Pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah Provinsi Jawa Tengah Tersebar

Tindak lanjut Prakualifikasi ulang jumlah peserta yang lulus 1
Basic Information
Type: Public Tender
Tender Code: 10326951000
Status: Tindak lanjut Prakualifikasi ulang jumlah peserta yang lulus 1
Date: 14 August 2025
Year: 2025
KLPD: Kementerian Pekerjaan Umum
Work Unit: Snvt Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air Serayuopak
Procurement Type: Pekerjaan Konstruksi
Method: Penunjukan Langsung
Contract Type: Harga Satuan
Financial Information
Value (Nilai Pagu): Rp 65,600,000,000
Estimated Value (Nilai HPS): Rp 65,600,000,000
Winner (Pemenang): PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.
NPWP: 010016152093000
RUP Code: 60227055
Work Location: JAWA TENGAH - Purworejo (Kab.)
Participants: 1
Attachment
KERANGKA ACUAN KERJA                               
               PEMBANGUNAN JARINGAN IRIGASI AIR TANAH                    
                  PROVINSI JAWA TENGAH TERSEBAR                          
                      TAHUN ANGGARAN 2025                                
                                                                         
                                                                         
                                                                         
Kementerian Negara/Lembaga : Kementerian Pekerjaan Umum                  
Unit Eselon I          : Direktorat Jenderal Sumber Daya Air             
Program                : Ketahanan Sumber Daya Air                       
Sasaran Program        : Terwujudnya Pengelolaan Sumber Daya Air Berkelanjutan
                         dan Produktif untuk Mendukung Swasembada Air Nasional
Indikator Kinerja Program : Persentase Pemanfaatan Air Tanah untuk Kebutuhan
                         Pertanian Multikomoditas                        
Kegiatan               : Pembangunan Jaringan Air Tanah dan Air Baku (7694)
Sasaran Kegiatan       : Meningkatnya pasokan air tanah berkelanjutan dan
                         produktivitas penggunaan air tanah              
Indikator Kinerja Kegiatan : Jumlah Debit Air Tanah yang Dimanfaatkan untuk Lahan
                         Multikomoditas yang dibangun sebesar 14 liter per detik
Klarifikasi Rincian Output (KRO) : Prasarana jaringan Sumber Daya Air (7694.RBS)
Rincian Output (RO)    : Pembangunan JIAT Untuk Mendukung Ketahanan Pangan
                         Lokal (7694.RBS.006)                            
Satuan Kerja           : SNVT Pelaksanaan Jaringan Pemanfaatan Air Serayu Opak
Nama Paket Pekerjaan   : Pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah Provinsi Jawa
                         Tengah Tersebar                                 
Waktu Pelaksanaan      : 120 Hari Kalender                               
                                                                         
Alokasi Anggaran       : 65.600,000,000.00                               
Tahun Anggaran         : 2025                                            
Jenis Kontrak          : Kontraktual                                     
Volume Output          : 37 Km                                           
Volume Outcome         : 370 Ha                                          
                                                                         
A. Latar Belakang                                                        
   1. Dasar Hukum                                                        
                                                                         
     a Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air         
     b Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2014 tentang Standardisasi dan Penilaian
       Kesesuaian                                                        
     c Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Pemerintah Pengganti
       Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja              
     d Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi          
     e Peraturan Pemerintah Nomor 34 Tahun 2018 tentang Sistem Standardisasi dan
       Penilaian Kesesuaian Nasional                                     
     f Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025 tentang Perubahan Kedua atas Perpres
       Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah      
     g Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan,
       Peningkatan, Rehabilitasi, Serta Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi Untuk
       Mendukung Swasembada Pangan                                       
     h Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022 tentang Percepatan Peningkatan Penggunaan
                                                                         
       Produk Dalam Negeri                                               
     i Peraturan Menteri PUPR Nomor 10/PRT/M/2021 tentang Pedoman Sistem Manajemen
       Keselamatan Konstruksi                                            
     j Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 16 Tahun 2011 tentang Ketentuan dan Tata
       Cara Penghitungan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri)            
     k Peraturan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Republik Indonesia
                                                                         
