| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0013635214017000 | Rp 1,276,137,030 | 93.58 | - | Personil yang diajukan sudah ditetapkan sebagai pemenang | |
| 0015378680113000 | Rp 1,425,362,100 | 89.35 | 89.39 | - | |
| 0731682647322000 | - | 82.5 | - | Nilai Unsur Kualifikasi Tenaga Ahli tidak memenuhi nilai ambang batas yang telah ditentukan | |
| 0012162715441000 | - | 76.03 | - | Nilai Unsur Kualifikasi Tenaga Ahli tidak memenuhi nilai ambang batas yang telah ditentukan | |
| 0961174240526000 | - | - | - | - | |
| 0016385304008000 | - | - | - | - | |
| 0013684659014000 | - | - | - | Tidak hadir pada saat pembuktian kualifikasi | |
| 0016405292615000 | - | - | - | - | |
| 0013494653013000 | - | - | - | - | |
| 0807755970528000 | - | - | - | - | |
| 0726762834411000 | - | - | - | - | |
| 0016779308441000 | - | - | - | - | |
| 0968935528429000 | - | - | - | - | |
| 0802459040322000 | - | - | - | - | |
| 0763882800421000 | - | - | - | Tidak hadir pada saat pembuktian kualifikasi | |
| 0015311541615000 | - | - | - | Tidak hadir pada saat pembuktian kualifikasi | |
| 0012243556508000 | - | - | - | - | |
| 0861119568201000 | - | - | - | - | |
| 0419675616504000 | - | - | - | - | |
| 0026240051061000 | - | - | - | - | |
| 0014964217218000 | - | - | - | - | |
| 0021430152016000 | - | - | - | - | |
| 0019517127216000 | - | - | - | - | |
| 0943074740216000 | - | - | - | - | |
| 0026937300211000 | - | - | - | - | |
| 0750262107205000 | - | - | - | - | |
| 0028271005216000 | - | - | - | - | |
| 0948419643211000 | - | - | - | - | |
| 0831137294911000 | - | - | - | - | |
| 0865408132211000 | - | - | - | - | |
| 0016342024216000 | - | - | - | - | |
| 0030479596211000 | - | - | - | - | |
| 0019871615216000 | - | - | - | - | |
| 0025850330216000 | - | - | - | - | |
| 0706303674061000 | - | - | - | - | |
| 0018885178061000 | - | - | - | - | |
CV Adhi Rajasa Consultant | 07*0**3****16**0 | - | - | - | - |
| 0030475891211000 | - | - | - | - | |
| 0015399199027000 | - | - | - | - | |
| 0026193425212000 | - | - | - | - | |
| 0014450365216000 | - | - | - | - | |
| 0030389308201000 | - | - | - | - | |
PT Dallindo Eka Persada | 05*3**1****48**0 | - | - | - | - |
PT Daliindo Persada Nusantara | 06*8**4****48**0 | - | - | - | - |
| 0032145021216000 | - | - | - | - | |
| 0011188372424000 | - | - | - | - | |
| 0020134888216000 | - | - | - | - | |
| 0416574572216000 | - | - | - | - | |
| 0018944967211000 | - | - | - | - | |
CV Tosindo Consultant | 07*4**0****11**0 | - | - | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN MANAJEMEN KONSTRUKSI
Kegiatan Manajemen Konstruksi meliputi pengendalian waktu, biaya, pencapaian
sasaran fisik (kuantitas dan kualitas), dan tertib administrasi dalam pembangunan
bangunan gedung negara, mulai dari tahap persiapan, tahap perencanaan, tahap
pelaksanaan konstruksi sampai dengan masa pemeliharaan. Berpedoman pada
ketentuan yang berlaku berdasarkan Peraturan Pemerintah RI No 16 Tahun 2021
tentang Pelaksanaan Undang-undang Nomor 28 Tahun 2002 Tentang Bangunan
Gedung dan menyesuaikan dengan keluaran yang dibutuhkan Pengguna Jasa dalam
penyelenggaraan pembangunan BGN, maka lingkup pekerjaan Manajemen
Konstruksi terdiri atas:
1) Tahap pemilihan Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi
a) Membantu pengelola kegiatan dalam mempersiapkan dan menyusun
program pelaksanaan pemilihan Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi.
b) Membantu pengelola kegiatan dalam menyusun harga perhitungan
sendiri (HPS) atau owner’s estimate (OE) pekerjaan konstruksi.
c) Membantu Pengelola Kegiatan dalam menyusun Penerapan Sistem
Manajemen Kesematan Konstruksi (SMKK) yang minimal memuat:
• manajemen Risiko Keselamatan Konstruksi yang paling sedikit
memuat uraian pekerjaan, identifikasi bahaya, dan penetapan tingkat
Risiko Keselamatan Konstruksi pada Pekerjaan Konstruksi; dan
• Biaya Penerapan SMKK pada HPS.
d) Membantu memberikan penjelasan pekerjaan pada waktu rapat
penjelasan pekerjaan.
e) Membantu menyiapkan draft surat perjanjian/ rancangan kontrak
Penyedia Jasa pekerjaan konstruksi.
f) Menyusun laporan kegiatan pemilihan Penyedia Jasa Pekerjaan
Konstruksi.
