| Reason | |||
|---|---|---|---|
| 0029463262811000 | Rp 11,991,079,695 | - | |
| 0014196331834000 | Rp 12,233,293,936 | - | |
| 0024470163834000 | Rp 12,399,834,196 | Peserta tidak memenuhi/hadir undangan Pembuktian Kualifikasi dan tidak memperpanjang masa laku jaminan penawaran | |
| 0316799907834000 | Rp 12,605,307,942 | - | |
| 0017658436834000 | Rp 12,795,524,226 | Tidak Dievaluasi karena tidak termasuk 3 (tiga) peserta dengan penawaran terendah yang memenuhi persyaratan penawaran dan persyaratan kualifikasi | |
| 0317011609834000 | - | - | |
CV Cahaya Samudera | 0016266843834000 | Rp 12,320,772,880 | Setelah dilakukan klarifikasi dokumen teknis, tidak memenuhi ketentuan persyaratan tambahan pada Bab. III IKP Pasal 17.2.b.6).3) dan IKP Pasal 28.29.12.f.3 dan 6 serta Bab. IV LDP Huruf F.6.3. |
| 0032137812831000 | - | - | |
| 0854295409822000 | - | - | |
PT Nusantara Baja Prima | 07*0**5****11**0 | - | - |
| 0812227726831000 | - | - | |
CV Fandri Construksindo | 00*9**0****33**0 | - | - |
| 0317414100831000 | - | - | |
| 0031159775831000 | - | - | |
| 0010716181058000 | - | - | |
| 0816480594804000 | - | - | |
PT Indo Trans Konstruksi | 08*8**7****07**0 | - | - |
| 0027020304805000 | - | - | |
| 0316880228834000 | - | - | |
| 0539413930831000 | - | - | |
| 0031155187831000 | - | - | |
PT Gunung Baja Permata | 09*1**9****35**0 | - | - |
CV Poisongarudaengineer | 0802442038831000 | - | - |
| 0806806873831000 | - | - | |
CV Dash Lebang Perkasa | 09*1**6****21**0 | - | - |
| 0024469173834000 | - | - | |
| 0022474209834000 | - | - | |
| 0943127845834000 | - | - | |
| 0029216066834000 | - | - | |
| 0658184510831000 | - | - | |
| 0634024442831000 | - | - | |
| 0933218869603000 | - | - | |
| 0806646493831000 | - | - | |
| 0024750325831000 | - | - | |
| 0940625510831000 | - | - | |
CV Bailo Raya | 0751006685833000 | - | - |
| 0025732363831000 | - | - | |
| 0315326074831000 | - | - | |
PT Artama Anugrah Konstruksi | 09*4**9****67**0 | - | - |
| 0634603534814000 | - | - | |
| 0822677381803000 | - | - | |
| 0027232750432000 | - | - | |
| 0033022344805000 | - | - | |
| 0027944453831000 | - | - | |
| 0743588550822000 | - | - | |
| 0763398377831000 | - | - | |
| 0747702611622000 | - | - | |
| 0025733833831000 | - | - | |
| 0603382953831000 | - | - | |
| 0944253137805000 | - | - | |
| 0032445348801000 | - | - | |
| 0029217791834000 | - | - | |
| 0667148555831000 | - | - | |
| 0942517947831000 | - | - | |
PT Sentral Sukses Perkasa | 09*6**6****04**0 | - | - |
| 0830662102816000 | - | - | |
PT Rajawali Jaya Konstruksi | 06*4**2****47**0 | - | - |
| 0815154885831000 | - | - | |
Agung Kurnia Mandiri | 0018114948831000 | - | - |
| 0863824157831000 | - | - | |
CV Erfolg | 04*5**6****34**0 | - | - |
| 0949010755831000 | - | - | |
| 0836887943831000 | - | - | |
| 0417339652501000 | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
I. PENDAHULUAN
Untuk mencapai keberhasilan dalam hal mutu, efisiensi waktu dan optimalisasi
biaya pelaksanaan, dimana Penyedia jasa harus dapat merealisasikan pekerjaan sesuai
dengan waktu yang telah ditentukan, biaya yang telah dianggarkan dan kualitas pekerjaan
sesuai dengan yang diinginkan pihak pengguna anggaran, sebagai upaya untuk
terlaksananya rencana proyek tersebut, maka berikut ini kami susun Uraian Singkat
Pekerjaan.
