PEMERINTAH KOTA SURABAYA
KELURAHAN DUKUH KUPANG, KECAMATAN DUKUH PAKIS
URAIAN SINGKAT PEKERJAAN
Nama Kegiatan : Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan
Nama Sub Kegiatan : Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan
Nama Pekerjaan : Pembangunan Saluran U-Ditch 60/80 dengan Cover Gandar 5 ton
(JL. JL.DUKUH KUPANG BARAT IX RW 8)
Lokasi : Kota Surabaya
Sumber Dana : APBD Tahun Anggaran 2025
Kode Kegiatan : 7.01.03.2.02 Kegiatan Pemberdayaan Kelurahan
Kode Sub Kegiatan : 7.01.03.2.02.0002 Pembangunan Sarana dan Prasarana Kelurahan
Kode Rekening : 5.2.04.02.07.0003 Belanja Modal Bangunan Pembuang Air Kotor
3.1. TAHAP SURVEY / SIGI AWAL
A. Site Visit
Site Visit merupakan tahapan paling awal yang dilakukan dalam sebuah perencanaan. Pada
tahap survey ini biasanya pihak Konsultan Perencana dengan didampingi oleh Pihak
Kelurahan selaku pemilik proyek melakukan koordinasi awal serta pengamatan (observasi
area) tentang lokasi eksisting yang ada, dan kendala-kendala apa saja yang ada di
lapangan.
B. Reconaissance Survey
Reconaissance Survey atau yang paling umum disebut dengan survey pendahuluan yaitu
survey yang dilakukan oleh pihak konsultan perencana dalam menindaklanjuti Site Visit.
Dalam survey ini konsultan menentukan beberapa model dasar jalur jalan rencana sesuai
dengan data yang ada dalam peta disesuaikan dengan kondisi yang ada di lapangan. Hal
ini untuk mengetahui tingkat kesulitan pada saat melakukan pekerjaan Kegiatan
Pemberdayaan Kelurahan.
Berdasarkan Reconaissance Survey yang dilakukan dapat dihasilkan data berupa jalur
jalan rencana, bentuk alinyemen jalan, kondisi eksisting jalan, utilitas-utilitas yang ada di
badan jalan serta kendala-kendala lain yang dihadapi seperti seberapa luas tanah yang
akan dibebaskan. Dalam hal ini perencanaan jalan direncanakan dengan mengikuti peta.
kontur areal yang ada dengan maksud agar dalam tahapan pelaksanaan konstruksi nanti
tidak diperlukannya banyak pekerjaan galian dan timbunan (cut and fill). Hal-hal tersebut
juga melalui pertimbangan bahwa lokasi pekerjaan terletak pada tempat yang mempunyai
letak garis-garis kontur yang beragam sehingga seringkali jalur jalan rencana melalui
banyak tanjakan serta turunan.
3.2. TAHAP SURVEY DAN PENGUMPULAN DATA
A. Data Topografi
Secara topografis tahapan pekerjaan yang akan dilakukan sehubungan dengan pekerjaan
detail design ini terdiri dari pengukuran yang dilakukan di darat. Pengukuran situasi area di
darat dilakukan pada kawasan sepanjang ruas jalan tersebut dan ruas-ruas jalan di sekitar
lokasi rencana, dengan tahapan-tahapan sebagai berikut :
1. Pemasangan BM (Bench Mark) setempat sebagai titik acuan ketinggian di ruas jalan
yang dimaksud. Titik acuan ketinggian ini bisa diambil dari ruas jalan yang terdekat yang
digunakan sebagai acuan tinggi elevasi.
2. Pengukuran stationing setiap panjang 25 m. Pengukuran titik bantu BM dan stationing
menggunakan alat sipat datar (waterpass / theodolith) dengan metode double stand,
pengukuran pulang pergi. Ketelitian yang diperoleh dari hasil ukuran beda tinggi ini
sebesar 8
2
D
k m
mm dimana D = jarak (km).
3. Pengukuran situasi lokasi juga menggunakan Theodolith Sokkisa T20S untuk
mendapatkan peta situasi dengan skala 1 : 2.500
B. Data Lalu Lintas Harian
Untuk menentukan kekuatan struktur dari badan jalan, maka diperlukan pengambilan data
lalu lintas harian yang melewati ruas jalan tersebut. Pengambilan data dilaksanakan pada
jam-jam sibuk ( peak time ) agar didapat hasil yang maksimal.
3.3. TAHAP ANALISA DATA
Pada tahap ini data-data yang sudah terkumpul dianalisa, mulai data situasi lapangan, data ukur
topografi, data tanah dan data lalu-lintas harian.
Dari hasil analisa tersebut akan didapat suatu rencana penanganan dari Rehabilitasi /
pemeliharaan di ruas jalan tersebut. Penanganan itu bisa berbentuk Perkerasan kaku ( Rigid
pavement ) atau Perkerasan Lentur (Flexible pavement ).
3.4. TAHAP PERHITUNGAN DAN PERENCANAAN TEKNIS
Pada tahap ini data yang sudah dianalisa didapat suatu pra rencana maka langkah selanjutnya
adalah untuk mendapatkan suatu perencanaan dilakukan perhitungan-perhitungan. Dari hasil
tersebut maka didapat perencanaan teknis jalan dan pada tahap ini termasuk juga
penggambaran.
TAHAP PENYUSUNAN PERENCANAAN TEKNIS
Tahapan ini dimaksudkan untuk mendapatkan keluaran sesuai dengan Kerangka Acuan Kerja (
K.A.K. ) yaitu ;
1. Gambar Situasi, Denah, Potongan Memanjang – melintang dan Detail
2. Rencana Anggaran Biaya ((RAB / Engineer Estimate (EE))
Spesifikasi Teknis.| Authority | |||
|---|---|---|---|
| 29 June 2022 | Pembangunan Jalan Paving Baru Lebar 4 M Dan Saluran 40/60 Dengan Cover Dua Sisi (Jl. Jl.. Klakah Rejo Gg. Barokah ) | Kota Surabaya | Rp 664,998,493 |
| 22 February 2022 | Pembangunan Saluran U-Ditch 40/60 Dengan Cover Gandar 5 Ton ((Jl. Pakis Gunung 1/133 (Gang 2) RT.02 RW.05 Kel. Pakis Kec. Sawahan) ) | Kota Surabaya | Rp 313,690,739 |
| 22 October 2025 | Pembangunan Jalan Paving Baru Lebar 3 M Dan Saluran 30/40 Dengan Cover Dua Sisi (Jl. (Jl. Kalianak Gang Rahmat 6 RT 10 RW 07 Kelurahan Morokrembangan Kecamatan Krembangan,, Kota Surabaya )) | Kota Surabaya | Rp 259,999,999 |
| 9 October 2025 | Pembangunan Saluran U-Ditch 40/60 Dengan Cover Gandar 5 Ton (Jl. Gubeng Kertajaya 8 Raya RW 4) | Kota Surabaya | Rp 200,000,000 |
| 24 September 2025 | Pembangunan Jalan Paving Baru Dan Saluran 30/40 Dengan Cover. (RT 1 RW 6) | Kota Surabaya | Rp 182,284,013 |