| 0719379190702000 | Rp 1,301,852,896 | |
CV Makmur Jaya | 07*3**0****25**0 | - |
CV Dhea | 00*6**9****02**0 | - |
| 0023437759702000 | - | |
| 0016365983702000 | - | |
| 0027122043701000 | - | |
| 0020748216702000 | - | |
| 0840324446654000 | - | |
| 0029425444701000 | - | |
| 0027648187701000 | - | |
| 0844736314702000 | - | |
| 0927953489704000 | - | |
| 0015917826701000 | - | |
| 0748189370702000 | - | |
| 0026621557702000 | - | |
CV Anugrah Bersama Sambas | 00*6**9****02**0 | - |
| 0014533343701000 | - | |
| 0615610565701000 | - |
METODE PELAKSANAAN
KEGIATAN
Pengelolaan dan Pengembangan Sistem Drainase yang
Terhubung Langsung dengan Sungai Dalam Daerah
Kabupaten/Kota
PEKERJAAN
Perencanaan Teknis Pembangunan Saluran Drainase dan
Pedestrian Pasar Sambas Tahap II (Lanjutan)
Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan
Lingkungan Hidup Kabupaten Sambas
Tahun 2023
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI ................................................................................................................................... 1
BAB I DESKRIPSI PROYEK ............................................................................................................. 2
1. LATAR BELAKANG ............................................................................................................. 2
2. MAKSUD DAN TUJUAN ...................................................................................................... 2
3. INFORMASI TEKNIS ........................................................................................................... 2
4. KELUARAN ........................................................................................................................ 2
5. TENAGA AHLI/TEKNIS........................................................................................................ 3
6. PELAPORAN DAN PELAKSANAAN KEGIATAN ...................................................................... 3
7. KONSEP DASAR PEMIKIRAN .............................................................................................. 4
8. LOKASI PROYEK................................................................................................................. 4
9. LINGKUP PEKERJAAN ........................................................................................................ 5
BAB II METODE PELAKSANAAN .................................................................................................... 8
1. METODE UMUM ........................................................................................................... 8
2. PEKERJAAN PENDAHULUAN .......................................................................................... 9
3. PEKERJAAN SALURAN .................................................................................................. 13
4. PEKERJAAN PEDESTRIAN ............................................................................................. 17
5. PEKERJAAN ASPAL ....................................................................................................... 21
BAB III PENUTUP ........................................................................................................................ 26
LAMPIRAN
BAB I
DESKRIPSI PROYEK
1. LATAR BELAKANG
Pedestrian merupakan salah satu aspek penting dalam sistem transportasi, yang berfungsi sebagai
prasarana transportasi bagi pejalan kaki. Selain itu pembangunan pedestrian yang baik juga dapat
memberi nilai keindahan untuk lingkungan sekitarnya. Kegiatan Pembangunan Pedestrian ini diharapkan
akan mempermudah mobilitas para pejalan kaki di sekitar wilayah tersebut. Namun pembangunan
pedestrian juga dapat membawa dampak negatif untuk lingkungan salah satunya adalah menyebabkan
daerah penyerapan air berkurang sehingga berpotensi menyebabkan banjir, untuk menanggulangi hal
tersebut. Pada proyek ini juga direncanakan akan dibangun saluran drainase baru berdimensi cukup
besar pada wilayah trotoar tersebut, yang direncanakan agar dapat menampung air pada saat musim
hujan dan pada saat kondisi air pasang tinggi sehingga tidak terjadi genangan pada permukaan jalan.
2. MAKSUD DAN TUJUAN
Maksud dari pekerjaan ini adalah melaksanakan “Perencanaan Teknis Pembangunan Saluran Drainase dan
Pedestrian Pasar Sambas Tahap II (Lanjutan)”. Tujuannya pekerjaan untuk pelebaran saluran serta menata dan
memperindah pedestrian di kota sambas.
3. INFORMASI TEKNIS
Nama Kegiatan : Pengelolaan dan Pengembangan Sistem Drainase yang Terhubung Langsung
dengan Sungai Dalam Daerah Kabupaten/Kota
Nama Paket Pekerjaan : Perencanaan Teknis Pembangunan Saluran Drainase dan Pedestrian Pasar
Sambas Tahap II (Lanjutan)
Satuan Kerja : Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup
Kabupaten Sambas
Lingkup Pekerjaan : Saluran, Pedestrian, dan Lahan Parkir JL. Gusti Hamzah dan JL. Keramat
Masa Pelaksanaan : 120 (Seratus Dua Puluh)Hari Kalender
Lokasi Pekerjaan : Jl. Gusti Hamzah dan Jl. Keramat, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas,
Provinsi Kalimantan Barat
Nilai Total Pagu : Rp. 1.312.500.000,00
Sumber Dana : Dana Alokasi Umum (DAU) Kabupaten Sambas T.A. 2023
4. KELUARAN
Keluaran yang diharapkan dari Pelaksana adalah sebagai berikut:
a) Produk fisik berupa saluran serta pedestrian yang dapat berfungsi dengan baik.
b) Tidak ada kerusakan / dampak negatif bagi lingkungan sekitar konstruksi
c) Laporan pekerjaan (Laporan harian, mingguan dan bulanan)
d) Laporan keselamatan kerja
e) Laporan akhir, dan
f) As built drawing
5. TENAGA AHLI/TEKNIS
1. Ahli Sumber Daya Air / Teknik Sipil (Site Manager)
1 orang, berpendidikan minimal S1-Teknik Sipil memiliki SKA (Teknik Sumber Daya Air – Muda) dan
berpengalaman minimal 5 tahun serta melampirkan referensi pengalaman terkait.