II.URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
1. Divisi 1 Umum
Mobilisasi
Lingkup kegiatan mobilisasi yang diperlukan dalam Kontrak ini akan tergantung
pada jenis dan volume pekerjaan yang harus dilaksanakan, sebagaimana
disyaratkan di bagian-bagian lain dari Dokumen Kontrak,
Manajemen Dan Keselamatan Lalu Lintas
Penyedia Jasa harus menyediakan perlengkapan jalan dan jembatan1 sementara
dan Tenaga Manajemen Keselamatan Lalu Lintas untuk mengendalikan dan
melindungi para pekerja2, dan pengguna jalan yang melalui daerah konstruksi,
termasuk lokasi sumber bahan dan rute pengangkutan, sesuai dengan spesifikasi ini
dan memenuhi rencana detail dan lokasi manajemen dan keselamatan lalu lintas
yang telah disusun oleh Penyedia Jasa atau atas perintah Pengawas Pekerjaan.
Penyedia Jasa harus menyediakan, memasang dan memelihara perlengkapan
jalan dan jembatan sementara dan harus menyediakan petugas bendera (flagmen)
dan/atau alat pengaman pemakai jalan sementara sepanjang ZONA kerja saat
diperlukan selama Masa Pelaksaanaan. Manajemen dan keselamatan lalu lintas harus
dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Pengaturan lalu lintas selama masa konstruksi harus dituangkan dalam Rencana
Manajemen dan Keselamatan Lalu Lintas (RMKL) yang disusun oleh Penyedia Jasa
berdasarkan tahapan dan metoda pelaksanaan pekerjaan. RMKL harus memenuhi
ketentuan-ketentuan dan panduan dari Direktorat Jenderal Bina Marga dan peraturan
terkait lainnya yang berlaku. Jumlah dan jenis perlengkapan jalan dan jembatan
sementara yang disediakan harus sesuai dengan Rencana Manajemen dan
Keselamatan Lalu Lintas
Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Seksi ini mencakup ketentuan-ketentuan penanganan keselamatan dan
kesehatan kerja (K3) konstruksi kepada setiap orang yang berada di tempat
kerja yang berhubungan dengan pemindahan bahan baku, penggunaan
peralatan kerja konstruksi, proses produksi dan lingkungan sekitar tempat kerja.
Penanganan K3 mencakup penyediaan sarana pencegah kecelakaan kerja
dan perlindungan kesehatan kerja konstruksi maupun penyediaan personil yang
kompeten dan organisasi pengendalian K3 Konstruksi sesuai dengan tingkat
risiko yang ditetapkan oleh Wakil Pengguna Jasa.
Semua fasilitas dan sarana lainnya yang disiapkan oleh Penyedia Jasa
menurut Seksi ini tetap menjadi milik Penyedia Jasa setelah Kontrak berakhir.
2. Divisi 3 Pekerjaan Tanah dan Geosintetik
a) Galian Biasa
Galian Struktur mencakup galian pada segala jenis tanah dalam batas
pekerjaan. yang disebut atau ditunjukkan dalam Gambar untuk Struktur. Setiap
galian yang didefinisikan sebagai Galian Biasa atau Galian Batu atau Galian
Perkerasan Beton tidak dapat dimasukkan dalam Galian Struktur.
Galian Biasa harus mencakup seluruh galian yang tidak diklasifikasi
sebagai galian batu lunak, galian batu, galian struktur, galian sumber bahan (borrow
excavation), galian perkerasan beraspal, galian perkerasan berbutir, dan galian
perkerasan beton, serta pembuangan bahan galian biasa yang tidak terpakai seperti
yang ditunjukkan dalam Gambar atau sebagaimana yang diperintahkan oleh
Pengawas Pekerjaan.
b) Galian Struktur dengan kedalaman 0 - 2 meter
Galian Struktur mencakup galian pada segala jenis tanah dalam batas
pekerjaan. yang disebut atau ditunjukkan dalam Gambar untuk Struktur. Setiap
galian yang didefinisikan sebagai Galian Biasa atau Galian Batu atau Galian
Perkerasan Beton tidak dapat dimasukkan dalam Galian Struktur.
