| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0022248934713000 | Rp 3,995,999,969 | - | |
| 0029345816713000 | Rp 3,890,000,000 | Jarak AMP ke lokasi pekerjaan lebih dari 130km sesuai pengecekan aktual rute jalan google map dan tidak sesuai ketentuan LDP | |
| 0311729941713000 | - | - | |
| 0838632859713000 | - | - | |
CV Cahaya Afiqa | 09*4**3****13**0 | - | - |
| 0022924641711000 | - | - | |
| 0011474194713000 | - | - | |
| 0028273274643000 | - | - | |
| 0807255088713000 | - | - | |
CV Heora Istiqomah | 04*1**7****07**0 | - | - |
| 0909986820713000 | - | - | |
| 0533775375713000 | - | - | |
| 0857529937713000 | - | - | |
CV Chezii Jaya Mandiri | 06*5**9****11**0 | - | - |
| 0315841296703000 | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
KEGIATAN : PENYELENGGARAAN JALAN KABUPATEN/KOTA SUB
KEGIATAN : PEMBANGUNAN JALAN
PEKERJAAN : PENINGKATAN JALAN SEI BARU – PULAU NIBUNG
(LANJUTAN) – DANA TDF
LOKASI : KECAMATAN JELAI
TAHUN ANGGARAN : 2024
A. UMUM
1. PENDAHULUAN
Pada setiap pembangunan proyek kostruksi jalan sebagai Penyedia Jasa
diharuskan memahami secara menyeluruh tentang bagaimana tahapan pelaksanaan
proyek yang akan dilaksan akan. Dimana setiap proyek memiliki kondisi dan kesulitan
yang berbeda-beda sehingga perlu tata cara pelaksanaan yang berbeda pula. Sedangkan
dalam kontrak kerja Penyedia Jasa diberikan batas waktu tertentu untuk menyelesaikan
proyek secara tepat waktu. Disamping itu biaya pelaksanaan dan mutu hasil kerja turut
dipertimbangkan agar tercapai target penyelesaian yang optimal. Oleh karena itu sebagai
acuan Penyedia Jasa dalam melaksanakan pekerjaan perlu memahami tahapan metode
pelaksanaan konstruksi yang tepat dan berkesinambungan dengan mempelajari rincian
volume yang terdapat di Daftar Kuantitas Dan Harga serta Gambar Kerja yang tersedia.
2. RUANG LINGKUP KEGIATAN
Kegiatan Penyelenggaraan Jalan Kabupaten/Kota ini merupakan kegiatan yang
berada di Lingkup SKPD-DINAS PEKERJAAN UMUM DAN PENATAAN RUANG DAN
PERUMAHAN RAKYAT DAN KAWASAN PERMUKIMAN Kabupaten Sukamara Tahun
Anggaran 2024.
3. LINGKUP PEKERJAAN
Secara garis besar lingkup pekerjaan yang dilaksanakan dalam pelaksanaan
Pekerjaan pada Sub Kegiatan Pembangunan Jalan terbagi menjadi beberapa sub item
pekerjaan.
Berikut dapat dijabarkan item-item pekerjaan adalah sebagai berikut:
DIVISI 1. UMUM
1.2 Mobilisasi
Ls Keselamatan dan Kesehatan Kerja
DIVISI 3. PEKERJAAN TANAH DAN GEOSINTETIK
3.2.(1a) Timbunan Biasa Dari Sumber Galian
3.3.(1) Penyiapan Badan Jalan
3.5.(2b) Geotekstil Separator Kelas 2
DIVISI 4. PEKERJAAN PREVENTIF
4.6.(1) Latasir Kelas A (SS-A)
DIVISI 5. PERKERASAN BERBUTIR
5.1.(1) Lapis Pondasi Agregat Kelas A
5.1.(2) Lapis Pondasi Agregat Kelas B
DIVISI 6. PERKERASAN BERBUTIR
6.1.(1) Lapis Resap Pengikat - Aspal Cair
A. PELAKSANAAN PEKERJAAN PENINGKATAN JALAN
BAGAN ALIR PEKERJAAN
P E R SI A P AN
S P MK
1. Job Mix Formula
2. Material dan Penyimpanan
3. Jadwal Pelaksanaan
4. Pengukuran Lapangan
(MC-0)
5. Mobilisasi Personil
Tidak Sesuai
6. Mobilisasi Peralatan
7. Mobilisasi Tenaga Kerja
Perhitungan Ulang
Pengecekan Kuantitas dan
Gambar Rencana Justifikasi Teknis
S H OP DR AW IN G Addendum
P E LA K S AN A A N
P E K E RJA A N
1. Pekerjaan Tanah
2. Pekerjaan Perkerasan
Berbutir
3. Pekerjaan Perkerasan
Aspal
4. Pekerjaan Struktur
5. Pekerjaan Harian &
Pekerjaan Lain-Lain
6. Pekerjaan Pemeliharaan
Kinerja
D OK U ME N
A D MI N I S TR A SI
1. Back Up Data Quantity
2. Back Up Data Quality
3. Asbuild Drawing
4. Foto Dokumentasi
5. Laporan Harian, Mingguan,
dan Bulanan
6. Dan Dokumen lain yang
dipersyaratkan
Masa
P H O
Pemeliharaan
Selesai
4. URAIAN PEKERJAAN
a. DIVISI 1. PENDAHULUAN
Pekerjaan mobilisasi atau persiapan adalah pekerjaan awal yang meliputi kegiatan
kegiatan pendahuluan untuk mendukung permulaan proyek meliputi antara lain:
1) Pembuatan Job Mix Formula
Sebelum pekerjaan utama dilaksanakan terlebih dahulu dilaksanakan
pengambilan sampel bahan dari quary yang berdekatan dengan lokasi pekerjaan
dan telah disetujui bersama pihak direksi teknis dan konsultan pengawas teknis,
diantaranya yaitu : batu, pasir, semen dan aspal dibawa kelaboratorium Job Mix
Formula/Job Mix Desain yang akan dipakai sebagai acuan kerja dalam
pelaksanaan proyek.
