| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0419471370656000 | Rp 1,863,546,384 | - | |
| 0022299887642000 | Rp 1,514,564,040 | Dalam Sistem Informasi Kinerja Penyedia (SIKaP) TIDAK tersedia nilai kinerja Penyedia dan Peserta TIDAK menyampaikan penilaian kinerja secara manual dari PA/KPA/PPK/PPTK/Pemberi Kerja sesuai dengan Peraturan LKPP Nomor 4 Tahun 2021 tentang Pembinaan Pelaku Usaha Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah sehingga Peserta TIDAK memenuhi syarat nilai kinerja sekurang-kurangnya BAIK. | |
| 0027851716654000 | - | - | |
PT Setvi Tunas Utama | 04*7**9****11**0 | - | - |
| 0926834680625000 | - | - | |
CV Sanjaya Pandu Perkasa | 02*8**1****56**0 | - | - |
| 0019155894625000 | - | - | |
| 0021625306656000 | - | - | |
PT Mega Sakina Raya | 02*7**8****54**0 | - | - |
| 0210266615656000 | - | - | |
CV Mitra Usaha Persada | 09*1**6****56**0 | - | - |
| 0021624242656000 | - | - | |
| 0028438877624000 | - | - | |
| 0018300905656000 | - | - | |
| 0016286619008000 | - | - | |
CV Banusuryakonstruksi | 03*4**0****26**0 | - | - |
| 0025295874612000 | - | - | |
| 0032115131656000 | - | - | |
| 0022682702656000 | - | - | |
| 0703234765624000 | - | - | |
| 0722984598624000 | - | - |
LINGKUP PEKERJAAN
PENINGKATAN FUNGSI TROTOAR KAWEDANAN
KECAMATAN BESUKI, KABUPATEN SITUBONDO
TAHUN ANGGARAN 2025
1. UMUM
1.1. Mobilisasi dan Demobilisasi Peralatan
1.2. Pembuatan Direksikeet (kantor), los kerja dan gudang
1.3. Mengadakan Pengukuran/Survey kembali dengan pengawas lapangan dan
pemberi kerja (Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Dan Permukiman) serta
mengambil foto Dokumentasi 0% (MC-0%)
1.4. Memasang rambu – rambu pengaman pekerjaan pada awal kegiatan dan akhir
kegiatan
1.5. Memasang papan nama proyek pada lokasi kegiatan
1.6. Melakukan pembongkaran bangunan (toko/ruko) dan pagar yang berada dititk
lokasi trotoar kawedanan, sesuai arahan Direksi
1.7. Untuk lebih jelasnya supaya melihat gambar dan BQ terlampir serta mengikuti
SPESIFIKASI TEKNIS.
1.8. Pekerjaan pembersihan lokasi dan pembuangan sisa bongkaran ditentukan okeh
pemberi kerja (Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Dan Permukiman)
1.9. Pemasangan pagar sementara dari seng Gelombang setinggi 2 meter, untuk
kelancaran proses pelaksanaan pekerjaan dan tidak menggangu aktifitas diluar
area kegiatan.
1.10. Hal – hal yang tercantum dalam lingkup pekerjaan ini khususnya yang
menyangkut masalah teknis serta pekerjaan penambahan, pengurangan dan
pemindahan supaya berkonsultasi dengan pejabat pembuat komitmen dan
disetujui oleh seluruh pihak Direksi.
