| 0022682702656000 | Rp 1,864,129,283 | |
Kreatif Media Raya | 09*5**9****27**0 | - |
| 0839952744627000 | - | |
CV Laros Kontraktor | 06*0**5****26**0 | - |
| 0018298521656000 | - | |
| 0018381319626000 | - | |
CV Mutiara Bintang Gemilang | 06*6**6****25**0 | - |
| 0210240263656000 | - | |
| 0210573978657000 | - | |
| 0727561086656000 | - | |
| 0754630481656000 | - | |
PT Visitama Multi Karya Group | 10*0**0****52**1 | - |
CV Zudankia Jaya | 10*0**0****70**2 | - |
Izza Karya Pratama | 00*7**8****56**0 | - |
Grati Makmur | 00*9**7****24**0 | - |
| 0021623400656000 | - | |
| 0749553210656000 | - | |
| 0410387260626000 | - | |
Catur Mandiri Sejahtera | 03*4**8****26**0 | - |
| 0317373793656000 | - | |
CV Insan Sinar Mandiri Situbondo | 06*8**1****56**0 | - |
| 0022656177625000 | - | |
| 0023063282626000 | - | |
| 0018382820651000 | - | |
| 0014402838641000 | - | |
| 0022683262627000 | - | |
Misi Persada Reborn | 09*8**1****26**0 | - |
CV Adhikari Raya | 06*0**5****26**0 | - |
| 0019155894625000 | - | |
CV Berkat Bersama | 00*9**7****14**0 | - |
| 0019255496624000 | - | |
| 0926834680625000 | - | |
| 0701053837625000 | - | |
Sayoga Jaya Teknik | 10*0**0****82**0 | - |
| 0423079045625000 | - | |
CV Wijaya Abadi Teknik | 05*4**2****26**0 | - |
| 0016462616625000 | - | |
| 0011229119626000 | - | |
| 0752155804656000 | - |
LINGKUP PEKERJAAN
( TERM OF REFERENCE/TOR )
REHABILITASI SALURAN DRAINASE JALAN RUAS JALAN PB. SUDIRMAN BESUKI
DANA ALOKASI UMUM ( DAU ) 2025
KECAMATAN BESUKI KABUPATEN SITUBONDO
TAHUN ANGGARAN 2025
Pekerjaan Rehabilitasi Saluran Drainase Jalan Ruas Jalan PB. Sudirman Besuki Lokasi pekerjaan
ini terletak di kecamatan besuki. Pekerjaan ini mencakup item pekerjaan Pasangan Beton
pracetak U-Ditch Uk. 100x100x120 dengan total panjang 310 STA 0+000 s/d STA 0+310; Box
culvert Uk. 100x100x120 dengan total panjang 32,5 m.
I. PEKERJAAN PERSIAPAN
meliputi :
• Pekerjaan Uitset Mengadakan Pengukuran / survey kembali dengan pengawas
lapangan dan pemberi kerja ( dinas bina marga ) serta mengambil foto
dokumentasi 0% ( MC-0%)
• Mobilisasi dan demobilisasi peralatan
• Memasang papan nama proyek pada lokasi kegiatan.
• Menyiapkan dokumen rekaman proyek ( gambar As Built Drawing, Foto
dokumentasi dan laporan – laporan ).
II. PEKERJAAN TANAH
Pekerjaan Bongkaran Pas. Existing Trotoar dilakukan menggunakan alat Jack
Hammer + 5 KW (12HP), meliputi :
Pekerjaan Bongkaran Pas. Existing Trotoar menggunakan alat jack hammer 5 KW
(12HP) dengan rincian :
Perhitungan
No STA Uraian Pekerjaan
Lebar X Panjang X Tinggi = Volume Satuan
Pekerjaan
III Bongkaran Pas.
Trotoar Existing
1 0+000 - 0+010 3.87 x 10.00 x 0.10 = 3.87 m3
2 0+010 - 0+035 4.90 x 25.00 x 0.10 = 12.25 m3
3 0+035 - 0+060 4.90 x 25.00 x 0.10 = 12.25 m3
4 0+060 - 0+085 3.82 x 25.00 x 0.10 = 9.54 m3
5 0+085 - 0+110 3.85 x 25.00 x 0.10 = 9.63 m3
6 0+110 - 0+135 3.97 x 25.00 x 0.10 = 9.91 m3
Perhitungan
No STA Uraian Pekerjaan
Lebar X Panjang X Tinggi = Volume Satuan
7 0+135 - 0+160 3.35 x 25.00 x 0.10 = 8.38 m3
Pekerjaan
Bongkaran Pot
8 0.60 x 0.80 x 0.90 = 6.48 M3
Bunga Depan Pos
Polisi (15 bh)
72.30 m3
Point – point di atas sesuaikan dengan gambar dan volume EE terlampir
Penggalian 1 m3 tanah biasa sedalam > 1 m s.d 2 m dengan cara semi mekanis.
Pekerjaan ini mencakup penggalian tanah biasa untuk kebutuhan konstruksi (seperti
saluran, pondasi, atau galian struktur lainnya) dengan kedalaman lebih dari 1 meter
sampai 2 meter dari permukaan tanah asli. Penggalian dilakukan secara semi mekanis,
yaitu kombinasi alat berat (seperti excavator/backhoe) dan tenaga kerja manual
untuk merapikan, membentuk tepi, atau menjangkau area yang sulit dijangkau oleh
alat.
