| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0016121790444000 | Rp 1,200,348,450 | 88.59 | 90.87 | - | |
| 0015314974423000 | Rp 1,201,645,000 | 84.18 | 85.34 | - | |
| 0016155970952000 | Rp 1,215,865,983 | 72.45 | 75.77 | - | |
| 0018999615019000 | Rp 1,237,477,950 | 84.7 | 87.16 | - | |
PT Hirfi Studio | 03*2**8****52**0 | Rp 1,271,616,000 | 83.88 | 85.99 | - |
| 0011191632424000 | Rp 1,322,676,000 | 81.84 | 83.62 | - | |
| 0016196867721000 | - | - | - | TOTAL NILAI DI BAWAH AMBANG BATAS | |
| 0419916697732000 | - | - | - | Kualifikasi Kecil | |
| 0017649112517000 | - | - | - | - | |
| 0015483894441000 | - | - | - | - | |
| 0022041826429000 | - | - | - | - | |
| 0719817025432000 | - | - | - | - | |
| 0030919732822000 | - | - | - | - | |
| 0024404279805000 | - | - | - | - | |
| 0030727291722000 | - | - | - | - | |
PT Arista Gemilang Konsulindo | 0805898392722000 | - | - | - | - |
| 0626906457403000 | - | - | - | - | |
| 0027552496541000 | - | - | - | - | |
PT Teknika Utama Konsultan | 09*0**8****44**0 | - | - | - | - |
| 0313116204445000 | - | - | - | - | |
| 0662889260805000 | - | - | - | - | |
| 0211040209429000 | - | - | - | - | |
| 0026454256323000 | - | - | - | - | |
| 0016147266722000 | - | - | - | - | |
| 0807755970528000 | - | - | - | - | |
| 0013421094016000 | - | - | - | - | |
| 0017539248805000 | - | - | - | - | |
| 0711677393542000 | - | - | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
PENYUSUNAN DOKUMEN ANDALALIN RUAS JALAN
NASIONAL DAN RUAS JALAN STRATEGIS NASIONAL
KAWASAN PERBATASAN PROVINSI KALIMANTAN TIMUR
BALAI BESAR PELAKSANAAN JALAN NASIONAL
KALIMANTAN TIMUR
TAHUN 2024
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
Ruang Lingkup Pekerjaan
Ruang lingkup pekerjaan meliputi:
1. Pengumpulan Data (Data Collection)
Penyedia Jasa melakukan pengumpulan data yang disesuaikan dengan kebutuhan
kajian dan tidak terbatas pada data berikut ini:
A. Kajian Data Sekunder
Penyedia Jasa harus melakukan kajian data sekunder yang meliputi:
− Data Lalu lintas yang ada di wilayah studi yang berasal dari kegiatan studi
terkait dan data lainnya yang dapat dijadikan sebagai data penunjang kajian
− Data sosial-ekonomi pada masing-masing wilayah dimana ruas jalan nasional
dan ruas jalan strategis nasional kawasan perbatasan Provinsi Kalimantan
Timur berada.
− Data program kebijakan pembangunan di wilayah studi
− Data lainnya diluar yang disebutkan diatas yang dinilai berpengaruh secara
strategis terhadap ruas jalan nasional dan ruas jalan strategis nasional kawasan
Perbatasan Provinsi Kalimantan Timur.
B. Survei Lapangan
Survei lapangan ini merupakan rangkaian survey lalu lintas yang perlu dilakukan
untuk mendukung kajian lalu lintas. Survey lapangan yang perlu dilakukan antara lain:
− Survei Penghitungan Volume Lalu Lintas Terklasifikasi (Classified Traffic
Counting Survey).
Survei ini bertujuan untuk mendapatkan besaran volume lalu lintas eksisting
yang melintas pada suatu ruas jalan pada satu satuan waktu tertentu. Mengacu
pada Manual Perkerasan Jalan Nomor 04/SE/Db/2017, maka survey dilakukan
dengan durasi minimal 7 x 24 jam untuk memberikan informasi volume lalu
lintas harian yang terjadi pada ruas tersebut.
