| 0032775561951000 | Rp 8,538,616,007 | |
| 0021385992955000 | - | |
CV Alfan Ombin | 0719102741951000 | - |
| 0929122752955000 | - | |
Nikibham Mandiri Perkasa | 09*4**3****52**0 | - |
| 0955032511811000 | - | |
| 0750638777955000 | - | |
CV Indo Papua Jaya | 04*9**9****51**0 | - |
PEMERINTAH KOTA SORONG
DINAS CIPTA KARYA DAN PENATAAN RUANG
Jl. Burung Merpati - Remu Utara, Kota Sorong
SPESIFIKASI TEKNIS
PEKERJAAN :
LANDSCAPE, PAGAR HALAMAN, PINTU GERBANG
DAN POS JAGA KANTOR WALIKOTA SORONG
TAHUN ANGGARAN 2023
SPESIFIKASI BAHAN KONSTRUKSI
PEKERJAAN : LANDSCAPE, PAGAR HALAMAN, PINTU GERBANG D AN POS JAGA KANTOR WALIKOTA SORONG
LOKASI : KOTA SORONG
TAHUN ANGGARAN : 2023
No. URAIAN JENIS BAHAN SPESIFIKASI TEKNIS YANG DISYARATKAN FABRIK/MEREK YANG DISARANKAN
Batu Bulat Belah Ukuran : 5 - 7 cm Lokal
Batu Split Pecah Ukuran : 2 - 3 cm Batu pecah dengan mesin Lokal
Batu Bata 5 x 11 x 22 (20) Ukuran : 5 x 11 x 22 cm Lokal
Bata ringan / Hebel Ukuran : 10 x 20 x 60 cm Grand elephant, Bricon, atau setara
7,5 x 20 x 60 cm
Batu Tela 7x14x28 Spek : HB20, 7 x 14 x 28 cm Grand elephant, Bricon, atau setara
Pasir Urug Spek : Ukuran butir 0,075-5 mm, Kadar lumpur < 5% Lokal
Pasir Pasang Spek : Ukuran butir 0,075-5 mm, Kadar lumpur < 5% Lokal
Pasir Beton Spek : Ukuran butir 0,075-5 mm, Kadar lumpur < 5% Lokal
Pasir Batu (Sirtu) Spek : Ukuran butir 2 - 5 mm, Kadar lumpur < 5% Lokal
Tanah Urug pilihan Spek : Bersih dari unsur unsur lain Lokal
Portland Cement Type : 50 Kg/ Zak Tonasa Atau Setara
Semen warna (40 kg) Type : 40 Kg/ Zak Tonasa Atau Setara
Perekat bata ringan Type : 40 Kg/ Zak MU, Dura, Leo, atau setara
Plester bata ringan Type : MU-301, PM-200, 40 Kg/ Zak MU, Dura, Leo, atau setara
Semen mortar warna abu (Acian bata ringan) Type : 40 Kg/ Zak Tiga Roda atau setara
Seng Plat BJLS 0,20 lebar 55 cm Type : BJLS 0,20, Lebar 55 cm
: BJLS 0,30, Lebar 90 cm
Seng Gelombang BJLS 0,20 panjang 180 cm Type : BJLS 0,20, Panjang 180 cm
Atap Spandek 5 mm Type : Zincalume
No. URAIAN JENIS BAHAN SPESIFIKASI TEKNIS YANG DISYARATKAN FABRIK/MEREK YANG DISARANKAN
Atap ONDULINE TILE 0,3Cm Type : DR
Dolken Ukuran : 8 /10 x 400 cm
Papan Kls I Tebal : 2,5 Cm Bayam, Jati
Papan Kls II Tebal : 2,5 Cm Lokal
Papan Kls III Tebal : 2,5 Cm Lokal
Balok Kls I Ukuran : 6 x 12 cm Bayam, Jati
Balok Kls II Ukuran : 6 x 12 cm Lokal
: 5 x 7 cm Lokal
Kayu Kls III Ukuran : 7 x 7 cm Lokal
Keramik
Keramik Dinding Km/WC Ukuran : 20 x 25 cm Ex Mulia, Asia tile atau setara
Keramik Lantai : 40 x 40 cm Ex Mulia, Asia tile atau setara
Keramik Lantai Anti Slip : 40 x 40 cm Ex Mulia, Asia tile atau setara
Pek. Pas.Granite Warna Muda G.U : 60 x 60 cm Ex Mulia, Asia tile atau setara
Keramik Lantai KM/WC : 20 x 20 cm Ex Mulia, Asia tile atau setara
Marmer untuk pasangan pada dinding gedung Utama : 100 x 100 cm Ex Mulia, Asia tile atau setara
Granit pada Optride dan Antride : 60 x 60 cm Ex Mulia, Asia tile atau setara
Keramik dinding GWT, putih polos : 20 x 20 cm Ex Mulia, Asia tile atau setara
Batu Paras Ukuran :
Granite tile Ukuran : 60 x 60 cm Ex Mulia, Asia tile atau setara
: 10 x 40 cm, Plint
: 10 x 60 cm, Plint
Marmer Ukuran : 100 x 100 cm Ex Mulia, Asia tile atau setara
Paku - (reng, usuk, plafond) Ukuran : 5 - 12 cm Wowo, Flash, atau setara
Mur Baut (kuda-kuda) Ukuran : Ø 1/2", panjang 20-25 cm
Skrup Fixer Ukuran : 5 - 12 cm Wowo, Flash, atau setara
Dinabolt Ukuran : 10 - 15 cm, Ø 12 mm Wowo, Flash, atau setara
Skrup Ukuran : 5 - 12 cm Wowo, Flash, atau setara
Besi beton polos Ukuran : Semua Ukuran, Panjang 12 m SNI, Krakatau Steel atau setara
No. URAIAN JENIS BAHAN SPESIFIKASI TEKNIS YANG DISYARATKAN FABRIK/MEREK YANG DISARANKAN
Besi beton ulir Ukuran : Semua Ukuran, Panjang 12 m SNI, Krakatau Steel atau setara
Besi Baja Type : WF Beam 250 x 125 x 6 x 9
: Siku IWF 250 x 125 x 6 x 9
: C 125 x 50 x 20 x 3,2
Baja Ringan Galvalume Type : CT75, Taso, Alfa Prima, Cilegon, atau setara
Lebar : 7,5 cm
Tebal : 1 mm
Berat : 6,8 Km/Btg (Pjg 6m)
Type : CT75, Taso, Alfa Prima, Cilegon, atau setara
Lebar : 7,5 cm
