| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0534949276707000 | Rp 3,994,207,930 | - | |
| 0015057623705000 | Rp 3,720,020,881 | Ukuran kapasitas Bucket peralatan Excavator yang disampaikan peserta dalam daftar isian peralatan tidak sesuai dengan ukuran kapasitas Bucket yang terdapat dalam Surat Keterangan hasil pemeriksaan dan pengujian alat dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Prop Kalimantan Barat | |
CV Don Corleone | 05*4**9****02**0 | Rp 3,850,312,500 | Peserta tidak menyampaikan pengalaman pekerjaan konstruksi pada bidang yang sama (untuk pengadaan dengan nilai paket pekerjaan paling sedikit di atas Rp. 2.500.000.000,00 (dua miliar lima ratus juta rupiah) |
Hasla Mutiara Prima, CV | 02*9**7****02**0 | - | - |
| 0025167743701000 | - | - | |
| 0622907459702000 | Rp 3,658,076,817 | Dokumen penawaran teknis yang disampaikan peserta tidak lengkap. Syarat-syarat substansial yang diminta berdasarkan Dokumen Pemilihan tidak dipenuhi oleh peserta. | |
CV Besi Kuning Perkasa | 00*9**4****01**0 | Rp 3,596,698,443 | Peserta tidak hadir dan tidak memberikan tanggapan atas permintaan klarifikasi pada tahapan Klarifikasi Administrasi, Kualifikasi, Teknis, dan Harga sesuai jadwal undangan |
| 0031921182701000 | - | - | |
| 0023821986702000 | - | - | |
| 0404058125702000 | - | - | |
PT Tardilo Borneo Konstruksi | 01*8**0****04**0 | - | - |
| 0851920538701000 | - | - | |
| 0315694687701000 | - | - | |
| 0412111494604000 | - | - | |
| 0026824847701000 | - | - | |
| 0016678088701000 | - | - | |
| 0014062988701000 | - | - | |
| 0027125301703000 | - | - | |
| 0429049885707000 | - | - | |
| 0033079203701000 | - | - | |
| 0014060107705000 | - | - | |
| 0029425444701000 | - | - | |
CV Berkah Jasa Konstruksi | 10*1**1****69**2 | - | - |
| 0012104907702000 | - | - | |
CV Tidayu Mitra Yandika | 00*6**8****02**0 | - | - |
| 0840197503704000 | - | - | |
| 0023825243702000 | - | - | |
Panglima Khabib Konstruksi | 10*1**1****14**3 | - | - |
CV Adzkia Trijasa Konstruksi | 06*9**6****05**0 | - | - |
CV Angga Anggi | 03*6**6****02**0 | - | - |
Prasandha Saputra | 00*6**1****02**0 | - | - |
CV Surya Menara Utama | 07*8**8****04**0 | - | - |
| 0627215130703000 | - | - | |
| 0026623884702000 | - | - | |
| 0811352699702000 | - | - | |
| 0853162154701000 | - | - | |
| 0936362607707000 | - | - | |
| 0948741699706000 | - | - | |
| 0033080250701000 | - | - | |
| 0941053381707000 | - | - | |
| 0026626283702000 | - | - | |
| 0947799136706000 | - | - | |
| 0922841101704000 | - | - | |
Tiga Muda Bersaudara | 06*5**1****01**0 | - | - |
| 0748417391702000 | - | - | |
CV Dhea | 00*6**9****02**0 | - | - |
Qinaru Grup | 06*4**4****02**0 | - | - |
| 0749449393701000 | - | - | |
| 0722646908706000 | - | - | |
| 0031669955701000 | - | - | |
| 0601816580701000 | - | - | |
| 0016673022701000 | - | - |
METODE PELAKSANAAN
P E K E R J A A N
PEMBANGUNAN DRAINASE JL.TANI
KOTA SINGKAWANG
L O K A S I
KOTA SINGKAWANG
SUMBER DANA
APBD (DAU) KOTA SINGKAWANG
TAHUN ANGGARAN 2025
LINGKUP PEKERJAAN
1. Mobilisasi
2. Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
3. Jembatan sementara untuk rumah warga
4. Galian Tanah Alat Pc – 75
5. Pasir urug
6. Pemasangan cerucuk
7. Plastik Cor
8. Pekerjaan Bekisting
9. Pekerjaan Besi Tulangan
10. Pekerjaan Beton
11. Pengadaan dan Pemasangan Box Culvert 80 x 80 x120 (Precast)
METODE PELAKSANAAN
DIVISI 1. UMUM
1. Mobilisasi
a. Langkah pertama dalam pelaksanaan adalah mobilisasi Personil dan Peralatan Berat
b. Menyiapkan Fasilitas Kontraktor
Untuk Base Camp, akan dibuat pada daerah yang Strategis yaitu pada daerah yang airnya cukup lancar
dan mudah dijangkau untuk memperlancar supply logistik, material dan bahan bakar, serta dapat
melakukan monitoring pelaksanaan pekerjaan dengan leluasa.
