| 0715189627656000 | Rp 2,830,615,609 | |
CV Mitra Infinit | 04*4**7****56**0 | - |
| 0760688887656000 | - | |
PT Ratu Nayla Mandiri | 02*7**0****42**0 | - |
| 0754630481656000 | - | |
| 0912304888627000 | - | |
CV Auto Win Contractor | 05*8**4****25**0 | - |
| 0749553210656000 | - | |
| 0021624242656000 | - | |
| 0959264573005000 | - | |
| 0621827088627000 | - | |
CV Semeru Ladang Karya | 01*8**9****43**0 | - |
PT Enef Karya Solution | 09*5**9****42**0 | - |
PT Mega Sakina Raya | 02*7**8****54**0 | - |
| 0864939012643000 | - | |
| 0820990950625000 | - | |
| 0022680987656000 | - | |
| 0210278131656000 | - | |
PT Giri Suro Joyo | 06*5**3****11**0 | - |
CV Masa Barokah | 08*6**3****12**0 | - |
| 0967217878435000 | - | |
Putra Nuzul Konstruksi | 10*0**0****67**7 | - |
CV Putra Kartini Jaya | 09*5**5****56**0 | - |
| 0311547376656000 | - | |
| 0027849926656000 | - | |
PT Epithu Logica Sembada | 09*5**4****15**0 | - |
| 0022299887642000 | - | |
| 0701110371604000 | - | |
| 0023066178626000 | - | |
| 0028273274643000 | - |
LINGKUP PEKERJAAN
PEMBANGUNAN SARANA DAN PRASARANA GOR SITUBONDO
KABUPATEN SITUBONDO
TAHUN ANGGARAN 2025
1. UMUM
1.1. Mobilisasi dan Demobilisasi Peralatan
1.2. Sewa Direksikeet (kantor), los kerja dan gudang
1.3. Mengadakan Pengukuran/Survey kembali dengan pengawas lapangan dan
pemberi kerja (Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Dan Permukiman) serta
mengambil foto Dokumentasi 0% (MC-0%)
1.4. Memasang rambu – rambu pengaman pekerjaan pada awal kegiatan dan
akhir kegiatan
1.5. Memasang papan nama proyek pada lokasi kegiatan
1.6. Untuk lebih jelasnya supaya melihat gambar dan BQ terlampir serta
mengikuti SPESIFIKASI TEKNIS.
1.7. Perbaikan/Treatmen lantai Lapangan (Retak Rambut) pada Gedung GOR
1.8. Pembersihan Lokasi untuk lokasi Pembangunan Konstruksi Sumur BOR
1.9. Pembuatan Kolam Sirkulasi Lumpur pada Pekerjaan Konstruksi Sumur
BOR
1.10. Bongkaran Plat Beton pada pekerjaan rumah pompa
1.11. Hal – hal yang tercantum dalam lingkup pekerjaan ini khususnya yang
menyangkut masalah teknis serta pekerjaan penambahan, pengurangan
dan pemindahan supaya berkonsultasi dengan pejabat pembuat komitmen
dan disetujui oleh seluruh pihak Direksi.
2. SISTEM MANAJEMAN KESELAMATAN KERJA (SMKK)
2.1. Penyiapan Dokumen Penerapan SMKK (1 set)
Pembuatan dokumen SMKK yang terdiri dari Dokumen RKK
Pembuatan proseedur dan instruksi kerja
Penyiapan Formulir
2.2. Sosialisasi, Promosi dan Pelatihan (1 BH)
Pengarahan K3
Spanduk (banner) misal sapnduk Utamakan Keselamatan
Papan Informasi yang mencakup segala informasi terkait dengan
Pekerjaan proyek
2.3. Alat Pelindung Kerja (APK) dan Alat Pelindung Diri (APD)
Topi Pelindung (Safety Helmet) (10 Bh)
Pelindung Pernafasan dan Mulut (Masker) (10 Bh)
Sarung Tangan (Safety Gloves) (10 Bh)
Rompi Keselamatan (Safety Vest) (10 Bh)
2.4. Asuransi dan Perijinan
Perijinan terkait lingkungan kerja (1 Ls)
2.5. Personel K3 Konstruksi
Petugas K3 Konstruksi (1 Ls)
2.6. Fasilitas Sarana dan Prasarana Kesehatan
Peralatan P3K (Kotak P3K, Obat Luka, Perban dan lain-lain) (1 Bh)
2.7. Rambu-rambu yang diperlukan
Rambu Petunjuk (1 Bh)
Rambu Larangan (1 bh)
Rambu Peringatan (1 Bh)
Rambu Pekerjaan Sementara 1 ( Bh)
2.8. Konsultasi dengan Ahli Terkait Keselamatan Konstruksi
Ahli K3 Konstruksi (1 Ls)
2.9. Kegiatan peralatan terkait Pengendalian Resiko Keselamatan Konstruksi
Bendera K3 (1 Bh)
I. GEDUNG GOR
A. PEKERJAAN PERSIAPAN
1. Pembersihan Lokasi
a. Sebelum pekerjaan struktur dilaksanakan akan dilakukan
pembersihan lahan dan pengukuran. Lahan harus dibersihkan
dari bahan atau material tertentu yang dapat menghambat
pelaksanaan pekerjaan. Metode pembersihan relative sederhana,
yakni menggunakan cara manual tenaga manusia. Peralatan
yang digunakan untuk membersihkan lahan bisa alat
sederhana, seperti sabit, cangkul, sekop, dan peralatan sejenis.