Tebal : 0,65 mm
Berat : 4,3 Km/Btg (Pjg 6m)
Type : RT12, Taso, Alfa Prima, Cilegon, atau setara
Lebar : 3,5 cm
Tebal : 0,45 mm
Hollow galvanis Ukuran : 3,6 x 3,6 cm, tebal 3 mm SNI
Besi Hollow Ukuran : 4 x 4 cm, tebal 2 mm SNI
Kawat Beton/bendrat Type : BWG21, Ø 1 mm SNI
Kawat Wiremesh Type : 50 x 50 mm SNI
Profil Allum"T" Type
Kusen Pintu dan Jendela Type : Aluminium 4" Alexindo atau setara
Rangka pintu dan jendela (ex. Alexindo)
ACP Ukuran : 1220 x 2440 mm, Tebal 4 mm Seven atau setara
Acoustic Board uk. 30 X 60 cm Ukuran : 30 x 60 cm Armstrong, Owa, NDF, atau setara
: 60 x 120 cm
List Profil Jenis : Gipsum 4 x 4 mm Jayaboard, Gypboard atau setara
Gypsum board Ukuran : 120 x 240 mm, Tebal 9 mm Jayaboard, Gypboard atau setara
Plafond Akustik Ukuran : 60 x 120 cm Armstrong, Owa, NDF, atau setara
No. URAIAN JENIS BAHAN SPESIFIKASI TEKNIS YANG DISYARATKAN FABRIK/MEREK YANG DISARANKAN
Teakwood Ukuran : 0,9 x 2,1 m, Tebal 3mm SNI
: 0,9 x 2,1 m, Tebal 4mm
Triplek Ukuran : 1,2 x 2,4 m, Tebal 4 mm SNI
: 1,2 x 2,4 m, Tebal 9 mm
Cat dasar kayu Spek : 5 Kg/Klg Yoko, Avian, atau setara
Plamur tembok Spek : 5 Kg/Klg Nipon, Mowilex, Avian
Cat tembok (dasar) Spek : 25 Kg/Klg Cathilac, Propan, ICI Dulux, Mowilex
Cat Tembok (interior) Spek : Acriclic Emulsion Cathilac, Propan, ICI Dulux, Mowilex
Cat Tembok (exterior) Spek : Wheathershield Cathilac, Propan, ICI Dulux, Mowilex
Cat waterprof Spek : Styrene acrylic Aqua Proof, Nodrop, atau setara
Thinner A Spek : Pengencer Nipon, Dulux, Impala
Minyak Beton & bekisting Sika atau setara
Kaca polos/ bening Tebal : 3 mm SNI
: 5 mm
: 10 mm
Kaca Timbal Tebal : 10 mm SNI
Kaca tempered Tebal : 12 mm SNI
Kunci Tanam Biasa Type : Standar, 2x Putar Anchor, atau setara
Floorhinge Spek : Material Stainless Dorma, atau setara
Kunci tanam lantai Spek : Material Cover Stainless Dorma, atau setara
Pegangan Pintu Spek : Stainless
Engsel Angin Spek
Engsel Pintu Kuning Type : Standar, kuningan
Kunci selot Type : Standar Alfiro, Dows, atau setara
Door Closer Spek
No. URAIAN JENIS BAHAN SPESIFIKASI TEKNIS YANG DISYARATKAN FABRIK/MEREK YANG DISARANKAN
Rolling door Besi Spek
Glasswool Spek : Density 20
Closed Duduk Type : Keramik, Warna Putih Toto, Ina, atau setara
Closed Jongkok Type : Keramik, Warna putih Toto, Ina, atau setara
Wastafel Pedestal Type : Keramik, Warna putih Toto, Ina, atau setara
Kran Air Spek : Stailnlessteel, Uk. 1/2" Toto, Ina, atau setara
Floor drain Type : Square flanged, TX1 BN Toto, Ina, atau setara
Urionir Type : Keramik, Warna putih Toto, Ina, atau setara
PEKERJAAN MEP
Pekerjaan Penerangan dan Stop Kontak SNI
Philips Downlight ERIDANI 150 5W 65K WH Recessed LED Putih SNI
Lampu Led strip SNI
Saklar Ganda (seri) SNI
Panel Box SNI
Testing & Comisioning
SPESIFIKASI PERALATAN KONSTRUKSI
PEKERJAAN : LANDSCAPE, PAGAR HALAMAN, PINTU GERBANG DAN POS JAGA KANTOR WALIKOTA SORONG
LOKASI : KOTA SORONG
TAHUN ANGGARAN : 2023
NO. JENIS ALAT KAPASITAS JUMLAH
1 Exavator 80 - 140 Hp 1Unit
2 Vibrator Roller 5 - 8 Ton 1Unit
3 Motor Grader 100 - 150 Hp 1 Unit
4 Dump Truck 3 - 4 Ton 2 Unit
5 Concrete Mixer 0,5 M3 3 Unit
6 Generator Set 5000 Watt 1 Unit
6 Stamper 10 kN 1 Unit
SPESIFIKASI PROSES/KEGIATAN
PEKERJAAN : LANDSCAPE, PAGAR HALAMAN, PINTU GERBANG D AN POS JAGA KANTOR WALIKOTA SORONG
LOKASI : KOTA SORONG
TAHUN ANGGARAN : 2023
No. URAIAN PEKERJAAN PROSEDUR KERJA IDENTIFIKASI BAHAYA PERLENGKAPAN PENGAMAN TINGKAT RISIKO PENGENDALIAN RISIKO
A PEKERJAAN PERSIAPAN
1 Pengukuran a Pemborong melaksanakan pengukuran Tergelincir, tersandung dan Safety Boot, Pakaian Lengan Ringan Memakai sepatu safety agar
sesuai gambar dan hasilnya agar dilaporkan terjatuh, Tergores/Kulit Panjang dan celana tebal tidak mudah tergenlicir dan
untuk mendapatkan persetujuan Pemimpin Sobek, Terkena/Tertusuk tertusuk paku, serta
Kegiatan/Direksi. Paku menggunakan pakaian lengan
panjang dan celana tebal yang
b Penentuan ukuran dan sudut siku-siku,
nyaman
waterpass tetap dijaga dengan ketelitian yang
sebenar-benarnya menggunakan alat
waterpass/pesawat theodolith.