Galian Struktur terbatas untuk galian lantai beton fondasi jembatan,
tembok penahan tanah beton, dan struktur beton pemikul beban lainnya selain
yang disebut dalam Spesifikasi ini. Pekerjaan galian struktur juga meliputi:
penimbunan kembali dengan bahan yang disetujui oleh Pengawas Pekerjaan;
pembuangan bahan galian yang tidak terpakai; semua keperluan drainase,
pemompaan, penimbaan, penurapan, penyokong; pembuatan tempat kerja atau
cofferdam beserta pembongkarannya.
c) Timbunan Pilihan dari sumber galian
Timbunan Pilihan harus digunakan untuk meningkatkan kapasitas daya
dukung tanah dasar pada lapisan penopang (capping layer) dan jika diperlukan
di daerah galian. Timbunan pilihan dapat juga digunakan untuk stabilisasi lereng
atau pekerjaan pelebaran timbunan jika diperlukan lereng yang lebih curam
karena keterbatasan ruangan, dan untuk pekerjaan timbunan lainnya di mana
kekuatan timbunan adalah faktor yang kritis.
Timbunan Pilihan harus digunakan sebagai lapisan penopang (capping
layer), pada tanah lunak yang mempunyai CBR lapangan kurang 2,5% yang
tidak dapat ditingkatkan dengan pemadatan atau stabilisasi.
Timbunan Pilihan Berbutir harus digunakan di atas tanah rawa, daerah berair
dan lokasi-lokasi serupa di mana bahan Timbunan Pilihan dan Biasa tidak dapat
dipadatkan dengan memuaskan.
d) Penyiapan Badan Jalan
Penyiapan Badan Jalan mencakup penyiapan, penggaruan dan pemadatan
permukaan tanah dasar atau permukaan jalan kerikil lama untuk penghamparan,
Lapis Fondasi Agregat, Lapis Fondasi Jalan Tanpa Penutup Aspal, Stabilisasi
Tanah (Soil Stabilization) atau Lapis Fondasi Beraspal di daerah jalur lalu lintas
(termasuk jalur tempat perhentian dan persimpangan) dan di daerah bahu jalan baru
yang bukan di atas timbunan baru akibat pelebaran lajur lalu lintas.
Penyiapan tanah dasar ini juga termasuk bagian dari pekerjaan yang
dipersiapkan untuk dasar lapis fondasi bawah (sub-base) perkerasan di daerah
galian. Tanah dasar harus mencakup seluruh lebar jalur lalu lintas dan bahu jalan
dan pelebaran setempat Pekerjaan penyiapan tanah dasar harus diperiksa, diuji dan
diterima oleh pengawas Pekerjaan sebelum lapisan di atasnya akan dilaksanakan.
Untuk jalan kerikil, pekerjaan dapat juga mencakup perataan berat dengan
motor grader untuk perbaikan bentuk dengan atau tanpa penggaruan dan tanpa
penambahan bahan baru
Pekerjaan ini meliputi galian minor atau penggaruan serta pekerjaan
timbunan minor yang diikuti dengan pembentukan, pemadatan, pengujian tanah
atau bahan berbutir, dan pemeliharaan permukaan yang disiapkan sampai bahan
perkerasan ditempatkan di atasnya, yang semuanya sesuai dengan Gambar dan
Spesifikasi ini atau sebagaimana yang diperintahkan oleh Pengawas Pekerjaan.