2. SISTEM MANAJEMAN KESELAMATAN KERJA (SMKK)
2.1. Penyiapan Dokumen Penerapan SMKK (1 Paket)
Pembuatan dokumen SMKK yang terdiri dari Dokumen RKK
Pembuatan prosedur dan instruksi kerja
Penyiapan Formulir
2.2. Sosialisasi, Promosi dan Pelatihan
Pengarahan K3 2 (Ls)
Spanduk (banner) misal spanduk Utamakan Keselamatan (2 LS)
Papan Informasi yang mencakup segala informasi terkait dengan Pekerjaan
proyek (2 Lbr)
2.3. Alat Pelindung Kerja (APK) dan Alat Pelindung Diri (APD) (1 Paket)
Topi Pelindung (Safety Helmet) = 10 bh
Pelindung Mata (Goggles Spectacles) = 2 bh
Pelindung Pernafasan dan Mulut (Masker) = 2 Dos
Sarung Tangan (Safety Gloves) = 10 psg
Sepatu Keselamatan (Safety Shoes) = 10 Psg
Rompi Keselamatan (Safety Vest) = 10 bh
2.4. Asuransi dan Perijinan
Asuransi (BPJS ketenagakerjaan) = 1 Ls
2.5. Personel K3 Konstruksi
Petugas K3 Konstruksi = 50 OJ
2.6. Fasilitas Sarana dan Prasarana Kesehatan
Peralatan P3K = 1 Ls
2.7. Rambu-rambu yang diperlukan
Rambu Larangan (Banner 60x60 cm) = 2 Bh
Rambu Peringatan (Banner 60x60 cm) = 2 Bh
Rambu Kewajiban (Banner 60x60 cm) = 2 Bh
Rambu Informasi (Banner 60x60 cm) = 2 Bh
2.8. Lain-lain terkait Pengendalian Resiko Keselamatan Kerja
Bendera K3 = 3 Bh
3. PEKERJAAN TANAH DAN URUGAN
3.1. Pekerjaan Galian Tanah Biasa = 70.42 m3
Pekerjaan galian disini meliputi :
Galian Pondasi batu kali dudukan taman
Galian Pondasi Dudukan pot Beringin
Galian Tanah Rollag/ pasangan 1 bata merah diarea pinggir Trotoar atau
pengganti kanstein
Galian Tanah Rollag/ pasangan 1 bata merah Pot Taman
Galian Tanah Rollag/ pasangan 1 bata merah undagan/trap
Galian tanah inleet drainase
Dasar dari semua galian harus waterpas, bilamana pada dasar setiap galian
masih terdapat akar-akar tanaman atau bagian-bagian gembur, maka ini harus
digali keluar sedang lubang-lubang tadi diisi kembali dengan sirtu, disiram dan
dipadatkan sehingga mendapatkan kembali dasar yang waterpas.
Kontraktor harus memperhatikan pengamanan terhadap dinding tepi galian
agar tidak longsor dengan memberikan suatu dinding penahan atau penunjang
sementara atau lereng yang cukup.
Semua tanah kelebihan yang berasal dari pekerjaan galian, setelah
mencapai jumlah tertentu harus segera disingkirkan dari halaman pekerjaan
pada setiap saat yang dianggap perlu dan atas petunjuk Direksi Lapangan.
3.2. Pengurukan Dengan Sirtu Padat = 120.22 m3
Pekerjaan Pengurugan Sirtu Padat disini meliputi :
Pengurugan sirtu bawah lantai kerja
Penguirugan sirtu bawah rabat lantai trotoar
Pengurugan sirtu untuk peninggian
Semua bagian/daerah urugan dan timbunan harus diatur berlapis sedemikian,
sehingga dicapai suatu lapisan setebal 20 cm dalam keadaan padat.
Daerah urugan atau daerah yang terganggu harus dipadatkan dengan alat
pemadat/compactor vibrator type yang telah disetujui oleh Direksi Lapangan.
3.3. Pengurugan Tanah Kembali = 70.42 m3
Pekerjaan urugan tanah kembali dilaksanakan dengan bahan ex galian dan
dipadatkan dengan per layer, bisa dengan cara menyiram dengan dipadatkan dan
bisa menggunakan alat. Penggunaan alat tersebut mengikuti kebutuhan
dilapangan.
3.4. Pekerjaan Tanah Subur = 84.46 m3
Tanah yang digunakan harus gembur dan khusus untuk media tanam untuk
tumbuhan. yang mana nantinya tanaman di harapkan dapat tumbuh subur dan
tidak mati. Ketinggian dan titik pengurukan Tanah Subur disesuaikan dengan
Gambar Teknis. Apabila terdapat perubahan laksanakan pengurugan sesuai
arahan konsultan pengawas dan telah mengetahui/disetujui pihak Direksi.
4. PEKERJAAN PASANGAN
4.1. Pekerjaan Pondasi Batu Kali Campuran 1 : 6 = 16.52 m3
1. Pondasi tersebut harus dipasang dengan campuran 1 Pc : 6 Psr
2. Pasangan batu kali 1 : 6 di area taman timur trotoar kawedanan, dipasang
secara menerus sepanjang dudukan taman.
3. Pasangan batu belah tersebut harus dikerjakan dengan cara yang terbaik
yang dikenal disini, batu kali harus keras dengan permukaan kasar tanpa
cacat atau retak.
4. Setelah pasangan batu belah / batu kali tersebut mencapai 24 jam baru
diperbolehkan melakukan pekerjaan lanjutan.
5. Pekerjaan pemasangan batu kali dilaksanakan sesuai dengan ukuran dan
bentuk – bentuk yang ditunjukkan dalam gambar. Tiap – tiap batu harus
dipasang penuh dengan adukan sehingga semua hubungan batu melekat
satu dengan lainnya dengan sempurna, semua batu harus dipasang diatas
lapisan adukan dan di cetak di tempatnya sehingga tegak. Adukan harus
mengisi penuh rongga – rongga antara batu untuk mendapatkan masa yang
kuat dan integral.
