| Administrative Score (SA) | Reason | ||||
|---|---|---|---|---|---|
| 0011281458121000 | Rp 727,050,000 | 92.26 | 93.81 | - | |
| 0019751890121000 | - | - | - | Sertifikat Badan Usaha sudah tidak berlaku | |
CV Mitra Aca Konsultan | 06*8**7****21**0 | - | - | - | Tidak Lulus Ambang Batas Persyaratan Kualifikasi Teknis Unsur Pengalaman Perusahaan |
| 0764010682121000 | - | - | - | - | |
| 0315392357542000 | - | - | - | Tidak menghadiri pembuktian kualifikasi | |
| 0315528190423000 | - | - | - | Tidak menghadiri pembuktian kualifikasi | |
| 0029967882122000 | - | - | - | - | |
| 0761032630543000 | - | - | - | - | |
| 0019748185124000 | - | - | - | - | |
| 0028484079124000 | - | - | - | Tidak Lulus Ambang Batas Persyaratan Kualifikasi Teknis Unsur Pengalaman Perusahaan | |
| 0015364862121000 | - | - | - | - | |
| 0756042024121000 | - | - | - | - | |
| 0015364102121000 | - | - | - | - | |
CV Tetap Gemilang | 09*2**7****24**0 | - | - | - | - |
| 0723560918101000 | - | - | - | - | |
| 0020941456124000 | - | - | - | - | |
| 0011188190429000 | - | - | - | - | |
| 0316649987216000 | - | - | - | - |
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
Air minum merupakan salah satu kebutuhan dasar bagi kualitas
1. Latar Belakang dan keberlanjutan kehidupan manusia, mutlak harus tersedia
dalam kuantitas dan kualitas yang memadai. Daya dukung air
baku yang semakin terbatas, karena pencemaran air sebagai
akibat rendahnya kesadaran masyarakat, pengelolaan daerah
tangkapan air kurang baik, dan adanya perubahan iklim,
merupakan isu lingkungan yang penting untuk ditangani.
Sementara itu ketersediaan air di suatu wilayah merupakan
suatu hal yang sangat penting untuk mendorong peningkatan
ekonomi di wilayah tersebut karena pesa pertumbuhan di suatu
wilayah hanya akan terjadi bila didukung sarana dan prasarana
dasar, termasuk sarana dan prasarana air minum.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 122 Tahun 2015
tentang Sistem Penyediaan Air Minum menerangkan bahwa
Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) adalah satu kesatuan
sarana dan prasarana air minum. Air sebagai kebutuhan dasar
hidup manusia, menjadi salah satu syarat yang harus dipenuhi
dalam mewujudkan permukiman layak huni. Pemerintah
bekerja sama dengan pihak-pihak terkait, yang salah satunya
adalah PDAM berupaya untuk menyediakan air bersih untuk
melayani kepentingan masyarakat.
Salah satu tugas dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara
adalah menyelenggarakan SPAM Regional Asahan – Tanjung
Balai. Berdasarkan Dokumen RISPAM Regional Asahan –
Tanjung Balai tertuang rencana program pengembangan
SPAM jangka pendek yaitu pengembangan daerah pelayanan
dengan melakukan pembangunan sistem SPAM baru dengan
memanfaatkan sumber air baku Sungai Asahan.
Berdasarkan hal tersebut di atas maka perlu dilakukan sebuah
studi kelayakan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM)
Regional Asahan-Tanjung Balai untuk mengkaji kelayakan
SPAM Regional Asahan-Tanjung Balai yang di tinjau dari
aspek kelayakan teknis,teknologi, lingkungan, sosial, budaya,
ekonomi, kelembagaan dan finansial.
2. Maksud dan Maksud Penyusunan Study Kelayakan SPAM Regional
Tujuan Asahan-Tanjung Balai Balai adalah sebagai berikut :
a) Mengidentifikasi kondisi eksisiting SPAM secara teknis
teknologi;
b) Melakukan perkiraan kebutuhan air minum sesuai
perencanaan;
c) Mengetahui kondisi sosial, budaya, ekonomi berdasarkan
hasil survei di wilayah kegiatan;
d) Mengidentifikasi kondisi kelembagaan terkait pengelolaan
air minum di wilayah kegiatan;
e) Mengidentifikasi terkait data sumber air baku;
f) Menyusun program pengembangan dan strategi
pelaksanaan;
g) Menganalisa dampak lingkungan;
h) Menyusun rencana operasi dan pemeliharaan;
i) Melakukan analisa keuangan dan ekonomi;
Sedangkan Tujuan dari kegiatan ini adalah :
a) Mengetahui kondisi eksisting SPAM di wilayah kegitan
secara teknis teknologi;
b) Sebagai arah dalam penyelenggaraan pengembangan
sistem penyediaan air minum di wilayah kegiatan;
c) Tersedianya pertimbangan dan kelayakan secara teknis,
lingkungan, sosial, budaya, ekonomi, kelembagaan dan
finansial;
d) Terpenuhinya kebutuhan air bersih dalam jumlah yang
cukup dengan kualitas yang memenuhi persyaratan air
minum bagi masyarakat sepanjang tahun.
