6) Memantau aspek-aspek Lingkungan, Kesehatan, dan Keselamatan dalam
pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi;
7) Memantau aspek-aspek sosial dalam pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi, fokus
pada isu-isu pemukiman kembali (jika ada), kesetaraan gender dan inklusi
sosial;
8) Memeriksa pengujian material dan mutu oleh Penyedia Konstruksi,
ketidakpatuhan, lingkungan, laporan kemajuan serta laporan lainnya;
9) Memeriksa usulan perubahan/variasi Kontrak, dan klaim dari Penyedia
Konstruksi;
10) Mempersiapkan laporan ketidakpatuhan, laporan bulanan, serta laporan
lainnya;
11) Mengeluarkan instruksi kepada Penyedia Konstruksi sesuai dengan
kewenangan Konsultan Pengawas berdasarkan Surat Pelimpahan Kewenangan
dari Pengguna Jasa; dan;
12) Membantu Pengguna Jasa dalam hal mengurus Kontrak Pekerjaan Konstruksi
dengan memberikan masukkan tentang aspek-aspek yang berada di bawah
kewenangan Pengguna Jasa.
4 Lokasi dan Ciri Utama Pekerjaan
4.1 Lokasi Geografis
Rute Pengawasan Teknis Preservasi Preservasi Jalan Pusat Pemerintahan - Tebat
Monok 1, melintasi wilayah Kabupaten Kepahiang yang menghubungkan pusat
pemukiman/populasi: Desa Kecamatan Tebat Monok. Lokasi Pekerjaan Konstruksi
disajikan pada peta berikut:
Gambar 1
Lokasi Jalan Pusat Pemerintahan – Tebat Monok 1
4.2 Kondisi Saat Ini
Sebagai gambaran umum, kondisi saat ini pada ruas – ruas jalan paket pekerjaan
konstruksi yang perlu menjadi perhatian khusus, semua isian pada sub bab ini bisa
berubah dan harus menyesuaikan dengan dokumen kontrak paket pekerjaan
konstruksi yang bersangkutan.
4.3 Tahapan Tentatif Kegiatan Konstruksi
Tahapan tentatif pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi adalah sebagai berikut:
Tahapan pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi yang pasti adalah jadwal pelaksanaan
pekerjaan Penyedia Konstruksi yang disepakati dalam rapat persiapan pelaksanaan
Kontrak.
4.4 Tipikal Potongan Melintang Geometrik
Solusi yang digunakan dalam desain pada gambar potongan melintang adalah
memelihara jalan yang ada dengan sesuai gambar rencana.
elemen potongan Alinyemen horizontal mengikuti alinyemen yang ada Radius kurva
minimum yang diadopsi adalah 6 % Alinyemen vertikal mengikuti alinyemen yang ada
Radius kurva minimum yang direncanakan untuk lengkung vertikal cembung/crest
adalah 6 % dan lengkung vertikal cekung/sag sebesar 6 %.
4.5 Perkerasan
Struktur perkerasan pada pekerjaan ini adalah sebagai berikut:
1) Perkerasan Flexible Pavement, jumlah lapisan 1 lapis, tebal lapisan AC-WC 4
cm, AC-BC 6 cm dan Agg. A 30 cm;
2) Drainase menggunakan Pasangan Batu dengan Mortar, tinggi 1 m, tebal 25
cm, lebar 1,1 m;
3) Bahu Jalan Fc ’20, tebal 20 cm, lebar 2 m;
4) Jenis lapis pondasi Timbunan Pilihan, tebal 20 cm.
4.5 Sistem Drainase
Sistem drainase di sepanjang rute terdiri dari:
- sistem drainase bawah terbuka.
4.6 Pengelolaan Lalu Lintas
Langkah-langkah manajemen dan keselamatan lalu lintas sepanjang rute adalah
sebagai berikut:
a. Penutupan sebagian lajur di lokasi pekerjaan selama pelaksanaan pekerjaan.
Peningkatan langkah-langkah manajemen lalu lintas akan dilaksanakan seperti
yang ditentukan dalam Rencana Manajemen Lalu Lintas Penyedia Konstruksi.
b. Batasan beban gandar wajib dipatuhi setiap saat oleh Penyedia Konstruksi.
Konsultan Pengawas harus memastikan bahwa Penyedia Konstruksi patuh pada
ketentuan yang berlaku untuk setiap kelas jalan yang dilewati untuk
pengangkutan/haulage.
4.8 Risiko Lingkungan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja Konstruksi
a. Risiko Lingkungan
Pekerjaan Konstruksi melintasi Permukiman Dan Perkebunan yang perlu menjadi
perhatian khusus bagi Penyedia Konstruksi dalam mematuhi ketentuan Spesifikasi
Teknis dan/atau ketentuan lainnya. Informasi lebih mendetail tentang Risiko
Lingkungan.
b. Risiko Keselamatan Konstruksi
Berdasarkan dokumen Rancangan Konseptual SMKK, teridentifikasi Bahaya dan
Risiko Konstruksi yang perlu menjadi perhatian, yaitu jalan Pusat Pemerintahan –
Tebat Monok.
c. Risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Jalan melintasi wilayah pedesaan Kegiatan stabilisasi bisa mengakibatkan risiko
Kesehatan bagi pekerja dan penduduk di sekitar akibat partikel yang tersuspensi
selama pengoperasian.
4.9 Lain-Lain
Ciri khusus yang dijumpai di sepanjang rute Pekerjaan Konstruksi adalah:
Jalur ini merupakan akses utama penghubung Kabupaten Kepahiang menjadi
perlintasan kendaraan Roda 2, Roda 4 dan Kendaraan Berat.