− Survei Penghitungan Volume Lalu Lintas Terklasifikasi pada persimpangan
(Intersection Classified Traffic Counting Survey)
Survei ini bertujuan untuk mendapatkan besaran volume lalu lintas eksisting
pada masing-masing lengan di sebuah persimpangan serta distribusi
pergerakan kendaraan yang terjadi di persimpangan tersebut. Pemilihan lokasi
persimpangan yang akan ditinjau harus dilakukan dengan cermat dimana
pengaruh pergerakan diperkirakan akan memberikan dampak terhadap
rencana pembangunan yang sedang dilakukan. Mengacu pada Manual
Perkerasan Jalan Nomor 04/SE/Db/2017, maka survey dilakukan dengan
durasi minimal 7 x 24 jam atau untuk mendapatkan pergerakan kendaraan pada
saat peak dan off-peak.
− Survei Asal Tujuan Perjalanan (Origin-Destination Survey)
Survei ini bertujuan untuk mendapatkan pola pergerakan yang terjadi di suatu
wilayah dengan keluaran berupa Matriks Asal Tujuan Perjalanan. Penentuan
titik survey dilakukan sedemikian rupa dengan mencermati kondisi di wilayah
studi dan kecenderungan pergerakan yang mungkin terjadi terkait dengan
rencana pembangunan. Sehingga seluruh pergerakan yang terjadi dapat
terekam dengan baik pada kegiatan survey ini.
− Survei Waktu Perjalanan dan Tundaan (Travel Time and Delay)
Survei ini bertujuan untuk mendapatkan kondisi kinerja jaringan jalan eksisting
yang terjadi pada koridor yang sejajar pada ruas jalan nasional dan ruas jalan
strategis nasional kawasan perbatasan Provinsi Kalimantan Timur.
− Survei Kesediaan dan Kemampuan Membayar (Willingness to Pay/WTP dan
Ability to Pay/ATP)
Survei wawancara yang bertujuan untuk mengetahui keinginan dan
kemampuan membayar angkutan umum dari pihak pengguna jalan termasuk
pendapat terhadap nilai waktu. Hasil survei WTP dan ATP diperlukan guna
menganalisa kesesuaian tarif angkutan umum, sedangkan nilai waktu akan
digunakan sebagai faktor penalty terhadap waktu tempuh perjalanan pada ruas-
ruas jalan nasional dan jalan strategis nasional dalam pemodelan, yang
besarnya akan tergantung dari tarif angkutan umum yang diterapkan. Hasil nilai
ATP/WTP digunakan sebagai dasar pemodelan untuk mendapatkan proyeksi
volume lalu lintas.
2. Pengolahan Data (Data Treatment)
Data sekunder dan data primer yang diperoleh selanjutnya harus diolah sesuai
dengan kebutuhan kajian yang sedang dilakukan. Berikut adalah point pengolahan data
yang perlu dilakukan:
▪ Analisa terhadap faktor pertumbuhan yang terjadi di wilayah studi.
▪ Kajian terhadap kebijakan public dan kebijakan pembangunan pada daerah yang
terlintasi oleh koridor rencana ruas jalan nasional dan ruas jalan strategis nasional
kawasan perbatasan Provinsi Kalimantan Timur.
▪ Volume lalu lintas harian rata-rata (LHR) yang terklasifikasi pada jenis kendaraan
sesuai dan besaran volume potensial ruas jalan nasional dan ruas jalan strategis
nasional kawasan perbatasan Provinsi Kalimantan Timur.
▪ Kinerja jaringan jalan eksisting dan proyeksinya dimasa mendatang
▪ Distribusi pergerakan kendaraan pada masing-masing lengan di persimpangan
berikut kinerja persimpangan yang terjadi disaat ini.