       Nomor 4 Tahun 2024 Tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa
       Pemerintah Melalui PenyediaSurat Dirjen Sumber Daya Air tentang Usulan Calon
       Penyedia Jasa                                                     
     l Surat Direktur Jenderal Sumber Daya Air Nomor PB0101-Da/652 Hal : Usulan Calon
       Penyedia Jasa pada Proses Pemilihan Penyedia Melalui Penunjukan Langsung
       Kegiatan Pembangunan dan Rehabilitasi JIAT sebagai Implementasi Inpres Nomor 2
       Tahun 2025 Tahap II                                               
     m Surat Direktur Air Tanah dan Air Baku Nomor PB0203-Ak/147 tanggal 8 Agustus 2025
       Hal : Penyampaian Jadwal Pelaksanaan Penunjukan Langsung Kegiatan Konstruksi dan
       Supervisi Pembangunan dan Rehabilitasi JIAT dalam Rangka Implementasi Instruksi
       Presiden Nomor 2 Tahun 2025 Tahap II                              
     n Surat Direktur Air Tanah dan Air Baku Nomor PB0203-Ak/148 tanggal 8 Agustus 2025
       Hal : Penyeragaman Standar Pelaksanaan Penunjukan Langsung Kegiatan Konstruksi
       dalam Rangka Implementasi Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2025 Tahap II
                                                                         
                                                                         
   2. Gambaran Umum                                                      
     Pertanian merupakan salah satu sektor penting dalam perekonomian nasional, terutama di
     negara agraris seperti Indonesia. Ketersediaan air yang cukup dan berkelanjutan menjadi
     faktor kunci dalam mendukung produktivitas pertanian. Namun, ketergantungan pada
     sumber air permukaan seperti sungai, danau, atau waduk seringkali menghadapi tantangan,
     terutama di musim kemarau ketika debit air menurun. Oleh karena itu, pemanfaatan air tanah
     melalui pembuatan sumur bor menjadi solusi alternatif yang efektif untuk memastikan
                                                                         
     pasokan air yang stabil bagi jaringan irigasi.                      
     Sumur bor merupakan salah satu metode pengambilan air tanah yang dapat menjangkau
     lapisan akuifer di bawah permukaan tanah. Dengan teknologi yang tepat, sumur bor dapat
     menyediakan air dalam volume besar dan konsisten, sehingga sangat cocok untuk
     mendukung sistem irigasi pertanian. Selain itu, sumur bor juga dapat dirancang untuk
     memenuhi kebutuhan air pada lahan pertanian yang luas, baik untuk tanaman pangan,
     hortikultura, maupun perkebunan.                                    
     Dengan demikian, BBWS Serayu Opak membuat sumur bor untuk suplai jaringan irigasi air
     tanah sebagai solusi dan bagian dari strategi jangka panjang dalam meningkatkan
     ketahanan pangan dan mendukung pembangunan pertanian yang berkelanjutan.
   3. Relevansi RPJMN/RKP/Renstra                                        
                                                                         
     Mengacu pada RPJMN 2025-2029, bahwa Visi RPJMN yaitu “Bersama Indonesia Maju
     Menuju Indonesia Emas 2045”. Untuk mencapai visi tersebut, maka terdapat Asta Cita
     sebagai Misi Presiden yang akan menjadi Prioritas Nasional dalam RPJMN 2025-2029.
     Misi tersebut yaitu “Memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan
     mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi syariah,
     ekonomi digital, ekonomi hijau dan ekonomi biru”. Selain misi tersebut, dalam RPJMN
     terdapat 17 Program Prioritas Presiden, salah satunya yaitu “mencapai swasembada
     pangan, energi dan air”.                                            
B. Maksud dan Tujuan Pekerjaan                                           
                                                                         
   Maksud :                                                              
   Pekerjaan Pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah Provinsi Jawa Tengah Tersebar guna
   menambah suplesi air pada jaringan irigasi yang bersumber dari sumur bor.
   Tujuan :                                                              
                                                                         
   - Menambah suplai air irigasi pada petak sawah yang kurang / tidak terairi
   - Sebagai solusi terbaik dalam upaya mengatasi kekurangan air irigasi selama musim kemarau
C. Penerima Manfaat                                                      
                                                                         
   Penerima manfaatnya adalah masyarakat petani di wilayah kerja BBWS Serayu Opak
   khususnya di wilayah provinsi Jawa Tengah.                            
                                                                         