6. Perubahan kedalaman pondasi (apabila tidak sesuai dengan yang
diisyaratkan digambar) akan diperhitungkan pekerjaan tambah / kurang.
7. Pelaksanaan pekerjaan ini bila akan dilaksanakan terlebih dahulu harus
mendapat persetujuan dari direksi.
4.2. Pekerjaan 1/2 Bata merah campuran 1 : 4 = 243.52 m2
1. Pasangan Dinding batu 1/2 bata merah berada diatas pasangan batu kali dan diatas
pasangan 1 bata /rollag.
2. Untuk dimensi Tinggi dan Panjang pasangan ½ bata merah disesuaikan dengan
Gambar Teknis.
3. Untuk pasangan batu 1/2 bata merah menggunakan campuran 1 Pc : 4 Psr.
4. Batu bata merah yang digunakan adalah batu bata merah ex. Local dengan kualitas
terbaik yang disetujui Konsultan Pengawas, yaitu siku dan sama ukurannya dan
masing – masing pembakarannya merata pada setiap unit batu bata.
5. Sebelum digunakan batu bata harus direndam dalam bak air atau drum hingga
jenuh.
6. Setelah bata terpasang dengan adukan, naad / siar – siar harus diserok sedalam 1
cm dan dibersihkan dengan sapu lidi dan kemudian disiram air.
7. Kontraktor harus memperhatikan serta menjaga pekerjaan yang berhubungan dengan
pekerjaan lain. Jika terjadi kerusakan akibat kelalaiannya, maka Kontraktor harus
mengganti tanpa biaya tambahan.
4.3. Pekerjaan 1 Bata merah camp 1 : 4 (Rollag) = 139.42 m2
1. Lakukan pengukuran dengan benang, sesuaikan dan perhatikan sikunya untuk
melakukan Pemasangan pondasi Rollag, agar kebangunan diatasnya tidak terjadi
kesalahan.
2. Untuk dimensi Tinggi dan Panjang pasangan 1 bata merah disesuaikan dengan
Gambar Teknis.
3. Untuk pasangan batu 1 bata merah menggunakan campuran 1 Pc : 4 Psr.
4. Batu bata merah yang digunakan adalah batu bata merah ex. Local dengan kualitas
terbaik yang disetujui Konsultan Pengawas, yaitu siku dan sama ukurannya dan
masing – masing pembakarannya merata pada setiap unit batu bata.
5. Sebelum digunakan batu bata harus direndam dalam bak air atau drum hingga
jenuh.
6. Setelah bata terpasang dengan adukan, naad / siar – siar harus diserok sedalam 1
cm dan dibersihkan dengan sapu lidi dan kemudian disiram air.
7. Kontraktor harus memperhatikan serta menjaga pekerjaan yang berhubungan dengan
pekerjaan lain. Jika terjadi kerusakan akibat kelalaiannya, maka Kontraktor harus
mengganti tanpa biaya tambahan.
5. PEKERJAAN BETON
Adapun pekerjaan beton yang akan dilaksanakan adalah sebagai berikut :
5.1. Pekerjaan Foot plat tebal 15 cm
Pekerjaan Foot plat tebal 15 cm Menggunakan K.175 dengan Besi Polos dia
10 -15 cm di item pekerjaan pondasi dudukan di Taman Sisi Timur
- Beton dengan mutu f’c = 14,5 MPa (K 175) = 1.41 m3
- Pembesian Ø 10-150 = 182.27 kg
5.2. Pekerjaan Kolom 15/15
Pekerjaan Kolom 15/15 menggunakan K.175, Dengan Bekisting kolom 3x
pakai, Besi Tulangan jumlah 4 Ø 10, untuk beugel Ø 6-150
- Beton dengan mutu f’c = 14,5 MPa (K 175) = 0.81 m3
- Bekisting 3x pakai = 13.29 m2
- Pembesian 4 Ø 10 dan Ø 6-150 = 326.26 kg
5.3. Pekerjaan Sloof 15/20 dan Balok 15/20
Pekerjaan Sloof 15/20 dan Balok 15/20 menggunakan K.175, Dengan
Bekisting kolom 3x pakai, Besi Tulangan jumlah 4 Ø 10, untuk beugel Ø 6-
150
- Beton dengan mutu f’c = 14,5 MPa (K 175) = 3.54 m3
- Bekisting 3x pakai = 15.73 m2
- Pembesian 4 Ø 10 dan Ø 6-150 = 370.07 kg
5.4. Pekerjaan Lantai Cor Tebal 15 cm
Pekerjaan Cor beton tebal 15 cm, mutu beton cor K.225 Site Mix, Besi yang
digunakan Ø 10-150