▪ Matrik asal tujuan perjalanan, desire lines pergerakan yang terjadi saat ini, serta
perbandingan pola pergerakan yang terjadi dengan Matriks Asal Tujuan Perjalanan
yang sudah ada.
▪ Kinerja jaringan jalan dari sisi kecepatan bebas dan waktu tempuh perjalanan
▪ Melakukan analisa dan evaluasi mengenai akibat yang ditimbulkan dari ruas jalan
nasional dan ruas jalan strategis nasional kawasan perbatasan Provinsi Kalimantan
Timur terhadap kondisi lalu lintas yang ada
3. Pemodelan Transportasi
Pemodelan transportasi bertahap terdiri atas model-model yang saling berkaitan
secara bertahap, dalam arti keluaran masing-masing model merupakan masukan bagi
model yang berikutnya. Pemodelan bertahap melibatkan empat tahap (sub model),
sehingga lebih kenal dengan Four step transport modeling. Keempat model transportasi
tersebut adalah:
A. Pemodelan Bangkitan dan Tarikan.
Analisis Bangkitan/Tarikan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan akibat pembangunan
berdasarkan kaidah teknis transportasi dengan menggunakan faktor trip rate yang
ditetapkan secara nasional.
a. Menjelaskan jumlah bangkitan lalu lintas dari suatu lokasi kegiatan
b. Tingkat lalu lintas yang dipakai dalam tahapan ini diambil dari pedoman teknis.
c. Deviasi dari tingkat bangkitan lalu lintas
B. Pemodelan Sebaran Perjalanan (Trip Distribution).
Pendistribusian dari lalu lintas yang dibangkitkan suatu lokasi kegiatan untuk
perioda waktu tertentu dijelaskan pada bab ini. Sebagaimana halnya pada semua
analisis teknik metoda dasar dan asumsi yang dipakai harus secara jelas diuraikan,
untuk memudahkan pemeriksaan.
C. Pemodelan Pemilihan Moda (Modal Split).
Analisa dilakukan dengan tinjauan rencana/program yang secara paralel juga
dilakukan pemerintah daerah maupun pemerintah pusat di kawasan studi ruas jalan
nasional dan ruas jalan strategis nasional kawasan perbatasan Provinsi Kalimantan
Timur Perlu dilakukan kajian terhadap distribusi persentasi pemilihan moda dimasa
mendatang.
D. Pemodelan Pembebanan Perjalanan (Trip Assignment).
Menjelaskan pembebanan lalu lintas yang dibangkitkan oleh suatu lokasi kegiatan
pada jaringan jalan di kawasan kajian. Kemudian volume lalu lintas hasil pembebanan
dikombinasikan dengan volume lalu lintas tahun rencana, sehingga diperoleh volume
tahun rencana untuk jalan utama dan gerakan membelok.
4. Penyusunan Dokumen Andalalin
Dari hasil pemodelan transportasi yang dilakukan, tahapan selanjutnya adalah
melakukan analisis terhadap kinerja lalu lintas di ruas jalan nasional dan ruas jalan
strategis nasional kawasan perbatasan Provinsi Kalimantan Timur selama masa operasi
dan masa kontruksi.
