KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)
Uraian Pendahuluan1
1. Latar Pola Pengelolaan Sumber Daya Air (selanjutnya disebut Pola) pada Wilayah
Belakang Sungai adalah hasil perencanaan tata penggunaan dan tata pengairan pada
setiap wilayah sungai yang bersifat makro untuk jangka waktu 20 Tahun. Pola
juga merupakan kerangka dasar dalam merencanakan, melaksanakan,
memantau dan mengevaluasi kegiatan konservasi sumber daya air,
pendayagunaan sumber daya air, dan pengendalian daya rusak air pada wilayah
sungai tersebut. Pola disusun berdasarkan kondisi WS dan kebijakan pengelola
sumber daya air yang berlaku pada saat itu.
Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat No.
04/PRT/M/2015 Tentang Penetapan Wilayah Sungai, Wilayah Sungai (WS)
Parigi-Poso merupakan Wilayah Sungai Kewenangan Pemerintah Pusat.
Pengelolaan WS Parigi-Poso dilaksanakan oleh Balai Wilayah Sungai Sulawesi
III Palu sesuai Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
Nomor 9 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri
Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 16 Tahun 2020 tentang
Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis di Kementerian Pekerjaan
Umum dan Perumahan Rakyat.
Pola Pengelolaan SDA WS Parigi-Poso telah ditetapkan oleh Menteri PUPR
dengan Surat Keputusan Menteri PU Nomor 50/KPTS/M/2012 tentang Pola
Pengelolaan SDA Wilayah Sungai Parigi - Poso. Dengan demikian Pola tersebut
saat ini telah berusia lebih 10 (Sepuluh) tahun sejak ditetapkan.
Merujuk Peraturan Menteri PUPR nomor 10/PRT/M/2015 tentang Rencana dan
Rencana Teknis Tata Pengaturan Air dan Tata Pengairan pasal 10 disebutkan
bahwa rencana pengelolaan sumber daya air yang sudah ditetapkan dapat
ditinjau dan dievaluasi kembali paling singkat setiap 5 (lima) tahun sekali. Selain
itu, pada tahun 2024 telah dilaksanakan evaluasi RPSDA WS. Parigo Poso.
Berdasarkan hasil perhitungan, terdapat beberapa indikator yang berada
dibawah ambang batas, hal ini menunjukan kurang relevannya RPSDA terhadap
kondisi saat ini dan memerlukan revisi.
Berdasarkan hal tersebut di atas maka pada Tahun Anggaran 2025, Balai
Wilayah Sungai Sulawesi III sebagai instansi yang memiliki kewenangan
pengelolaan sumber daya air WS Parigi-Poso melaksanakan pekerjaan review
terhadap Pola PSDA WS Parigi-Poso.
Wilayah Sungai (WS) Parigi Poso, yang mencakup Kabupaten Poso dan
Kabupaten Parigi Moutong di Provinsi Sulawesi Tengah, memiliki peran yang
sangat penting dalam pemenuhan kebutuhan air bagi berbagai sektor, seperti
pertanian, perikanan, industri, dan kebutuhan domestik masyarakat. Sungai
Parigi dan Poso juga menjadi sumber kehidupan bagi ribuan penduduk yang
tinggal di sekitar wilayah ini. Namun, pengelolaan sumber daya air di WS Parigi
Poso menghadapi berbagai tantangan, terutama terkait dengan ketersediaan air
yang tidak merata antara musim hujan dan kemarau. Pada musim kemarau,
sering terjadi penurunan debit air yang signifikan, yang mengancam
keberlanjutan pasokan air untuk kebutuhan sehari-hari dan sektor pertanian
yang bergantung pada irigasi. Sebaliknya, musim hujan yang tinggi membawa
risiko banjir yang merusak infrastruktur dan mengancam kehidupan masyarakat.
Selain itu, kualitas air di wilayah ini juga terancam oleh aktivitas pertambangan,
deforestasi, dan polusi dari kegiatan industri yang tidak terkelola dengan baik.