Penggalian 1 m3 tanah biasa sedalam > 1 m s.d 2 m dengan cara semi mekanis
dengan rincian :
Perhitungan
No STA Uraian Pekerjaan
Lebar X Panjang X Tinggi = Volume Satuan
Galian Tanah Drainase
I
Existing
1 0+000 - 0+010 1.00 x 10.00 x 0.23 = 2.30 m3
2 0+010 - 0+035 1.00 x 25.00 x 0.35 = 8.75 m3
3 0+035 - 0+060 1.00 x 25.00 x 0.28 = 7.00 m3
4 0+060 - 0+085 1.00 x 25.00 x 0.36 = 9.00 m3
5 0+085 - 0+110 1.00 x 25.00 x 0.36 = 9.00 m3
6 0+110 - 0+135 1.00 x 25.00 x 0.37 = 9.25 m3
7 0+135 - 0+160 1.00 x 25.00 x 0.26 = 6.50 m3
8 0+160 - 0+185 1.00 x 25.00 x 0.51 = 12.75 m3
9 0+185 - 0+210 1.00 x 25.00 x 0.39 = 9.75 m3
10 0+210 - 0+235 1.00 x 25.00 x 0.44 = 11.00 m3
11 0+235 - 0+260 1.00 x 25.00 x 0.36 = 9.00 m3
12 0+260 - 0+285 1.00 x 25.00 x 0.36 = 9.00 m3
13 0+285 - 0+310 1.00 x 25.00 x 0.22 = 5.50 m3
108.80 m3
Pekerjaan Galian Tanah
II
CROSSING
1 0+000 - 0+021 Crossing 1 1.45 x 21.50 x 1.90 = 59.23 m3
2 0+000 - 0+012 Crossing 2 1.45 x 12.00 x 1.90 = 33.06 m3
m3
92.29
Pekerjaan Pemasangan
III Kanstin Uk. 15 x 30 x 50
Cm (Trotoar)
152.00 x 0.15 x 0.1 = 2.28 m1
Point – point di atas sesuaikan dengan gambar dan volume EE terlampir
1 M3 Mengangkut Material Keluar Dengan Alat Dump Truck. Pekerjaan ini meliputi
pengangkutan material hasil galian (tanah biasa) dari lokasi proyek ke lokasi buangan
(TPA) yang telah disetujui. Pengangkutan dilakukan menggunakan Dumpt Truct.
Mengangkut material keluar dengan alat dumpt truck meliputi :
• Pemindahan tanah dari lokasi galian ke posisi muat (loading area).
• Pemindahan material ke dalam bak dump truck (bisa menggunakan excavator).
• Pengangkutan material ke lokasi buangan sementara atau permanen (TPA).
• Pembongkaran muatan (dumping) di lokasi tujuan.
• Kembali ke lokasi proyek untuk pengangkutan selanjutnya.
1 M3 Mengangkut Material
II Keluar Dengan Alat Dump
Truck
Pekerjaan Galian Tanah
1 Crossing I & II = 95.57 M3
CROSSING
2 0+185 - 0+310 Galian Kanstin = 2.28 M3
Hasil Material akan diangkut = 97.57 M3
Point – point di atas sesuaikan dengan gambar dan volume EE terlampir
Pengurugan kembali galian tanah. Pekerjaan ini meliputi pengembalian tanah hasil
galian ke dalam bekas galian setelah pekerjaan utama (misalnya pemasangan
saluran, pondasi, pipa, dll.) telah selesai dilaksanakan. Urugan dilakukan secara
berlapis-lapis dan dipadatkan, untuk menjaga stabilitas struktur yang telah dipasang
dan menghindari penurunan (settlement). Pengurugan kembali galian tanah meliputi :
• Pemeriksaan kebersihan galian, memastikan tidak ada sisa material seperti
sampah, air genangan, atau lumpur lembek.
• Pengurugan dengan tanah hasil galian (atau material pilihan jika ditentukan).
• Pengurugan dilakukan bertahap per lapisan ±20–30 cm, disesuaikan dengan alat
pemadat yang digunakan.
• Pemadatan tiap lapis secara manual atau mekanis, sesuai spesifikasi teknis.
• Pemeriksaan elevasi dan kemiringan urugan sesuai gambar kerja.
• Pembersihan area kerja setelah urugan selesai
Pengurugan kembali galian Hasil
II x Koefisien
tanah Galian
Pekerjaan Galian Tanah
1 Crossing I & II = 95.57 M3
CROSSING
2 0+185 - 0+310 Galian Kanstin = 2.28 M3
Hasil Pengurugan kembali galian tanah 97.57 x 1/4 = 27.77 M3
Point – point di atas sesuaikan dengan gambar dan volume EE terlampir
Pekerjaan Urugan Tanah Baru. ekerjaan ini meliputi pengadaan, pengangkutan,
penebaran, dan pemadatan tanah baru untuk membentuk elevasi dasar konstruksi,
badan jalan, timbunan, atau area sekitar bangunan/saluran. Tanah yang digunakan
adalah tanah urugan pilihan (tidak bercampur organik, gembur, atau terlalu lembek),
dan dihampar serta dipadatkan secara berlapis untuk mencapai kepadatan yang
disyaratkan. Pekerjaan Urugan Tanah Baru meliputi:
• Persiapan dan pembersihan lokasi urugan dari vegetasi, akar, atau material lain
yang tidak sesuai.