- Beton dengan mutu f’c = 14,5 MPa (K 225) = 29.54 m3
- Bekisting 2x pakai = 1.86 m2
- Pembesian Ø 10-150 = 1647.48 kg
5.5. Pekerjaan Lantai Cor tebal 8 cm, Inlet
Pekerjaan Cor beton tebal 8 cm, mutu beton cor K.175 Site Mix, Besi yang
digunakan Ø 10-150
- Beton dengan mutu f’c = 14,5 MPa (K 175) = 5.16 m3
- Bekisting 2x pakai = 24.94 m2
- Pembesian Ø 10-150 = 571.03 kg
5.6. Pekerjaan Plat Dudukan Tebal 15 cm
Pekerjaan Cor beton tebal 15 cm, mutu beton cor K.175 Site Mix, Besi yang
digunakan Ø 10-150, asumsi Bekisting menggunakan 2x pakai
- Beton dengan mutu f’c = 14,5 MPa (K 175) = 6.72 m3
- Bekisting 2x pakai = 5.60 m2
- Pembesian Ø 10-150 = 676.78 kg
5.7. Pekerjaan Pengecoran Landasan Kaki (Display dan funiture) K.225 = 4.47 m3
Pekerjaan Cor beton landasan kaki Display, mutu beton cor K.175 Site Mix,
5.8. Pekerjaan Rabat Beton K.100 = 34.64 m3
Pekerjaan Rabat Beton sebagai lantai kerja pondasi, dan juga sebagai
penguat struktur pondasi Lantai Trotoar dengan tebal 5 cm - 10 cm
6. PEKERJAAN PLESTERAN ACIAN
6.1. Pekerjaan Plesteran 1 : 4 = 155.80 m2
Bersihkan permukaan dinding batu bata dari noda – noda debu, minyak
cat dan bahan – bahan lain yang dapat mengurangi daya ikat plesteran
agar benar – benar siap untuk dilakukan pekerjaan plesteran
Singkirkan semua hal yang dapat merusak / mengganggu pekerjaan
plesteran.
Bentuk screed sementara bila mungkin ( untuk pembentukan dasar
yang permanent ) untuk menjamin adanya ketebalan yang sama,
permukaan yang datar / rata, contour dan profil –profil akurat.
Basahi seluruh permukaan bidang plesteran untuk peresapan. Jangan
menjenuhkan permukaan dan jangan dipasang plesteran sampai
permukaan air yang terlihat tersebut telah lenyap / kering kembali.
Letakkan / tempelkan campuran plesteran selama 2,5 jam ( maksimal )
setelah proses pencampuran, kecuali selama udara panas / kering.
Kurangi waktu penempatan itu sesuai yang diperlukan untuk mencegah
pengerasan yang bersifat sementara dari plesteran.
Pekejaan plesteran harus lurus, sama rata, datar maupun tegak lurus.
Untuk mendapatkan permukaan yang rata dan ketebalan yang sesuai
dengan yang diisyaratkan, maka dalam memulai pekerjaan harus dibuat
terlebih dahulu “ kepala plesteran “
Jika plesteran menunjukkan hasil yang tidak memuaskan seperti tidak
rata, tidak tegak lurus, atau bergelombang, adanya pecah / retak,
keropos, maka bagian tersebut harus dibongkar kembali untuk
diperbaiki atas biaya Kontraktor.
6.2. Pekerjaan Acian = 155.80 m2
Setelah melaksanakan pekerjaan Plesteran, dan menunjukkan sisi plesteran
yang rata, tegak lurus (kecuali bidang yang memang dibuat lengkung) tidak
bergelombang maka kemudian dilakukan Acian yang hanya menggunakan
bahan material semen dan air dengan campuran perbandingan yang
standart SNI. Dalam pekerjaan ini memerlukan ketelitian.
Pekerjaan acian dilakukan setelah pekerjaan plesteran selesai dan kering
Acian harus dilaksanakan dengan baik sehingga dapat menghasilkan acian
tembok yang lurus dan benar-benar siku atau tidak bergelombang.
Pekerjaan acian dikerjakan pada semua bidang tembok yang baru diplester
termasuk pada seluruh akhiran atau sudut – sudut tembok.
7. PEKERJAAN PENGECATAN
7.1. Pekerjaan pengecatan dinding eksterior = 154.76 m2
Sebelum melakukan pekerjaan pengecatan permukaan bidang harus rata
dan dibersihkan terlebih dahulu.