c. Fasilitas Laboratorium Lapangan
Yaitu tempat meletakan peralatan laboratorium yang setiap saat diperlukan di lapangan untuk Test
Bahan / Produk (Quality Control) agar mutu terjamin.
d. Perlengkapan Lalu Lintas / Rambu-Rambu
Yaitu salah satu alat perlengkapan jalan dalam bentuk tertentu yang memuat lambang, huruf, angka,
kalimat atau perpaduan di antaranya, yang digunakan untuk memberikan peringatan, larangan,
perintah dan petunjuk bagi pekerja ataupun pemakai jalan. Sebagai alat pengendali lalu lintas melalui
informasi yang disampaikan dengan tujuan bisa meningkatkan keselamat an dan kelancaran lalu
lintas dalam suatu proyek.
e. Pembuatan Papan Nama Proyek
Pembuatan papan proyek dari Baliho yang sudah dicetak atau dari triplek, landasan tripleks 3 mm,
Rangka rencana Pekerjaan yang meliputi : Nama Paket, Lokasi Pekerjaan, Jangka Waktu
Pelaksanaan dan Nilai Kontrak, dan nama kontraktor pelaksana. Penempatan Papan Proyek disekitar
lokasi pekerjaan yang mudah dilihat oleh publik dengan tulisan yang terang dan jelas.
2. Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Pekerjaan ini mencakup peralatan pelindung kerja dan pelindung diri :
a. Sosialisasi Promosi K3
✓ Spanduk (banner) dan Papan Informasi Keselamatan dapat terdiri dari visualiasasi himbauan yang
memiliki peranan penting untuk mencapai tujuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
b. Alamat Pelindung Kerja dan Alat Pelindung Diri
✓ Topi Pelindung (Safety Helmet)
Helm (safety helmet) berperan sebagai pelindung kepala dari benda jatuh yang dapat tentang
kepala baik dengan cara segera ataupun tidak segera.
✓ Pelindung Pernafasan Dan Mulut (Masker)
Pelindung Pernafasan Dan Mulut (Masker) berperan sebagai pelindung pernafasan dari polusi
udara yang di sebebkan dari dampak pekerjaan maupun kondusi lingkungan.
✓ Sarung Tangan (Safety Gloves)
Sarung tangan (kain, kulit, karet) berperan membuat perlindungan tangan dari benda-benda
tajam, goresan, beberapa bahan kimia, benda panas/dingin, maupun kontak arus listrik.
dasarnya membuat perlindungan tangan dari cidera.
✓ Rompi Keselamatan (Safety Vest)
Pekerja harus memakai baju kerja dengan rompi yang telah disediakan, perlengkapan ini
berfungsi melindungi diri dari percikan material yang terlempar disaat proses pekerjaan, serta
scotlite yang dipantulkan dari rompi dapat di jadikan sebagai penanda posisi pekerja di saat
malam hari.