A. Gambaran umum lokasi yang akan dibangun atau dikembangkan, meliputi:
● kesesuaian dengan rencana tata ruang wilayah;
● peta lokasi yang memuat tentang jenis bangunan dan rencana pembangunan;
● kondisi fisik sarana dan prasarana lalu lintas dan angkutan jalan di sekitar lokasi;
● karakteristik dan intensitas tata guna lahan eksisting;
● kondisi sosial ekonomi di sekitar lokasi rencana pembangunan; dan
● kondisi lalu lintas dan pelayanan angkutan jalan yang ada di sekitar lokasi
B. Perencanaan dan metodologi analisis dampak lalu lintas, meliputi:
● cakupan wilayah kajian berdasarkan rencana pembangunan atau pengembangan;
● perkiraan transportasi yang digunakan seperti bangkitan/tarikan lalu lintas,
distribusi perjalanan, pemilihan moda, pembebanan, akses dan/atau kebutuhan
parkir;
● penetapan tahun dasar yang dipakai sebagai dasar analisis;
● kebutuhan pengumpulan data lalu lintas;
● penggunaan dan pemilihan model transportasi;
● metodologi penyusunan dokumen hasil analisis dampak lalu lintas;
C. analisis kondisi lalu lintas dan angkutan jalan saat ini, meliputi:
● kondisi prasarana jalan paling sedikit memuat geometrik, perkerasan dan
perlengkapan jalan, dimensi potongan melintang, fungsi, status dan kelas jalan;
● kondisi lalu lintas eksisting paling sedikit memuat data historis volume lalu lintas,
volume gerakan membelok, tundaan membelok, panjang antrian, kecepatan rata-
rata kendaraan, waktu perjalanan, okupansi jalan, data penumpang angkutan
umum, pejalan kaki, dan pesepeda;
● kondisi angkutan jalan paling sedikit memuat jaringan trayek, faktor muat, jenis
kendaraan dan waktu tunggu;
D. Analisis Bangkitan/Tarikan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan akibat pembangunan
berdasarkan kaidah teknis transportasi dengan menggunakan faktor trip rate yang
ditetapkan secara nasional;
E. Analisis distribusi perjalanan;
F. Analisis pemilihan moda;
G. Analisis pembebanan perjalanan;
H. Simulasi kinerja lalu lintas terhadap analisis dampak lalu lintas, meliputi:
● simulasi kinerja lalu lintas sebelum pembangunan;
● simulasi kinerja lalu lintas pada saat pembangunan;
● simulasi kinerja lalu lintas setelah pembangunan;
● simulasi kinerja lalu lintas masa yang akan datang
I. Identifikasi masalah/dampak, rekomendasi dan rencana implementasi penanganan
J. Rincian tanggung jawab Pemerintah dan Pengembang atau Pembangun dalam
penanganan dampak
K. Rencana pemantauan dan evaluasi yang memuat:
● pemantauan oleh Pemerintah
● pemantauan oleh Pengembang atau Pembangun.
Lokasi Pekerjaan
Penyusunan Dokumen Andalalin Ruas Jalan Nasional dan Ruas Jalan Strategis Nasional
Kawasan Perbatasan Provinsi Kalimantan Timur ini meliputi ruas-ruas jalan sebagai
berikut:
a. Akses Pelabuhan Maloy Baru;
b. Barong Tongkok – Tering;
c. Sp. Tering – Bts. Kab. Mahulu;
d. Bts. Kab. Mahulu – Long Bagun;
e. Long Bagun – Long Pahangai;
Jangka Waktu Pelaksanaan
Seluruh pekerjaan ini diharapkan dapat diselesaikan dalam waktu 180 (seratus delapan
puluh) terhitung sejak tanggal dimulai yang tercantum pada Surat Perintah Mulai Kerja.
Sumber Pendanaan
APBN Tahun Anggaran 2023 sebesar Rp 1.500.000.000,- (Satu Milyar Lima Ratus Juta
Rupiah) termasuk PPN.
Harga Perkiraan Sendiri
Rp 1.500.000.000,- (Satu Milyar Lima Ratus Juta Rupiah) termasuk PPN.
Output Pekerjaan
Keluaran yang dihasilkan dari pekerjaan ini adalah tersedianya Dokumen Analisis
Dampak Lalu Lintas ruas jalan nasional dan ruas jalan strategis nasional kawasan
perbatasan Provinsi Kalimantan Timur.