Permukaan dinding dihaluskan dahulu dengan menggunakan amplas kasar.
Untuk menutupi permukaan yang berpori dilakukan pekerjaan plamir.
Permukaan dihaluskan dengan menggunakan amplas halus.
Melakukan pengecatan dengan cat dasar.
Pengecatan dengan cat pelapis (Emulis) 2 kali lapisan.
7.2. Pekerjaan Pengecatan Besi = 4.51 m2
Sebelum melakukan pekerjaan Pengecatan Besi Permukaan yang akan diCat
harus dibersihkan terlebih dahulu.
Pastikan sudah bersih, kering, dan rata.
Gunakan cat Besi dengan kualitas yang sangat baik, sesuai spesifikasi teknis
7.3. Pekerjaan Coating (Clear/Glossy) = 47.95 m2
Sebelum melakukan pekerjaan Coating Permukaan yang akan diCat harus
dibersihkan terlebih dahulu, jika perlu diamplas halus.
Pastikan sudah bersih, kering, dan rata.
Gunakan bahan Coating dengan kualitas yang sangat baik, sesuai spesifikasi
teknis
8. PEKERJAAN LANTAI
8.1. Pasangan Granit Lantai 60x60 cm = 865.04 m2
Sebelum pekerjaan dimulai, lebih dahulu harus dipelajari dengan
seksama lokasi pemasangan Granit kualitas, bentuk dan ukuran dan
kondisi pekerjaan setelah studi diatas dilaksanakan, tentukan metode
persiapan permukaan, pemasangan ubin, joints dan curing, untuk
diusulkan kepada Direksi Lapangan.
Pemborong harus menyiapkan ” tilling manual ” yang berisi uraian
tenteng bahan, cara instalasi, sistem pengawasan, perbaikan/koreksi,
perlindungan, testing dan lain – lain untuk diperiksa dan disetujui
Direksi Lapangan.
Sebelum instalasi dimulai, siapkan lay out naad – naad, hubungan
dengan finishing lain dan dimensi – dimensi joint, guna persetujuan
Direksi / Perencana. Naad pasangan interior I = 2 mm, naad pasangan
eksterior I = 5 mm
Tile yang masuk ke tapak harus diseleksi agar berkesesuaian dengan
ukuran, bentuk dan warna yang telah ditentukan.
Ujung potongan tile harus dipoles dengan gurinda atau batu
Kecuali ditentukan lain pada spesifikasi ini atau pada gambar, level yang
tercantum pada gambar adalah level finish lantai karenanya screeding
dasar harus diatur hingga memungkinkan pada tile dengan ketebalan
yang berbeda permukaan finishnya terpasang rata.
Lantai harus benar – benar terpasang rata, baik yang ditentukan datar
maupun yang ditentukan mempunyai kemiringan.
Lantai yang ditentukan mempunyai kemiringan, kemiringan tidak boleh
kurang dari 12 mm pada jarak 10 m (kecuali ditentukan lain pada
gambar ). Kemiringan harus lurus hingga air bisa mengalir semua tanpa
meninggalkan genangan.
Jika ketebalan screed tidak memungkinkan untuk mendapatkan
kemiringan yang ditentukan, Kontraktor harus segera melaporkan
kepada Direksi untuk mendapatkan jalan keluarnya.
Tile dipasang pada permukaan yang telah discreed. Komposisi adukan
untuk screeding : - area kering : 1 Pc : 3 Psr, - area basah : 1 Pc : 2 Psr
Pada pemasangan diarea yang luas, harus dilaksanakan secara kontinu.
Dan harus disediakan ”Kepalarn ( guide line course ) pada interval 2,0 m
– 2,5 m. Pemasangan tile lainnya berpedoman pada guide line ini.
Kikis semua mortar yang menempel pada naad dan bersihkan ketika
proses pemasangan tile berlangsung. Pasangan tile tidak boleh diinjak
dalam waktu 24 jam setelah pemasangan.
Naad – naad pada pemasangan tile harus diisi dengan bahan tile grout
berwarna dan kondisi pemasangan harus sesuai dengan rekomendasi
pabrik.
Kontraktor harus melindungi ubin yang telah terpasang maupun adukan
perata dan harus mengganti atas biaya sendiri setiap kerusakan yang
terjadi. Penyerahan pekerjaan dilakukan dalam keadaan bersih.
