024 | Pembangunan Pos Duga Air Sungai Klamono Di Kab. Sorong | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 550,000,000 |