2) Tahap Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi
a) Mengevaluasi program kegiatan pelaksanaan pekerjaan konstruksi yang
disusun oleh penyedia jasa pekerjaan konstruksi, yang meliputi program-
program pencapaian sasaran fisik, penyediaan dan penggunaan sumber
daya berupa: tenaga kerja, peralatan dan perlengkapan, bahan bangunan,
informasi, dana, program Quality Assurance atau Quality Control, program
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3).
b) Mengendalikan program pelaksanaan pekerjaan konstruksi, yang meliputi
program pengendalian sumber daya, pengendalian biaya, pengendalian
waktu, pengendalian sasaran fisik (kualitas dan kuantitas) hasil
konstruksi, pengendalian perubahan pekerjaan, pengen-dalian tertib
administrasi, pengendalian keselamatan kerja.
c) Melakukan evaluasi program terhadap penyimpangan teknis dan
manajerial yang timbul, usulan koreksi program dan tindakan turun
tangan, serta melakukan koreksi teknis bila terjadi penyimpangan.
d) Melakukan koordinasi antara pihak-pihak yang terlibat dalam
pelaksanaan pekerjaan konstruksi.
e) Melakukan kegiatan pengawasan yang terdiri atas:
(1) Memeriksa dan mempelajari dokumen untuk pelaksanaan
pekerjaan konstruksi yang akan dijadikan dasar dalam pengawasan
pekerjaan di lapangan.
(2) Mengawasi pemakaian bahan, peralatan dan metode pelaksanaan,
serta mengawasi ketepatan waktu, dan biaya pekerjaan konstruksi.
(3) Mengawasi pelaksanaan pekerjaan konstruksi dari segi kualitas,
kuantitas, dan laju pencapaian volume atau realisasi fisik.
(4) Pengawasan Penyelenggaraan dan Penerapan Sistem Manajemen
Keselamatan Konstruksi (SMKK).
(5) Mengumpulkan data dan informasi di lapangan untuk memecahkan
persoalan yang terjadi selama pekerjaan konstruksi.
(6) Menyelenggarakan rapat-rapat lapangan secara berkala, membuat
laporan mingguan dan bulanan pekerjaan manajemen konstruksi,
dengan masukan hasil rapat-rapat lapangan, laporan harian,
mingguan dan bulanan pekerjaan konstruksi fisik yang dibuat oleh
penyedia jasa pelaksanaan konstruksi.
(7) Menyusun laporan dan berita acara dalam rangka kemajuan
pekerjaan dan pembayaran angsuran pekerjaan pelaksanaan
konstruksi.
(8) Meneliti gambar-gambar untuk pelaksanaan (shop drawing) yang
diajukan oleh penyedia jasa pekerjaan konstruksi.
(9) Meneliti gambar-gambar yang sesuai dengan pelaksanaan di
lapangan (As Built Drawing) sebelum serah terima I.
(10) Menyusun daftar cacat atau kerusakan sebelum serah terima I, dan
mengawasi perbaikannya pada masa pemeliharaan.
(11) Bersama-sama dengan penyedia jasa perencanaan konstruksi
menyusun petunjuk pemeliharaan dan penggunaan bangunan
gedung.
(12) Menyusun berita acara persetujuan kemajuan pekerjaan, serah
terima pertama, berita acara pemeliharaan pekerjaan dan serah
terima kedua pekerjaan konstruksi, sebagai kelengkapan untuk
pembayaran angsuran pekerjaan konstruksi.
(13) Melakukan pemeriksaan dan menyatakan kelaikan fungsi bangunan
gedung terbangun sesuai dengan PBG.
(14) Membantu pengelola kegiatan dalam menyusun Dokumen
Pendaftaran.
(15) Membantu pengelola kegiatan dalam penyiapan kelengkapan
dokumen Sertifikat Laik Fungsi (SLF) dari Pemerintah Kabupaten
atau Kota setempat.
f) Menyusun laporan akhir pekerjaan manajemen konstruksi.