Berdasarkan hasil evaluasi pengelolaan sumber daya air pada tahun-tahun
sebelumnya, sejumlah indikator penting menunjukkan kondisi yang
memprihatinkan, dengan beberapa nilai yang berada di bawah ambang batas
1 Uraian Pendahuluan memuat gambaran secara garis besar mengenai pekerjaan yang akan dilaksanakan.
yang diharapkan. Indikator tersebut mencakup ketersediaan air yang tidak
merata, pencemaran air yang meningkat, dan pengelolaan air yang belum
optimal, terutama dalam sektor pertanian. Oleh karena itu, sangat diperlukan
revisi terhadap Rencana Pengelolaan Sumber Daya Air (RPSDA) WS Parigi
Poso untuk menyesuaikan dengan dinamika yang terjadi di lapangan dan
menghadapi tantangan-tantangan baru, termasuk perubahan iklim yang
memperburuk ketidakseimbangan pola curah hujan dan menyebabkan
ketidakpastian dalam pengelolaan air. Perubahan iklim, yang mempengaruhi
pola curah hujan dan frekuensi bencana alam seperti banjir dan kekeringan,
semakin memperburuk situasi, sehingga pola pengelolaan yang lebih adaptif
dan berbasis data terkini menjadi sangat mendesak.
Selain itu, WS Parigi Poso juga memiliki karakteristik geografis yang sangat
beragam, dengan wilayah pegunungan, hutan, dan lembah yang saling
terhubung melalui jaringan sungai yang besar. Keberagaman ini menuntut
pendekatan pengelolaan yang terkoordinasi, mengingat wilayah ini melintasi
beberapa kabupaten dan memiliki kepentingan yang berbeda antara satu daerah
dengan daerah lainnya. Oleh karena itu, pengelolaan SDA di WS Parigi Poso
memerlukan kebijakan yang terintegrasi antara pemerintah pusat dan daerah,
yang tidak hanya mengutamakan pemenuhan kebutuhan air tetapi juga
memperhatikan aspek keberlanjutan ekosistem dan perlindungan lingkungan.
Dalam hal ini, revisi pola pengelolaan SDA menjadi sangat penting untuk
menjamin sinergi kebijakan antar instansi dan meminimalkan potensi konflik
kepentingan di lapangan.
Penyusunan pola pengelolaan ini juga diharapkan dapat memperkuat kapasitas
lembaga pengelola SDA di tingkat pusat dan daerah, sehingga implementasi
kebijakan dan program pengelolaan air di wilayah ini dapat berjalan lebih efektif
dan efisien. Dengan memperhatikan berbagai faktor tersebut, penyusunan
Review
Pola Pengelolaan Sumber Daya Air WS Parigi-Poso akan menjadi
dasar yang kokoh untuk merumuskan strategi pengelolaan yang lebih baik, serta
memberikan arah yang jelas dalam menghadapi tantangan pengelolaan air yang
semakin kompleks. Pola ini tidak hanya akan memastikan pemenuhan
kebutuhan air yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat, tetapi juga
melindungi kualitas air, ekosistem, dan sumber daya alam lainnya, demi
tercapainya pembangunan yang berkelanjutan di WS Parigi-Poso.
2. Maksud dan Maksud Kegiatan:
Tujuan Melaksanakan kegiatan Review Pola pengelolaan SDA di WS Parigi-Poso .
Tujuan Kegiatan:
a. Melengkapi data – data terkait penyusunan review Pola Pengelolaan SDA WS
Parigi-Poso.
b. Menganalisis sosial dan ekonomi, rencana tata ruang dan rencana wilayah,
neraca air, lahan kritis dan analisis lainnya terkait pengelolaan SDA di Wilayah
Sungai.
c. Menyusun skenario, alternatif pilihan strategi dan kebijakan operasional
pengelolaan SDA.
3. Sasaran Sasaran yang akan dicapai dari pekerjaan ini adalah tersedianya dokumen
Review Pola Pengelolaan SDA Wilayah Sungai Parigi - Poso.
4. Lokasi Lokasi Kegiatan berada di Wilayah Sungai Parigi - Poso yang terletak di Provinsi
Pekerjaan Sulawesi Selatan, dan Provinsi Sulawesi Tengah.
5. Sumber Kegiatan ini dibiayai dari sumber pendanaan APBN dengan PAGU Rp.
Pendanaan 1.500.000.000 dan Nilai HPS sebesar Rp. 1.500.000.000 pada Tahun Anggaran
2025 dengan jenis Kontrak Lumsum. Memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU)
dengan Kualifikasi Usaha Menengah serta disyaratkanp sub bidang klasifikasi/
layanan Jasa desain rekayasa untuk Teknik sipil air dan subklasifikasi RE103 –
KBLI 2017 atau RK002 KBLI 2020
6. Nama dan Instansi pelaksana pekerjaan ini adalah Satuan Kerja Balai Wilayah Sungai
Organisasi Sulawesi III, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan
Pejabat Umum.
Pembuat
Komitmen