2. Ahli Teknik Jalan / Teknik Sipil
1 orang, berpendidikan minimal S1-Teknik Sipil memiliki SKA (Teknik Jalan – Muda) dan berpengalaman
minimal 5 tahun serta melampirkan referensi pengalaman terkait.
3. Ahli K3 Konstruksi
1 orang, berpendidikan minimal S1 memiliki SKA (Keselamatan Kerja Konstruksi) dan berpengalaman
minimal 2 tahun serta melampirkan referensi pengalaman terkait.
4. Pengawas Lapangan (Inspektor)
2 orang, berpendidikan minimal D3-Teknik Arsitektur/Teknik Sipil dan berpengalaman minimal 1 tahun serta
melampirkan referensi pengalaman terkait.
5. Juru Gambar (Drafter)
1 orang, berpendidikan minimal D3-Teknik Arsitektur dan berpengalaman minimal 1 tahun serta melampirkan
referensi pengalaman terkait.
6. Administrasi
1 orang, berpendidikan minimal SMA atau sederajat.
6. PELAPORAN DAN PELAKSANAAN KEGIATAN
Kegiatan dalam pekerjaan harus disampaikan kepada Pejabat Pembuat Komitmen, untuk dibahas guna
mendapatkan persetujuan. Sesuai dengan lingkup pekerjaan, maka diharapkan pelaksana membuat:
1) Laporan Harian
Laporan harian dibuat oleh Pelaksana dimulai dari SPMK ditandatangani berisi catatan harian yang berisi antara
lain:
• Material yang masuk
• Alat yang masuk dan keluar
• Alat dan material yang digunakan
• Kondisi lapangan seperti cuaca
• Kendala di lapangan yang menghambat pekerjaan
2) Laporan Mingguan
Laporan mingguan merupakan rekapan laporan harian setiap 7 hari kalender dihitung dari tanggal mulai kerja
(tanggal SPMK) yang bertujuan untuk mereview kemajuan pekerjaan pelaksana dalam kurun waktu 1 minggu,
maksud dari laporan mingguan adalah sebagai berikut:
• Memonitor masalah teknis di lapangan
• Memberikan gambaran kondisi pekerjaan
• Sebagai acuan prediksi apakah pekerjaan akan terlambat
• Membantu pelaksana merencanakan manajemen pekerjaan
• Penyampaian kemajuan pekerjaan kepada Pejabat Pembuat Komitmen dan Konsultan Pengawas.
3) Laporan Bulanan
Laporan bulanan merupakan rekapan laporan harian setiap 4 minggu kalender dihitung dari tanggal mulai kerja
(tanggal SPMK) yang bertujuan untuk mereview kemajuan pekerjaan pelaksana dalam kurun waktu 1 bulan.
4) Laporan Akhir
Laporan akhir merupakan rekapan seluruh laporan yang kemudian akan diserahkan kepada Pejabat Pembuat
Komitmen sebagai arsip bahwa pekerjaan telah diselesaikan. Selain itu laporan akhir juga dapat berfungsi sebagai
arsip untuk pelaksana maupun pengawas untuk referensi jika pekerjaan baru yang berdekatan dengan pekerjaan
sebelumnya maupun pekerjaan yang mirip.
5) As Built Drawing
As Built Drawing adalah gambar yang dibuat berdasarkan apa yang terbangun di lapangan, yang artinya As Built
Drawing umumnya tidak sama dengan gambar perencanaan awal yang dapat disebabkan oleh kendala di lapangan
seperti permintaan masyarakat sekitar, kondisi tanah yang sulit diprediksi dan lain sebagainya.
7. KONSEP DASAR PEMIKIRAN
Konsep dasar pemikiran yang melandasi metode ini didasarkan pada pengamatan yang dilaksanakan dari hasil
peninjauan ke lokasi pekerjaan serta pengalaman pekerjaan sejenis yang telah CV. TAVIYASA PUTRA selesaikan
dan standar-standar external yang berlaku secara kontraktual. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam
menentukan konsep dasar pemikiran yang akan dipakai baik secara umum maupun pada masing-masing
pekerjaan, antara lain :
• Jangka waktu pelaksanaan selama 120 (Seratus Dua Puluh)Hari Kalender
• Masa pemeliharaan 3 (Tiga) Bulan
• Kondisi Lokasi Pekerjaan
• Pengangkutan material pabrikan menuju lokasi pekerjaan
• Kompleksitas pekerjaan
• Pendatangan alat-alat kerja ke lokasi pekerjaan
• Penerapan manajemen sistem manajemen mutu, kesehatan dan keselamatan kerja dan lingkungan
8. LOKASI PROYEK
Pekerjaan Pedestrian Sambas terletak di Jl. Gusti Hamzah dan Jl. Keramat, Kecamatan Sambas, Kabupaten
Sambas, Provinsi Kalimantan Barat.