Tetapi jika kondisi lahan penuh perdu ataupun material tertentu
yang sulit dibersihkan secara manual, maka akan digunakan
alat berat.
b. Pengukuran diperlukan agar posisi dan ukuran bangunan
gedung sesuai dengan gambar desain yang direncanakan
konsultan perencana. Metode pengukuran adalah dengan
menentukan titik acuan, dan setelah ukuran tepat pada titik
tersebut dipasang bowplang. Peralatan yang digunakan dalam
pekerjaan pengukuran adalah Theodolith, Walter pass, meteran,
dan alat bantu lainnya uang sesuai dengan jenis pekerjaan.
2. Pasang Papan Nama Proyek
Kontraktor harus menyediakan kebutuhan ruang untuk
gudang material yang memenuhi syarat teknis, yang dilengkapi
dengan peralatan minimal :
1. Papan untuk menempel gambar.
2. Peralatan P3K dan 3 set peralatan safety (helmet, sabuk
pengaman dan shoes) untuk tamu.
Kontraktor juga harus membuat toilet untuk pematusan
pekerja serta menyediakan penerangan secukupnya untuk
pekerjaan over time . Semua biaya yang diakibatkan oleh
aktiftas tersebut menjadi tanggung jawab Kontraktor.
Kontraktor harus membuat papan nama proyek dan dipasang
pada lokasi pekerjaan atau tempat lainnya yang mudah terlihat
seperti contoh ( lampiran 7 ) sesaat setelah penandatanganan
kontrak dilakukan. Biaya pembuatan papan nama ini sudah
harus diperhitungkan oleh Kontraktor.
3. Perbaikan/Treatmen Lantai lapangan (retak rambut)
Pekerjaan ini termasuk pada pekerjaan persiapan, yaitu
melakukan perbaikan pada lantai yang rusak/retak rambut,
dilakukan sebaik dan seteliti mungkin tidak ada yang
terlewatkan, agar hasil finishingnya juga maksimal.
4. Dokumen Rekam Proyek
Segala kegaiatan dari awal kontrak sampai dengan akhir
proyek atau serah terima pekerjaan, wajib dilakukan
dokumentasi, baik berupa foto, catatan tertulis, maupun
berkas-berkas pelaporan (harian, mingguan, bualanan).
Semua Dokumen rekam proyek diserahkan kepada pemberi
pekerjaan berupa soft copy maupun hardcopy sejumlah yang
tertuang dalam kontrak kerja.
B. PEKERJAAN PASANGAN DAN PLESTERAN
1. Pasang Trasraam 1/2 bata Camp 1 :4 seluas 10.36 m2
Pekerjaan pasangan dinding ½ bata dengan campuran spesi
1pc:4ps dan 1Pc ; 6 Psr untuk dinding lainnya seperti pada
gambar.
Metode pelaksanaan pekerjaan pasangan dinding menunjuk pada
urutan kegiatan sebagai berikut.
a. Pasang profil di ujung lokasi secara tegak lurus.
b. Penentuan peil dan sipatan pada profil.
c. Membuat tanker benang secara horizontal dengan kencang
setiap pemasangan 5 (lima) lapis bata.
d. Spesi adukan diratakan untuk 1 buah bata dengan tebal spesi
1,5-2,0 cm.
e. Pasang bata di atasnya sambil digeser dan ditekan ujungnya
hingga mengisi spesi vertikal.
f. Membersihkan kelebihan spesi yang menempel pada dinding
bata.
g. Membasahi pasangan dinding bata agar tetap dalam kondisi
lembab.
2. Pasang Plesteran Trasraam Camp 1 :4 seluas 90 m2
Bersihkan permukaan dinding batu bata dari noda – noda
debu, minyak cat dan bahan – bahan lain yang dapat
mengurangi daya ikat plesteran agar benar – benar siap
untuk dilakukan pekerjaan plesteran.
Singkirkan semua hal yang dapat merusak / mengganggu
pekerjaan plesteran.
Bentuk screed sementara bila mungkin ( untuk pembentukan
dasar yang permanent ) untuk menjamin adanya ketebalan
yang sama, permukaan yang datar / rata, contour dan profil –
profil akurat.
Basahi seluruh permukaan bidang plesteran untuk
peresapan. Jangan menjenuhkan permukaan dan jangan
dipasang plesteran sampai permukaan air yang terlihat
tersebut telah lenyap / kering kembali.
Letakkan / tempelkan campuran plesteran selama 2,5 jam (
maksimal ) setelah proses pencampuran, kecuali selama
udara panas / kering. Kurangi waktu penempatan itu sesuai
yang diperlukan untuk mencegah pengerasan yang bersifat
sementara dari plesteran.
Pekejaan plesteran harus lurus, sama rata, datar maupun
tegak lurus.