Tujuan Pekerjaan
Maksud penyusunan dokumen andalalin ruas jalan nasional dan ruas jalan strategis
nasional kawasan perbatasan Provinsi Kalimantan Timur ini adalah untuk mengidentifikasi
permasalahan eksisting, membuat perkiraan dampak masa konstruksi dan operasi serta
menyusun aksi mitigasi dampak atas rencana pembangunan ruas jalan nasional dan ruas
jalan strategis nasional kawasan perbatasan Provinsi Kalimantan Timur melalui kegiatan
manajemen dan rekayasa lalu lintas. Tujuan dan sasaran pekerjaan Jasa Konsultansi
Analisa Dampak Lalu Lintas ruas jalan nasional dan ruas jalan strategis nasional kawasan
perbatasan Provinsi Kalimantan Timur ini antara lain:
a. Analisa distribusi perjalanan
b. Analisa pemilihan moda
c. Analisa pembebanan perjalanan
d. Analisa bangkitan dan tarikan lalu-lintas dan angkutan jalan
e. Simulasi kinerja lalu lintas
f. Analisa besaran dampak yang diakibatkan dan mempengarui kinerja lalu lintas
sekitar
g. Rekomendasi dan rencana implementasi penanganan dampak
h. Tanggungjawab para pihak dalam penanganan dampak
i. Rencana Pemantauan, Evaluasi dan Penanganan dampak lalu lintas
j. Memberikan rekomendasi perkiraan besaran permintaan lalu lintas yang akan
digunakan pada perhitungan desain simpang susun.
k. Kajian terhadap kinerja jaringan jalan eksisting sepanjang masa operasi.
l. Memberikan kajian dan rekomendasi penanganan terhadap efek lalu lintas pada
persilangan eksisting terutama pada persilangan sebidang yang ditimbulkan akibat
adanya jalan nasional melalui kegiatan rekayasa dan manajemen lalu lintas.
m. Tersedianya dokumen Analisa Dampak Lalu Lintas (ANDAL LALIN) ruas jalan
nasional.
n. Mendapatkan SK Persetujuan Andalalin dari pihak terkait.
Sasaran Pekerjaan
Sasaran dari Penyusunan Dokumen Analisis Dampak Lalu Lintas di Balai Besar
Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Timur ini adalah tersusunnya Dokumen Hasil
Analisis Dampak Lalu Lintas di beberapa lokasi pada ruas jalan nasional dan ruas
strategis nasional kawasan perbatasan Provinsi Kalimantan Timur.| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 5 March 2024 | Feasibility Study Pembangunan Jalan Jembatan Nibung (Pelawan) - Simp. Km 46 (Biatan) | Provinsi Kalimantan Timur | Rp 1,987,200,000 |
| 31 May 2025 | Fs Pembangunan Water Front And Riverside Road (Selili - Jembatan Mahkota II) (Pergeseran) | Provinsi Kalimantan Timur | Rp 1,932,000,000 |
| 5 January 2016 | Perencanaan Dan Strategi Pembangunan Jembatan Untuk Mendukung Jaringan Jalan | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 1,890,000,000 |
| 24 June 2024 | Desain Rinci Jalan Waduk Muka Kuning (Jalan Letjend Suprapto) | Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas Dan Pelabuhan Bebas Batam | Rp 1,871,325,000 |
| 16 April 2019 | Fs Dan Ded Flyover Lembang | Provinsi Jawa Barat | Rp 1,522,006,898 |
| 18 April 2019 | Fs Dan Ded Flyover Kadipaten | Provinsi Jawa Barat | Rp 1,514,306,898 |
| 20 June 2019 | Kajian Pelaksanaan Integrasi Jalan Tol Dan Penentuan Tarif Tol Berbasis Wilayah Perkotaan | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 1,500,000,000 |
| 7 December 2015 | Fs Kusamba - Padang Bay | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 1,493,140,000 |
| 7 December 2015 | Fs Pembangunan Underpass Sp. Tugu Ngurah Rai | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 1,393,140,000 |
| 16 December 2015 | Pkt. Fs. Jembatan Kahayan 2 Prov. Kalteng | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 1,350,000,000 |