Titik 0
Lokasi Pekerjaan
Lokasi Pekerjaan Pembangunan Saluran Drainase dan Pedestrian Sambas
9. LINGKUP PEKERJAAN
Lingkup pekerjaan dalam Perencanaan Teknis Pembangunan Saluran Drainase dan Pedestrian Pasar Sambas
Tahap II (Lanjutan) antara lain sebagai berikut :
a) Pekerjaan Pendahuluan
Terdiri dari pekerjaan sebagai berikut :
a. Papan Nama Proyek
b. Pekerjaan Pemasangan Bouplank
c. Penerapan K3
d. Pemindahan Tiang Listrik
e. Mobilisasi Alat Berat
b) Pekerjaan Saluran
Pekerjaan saluran mencakup pekerjaan seperti berikut:
a. Pembuatan Tutup U-Ditch
o Perakitan Tulangan Besi D10 - 150 mm
o Perakitan Bekisting Multiplex
o Pengecoran Tutup U-Ditch
o Pengecoran Beton K-225
o Pembongkaran bekisting dilakukan minimal 7 hari setelah pengecoran
b. Pengadaan U-Ditch Precast ukuran dalam 80 cm, D10-150 mm, K-350
c. Pembongkaran Beton Eksisting
d. Galian Tanah Biasa
o Melakukan galian tanah
e. Pemasangan U-Ditch, Tutup U-Ditch dan Tutup Manhole
o Pengangkutan U-Ditch, Tutup U-Ditch dan Tutup Manhole
o Pemasangan Cerucuk
o Penghamparan lapis pondasi bawah agregat kelas B
o Pemasangan U-Ditch + Tutup U-Ditch
o Pemasangan Tutup Main Hole
c) Pekerjaan Pedestrian
Pekerjaan pedestrian mencakup pekerjaan seperti berikut:
a. Pekerjaan Pedestrian
• Perakitan Wiremesh M6 1 Lapis
• Pemasangan Batu Alam Andesit
• Pemasangan Ubin Disabilitas
b. Instalasi Pipa
• Pemasangan pipa PVC 6” tipe AW
• Mengurug kembali tanah hasil galian
c. Pemasangan Kanstin
d. Pengadaan Tanaman
• Pengadaan Pot tanaman diameter 80 cm
• Pengadaan Tanah Subur
• Pengadaan Tanaman Bunga Bougenvil
e. Instalasi Lampu Jalan
• Pemasangan 2 Lampu Jalan (Sesuai Gambar)
f. Instalasi Lampu Taman
• Pemasangan 10 Lampu Taman (Sesuai Gambar)
g. Pemasangan Bollard
• Pemasangan bollard pada lokasi yang telah ditentukan.
h. Pemasangan Main Hole
• Pemasangan Main Hole pada lokasi yang telah ditentukan.
i. Pekerjaan Huruf Neon Akrilik
• Huruf Neon Akrilik
• Perakitan Besi Ø 10 - 150 mm
• Pemasangan Bekisting
• Pengecoran Beton K-175
• Pekerjaan Pemasangan Dinding Batu Alam Andesit
d) Pekerjaan Jalan
a. Pembongkaran Beton Eksisting
b. Pembongkaran Perkerasan Berbutir
c. Urugan Pasir
d. Pemasangan Cerucuk ∅ 8 - 10 cm - Pjg. 2 m
e. Pekerjaan Urugan Lapis Pondasi Bawah
o Urugan lapis pondasi bawah menggunakan agregat kelas A
f. Pekerjaan Beton
o Pemasangan Bekisting Lantai
o Pemasangan Plastik Cor
o Perakitan Wiremesh M6 1 Lapis
o Beton Ready Mix Mutu K-300
g. Pengecatan Marka Jalan Thermoplastik pada lahan parkir dan batas tepi jalan
KONDISI EKSISTING
BAB II
METODE PELAKSANAAN
1. METODE UMUM
Aspek teknologi sangat berperan dalam suatu proyek konstruksi. Umumnya, aplikasi teknologi ini banyak
diterapkan dalam metode-metode pelaksanaan pekerjaan konstruksi. Penggunaan metode yang tepat,
praktis, cepat dan aman, sangat membantu dalam penyelesaian pekerjaan pada suatu proyek konstruksi.
Sehingga, target waktu, biaya dan mutu sebagaimana ditetapkan dapat tercapai. Dalam pelaksanaan
pekerjaan konstruksi, adakalanya juga diperlukan suatu metode terobosan untuk menyelesaikan pekerjaan
dilapangan. Khususnya pada saat menghadapi kendala-kendala yang diakibatkan oleh kondisi lapangan yang
tidak sesuai dengan dugaan sebelumnya. Untuk itu, penerapan metode pelaksanaan konstruksi yang sesuai
kondisi lapangan, akan sangat membantu dalam penyelesaian proyek konstruksi bersangkutan. Penerapan
metode pelaksanaan konstruksi, selain terkait erat dengan kondisi lapangan dimana suatu proyek konstruksi
dikerjakan, juga tergantung jenis proyek yang dikerjakan. Metode pelaksanaan pekerjaan untuk pekerjaan ini
merupakan metode pelaksanaan saluran, taman dan jalan beton. Untuk melaksanakan pekerjaan
Pembangunan Pedestrian Sambas, perlu dibuat garis besar jadwal pelaksanaan pekerjaan yang menjelaskan
tahapan-tahapan pelaksanakan pekerjaan secara umum sekaligus untuk menghindarkan rework dan repair
yang berlebihan pada akhir proyek.
Pada awal proyek, penyedia jasa akan melaksanakan mobilisasi untuk peralatan, material dan personil
yang ditugaskan.
Secara umum pekerjaan terdiri dari Pekerjaan Pendahuluan, Pekerjaan Saluran, Pekerjaan Pedestrian dan
Pekerjaan Jalan. Penataan ruang pada lokasi pekerjaan direncanakan sebagai berikut :
Lokasi Pekerjaan di Area Jalan Gusti Hamzah dan Jalan Keramat Kecamatan Sambas
2. PEKERJAAN PENDAHULUAN
a. Papan Nama Proyek
Sebelum pelaksanaan pekerjaan di lapangan dimulai, pihak pelaksana wajib membuat Papan Pengenal
Proyek. Papan pengenal proyek harus dibuat memenuhi persyaratan sebagai berikut :
1) Print spanduk dengan uk. 80 x 120 cm dengan keterangan tentang pekerjaan yang akan
dilaksanakan sesuai dengan kontrak.
2) Papan pengenal proyek harus dibuat dengan rapi dari bahan triplek atau sejenisnya uk. 80 x 120
cm.