3. Sasaran Sasaran yang akan dicapai dari pelaksanaan pekerjaan ini
adalah :
a) Tersusunnya gambaran yang jelas tentang studi kelayakan
SPAM di wilayah kegiatan.
b) Diketahuinya permasalahan mengenai penyelenggaraan
SPAM diwilayah kegiatan;
c) Tersedianya kelayakan dan pertimbangan secara teknis,
lingkungan, sosial, budaya, ekonomi, kelembagaan dan
finansial.
4. Lokasi Kegiatan Kegiatan ini dilaksanakan di Kabupaten Asahan dan Kota
Tanjung Balai
5. Lingkup Ruang lingkup kegiatan ini adalah:
Pekerjaan a) Uraian Kegiatan
Adapun uraian kegiatan dari pekerjaan ini adalah
menyusun Studi Potensi kelayakan investasi dimulai dari
hulu sampai hilir sistem yang mencakup komponen-
komponen antara lain:
1) Kajian kelayakan teknis, disusun dengan meninjau
beberapa aspek, meliputi: potensi sumber air baku;
kondisi demografi; sosial, ekonomi dan budaya;
kebutuhan air minum; operasional dan pelayanan serta
sistem dan kebutuhan lainnya, proyeksi kebutuhan air
yang akan dilayani PDAM. Kajian ini menghasilkan
beberapa alternatif teknis dalam pengembangan SPAM.
2) Kajian perkiraan kebutuhan investasi pengembangan
SPAM regional (CAPEX dan OPEX) dan kajian
kemampuan PDAM untuk investasi di bagian hilir
sistem dalam rangka penyerapan air curah SPAM
regional
3) Kajian kelayakan keuangan dan ekonomi
Kajian kegiatan keuangan dilakukan terhadap beberapa
aspek meliputi: indeks inflasi, harga proyek, demand,
kebutuhan modal kerja,masa konsesi proyek, tarif air
curah, laba rugi,rencana pembiayaan, proyeksi laba
rugi,proyeksi neraca, arus kas, proyeksipendapatan dan
biaya operasi.
Kajian kelayakan ekonomi merupakan analisis
kelayakan dan manfaat yang mempertimbangkan hal-
hal sebagai berikut: pola pekerjaan, pendapatan
masyarakat, kemampuan dan kemauan masyarakat
untukmembayar tarif air yang berlaku, kemampuan
keuangan daerah, rencana pengembangan SR dan
jumlah pelayanan yang layak.
4) Kajian kelayakan lingkungan yang meliputi analisis
kebutuhan studi lingkungan yang diperlukan terkait
kapasitas dan Tingkat kompleksitas sesuai peraturan
perundang-undangan
5) Kajian kelayakan sosial dan budaya yang dilakukan
melalui analisis gambaran umum Tingkat social dan
budaya, Tingkat konsumsi air minum, tingkat cakupan
pelayanan, proporsi jenis pelanggan, aspek Kesehatan
Masyarakat, fasilitas umum dan peran masyarakat
6) Kajian kelayakan kelembagaan yang dilakukan
terhadap kajian hukum, terhadap peraturan perundang-
undangan, struktur organisasi dan sumber daya manusia
yang diperlukan serta bentuk Kerjasama yang
diperlukan
7) Memberikan rekomendasi alternatif skema pendanaan
untuk pengembangan SPAM Regional Asahan- Tanjung
Balai dengan mempertimbangkan pemanfaatan pola
KPS, pinjaman perbankan, pinjaman pemda serta dana
pemerintah
b) Batasan Kegiatan
Kegiatan ini dilaksanakan pada wilayah pengembangan
SPAM Regional yang potensial di Kabupaten Asahan –
Kota Tanjung Balai.