D. Ruang Lingkup Pekerjaan                                               
  Lingkup pelaksanaan kegiatan fisik konstruksi pekerjaan : Pembangunan Jaringan Irigasi Air
  Tanah Provinsi Jawa Tengah Tersebar meliputi:                          
     a. Pekerjaan persiapan                                              
     b. Pekerjaan SMK3                                                   
     c. Pekerjaan Utama meliputi :                                       
       I. Sumur Bor                                                      
       II. Pengadaan dan Pemasangan Mekanikal dan Elektrikal             
       III. Pekerjaan Rumah Panel Pompa                                  
       IV. Pekerjaan Saluran                                             
     d. Pekerjaan lain-lain                                              
                                                                         
                                                                         
E. Kurun Waktu Pencapaian Keluaran                                       
                                                                         
   Jangka waktu pelaksanaan kegiatan ini diperkirakan 4 (empat) Bulan atau 120 (seratus dua
   puluh) hari kalender.                                                 
F. Lokasi Pelaksanaan Pekerjaan                                          
                                                                         
   Lokasi Pelaksanaan pekerjaan tersebar di Kabupaten Banyumas 3 titik, Kabupaten Wonosobo
   3 titik, Kabupaten Purworejo 20 titik, Kabupaten Temanggung 3 titik dan Kabupaten Magelang
   8 titik di Provinsi Jawa Tengah.                                      
                                                                         
                                                                         
                         Temanggung                                      
                                                                         
                                                                         
             Wonosobo                                                    
                                                                         
                                                                         
      Banyumas       Magelang                                            
                                                                         
               Purworejo                                                 
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
      Gambar 1 Peta Lokasi Pekerjaan Pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah Provinsi Jawa Tengah
G. Strategi Pencapaian Keluaran                                          
   a) Metode Pelaksanaan                                                 
   Metode pelaksanaan pekerjaan Pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah Provinsi Jawa Tengah
   Tersebar meliputi ruang lingkup kegiatan sebagai berikut :            
     a. Pekerjaan persiapan                                              
                                                                         
     b. Pekerjaan SMK3                                                   
     c. Pekerjaan Utama meliputi :                                       
       I. Sumur Bor                                                      
       II. Pengadaan dan Pemasangan Mekanikal dan Elektrikal             
       III. Pekerjaan Rumah Panel Pompa                                  
       IV. Pekerjaan Saluran                                             
     d. Pekerjaan lain-lain                                              
                                                                         
   b) Tahapan dan Waktu Pelaksanaan                                      
                                                                         
                                             Bulan Ke-                   
 No         Nama Pekerjaan                                               
                               1  2  3 4  5  6 7  8  9 10 11  12         
 1  Pekerjaan Persiapan                                                  
 2  Pekerjaan SMKK                                                       
 3  Pekerjaan Utama                                                      
     I. Sumur Bor                                                        
     II. Pengadaan dan Pemasangan                                        
                                                                         
      Mekanikal dan Elektrikal                                           
     III. Pekerjaan Rumah Panel Pompa                                    
     IV. Pekerjaan Saluran                                               
 4  Pelaporan                                                            
                                                                         
                                                                         
H. Biaya yang Diperlukan                                                 
                                                                         
   Kebutuhan biaya untuk Pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah Provinsi Jawa Tengah
   Tersebar sebesar Rp. 65.599.874.796,14 (enam puluh lima milyar lima ratus sembilan puluh
   sembilan juta delapan ratus tujuh puluh empat ribu tujuh ratus sembilan puluh enam koma
   satu empat rupiah), termasuk PPn 11%.                                 
I. Kegiatan ini dibiayai oleh APBN Tahun Anggaran 2025 dengan Mata Anggaran 526114
   (Belanja Jalan, Irigasi dan Jaringan Untuk Diserahkan kepada Masyarakat/Pemda).
J. Produk Dalam Negeri                                                   
   1) Semua barang yang digunakan harus memiliki tingkat komponen dalam negeri kecuali
     ditetapkan lain dengan pertimbangan keterbatasan barang dalam negeri.
                                                                         
   2) Peserta berkewajiban untuk menyampaikan penawaran yang mengutamakan tenaga ahli
     dalam negeri dengan melampirkan kartu identitas sebagai warga negara Indonesia.
   3) Semaksimal mungkin menggunakan jasa pelayanan yang ada di dalam negeri seperti jasa
     asuransi, angkutan, ekspedisi, perbankan dan pemeliharaan.          
   4) Dalam pelaksanaan pekerjaan melalui pengadaan barang/jasa harus menggunakan produk
     dalam negeri atau P3DN (Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri) dalam
     mewujudkan kemandirian ekonomi nasional serta memiliki standar teknis atau SNI (Standar
     Nasional Indonesia.                                                 
                                                                         