3) Papan pengenal proyek harus diberi 2 (dua) tiang penyanggah uk. 4 x 6 cm, dengan panjang
disesuaikan di lapangan atau petunjuk Direksi, tiang penyanggah harus ditancap ke dalam tanah
dengan kokoh sehingga tidak mudah tercabut.
4) Papan Pengenal Proyek harus ditempatkan pada posisi yang aman, tidak mengganggu
pelaksanaan pekerjaan dan mudah dilihat dengan mata.
Papan Pengenal Proyek harus terjaga keberadaannya sampai selesai kegiatan pelaksanaan
pekerjaan.
b. Pekerjaan Bouwplank
1) Uraian Singkat
Pekerjaan Bouwplank dibuat untuk menandai batas-batas penghamparan dan instalasi item dalam
pembangunan Proyek Pedestrian.
2) Kebutuhan Alat Bahan Dan Tenaga Kerja
• Peralatan :
Alat bantu tukang kayu
• Bahan :
Kayu 5/7, Papan Kayu 3/20, paku 2”-3”, benang
• Tenaga Kerja :
Mandor, kepala tukang, tukang kayu, pekerja.
3) Uraian Pelaksanaan Pekerjaan
• Buat lubang dengan uk. 5 x 8 cm pada salah satu sudut lokasi pekerjaan
• Tancapkan kayu pada lubang
• Lakukan juga pada sudut lain lokasi pekerjaan
• Pasang papan kayu 3 x 20 cm dari sudut ke sudut
• Ikat benang pada papan kayu yang berseberangan
c. Penerapan SMK3
1) Uraian Singkat
Kegiatan persiapan SMK3 diadakan dengan tujuan mengurangi dampak kecelakaan pada semua
orang yang berada di lokasi proyek termasuk orang yang hanya melintas pada saat pelaksanaan
pekerjaan.
2) Kebutuhan Alat Bahan Dan Tenaga Kerja
• Peralatan :
Spanduk, Topi Keselamatan, Kotak P3K, Rompi, Sepatu Keselamatan, Sarung Tangan,
Masker, dan Rambu Peringatan.
• Tenaga Kerja :
Petugas Lalu Lintas, Pengawas keselamatan kerja
Ilustrasi Alat Pelindung Diri
Ilustrasi Penandaan Rambu
Ilustrasi Kotak P3K
d. Pemindahan Tiang Listrik
1) Uraian Pekerjaan
Pemindahan tiang listrik dilakukan untuk menata ulang posisi tiang listrik agar tidak berada pada
jalur pedestrian. Jumlah tiang yang akan dipindahkan sebanyak 17 buah.
2) Urutan Pelaksanaan Pekerjaan
• Tentukan posisi hasil pemindahan tiang listrik dengan mempertimbangkan posisi
pedestrian, saluran dan lahan parkir agar tidak mengganggu akses pedestrian dan lahan
parkir
• Lakukan pemindahan tiang listrik dengan koordiasi dengan PLN setempat
e. Pekerjaan Mobilisasi Alat, Material, dan Tenaga Kerja
1) Alat/Peralatan
Peralatan diangkut dari workshop menuju ke lokasi pekerjaan menggunakan trailer. Pengangkutan
dilaksanakan pada malam hari saat lalu lintas sepi dan mengurangi tingkat gangguan terhadap
permukiman sekitar.
Catatan:
• Untuk alat berat diusahakan alat sudah didatangkan 2 hari sebelum penggunaan alat
tersebut, bertujuan agar mengurangi keterlambatan dalam pekerjaan.
• Untuk sesegera mungkin medemobilisasi alat yang sudah selesai digunakan agar ada
kawasan kosong untuk penyimpanan alat berikutnya.
Concrete Cutter, Generator Set, Dump Truck,
Excavator, Thermoplastic Road Marking Machine
Sesuai dengan dokumen lelang, alat minimal yang dipersyaratkan antara lain :
• Generator Set
• Compressor
• Excavator
• Dump Truck
• Thermoplastic Road Matking Machine
• Concrete Cutter
• Jack Hammer
2) Mobilisasi Tenaga Kerja
Mobilisasi personil sesuai dengan struktur organisasi perlu disetujui oleh direksi. Personil ahli
khusus dapat didatangkan dari daerah lain namun perlu menunjukkan SKA pada bidangnya
masing-masing serta pengalaman, maka dari itu penyewaan atau pembelian sebidang lahan untuk
keperluan base camp dan kegiatan dapat menjadi pertimbangan.
3) Mobilisasi Material
Mobilisasi material perlu diperhatikan agar lahan yang tersedia untuk menyimpan material. Serta
mempertimbangkan kondisi cuaca yang dapat merusak material.
Dari ketiga jenis mobilisasi di atas menunjukkan bahwa diperlukannya manajemen mobilisasi yang
berupa jadwal kapan bagaimana pergerakan alat, material dan tenaga kerja sepanjang masa
pelaksanaan pekerjaan.
3. PEKERJAAN SALURAN
a. Pengadaan U-Ditch Precast
U-Ditch Precast ukuran dalam 80 cm, D10-150 mm, K-350 bisa dilakukan pemesanan kepada supplier
yang diinginkan.
b. Pekerjaan Tulangan Besi Tutup U-Ditch
1) Uraian Singkat
Tulangan Besi D10–150 mm dipotong berdimensi lebar 0.95 m sebanyak 7 buah & panjang 1.15 m
sebanyak 5 buah, untuk per 1 buah tutup u-ditch nya.
2) Kebutuhan Alat dan Tenaga Kerja
• Peralatan :
Alat Tukang Besi, Gunting besi
• Bahan :
Besi Beton D10, Kawat Baja
• Tenaga Kerja :
Mandor, Kepala Tukang, Tukang Besi, Pekerja
3) Urutan Pelaksanaan Pekerjaan
• Potong besi beton menjadi ukuran 0.95 m dan 1.15 m menggunakan pemotong besi
c. Pekerjaan Bekisting Tutup U-Ditch
1) Uraian Singkat
Bekisting yang dibuat akan digunakan sebagai cetakan tutup u-ditch dengan dimensi dalam 100x120
cm dengan tebal 10 cm.