c Ukuran vertikal dan horizontal dilaksanakan
sesuai dengan gambar/petunjuk Direksi.
a Dibuat sesuai ukuran yang ditentukan dan RAB Terjatuh, Tertusuku Paku, Ringan Memakai safety boot, agar
2 Pembuatan Direksi Keet, Gudang Bahan, Bedeng Pekerja Safety Boot, Safety Belt, Helm
Tertimpa Bahan Kayu tidak mudah tergenlicir dan
tertusuk paku, Memakai
b Penempatan lokasi disetujui oleh pemilik
Safety Belt agar tidak terjatuh
kegiatan
dari bangunan dan
menggunakan helm
3 Listrik Kerja & Air Kerja a Listrik Kerja disediakan sesuai dengan Tersengat Listrik, Isolasi, Sarung Tangan & Helm, Sedang Membuat sambungan yang
kebutuhan dalam pelaksanaan pekerjaan Terkontaminasi Racun/Gas Masker baik, memakai sarung tangan
Beracun dan memakai helem,
b Air Kerja disediakan sesuai dengan kebutuhan Mmemakai sarung tangan dan
dalam pelaksanaan pekerjaan memakai masker
4 Mobilisasi dan Demobilisasi a Mobilisasi dilaksanakan pada saat awal Kecelakaan Lalu Lintas Safety Belt, Helm Sedang Memperhatikan rambu-
pekerjaan untuk pengangkutan tenaga kerja, rambu lalu lintas dan
peralatan kerja dan pengangkutan material dan menggunakan alat
bahan selama proses pelaksanaan pekerjaan keselamatan dalam
berkendara
b Demobilisasi dilaksanakan pada saat akhir
pekerjaan untuk pengangkutan tenaga kerja,
peralatan kerja
a Mengikuti dan Melaksanakan semua instruksi
B PEKERJAAN RK3K KONSTRUKSI
kerja
No. URAIAN PEKERJAAN PROSEDUR KERJA IDENTIFIKASI BAHAYA PERLENGKAPAN PENGAMAN TINGKAT RISIKO PENGENDALIAN RISIKO
C PEKERJAAN GALIAN DAN PONDASI
1 Pekerjaan Galian a Semua galian harus dilaksanakan sesuai dengan Tertimbun Longsoran Galian Helm, Safety Boot, Alat Komunikasi Ringan Membuat pagar pelindung
gambar dan syarat – syarat Tanah, Terjatuh ke dalam (HT) untuk galian, membuat turap
lubang galian, Terluka karena dan menjaga jarak terhadap
b Pekerjaan galian ini dapat dikerjakan secara
alat kerja yang digunakan peralat kerja (jika
manual (dengan tenaga manusia) atau dengan
munggunakan excavator alat
bantuan alat berat seperti excavator dan
galian lain)
backhoe.Pekerjaan ini dilaksanakan setelah
pekerjaan pengukuran. Kedalaman galian ini
akan disesuaikan dengan gambar kerja
c Dasar dari semua galian harus waterpas,
bilamana pada dasar setiap galian masih
terdapat akar – akar tanaman atau bagian –
bagian gembur, maka ini harus digali keluar
sedangkan lubang – lubang tadi diisi kembali
dengan pasir, disiram dan dipadatkan sehingga
mendapatkan kembali dasar yang waterpas.
2 Pekerjaan Timbunan/Urugan Kembali a Pekerjaan urugan ini meliputi seluruh detail Terluka karena alat kerja Helm, Safety Boot, Sarung Tangan Ringan Memakai pengaman tangan
yang disebutkan/ditunjukkan dalam gambar yang digunakan dan kaki
atau sesuai dengan petunjuk Direksi/Konsultan
Pengawas.
b pekerjaan timbunan tanah dipasangan pondasi
dengan tanah bekas galian yang dipadatkan dan
diratakan. Timbunan tanah yang diangkut ke
lokasi harus diperhatikan pada saat
penimbunan, maka direncanakan agar setiap
pasangan naik perlahan diiringi dengan
timbunan belakang pasangan
c Semua bagian/daerah urugan dan timbunan
harus lapis demi lapis, sehingga dicapai suatu
lapisan setebal 20 cm / yang diinginkan dalam
keadaan padat. Tiap lapis harus dipadatkan
sebelum lapisan berikutnya diurug.
3 Pasangan Pondasi Batu Belah a Pekerjaan pondasi harus dilaksanakan sesuai Tertimpa Batu, Tangan dan Helm, Safety Boot, Sarung Tangan Ringan Buat pagar pengaman, pakai
dengan gambar, ukuran dan syarat – syarat Kaki kena batu pengaman tangan dan kaki
b Hamparkan pasir sebagai lapisan terbawah
pondasi dan padatkan setinggi 20 cm atau
sesuai gambar kerja. Siram dengan air hingga
jenuh.
c Pasang Aanstamping (batu kosong) dengan
posisi batu tegak. Taburkan pasir di sela
Aanstamping dan siram dengan air hingga terisi
penuh.
d Susun batu kali diatas Aanstamping dengan
susunan yang kokoh dan saling bertautan satu
sama lain dengan adukan.
No. URAIAN PEKERJAAN PROSEDUR KERJA IDENTIFIKASI BAHAYA PERLENGKAPAN PENGAMAN TINGKAT RISIKO PENGENDALIAN RISIKO
e Pasir dan semen diaduk dengan perbandingan 1
semen dan 5 pasir. Tuangkan campuran air pasir
dan semen ke dalam batu kali sambal
dipadatkan dengan tongkat besi hingga semua
rongga yang terbentuk diatara batu terisi penuh.