✓ Sepatu Karet Keselamatan
Sepatu safety terbaru keslamatan (safety shoes) bermanfaat sebagai pelindung kaki di saat
proses pekerjaan.
c. Fasilitas Sarana Kesehatan
Penyedia Jasa Pekerjaan Konstruksi wajib menyediakan fasilitas antara lain: pencuci tangan (air,
blong air , sabun dan hand sanitizer), tisu, masker dan peralatan P3K (kotak K3, obat luka, obat
umum, perban) dikantor dan lapangan bagi seluruh pekerja dan tamu.
d. Rambu dan Perlengkapan lalu lintas yang diperlukan atau manajemen lalu lintas:
✓ Mengingatkan pekerja dan pengguna jalan dari potensi bahaya dan bagaimana menghindari
bahaya yang terdapat di area kerja.
✓ Memberi petunjuk ke lokasi / tempat yang aman di saat proses pekerjaan sedang di laksanakan.
3. Jembatan sementara Keselamatan dan Kesehatan Kerja
a. Produk Jemabatan Sementara yang di gunakan untuk titian ke rumah warga terbuat dari rangkaian
Kayu Cerucuk 8/10cm dan Papan Mal
b. Potong Panjang Cerucuk (1,70 – 2,00 m) dan Potong lebar Papan mal (0,80 – 1,00 m) sesuai dengan
jumlah yang dibutuhan di lapangan dan kuatkan menggunakan Paku.
c. Agar dudukan jembatan sementara tidak goyah / bergerak saat di lewati, pasang angkur atau stek yang
di tanam ke tanah kemudian kunci menggunakan paku
4. Galian Tanah Alat Pc – 75
a. Penggalian tanah saluran dengan kedalaman sesuai yang ditunjukkan pada gambar kerja.
b. Hasil galian harus rapi, dimensi kedalaman dan kemiringan galian harus sesuai gambar kerja.
c. Galian harus dijaga agar tidak tergenang air akibat air tanah atau air hujan.
d. Timbunan atau urugan kembali harus dipadatkan, sisa galian yang tidak dipakai untuk menimbun harus
dibuang ketempat lain menggunakan Dump Truck yang lokasnya ditentukan bersama-sama Pengawas
dan Direksi.
5. Pasir Urug
a. Urugan pasir dilaksanakan seperti tertera pada gambar, dan pelaksanaannya harus lapis demi lapis.
Dalam setiap lapisannya, urugan harus dipadatkan dengan alat pemadat yang disetujui sampai dicapai
tingkat kepadatan lapangan yang cukup baik, sesuai dengan petunjuk Direksi Teknik.
b. Tebal pasir urug disesuaikan dengan RAB / gambar kerja.
6. Pemasangan cerucuk
a. Untuk menstabilkan konstruksi saluran dan box, pada tanah asal dipasang cerucuk dari kayu bulat
ukuran diameter 6 - 8 cm untuk Saluran dan diameter 8-10 cm untuk box culvert dengan jarak dan
panjang pemasangan sesuai yang tertera pada gambar rencana.
b. Pemasangan cerucuk harus dilaksanakan dengan baik dan dipasang hingga masuk kedalam tanah,
dan pada bagian atas / ujung bekas tumbukan harus dipotong rata.
7. Plastik Cor
a. Bentangkan Plastik cor di atas permukaan pasir urug.
b. Pasang ganjalan diatas plastik cor sebelum menaruh besi / wiremesh agar besi / wiremesh tidak
langsung bersentuhan dengan plastik cor.
c. Taruh lembaran besi / wiremesh di atas lapisan pasir urug yang telah dibentangkan plastik cor tersebut.
d. Taruh bahan cor di atas lembaran besi wiremesh tersebut.
8. Pekerjaan Bekisting
a. Semua Bekisting harus dilaksanakan sesuai dengan instruksi-instruksi yang diberikan oleh Konsultan
Pengawas.
b. Bekisting harus direncanakan untuk menjamin bahwa pembongkaran Bekisting Beton tidak akan
merusak beton atau perancah. Bekisting beton harus cukup kuat untuk menahan getaran yang
disebabkan oleh alat getar. .
c. Permukaan bagian dalam Bekisting harus diberi lapis minyak, atau bahan lain yang disetujui oleh
Konsultan Pengawas / Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan / Pengawas Lapangan sehingga permukaan
Bekisting dapat dilepaskan dengan mudah apabila beton telah mengeras. Material harus dari suatu
type yang tidak mempengaruhi mutu beton dan tidak menyebabkan noda warna pada permukaan beton
dikemudian hari.
d. Minyak Bekisting harus dilapisi sebelum pemasangan tulangan untuk menjamin agar minyak tersebut
tidak melekat pada permukaan baja tulangan dan mengurangi ikatan antara baja dan beton.