2) Kebutuhan Alat dan Tenaga Kerja
• Peralatan :
Alat Tukang Kayu
• Bahan :
Kayu Kelas III, Paku 5-12 cm, Minyak Bekisting, Multiplex 9 mm
• Tenaga Kerja :
Mandor, Kepala Tukang, Tukang Kayu, Pekerja
3) Urutan Pelaksanaan Pekerjaan
• Rakit dinding dan alas bekisting dengan dimensi dalam 1 x 1.2 m
• Letakkan tulangan besi beton
Catatan : Dimensi bisa dilihat pada ilustrasi di bawah.
Bekisting
Besi Beton
Tampak Atas Bekisting + Tulangan Besi Tutup U-Ditch
d. Pekerjaan Pengecoran Tutup U-Ditch
1) Uraian Singkat
Pembuatan beton dengan mutu K-225 .
2) Kebutuhan Alat dan Tenaga Kerja
• Peralatan :
Alat Tukang Cor
• Bahan :
Semen Portland, Pasir beton, Kerikil (maks 20 mm)
• Tenaga Kerja :
Mandor, Kepala Tukang, Tukang Cor, Pekerja
3) Urutan Pelaksanaan Pekerjaan
• Buat adonan beton K-225
• Kemudian masukkan dalam bekisting tutup u-ditch
• Ratakan adonan bisa dengan cara ditusuk/aduk menggunakan tulangan baja
• Kemudian diamkan selama minimal 7 hari (hindari hujan terkena karena akan
mempengaruhi mutu beton)
e. Pekerjaan Pembongkaran Beton Eksisting
1) Uraian Singkat
Halaman bangunan eksisiting merupakan perkerasan beton yang perlu dibongkar sebelum
melakukan galian
2) Kebutuhan Alat dan Tenaga Kerja
• Peralatan :
Jack Hammer, Mesin Genset
• Tenaga Kerja :
Mandor, Pekerja
3) Urutan Pelaksanaan Pekerjaan
• Sediakan lahan untuk pembuangan sementara hasil pembongkaran
• Gunakan Jack Hammer untuk pembongkaran beton di perkerasan beton eksisting
• Buang hasil pembongkaran beton
f. Pekerjaan Galian Tanah Biasa
1) Uraian Singkat
Galian tanah dilakukan untuk memposisikan U-ditch yang akan dipasang berada di bawah elevasi
permukaan pedestrian
2) Kebutuhan Alat dan Tenaga Kerja
• Peralatan :
Sekop, Cangkul
• Tenaga Kerja :
Mandor, Pekerja.
3) Urutan Pelaksanaan Pekerjaan
• Lakukan galian menggunakan sekop dan cangkul
• Pindahkan hasil galian ke lokasi yang sudah disediakan. (hanya berupa lokasi terbuka
yang lapang)
• Lakukan pembuangan tanah hasil galian kecuali hasil galian terakhir agar dapat diurug
kembali untuk merapikan pemasangan saluran.
g. Pekerjaan Pemasangan U-Ditch dan Tutup U-Ditch
1) Uraian Singkat
Persiapkan alat bantu untuk pemasangan U-Ditch, karena tidak dicetak langsung
2) Kebutuhan Alat dan Tenaga Kerja
• Peralatan
Mobil Pick Up, Alat Tukang Kayu, Dump Truck, Tripod, Chain hock
• Bahan
Cerucuk, Lapis Pondasi Bawah Agregat Kelas B
• Tenaga Kerja
Mandor, Pekerja
3) Urutan Pelaksanaan Pekerjaan
• Bongkar bekisting dari tutup u-ditch yang kemudian dapat digunakan lagi.
• Angkut u-ditch dan tutup u-ditch dari lokasi cetak ke lokasi pemasangan menggunakan
pick up
• Perakitan tripod untuk pemasangan u-ditch
• Pemasangan u-ditch menggunakan chain hock
• Pasang tutup u-ditch sepanjang pedestrian
4. PEKERJAAN PEDESTRIAN
a. Instalasi Pipa
1) Uraian Singkat
Instalasi pipa berfungsi untuk mengalirkan air permukaan menuju ke dalam saluran drainase.
2) Kebutuhan Alat dan Tenaga Kerja
• Peralatan :
Peralatan Tukang Pipa
• Bahan :
Pipa PVC AW 6”
• Tenaga Kerja :
Mandor, Kepala tukang, Tukang pipa, Pekerja
3) Urutan Pelaksanaan Pekerjaan
• Lubangi u-ditch dengan diameter 16 cm
• Pipa dipasang terhubung dari kastin ke saluran u-ditch
• Pipa dipasang setiap 5m sepanjang saluran
• Urug dengan tanah hasil galian yang tersisa
b. Pemasangan Kanstin
1) Uraian Singkat
Balok kanstin berfungsi untuk memberi batasan berupa beda elevasi antara ruas jalan dengan
ruas trotoar. Kanstin disusun sepanjang batas tepi jalan.