Setelah pemasangan, Kontrktor harus melindungi tile lantai yang telah
terpasang. Jika mungkin dengan mengunci area
8.2. Pasangan Koral Sikat = 4.92 m2
Sebelum melaksanakan pemasangan Koral Sikat, lebih dahulu
dipastikan ukuran, batas-batas dan kemiringan yang jelas titik lokasi
yang akan di pasang koral sikat
Bahan yang digunakan dan motif sudah terlebih dahulu dikoordinasikan
dan disetujui oleh Pihak Direksi
Perlu ketekunan, ketelitian dan kerapian dalam melakukan pemasangan
Koral Sikat
Setelah terpasang sesuai keinginan kemudian pasangan tersebut
dilakukan perawatan.
8.3. Pasangan Guiding Block 30x30 = 30.07 m2
Cara Pemasangan Guiding Block 30x30, disesuaikan dengan gambar
Teknis, Arahan dari Konsultan Pengawas
Bahan Material yang didatangkan juga harus sesuai dengan spesifikasi
teknis
9. PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK
Untuk keperluan ini kontraktor dapat menugaskan pihak ke tiga (instalatir) yang
mempunyai sertifikat dari PLN setempat dengan mendapatkan persetujuan terlebih
dahulu dari pengawas secara tertulis. Kontraktor tetap bertanggung jawab atas
pekerjaan instalasi yang dikerjakan oleh pihak ke tiga.
Sebelum melaksanakan pekerjaan instalasi tersebut kontraktor harus membuat
gambar/diagram instalasi dengan skala 1 : 100 dengan mendapat persetujuan
Pengawas.
Pemakaian bahan-bahan harus barang baru yang tidak ada cacat, berkualitas
baik dan memenuhi syarat keamanan kerja.Sebelum bahan-bahan tersebut di
pasang, supaya diperlihatkan terlebih dahulu kepada Pengawas untuk diperiksa
kualitas dan mendapat persetujuan.Pada tiap-tiap penyambungan kawat
dipergunakan las dop. Pada tempat-tempat persilangan dan penyeberangan diatas
tembok, maka kawat itu dimasukkan kedalam pipa sebagai pengaman.Semua kawat
yang dimasukkan kedalam pipa, tidak boleh ada sambungan. Tarikan kawat diatas
harus cukup tegang dan kencang tetapi isolasi tidak boleh rusak karenanya.
Adapun item pekerjaan adalah sebagai berikut :
9.1. Pasangan (10 Lampu sorot bulat 15 watt) = 2 titik
9.2. Pasangan (5 Lampu sorot bulat 15 watt) = 1 titik
9.3. Pasangan (6 Lampu sorot bulat 15 watt) = 1 titik
9.4. Pasangan (1 lampu DOP LED Philiphs 30 watt dan 1 lampu DOP LED
Philips 20 watt) = 30 titik
9.5. Pemindahan Sementara tiang (telkom/listrik) = 6 unit
9.6. Pemasangan MCB Untuk Lampu Klasik Dan Display = 36 unit
9.7. Penyambungan Kabel SR 2x16 mm = 218.47 m’
9.8. Penyaluran Listrik Dari Sumber Listrik Terdekat (Overspanning) = 1 Unit
Pemasangan lampu DOP LED 20 watt dan 30 watt menggunakan KAP khusus
lampu taman outdoor. Pemasangan MCB tiap tiangn lampu apabila pembagian grup
tersebut putus, penerangan dan tidak padam seluruhnya.Seluruh penerangan harus
dilengkapi dengan bola lampu, buis lengkap sesuai dengan apa yang dibutuhkan,
dipasang sampai menyala, bila dalam lokasi tersebut belum ada instalasinya
kontraktor tetap memasang seluruh instalasi lengkap termasuk jaringan instalasi
antar gedung hingga siap menyala dengan syarat : Dicoba dengan generator sampai
semua lampu menyala. Menyerahkan jaminan instalasi yang disahkan oleh
pengawas.
10. PEKERJAAN BESI
10.1. Pekerjaan Lattering Plat Besi laser Cutting Tebal = 3 mm
Pasang Plat Besi laser Cutting tebal = 3mm (2 sisi) = 29.95 m2
Pasang Plat Besi tebal = 3 mm (tutup 2 sisi) = 246.70kg
Pasang Dudukan Letering Besi Kotak 4/4 t : 1.2 mm = 144,28 m’
Pengecatan Besi = 99.86 m2
10.2. Pekerjaan Pemasangan Grill Inlet
1. Pekerjaan Pemasangan Grill Inlet uk 20x100 = 18 bh
• Plat Besi 50.3
• Besi Beton Polos diameter 12
Peralatan penyambungan besi dibutuhkan dalam pekerjaan ini yaitu
pengelasan menggunakan Las listrik. Spesifikasi Proses Kegiatan untuk pekerjaan
Besi :
Menyiapkan tenaga kerja yang sesuai dengan keahliannya.
