1. Gambaran Umum
Kondisi jaringan irigasi saat ini telah mengalami penurunan fungsi yang
disebabkan karena kerusakan pada bangunan utama dan bangunan pelengkap, erosi yang
terjadi seap tahun karena curah hujan dan kondisi saluran yang berada pada punggung bukit
dan di sisi sungai, dengan ngkat kejadian erosi yang nggi, serta kondisi tanah yang dak
mendukung serta pintu–pintu air yang sudah rusak sehingga fungsi jaringan irigasi untuk
kebutuhan irigasi pertanian dak dapat dilaksanakan dengan baik. Oleh karena itu
perlu adanya Rehabilitasi jaringan irigasi yang memadai sesuai dengan kebutuhan daerah
irigasi tersebut. Perlu adanya upaya agar seap daerah irigasi melakukan pengelolaan irigasi
parsipaf, sehingga masyarakat akan dapat menger akan persoalan yang ada dan tahu
mengusulkan perbaikan maupun
rehab dan dapat terlibat langsung dalam pelaksanaan kegiatan rehabilitasi, diharapkan peran
serta masyarakat dapat mendorong terciptanya rasa memiliki yang sekarang semakin berkurang
dan hasil pelaksanaan diharapkan lebih baik dan efisien.
2. Relevansi RPJMN/RKP/Renstra
Mengacu pada RPJMN 2025-2029, bahwa Visi RPJMN yaitu “Bersama Indonesia Maju Menuju
Indonesia Emas 2045”. Untuk mencapai visi tersebut, maka terdapat Asta Cita sebagai Misi
Presiden yang akan menjadi Prioritas Nasional dalam RPJMN 2025-2029. Misi tersebut yaitu
“Memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa
melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi syariah, ekonomi digital, ekonomi hijau dan
ekonomi biru”.
Selain misi tersebut, dalam RPJMN terdapat 17 Program Prioritas Presiden, salah satunya yaitu
“mencapai swasembada pangan, energi dan air”. Pembangunan jaringan irigasi merupakan salah
satu upaya dalam rangka mendukung Misi Presiden dan 17 Program Prioritas Presiden. Hingga
tahun 2029 ditargetkan penuntasan manfaat irigasi 65 bendungan yang baru terbangun (180.000
Ha), rehabilitasi jaringan irigasi eksisng 3 juta Ha, dan pembangunan 480.000 Ha jaringan irigasi
baru. Selain itu juga diperlukan kombinasi intervensi keuangan, kelembagaan, teknologi, dan
infrastruktur untuk menjamin keberlanjutan layanan irigasi.
A. Maksud dan Tujuan Pekerjaan
Maksud dan Tujuan Untuk mengembalikan fungsi jaringan irigasi, sehingga distribusi air dapat
dilaksanakan dengan tepat jumlah, tepat waktu dan tepat sasaran, sehingga pengelolaan irigasi
parsipaf dapat terlaksana dengan baik.dari pekerjaan ini yaitu:
1. Peningkatan Jaringan Irigasi sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah direncanakan.
2. Peningkatan produksi pertanian di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Tujuan yang ingin dicapai dalam Kegiatan Fisik ini yaitu:
1. Meningkatkan fungsi sarana dan prasarana irigasi untuk mendukung ketahanan pangan
di Provinsi Nusa Tenggara Barat.
2. Meningkatkan fungsi bangunan irigasi di Provinsi Nusa Tenggara Barat serta
untuk mendukung kinerja bangunan utama.
3. Meningkatkan fungsi saluran irigasi di Provinsi Nusa Tenggara Barat serta untuk
mendukung kinerja saluran primer dan sekunder.
B. Penerima Manfaat
Penerima manfaat dari kegiatan ini adalah masyarakat petani di sekitar lokasi kegiatan, yang
secara administrasi lokasi pekerjaan berada di wilayah Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa
Provinsi Nusa Tenggara Barat.
D. Lokasi Pelaksanaan Pekerjaan
No. NAMA DI/DIR KOTA/KABUPATEN KECAMATAN DESA
1 Embung Sepit Pujut Pengembur
2 Embung Brenge Janapria Lekor
3 Embung Bombas Kab. Lombok Praya Barat Kateng
Tengah
4 Embung Gabak Pujut Sengkol
Embung Batu
5
Bokah Praya Barat Banyu Urip
6 Burung Sakra Timur Gereneng
7 Larung Pringgabaya Batuyang
Kab. Lombok Timur
Montong
8 Solong
Gading Montong Betok
9 Soloh II Gangga Rempek
Kab. Lombok Utara
10 Lekok Gangga Bentek
No. NAMA DI/DIR KOTA/KABUPATEN KECAMATAN DESA
11 Pekatan Tanjung Tanjung
12 Tarusan Kab. Sumbawa Utan Sabedo
13 Reban Kulir Seteluk Loka
14 Murus Jereweh Belo
15 Tiu Kawa Seteluk Seteluk Atas
16 Brengkek Seteluk Seran
17 Seloto Taliwang Seloto
18 Lamunga Taliwang Batu Puh
19 Ai Tabaka Poto Tano Kokar Lian
20 Kasuang Kab. Sumbawa Seteluk Seteluk Tengah
Barat
21 Lang Sinyur Sekongkang Sekongkang Bawah
22 Mari Taliwang Batu Puh
23 Sangar Seteluk Seteluk Tengah
24 Elang Lempe Jereweh Beru
25 Reban Batu
Taruna
26
Mangadang Taliwang Lalar Liang
33 Tobang Seteluk Seteluk Tengah
27 Lewi Ruma Palibelo Nata
28 E. Oi Toi Kab. Bima Wera Oitui
29 E. Kowo Sape Kowo
30 Repok Pancor Kab. Lombok Barat
Lingsar Sigerongan
No. NAMA DI/DIR KOTA/KABUPATEN KECAMATAN DESA
Pesongoran
31
Kuripan Kuripan Kuripan
32 Embung Banr I, II Gerung Banyu Urip
Sorinomo, Upt
34 Nangakara Kab. Dompu
Pekat Nangakara