K. Dalam hal terdapat perubahan atau ketidaksesuaian data usulan terverifikasi dengan kondisi di
   lapangan pada Daerah Irigasi kewenangan Pemerintah Provinsi atau Pemerintah
   Kabupaten/Kota, dilakukan revisi keluaran output dan outcome berdasarkan justifikasi teknis
   oleh Kepala SNVT/ Kepala Satuan Kerja selaku KPA.                     
                                                                         
L. Pekerjaan utama yang harus diuraikan dalam metode pelaksanaan pekerjaan:
      a) Pengadaan dan Pemasangan 1 m Pipa PVC AW DN. 6" (150 mm)        
                                                                         
M. Bagian Pekerjaan yang disubkontrakkan:                                
   1. Pekerjaan Spesialis pada Pekerjaan Utama (kepada Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi
     Spesialis)                                                          
       a. 1 titik Electric Logging                                       
                                                                         
   2. Pekerjaan bukan Pekerjaan Utama (kepada Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi
     kualifikasi kecil)                                                  
       a. Geolistrik                                                     
                                                                         
N. Peralatan                                                             
                                                                         
     No.           Jenis               Kapasitas       Jumlah            
                                                                         
                                                                         
   Peralatan yang dikompetisikan                                         
     1.   Mesin Bor                     ≥ 50 HP          1               
                                                                         
                                                                         
     2.   Kompresor                     ≥ 8 Bar          1               
                                                                         
   Peralatan yang dibutuhkan                                             
                                                                         
     1.   Mesin Bor                     ≥ 50 HP          20              
     2.   Kompresor                     ≥ 8 Bar          10              
                                                                         
      3.  Mesin Las GI                 300 Amps          4               
                                                                         
     4.   Mud Pump                600 l/menit, tekanan kerja 4           
                                       20 kg/cm2                         
                                                                         
     5.   Genset                        5 kVA            4               
      6.  Concrete Mixer                0,35 m3          10              
                                                                         
      7.  Concrete Vibrator              5 HP            4               
                                                                         
      8.  Theodolith                    T0/T2            2               
                                                                         
      9.  Pick Up                        1 m3            4               
                                                                         
     10.  Tripot dan Takcle             2 ton            10              
O. Personel Manejerial                                                   
                                                                         
        Jabatan dalam                                                    
                       Pengalaman Kerja                                  
  No.   pekerjaan yang                  Sertifikat Kompetensi Kerja      
                          (tahun)                                        
       akan dilaksanakan                                                 
   1  Manajer             3 (tiga)     SKA Teknik Sumber Daya Air        
                                                                         
      Pelaksanaan/                      Madya atau SKK Ahli Madya        
      Proyek                          Bidang Keahlian Teknik Sumber      
                                           Daya Air, jenjang 8           
                                                                         
   2  Manajer Teknik      3 (tiga)     SKA Teknik Sumber Daya Air        
                                                                         
                                      Muda atau SKK Ahli Muda Bidang     
                                      Keahlian Teknik Sumber Daya Air,   
                                                                         
                                              jenjang 7                  
                                                                         
   3  Manajer Keuangan    3 (tiga)             ___                       
                                                                         
   4  Ahli K3 Konstruksi  3 (tiga)     SKA K3 Konstruksi-Muda atau       
                                      SKK Ahli Muda Bidang Keahlian      
                                                                         
                                         K3 Konstruksi, jenjang 7        
                                                                         
                            0          SKA K3 Konstruksi-Madya atau      
                                      SKK Ahli Madya Bidang Keahlian     
                                                                         
                                         K3 Konstruksi, jenjang 8        
                                                                         
                                                                         
P. Kajian Resiko                                                         
                                                                         
         Tahapan/Resiko         Upaya Mitigasi     Keterangan            
                                                                         
   Fase pra konstruksi                                                   
                                                                         
   1   Penolakan masyarakat Sosialisasi dan Pendekatan                   
                                                                         
   2   Permasalahan lelang Pendampingan LKPP dan                         
                         Direktorat Pengadaan/DJBK                       
                                                                         