D PEKERJAAN BETON
1 Lantai Kerja a Untuk lantai kerja dibawah pondasi dibuat Tertusuk Paku/Tertusuk Helm, Safety Boot, Sarung Tangan Ringan Memakai pengaman tangan
dengan ketebalan sesuai rencana. Benda Tajam dan kaki
b Buat adukan untuk lantai kerja dengan
campuran adukan 1PC : 3Psr : 5Krl atau B-0.
c Pastikan bahwa lokasi yang akan dipasang lantai
kerja sudah terdapat urugan pasir dengan
ketebalan yang sesuai rencana dan telah
diratakan.
d Bersihkan lokasi yang akan dipasang lantai kerja
dari sampah atau kotoran.
e Pasang patok dan leveling lantai kerja yang
dibutuhkan sebagai pola untuk menentukan
ketebalan. Bisa juga dengan terlebih dahulu
dibuat kepalaan dengan jarak per 1 m untuk
leveling lantai kerja.
f Tuangkan adukan lantai kerja ke area melalui
talang cor atau ember.
g Adukan lantai kerja diratakan dengan
menggunakan cangkul maupun sendok
adukan/raskam hingga ketinggian yang telah
ditentukan dengan cara melaksanakan tarikan
benang dari patok level satu dengan yang
lainnya.
2 Sloef, Kolom, Balok/Ring Balok a Menyiapkan Papan Bekisting, Besi Beton, dan Tertusuk Paku/Tertusuk Helm, Safety Boot, Safety Belt. Sedang Membuat Perancanh yang
Job Mix Design dan Job Mix Formula untuk Benda Tajam, Terjatuh baik, Memakai Safety Belt jika
pekerjaan sloof beton. berada pada ketinggian,
Memakai Helm, Memakai
b Menyiapkan sepatu kolom. Fungsinya agar
pengaman tangan dan kaki
bekisting tepat berada pada titik koordinatnya
sesuai dengan gambar perencanaan. Sepatu
kolom biasanya menggunakan besi stek yang
dibor pada lantai.
c Melakukan perakitan besi sesuai dengan soft
drawing.
d Memasang bekisting sloof/kolom/balok/ring
balok seperti pada gambar. Jangan lupa beton
decking atau tahu beton penyangga besi
tulangan. Tujuan beton decking ini untuk
menjaga jarak selimut beton agar tidak berubah
selama proses pengecoran.
No. URAIAN PEKERJAAN PROSEDUR KERJA IDENTIFIKASI BAHAYA PERLENGKAPAN PENGAMAN TINGKAT RISIKO PENGENDALIAN RISIKO
e Memasang sabuk sloof/kolom/balok/ring balok
pada bekisting kolom untuk memperkuat.
Ukuran sloof/kolom/balok/ring balok yang
digunakan relative sesuai dengan Soft Drawing.
Untuk mengunci sloof tersebut harus
menggunakan tie rod.
f Memasang pipa support Untuk menjaga
horizontal dari sloof/kolom/balok/ring balok
terhadap kolom.Untuk mendapatkan
sloof/kolom/balok/ring balok struktur yang
sempurna, bekisting tidak boleh miring ataupun
goyang saat pengecoran Oleh karena itu
pemasangan pipa support dinilai sangat
penting.
g Setelah kompenen bekisting dan besi serta celah
bekisting dirapatkan dan mendapatkan
persetujuan dari direksi, maka dilakukanlah
pengecoran beton sesuai dengan jenis beton
yang diinginkan. Untuk hasil pengecoran merata
harus dibantu dengan menggunakan alat
concreate vibrator.
3 Pembesian
- Poer a Ukuran besi Poer, Type Poer disesuaikan dengan Terluka dari alat yang Helm, Sarung Tangan, Sepatu, Kaca Sedang Menggunakan sarung tangan
Gambar Kerja digunakan sebagai pemotong Mata dan sepatu dan memakai kaca
besi, tekena serbuk besi dari mata.
b Besi poer dipotong sesui dengan ukuran dan
aktifitas pemotonan besi
type
c Besi Poer dirakit sesuai dengan potongan sesuai
gambar dan type
- Sloof a Ukuran besi Sloof, Type Sloof disesuaikan Terluka dari alat yang Helm, Sarung Tangan, Sepatu, Kaca Sedang Menggunakan sarung tangan
dengan Gambar Kerja digunakan sebagai pemotong Mata dan sepatu dan memakai kaca
besi, tekena serbuk besi dari mata.
b Besi Sloof dipotong sesui dengan ukuran dan
aktifitas pemotonan besi
type
c Besi Sloof dirakit sesuai dengan potongan sesuai
gambar dan type
d Besi Sloof dipasang diatas pondasi batu belah
secara horizontal, sesuai dengan gambar kerja
- Kolom a Ukuran besi Kolom, Type Kolom disesuaikan Terluka dari alat yang Helm, Sarung Tangan, Sepatu, Kaca Sedang Menggunakan sarung tangan
dengan Gambar Kerja digunakan sebagai pemotong Mata, Safety Belt dan sepatu dan memakai kaca
besi, tekena serbuk besi dari mata.
b Besi Kolom dipotong sesui dengan ukuran dan
aktifitas pemotonan besi,
type
Terjatuh
c Besi Kolom dirakit sesuai dengan potongan
sesuai gambar dan type
d Besi Kolom dipasang diatas Sloef secara vertikal
yang menerus kedalam yang telah disiapkan
sebelumnya dan bagian top besi kolom
melewati level lantai berikutya, sesuai dengan
gambar kerja
No. URAIAN PEKERJAAN PROSEDUR KERJA IDENTIFIKASI BAHAYA PERLENGKAPAN PENGAMAN TINGKAT RISIKO PENGENDALIAN RISIKO
- Balok/Ring Balok a Ukuran besi Balok, Type Balok disesuaikan Terluka dari alat yang Helm, Sarung Tangan, Sepatu, Kaca Berat Menggunakan sarung tangan
dengan Gambar Kerja digunakan sebagai pemotong Mata, Safety Belt dan sepatu dan memakai kaca
besi, tekena serbuk besi dari mata.
b Besi Balok dipotong sesui dengan ukuran dan
aktifitas pemotonan besi,
type
Terjatuh
c Besi Balok dirakit sesuai dengan potongan sesuai
gambar dan type
d Besi Balok dipasang pada level tertentu
horizontal, sesuai dengan gambar kerja
E PEKERJAAN DINDING
1 Pemasangan Dinding Batu Tela/Batu Bata a Rencana Pemasangan Batu Bata harus sesuai Tertimpa Batu, Terjatuh Helm, Safety Boot Ringan Menyusun Batu Bata secara
dengan Gambar Kerja (Shop Drawing) baik, membuat perancah yang
baik sebagai pijakan pada
b Mempersiapkan Bahan-bahan yang digunakan
posisi yang tinggi
danperalatan yang dibutuhkan beserta
kelengkapannya.
c Membuat acuan vertikal dan horizontal
menggunakan benang yang dikaitkan dengan
kayu yang cukup kuat dan tegak lurus
d Batu bata yang akan dipasang direndam atau
dibasahi hingga jenuh air
e Diberikan angkur untuk pemasangan dinding
bata yang menempel pada kolom
f Dipasang bertahap dengan menggunakan
adukan sebagai spesinya sesuai persyaratannya.