2) Kebutuhan Alat dan Tenaga Kerja
• Peralatan :
Gerobak
• Bahan :
Kanstin L ukuran 40x(15x15)x25
• Tenaga Kerja :
Mandor, Pekerja
3) Urutan Pelaksanaan Pekerjaan
• Kanstin dipasang pada pinggir luar pedestrian yang berbatasan dengan jalan utama
• Per 5 meter kastin akan terhubung ke u-ditch melalui pipa pvc 6”
c. Pekerjaan Pemasangan Batu Alam Andesit dan Ubin Disabilitas
1) Uraian Singkat
Pemasangan batu alam andesit dan ubin disabilitas di atas trotoar bertujuan untuk menambah nilai
keindahan dari pedestrian tersebut, sehingga lebih enak di pandang mata. Selain itu dengan
dipasangnya batu alam andesit menambah kekasaran permukaan pedestrian. Untuk perkuatan
lantai pedestrian, maka di pasangkan wiremesh M6 1 lapis.
2) Kebutuhan Alat dan Tenaga Kerja
• Peralatan :
Peralatan tukang batu, sendok semen, ember
• Bahan :
Batu Alam Andesit Polos Uk. 30x60 cm, Ubin Teraso Disabilitas, Semen Portland, Semen
warna, Pasir halus, Wiremesh M6.
• Tenaga Kerja :
Mandor, Kepala Tukang, Tukang, Pekerja
3) Urutan Pelaksanaan Pekerjaan
• Hamparkan wiremesh M6 di atas beton eksisting dan di atas tutup saluran u-ditch (kecuali
main hole)
• Buat campuran semen yang terdiri dari semen dan pasir
• Hamparkan di atas beton eksisting dan di atas tutup saluran u-ditch (kecuali manhole)
• Pasang batu andesit dan ubin disabilitas sesuai dengan pola yang diinginkan
• Hindari pemberian beban pada pasangan batu andesit selama 7 hari setelah
pemasangan untuk menghindari pergeseran adonan di bawah batu andesit
d. Pengadaan Pot dan Tanaman
1) Uraian Singkat
Pengadaan tanaman berguna untuk menambah nilai keindahan pedestrian, yang terdiri dari 2 jenis
pot (pot bulat dan pot persegi), yang akan diletakkan berselingan.
2) Kebutuhan Alat dan Tenaga Kerja
• Peralatan :
Sekop, gerobak
• Bahan :
Tanah Subur, Pot, Tanaman
• Tenaga Kerja :
Pekerja, Tukang Kebun
3) Urutan Pelaksanaan Pekerjaan
• Letakkan pot sesuai posisi pada gambar
• Isi pot dengan tanah subur
• Tanam tanaman bunga bougenvil
e. Instalasi Lampu Jalan dan Lampu Taman Serta Aliran Listrik
1) Uraian Singkat
Lampu jalan dan lampu taman berfungsi untuk menerangi pedestrian dan jalan.
2) Kebutuhan Alat dan Tenaga Kerja
• Peralatan :
Peralatan Tukang Besi, Peralatan Tukang Elektrikal
• Bahan :
Besi Tempa 12 mm, Pipa Galvanis, Lampu LVD (atau sejenisnya),Kabel Listrik
• Tenaga Kerja :
Pekerja, Tukang besi, Tukang listrik
3) Urutan Pelaksanaan Pekerjaan
• Instalasi listrik, perakitan tiang lampu serta instalasi lampu
• Instalasi tiang lampu pada lokasi yang sudah ditentukan
f. Pemasangan Bollard
1) Uraian Singkat
Bollard dipasang pada ujung trotoar dengan jarak antar bollard adalah 60 cm, dengan tujuan
mencegah kendaraan bermotor mengendarai melalui trotoar.
2) Kebutuhan Alat dan Tenaga Kerja
• Peralatan :
Peralatan Tukang Baja
• Bahan :
Bollard baja
• Tenaga Kerja :
Pekerja, Tukang baja
3) Urutan Pelaksanaan Pekerjaan
• Pemasangan ballard pada sudut luar pedestrian
g. Pemasangan Huruf Neon Akrilik
1) Uraian Singkat
Neon box Akrilik merupakan salah satu media jenis billboard yang didalamnya diisi dengan lampu
neon atau LED strip untuk memberikan cahaya penerangan. Lampu neon ini sendiri berfungsi
sebagai tanda usaha atau media promosi suatu usaha agar dikenal orang yang lewat atau
masyarakat luas.
2) Kebutuhan Alat dan Tenaga Kerja
• Peralatan :
• Bahan :
Besi Beton (polos/ulir) U 24, Kawat beton, Kayu Kelas III, Paku 5 – 12 cm, Minyak
Bekisting, Multiplex 9 mm, Semen Portland, Pasir beton, Kerikil (Maks 20 mm), Air, batu
Alam Andesit Polos Bakar Uk. 30 x 60 cm, Pasir Halus.
• Tenaga Kerja :
Pekerja, Tukang, Tukang Kayu, Tukang Batu, Kepala tukang, Mandor
3) Urutan Pelaksanaan Pekerjaan
• Persiapan alat-alat untuk memasang
• Mengukur media yang ingin ditempatkan untuk huruf timbul apakah sesuai dengan sket
plotingan dari komputer.
• Menentukan ketinggian dari huruf timbul/lettering yang ingin dipasang.
• Huruf timbul acrylic ini ditambah penerangan dengan lampu LED didalam. Yang mana
cara pemasangannya adalah disekrup ke media papan HPL
• Setelahnya aplikasikan pada lokasi yang akan dipasang, dengan cara memasang terlebih
dahulu dudukan lampu LED yang disekrup pada papan HPL.
5. PEKERJAAN JALAN
A. Pekerjaan Tanah
a. Galian Perkerasan Beton
1) Uraian Singkat
Halaman bangunan eksisiting merupakan perkerasan beton yang perlu dibongkar sebelum
melakukan galian
2) Kebutuhan Alat dan Tenaga Kerja
• Peralatan :
Jack Hammer, Compressor, Concrete Cutter, Dump truck
• Tenaga Kerja :
Mandor, Pekerja
3) Urutan Pelaksanaan Pekerjaan
• Siapkan lahan untuk pembuangan sementara hasil pembongkaran
• Pemotongan tepi pembongkaran menggunakan concrete cutter
• Bongkar beton eksisting menggunakan jack hammer
• Buang hasil pembongkaran eksisting dengan dump truck
b. Galian Perkerasan Berbutir
1) Uraian Singkat
Galian tanah dilakukan untuk menggantikan pondasi bawah aspal dan penghamparan lapisan
geotekstil, galian dilakukan untuk seluruh luasan yang akan dihamparkan aspal.