3. Divisi 5 Perkerasan Berbutir
a) Lapis Pondasi Agregat Kelas A
Lapis Pondasi Agregat kelas A adalah merupakan campuran agregat halus
dan kasar yang dapat memenuhi gradasi sesuai dengan Spesifikasi yang digunakan
untuk pondasi perkerasan aspal maupun perkerasan beton. Proses Pencampuran
bahan untuk memenuhi ketentuan yang disyaratkan harus dikerjakan di lokasi
instalasi pemecah batu Quaary yang disetujui, dengan menggunakan pemasok
mekanis yang telah dikalibrasi untuk memperoleh aliran yang menerus dari
komponen-komponen campuran dengan proporsi yang benar dan dalam keadaan
apapun tidak dibenarkan melakukan pencampuran di lapangan. Whell Loader
memuat Agregat klas A ke dalam Dump Truck di Base Camp dan diangkut ke lokasi
pekerjaan dengan Dump Truck lalu dihampar dengan Motor Grader/bulldozer,
hamparan agregat dibasahi dengan Water Tanker sebelum dan sesudah
pemadatan dengan Vibro Roller dan selama pemadatan sekelompok pekerja akan
merapikan tepi hamparan dan level permukaan dengan alat bantu kereta dorong,
sekop dan garpu. Dari lokasi Quarry tersebut, dilaksanakan pengambilan contoh
material (sampling ) pada beberapa titik untuk dilakukan pengujian di laboratorium
4. Divisi 6 Perkerasan Aspal
a) Lapis Resap Pengikat - Aspal Cair/Emulsi
Pekerjaan ini harus mencakup penyediaan dan penghamparan bahan
aspal pada permukaan yang telah disiapkan sebelumnya untuk pemasangan
lapisan beraspal berikutnya. Lapis Resap Pengikat harus dihampar di atas
permukaan fondasi tanpa bahan pengikat Lapis Fondasi Agregat.
b) Lapis Perekat - Aspal Cair/Emulsi
Pekerjaan ini mencakup lapisan perekat yang berupa Aspal cair yang
diletakkan diatas lapisan beraspal atau lapis beton. Bahan lapis pengikat terdiri dari
aspal emulsi yang cepat menyerap atau aspal keras. Untuk pemakaiannya sendiri
berkisar antara 0,15 sampai 0,50/m2 lebih tipis dibandingan volume Prime Coat
c) Laston Lapis Aus (AC-WC)
Pekerjaan ini mencakup pengadaan lapisan padat yang awet berupa lapis
perata, lapis fondasi, lapis antara atau lapis aus campuran beraspal panas yang
terdiri dari agregat, bahan aspal, bahan anti pengelupasan dan bahan tambah atau
stabilizer untuk Stone Matrix Asphalt (SMA), yang dicampur secara panas di pusat
instalasi pencampuran, serta menghampar dan memadatkan campuran tersebut di
atas fondasi atau permukaan jalan yang telah disiapkan sesuai dengan Spesifikasi
ini dan memenuhi garis, ketinggian dan potongan memanjang
5. Divisi 7 Struktur
a) Beton Struktur fc’ 30 Mpa
Pekerjaan ini mencakup penyiapan tempat kerja untuk pengecoran beton,
pengadaan perawatan beton, lantai kerja dan pemeliharaan fondasi seperti
pemompaan atau tindakan lain untuk mempertahankan agar fondasi tetap kering.
Umumnya digunakan untuk beton bertulang seperti pelat lantai jembatan,
gelagar beton bertulang, diafragma non pratekan, kereb beton pracetak, gorong-
gorong beton bertulang, bangunan bawah jembatan, perkerasan beton semen dan
umumya digunakan untuk struktur beton tanpa tulangan seperti beton siklop, dan
trotoar.
b) Beton Struktur, fc’ = 25 MPa
Pekerjaan ini mencakup penyiapan tempat kerja untuk pengecoran beton,
pengadaan perawatan beton, lantai kerja dan pemeliharaan fondasi seperti
pemompaan atau tindakan lain untuk mempertahankan agar fondasi tetap kering.