2) Kantor Lapangan dan Fasilitas (Direksi Keet)
Tahap berikutnya menentukan lokasi bascamp, pembuatan kantor lapangan dan
fasilitasnya dilokasi proyek dan kemudian dilanjutkan dengan mobilisasi perlatan
sesuai dengan tahapan pelaksanaan pekerjaan.
3) Pengaturan Arus Transportasi Dan Pemeliharaan Arus Lalu Lintas
Untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan, pengaturan arus lalu lintas
transportasi dilakukan dengan pembuatan tanda-tanda lalu lintas yang memadai
disetiap kegiatan lapangan. Bila diperlukan dapat ditempatkan petugas pemberii
syarat yang bertugas mengatur arus lalu lintas pada saat pelaksanaan.
4) Rekayasa Lapangan
Dengan petunjuk Direksi Teknis dan Konsultan Pengawas survey/rekayasa
lapangan dilaksanakan untuk menentukan kondisi fisik dan strucktural dari
pekerjaan dan fasilitas yang ada dilokasi pekerjaan, sehingga diungkinkan untuk
mengadakan peninjauan ulang terhadap rancangan kerja yang telah diberikan
system dan tata cara survey dikordinasikan dengan direksi teknis.
5) Material dan Penyimpanan
Bahan material yang akan digunakan dalam pekerjaan harus menemuispesifikasi
dan standar yang berlaku, baik ukuran, type maupun ketentuanlainnya sesuai
petunjuk Direksi Teknis dan Konsultan Pengawas. Semuamaterial yang akan
digunakan untuk proses pembuatan Tanah Timbunan dan bahan material yang
terdapat dalam spesifikasi telah mendapat persetujuan dari pihak Direksi Teknis
dan Konsultan Pengawas.
6) Jadwal Pelaksanaan
Jadwal pelaksanaan dibuat pihak kontraktor, diajukan kepada Direksi Teknis
untuk dibahas dan mendapat persetujuan pada saat dilaksanakan rapat
pendahuluan (Preconstruction Meeting/PCM).
7) Pelaksanaan Mobilisasi Peralatan
Dalam pelaksanaan proyek ini mobilisasi peralatan utama meliputi:
a) AMP
b) Asphalt Finisher
c) Tandem Roller
d) Tire Roller
e) Vibratory Roller
f) Asphalt Sprayer
8) Papan Nama Pekerjaan
a) Papan Nama ini digunakan sebagai identitas dan informasi mengenai
proyek.
b) Papan nama proyek dibuat dengan ukuran atas persetujuan Direksi
Pekerjaan.
c) Bahan yang dipakai : kayu kasau, plywood, paku, semen dan lain-lain
d) Papan mana proyek dipasang dipangkal dan ujung lokasi pekerjaan
e) Papan nama dipelihara selama pelaksanaan proyek
9) Mobilisasi Personil
Mobilisasi personil inti pada pelaksanaan pekerjaan ini meliputi penugasan tenaga
ahli maupun tenaga pendukung dan para pekerja dalam melaksanakan pekerjaan
tersebut baik dilokasi sesuai kebutuhan yang disyaratkan dalam kontrak
pelaksanaan pekerjaan.
URAIAN PELAKSANAAN PEKERJAAN
DIVISI 3.