Untuk dinding yang kedap air menggunakan
2 Pek Plesteran a Tentukan dahulu titik/jalur pemasangan Tertimpa Besi Jidar, Iritasi Helm, Kaca Mata, Safety Boot Ringan Membuat perancah yang baik
pekerjaan mekanikal dan elektrikal. Kulit/Mata akibat mortar, sebagai pijakan pada posisi
Terjatuh yang tinggi, Memamkai Helm,
b Sebelum diplester, lakukan penyiraman/curring
Memakai Pakaian Lengan
terlebih dahulu pada permukaan dinding bata
Panjang dan Menggunakan
untuk menghindarkan keretakan.
c Buat adukan untuk plesteran dinding bata. Pelindung mata
d Buat kepalaan plesteran dengan jarak sekitar 1
m dan lebar 5 cm, dengan alat bantu unting-
unting untuk loting, waterpass dan jidar
e Lekatkan adukan plesteran pada permukaan
dinding sekityarnya, kemudian ratakan dengan
raskam dan jidar.
f Perataan plesteran dengan acuan kepalaan yang
telah dibuat.
g Plesteran biasa menggunakan adukan 1 PC :
5Psr dan plesteran transram menggunakan
aduka 1PC : 3Psr.
h Pekerjaan plesteran dinding harus tepat pada
sudut sikunya serta tegak lurus terhadap lantai
yang ada di sekitarnya, permukaan rata tidak
No. URAIAN PEKERJAAN PROSEDUR KERJA IDENTIFIKASI BAHAYA PERLENGKAPAN PENGAMAN TINGKAT RISIKO PENGENDALIAN RISIKO
3 Pek. Acian a Acian dapat dilaksanakan setelah permukaan Iritasi Kulit/Mata akibat Helm, Kaca Mata, Safety Boot, Kaos Tangan Ringan Membuat perancah yang baik
plesteran sudah kering (cukup umur). mortar, Terjatuh sebagai pijakan pada posisi
yang tinggi, Memamkai Helm,
b
Membuat campuran acian yaitu mortar
Memakai Pakaian Lengan
dicampur dengan air secukupnya
Panjang dan Menggunakan
c Permukaan plesteran sebelum di aci telebih Pelindung mata
dahulu disiram air.
c permukaan acian sebelum mengering digosok
dengan menggunakan kertas gosok.
4 Pemasangan Dinding Batu Alam a Tertimpa Batu, Terjatuh, Helm, Kaca Mata, Safety Boot, Kaos Tangan Ringan Membuat perancah yang baik
Posisi pemasangan batu alam harus sesuai
Iritasi Mata Akibat Potongan sebagai pijakan pada posisi
dengan gambar kerja
Bersihkan batu alam / batuan dengan
Batu yang tinggi, Memamkai Helm,
b
membasahi dengan air bersih sebelum diset
Memakai Pakaian Lengan
dalam pe kerjaan; khusus untuk pemasangan
Panjang dan Menggunakan
c Pasanglah tile dengan rata, level, lurus dan Pelindung mata
benar dengan hubungan keseluruhan. Kelurusan
permukaan tile harus pada sisi luarnya.
Untuk pemasangan batu alam pada dinding
d
dengan sistem bawah (adukan) harus diperkuat
dengan anchor, Posisi anchor harus tepat pada
e Untuk batu alam yang digunakan untuk
eksterior bangunan, harus dilapisi coating anti
debu dan air di semua sisinya
F PEKERJAAN KUSEN PINTU DAN JENDELA
1 Pek. Pintu a Ukuran Kusen Pintu dan material harus sesuai Terluka, Tertimpa bahan Helm, Kaos Tangan, Safety boot Sedang Memakai Pelindung tangan
dengan spesifikasi bahan dan sesuai dengan pintu dan kaki, menggunakan
gamar type pintu helm/pelindung kepala
b proses perakitan kusen pintu dan daun pintu
mengikuty type masing-masing pintu
c Posisi Pemasangan kusen pintu harus sesuai
dengan gambar dan type yang sudah ditentukan
d Kusen pintu dipasang secara vertikal sejajar dan
menempel pada dinding bata yang dihubungkan
dengan angkur dan dicor dengan beton
2 Pek. Jendela a Ukuran Kusen jendela dan material harus sesuai Terluka, Tertimpa bahan Helm, Kaos Tangan, Safety boot Sedang Memakai Pelindung tangan
dengan spesifikasi bahan dan sesuai dengan jendela dan kaki, menggunakan
gambar type jendela helm/pelindung kepala
b proses perakitan kusen jendela dan daun
jendela mengikuty type masing-masing jendela
c Posisi Pemasangan kusen jendela harus sesuai
dengan gambar dan type yang sudah ditentukan
d Kusen jendela dipasang secara vertikal sejajar
dan menempel pada dinding bata yang
dihubungkan dengan angkur dan dicor dengan
No. URAIAN PEKERJAAN PROSEDUR KERJA IDENTIFIKASI BAHAYA PERLENGKAPAN PENGAMAN TINGKAT RISIKO PENGENDALIAN RISIKO
G PEKERJAAN PLAFON
1 Pekerjaan Plafon
a Tentukan elevasi plavond dan buat garis sipatan Terjatuh, Terluka, iritasi, Helm, Sarung Tangan, Kaca Mata, Ringan Membuat perancah yang baik,
pada dinding dan as sumbu ruangan Tertimpa bahan plafond, masker dan safety boot memakai pelindung kaki dan
gangguan pernapasan tangan, memakai kacamata,
b Pasang rangka tepi (steel hollow) dan wall angle
dan memakai masker
profil L/ moulding profil W sebagai list tepi tepat
pada sipatan
c Tentukan jarak penempatan kait penggantung
d Pasang benang untuk pedoman penentuan titik
paku penggantung untuk menjamin kelurusan
e Pasang paku kait dan rod/penggantung
f Pasang rangka utama
g Pasang rangka pembagi
h Pasang dan kencangkan klip / rod.