2) Kebutuhan Alat dan Tenaga Kerja
• Peralatan :
Dump Truck, Sekop
• Tenaga Kerja :
Mandor, Pekerja
3) Urutan Pelaksanaan Pekerjaan
• Lakukan galian dengan sekop
• Pindahkan hasil galian ke lokasi yang sudah disediakan
• Mengangkut tanah untuk pembuangan dengan Dump Truck
c. Pembersihan dan Pengupasan Lahan
1) Uraian Singkat
Pembersihan dan Pengupasan lahan adalah pekerjaan yang terdiri dari pembersihan lahan dari
semua pohon, halangan - halangan, semak – semak, sampah, dan bahan lainnya yang tidak
dikehendaki atau menggangu keberadaannya sesuai dengan yang diperintahkan oleh direksi
Pekerjaan
2) Kebutuhan Alat dan Tenaga Kerja
• Peralatan
Dump Truck, Bull Dozer, Track Loader, Alat Bantu
• Bahan
-
• Tenaga Kerja
Mandor, Pekerja
3) Urutan Pelaksanaan Pekerjaan
• Siapkan Peralatan yang diperlukan
• Pembersihan meliputi pekerjaan mencungkil pangkal pohon, akar, batang pohon (hanya
untuk diameter pohon lebih dari 5 cm) dan reruntuhan bangunan, dan seluruh material
yang menghalangi pekerjaan menggunakan bulldozer untuk pekerjaan berat.
• Hasil Pembersihan diangkut oleh Track Loader dan dipindahkan ke dump truck untuk
dipindahkan ke tempat pembuangan
f. Urugan Pasir
1) Uraian Singkat
Pekerjaan Urugan pasir bawah pondasi merupakan pengurugan yang di letakkan di permukaan
lubang pondasi yang digali.
2) Kebutuhan Alat dan Tenaga Kerja
• Peralatan
Sekop
• Bahan
Pasir
• Tenaga Kerja
Mandor, Pekerja
3) Urutan Pelaksanaan Pekerjaan
• Angkut pasir urug ke area yang akan di urug
• Lakukan pengurugan pasir
B. Perkerasan Berbutir Dan Cerucuk
a) Lapis Pondasi Agregat Kelas A
1) Uraian Singkat
Agregat Base kelas A adalah campuran agregat halus dan kasar yang dapat memenuhi gradasi
sesuai Spesifikasi.
2) Kebutuhan Alat dan Tenaga Kerja
• Peralatan
Wheel Loader, Dump Truck, Motor Grader, Vibratory Roller, dan Alat bantu
• Bahan
Agregat A M26
• Tenaga Kerja
Mandor, Pekerja
1) Urutan Pelaksanaan Pekerjaan
• Proses Pencampuran bahan untuk memenuhi ketentuan yang disyaratkan harus
dikerjakan di lokasi instalasi pemecah batu quarry yang disetujui, dengan menggunakan
pemasok mekanis yang telah dikalibrasi untuk memperoleh aliran yang menerus dari
komponen – komponen campuran dengan proporsi yang benar dan dalam keadaan
apapun tidak dibenarkan melakukan pencampuran di lapangan.
• Whell Loader memuat Agregat kelas A ke dalam Dump Truck di Base Camp dan diangkut
ke lokasi pekerjaan dengan Dump Truck lalu dihampar dengan Motor Grader/bulldozer,
• Hamparan agregat dibasahi dengan Water Tanker sebelum dan sesudah pemadatan
dengan vibro Roller dan selama pemadatan sekelompok pekerja akan merapikan tepi
hamparan dan level permukaan dengan alat bantu kereta dorong, sekop dan garpu.
• Selanjutnya dilakukan pembuatan Job Mix Formula, sehingga didapat komposisi material
yang akan dipergunakan.
C. Pekerjaan Beton
a) Pekerjaan Bekisting Lantai
1) Uraian Singkat
Bekisting atau formwork adalah konstruksi pembantu untuk cetakan beton sebuah struktur
bangunan dengan design bentuk yang diinginkan. Dan setelah melewati waktu tertentu, mengeras
serta sanggup menanggung berat sendiri. Maka akan dilepas dan dirakit kembali di bagian yang
lain.
2) Kebutuhan Alat dan Tenaga Kerja
• Peralatan
-
• Bahan
Kayu Kelas III (Papan), Paku 5 -12 cm, Minyak Bekisting, Balok Kayu Kelas III
• Tenaga Kerja
Tukang Kayu, Kepala Tukang, Mandor
b) Penulangan Besi D10 – 150 mm (2 lapis)
1) Uraian Singkat
Besi tulangan atau besi beton (reinforcing bar) adalah batang baja yang berberntuk menyerupai
jala baja yang digunakan sebagai alat penekan pada beton bertulang dan struktur batu bertulang
untuk memperkuat dan membantu beton di bawah tekanan.
2) Kebutuhan Alat dan Tenaga Kerja
• Peralatan
• Bahan
Besi Beton (polos/ulir) U 24, dan Kawat beton
• Tenaga Kerja
Pekerja, Tukang, Kepala Tukang, Mandor
c) Pengecoran Beton Ready Mix Mutu K-300
1) Uraian Singkat
Besi tulangan atau besi beton (reinforcing bar) adalah batang baja yang berberntuk menyerupai
jala baja yang digunakan sebagai alat penekan pada beton bertulang dan struktur batu bertulang
untuk memperkuat dan membantu beton di bawah tekanan.