• Pengadaan tanah urugan pilihan dari lokasi galian atau sumber yang memenuhi
kriteria teknis.
• Pengangkutan material tanah ke lokasi proyek.
• Penghamparan tanah secara bertahap (max. 20–30 cm/lapis).
• Pemadatan tiap lapisan menggunakan alat pemadat (manual atau mekanis)
hingga tercapai kepadatan sesuai spesifikasi.
• Penyemprotan air jika diperlukan untuk membantu proses pemadatan.
• Pengukuran dan pemeriksaan elevasi akhir urugan.
Pekerjaan Urugan Tanah
V Lebar X Panjang X Tinggi
Baru
0+000 - 0+010 Vertikal 0.10 x 10.00 x 1.59 x = 1.59 m3
0+010 - 0+035 Vertikal 0.10 x 25.00 x 1.85 x = 4.63 m3
0+035 - 0+060 Vertikal 0.10 x 25.00 x 1.67 x = 4.18 m3
Hasil
= 9.84 m3
Akhir
Point – point di atas sesuaikan dengan gambar dan volume EE terlampir
Pekerjaan Urugan Pasir tbl 5cm tanpa pemadatan secara manual, Pekerjaan ini
merupakan penghamparan urugan pasir setebal 5 cm secara manual, tanpa proses
pemadatan, dan biasanya digunakan sebagai lapisan perata atau bedding untuk
pekerjaan saluran, pondasi batu kali, atau lantai kerja. Pasir berfungsi untuk
menyesuaikan elevasi, menyebarkan beban, dan sebagai media perata di bawah
struktur utama.
Pekerjaan Urugan Pasir tbl 5cm tanpa pemadatan secara manual dengan rincian :
Perhitungan
No STA Uraian Pekerjaan
Lebar X Panjang X Tinggi X BJ X Jumlah = Volume Satuan
Pekerjaan Urugan
XIII Pasir tbl 5cm
(Crossing)
0+000 - 0+021 Crossing 1 3.85 x 21.50 x 0.05 x x 1 = 3.10 m3
0+000 - 0+012 Crossing 2 3.85 x 12.00 x 0.05 x x 1 = 3.10 m3
6.20 m3
Point – point di atas sesuaikan dengan gambar dan volume EE terlampir
III. PEKERJAAN PASANGAN
Pekerjaan Pasangan 1 m' Saluran U-Ditch 100x100x120 cm dengan lantai kerja f'c 10
Mpa:
Pekerjaan ini meliputi pemasangan saluran beton pracetak tipe U-Ditch berukuran 100
cm (lebar dalam) × 100 cm (tinggi dalam) × 120 cm (panjang), dengan lantai kerja
beton mutu f’c 10 MPa sebagai dasar tumpuan saluran. Tujuannya untuk menjamin
kestabilan elemen saluran dan mencegah penurunan struktur akibat tanah dasar yang
lunak. Pada JALAN RUAS JALAN PB. SUDIRMAN BESUKI dengan rincian sebagai berikut :
No STA Uraian Pekerjaan Perhitungan
Lebar X Panjang X Tinggi X BJ X Jumlah = Volume Satuan
V Pekerjaan Pasangan
U-DITCH
100x100x1200 (tipe
HD) (Depan Polsek)
G-10 TON
1 0+000 - 160.00 / 1.20 = 133.33 Bh
0+160
= 133.00 Bh
133.00 Bh
VI Pekerjaan Pasangan
U-DITCH
100x100x1200 (tipe
HD) (Depan UPTD -
PEGADAIAN) G-10
TON
1 0+185 - 150.00 / 1.20 = 125.00 Bh
0+335
= 125.00 Bh
125.00 Bh
Point – point di atas sesuaikan dengan gambar dan volume EE terlampir
Pekerjaan Pasangan 1 m' Tutup U-Ditch 100x100x1200 (tipe HD) untuk 100x15x120 cm
meliputi :
Pekerjaan ini meliputi pengangkutan dan pemasangan tutup saluran beton pracetak
tipe HD (Heavy Duty) berukuran 100 cm (lebar) × 15 cm (tebal) × 120 cm (panjang),
untuk menutup saluran U-Ditch ukuran 100×100×1200 mm. Tutup ini dirancang agar
dapat menahan beban berat, seperti lalu lintas kendaraan ringan hingga sedang di
area jalan, bahu jalan, atau area terbuka:
Perhitungan
No STA Uraian Pekerjaan Panjan Tingg Jumla Volum Satua
Lebar X X X BJ X =
g i h e n
Pekerjaan
Pasangan TUTUP
U-DITCH
VII
100x100x1200 (tipe
HD) (Depan Polsek)
G-10 TON
0+000 - 160.0
1 / 1.20 = 133.33 Bh
0+185 0
= 133.00 Bh
Setelah dikurangi tutup
133.00 Bh
untuk inlet
Sebanya
= 103.00 Bh
k 30 bh
Pekerjaan
Pasangan TUTUP
U-DITCH
VII
100x100x1200 (tipe
I
HD) (Depan UPTD
- PEGADAIAN) G-
10 TON
0+185 - 150.0
1 / 1.20 = 125.00 Bh
0+335 0
= 125.00 Bh
125.00 Bh
Dikurangi
= 25.00
Inlet per 6m
Hasil Akhir (Dikurangi
= 100.00 bh
25 bh)
Point – point di atas sesuaikan dengan gambar dan volume EE terlampir
Pekerjaan Pasangan 1 m' Box Culvert 100x100x120 dengan lantai kerja f'c 10 Mpa
(Gandar 20T) meliputi :
Pekerjaan ini mencakup seluruh tahapan pelaksanaan pemasangan box culvert
pracetak ukuran 100 x 100 x panjang 120 cm, termasuk pekerjaan lantai kerja (lean
concrete) mutu f’c 10 MPa, dan seluruh pekerjaan pendukung agar dapat digunakan
sebagai saluran drainase atau jalan lintasan dengan beban gandar hingga 20 ton.