   Fase konstruksi                                                       
                                                                         
   1   Keresahan sosial (demo Sosialisasi dan Pendekatan                 
       masyarakat)                                                       
   2   Kegagalan konstruksi Pendampingan inspektorat                     
                                                                         
                                                                         
                                                                         
  Q. Identifikasi Bahaya                                                 
                                                                         
    No.    Uraian Pekerjaan  Identifikasi Bahaya Keterangan              
    1.  Mobilisasi peralatan dan - Jalan inspeksi licin dan Jalan inspeksi licin
        bahan ke lokasi pekerjaan curam berbatu, beresiko                
                                            dan curam berbatu,           
                           tergelincir ke lembah.                        
                                            beresiko tergelincir         
                          - Kepadatan lalu-lintas                        
                           dan  curamnya jalan ke lembah (resiko         
                           menuju lokasi pekerjaan                       
                                            terbesar)                    
                           beresiko kecelakaan lalu                      
                           lintas.                                       
    2.  Pekerjaan pengeboran Pengeboran      Lokasi pengeboran           
                            Kesulitan       dan pemasangan              
                             pengeboran akibat                           
                                             pipa yang sempit            
                             tanah keras                                 
                            Tertimpa stang bor                          
                            Tanah yang sudah di                         
                             bor longsor                                 
                          Konstruksi pipa                                
                            Pipa terjatuh dari alat                     
                             berat                                       
                            Tertimpa material                           
                            Kebisingan                                  
                            Kecelakaan Jatuh,                           
                             tergelincir, terjepit,                      
                             kelilip dll                                 
                          Pengelasan pipa                                
                            Kebisingan                                  
                            Terkena asap las                            
                            Percikan api las                            
                            Radiasi sinar las                           
                            Tersengat arus listrik                      
                            Kecelakaan Jatuh,                           
                             tergelincir, terjepit,                      
                             kelilip dll                                 
    3.  Pembuatan bak       Pompa terjatuh   Pemasangan                
        tampungan dan       Kecelakaan jatuh saat pompa pada            
                                               kedalaman                 
        pengembangan         pembuatan   dan                             
                                               tertentu                  
                             pengecatan  bak                             
                                              Posisi bak pada           
                             tampungan                                   
                                               ketinggian                
                                               tertentu                  
   Pekerjaan ini termasuk dalam kategori risiko keselamatan konstruksi sedang.
Demikian Kerangka Acuan Kerja (KAK) ini dibuat sebagai dasar dalam pelaksanaan kegiatan dan
penyusunan anggaran pada tahun anggaran tersebut diatas.                 
                                   Yogyakarta, 7 Agustus 2025            
                                  Kepala SNVT PJPA Serayu Opak           
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                                                         
                                    Kuji Murtiningrum, ST, M. Tech       
                                    NIP. 19760708 200502 2 001
Tenders also won by PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.
Authority
5 October 2025Pembangunan Pipa Transmisi Gas Segmen Skg Belawan Sampai Dengan Stasiun Labuhan BatuKementerian Energi Dan Sumber Daya MineralRp 3,828,814,927,000
3 November 2023Pembangunan Jalan Tol Ikn Seksi 3B-2: Segmen Kkt Kariangau - Sp. TempadungKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 2,698,035,301,000
14 September 2022Konstruksi Fisik Dan Bangunan Rs Upt Vertikal SurabayaKementerian KesehatanRp 2,042,592,000,000
13 June 2022Jalan Tol Ikn Segmen Kkt Kariangau - Sp. TempadungKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 2,020,235,029,000
4 April 2024Pembangunan Jalan Di Dalam Kipp: Peningkatan Jalan Kawasan Hankam Dan Lingkar Sepaku 4Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 1,511,535,830,000
7 December 2023Pembangunan Rdf Plant Jakarta (Rancang Dan Bangun)Provinsi DKI JakartaRp 1,300,000,006,831
20 January 2023Patimban Access Toll Road Construction Project Package 4Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 1,203,309,591,000
6 March 2023Pembangunan Bendungan Cijurey Paket III; Jawa Barat; Kab. Bogor; 0 Unit; 0 Juta M3; F; K; MycKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 1,200,000,000,000
16 October 2025Pembangunan Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Tengah 1Kementerian Pekerjaan UmumRp 1,188,993,510,000
12 January 2016Pembangunan Rumah Susun Kemayoran D10-IIIKementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RakyatRp 1,100,250,000,000