2) Kebutuhan Alat dan Tenaga Kerja
• Peralatan
-
• Bahan
Beton Ready Mix K-300
• Tenaga Kerja
Pekerja, Tukang Batu, Kepala Tukang, Mandor
3) Urutan Pelaksanaan Pekerjaan
• Sebelum melaksanakan pengecoran, perlu dilakukan pemasangan pondasi menggunakan
agregat kelas A, lalu membuat landasan cor beton menggunakan hamparan plastik, dan
diberikan kerangka besi tulangan beton.
• Setelah semua sudah siap beton siap di cor
• Setelah pengecoran, cor-an diratakan dan ditutup menggunakan plastic atau karung pada
permukaannya, hal ini bertujuan agar proses pengerasan dapat terbentuk dengan
sempurna.
D. Pekerjaan Lain – Lain
a) Marka Jalan Termoplastik
1) Uraian Singkat
Marka jalan adalah rambu-rambu lalu lintas berupa gambar garis melintang, membujur, dan serong
yang berfungsi mengarahkan arus kendaraan. Keberadaan marka atau tanda yang membentuk
garis ini memiliki peranan yang sangat penting di jalur lalu lintas. Khususnya dalam mengarahkan
arus lalu lintas agar lebih teratur.
2) Kebutuhan Alat dan Tenaga Kerja
• Peralatan
Dump truck, Thermoplastic Road Marking Machine, dan Alat Bantu
• Bahan
Cat Marka Thermoplastic, Glass Bead
• Tenaga Kerja
Pekerja Biasa, Tukang, Mandor
3) Urutan Pelaksanaan Pekerjaan
• Sebelum penandaan atau pengecatan dilakukan, pastikan bahwa permukaan perkerasan
jalan bersih, kering, dan bebas dari bahan yang berminyak dan debu.
• Untuk pembersihan perkerasan dengan marka jalan lama, dilakukan dengan grit blasting
(pengausan dengan bahan berbutir halus) agar tidak menghalangi kelekatan lapisan cat
baru
• Pastikan penandaan marka jalan pada permukaan perkerasan dengan dimensi dan
penempatan yang presisi.
• Pengecatan dilakukan dengan mesin yang mampu menghasilkan suatu lapisan yang rata
dan seragam dengan tebal minimum 1,5 mm dan dengan suhu 204 – 218 °C.
• Taburkan segera Butiran kaca (glass bead) diatas permukaan cat, kadar 450 gram/m2.
• Lindungi marka yang masih basah dari lalu lintas sampai marka tersebut kering dan bisa
untuk dilalui.
BAB III
PENUTUP
Metode konstruksi dalam paparan ini hanya penjelasan sekilas mengenai pekerjaan yang terdapat dalam ketentuan
lelang. Secara detail penjelasan untuk setiap aspek pekerjaan tentunya pada saat pelaksanaan pekerjaan karena akan
menyesuaikan dengan berbagai macam perubahan kondisi yang barangkali akan terjadi selama masa pelaksanaan.
Semoga penjelasan singkat dari pekerjaan ini dapat memberikan gambaran bahwa kami mampu untuk menyelesaikan
proyek sesuai dengan harapan.
Sambas, Mei 2023
PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN
(PPK)
Syamsuri, S. T.
NIP. 19770729 201001 1 007
REFERENSI
1. Surat Edaran Dirjen Bina Marga Nomor 02/SE/b/2018 - Spesifikasi umum 2018 divisi 5 seksi 5.1 tentang lapis
fondasi agregat
2. Surat Edaran Dirjen Bina Marga Nomor 02/SE/b/2018 - Spesifikasi umum 2018 divisi 3 seksi 3.1 tentang galian
3. Surat Edaran Dirjen Bina Marga Nomor 02/SE/b/2018 - Spesifikasi umum 2018 divisi 3 seksi 3.2 tentang timbunan
4. Surat Edaran Dirjen Bina Marga Nomor 02/SE/b/2018 - Spesifikasi umum 2018 divisi 3 seksi 3.5 tentang geotekstil
5. Surat Edaran Dirjen Bina Marga Nomor 02/SE/b/2018 - Spesifikasi umum 2018 divisi 2 seksi 2.3 tentang gorong-
gorong dan selokan beton u
6. Surat Edaran Dirjen Bina Marga Nomor 02/SE/b/2018 - Spesifikasi umum 2018 divisi 6 seksi 6.1 tentang lapis
resap pengikat dan lapis perekat
7. Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2022 Tentang
Pedoman Penyusunan Perkiraan Biaya Pekerjaan Konstruksi Bidang Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
LAMPIRAN| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 6 May 2024 | Pembangunan Dan Rehabilitasi Smp Negeri 4 Sambas | Kab. Sambas | Rp 3,012,440,000 |
| 25 June 2016 | Pembangunan Pagar Rsud Pemangkat | Kabupaten Sambas | Rp 580,000,000 |
| 12 July 2017 | Peningkatan Jaringan Irigasi (Saluran 3.500 M, Bangunan Air 1 Bh) D.I.R. Parit Setia Kecamatan Jawai | Kabupaten Sambas | Rp 493,750,000 |
| 26 July 2024 | Peningkatan Jalan Penyebrangan Kec. Sambas | Kab. Sambas | Rp 450,000,000 |
| 7 June 2017 | Normalisasi Sungai/Parit Sukaramai Kecamatan Sambas | Rp 350,000,000 | |
| 28 August 2024 | Rehabilitasi Ruang Kelas Smp Negeri 2 Sambas | Kab. Sambas | Rp 340,000,000 |