Pekerjaan ini adalah pemasangan unit pracetak box culvert berukuran 100 cm x 100
cm x panjang 120 cm, sepanjang 1 meter, lengkap dengan lantai kerja (lean concrete)
menggunakan beton mutu f’c 10 MPa, yang mampu menahan beban gandar
kendaraan hingga 20 ton. Dengan rincian perhitungan sebagai berikut:
Perhitungan
No STA Uraian Pekerjaan
Panjang X Lebar X Jumlah = Volume Satuan
Kebutuhan Box Culvert
Uk. 100x100x120
X
(Crossing 1) Gandar
20T
1 0+000 - 0+021 Crossing 1 21.5 / 1.2 = 17.92 Bh
= 17.00 Bh
2 0+000 - 0+012 Crossing 2 12 / 1.2 = 10.00 Bh
= 10.00 Bh
Pekerjaan 1 m3 Pas. Batu Belah dengan Mortar tipe N (5,2 MPa), Semi Mekanis
meliputi :
ekerjaan ini adalah pembuatan pasangan batu belah (natural stone masonry) dengan
material mortar tipe N (normal mix), yang memiliki kuat tekan rata-rata 5,2 MPa, untuk
struktur non-struktural maupun semi-struktural seperti dinding penahan tanah, talud
saluran, pondasi, atau lining saluran terbuka.
Pelaksanaan dilakukan secara semi mekanis, yaitu kombinasi antara tenaga manual
dan alat bantu sederhana (molen, alat angkut kecil). Dengan rincian perhitungan
sebagai berikut:
Perhitungan
No STA Uraian Pekerjaan
Lebar X Panjang X Tinggi X Jumlah = Volume Satuan
Pekerjaan Pas.
XI Batu Kali
(Crossing)
0+000 - 0+021.5 Crossing 1 0.30 x 21.50 x 1.00 x 2 = 12.90 m3
0+000 - 0+012 Crossing 2 0.30 x 12.00 x 1.00 x 2 = 7.20 m3
20.10 m3
Pekerjaan Pas.
Batu Kali
(Pertemuan Antara
U-Ditch dan Box
Culvert)
Pas. Vertikal 0.30 x 6.00 x 1.00 x 2 = 3.60 m3
Batu Horizontal 1.00 x 6.00 x 0.20 x 1 = 1.20 m3
Kali P
4.80 m3
= 6
TOTAL AKHIR 20.10 + 4.80 = 24.90 M3
Point – point di atas sesuaikan dengan gambar dan volume EE terlampir
Pekerjaan 1 M3 Beton Mutu Rendah F'c 10 Mpa. Slump 100 ± 25 Mm Agregat Maks 19
Mm Secara Manual meliputi :
Pekerjaan ini merupakan proses pembuatan dan pengecoran beton mutu rendah
(lean concrete) dengan kuat tekan karakteristik f’c = 10 MPa, yang dilakukan secara
manual—baik dalam proses pencampuran, pengangkutan, maupun pengecorannya.
Beton ini biasanya digunakan untuk lantai kerja (lean concrete), dasar saluran, lantai
pondasi, atau elemen non-struktural lainnya. Dengan rincian perhitungan sebagai
berikut:
Uraian Perhitungan
No STA
Pekerjaan Lebar X Panjang X Tinggi X BJ X Jumlah = Volume Satuan
A. Pekerjaan Rabat Beton Tbl
10cm (Crossing)
0+000 - Crossing
1.90 x 21.50 x 0.10 x x 1 = 4.09 m3
0+021 1
0+000 - Crossing
1.90 x 12.00 x 0.10 x x 1 = 2.28 m3
0+012 2
= 6.37 m3
B. Pekerjaan Rabat Beton Tbl
5cm (Trotoar)
0+000 - Rumus Jajar
3.00 x 1.00 x 0.05 x 24 x 2.00 = 7.20 m3
0+160 Genjang
Rumus
0.34 x 1.00 x 0.05 x 24 x 1.00 = 0.41 m3
Segitiga
Rumus
1.00 x 1.00 x 0.05 x 24 x 1.00 = 1.20 m3
Persegi
8.81 m3
Dikurangi Kotak Bolongan Inlet
0.6 x 0.6 x 0.05 24 = 0.43 m3
Hasil Akhir = 8.38 m3
Rabat Beton A + Rabat Beton B
HASIL AKHIR
8.81 + 8.38 = 14.74 m3
Point – point di atas sesuaikan dengan gambar dan volume EE terlampir
Pekerjaan 1 m2 Plesteran trasraam tebal 1 cm, dengan mortar tipe M (17,2 MPa)
meliputi :
Pekerjaan ini merupakan pelapisan permukaan dinding bata/batu dengan adukan
mortar tipe M, setebal 1 cm, untuk melindungi dan memperkuat struktur di bagian
bawah dinding (trasraam), terutama terhadap kelembaban dari bawah (kapilaritas).