Untuk mendapatkan permukaan yang rata dan ketebalan
yang sesuai dengan yang diisyaratkan, maka dalam memulai
pekerjaan harus dibuat terlebih dahulu “ kepala plesteran “
Jika plesteran menunjukkan hasil yang tidak memuaskan
seperti tidak rata , tidak tegak lurus, atau bergelombang,
adanya pecah / retak, keropos, maka bagian tersebut harus
dibongkar kembali untuk diperbaiki atas biaya Kontraktor.
3. Pasang Acian seluas 90 m2
Setelah melaksanakan pekerjaan Plesteran, dan
menunjukkan sisi plesteran yang rata, tegak lurus (kecuali
bidang yang memang dibuat lengkung) tidak bergelombang
maka kemudian dilakukan Acian yang hanya menggunakan
bahan material semen dan air dengan campuran
perbandingan yang standart SNI. Dalam pekerjaan ini
memerlukan ketelitian.
Pekerjaan acian dilakukan setelah pekerjaan plesteran selesai
dan kering
Acian harus dilaksanakan dengan baik sehingga dapat
menghasilkan acian tembok yang lurus dan benar-benar siku
atau tidak bergelombang.
Pekerjaan acian dikerjakan pada semua bidang tembok yang
baru diplester termasuk pada seluruh akhiran atau sudut –
sudut tembok.
C. PEKERJAAN RAILING STAINLESS STEEL
Bahan Railling Tangga menggunakan Pipa Stainless Steel Dia 2”, untuk
dimensi atau detail ukuran tiap masing-masing titik berbeda-beda bisa
dilihat pada gambar teknis.
1. Pasang Railling Tangga type R1 (2 unit)
2. Pasang Railling Tangga Ramp Disabilitas Type R2 (4 unit)
3. Pasang Railing Tangga masuk Type R3 ( 7 unit)
4. Pasang Railing Ramp Disabilitas Dalam Type R4 (6 unit)
5. Pasang Railing Tangga Panggung Type R5 (2 unit)
6. Pasang Railing Tribun Type R6 (4 unit)
7. Pasang Railing Tribun Type R7 (4 unit)
8. Pasang Railing Tribun Type R8 (4 unit)
9. Pasang Railing Tribun Type R9 (4 unit)
10. Pasang Railing Tribun Type R10 (2 unit)
11. Pasang Railing Tribun Type R11 (1 unit)
12. Pasang Railing Tribun Type R12 (2 unit)
13. Pasang Railing Tribun Type R13 (2 unit)
14. Pasang Railing Tribun Type R14 (2 unit)
D. PEKERJAAN CLADING (PENGHALANG BURUNG)
Adalah suatu rangkaian konstruksi yang terdiri dari bahan besi kotak
hollow galvanis yang bertujuan sebagai penutup/pelindung pada
bagian dinding dan atas bangunan.
Pengadaan bahan dan pemasangan semua bahan konstruksi secara
menyeluruh termasuk Plat Expanded metal,baut – baut, angker.
Persiapan tempat kerja
Pengadaan dan pemasangan penutup atap
Tiap Sisi yang dipasang Clading memiliki dimensi/ukuran yang
berbeda, sesuaikan dengan gambar detail atau sesuai arahan
Konsultan Pengawas dan Pihak Direksi
1. Pasang Clading Type CL1 (4 unit)
2. Pasang Clading Type CL2 (4 unit)
3. Pasang Clading Type CL3 (4 unit)
4. Pasang Clading Type CL4 (4 unit)
5. Pasang Clading Type CL1" (4 unit)
6. Pasang Clading Type CL2" (4 unit)
7. Pasang Clading Type CL3" (4 unit)
8. Pasang Clading Type CL4" (4 unit)
E. PEKERJAAN PENGECATAN
a. Pilih jenis cat yang tepat guna. Faktor nomor satu yang harus kita
tentukan adalah untuk bidang manakah cat itu akan digunakan,
untuk bidang interior atau untuk eksterior; untuk mendapatkan
hasil maksimal usahakan menggunakan produk cat yang tepat
guna.
b. Tentukan pilihan warna sesuai dengan spesifikasi teknis dan
gambar
c. Hitung jumlah kebutuhan. Bila sudah bisa menentukan warna cat
yang akan gunakan, selanjutnya adalah menentukan berapa
banyak cat yang diperlukan untuk sebuah ruangan atau tempat
yang akan dicat.
d. Sebelum pengecatan dimulai, permukaan dinding, kayu
dibersihkan dari berbagai macam kotoran.
e. Pengecatan dilaksanakan 3 (tiga) kali jalan.
f. Adapun lingkup pekerjaannya adalah sebagai berikut ;
1. Pengecatan Dinding Exterior Baru (Nippon Paint
Waterfountain) seluas permukaan 538.96 M2
2. Pengecatan Dinding Interior Baru (Nippon Komilex) 1102
White seluas 8.28 m2
3. Pengecatan Lantai Tribun (Propan - Tennokote) Baru, seluas
permukaan lantai 2.109.54 m2
4. Pengecatan Lantai Tribun (Propan - Tennokote) Lama seluas
permukaan lantai lama 1.171,61 m2
F. PEKERJAAN INSTALASI AIR
Adapun item yang mencakup pekerjaan instalasi Air adalah sebagai
berikut :
1. Pasang Closed Duduk (ex. TOTO) sebanyak 2 Bh
2. Pasang Jet Shower (ex. Toto) sebanyak 2 Bh
3. Pasang Kran Air dia. 3/4" (ex. Onda) sebanyak 1 Bh
4. Pasang Wastafel ex. INA (komplit) sebanyak 10 Bh
Titik Pelaksanaan pekerjaan disesuaikan dengan gambar teknis.
G. PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK
a. Pemasangan sistem listrik yang lengkap sesuai dengan gambar dan
spesifikasinya.
b. Pengadaan dan pemasangan instalasi penerangan ruangan.
c. Pengadaan dan pemasangan fixture penerangan dan outlet dinding /
lantai lengkap dengan Pengadaan dan accesorisnya.
d. Pengadaan dan pemasangan panel – panel penerangan dalam
bangunan serta panel – panel peralatan.
e. Memberikan SLO listrik dari instalasi yang bersangkutan.
f. Adapun detail rincian pekerjaan instalasi Listrik pada pekerjaan ini
adalah sebagai berikut :
1. Pasang Box Panel (Lampu ARTO FLOOD) sejumlah 1 unit
2. Pasang Titik Lampu sejumlah sejumlah 114 titik
3. Pasang Titik Lampu (Lampu ARTO FLOOD) sejumlah 15 titik
4. Pasang Saklar Ganda (Panasonic) sejumlah 14 bh
5. Pasang EXIT LED 2 MK ARTO LED 3W sejumlah 6 Bh
6. Pasang Lamp. SM D 190 WHITE LED 18W 6000K sejumlah 38
bh
7. Pasang Lamp. Kapal Ball Ice Fitting E27 Oval sejumlah sejumlah
4 Bh
8. Pasang Lamp. SM D 150 CN W/S LED COIN 37w 849 60deg
ElmntG342 + Pipa P, Gantung 200Cm sejumlah sejumlah 58 bh
9. Pasang Lamp. ARTO FLOOD LED 300W sejumlah 15 bh
10. Pasang Lamp. HIGHBAY UFO HM 100W 6500K sejumlah 4 bh
11. Pasang Klem lampu sejumlah 15 bh
12. Pasang Lampu Sorot Outdoor 8W ex. Philips BGP 150 (Lettering)
sejumlah 4 bh
13. Pasang Penangkal Petir non Radioaktif R150 sejumlah 1 set
H. PEKERJAAN SOUND SYSTEM
a. Pengadan dan pemasangan instalasi pengkabelan untuk speker-
speker.
b. Pengadaan dan pemasangan unit-unit amplifiler dan soundnya
systemnya untuk ruang – ruang dan lapangan
c. Testing dan balancing dari semua system sehingga diperoleh
performance yang baik secara keseluruhan.
d. Adapun detail rincian pekerjaan Sound System adalah sebagai
berikut :
1. Main System
Media Player (No CD and DVD) Z-MD100A-AS sejumlah 1 Bh
Remote Microphone w/ Keypad Zone (RM-200M) sejumlah 1 set
Emergency Message Panel (Z-FV208EV-AS) sejumlah 1 Bh
Digital Mixer Pre Amp. Built In Equalizer (M-9000M2) sejumlah
1 set
Power Amplifier 240W (ZP-2240) sejumlah 1 Bh
Speaker Selector 10 Ch. (SS-10CH) sejumlah 1 Bh
Cabinet Rack w/ Accs. (RACK 23U) sejumlah 1 lot
Ceiling Speaker 6W (ZS-648R) sejumlah 28 Bh
2. Profesional Sound System
Media Player (No CD and DVD) Z-MD100A-AS sejumlah 1
Bh
Wireless Handheld Microphone (EW-D 835-S SET) sejumlah
2 Bh
Dynamic Microphone (E-835S) sejumlah 2 Bh
Floor Stand Microphone sejumlah 4 Bh
Mixer 24 Channel (MGP24X) sejumlah 1 Bh
Digital Speaker Processor (DP-SP3) sejumlah 1 Bh
Multi Channel Amplifier 4x650W (DA-1000F) sejumlah 2 Bh
Power Amplifier 480W (Z-FV248PA-AS) sejumlah 4 Bh
Cabinet Rack w/ Accs. (RACK 39U) sejumlah 1 Bh
Line Array Speaker (Z-7B-HX-AS) sejumlah 2 Bh
Sub Woofer System 15" (Z-FB152B) sejumlah 2 Bh
Wheaterproff Loudspeaker System (ZS-760B-AS) sejumlah
20 Bh
Monitor Speaker 12" (ZS-HS120B) sejumlah 4 Bh
3. Installation
Material dan Jasa Instalasi
- Pemasangan dan Instalasi Ceiling Speaker
- Pemasangan dan Instalasi Line Array Speaker
- Pemasangan dan Instalasi monitor Speaker & subwoofer
- Pemasangan dan Instalasi Wheatherprof speaker
- Pemasangan dan Instalasi Inlet Mic
- Prelim
Testing & Commisioning
Untuk pekerjaan instalasi dilakukan oleh Tenaga Ahli
profesional.