i Pasang panel gypsum
j Cek kerapihan dan kerataan bidang plafond
k Tutup sambungan antara panel gypsum dengan
paper tape dan compound lalu diampelas dan
difinishing dengan cat
H PEKERJAAN PENUTUP LANTAI DAN PENUTUP DINDING
1 Pas. Keramik/Granit a Lantai/dinding dasarnya/permukaan dibersihkan Terluka, Iritasi Mata, Helm, Kacamata, masker, Safety Ringan Memakai pelindung kaki dan
dari kotoran/debu dan disiram terlebih dahulu Tertimpa Keramik dinding, Boot, sarung Tangan tangan, memakai kacamata,
sebelum ditebar adukan pasangan keramik. gangguan pernapasan dan memakai masker
b
Rendam keramik terlebih dahulu dalam air
hingga jenuh sebelum dipasang.
c
Buat adukan untuk pasang keramik.
Pasang benang untuk sumbangan mendapat
d
pasangan permukaan keramik yang rata dan
garis siar/nat yang lurus.
Buat kepalaan adukan dengan jarak 1 - 1.5 m
f
supaya adukan yang ditebar permukaannya
yang rata/flat.
g
Tebar adukan secara merata untuk
menghindarkan terjadi rongga.
Pasang keramik kepalaan untuk tanda star awal
h
pemasangan pada adukan yang sudah ditebar
dengan perekat acian. Kemudian dilanjutkan
No. URAIAN PEKERJAAN PROSEDUR KERJA IDENTIFIKASI BAHAYA PERLENGKAPAN PENGAMAN TINGKAT RISIKO PENGENDALIAN RISIKO
Pada ketika pemasangan, tekan keramik atau
i
pukul dengan palu karet untuk mendapat
permukaan lantai keramik yang rata.
k
Cek kerataan permukaan pasangan lantai
keramik dengan waterpass.
Setelah pemasangan lantain keramik selesai,
l
biarkan beberapa ketika untuk mengeluarkan
udara yang ada dalam adukan pasangan lantai
m
Pekerjaan terakhir yaitu pencucian permukaan
lantai keramik dari kotoran.
3 Pek Waterproofing a Bersihkan lokasi yang akan dipasang dari Iritasi Kulit/Mata akibat Helm, Kaca Mata, Safety Boot, Kaos Ringan Memakai Pakaian Lengan
kotoran dan debu serta sisa adukan mortar, gangguan Tangan, masker Panjang dan Menggunakan
menggunakan sikat, sapu dan cape pernapasan Pelindung mata, pelindung
b Labur permukaan/ bidang yang akan dipasang
mulut (masker)
dengan primer coating secara merata, juga
bidang dinding naik ± 20 cm dari finishin lantai
c Cek laburan primer coating
d Pasang waterproofing membrane secara merata
mulai dari dinding terjauh dengan overlap ± 10
cm
e Cek pemasangan waterproofing membrane
f Test penggenangan selama 1 x 24 jam
Screed penutup waterproofing untuk toilet
g langsung ditutup dengan screed tebal 2 – 5 cm,
sedangkan untuk gutter, sebelum penutupan
screed dipasang kawat ayam mengikuti alur
pemasangan, dengan ketebalan screed 2 – 3 cm
I PEKERJAAN PENGECETAN
a Pekerjaan Pengecetan a Gangguan Pernapasan Akibat Masker, Kaca Mata, Body harnest Sedang Mamasang perancah yang
Jenis,merek, warna cat harus disetujui pengguna
Menghirup bau cat, iritasi, baik, memakai masker, dan
jasa dan pengawas
terjatuh menggunakan body harnest
b
Bagian yang akan dicat harus dibersihkan dan
sudah benar-benar rata
c Seluruh bidang pengecatan diplamur dahulu
sebelum dilapis dengan cat dasar, bahan plamur
dengan cat yang digunakan.
d
aplikasi cat harus sesuai dengan layer yang
ditentukan dalam RKS
J PEKERJAAN SANITASI
1 Pek. Closet a Jenis & Type Closet harus sesuai dengan
sepsifikasi bahan yang telah ditetapkan
b Pemasangan closet harus sesuai dengan gambar
kerja
c lubang closet disetting sesuai dengan posisi yang
tepat pada lubang pipa yang telah disediakan
No. URAIAN PEKERJAAN PROSEDUR KERJA IDENTIFIKASI BAHAYA PERLENGKAPAN PENGAMAN TINGKAT RISIKO PENGENDALIAN RISIKO
2 Pek. Wastafel a Jenis & Type Wastafel harus sesuai dengan
sepsifikasi bahan yang telah ditetapkan
b Pemasangan wastafel harus sesuai dengan
gambar kerja
c lubang wastafel disetting sesuai dengan posisi
yang tepat pada lubang pipa yang telah
disediakan
d Instalasi pipa dipasang dan terhubung dengan
sumber air utama
e semua perlengakapn dan accessories harus
dipasang sesuai dengan petunjuk pemasangan
dari pabrik
3 Pek. Kran Air a Jenis & Type Kran Air harus sesuai dengan
sepsifikasi bahan yang telah ditetapkan
b Pemasangan Kran Air harus sesuai dengan
gambar kerja
c lubang Kran Air disetting sesuai dengan posisi
yang tepat pada lubang pipa yang telah
disediakan
d Instalasi pipa dipasang dan terhubung dengan
sumber air utama
e semua perlengakapn dan accessories harus
dipasang sesuai dengan petunjuk pemasangan
dari pabrik
4 Pek. Floor Drain a Jenis & Type Floor Drain harus sesuai dengan
sepsifikasi bahan yang telah ditetapkan
b Pemasangan Floor Drain harus sesuai dengan
gambar kerja
c lubang Floor Drain disetting sesuai dengan posisi
yang tepat pada lubang pipa yang telah
disediakan
d Instalasi pipa dipasang dan terhubung dengan
sumber air utama
e semua perlengakapn dan accessories harus
dipasang sesuai dengan petunjuk pemasangan
dari pabrik
5 Pek. Urinoir a Jenis & Type Urinoir harus sesuai dengan
sepsifikasi bahan yang telah ditetapkan
b Pemasangan Urinoir harus sesuai dengan
gambar kerja
c lubang Urinoir disetting sesuai dengan posisi
yang tepat pada lubang pipa yang telah
disediakan
d Instalasi pipa dipasang dan terhubung dengan
sumber air utama
e semua perlengakapn dan accessories harus
dipasang sesuai dengan petunjuk pemasangan
dari pabrik
No. URAIAN PEKERJAAN PROSEDUR KERJA IDENTIFIKASI BAHAYA PERLENGKAPAN PENGAMAN TINGKAT RISIKO PENGENDALIAN RISIKO
K PEKERJAAN ATAP
1 Pek. Kuda - Kuda a Kuda-Kuda Gedung Utama menggunakan Baja Terluka dari alat yang Helm, Sarung Tangan, Sepatu, Kaca Berat Menggunakan sarung tangan
Ringan digunakan sebagai pemotong Mata, Safety Belt dan sepatu dan memakai kaca
besi, tekena serbuk besi dari mata, Memakai Safety Belt.