Mortar tipe M adalah mortar struktural dengan kuat tekan tinggi (≥17,2 MPa),
digunakan untuk kondisi berat atau beban besar. Dengan rincian perhitungan sebagai
berikut:
Perhitungan
No STA Uraian Pekerjaan
Lebar X Panjang X Jumlah = Volume Satuan
Pekerjaan Plesteran
(Pertemuan Antara U-
Ditch dan Box Culvert)
Polsek
Pas. Batu Kali P = 6 0.45 x 6.00 x 2 = 5.40 m2
0.80 x 6.00 x 1 = 4.80 m2
HASIL AKHIR 10.20 m2
Point – point di atas sesuaikan dengan gambar dan volume EE terlampir
Pekerjaan Siaran dengan mortar jenis PC-PP tipe M 17,2 MPa) meliputi :
Pekerjaan siaran adalah metode penaburan campuran semen dan pasir kering (mortir
kering) di atas permukaan pasangan batu atau beton yang masih basah/lembab,
kemudian diratakan dan ditekan agar menempel kuat. Dalam hal ini, mortar yang
digunakan adalah tipe M, yaitu mortar dengan kuat tekan tinggi ≥ 17,2 MPa, berbahan
dasar Portland Cement dan Pasir Pasang (PC-PP). Pekerjaan ini mencakup seluruh
proses aplikasi mortar kering campuran Portland Cement (PC) dan Pasir Pasang (PP)
dengan mutu mortar tipe M (kuat tekan minimum 17,2 MPa) yang dilaksanakan
dengan metode siaran (dry sprinkling). Aplikasi ini umumnya ditujukan untuk
memberikan lapisan penutup yang kuat, tipis, dan kedap air di atas permukaan
pasangan batu belah sebagai bagian dari perlindungan atau perataan awal.
Berfungsi sebagai pelapis pengikat, perata, atau pelindung terhadap rembesan air
dan erosi permukaan. Dengan rincian perhitungan sebagai berikut:
Perhitungan
No STA Uraian Pekerjaan
Lebar X Panjang X Jumlah = Volume Satuan
Pekerjaan Siaran (Pertemuan Antara U-Ditch dan
Box Culvert) Polsek
0.80 x 6.00 x 1 = 4.80 m2
0.80 x 6.00 x 1 = 4.80 m2
HASIL AKHIR 9.60 m2
Point – point di atas sesuaikan dengan gambar dan volume EE terlampir
Pekerjaan Lapis Penetrasi Macadam meliputi :
Pekerjaan Lapis Penetrasi Macadam (LAPEN) adalah pekerjaan pelapisan jalan
dengan sistem susunan agregat bergradasi yang direkatkan menggunakan aspal
penetrasi, untuk menciptakan permukaan jalan yang stabil, awet, dan tahan terhadap
beban lalu lintas ringan hingga sedang.
Pekerjaan ini meliputi tahapan persiapan permukaan, penyusunan batu pecah,
penyiapan dan penyemprotan aspal, penguncian agregat, dan pemadatan, yang
semuanya dilakukan secara bertahap dan berlapis. Dengan rincian perhitungan
sebagai berikut:
No STA Uraian Pekerjaan Perhitungan
Lebar X Panjang X Tinggi X BJ X Jumlah = Volume Satuan
Pekerjaan Jalan Aspal Baru
(Crossing)
Pekerjaan Lapen 4cm
0+000 - 0+021 crossing 1 1.90 x 21.50 x 0.04 x x 1 = 1.63 m3
0+000 - 0+012 crossing 2 1.90 x 12.00 x 0.04 x x 1 = 0.91 m3
HASIL AKHIR 2.55 m3
Point – point di atas sesuaikan dengan gambar dan volume EE terlampir
Lapis Perekat - Aspal Cair/Emulsi meliputi :
Pekerjaan lapis perekat meliputi pembersihan permukaan, penyediaan bahan,
penyemprotan aspal cair (RC-70/MC-70) atau aspal emulsi (CSS-1, CRS-1, CRS-2), serta
pengendalian mutu untuk memastikan ikatan antar lapisan perkerasan berjalan baik.
Dengan rincian perhitungan sebagai berikut:
No STA Uraian Perhitungan
Pekerjaan Lebar X Panjang X Tinggi X BJ X Jumlah = Volume Satuan
Lapis Perekat - Aspal Cair/Emulsi
0+000 - 0+021 1.90 x 21.50 x x 0.2 = Liter
crossing 1 8.17
0+000 - 0+012 1.90 x 12.00 x x 0.2 = Liter
crossing 2 4.56
2.73 Liter
Pekerjaan Hot Mix/Ac 4cm meliputi :
Pekerjaan Laston Lapis Aus (AC-WC) merupakan lapisan aspal beton paling atas
(wearing course) yang langsung berhubungan dengan lalu lintas. Lapisan ini berfungsi
untuk:
• Memberikan permukaan jalan yang halus, kuat, dan tahan aus.