Mempersiapkan peralatan yang akan digunakan.
Mempersiapkan Bahan-bahan yang akan digunakan.
Bahan untuk besi harus sesuai dengan perencanaan
Dilakukan pengukuran terebih dahulu untuk model dan titik yang akan
dikerjakan.
11. PEKERJAAN INSTALASI AIR
Pekerjaan Instalasi Air merupakan upaya penyediaan Air bersih untuk
menyiram tanaman yang berada di area Trotoar Kawedanan Besuki Kabupaten
Situbondo. Adapun pekerjaanya adalah sebagai berikut :
11.1 Pekerjaan pipa pvc aw 3/4 = 3 m’
11.2 Pekerjaan pipa pvc aw 1” = 50 m’
11.3 Pekerjaan kran 3/4" = 3 Bh
Instalasi air menggunakan pipa PVC kwalitas AW, fitting-fitting yang digunakan
L bouw , sok untuk sambungan lurus dan Tie Y untuk setiap pertemuan tiga pipa .
Kemiringan pipa datar minimum yang diijinkan adalah 5 %.
Prosedur pengetesan dilaksanakan sebagai berikut :
Untuk instalasi air bersih , pada ujung bagian yang akan ditest ditutup dengan
plug PVC, kemudian dari ujung sebaliknya diisi air hinga penuh dan pasang alat
test tekan , lanjutkan dipompa hingga dial menunjukkan angka 4,0 kg/cm²
Kemudian amati selama 2 (dua) jam, jika tekanan tidak turun berarti
pemasangan instalasi sudah memenuhi syarat.
12. PEKERJAAN TAMAN
12.1 Pek. tanam pohon palem 2.5-3 diameter batang 15-20 cm = 10 bh
12.2 Pek. tanam pohon cemara udang 100-150 cm = 5 bh
12.3 Pek. tanam pohon tabebuya tinggi 2-2.5 m = 3 bh
12.4 Pek. tanam bunga taiwan 10-20 cm = 548 bh
12.5 Pek. tanam bunga brokoli kuning 10-20 cm = 293 Bh
12.6 Pek. tanam krokot merah 10-20 cm = 263 Bh
12.7 Pek. tanam rumput jepang = 305.44 m2
12.8 Pek. tanaman pagar (teh tehan) tinggi 1 m btg dia 0.5-1 m = 316 btg
12.9 Pek. tanaman Cemara Kipas tinggi 1 meter = 30 btg
12.10 Pek. Tanaman Anting Putri = 2 btg
Semua tanaman harus dirawat dengan baik, atau sbelum ditanam dilokasi
kawedanan harus ditandon dahulu sehingga akar2 kecilnya tumbuh, dan saat
dilakukan penanaman akan segera beradaptasi dengan tanah subur yang
disediakan, agar meminimalisir resiko mati.
• Sebelum pohon atau bunga ditanam, tempat atau pot sudah disiapkan urugan
tanah subur
• Pada saat penanaman pohon dan bungan harus dalam keadaan segar tidak layu
dan mati.
• Apabila tanaman yang tertanam mati maka penyedia atau kontraktor harus
atau wajib mengganti dengan yang baru selama perjanjian dengan pihak direksi.
• Penyiraman atau pemeliharaan taanaman harus rutin dikerjakan.
13. PEKERJAAN FURNITURE DAN LAIN-LAIN
13.1 Pasangan Light Box = 6 Bb
Pemasangan Light Box dilakukan oleh Ahli pembuatan Neon Box.
Bahan-bahan, mutu dan kualitas sesuai dengan BQ atau spesifikasi.
Rangka Light Box menggunakan Bahan Besi Kotak/Hollow 4x4 dan 2x4.
Penguat Utama menggunakan Pipa Besi 2.5 Inc yang Ditanam sedalam 60
cm dengan lebar 30 cm sepanjang 1 m, di pasang angkur Besi Polos
Diameter 12, Di Cor dengan mutu Beton K.225. Bahan Akrilik
Bening/Putih dengan tebal 3mm, ditautkan dengan Skrup Akrilik .
13.2 Pemasangan Tiang Lampu Listrik PJU (Ukir Klasik) = 30 Bh
Lampu Tiang Listrik Ukir Klasik dipasang dengan ukuran pondasi 60
x 60 sedalam 80 cm, Di Cor dengan mutu beton K.175, diperkuat dengan
Pipa Besi 2.5 Inch diangkur Besi Polos Dia 12.