PEKERJAAN TANAH DAN GEOSINTETIK
A. Timbunan Tanah
Pekerjaan ini mencakup pengadaan, pengangkutan, penghamparan dan
pemadatan tanah biasa atau bahan berbutir yang disetujui untuk pembuatan
timbunan, untuk penimbunan kembali galian pipa atau struktur dan untuk timbunan
umum yang diperlukan untuk membentuk dimensi timbunan sesuai dengan garis,
kelandaian, dan elevasi penampang melintang yang disyaratkan atau disetujui oleh
Direksi Pekerjaan.
B. Seksi 3.3.(1) Penyiapan Badan Jalan
Pekerjaan ini mencakup penggarukan, penyiapan dan pemadatan permukaan
tanah dasar atau permukaan jalan kerikil lama untuk penghamparan Lapis Pondasi
Agregat, Lapis Pondasi Agregat pada galian pelebaran badan jalan.
C. Seksi 3.5.(2b) Geotekstil Separator Kelas 2
Pekerjaan ini mencakup perkuatan pada tanah terutama pada konstruksi pada
tanah lunak untuk mencegah terjadinya keruntuhan/kegagalan timbuna terhadap
aktivitas pengangkutan, penggelaran dan pemadatan material timbunan.
URAIAN PELAKSANAAN PEKERJAAN
DIVISI 5.
PERKERASAN BERBUTIR
A. Lapis Pondasi Agregat Kelas A
Lapis Pondasi Agregat Kelas A adalah merupakan campuran agregat halus dan kasar
yang dapat memenuhi gradasi sesuai dengan Spesifikasi.
Proses Pencampuran bahan untuk memenuhi ketentuan yang disyaratkan harus
dikerjakan di lokasi instalasi pemecah batu Quaary yang disetujui, dengan
menggunakan pemasok mekanis yang telah dikalibrasi untuk memperoleh aliran yang
menerus dari komponen-komponen campuran dengan proporsi yang benar dan
dalam keadaan apapun tidak dibenarkan melakukan pencampuran dilapangan.
Whell Loader memuat Lapis Pondasi Agregat Kelas A ke dalam Dump Truck di Base
Camp Mojokerto dan diangkut kelokasi pekerjaan dengan Dump Truck lalu dihampar
dengan Motor Grader/bulldozer, hamparan agregat dibasahi dengan Water Tanker
sebelum dan sesudah pemadatan dengan Vibro Roller dan selama pemadatan
sekelompok pekerjaakan merapikan tepi hamparan dan level permukaan dengan alat
bantu kereta dorong, sekop dan garpu.
Dari lokasi Quarry tersebut, dilaksanakan pengambilan contoh material (sampling )
pada beberapa titik untuk dilakukan pengujian di laboratorium. Jenis tes yang
dilaksanakan meliputi dan tidak terbatas pada :
B. Lapis Pondasi Agregat Kelas B
Lapis Pondasi Agregat Kelas B adalah merupakan lapisan struktur yang berada di atas
tanah/sub grde yang berfungsi untuk memberikan daya dukung pada jalan sehingga
permukaan jalan tetap stabil. Komposisi campuran agregat kelas B tergantug jom mix
formula yang telah dibuat. Pelaksaan agregat kelas B dilakukan setelah subgrade siap.
- Batas Cair dengan Alat Casagrande (SNI03-1967-1990)
- Pengunjian Batas Plastis (SNI03-1966-1990)
- Keausan Agregat dengan Mesin LA (SNI03-1966-1990)
- Kepadatan Berat Untuk Tanah (SNI03-17431989)
- Gumpalan Lempung dan Butir-Butir Mudah Pecah dalam Agregat
(SKSNIM–01-1994-03)
- Kepadatan Lapangan dg Konus Pasir(SNI03-2827-1992)
- Kepadatan Berat Untuk Tanah (SNI03-1743-1989)
- Pengujian CBR Laboratorium (SNI03-1744-1989)
Selanjutnya dilakukan pembuatan Job Mix Formula, sehingga didapat komposisi material
yang akan dipergunakan. Berikutnya juga dilakukan Trial Compaction, guna
mengetahui berapa jumlah lintasan masing – masing alat yang akan digunakan, untuk
mendapatkan nilai kepadatan sesuai dengan Spesifikasi.
1) Jenis Peralatan yang digunakan sebagai berikut:
- AMP
- Asphalt Finisher
- Tandem Roller
- Tire Roller
- Vibratory Roller
- Asphalt Sprayer
Catatan : Disyaratkan AMP dalam kondisi baik yang di buktikan dengan Surat Ijin Laik
Oprasional ( SILO ) dan berlokasi maksimal 130 Km dari Lokasi kegiatan wajib
melampirkan perhitungan yang dapat menyatakan bahwa dengan jarak yang
ada masih memungkingkan di dapat suhu penghamparan sesuai spesifikasi
yang disyaratkan ( lihat tabel 6.3.5.1 pada Seksi 6.3 Campuran beraspal panas
Spesifikasi umum Bina Marga 2018 )
URAIAN PELAKSANAAN PEKERJAAN
DIVISI 6.