b Ukuran Kuda-kuda gedung utama dibuat sesuai
aktifitas pemotonan besi,
dengan Gambar Kerja
terjatuh
c Kuda - kuda gedung utama dirakit sesuai dengan
potongan sesuai gambar dan type
d Kuda - kuda gedung utama dipasang diatas
ringbalok, sesuai dengan gambar kerja
2 Pek. Rangka Atap Baja Ringan a Rangka Atap Baja Ringan menggunakan Terluka dari alat yang Helm, Sarung Tangan, Sepatu, Kaca Sedang Menggunakan sarung tangan
Aluminium digunakan sebagai pemotong Mata, Safety Belt dan sepatu dan memakai kaca
aluminium, tekena serbuk mata, Memakai Safety Belt.
b Rangka Atap Baja Ringan dibuat sesuai dengan
aluminium dari aktifitas
Gambar Kerja
pemotonan aluminium,
c Rangka Atap Baja Ringan dirakit sesuai dengan
terjatuh
potongan sesuai gambar dan type
d Rangka Atap Baja Ringan dipasang diatas
ringbalok, sesuai dengan gambar kerja
3 Pek. Penutup Atap a Memeriksa ulang pemasangan kuda-kuda sesuai Terluka dari alat yang Helm, Sarung Tangan, Sepatu, Kaca Sedang Menggunakan sarung tangan
dengan nomor, kedataran nok maupun sisi atap, digunakan sebagai pemotong Mata, Safety Belt dan sepatu dan memakai kaca
dan memastikan support overhang terpasang atap, tekena serbuk mata, Memakai Safety Belt.
dengan benar aluminium dari aktifitas
b Bila menggunakan aluminium foil, maka lapisan pemotonan atap, terjatuh
ini dipasang terlebih dahuu di atas jurai dan
rafter
c Menentukan jarak reng sesuai dengan jenis
penutup atap yang digunakan, kemudian
dilanjutkan dengan pemasangan reng (roof
battens) dengan screw 10 – 16 x 16 HEX
d Memasang satu jalur penutup terlebih dahulu
dari bawah ke atas.
e Pemasangan penutup atap harus lurus dan
rapi agar polanya menjadi rapi dan tidak
berbelok-belok
4 Pek Listplank ACP & GRC a Listplank dipasang ditepi/ujung atap, baik Terluka,, tekena serbuk Helm, Sarung Tangan, Sepatu, Kaca Sedang Menggunakan sarung tangan
dipasang secara tegak maupun miring (sesuai bahan listplank, terjatuh Mata, Safety Belt dan sepatu dan memakai kaca
gambar kerja) mata, Memakai Safety Belt,
membuat perancah yang baik
b Ukuran listplank harus sesuai dengan gambar
sebagai pijakan
kerja
c Listplank dipasang secara horizontal sepanjang
tepi atap keliling bangunan
No. URAIAN PEKERJAAN PROSEDUR KERJA IDENTIFIKASI BAHAYA PERLENGKAPAN PENGAMAN TINGKAT RISIKO PENGENDALIAN RISIKO
M PEKERJAAN ELEKTRIKAL
1 Peralatan Utama (panel) a Panel dirakit sesuai dengan diagram panel yang Terluka, Tersetrum listrik, Sarung tangan, safety boot, body Berat Memakai sarung tangan,
ada dalam gambar terjatuh harness memakai helm, membuat
b setiap panel dipasangan sesuai dengan tempat perancah yang baik
yang telah ditentukan berdasarkan fungsinya
c panel utama dihubungkan dengan Trafo
utama/pembangkit PLN
2 Pekerjaan Kabel Distribusi Utama a Jenis Kabel Distribusi utama harus sesuai dengan Terluka, Tersetrum listrik, Sarung tangan, safety boot, body Berat Memakai sarung tangan,
spesifikasi yang telah ditentukan terjatuh harness memakai helm, membuat
b Persiapakan semua bahan dan alat yang perancah yang baik
digunakan
c Pasangan dan Rakit kabel tray
d tarik kabel induk dari ruang panel dan letakkan
diatas tray kabel sesuai dengan gamabr
e sambung kabel induk pada panel pembagi pada
masing-masing posisi yang telah ditentukan
f sambungan kabel harus rapi dan sesuai SLO
kelistrikan
3 Pekerjaan Pentanahan a Kabel pentanahan/Grounding disambung dari Terluka Sarung tangan Ringan Memakai sarung tangan
fasa netral kedalam tanah
4 Pekerjaan Instalasi Penerangan Dan Fixtures a Jenis Kabel intalasi penerangan harus sesuai Terluka, Tersetrum listrik, Sarung tangan, safety boot, body Berat Memakai sarung tangan,
dengan spesifikasi yang telah ditentukan terjatuh harness memakai helm, membuat
b Persiapakan semua bahan dan alat yang perancah yang baik
digunakan
c sambung kabel penerangan dari panel pembagi
dengan saklar, fitting da stopkontak pada
masing-masing posisi yang telah ditentukan
d pasanga bohlam
5 Pekerjaan Penangkal Petir a Jenis penangkal petir harus sesuai dengan Terluka, terjatuh Sarung tangan, safety boot, body Ringan Memakai sarung tangan,
spesifikasi yang telah ditentukan harness memakai helm, membuat
b Persiapakan semua bahan dan alat yang perancah yang baik
digunakan
c Rakit penangkal petir sesuai dengan buku