Umumnya digunakan untuk beton bertulang seperti pelat lantai jembatan,
gelagar beton bertulang, diafragma non pratekan, kereb beton pracetak, gorong-
gorong beton bertulang, bangunan bawah jembatan, perkerasan beton semen dan
umumya digunakan untuk struktur beton tanpa tulangan seperti beton siklop, dan
trotoar.
b) Beton Struktur, fc’ = 20 MPa
Pekerjaan ini mencakup penyiapan tempat kerja untuk pengecoran beton,
pengadaan perawatan beton, lantai kerja dan pemeliharaan fondasi seperti
pemompaan atau tindakan lain untuk mempertahankan agar fondasi tetap kering.
Umumnya digunakan untuk beton bertulang seperti pelat lantai jembatan,
gelagar beton bertulang, diafragma non pratekan, kereb beton pracetak, gorong-
gorong beton bertulang, bangunan bawah jembatan, perkerasan beton semen dan
umumya digunakan untuk struktur beton tanpa tulangan seperti beton siklop, dan
trotoar.
c) Beton, fc’ = 15 MPa
Beton adalah campuran antara semen portland atau semen hidraulik yang
setara, agregat halus, agregat kasar, dan air dengan atau tanpa bahan tambah
membentuk massa padat.
Pekerjaan ini mencakup penyiapan tempat kerja untuk pengecoran beton,
pengadaan perawatan beton, lantai kerja dan pemeliharaan fondasi seperti
pemompaan atau tindakan lain untuk mempertahankan agar fondasi tetap kering.
Umumnya digunakan sebagai lantai kerja, penimbunan kembali dengan beton
c) Beton Siklop, fc’ = 15 MPa
Beton adalah campuran antara semen portland atau semen hidraulik yang
setara, agregat halus, agregat kasar, dan air dengan atau tanpa bahan tambah
membentuk massa padat.
istilah untuk material beton pada umumnya untuk kebutuhan struktur
bangunan yang dan ditambah campuran batu mangga. Campuran jenis beton siklop
biasanya mengiktu komposisi mutu beton K-175 ditambah dengan tambahan batu
mangga
c) Beton, fc’ = 10 MPa
Beton adalah campuran antara semen portland atau semen hidraulik yang
setara, agregat halus, agregat kasar, dan air dengan atau tanpa bahan tambah
membentuk massa padat.
Pekerjaan ini mencakup penyiapan tempat kerja untuk pengecoran beton,
pengadaan perawatan beton, lantai kerja dan pemeliharaan fondasi seperti
pemompaan atau tindakan lain untuk mempertahankan agar fondasi tetap kering.
Umumnya digunakan sebagai lantai kerja, penimbunan kembali dengan beton.
d) Baja Tulangan Polos-BjTP 280A
Pekerjaan ini mencakup pengadaan dan pemasangan baja tulangan sesuai
dengan Spesifikasi dan Gambar (terlampir)
Baja tulangan harus baja polos atau sirip dengan mutu uji tarik dengan kuat
luluh/leleh (YS) minimal 280 MPa dan maksimal 405 MPa, kuat tarik (TS) minimal
350 MPa dengan regangan dalam 200 mm minimal 11 (d≤10 mm), 12 (d≤12 mm)
e) Baja Tulangan Sirip-BjTS 280A
Pekerjaan ini mencakup pengadaan dan pemasangan baja tulangan sesuai dengan
Spesifikasi dan Gambar (terlampir)Baja tulangan harus baja polos atau sirip
dengan mutu uji tarik dengan kuat luluh/leleh (YS) minimal 280 MPa dan
maksimal 405 MPa, kuat tarik (TS) minimal 350 MPa dengan regangan dalam 200
mm minimal 11 (d≤10 mm), 12 (d≤13 mm)
f) Penyediaan Baja Struktur Grade 345 (Kuat Leleh 345 MPa)
Pekerjaan ini mencakup pengadaan, Pengangkutan dan penempatan baja
struktur sesuai dengan Spesifikasi dan Gambar (terlampir).