I. PEKERJAAN KANOPY TANGGA
Pemasangan rangka atap kolom dan kuda – kuda serta gording harus
dikerjakan oleh tenaga ahli dibidang tersebut.
Demikian juga untuk pekerjaan penutup atap harus dikerjakan
tenaga ahli dibidang itu untuk mendapatkan garansi resmi dari
pabrik pembuat.
Pekerjaan tersebut diatas bisa danggap prestasi / dimasukkan dalam
bobot laporan mingguan jika Kontraktor telah menyerahkan surat
jaminan dari pabrik
Besi Kotak 5/10, t = 1,2 mm (ex. Spindo) sepanjang 96.36
m’
Besi Kotak 4/6, t = 1,2 mm (ex. Spindo) sepanjang 57.84 m’
Pasang Atap Zinkalume, t = 0,35mm selebar 68.86 m2
Jasa Pasang Rangka Kanopi untuk luas 58.28 m2
Pengecatan Besi seluas 40.48 m2
J. PEKERJAAN LAIN_LAIN
Pengadaan APAR 6 Kg (powder) + Breket ex. Tonata sejumlah 6 unit
Pengadaan APAR 3 Kg (powder) + Breket ex. Tonata sejumlah 3 unit
Huruf Lettering Plat Besi Laser Cutting, tebal = 3mm
- Pasang Plat Besi Laser Cutting, tebal = 3mm (2 sisi) seluas 29.04
m2
- Pasang Plat Besi, tebal = 3mm (Tutup 2 sisi) seberat 230.67 kg
- Pasang Dudukan Letering Besi Kotak 4/6, t= 1,2mm sepanjnag
46.24 m2
- Jasa Rakit dan Pemasangan untuk luas 16.70 m2
- Pengecatan Besi seluas 39.28 m2
II. KONSTRUKSI SUMUR BOR
A. PEKERJAAN PERSIAPAN
1. Pembersihan Lokasi
Kontraktor harus mengajukan usulan kepada direksi atau
pengawas lapangan tentang peralatan dan perlengkapan yang
dibutuhkan untuk kontruksi sumur dan penempatannya pada
Lokasi pengeboran. Setelah usulan tersebut disetujui oleh direksi
atau pengawas lapangan maka pekerjaan persiapan Lokasi dapat
dimulai.
Apabila diperlukan dan diminta oleh direksi atau pengawas
lapangan , kontraktor harus memasang lapisan batu pada site
pengeboran sehingga jadi lebih tinggi dari sekitarnya untuk
menghindari genangan air (terutama pada musim hujan)
2. Pembuatan Kolam Sirkulasi Lumpur
Penempatan Kolam lumpur harus sedemikian rupa sehingga
lumpur yang keluar dari lubang bor langsung dialirkan melaui alat
shale shaker vibrating screen, atau ayakan yang bergetar, menuju
ke dalam kolam pengendap.
Selanjutnya cutting akan mengendap dan lumpur terus mengalir
ke dalam kolam lumpur pertama yang dibuat sedemikian rupa
sehingga aliran cukup tenang sehingga mampu mengendap
material-material yang berbutir halus. Lumpur kemudian mengalir
ke kolam lumpur kedua untuk kemudian dipompa Kembali ke
dalam sumur.
Ppia hisap dari pompa lumpur yang dimasukkan dalam kolam
lumpur kedu harus ditempatkan dalam jarak yang agak jauh dari
saluran tempat datangnya lumpur kolam pertama sehingga
lumpur tersebut tidak langsung terhisap oleh pompa karena
kemungkinan masih terdapatnya material halus/kootoran,.
Kedalaman pembenaman ujung pipa hisap tidak boleh terlau dekat
dengan dasar kolam untuk menghindari terhisapnyanya material-
material yang terendap.
Untuk pengemboran denagn metode yang lain. Direksi akan
memberi petunjuk selanjutnya pada saat akan dimulainya operasi
pengeboran.
3. Mobilisasi / Demob Peralatan dan tenaga
Sebelum pekerjaan lapangan dimulai, dilakukan mobilisasi atau
mendatangkan peralatan dan bahan-bahan pemboran beserta
personelnya ke lokasi pemboran. Tahap mobilisasi ini dilakukan
secara bertahap sesuai dengan kebutuhan lapangan.
B. PEKERJAAN PENGEBORAN
Sumur yang akan dikerjakan oleh kontraktor adalah jenis sumur
produksi dengan kedalaman 50m denagn menggunakan pipa PVC AW 8”
serta Scren PVC AW diameter 8”.