• Melindungi lapisan di bawahnya (AC-BC/AC-Base) dari kerusakan akibat air
dan beban lalu lintas.
• Menyediakan kenyamanan dan keamanan berkendara (termasuk
pengendalian kebisingan dan gesekan ban).
Dengan rincian perhitungan sebagai berikut:
No STA Uraian Perhitungan
Pekerjaan Lebar X Panjang X Tinggi X BJ X Jumlah = Volume Satuan
Pekerjaan Hot Mix/Ac 4cm
0+000 - 0+021 1.90 x 21.50 x 0.04 x 2.32 x = Ton
crossing 1 1 3.78
0+000 - 0+012 1.90 x 12.00 x 0.04 x 2.32 x = Ton
crossing 2 1 2.11
Ton
5.89
Point – point di atas sesuaikan dengan gambar dan volume EE terlampir
Bahan anti pengelupasan meliputi :
Pekerjaan ini meliputi penyediaan, penanganan, pencampuran, serta pengendalian
mutu bahan anti pengelupasan yang dicampurkan ke dalam aspal atau agregat
untuk meningkatkan daya ikat dan mencegah pengelupasan (stripping) akibat
pengaruh air, kelembaban, atau beban lalu lintas. Dengan rincian perhitungan
sebagai berikut:
No STA Uraian Perhitungan
Pekerjaan Lebar X Panjang X Tinggi X Jumlah = Volume Satuan
Bahan anti pengelupasan
0+000 - 0+021 crossing 1 3.78 x 0.12 = 0.46 Kg
0+000 - 0+012 crossing 2 2.11 x 0.12 = 0.26 Kg
0.72 Kg
IV. PEKERJAAN PEKERJAAN INLET DAN TROTOAR
Pekerjaan 1 m3 Pas. Bata Merah dengan Mortar tipe M (17,2 MPa), Secara Manual:
Pekerjaan Pasangan Bata Merah merupakan bagian dari pekerjaan konstruksi
bangunan yang bertujuan membentuk dinding struktural atau non-struktural dengan
menggunakan bata merah dan mortar tipe M yang memiliki kuat tekan 17,2 MPa.
Metode pelaksanaan dilakukan secara manual, mencakup pengangkutan material,
penyusunan bata, dan pekerjaan adukan semen-pasir sesuai standar mutu. dengan
rincian perhitungan sebagai berikut :
No STA Uraian Pekerjaan Perhitungan
Lebar X Panjang X Tinggi X BJ X Jumlah = Volume Satuan
Pekerjaan Pas.
Bata Trotoar
(Inlet)
0+000 - Miring Luar 1.50 x 0.15 x 0.20 x 24 x 2.00 = 2.16 m3
0+160 Miring Dalam 0.70 x 0.15 x 0.20 x 24 x 2.00 = 1.01 m3
Vertikal Luar 1.05 x 0.15 x 0.20 x 24 x 2.00 = 1.51 m3
HASIL AKHIR 4.68 m3
Point – point di atas sesuaikan dengan gambar dan volume EE terlampir
Pekerjaan Besi Plat Trotoar (Inlet) Besi ø10-150:
Pekerjaan besi plat trotoar (inlet) dengan besi tulangan Ø10 mm @150 mm merupakan
bagian dari pekerjaan struktur trotoar atau saluran drainase yang berfungsi sebagai
penutup atau pelindung inlet air (lubang masuk ke saluran) yang kuat dan tahan
beban ringan hingga sedang (pejalan kaki atau kendaraan ringan).
Pekerjaan ini meliputi pemotongan, perakitan, dan pemasangan tulangan besi Ø10
mm yang disusun dengan jarak antar tulangan 150 mm (tengah ke tengah), baik arah
memanjang maupun melintang, untuk kemudian dicor menjadi plat beton struktural. .
dengan rincian perhitungan sebagai berikut :
No STA Uraian Perhitungan
Pekerjaan Lebar X Panjang X Tinggi X BJ X Jumlah = Volume Satuan
Pekerjaan Besi Plat Panjang x Jumlah besi x jumlah x Berat
Trotoar (Inlet) Besi ø10-
150
Besi ø10-150
0+000 Miring 1.65 x 7.00 x 2.00 x 0.6200 x 24.00 = 343.728 Kg
- 1.15 x 11.00 x 2.00 x 0.6200 x 24.00 = 376.464 Kg
0+160 Persegi 1.15 x 7.00 x 1.00 x 0.6200 x 24.00 = 119.784 Kg
Kotak
1.15 x 7.00 x 1.00 x 0.6200 x 24.00 = 119.784 Kg
959.760 Kg
Dikurangi Bolongan Inlet
0.6 x 0.6 x x 0.62 x 24 = 5.357 Kg
Hasil Akhir Pengurangan = 954.40 Kg
Point – point di atas sesuaikan dengan gambar dan volume EE terlampir
Pekerjaan Bekisting Plat Trotoar (Inlet):
Pekerjaan bekisting plat trotoar (inlet) adalah pekerjaan pembuatan cetakan
sementara (bekisting) dari bahan kayu atau multipleks yang berfungsi sebagai wadah
untuk membentuk dan menahan adukan beton selama proses pengecoran plat
trotoar atau tutup inlet saluran drainase.
