| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0028664209815000 | Rp 1,235,263,500 | 94.85 | 95.88 | - | |
CV Mitra Saudara Consultant | 09*2**3****16**0 | - | - | - | - |
Fasum Mandiri | 04*3**6****51**0 | - | - | - | Tidak memiliki NIB dan SBU jasa Konsultansi |
| 0024633901805000 | - | - | - | - | |
| 0022652663541000 | - | - | - | - | |
| 0029743283801000 | - | - | - | - | |
PT Geoinfotech Indonesia | 07*6**1****03**0 | - | - | - | - |
| 0749278180811000 | - | - | - | - | |
PT Arina Adicipta Konsultan | 0031421134805000 | - | - | - | - |
| 0401941398542000 | - | - | - | - | |
CV Atkomai Permai | 00*8**9****55**1 | - | - | - | - |
CV Sa Papua Sejahtera | 03*5**4****51**0 | - | - | - | - |
Patonro Naapapua Konsultan | 05*7**5****51**0 | - | - | - | - |
CV Irhom Irom Homi | 04*2**5****51**0 | - | - | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
PEMETAAN TANAH ULAYAT MASYARAKAT HUKUM ADAT
DI KABUPATEN SORONG
A. Latar Belakang
Pemetaan Tanah Ulayat Masyarakat Hukum Adat/Masyarakat Adat di Papua karena
dianggap penting untuk menjamin dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat
setempat, dan untuk menjamin, mengakui, dan menghormati kesatuan masyarakat hukum adat
serta hak-hak tradisionalnya. Pada dasarnya Pemerintah menjamin dan mengakui kesatuan
hukum adat serta hak-hak tradisionalnya sepanjang masih sesuai dengan prinsip Negara
Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), pengakuan hak-hak masyarakat adat ini terhadap tanah
diakui oleh negara maka seluruh tanah adat harus dipetakan dengan batas-batas wilayahnya.
Mayoritas Suku Moi sangat mendukung kebijakan Pemerintah Kabupaten Sorong tentang
penetapan batas wilayah adat, mereka berharap pelaksanaan penetapan batas wilayah adat
segera dilakukan. Hasil pemetaan tanah ulayat masyarakat hukum adat/masyarakat adat (peta
wilayah adat). Akan dijadikan sebagai salah satu prasyarat pengusulan penetapan keberadaan
dan wilayah adat kepada Bupati Sorong. Keseluruhan proses pemetaan tanah ulayat
masyarakat hukum adat akan didukung oleh Dewan Adat di masing-masing wilayah adat
yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Sorong, ini merupakan wujud dukungan bersama
terhadap akselerasi operasionalisasi kebijakan penetapan MHA dan wilayah adat, hal tersebut
diharapkan menjadi contoh praktek baik untuk Sub Suku Moi di wilayah Kabupaten Sorong.
B. Tujuan Kegiatan
1. Memetakan batas luar wilayah adat 6 (enam) marga pemilik ulayat di Distrik Mariat
dan Distrik Mayamuk, Kabupaten Sorong.
2. Menyusun peta spasial wilayah 6 (enam) marga pemilik ulayat di Distrik Distrik
Mariat dan Distrik Mayamuk, Kabupaten Sorong.
C. Hasil yang Diharapkan
1. Terpetakannya wilayah adat (batas luar) 6 (enam) marga pemilik ulayat di Distrik
Mariat dan Distrik Mayamuk, Kabupaten Sorong; dan
2. Tersusunnya peta spasial wilayah adat 6 (enam) marga pemilik ulayat di Distrik
Mariat dan Distrik Mayamuk, Kabupaten Sorong.
D. Keluaran
Keluaran dari kegiatan Pemetaan Tanah Ulayat Masyarakat Hukum Adat/Masyarakat
Adat di Distrik Mariat dan Distrik Mayamuk, Kabupaten ini adalah Terpetakannya
wilayah adat marga pemilik ulayat dan tersusunnya peta spasial wilayah adat pemilik
ulayat di Distrik Mariat dan Distrik Mayamuk Kabupaten Sorong, sesuai dengan
Peraturan Daerah Kabupaten Sorong Nomor 10 Tahun 2017 tentang Pengkuan dan
Perlindungan Masyarakat Hukum Adat Moi di Kabupaten Sorong dan Peraturan Bupati
Sorong Nomor 6 Tahun 2020 tentang Pedoman Pengakuan dan Penetapan Keberadaan
Masyarkat Hukum Adat Moi Atas Tanah dan Hutan Adat di Kabupaten Sorong.
E. Jangka Waktu Penyelesaian Kegiatan
Jangka waktu pelaksanaan kegiatan Pemetaan Tanah Ulayat Masyarakat Hukum
Adat/Masyarakat Adat di Kabupaten Sorong diselesaikan dalam jangka waktu 5 bulan
atau 150 (seratus lima puluh) hari kalender terhitung sejak diterbitkannya SPMK.