KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM
DIREKTORAT JENDERAL PRASARANA STRATEGIS
SATUAN KERJA PELAKSANAAN PRASARANA STRATEGIS SULAWESI SELATAN
Jalan Batara Bira VI KM. 16, Pai, Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Email : satkerpsulsel@gmail.com
URAIAN SINGKAT
PEKERJAAN :
OPTIMALISASI STADION GELORA BJ HABIBIE KOTA PARE - PARE
TAHUN ANGGARAN 2025
UNIT/LEMBAGA : DIREKTORAT JENDERAL PRASARANA STRATEGIS
UNIT ORGANISASI : SATUAN KERJA PRASARANA STRATEGIS SULAWESI SELATAN
URAIAN SINGKAT
OPTIMALISASI STADION GELORA BJ HABIBIE KOTA PARE - PARE
A. Latar belakang
Pertandingan Liga 1 Indonesia 2022 antara Arema dan Persebaya yang diselenggarakan di
Stadion Kanjuruhan pada 01 Oktober 2022 lalu berakhir rusuh hingga memakan korban jiwa.
Tragedi ini mengakibatkan ratusan korban jiwa berjatuhan dan menjadi sejarah terkelam
persepakbolaan di Indonesia. Atas insiden ini, Presiden RI memberikan instruksi langsung
kepada Kementerian PUPR agar segera melakukan evaluasi seluruh stadion untuk
mengantisipasi terjadinya hal serupa di kemudian hari.
Menindaklanjuti instruksi tersebut, Menteri PUPR membentuk Tim Evaluasi Teknis Keandalan
Stadion di Indonesia di bawah Komite Keandalan Bangunan Gedung (KKBG) yang diketuai oleh
Direktur Jenderal Cipta Karya selaku ketua KKBG. Tim ini memiliki tanggung jawab untuk
melakukan evaluasi terhadap stadion-stadion yang memiliki kriteria sebagai berikut.
a. Menjadi lokasi pertandingan Piala Dunia U-20 Tahun 2023, baik digunakan sebagai arena
pertandingan maupun tempat latihan;
b. Memiliki resiko tinggi (memiliki jumlah suporter/ penonton terbanyak selama pertandingan
Liga 1 dan Liga 2 berlangsung);
c. Memiliki kapasitas besar.
Salah satu stadion di Provinsi Sulawesi Selatan adalah Stadion Gelora BJ Habibie di Kota
Parepare yang menjadi homebase PSM Makassar, sebagai salah satu klub peserta Liga 1 yang
telah dilakukan evaluasi Teknis Keandalan Stadion. Berdasarkan hasil evaluasi tersebut maka
diperlukan rehabilitasi dan renovasi terhadap stadion tersebut. Dalam pelaksanaan rehabilitasi
dan renovasi tersebut diperlukan pengawasan manajemen konstruksi terhadap pelaksanaan
konstruksi fisiknya.
Terdapat area / item pekerjaan tersisa yang belum tertangani dan tidak masuk di dalam
kontrak eksisting. Pekerjaan tersisa tersebut sangat dibutuhkan untuk memaksimalkan
keberlangsungan pemanfaatan Stadion BJ Habibie Parepare sehingga berdasarkan hal tersebut
maka diperlukan Pekerjaan Optimalisasi Stadion Gelora BJ Habibie Kota Parepare.
B. Maksud dan tujuan
1. Maksud
Maksud pengadaan Penyedia Jasa Konstruksi, pelaksana pekerjaan konstruksi ini, adalah
untuk:
1) Mewujudkan Optimalisasi Stadion Gelora Bj Habibie Kota Pare-Pare dengan
persyaratan teknis dan metode kerja/prosedur pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan
ketentuan yang berlaku;
2) Mendapatkan penyedia pelaksana konstruksi yang dapat melaksanakan tanggung
jawabnya dengan baik untuk menghasilkan keluaran yang sesuai KAK dan Spesifikasi
teknis.
2. Tujuan
Tujuan pengadaan Penyedia Jasa Konstruksi adalah mewujudkan Optimalisasi Stadion
Gelora BJ Habibie Kota Pare-Pare melalui pelaksanaan pekerjaan konstruksi yang
berkualitas, sesuai standar teknis, aman, nyaman, serta bermanfaat bagi masyarakat
sebagai pusat kegiatan olahraga, sosial, dan kebudayaan.
C. Sasaran
Sasaran dari kegiatan optimalisasi Stadion Gelora BJ Habibie Kota Pare-Pare adalah
terwujudnya fasilitas stadion yang layak, aman, dan representatif sehingga dapat berfungsi
optimal sebagai pusat olahraga, sosial, dan kebudayaan serta memberi manfaat nyata bagi
masyarakat dan pembangunan daerah.