Tujuan pekerjaan ini adalah untuk mendapatkan hasil pengecoran yang presisi, rata,
kuat, dan sesuai dimensi rencana. dengan rincian perhitungan sebagai berikut :
No STA Uraian Pekerjaan Perhitungan
Lebar X Panjang X Tinggi X BJ X Jumlah = Volume Satuan
Pekerjaan Bekisting Plat Trotoar (Inlet)
0+000 - Miring Luar 2.60 x 0.07 x 2 x 24.00 = 8.74 M2
0+160 Miring Dalam 1.70 x 0.07 x 2 x 24.00 = 5.71 M2
Vertikal Luar 1.07 x 0.07 x 2 x 24.00 = 3.60 M2
Kotak
Penutup Luar 1.00 x 0.07 x 3 x 24.00 = 5.04 M2
HASIL AKHIR 23.08 M2
Point – point di atas sesuaikan dengan gambar dan volume EE terlampir
Pekerjaan Beton Plat dan Balok Manhole Trotoar (Inlet):
Pekerjaan beton plat dan balok manhole trotoar (inlet) adalah proses konstruksi elemen
struktural berupa plat penutup dan balok penguat pada manhole saluran drainase
yang terletak di area trotoar atau jalur pejalan kaki. Manhole ini berfungsi untuk akses
inspeksi dan pemeliharaan sistem drainase atau utilitas di bawah tanah. dengan rincian
perhitungan sebagai berikut :
No STA Uraian Pekerjaan Perhitungan
Lebar X Panjang X Tinggi X BJ X Jumlah = Volume Satuan
Pekerjaan Trotoar
(Inlet)
Pekerjaan Beton Plat dan Balok
Manhole Trotoar (Inlet)
Rumus Jajar 3.00 x 1.00 x 0.07 x 24 x 2.00 = 10.08 m3
0+000 - Genjang
0+160 Rumus Segitiga 0.34 x 0.85 x 0.07 x 24 x 1.00 = 0.49 m3
Rumus Persegi 1.00 x 1.00 x 0.07 x 24 x 1.00 = 1.68 m3
Balok Manhole 0.76 x 0.76 x 0.01 x 24 x 1.00 = 0.14 m3
Inlet
12.38 m3
Pengurang
BALOK INLET 0.60 x 0.60 x 0.07 x 24 = 0.60 m3
Hasil Akhir = 11.78 m3
Point – point di atas sesuaikan dengan gambar dan volume EE terlampir
Pasang Pekerjaan Grill Besi (Inlet):
Pekerjaan Pasang Grill Besi (Inlet) adalah kegiatan pemasangan penutup lubang
saluran (inlet) dari bahan besi cor atau baja, yang berfungsi sebagai penyaring
sampah dan pengaman lubang saluran air hujan pada trotoar, bahu jalan, atau
median. dengan rincian perhitungan sebagai berikut :
Perhitungan
No STA Uraian Pekerjaan
Lebar X Panjang X Tinggi X BJ X Jumlah = Satuan
Volume
Pekerjaan Grill Trotoar Panjang x Jumlah Plat
(Inlet) Strip
Plat Strip Horizontal 1.00 x x 2.00 = 2 m'
Vertikal 0.21 x x 2.00 = 0.42 m'
2.42 m1
Besi ø12 0.22 x x 0.89 x 19.00 = 3.7202 kg
Pengecatan
0.08 x 2.00 x 2.00 = 0.32
Grill m2
0.01 x 2.00 x 2.00 = 0.04 m2
0.36 m2
Dengan Total Grill Besi 30 Bh
Point – point di atas sesuaikan dengan gambar dan volume EE terlampir
Pekerjaan Pemasangan Kanstin Uk. 60 x 30 x 18 x 21 Cm (Trotoar):
Pekerjaan Pekerjaan Pemasangan Kanstin Trotoar adalah kegiatan pemasangan elemen
pembatas jalan dan trotoar yang berfungsi untuk:
• Menahan badan trotoar/median agar tidak bergeser.
• Menata estetika dan kerapihan jalan.
• Mengarahkan aliran air permukaan.
dengan rincian perhitungan sebagai berikut :
Perhitungan
No STA Uraian Pekerjaan
Lebar X Panjang X Tinggi X BJ X Jumlah = Satuan
Volume
Pekerjaan Pemasangan Kanstin Uk. 15 x 30
x 50 Cm (Trotoar)
152.00 = 152 m1
Point – point di atas sesuaikan dengan gambar dan volume EE terlampir
Pekerjaan Pas. Manhole 60x60 MD:
Pekerjaan Manhole (lubang pemeriksaan) 60x60 tipe MD adalah proses pembangunan
unit akses pemeliharaan sistem drainase, saluran pembuangan, atau jaringan utilitas
bawah tanah dengan ukuran 60x60 cm. dengan rincian perhitungan sebagai berikut :
Perhitungan
No STA Uraian Pekerjaan
Lebar X Panjang X Tinggi X BJ X Jumlah = Satuan
Volume
Pekerjaan Pas. Manhole 60x60 MD
24 = 24 Bh
Point – point di atas sesuaikan dengan gambar dan volume EE terlampir
Pekerjaan Pas. Galar Difabel Uk. 30x30:
Pekerjaan Pasangan Galar Difabel 30x30 cm adalah pemasangan elemen tactile
paving (ubin pemandu) pada trotoar atau area pejalan kaki untuk membantu
penyandang disabilitas netra dalam mendeteksi arah dan peringatan perubahan
kondisi lingkungan.