Pipa saringan (screen) akan dipasang pada lapisan yang diperkirakan
sebagai aquifer dan pipa naik berupa pipa buta dipasang pada lapisan
yang diperkirakan bukan aquifer. Pelaksanan kontruksi sumur dilakukan
setelah kontraktor memperoleh gambar kontruksi yang didesain
berdasarkan data-data yangdiperoleh selam pengeboran dan hasil
pelaksanaan penampangan geofisika (electrical logging). Gambar
kontruksi sumur berisikan diameter, Panjang dan posisi baik pipa
jambang, pia naik, maupun screen
1. Pengeboran pilot hole Ø 8" ¾ sedalam 50 m”
2. Pembesaran lubang Ø 8" ke 12" sepanjang 50 m”
3. Electric Loging sebanyak 1 kali
4. Pengadaan dan pemasangan pipa konstruksi sumur :
Pas pipa cassing PVC Ø 8" sepanjang 30 m’
Pas screen pip PVC Ø 8" sepanjang 20 m’
5. Pengadaan dan pemasangan Gravel Pack sebanyak 1.62 m3
6. Pembersihan Sumur :
Pencucian sumur dengan metode Air Lifting (1 jam) selama 12
jam
7. Sementasi dan pengecoran lantai sumur 0.41 M3
C. PEKERJAAN PENGUJIAN
Setelah instalasi selesai dilakukan maka kontraktor melakukan
pengujian.
1. 'Uji pemompaan (1 jam)* dilakukan pengujian 12 jam
D. PEKERJAAN PEMBUATAN WEEL HEAD
Adapun item pekerjaan weel head adalah sebagai berikut :
1. Galian Tanah = 0.29 m3
2. Pasang Urugan Pasir = 0.12 m3
3. Pasang Beton Rabatan K100 = 0.36 m3
4. Pasang Batu bata Camp. 1PC:4PP = 1.20 m2
5. Pasang Plesteran Camp. 1PC:6PP = 2.40 m2
6. Tutup dari Plat Besi 90cm x 90 cm = 1 bh
7. Pasang Pipa PVC Ø 3" = 52 m’
8. Pasang SOCK PVC Ø 3" (sock drat dalam & luar) = 26 bh
9. Pasang Flange pipa PVC Ø 8" = 1 BH
10. Pasang Elbow PVC 90 Ø 3" = 4 BH
E. PEKERJAAN POMPA DAN ELEKTRIKAL
Pekerjaan pompa dan elektrikal dlakukan oleh Tenaga Ahli yang memiliki
sertifikat keahlian. Berikut detail dan rincian pekerjaan Pengadaan dan
Instalasi pemasangan POMPA
1. Pekerjaan Pompa
Submersible Deep Well, (Pump Vansan Tipe VSP SS 06045/03)
(1Set)
Panel Kontrol Standart 5,5kW/3x380Volt/DOL/2WLC (1 Set)
Pasang pompa dorong Lama dari Ground tank ke tandon
sebanyak 4 bh
2. Pekerjaan Elektrikal
Pemasangan Baru dan Instalasi Listrik 23.000 VA sebanyak 1
Unit
Panel Listrik 3 Phase sebanyak 1 Unit
Kabel Power Pompa ( NYYHY 4 x 4 mm ) sepanjang 60 M’
Kabel WLC Pompa submersibel(NYYHY 3 x 1,5 mm) sepanjang
60 M’
Kabel Pressure Transmiter (NYYHY 2 x 1,5 mm) sepanjang 60
M’
Kabel WLC tandon( NYYHY 3 x 1,5 mm ) (4 titik) sepanjang 300
M’
Pasang otomatis tandon sejumlah 4 Bh
3. Pekerjaan Accesories
Tali Tambang 16 mm sepanjang 50 m’
Pasang Pipa PVC 2" dari ground tank ke tandon sepanjang 64
m’
III. RUMAH POMPA
A. PEKERJAAN PERSIAPAN
1. Pembersihan Lapangan
Lokasi kerja harus bersih dari berbagai barang/sampah yang tidak
diperlukan. Setelah serah terima lahan dari PPK yang disaksikan
oleh konsultan pengawas, segera dilakukan pembersihan lahan.
Sasaran pembersihan adalah lokasi site atau tempat akan
dilaksanakannya pekerjaan konstruksi benar-benar bersih dari
berbagai benda dan sampah yang dapat mengganggu kegiatan,
atau bahkan mengurangi mutu hasil pekerjaan.
2. Pengukuran dan Pasang Bowplank
Pekerjaan bouwplank dilaksanakan untuk menentukan koordinat
bangunan rencana berikut penentuan elevasi agar diperoleh posisi
bangunan yang sesuai dengan rencana.
Bahan yang dipakai :
Tiang : Kayu bekisting ukuran minimum 5 / 7 cm jarak min 100
cm.
Papan duga : Kayu bekisting ukuran 3 / 20 cm yang
diketam satu sisi / permukaan atasnya.
Tiang penyangga papan bouwplank harus menancap kuat kedalam
tanah dengan jarak interval maximum 1,50 m tegak lurus. Jarak
dari galian paling tepi dibuat 2.00 m .
Papan duga dibuat dengan elevasi + 0.50 dari lantai rencana dan
dipaku 2 bh pada setiap tiang. Elevasi lantai rencana ditentukan
nanti dilapangan
3. Bongkar Plat Beton
Pelaksanaan pembongakaran plat beton dilakukan dengan
petunjuk konsultan pengawas atau pihak Direksi. Dilakukan
dengan hati-hati tidak merusak bangunan sekitarnya.