Kuat Tarik dan kuat leleh baja struktur sesuai dengan kebutuhan kelas dan
Panjang jembatan yang akan dibangun.
g) Pemasangan Baja Struktur
Pekerjaan ini mencakup pemasangan kompunen utama girder baja, deck
steel, pipa sandaran dan semua aksesoris pendukung pemasangan baja struktur
h) Dinding Sumuran Silinder terpasang, Diameter 3500 mm
Acuan untuk dinding sumuran yang dicor di tempat harus memenuhi garis
dan elevasi yang tepat, kedap air dan tidak boleh dibuka paling sedikit 3 hari setelah
pengecoran atau sampai pengujian menunjukkan bahwa beton telah mencapai kuat
tekan minimum yang disyaratkan. Beton harus dicor dan dirawat sesuai dengan
ketentuan dari Spesifikasi ini. Penurunan tidak boleh dimulai paling sedikit 7 hari
setelah pengecoran atau sampai pengujian menunjukkan bahwa beton telah
mencapai kuat tekan minimum yang disyaratkan.
j) Pasangan Batu
Pekerjaan ini mencakup pembuatan struktur yang ditunjukkan dalam
Gambar atau seperti yang diperintahkan Pengawas Pekerjaan, yang dibuat dari
Pasangan Batu. Pekerjaan harus meliputi pemasokan semua bahan, penyiapan
seluruh formasi atau fondasi termasuk galian dan seluruh pekerjaan yang
diperlukan untuk menyelesaikan struktur sesuai dengan Spesifikasi ini dan
memenuhi garis, ketinggian, potongan dan dimensi seperti yang ditunjukkan dalam
Gambar atau sebagaimana yang diperintahkan secara tertulis oleh Pengawas
Pekerjaan.
Umumnya, pasangan batu harus digunakan hanya untuk struktur seperti
dinding penahan tanah, talud, gorong-gorong pelat, dan tembok kepala gorong-
gorong besar dari pasangan batu yang digunakan untuk menahan beban luar yang
cukup besar. Bilamana fungsi utama suatu pekerjaan sebagai penahan gerusan,
bukan sebagai penahan beban, seperti lapisan selokan, lubang penangkap, lantai
gorong-gorong (spillway apron) atau pekerjaan pelindung lainnya pada lereng atau
di sekitar ujung gorong-gorong, maka Pasangan Batu dengan Mortar (Mortared
Stonework) atau pasangan batu kosong yang diisi (grouted rip rap).
k) Bronjong dengan kawat yang dilapisi Galvanis
Bronjong adalah suatu hasil anyaman kawat baja atau galvanis dan kawat
pvc dengan konfigurasI (berbentuk kotak dengan lubang segi enam). Kawat
galvanis adalah kawat yang dilapisi bahan anti karat yang menyerupai krom
sehingga kawat galvanis mempunyai kekuatan dan tahan terhadap karat. Kawat pvc
adalah kawat galvanis yang dilapisi dengan bahankaret semi plastik pada bagian
luar hampir mirip seperti kabel listrik dan memiliki warna lapisan yang bervariasi.
Bronjong bilah di bentuk balik, prisma atau silinder kemudian diisi dengan batu yang
pipih.
l) Papan Nama Jembatan
Papan Nama Jembatan adalah papan monumen yang berisi informasi
mengenai jembatan tersebut misalnya nama, nomor, tahun pembuatan, dan
panjang jembatan, selain itu papan nama jembatan juga dapat berupa papan
monumen peresmian..
m) Pembongkaran Beton
Pembongkaran dilakukan dengan menggunakan jack hammer yang
dimulai pada bagian tengah daerah penambalan dan bergeser menuju ke arah
tepi. Pembongkaran harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak beton
yang baik di bawah tambalan, tidak menyisakan bagian beton yang harus dibongkar
dan tidak menimbulkan gompal pada tepi-tepi daerah penambalan.
Beton keropos di tengah daerah penambalan dibongkar dengan
menggunakan jack hammer, kemudian beton di dekat tepi daerah penambalan
selanjutnya dibongkar dengan menggunakan peralatan manual (pahat).