PERKERASAN ASPAL
A. Lapis Resap Pengikat –Aspal Cair/Emulsi
Dikerjakan secara mekanik dengan urutan kerja sebagai berikut Aspal dan minyak Flux
dicampur dan dipanaskan sehingga menjadi campuran aspal cair Permukaan yang akan
dilapis dibersihkan dari debu dan kotoran dengan Air Compresor. Campuran aspal cair
disemprotkan dengan Asphalt Sprayer ke atas permukaan yang akan dilapis. Angkutan
Aspal dan Minyak tanah menggunakan Dump
Truck. Lapis Resap Perekat ini dilaksanakan diatas Beton badan jalan sebelum
penghamparan Lataston Lapis Fondasi (HRS-Base) serta dibersihkan dengan
compressor baru disemprot Lapis ResapPengikat-AspalCair/Emulsi.LapisResapPengikat
- Aspal Cair/Emulsi adalah lapis tipis aspal cair yang diletakkan di atasBeton badan jalan.
Hal pertama yang dilakukanadalah memanaskan aspal yangada di dalam mobil aspal
spayer yang telah dibuka di bagian badan tersebut. Pemanasan aspal ini tidak boleh
terlalu panas karena dapat menyebabkan kebakaran dan sifat kelengketan dan
kelenturan aspal menjadi rusak.
Selanjutnya aspal yang sudah cair atau Lapis Resap Pengikat - Aspal Cair/Emulsi
disemprotkan/disiramkan kepermukaan Beton badan jalan sehingga merata. Lapis Resap
Pengikat - Aspal Cair/Emulsi harus disemprot pada permukaan yang kering atau
mendekati kering dan pelaksanaan penyemprotan tidak boleh
dilaksanakanpadasaatanginkencang,hujan,atauakanturunhujan.Sebelumaspaldisiramkan,
permukaan lapis pondasi terlebih dahulu di bersihkan dengan Semprotan Angin
(Compressor).
B. PENUTUP
Untuk melaksanakan pekerjaan dalam butir tersebut diatas, berlaku dan mengikatpula:
1. Gambar bestek yang dibuat Konsultan Perencana yang sudah disahkan oleh
Pemberi Tugas termasuk juga gambar – gambar detail yang diselesaikan oleh
Kontraktor dan sudah disahkan/disetujui oleh pengawas.
2. Rencana Kerja dan Syarat–Syarat (RKS).
3. Surat Perintah Kerja (SPK).
4. Surat Penawaran beserta lampiran–lampirannya.
5. Jadwal Pelaksanaan (Tentative Time Schedule).
6. Kontrak/Surat Perjanjian Pemborongan.
7. Instruksi–instruksi Direksi dan Pengawas.
Sukamara, Oktober 2024
Dibuat Oleh,
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK)
Bidang Bina Marga
Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang
Dan Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman
Kabupaten Sukamara
GIAJENG WULANDARI, ST
NIP. 19810618 200604 2 008| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 10 June 2020 | (Dak Penugasan) Paket D - Pengadaan Air Conditioner (Ac) Central Rs Pratama Kutaringin | Kab. Kotawaringin Barat | Rp 3,335,000,000 |
| 29 June 2018 | Pembuatan Saluran Pembuang D.I.R. Sungai Damar | Kab. Sukamara | Rp 1,870,000,000 |
| 19 August 2024 | Pelebaran Jalan Bundaran Besar Dan Sekitarnya - Dana Tdf | Kab. Sukamara | Rp 1,642,000,000 |
| 21 July 2020 | Pembangunan Rumah Dinas Puskesmas Balai Riam (Tenaga Kesehatan) (Dak Pelayanan Dasar) | Kab. Sukamara | Rp 1,204,000,000 |
| 8 May 2018 | Pembangunan Jalan Poros Jelai - Pelabuhan | Kab. Sukamara | Rp 1,000,000,000 |
| 5 August 2016 | Peningkatan Jalan Lingkar Luar ‑ Terantang (Dak‑reguler) (Lelang Ulang) | LPSE.Kab Sukamara | Rp 900,000,000 |
| 16 May 2019 | Peningkatan Jalan Poros Selatan Lunci - Jelai | Kab. Sukamara | Rp 750,000,000 |
| 29 September 2017 | Pembangunan Jalan Lingkar Luar - Terantang (Dak Abt) | Kab. Sukamara | Rp 750,000,000 |
| 11 April 2012 | Pembangunan Mako Polsek Balai Riam T. 170 | Polda Kalteng | Rp 703,995,000 |
| 12 April 2018 | Peningkatan Jalan M. Nazir | Kab. Sukamara | Rp 500,000,000 |