petunjuk
d baut dudukan penangkal petir sesuai dengan
gambar
f Pasangan penangkal petir pada dudukan yang
telah dibuat dan hubungkan kabel Arde dengan
tanah
6 Pekerjaan Testing & Commissioning, Dll a Dioperasikan berdasarkan manual book Terbakar Helm, Sarung tangan dan safety Sedang Membuat instalasi yang baik,
boot memperhatikan petunjuk
pemasangan
SPESIFIKASI JABATAN KERJA KONSTRUKSI
PEKERJAAN : LANDSCAPE, PAGAR HALAMAN, PINTU GERBANG DAN POS JAGA KANTOR WALIKOTA SORONG
LOKASI : KOTA SORONG
TAHUN ANGGARAN : 2023
NO. JABATAN TUGAS & FUNGSI POKOK PENDIDIKAN KEAHLIAN PENGALAMAN (TAHUN)
- Menganalisis Gambar desain, spesifikasi, rencana mutu, metode kerja, SMA SKT Pelaksana
1 Pelaksana Schedule dan mempelajari lingkungan untuk tiap item pekerjaan /Sederajat Bangunan 2
Gedung
- Mengendalikan setiap perencanaan yang telah ditetapkan, sesuai dengan
gambar desain, spesifikasi, metode, time schedule dan rencana
pelaksanaan pekerjaan.
- Melakukan pendalaman terhadap setiap item pekerjaan yang akan
dilaksanakan.
- Menerapkan batasan anggaran dan peraturan spesifikasi teknis yang
berlaku.
- Membuat rencana program kerja mingguan dan harian berdasarkan time
schedule, seperti rincian kebutuhan bahan, peralatan dan tenaga kerja.
- Menyusun rencana kebutuhan sumber daya (bahan, alat dan personil)
yang dikonsultasikan ke pimpinan.
- Mengajukan request for work dan request for check sesuai jenis pekerjaan
yang akan dikerjakan.
- Melaksanakan Pekerjaan Persiapan pelaksanaan antara lain adalah
melakukan koordinasi ke dalam dan keluar.
- Memberikan permintaan kepada pelaksana logistik untuk mobilisasi
sumber daya sesuai rencana kebutuhan.
- Membuat laporan kemajuan pekerjaan harian dan mingguan antara lain
adalah mengukur persentase kemajuan pekerjaan dan membuat laporan
harian dan mingguan
- Melakukan pemantauan dan evaluasi hasil pekerjaan antara lain adalah
mengidentifikasi hasil pekerjaan, mengidentifikasi permasalahan sumber
daya, mengidentifikasi permasalahan kondisi lapangan serta mengevaluasi
hasil kerja.
- Mengadakan pengarahan dan bimbingan perminggu terhadap mandor
dan sub kontraktor.
NO. JABATAN TUGAS & FUNGSI POKOK PENDIDIKAN KEAHLIAN PENGALAMAN (TAHUN)
2 Petugas K3 - Menerapkan ketentuan peraturan perundang-undangan tentang dan SSMMAA SKTS ePretilfaikksaat na 1
terkait K3 Konstruksi //SSeeddeerraajjaatt PBeatnugguans aKn3
- Mengkaji dokumen kontrak dan metode kerja pelaksanaan konstruksi Gedung
- Merencanakan dan menyusun program K3
- Membuat prosedur kerja dan instruksi kerja penerapan ketentuan K3
- Melakukan sosialisasi, penerapan dan pengawasan pelaksanaan program,
prosedur kerja dan instruksi kerja K3
- Melakukan evaluasi dan membuat laporan penerapan SMK3 dan
pedoman teknis K3 konstruksi
- Mengusulkan perbaikan metode kerja pelaksanaan konstruksi berbasis K3,
jika diperlukan
- S1 Teknik Ahli Teknik
Melakukan penanganan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja serta
Sipil/Teknik Bangunan
keadaan darurat
Arsitektur Gedung - Muda
Sorong, Mei 2023
CV. ASRI PAPUA CONSULINDO
ARDIANSYAH RASYID, ST
Team Leader| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 1 February 2022 | Pembangunan Jembatan Sungai Mariat Jl Intimpura - Pasar Aimas - Petrochina | Kab. Sorong | Rp 11,786,700,000 |
| 14 April 2022 | Pembangunan Gedung Perpustakaan | Kota Sorong | Rp 9,600,000,000 |
| 12 May 2022 | Pembangunan Puskesmas Salawati Tengah | Kab. Sorong | Rp 9,081,550,000 |
| 20 August 2024 | Pembangunan Pos Pengaduan Gakkum Seksi I Di Sorong | Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan | Rp 8,441,058,000 |
| 1 May 2020 | Pembangunan Gedung Rawat Jalan (Dak Penugasan) | Kab. Sorong | Rp 8,000,000,000 |
| 29 April 2023 | 1.02.02.2.01.03 Pembangunan Fasilitas Kesehatan Lainnya (Pembangunan Gedung Penunjang Rs Pratama) | Kab. Sorong Selatan | Rp 7,183,360,000 |
| 29 December 2018 | Penggantian Jembatan Aimas | Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat | Rp 6,983,680,000 |
| 8 June 2022 | Pembangunan Jalur Pejalan Kaki (Pedestrian) | Kab. Tambrauw | Rp 4,855,500,000 |
| 16 June 2021 | Pembangunan Hanggar Pesawat | Kab. Tambrauw | Rp 3,300,000,480 |
| 22 October 2021 | Lanjutan Pembangunan Pedestrian Jalan Canal | Kab. Sorong | Rp 2,910,480,000 |