Pekerjaan pasangan galar warna 30x30 cm adalah pemasangan ubin pracetak
berwarna (biasanya dari beton atau bahan komposit) pada area trotoar, pedestrian,
atau taman sebagai elemen estetika, pembatas jalur, atau penanda arah tertentu.
dengan rincian perhitungan sebagai berikut :
No STA Uraian Perhitungan
Pekerjaan Lebar X Panjan X Tingg X B X Jumla = Volum Satua
g i J h e n
XVI Pekerjaan Trotoar Baru
I
A Pekerjaan Pas. Galar Warna Uk.
30x30 (Polsek)
1 0+000 - 0+010 5.68 x 10.00 x x = 56.75 m2
2 0+010 - 0+035 6.43 x 25.00 x x = 160.63 m2
3 0+035 - 0+060 7.20 x 25.00 x x = 179.88 m2
4 0+060 - 0+085 5.66 x 25.00 x x = 141.50 m2
5 0+085 - 0+110 5.54 x 25.00 x x = 138.38 m2
6 0+110 - 0+135 5.80 x 25.00 x x = 144.88 m2
7 0+135 - 0+160 5.38 x 25.00 x x = 134.50 m2
956.50 m2
Dikurangi Kotak Bolongan Inlet
0.6 x 0.6 x 24 = 8.64 m2
Dikurang
i
No STA Uraian Perhitungan
Pekerjaan Lebar X Panjan X Tingg X B X Jumla = Volum Satua
g i J h e n
B 0+000 - 0+160 Pekerjaan Pas. 0.30 x 160.00 x x = 48.00 m2
Galar Difabel uk.
30x30 (Polsek)
Hasil Akhir Kebutuhan Galar Warna = 899.86 m2
Point – point di atas sesuaikan dengan gambar dan volume EE terlampir
SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN KERJA ( SMKK ) ( 1.19 ), meliputi :
Penyiapan RKK:
a. Pembuatan dokumen Rencana Keselamatan Konstruksi
Sosialisasi, promosi dan pelatihan:
a. Spanduk (Banner)
Alat Pelindung Diri, teridi atas:
a. Helm Pelindung (Safety Helmet);
b. Pelindung Pernafasan dan Mulut (Masker);
c. Sarung Tangan (Safety Gloves);
d. Rompi Keselamatan (Safety Vest);
Asuransi dan Perizinan, antara lain:
a. Asuransi dan kesehatan;
Personel K3 Konstruksi:
a. Petugas P3K
Fasilitas sarana kesehatan;
a. Peralatan P3K (Kotak P3K, obat luka, perban, dan lain-lain)
Rambu - Rambu, terdiri atas:
a. Pembatas Area
b. Rambu Peringatan;
Kegiatan dan peralatan terkait Pengendalian Risiko Keselamatan Konstruksi:
a. Bendera K3
Lain – Lain :
▪ Melakukan pengukuran kembali lokasi pekerjaan dengan pengawas
▪ Sebelum pekerjaan dimulai, papan nama kegiatan harus dipasang di lokasi kegiatan
▪ Sewa direksi keet sesuai petunjuk direksi
▪ Mengatur lalu lintas dan memasang rambu - rambu di lokasi pekerjaan untuk
keselamatan masyarakat dan pekerja sesuai petunjuk direksi
▪ Mengambil foto dokumentasi 0 %, 50 % dan 100 % pada setiap item pekerjaan.
▪ Untuk lebih jelasnya setiap ítem pekerjaan ( lihat gambar dan volume EE terlampir ).
▪ Hal–hal yang tidak tercantum dalam lingkup ini khususnya yang menyangkut masalah
teknis serta pekerjaan penambahan, pengurangan dan pemindahan supaya
berkonsultasi dengan Pejabat Pembuat Komitmen dan disetujui oleh Kepala Bidang
Cipta Karya Kabupaten Situbondo dan diketahui Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan
Perumahan Permukiman Kabupaten Situbondo| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 14 July 2017 | Pembangunan Selasar R. Inap Jantung | Kab. Situbondo | Rp 450,000,000 |
| 3 July 2019 | Pembangunan Masjid Pelabuhan Jangkar | Kementerian Perhubungan | Rp 328,508,000 |
| 8 August 2019 | Belanja Modal Gedung Dan Bangunan - Pengadaan Bangunan Kesehatan Pembangunan Ponkesdes Wringin Anom | Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo | Rp 318,108,000 |
| 26 August 2016 | Pembangunan Gapura Kawasan Strategis Pondok Mimbo Ds. Sumberanyar Kec. Banyuputih | Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo | Rp 250,000,000 |
| 15 October 2018 | Renovasi Ponkesdes Mandaran | Kab. Situbondo | Rp 236,047,000 |
| 22 September 2025 | Pemeliharaan Gedung Kantor | Kementerian Kelautan Dan Perikanan | Rp 106,790,000 |