B. PEKERJAAN TANAH DAN URUGAN
Semua pekerjaan tanah dan urugan harus dikerjakan sesuai dengan
panjang, kedalaman dan kemiringan dan lingkungan yang diperlukan,
adapun untuk pemindahan tanah tidak dibutuhkan lagi maka galian
tanah tersebut akan digunakan baik untuk urugan atau dibuang sesuai
petunjuk dan persetujuan Direksi dan Konsultan Pengawas
Dimensi galian dan urugan disesuaikan dengan gambar perencanaan
yang telah ada. Bila ada ketidakjelasan yang berkaitan dengan pekerjaan
galian maka Pelaksana wajib meminta penjelasan pada Konsultan
Pengawas.
1. Galian Tanah Pondasi Sedalam 1m = 8.63 m3
2. Pasang Urugan Pasir Bawah Pondasi = 0.72 m3
3. Pasang Urugan Pasir Bawah Lantai = 1.16 m3
4. Pasang Urugan Tanah Kembali = 4.19 m3
5. Pasang Urugan Tanah dlm Bangunan (Bekas Galian) = 11.29 m3
6. Pemadatan Tanah = 4.44 m3
7. Pasang Urugan Tanah dalam Bangunan (Baru) = 6.85 m3
C. PEKERJAAN PASANGAN DAN PLESTERAN
Setelah bahan material didatangkan kemudian diletakkan dilokasi
dekat dengan rencana titik yang akan ditentukan dengan syarat tidak
menggangu aktifitas pelaksanaan pekerjaan dan aktifitas lainnya.
Landasan yang akan menerima setiap batu juga harus dibasahi dan
selanjutnya landasan dari adukan harus disebar pada sisi batu yang
bersebelahan dengan batu yang akan dipasang.
Adapun item pekerjaan Pasangan dan Plesteran DiRumah pompa
adalah sebagai berikut :
1. Pasang Anstampeng = 1.44 m3
2. Pasang Pondasi Batu Kali, Camp. 1 PC : 6 PP = 12.44 m3
3. Pasang Batu bata, camp 1 PC : 6 PS = 27.74 m2
4. Pasang Plesteran Dinding, Camp. 1 PC : 4 PP = 66.88 m2
5. Pasang Plesteran Dinding, Camp. 1 PC : 6 PP = 50.94 m2
6. Pasang Acian = 147,74 m2
7. Pasang Benangan Sudut 1 PC : 2 PP = 32.58 m’
D. PEKERJAAN BETON
Apabila Kontraktor Pelaksana hendak memulai pekerjaan pengecoran
beton, maka Kontraktor harus memberitahukan secara tertulis kepada
Direksi kapan pengecoran dilaksanakan. Paling lambat 1 x 24 jam
sebelumnya, dan selanjutnya akan dilakukan “joint inspection”.
Dalam pengecoran beton Kontraktor pelaksana diwajibkan melindungi
beton yang baru dicor terhadap sinar matahari langsung, angin dan
hujan sampai beton mengeras secara wajar.
Pekerjaan Beton dibangunan Rumah Pompa adalah sebagai berikut ;
1. Pasang Lantai Kerja, Mutu K100 = 0.19 m3
2. Pasang Footplate F1, Mutu K225
- Pasang Beton K225 = 0.77 m3
- Pasang Pembesian Polos ø12-150 & ø12-150 = 123.26 kg
- Pasang Bekisting Pondasi = 3.84 m2
3. Pasang Kolom Pedestal K1 15/20, Mutu K225
- Pasang Beton K225 = 0.41 m3
- Pasang Pembesian Polos 6ø12 & ø8-150 = 103.85 kg
- Pasang Bekisting Pondasi = 8.82 m2
4. Pasang Sloof 15/20, Mutu K175
- Pasang Beton K175 = 0.36 m3
- Pasang Pembesian Polos 4ø12 & ø8-150 = 64.84 kg
- Pasang Bekisting Pondasi = 4.80 m2
5. Pasang Kolom K1 15/20, Mutu K225
- Pasang Beton K225 =0.47 m3
- Pasang Pembesian Polos 6ø12 & ø8-150 =108.20 kg
- Pasang Bekisting Pondasi = 6.12 m2
6. Pekerjaan Pembalokan
Pasang Balok B1 15/20, Mutu K225
- Pasang Beton K225 = 0.47 m3
- Pasang Pembesian Polos 7ø12 = 110.17 kg
- Pasang Pembesian Polos ø8-100 & ø8-150 =30.24 kg
- Pasang Bekisting Balok = 2.99 m2
Pasang Balok Konsol BK 15/30/20, Mutu K225
- Pasang Beton K225 = 0.08 m3
- Pasang Pembesian Polos 7ø12 & ø8-15 = 27.17 kg
- Pasang Bekisting Balok = 1.01 m2
Pasang Balok Latai 12/15, Mutu K175
- Pasang Beton K175 = 0.03 m3
- Pasang Pembesian Polos 4ø10 & ø8-150 = 7.71 kg
- Pasang Bekisting Balok = 0.69 m2
7. Pekerjaan Pelat
Pasang Pelat Atap, t = 10cm, Mutu K225Pasang Balok Konsol
BK 15/30/20, Mutu K225
- Pasang Beton K225 = 1.54 m3
- Pasang Pembesian Polos ø10-150 = 137.50 kg
- Pasang Bekisting Balok = 16.99 m2
Pasang Pelat Lantai, t = 10cm, Mutu K225
- Pasang Beton K225 = 1.10 m3
- Pasang Pembesian Polos ø10-150 = 92.97 kg
8. Pasang Rabat Bawah Lantai, mutu K100 = 0.44 m3
E. PEKERJAAN KUSEN
Pintu Besi
Pemasangan kusen pintu Canal C125 dilakukan setelah pekerjaan
acian dinding selesai dilaksanakan . Khusus kusen pintu , pada setiap
tempat dimana engsel pintu diletakkan agar dipasang angkur besi
dilas ke kolom hal ini dimaksudkan untuk memperkuat posisi skrup
engsel.