Penggunaan kawat pengikat besi atau baja yang akan tinggal tertanam pada beton harus disetujui oleh
Konsultan Pengawas / Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan / Pengawas Lapangan.
e. Bekisting untuk dinding vertikal / bagian konstruksi yang tipis yang selama operasi pengecoran akan
menyebabkan adukan tersebut jatuh lebih tinggi dari satu setengah meter harus dilaksanakan sesuai
dengan metode-metode berikut :
• Salah satu dari sisi Bekisting harus dibuka dari bawah ke atas yang akan ditutup berturut-turut
mengikuti kemajuan pengecoran dengan cara sedemikian sehingga tinggi adukan beton yang
jatuh selama pengecoran tidak boleh melebihi dari 1,50 m;
• Bekisting harus terdiri dari bagian-bagian yang dapat dibuka, ukurannya tidak lebih tinggi dari
1.50 m dan lebar tidak lebih dari 2 m;
• Semua Bekisting harus tertutup rapat dan beton dituang melalui sebuah pipa / corong, dengan
ujung dipegang dekat dengan permukaan beton segar yang dituang. Pipa / corong tersebut
harus selalu dijaga agar penuh dengan beton selama bekerja;
• Segera sebelum pekerjaan pengecoran, Bekisting harus dibersihkan dari semua kotoran /
material lepas, serbuk gergaji, debu dan lain-lain. Kerusakan-kerusakan seperti penurunan,
deformasi dan lain-lain harus diperbaiki segera. Apabila selama pekerjaan pengecoran,
ternyata diamati ada perubahan bentuk Bekisting, beton pada tempat yang bersangkutan harus
dibuang dulu dan Bekisting diperkuat sesuai dengan instruksi;
• Bekisting harus dibongkar dengan statis, tanpa goncangan, getaran atau kerusakan pada
beton. Pembongkaran bekisting dapat dilakukan setelah umur beton telah mencapai umur yang
disyaratkan sesuai dengan mutu beton rencana dan dengan persetujuan Konsultan Pengawas.
9. Pekerjaan Besi Tulangan
a. Penulangan harus disetel dengan cermat sesuai dengan gambar dan diikat dengan kawat atau jepitan
yang sesuai dengan persilangan dan harus ditunjang dengan penumpu beton atau logam dan
penggantung logam. Jepitan atau penunggu logam tidak boleh ditekan menempel pada bekisting.
Kawat beton harus dibengkokan ke arah dalam bekisting, sehingga diperoleh beton tahu yang telah
ditentukan.
b. Penulangan harus dipasang dengan celah untuk beton tahu sebagai berikut:
• Beton yang dicor pada tanah 8 cm;
• Semua bidang yang terkena air tanah 5 cm;
• Plat lantai, balok, kolom yang terkena tanah atau air 4 cm.
c. Penulangan baja tersebut harus diperiksa oleh Konsultan Pengawas / Pejabat Pelaksana Teknis
Kegiatan / Pengawas Lapangan terlebih dahulu sebelum dicor. Konsultan Pengawas / Pejabat
Pelaksana Teknis Kegiatan / Pengawas Lapangan harus diberitahu apabila pemasangan penulangan
baja sudah siap untuk diperiksa.