Pembuatan Tiang Lampu Ukir Klasik dilakukan di Workshop, dan
Perakitannya dilakukan oleh Tenaga Ahli Khusus yang sudah
berpengalaman dalam Hal Pemasangan Lampu PJU (ukir Klasik).
13.3 Pemasangan Kursi Taman tanpa Sandaran = 10 bh
Keempat Kaki Kursi tanpa Sandaran DiCor Beton/ Dipasang secara
permanen. Untuk titik penempatan meja sesuai arahan konsultan
pengawas atau pihak Pemberi Pekerjaan (Pihak Direksi)
13.4 Pemasangan Kursi Taman dengan Sandaran = 20 bh
Keempat Kaki Kursi dengan Sandaran DiCor Beton / Dipasang secara
permanen. Untuk titik penempatan meja sesuai arahan konsultan
pengawas atau pihak Pemberi Pekerjaan (Pihak Direksi)
13.5 Pemasangan Meja Taman = 10 bh
Keempat Kaki Meja Taman DiCor Beton / Dipasang secara permanen.
Untuk titik penempatan meja sesuai arahan konsultan pengawas atau
pihak Pemberi Pekerjaan (Pihak Direksi)
13.6 Tempat Sampah Taman = 4 bh
Kaki atau landasan Tempat sampah DiCor Beton / Dipasang secara
permanen. Untuk titik penempatan meja sesuai arahan konsultan
pengawas atau pihak Pemberi Pekerjaan (Pihak Direksi)
13.7 Ornamen Meriam = 1 unit
Ornamen Meriam/Replika Meriam Dipasang Secara Permanen pada Lantai
Trotoar. Untuk titik penempatan sesuai arahan konsultan pengawas atau
pihak Pemberi Pekerjaan (Pihak Direksi)
13.8 Sclupture 3D Daun Tembakau = 1 Bh
Sclupture Daun 3D Bentuk Daun Tembakau, Dilakukan atau dibuat di
Workshop Oleh Tenaga Ahli Plat Cutting dan Di Finishing Oleh
Pematung/orang yang memiliki keahlian dalam membuat bentuk benda
Tiga Dimensi.
Dilakukan secara hati-hati karena perakitannya menggunakan Las
Listrik , sehingga Tenaga Ahli Sclupture Daun 3D Bentuk Daun Tembakau
harus menggunakan safety, demi keselamatan kerja.
13.9 Pemasangan Bollard Bulat Teraso Hitam = 42 bh
Bollard Bulat Teraso warna hitam diameter 50 cm dibuat atau
diproduksi di Workshop. Dipasang secara permanen di Trotoar dengan
menggunakan angkur dan di Cor dengan mutu beton K.175.
Bollard Bulat Teraso hitam diameter 50 cm dipasang dengan jarak
maksimal 1.5 m, sesuaikan dengan gambar perencanaan.
13.10 Tutup mainhole Uk.60x60 = 18 Bh
Pemasangan Tutup Mainhole Uk.60x60 BMC Cover Square dan BMC
Ring Square mengikuti jumlah Inlet Saluran Drainase. Dipasang lurus/rata
dengan muka lantai trotoar.
PEKERJAAN LAIN-LAIN
Melakukan pengukuran kembali lokasi pekerjaan existing dengan pengawas
Mengambil foto Dokumentasi 0%,50% dan 100% pada setiap item Pekerjaan
Semua item pekerjaan supaya mengikuti Spesifikasi Teknis, RKS, Gambar atau
Arahan dari Direksi
Hal-hal yang tidak tercantum dalam lingkup ini khususnya yang menyangkut
masalah teknis serta pekerjaan penambahan, pengurangan dan pemindahan
supaya berkonsultasi dengan Pejabat Pembuat Komitmen dan disetujui oleh
semua Kepala Bidang dan Diketahui kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan
Perumahan Permukiman Kabupaten Situbondo.| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 9 October 2022 | Peningkatan Jalan Ruas Blimbing - Pategalan (R. 59) | Kab. Situbondo | Rp 968,840,000 |
| 9 October 2022 | Peningkatan Jalan Ruas Mlandingan Wetan - Tribungan ( R. 124 ) | Kab. Situbondo | Rp 479,940,000 |
| 9 June 2022 | Rehabilitasi Ruang Kelas Sdn 2 Pategalan Jatibanteng (Dak) | Kab. Situbondo | Rp 249,344,600 |
| 21 November 2025 | Pekerjaan Konstruksi Pembangunan Sarana Pendukung (Paving) Gedung Dan Bangunan Ruang Kelas Belajar Min 2 Bondowoso Tipe-1 (417802) | Kementerian Agama | Rp 83,871,500 |