Pembongkaran harus dimulai dari bagian dalam daerah penambalan menuju ke
arah tepi, dan ujung pahat harus selalu diarahkan menuju bagian dalam daerah
penambalan
n) Pipa Drainase Baja diameter 75 mm
Pekerjaan pipa drainase pipa baja dilaksanakan bersamaan dengan pengecoran lantai
atas box culvert. Jumlah, Panjang dan jarak pipa drainase mengacu pada gambar shop drawing
yang telah ditetapkan
o) Pipa drainase PVC diameter 75 mm
Pekerjaan pipa drainase pvc 3” dipasang pada bagian dinding luar pasangan batu talud
dipasang dengan panjang dan sebaran titik pemasangan sesuai dengan arahan direksi teknis
lapangan
6. Divisi 9 Pekerjaan Harian & Pekerjaan Lain-Lain
a) Pengecetan dekoratif pada elemen struktur beton, tebal : 100 µm
Pekerjaan ini hmencakup pekerjaan penutupan permukaan beton dengan
lapisan pelindung untuk mencegah terjadinya korosi dini pada baja tulangan/ strand
dengan cara memberikan lapisan beton yang tahan terhadap lingkungan yang
korosif, serangan asam dan karbonasi. Pekerjaan pengecatan ini meliputi
pekerjaan persiapan alat-alat dan bahan, pembersihan permukaan struktur
beton, pelapisan dengan bahan pelindung/ coating dengan ketebalan pelapisan
tertentu yang dijelaskan dalam persyaratan.
Pekerjaan dilaksanakan menggunakan bahan yang telah ditentukan
di dalam spesifikasi ini atau yang disetujui oleh Direksi Teknik.
b) Pengecatan pada elemen sandaran dan/atau pagar pengaman (gruard rail) 80 mikron
Pekerjaan ini mencakup pekerjaan penutupan permukaan baja dengan
lapisan pelindung untuk mencegah terjadinya karat dan keropos dini pada baja
tulangan/ strand dengan cara memberikan lapisan baja yang tahan terhadap
lingkungan. Pekerjaan dilaksanakan menggunakan bahan yang telah
ditentukan di dalam spesifikasi ini atau yang disetujui oleh Direksi Teknik
7. Divisi 9 Pekerjaan Harian & Pekerjaan Lain-Lain
a) Marka Jalan Termoplastik
Marka jalan harus memiliki rata rata tingkat retroreflektif minimal 200
mcd/m²/lux (warna putih maupun kuning) sesuai dengan ASTM E1710-18 pada
umur 0 - 6 bulan setelah aplikasi. Pada akhir tahun ke-1 rata rata tingkat
retroreflektif minimal 150 mcd/m²/lux sesuai dengan ASTM E1710-18. Bahan yang
digunakan harus diproduksi oleh pabrikan yang terakreditasi sesuai dengan SNI ISO
9001:2015 tentang Sistem Manajemen Mutu Persyaratan. Bahan yang digunakan
tidak boleh lebih dari 1 tahun dari tanggal produksi.
b) Rambu Jalan Tunggal dengan Pemantul High Intensity Grade
Rambu jalan harus mempunyai ukuran, warna, jenis dan luas
permukaan yang memantul sesuai ketentuan dari Peraturan Menteri Perhubungan
No.PM 13/2014. Setiap perbedaan yang terjadi antara ketentuan untuk rambu-
rambu tersebut dan yang ditunjukkan dalam Gambar harus diperiksa oleh
Pengawas Pekerjaan sebelum pelaksanaan dimulai.
c) Rel Pengaman
Bahan harus dari baja yang digalvanisasi, dibuat di pabrik dari
lembaran baja yang memenuhi AASHTO M180-00(2004) dengan ketebalan
minimum 2,67 mm dan sifat- sifatnya harus:
Suatu pemanjangan yang tidak kurang daripada 12% untuk pengujian tarik
pada baut dengan panjang 5 cm.
Mempunyai kekuatan tarik batas (ultimate) dari 4.900 kg/cm2 (70.000 psi).
Elemen rel pengaman yang dibuat dari lebaran baja harus mempunyai
lebar nominal 483 mm dengan toleransi lebar nominal minus 3,2 mm.