10. Pekerjaan Beton
a. Pelaksanaan pengecoran menggunakan beton Ready MIX untuk beton Fc’15 Mpa dan Beton manual
Untuk Fc’ 10 Mpa.
b. Pengecoran beton harus dengan ijin Konsultan Konsultan Pengawas / Pejabat Pelaksana Teknis
Kegiatan / Pengawas Lapangan dan dilaksanakan pada waktu Konsultan Pengawas / Pengelola Teknis
/ Staff Teknis ada di tempat.
c. Adukan beton yang tidak memenuhi syarat dengan spesifikasi yang ditetapkan harus ditolak dan segera
dikeluarkan dari tempat pekerjaan dengan biaya kontraktor.
d. Beton tidak boleh dicor bilamana keadaan cuaca buruk.
e. Adukan beton tidak boleh dijatuhkan melalui pembesian atau ke dalam papan bekisting yang tinggi /
dalam, yang dapat menyebabkan terlepasnya kerikil / split dari adukan beton.
f. Beton tidak boleh dicor dalam bekisting yang dapat mengakibatkan penimbunan adukan pada
permukaan bekisting di atas beton yang sudah dicor. Untuk hal tersebut di atas harus disiapkan corong
untuk pengecoran agar dapat mencapai tempatnya tanpa terlepas satu sama lain.
g. Tinggi adukan beton tidak boleh melampaui 1,5 m di bawah ujung corong saluran
h. Adukan beton harus dicor dengan merata.
i. Tiap lapisan harus dicor pada waktu lapisan yang sebelumnya masih lunak.
j. Dilakukan penggetaran menggunakan concreate vibrator untuk pemadatan beton.
k. Setiap lapisan harus dipadatkan sampai kepadatan maksimum sehingga bebas dari kantong/sarang
krikil dan menutup rapat pada semua permukaan dari cetakan dan material yang melekat.
l. Menggunakan alat penggetar ( vibrator ) jika di syaratkan.
m. Melakukan pengetukan pada dinding bekisting sampai betul-betul mengisi pada bekisting atau lubang
galian dan menutupi seluruh permukan bekisting.
n. Penggunaan vibrator harus dilakukan dengan benar atau dengan petunjuk dari Konsultan Pengawas /
Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan / Pengawas Lapangan dan tidak boleh mengenai bekisting maupun
pembesian.
11. Pengadaan dan Pemasangan Box Culvert 80 x 80 x120 (Precast)
a. Produk Box Culvert menggunakan mutu beton K-400 kg/cm2
b. Box Culvert diangkat dan diletakkan sesuai dengan yang ditunjukkan gambar rencana menggunakan
Truck Crane.
c. Box Culvert diletakkan secara perlahan di dasar galian yang telah diberi Lantai kerja Beton Fc’ 10 Mpa
tebal 10cm dan Urugan Pasir tebal 15cm
d. Semua Box Culvert harus diperiksa dengan teliti terhadap retak-retak dan kerusakan lainnya ketika box
berada diatas galian, jika terjadi kerusakan box culvert harus segera di Ganti.
e. Apabila diperlukan pemotongan maka harus dikerjakan dengan rapi dan teliti tanpa menyebabkan
kerusakan pada box culvert dan lapisan ujungnya harus dibuat halus.| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 22 December 2025 | Peningkatan Jalan Tebidah - Bunyau – Serawai | Provinsi Kalimantan Barat | Rp 15,000,000,000 |
| 4 April 2024 | Pembangunan/Penggantian Jembatan Ruas Jalan Sungai Durian - Rasau Jaya (Dak) | Provinsi Kalimantan Barat | Rp 14,250,000,000 |
| 19 February 2024 | Rekonstruksi Jalan Mesjid Sungai Bulan | Kota Singkawang | Rp 3,156,382,000 |
| 11 April 2023 | Peningkatan Jalan P. Natuna Gang Pelita | Kota Singkawang | Rp 618,098,460 |
| 10 July 2025 | Bronjong Penahan Tebing Puskesmas Balai Sepuak (Dau Yang Ditentukan Penggunaannya Bidang Kesehatan) | Kab. Sekadau | Rp 617,207,300 |
| 2 February 2023 | Perluasan Spam Jaringan Perpipaan Perdesaan Desa Terduk Dampak Kec. Belitang Hulu | Kab. Sekadau | Rp 419,000,000 |
| 20 November 2025 | Belanja Pemeliharaan Bangunan Gedung-Bangunan Gedung Tempat Kerja-Bagunan Gedung Kantor-Pemeliharaan Sarana Prasarana Operasional Kph | Provinsi Kalimantan Barat | Rp 18,000,000 |