Daun pintu besi
Kusen : Besi Canal C 125
Rangka : Besi Kotak 4/6, t = 1,6 mm (spindo)
Penutup : Plat Besi 3 mm
Engsel : Engsel Besi (pabrikasi)
Grendel : Grendel Besi.
BV
Angin-angin atau Boovenlight (BV) menggunakan plat besi 2,6 mm
dan besi beton d12 yang dipasang dengan las listrik, dan dipasang ke
dinding dengan menggunakan sekrup. Finish menggunakan cat besi.
Pekerjaan Kusen dibangunan Rumah Pompa adalah sebagai berikut:
1. Pasang Kusen Pintu Besi Type PB = 1 Unit
2. Pasang Ruji Angin - Angin Type BV = 7 Unit
3. Pasang Grendel dan Gembok Besi (Komplit) = 2 Bh
F. PEKERJAAN FINISHING
Secara umum, prosedur pengecatan mengikuti tata cara yang
dianjurkan oleh masing masing pabrik pembuat yang biasanya prosedur
pengecatan ada dalam setiap kemasan akan tetapi perlu ditekankan
disini bahwa sebelum pekerjaan pengecatan dimulai, bidang yang akan
dicat harus betul betul bersih dari segala kotoran, minyak dan noda
lainnya. Pengecatan tembok hanya boleh dilakukan jika dinding sudah
kering, yang harus dibuktikan dengan alat water content test
1. Pengecatan Dinding Exterior (Nippon Paint Waterfountain) seluas
47.44 m2
2. Pengecatan Dinding Interior (Nippon Komilex) 1102 White seluas
29.80 m2
3. Pengecatan Plafon (Nippon Komilex) 1102 White seluas 17.32 m2
4. Pengecatan Besi seluas 9.09 m2
G. PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK
a. Untuk keperluan ini kontraktor dapat menugaskan pihak ke tiga
(instalatir) yang mempunyai sertifikat dari PLN setempat dengan
mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari pengawas secara
tertulis. Kontraktor tetap bertanggung jawab atas pekerjaan instalasi
yang dikerjakan oleh pihak ke tiga.
b. Sebelum melaksanakan pekerjaan instalasi tersebut kontraktor harus
membuat gambar/diagram instalasi dengan skala 1 : 100 dengan
mendapat persetujuan Pengawas.
c. Pemakaian bahan-bahan harus barang baru yang tidak ada cacat,
berkualitas baik dan memenuhi syarat keamanan kerja.
d. Sebelum bahan-bahan tersebut di pasang, supaya diperlihatkan
terlebih dahulu kepada Pengawas untuk diperiksa kualitas dan
mendapat persetujuan.
e. Pada tiap-tiap penyambungan kawat dipergunakan las dop.
f. Pada tempat-tempat persilangan dan penyeberangan diatas tembok,
maka kawat itu dimasukkan kedalam pipa sebagai pengaman.
g. Semua kawat yang dimasukkan kedalam pipa, tidak boleh ada
sambungan.
h. Tarikan kawat diatas harus cukup tegang dan kencang tetapi isolasi
tidak boleh rusak karenanya.
i. Adapun detail rincian pekerjaan instalasi listrik adalah sebagai
berikut :
1. Pasang Titik Lampu = 1 titik
2. Pasang Saklar Tunggal (Panasonic) = 1 Bh
3. Pasang Lampu Downlight Outbow LED 18w (Meval) = 1 Bh
PEKERJAAN LAIN-LAIN
Melakukan pengukuran kembali lokasi pekerjaan existing dengan pengawas
Mengambil foto Dokumentasi 0%,50% dan 100% pada setiap item Pekerjaan
Semua item pekerjaan supaya mengikuti Spesifikasi Teknis, RKS, Gambar atau
Arahan dari Direksi
Hal-hal yang tidak tercantum dalam lingkup ini khususnya yang menyangkut
masalah teknis serta pekerjaan penambahan, pengurangan dan pemindahan
supaya berkonsultasi dengan Pejabat Pembuat Komitmen dan disetujui oleh
semua Kepala Bidang dan Diketahui kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan
Perumahan Permukiman Kabupaten Situbondo.| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 19 May 2017 | Peningkatan Saluran Irigasi Cempaluk (Dak Penugasan) | Kab. Situbondo | Rp 370,000,000 |